Home Blog Page 19

Cetak Generasi Pengajar Cerdas dan Berkarakter dengan At-Tarbiyah Al-Amaliyah

0

KARANGBANYU – Tarbiyah Amaliyah Perdana menjadi langkah awal dalam membentuk calon pendidik yang terampil, percaya diri, dan berkarakter. Dari 429 Siswi Akhir KMI 2026 Brilliant Generation, terpilih empat siswi yang menjadi perwakilan dalam tarbiyah amaliyah perdana. Mereka ditugaskan sebagai guru amaliyah tadris di berbagai lokasi, yaitu:

Natasya Aulia / 6B – Auditorium / 2B

Ananda Nabila / 6C – Aula Mini / 2C

Nadzifatul Muthi’ah / 6F – Masjid / 2D

Rifdatus Syiban / 6D – Tempat Dekorasi / 2H

Sebelum melaksanakan tarbiyah amaliyah, para siswi terlebih dahulu menerima arahan dan bimbingan dari para ustadz dan ustadzah, mulai dari persiapan materi hingga langkah-langkah penyampaian yang dijelaskan secara rinci.

Pada Sabtu (22/11), tepat pada jam pelajaran kedua pukul 07.45 WIB, para siswi memasuki kelas masing-masing dan memulai praktik mengajar sesuai arahan yang telah diberikan. Selama kegiatan berlangsung, siswi lainnya bersama para guru hadir sebagai muntaqidah, mengelilingi ruangan untuk memperhatikan setiap gerak-gerik, metode penyampaian materi, dan suasana belajar.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Darsu Naqdi (evaluasi pengajar) di setiap zona. Evaluasi ini berlangsung selama dua hari, memberikan kesempatan bagi para siswi untuk memahami secara mendalam hasil catatan, kritik, dan perbaikan yang perlu diterapkan.

Tarbiyah Amaliyah Perdana ini menjadi proses pembuka yang memberikan gambaran nyata bagi seluruh siswi mengenai standar praktik mengajar yang akan diterapkan. Dengan teladan ini, diharapkan siswi lainnya lebih siap, matang, dan percaya diri saat melaksanakan tarbiyah amaliyah di kelas masing-masing.

(Kontributor: Alifa, Staf Multimedia PMDG Putri Kampus 3, Editor: Winka, Alif, Ghazi)

Related Articles:

Tarbiyah Amaliyah Perdana Asah Calon Pendidik Lewat Praktik Mengajar

Bersiap Menjadi Guru, Siswi Akhir KMI Hadapi Ujian Tarbiyah Amaliyah

Kawal Tarbiyah Amaliyah, Wakil Direktur KMI Pusat Lakukan Inspeksi

Malam Api Unggun Gembira Super Camp 2025 Suguhkan Kreativitas Santri Gontor 12

0

SIAK – Malam puncak Super Camp 2025 Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 12 berlangsung meriah dengan penyelenggaraan Api Unggun Gembira pada Sabtu malam, 2 Jumadal Tsaniyah 1447 H / 22 November 2025. Acara diselenggarakan di Lapangan Utama PMDG Kampus 12, Desa Lubuk Jering, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, dan diikuti seluruh elemen pondok.

Sebanyak 76 ustadz bertugas sebagai panitia, sementara 173 santri menjadi peserta aktif dalam rangkaian kegiatan Super Camp tahun ini. Hadir pula Wakil Direktur PMDG Kampus 12, Al Ustadz Rifqi Inani, M.Pd., serta Guru Senior Al Ustadz H. Suroso Hadi yang mewakili Wakil Pengasuh dalam memberikan sambutan dan membuka acara secara resmi.

Penyalaan api unggun menjadi momen utama yang menghadirkan suasana hangat dan khidmat. Cahaya api yang berkobar menerangi wajah para santri yang duduk melingkar, menciptakan atmosfer kekeluargaan yang kuat. Api unggun dimaknai sebagai simbol ilmu, keberanian, penyucian diri, dan kehangatan ukhuwah yang menjadi ciri khas pendidikan kepramukaan di Gontor.

Dalam sambutannya, Al Ustadz H. Suroso Hadi mengingatkan pentingnya peran pemuda dalam meneruskan perjuangan pondok dan bangsa. “Bahwasanya kita semua ini adalah seorang pemuda. Pemuda menjadi harapan dari pada guru, pondok, bangsa, dan negara, agar kita dapat meneruskan perjuangan untuk agama, bangsa, negara, dan pondok kita tercinta,” ujarnya di hadapan para peserta.

Setelah api unggun dinyalakan, suasana malam semakin semarak dengan beragam penampilan kreativitas santri. Rangkaian acara dimulai dari hadroh, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hingga berbagai penampilan seni seperti Tari Campur Sari, Tari Indonesia Timur, Tari Arab, Tari India (Bollywood), dan Five Dance. Pergantian MC formal dan nonformal membuat jalannya acara lebih dinamis serta tetap menjaga disiplin.

Sorakan, tawa, dan tepuk tangan dari seluruh peserta menambah kehangatan suasana malam. Kreativitas para santri yang ditampilkan menjadi bukti keberhasilan pembinaan mental, seni, dan kepercayaan diri dalam kegiatan kepramukaan. Para ustadz dan santri tampak menikmati pertunjukan yang menjadi ajang menumbuhkan rasa kebersamaan dan kerja sama.

Super Camp 2025 sendiri merupakan bagian dari sistem pendidikan integral Gontor yang menekankan pembinaan karakter melalui pengalaman langsung. Melalui kegiatan perkemahan, perlombaan, jelajah, dan puncaknya api unggun, santri dididik untuk mengembangkan kedisiplinan, kepemimpinan, kemandirian, sportivitas, ketangguhan fisik-mental, serta nilai kerja sama.

Acara malam itu ditutup dengan doa dan penutup resmi oleh MC formal. Para peserta kemudian kembali ke area perkemahan dengan membawa pengalaman yang diharapkan menjadi bekal kedewasaan, akhlak, dan tanggung jawab sesuai nilai-nilai Darussalam.

(Kontributor: Aryyo, Tim Dokumentasi Super Camp 2025, Editor: Winka, Alif)

Related Articles:

Puluhan Lomba Warnai Super Camp 2025 Gontor 12

Super Camp 2025 Resmi Dibuka, Lapangan Gontor 12 Dipenuhi Semangat Kepramukaan

PMDG Kampus 12 Bersiap Gelar Super Camp 2025

Puluhan Lomba Warnai Super Camp 2025 Gontor 12

0

SIAK – Kegiatan Super Camp 2025 di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 12 memasuki rangkaian perlombaan dan jelajah alam pada Kamis–Sabtu, 29 Jumadal Ula–1 Jumadal Tsaniyah 1447 H / 20–22 November 2025. Ratusan santri tampak antusias mengikuti berbagai ajang ketangkasan yang digelar di lingkungan pondok dan area alam sekitarnya di Desa Lubuk Jering, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, Riau.

Puluhan lomba kompetitif digelar oleh panitia yang diketuai oleh 76 ustadz, dengan 173 santri sebagai peserta. Beragam cabang yang dilombakan mencerminkan kreativitas dan kemampuan teknis khas pramuka, mulai dari pionering, peta menaksir, semaphore, sandi-sandi, LKBB, teknologi tepat guna, hingga kreasi buah dan kreasi lampu. Tidak hanya itu, lomba public speaking tiga bahasa (Arab, Inggris, Indonesia) serta permainan ketangkasan seperti Ninja Warrior turut mewarnai semaraknya kegiatan hari kedua dan ketiga.

Selain perlombaan, santri juga mengikuti jelajah alam yang menjadi salah satu agenda paling dinanti dalam Super Camp. Rute jelajah melintasi area sekitar pondok dengan sejumlah pos tantangan yang harus diselesaikan secara berkelompok. Setiap pos menguji kekompakan regu, kemampuan memecahkan masalah, ketangkasan fisik, ketahanan mental, serta kerja sama. Jalur ditutup di area danau yang menjadi titik akhir perjalanan, di mana peserta disambut panitia dan diberi evaluasi langsung mengenai performa mereka.

Menurut panitia, rangkaian kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana pendidikan integral untuk membentuk karakter santri. Melalui aktivitas langsung di alam terbuka, santri dilatih untuk berdisiplin, mandiri, kreatif, sportif, dan mampu bekerja sama dalam tekanan. Hal ini sejalan dengan tujuan Super Camp 2025 sebagai wadah penggemblengan kader pramuka Gontor.

Semangat kebersamaan juga menjadi hal yang paling dirasakan para peserta. “Bukan Super Camp jika tidak bersama teman. Super Camp ini merupakan acara kebersamaan, baik dalam perlombaan, jelajah alam, maupun semua kegiatan yang ada. Di sana, kami saling mendukung dan saling membantu satu sama lain sebagai teman. Acara ini sungguh luar biasa. Super Camp hanya ada di Gontor Kampus 12,” tutur Syakir bin Rusdy, calon pelajar KMI PMDG Kampus 12 asal Malaysia.

Hingga hari ketiga, seluruh rangkaian lomba dan jelajah berlangsung meriah dan disiplin. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam setiap cabang kegiatan, sementara panitia memastikan jalannya acara tetap aman, tertib, dan edukatif. Super Camp 2025 akan berlanjut hingga tanggal 23 November dengan agenda malam api unggun dan penutupan resmi.

(Kontributor: Aryyo, Tim Dokumentasi Super Camp 2025, Editor: Winka, Alif)

Related Articles:

Super Camp 2025 Resmi Dibuka, Lapangan Gontor 12 Dipenuhi Semangat Kepramukaan

Aneka Ria Nusantara Gontor 12: Wujud Cinta Tanah Air dalam Bingkai Ukhuwah

Pelatihan Pembina Pramuka Gontor Kampus 12 Cetak Kader Pendidik Berjiwa Pemimpin

Gladi Tangguh Tekankan Kepemimpinan dan Ketahanan Mental Pengurus Koordinator Gerakan Pramuka

0

GONTOR — Majelis Pembimbing Koordinator Harian (MABIKORI) Pondok Modern Darussalam Gontor kembali menggelar Gladi Tangguh Pengurus Koordinator Gerakan Pramuka, sebuah pelatihan intensif yang dirancang untuk memperkuat kepemimpinan, kedisiplinan, dan ketangguhan mental para pengurus. Kegiatan yang berlangsung Kamis–Jumat (20-21/11) ini dilaksanakan di Lapangan Bendo, Sawoo, dan diikuti oleh 48 siswa kelas 5 KMI pengurus Koordinator.

Mengusung tema “Bersatu, Tangguh, dan Berkarakter dalam Kepemimpinan Pramuka”, kegiatan ini menjadi ruang pembinaan yang aplikatif dengan memadukan pelatihan fisik, manajemen tim, hingga refleksi pribadi. 

Peserta berangkat pada Kamis malam dan langsung memasuki rangkaian perjalanan pos menuju area perkemahan, sebelum kemudian mengikuti sesi penanaman komitmen diri yang digelar dini hari. Rangkaian ini dimaksudkan untuk menguji ketahanan peserta sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan dalam organisasi

Pada hari kedua, peserta mengikuti senam pagi, kegiatan memasak mandiri, dan materi team management. Sesi ini menjadi bagian paling penting dalam pelatihan, karena menekankan kerja sama, komunikasi lintas kelompok, dan kemampuan mengambil keputusan di bawah tekanan. Seluruh agenda dirancang sebagai pembelajaran kontekstual bagi pengurus yang nantinya bertugas mengelola berbagai kegiatan Pramuka di Gontor.

Kegiatan ditutup dengan dokumentasi bersama di Bendungan Bendo sebelum rombongan kembali ke kampus. Melalui Gladi Tangguh ini, para pengurus Koordinator diharapkan memiliki fondasi karakter yang lebih kuat, seraya meneguhkan nilai disiplin, solidaritas, dan jiwa kepemimpinan yang menjadi prinsip dasar pendidikan kepramukaan di Gontor.

(Kontributor: Ghazi, Dejuan, Editor: Winka, Alif)

Related Articles:

Nyanyikan Lagu “Di Sini Senang, Di Sana Senang”, Menteri Pendidikan Ajak Pramuka WMSJ Menjadi Generasi Agile

Jambore Pramuka Muslim Dunia Pertama di Indonesia Siap Digelar, 15 Ribu Peserta dari 16 Negara Diharapkan Tebar Pesan Perdamaian

MABIKORI Non-aktifkan Kegiatan Kepramukaan Menjelang Ujian Awal Tahun

Tarbiyah Amaliyah Perdana Asah Calon Pendidik Lewat Praktik Mengajar

0

GONTOR — Tarbiyah Amaliyah Perdana di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) sukses dilaksanakan pada Sabtu (22/11). Kegiatan yang mengawali rangkaian ujian siswa akhir KMI ini dilaksanakan serentak di sejumlah lokasi, antara lain di 3 ruang kelas dan Aula Gedung Robitoh, Aula Gedung Saudi lantai 2 dan 3, Aula Gedung Pakistan, serta Gedung Olahraga. Pemilihan tempat-tempat yang luas ini bertujuan mengakomodasi jumlah pengawas dan peserta yang banyak.

Sebanyak delapan siswa akhir KMI 2026 ditunjuk sebagai pengajar dalam Tarbiyah Amaliyah perdana ini. Mereka menjadi gelombang awal yang diuji kemampuan pedagogisnya, mulai dari teknik membuka pelajaran, menyampaikan materi, mengelola kelas, hingga menutup pembelajaran dengan efektif. Seluruh proses berlangsung dengan disaksikan oleh teman-teman mereka dan para guru pembimbing, sebagai bentuk evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan mereka menjadi pendidik.

Dalam praktik ini, para pengajar dituntut menerapkan tata cara mengajar yang baik dan selaras dengan metode KMI PMDG. Suasana tegang pada awal pelaksanaan pun dirasakan para peserta. 

“Berawal dari tegang, kemudian tenang, lalu senang. Inilah yang saya rasakan ketika menjadi pengajar Tarbiyah Amaliyah perdana,” ungkap Rangga Rahardja, salah satu siswa akhir KMI 2026 yang ditunjuk sebagai pengajar Tarbiyah Amaliyah Perdana.

Melalui kegiatan ini, KMI menegaskan perannya sebagai persemaian guru-guru Islam, dengan memberikan ruang kepada para calon lulusan untuk mempraktikkan langsung kemampuan mengajar mereka. 

Tarbiyah Amaliyah perdana ini menjadi pijakan awal sebelum seluruh siswa akhir menjalani rangkaian kegiatan serupa selama kurang lebih dua pekan ke depan. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, PMDG berharap lahir generasi pendidik yang berkompeten, berakhlak, dan siap mengabdi di tengah masyarakat.

Kontributor: Bagian Publikasi dan Dokumentasi PMDG
Editor: Biro Hubungan Masyarakat PMDG

Related Articles:

Tarbiyah ‘Amaliyyah, Awali Rentetan Ujian Siwa Akhir KMI

Cetak Generasi Pengajar Amanah dan Terpercaya dengan At-Tarbiyah Al-Amaliyyah

Tarbiyah ‘Amaliyyah, Persiapan Siswa Akhir KMI Menjadi Guru di Masa yang Akan Datang

Super Camp 2025 Resmi Dibuka, Lapangan Gontor 12 Dipenuhi Semangat Kepramukaan

0

SIAK – Upacara pembukaan Super Camp 2025 berlangsung khidmat dan penuh semangat pada Kamis, 29 Jumadal Ula 1447 H / 20 November 2025 di lapangan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 12, Desa Lubuk Jering, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, Riau. Kegiatan kepramukaan akbar ini diikuti oleh seluruh elemen pondok, melibatkan 76 ustadz sebagai panitia dan 173 santri sebagai peserta.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Pengasuh PMDG Kampus 12, Al Ustadz Himmah Azhar Lathif, S.Th.I., didampingi Wakil Direktur PMDG Kampus 12, Al Ustadz Rifqi Inani, M.Pd., serta Guru Senior Al Ustadz H. Suroso Hadi. Upacara berlangsung tertib dengan barisan santri yang memenuhi lapangan, mencerminkan disiplin dan kesiapan peserta mengikuti rangkaian kegiatan selama empat hari ke depan.

Dalam amanat pembina upacara, Al Ustadz Himmah Azhar Lathif menegaskan bahwa Super Camp 2025 merupakan bagian dari proses pendidikan integral untuk membentuk karakter santri melalui latihan langsung di alam terbuka. “Kita betul-betul akan menyambut era baru, abad baru. Oleh karena itu, kita perlu mempersiapkannya,” ujar beliau mengawali sambutannya.

Beliau menekankan bahwa seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari perkemahan, perlombaan, jelajah, hingga api unggun, merupakan bentuk penggemblengan diri. “Acara ini merupakan bentuk pelatihan atau penggemblengan di kawah candradimuka. Kita harus siap dibina untuk menghasilkan hasil yang luar biasa,” tambahnya.

Untuk menambah semangat peserta, pembina upacara menyampaikan selingan pantun yang disambut riang oleh seluruh santri:

Para tentara berlari menuju camp,
Karena akan dibagikan hadiah.
Kita semua merasa senang dengan super camp,
Karena semua semangat kita akan bertambah.

Amanat tersebut ditutup dengan pesan optimisme yang menjadi ciri khas pramuka di Gontor. “Tidak ada kata susah, tidak ada kata gundah gulana, karena Pramuka selalu gembira,” ucap beliau. Suasana pembukaan semakin hidup ketika seluruh peserta dipimpin menyanyikan lagu Di Sini Senang Di Sana Senang dalam tiga bahasa: Indonesia, Arab, dan Inggris.

Setelah upacara, rangkaian kegiatan hari pertama dilanjutkan dengan pendirian tenda, perkemahan, serta berbagai perlombaan yang telah dijadwalkan panitia. Seluruh aktivitas berlangsung dalam suasana disiplin dan antusiasme tinggi, menggambarkan kesiapan santri untuk mengikuti seluruh rangkaian Super Camp 2025 sebagai proses pembentukan karakter, kemandirian, kerja sama, dan ketangguhan mental.

Super Camp 2025 akan berlangsung hingga 23 November mendatang dengan berbagai kegiatan khas kepramukaan yang diharapkan mampu memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta.

(Kontributor: Aryyo, Tim Dokumentasi Super Camp 2025, Editor: Winka, Alif)

Related Articles:

PMDG Kampus 12 Bersiap Gelar Super Camp 2025

Pelatihan Pembina Pramuka Gontor Kampus 12 Cetak Kader Pendidik Berjiwa Pemimpin

PMDG Kampus 12 Gelar Haflatu Tilawatil Qur’an, Teguhkan Komitmen Pendidikan Qur’ani Santri

Kapolda Jatim Kunjungi Gontor, Sampaikan Kesan Mendalam dan Dukung Peringatan 100 Tahun PMDG

0

GONTOR — Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si., melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) pada Kamis (20/11) siang. Dalam pertemuan yang berlangsung hangat bersama Pimpinan dan Ketua-Ketua Lembaga PMDG, Kapolda menyampaikan kekagumannya terhadap tradisi pendidikan Gontor serta peran strategis pesantren dalam membentuk karakter generasi bangsa.

Sejak awal kedatangan, Pak Nanang mengaku tak kuasa menyembunyikan kekagumannya melihat skala dan atmosfer pendidikan di PMDG. “Saya tidak bisa berkata-kata ketika datang, saking besarnya Gontor,” tutur beliau. 

Beliau bercerita bahwa salah satu teman dekatnya merupakan bagian dari keluarga besar Gontor, yaitu Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Dr. (H.C.) Susi Pudjiastuti. “Putra Bu Susi pernah belajar di sini, masuk tahun 1996.” 

Dalam dialog bersama pimpinan PMDG, Kapolda menekankan pentingnya pesantren sebagai patron moral di tengah perubahan zaman. Menurutnya, santri harus mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa kehilangan nilai-nilai kedisiplinan dan kemandirian. 

Pak Nanang menegaskan bahwa teknologi membawa kemudahan, namun juga risiko besar jika tidak dibarengi proteksi yang kuat, baik dari keluarga maupun institusi. “Anak-anak harus punya proteksi sendiri. Di samping memudahkan, teknologi juga bisa menjerumuskan,” kata beliau.

Di sisi lain, K.H. Hasan Abdullah Sahal menegaskan bahwa Gontor tidak menolak kemajuan. “Kita tidak mengharamkan kemajuan. Kita mendidik kebenaran,” ujar beliau. Kiai Hasan menambahkan bahwa alumni Gontor telah banyak mendirikan pesantren baru, meneruskan tradisi pendidikan yang menekankan kemandirian dan pembebasan diri dari ketergantungan. “Anak-anak kita dididik untuk hidup tenang, dan bisa melakukan apa saja tanpa bantuan orang luar.”

Pak Nanang menutup kunjungan dengan menyampaikan dukungan penuh terhadap rangkaian kegiatan Peringatan 100 Tahun Gontor. “Selamat dan sukses untuk Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor,” ujar beliau kepada Tim Media PMDG. 

Beliau berharap Gontor terus menjadi teladan nasional dalam pembinaan generasi muda. “Anak-anak itu maunya berkembang. Gontor sudah menjadi patron. Luar biasa.” 

(Kontributor: Ghazi, Dejuan, Editor: Winka, Alif)

Related Articles:

Pimpinan BI Jawa Timur Kunjungi Pondok Modern Gontor

KH. Hasan Abdullah Sahal Hadiri Acara Silaturrahim Dewan Da’wah Islamiyyah Indonesia se-Jawa Timur di Takeran, Magetan

Kunjungan Wakil Gubernur Jawa Timur ke PMDG

PMDG Kampus 12 Bersiap Gelar Super Camp 2025

0

SIAK-Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 12 akan kembali menggelar kegiatan kepramukaan akbar Super Camp 2025 pada Kamis–Ahad, 29 Jumadal Ula–2 Jumadal Tsaniyah 1447 H / 20–23 November 2025. Kegiatan tahunan ini akan dipusatkan di lingkungan PMDG Kampus 12, Desa Lubuk Jering, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, Riau, dan diikuti oleh seluruh elemen pondok.

Super Camp tahun ini melibatkan 76 ustadz sebagai panitia dan 173 santri sebagai peserta. Hadir dalam struktur kepanitiaan di antaranya Wakil Pengasuh PMDG Kampus 12 Al Ustadz Himmah Azhar Latif, S.Th.I., Wakil Direktur PMDG Kampus 12 Al Ustadz Rifqi Inani, M.Pd., serta Guru Senior Al Ustadz H. Suroso Hadi. Seluruh unsur tersebut terlibat dalam mempersiapkan rangkaian acara yang akan berlangsung selama empat hari itu.

Menurut panitia, Super Camp 2025 diselenggarakan sebagai sarana pendidikan integral untuk membentuk karakter santri melalui latihan kedisiplinan, kepemimpinan, kemandirian, kerja sama, serta ketangguhan fisik dan mental dalam suasana alam terbuka. Kegiatan-kegiatan seperti perkemahan, perlombaan, jelajah alam, hingga malam api unggun menjadi media latihan nyata yang memungkinkan santri belajar melalui pengalaman langsung.

“Super Camp bukan hanya tentang kemah dan lomba. Ini adalah proses pembentukan karakter yang menghidupkan nilai-nilai kebersamaan, tanggung jawab, kreativitas, serta tradisi pramuka sebagai metode pendidikan kader. Melalui kegiatan ini, santri dibimbing untuk menjadi pribadi yang siap mengabdi dan memimpin di masyarakat,” ujar Aryyo Widagdho, salah satu anggota panitia.

Selama penyelenggaraan, peserta akan mengikuti berbagai aktivitas khas kepramukaan yang dirancang untuk menumbuhkan sportivitas, kreativitas, dan kemandirian. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi santri untuk memperkuat hubungan edukatif dengan para ustadz serta menghayati nilai-nilai pendidikan Gontor dalam lingkungan alam terbuka.

Super Camp 2025 dijadwalkan berlangsung dengan serangkaian kegiatan padat hingga penutupan pada 23 November mendatang. Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu agenda pembinaan karakter santri yang paling berkesan pada tahun pendidikan ini.

(Kontributor: Aryyo, Editor: Winka, Alif)

PMDG Kampus 12 Gelar Haflatu Tilawatil Qur’an, Teguhkan Komitmen Pendidikan Qur’ani Santri

Peringati Tahun Baru Islam, PMDG Kampus 12 Gelar Malam 1 Muharram Penuh Hikmah

Peringati Tahun Baru Islam, PMDG Kampus 12 Gelar Malam 1 Muharram Penuh Hikmah

Gontor Language Institute Sambut Kunjungan Akademik Universiti Malaya

0

GONTOR — Gontor Language Institute for Development and Excellence menerima kunjungan dari Universiti Malaya Malaysia pada Rabu (19/11). Rombongan dipimpin oleh Dr. Mahyudin bin Daud, Wakil Dekan University Malaya Education Center (UMEC), bersama sejumlah dosen dan peneliti. Kunjungan ini menjadi ajang dialog mendalam mengenai pengembangan pembelajaran bahasa, pertukaran pengalaman kurikulum, serta penguatan jejaring akademik antara kedua institusi.

Dalam pertemuan tersebut, diskusi berlangsung hangat dan menarik. Beberapa guru KMI memaparkan model pembelajaran bahasa yang menjadi ciri khas Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), mulai dari disiplin berbahasa, pendekatan intensif, hingga desain kurikulum yang terintegrasi antara bahasa Arab dan Inggris. Pihak Universiti Malaya menyoroti kesesuaian metode tersebut dengan kebutuhan pendidikan bahasa di perguruan tinggi, khususnya dalam mencetak tenaga pengajar yang adaptif dan kompeten.

Rombongan kemudian mengunjungi Laboratorium Bahasa dan Perpustakaan Bahasa untuk melihat bagaimana fasilitas dan ekosistem pembelajaran di Gontor dibangun secara berkesinambungan. Dr. Mahyudin mengapresiasi terstruktur­nya sistem pengelolaan bahasa di PMDG, yang menurutnya menjadi contoh ideal bagi pendidikan bahasa modern.

Kesan serupa disampaikan Ketua Unit Bahasa Inggris Universiti Malaya, Dr. Wan Afiqah Anis binti Wan Ahmad. “I am very amazed by the system in the Modern Islamic Boarding School, which integrates Arabic and English and creates an excellent language environment,” ujarnya. Ia berharap pengalaman yang diperoleh dari kunjungan ini dapat diterapkan dalam pengembangan program bahasa di universitasnya.

Kunjungan ini diakhiri dengan harapan agar kerja sama akademik antara Gontor dan Universiti Malaya dapat terus berlanjut, termasuk dalam bentuk riset bersama, pertukaran tenaga ahli, dan pengembangan kurikulum. Gontor menegaskan komitmennya untuk membuka ruang kolaborasi internasional sebagai langkah strategis dalam memperkaya studi bahasa dan memperkuat kontribusinya di dunia pendidikan global.

(Kontributor: Staf Pembimbing Bahasa PMDG, Editor: Biro Hubungan Masyarakat PMDG)

Related Articles:

Gontor Language Institute for Development and Excellence Tingkatkan Kualitas Pembelajaran Bahasa Santri

PMDG Pertahankan Tradisi Juara di Gontor Language Championship 2025

Gontor Unjuk Gigi di Ajang Eduversal Mathematics Competition

0

GONTOR – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kembali mengirimkan kontingen terbaiknya dalam ajang Eduversal Mathematics Competition (EMC) 2025, sebuah kompetisi matematika bergengsi tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Eduversal Foundation, lembaga konsultan pendidikan yang aktif mendorong pengembangan potensi pelajar Indonesia.

Kompetisi ini diikuti oleh siswa kelas 4 SD hingga kelas 12 SMA atau sederajat dari seluruh Indonesia. Rangkaian acara dimulai dengan babak penyisihan tingkat kota/kabupaten pada 18 Oktober 2025 secara daring, dilanjutkan babak semifinal tingkat provinsi pada 25 Oktober 2025, dan puncaknya babak final tingkat nasional yang digelar 15 November 2025. 

Pada tahap final ini, para peserta mengikuti ujian secara luring di 60 test center yang tersebar di berbagai kota. Kontingen Gontor sendiri memilih test center di Kesatuan Bangsa Bilingual Boarding School, Bantul, Yogyakarta.

Keikutsertaan Gontor dalam EMC merupakan bentuk dukungan dalam peningkatan kualitas akademik para santrii. “Ini bagian dari pendidikan karakter dan sarana mengembangkan potensi santri yang berbakat dalam bidang matematika,” ujar Al-Ustadz Ibrahim Hidayatullah, salah satu pembina kontingen.

Selain itu, kompetisi ini menjadi ajang untuk menguji kualitas pembelajaran matematika di lingkungan pondok serta memberi pengalaman bersaing di luar lingkungan Gontor.

Suasana lomba cukup menantang peserta. Ribuan siswa berprestasi dari berbagai daerah bersaing ketat menyelesaikan soal-soal tingkat tinggi. Kontingen Gontor sendiri telah menjalani persiapan panjang berupa karantina intensif bersama pendamping masing-masing, lengkap dengan latihan-latihan pemecahan soal secara maksimal.

Ke depan, Gontor berharap para peserta EMC dapat menularkan kemampuan dan pengalaman mereka kepada teman-temannya di pondok, serta mendorong peningkatan kualitas akademik santri terutama dalam bidang matematika. Kompetisi ini adalah langkah awal untuk membangun generasi yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

(Kontributor: Johansyah, Ghazi, Naufal, Editor: Winka, Alif)

Related Articles:

Eduversal Mathematic Competition Cetak Sosok Ulama yang Intelek

Lolos Babak Penyisihan, 22 Santri PMDG Ikuti Final Olimpiade Matematika Nasional