Home Blog Page 188

Ujian Tahsinul Qiro’ah Tolak Ukur Kualitas Bacaan Al-Qur’an Santriwati

0

Mantingan(30/06) Even the best can Be Improved, salah satu kata pepatah yang digencarkan di Pondok Modern Darussalam Gontor agar para santriwati dapat berlomba-lomba untuk menjadi lebih baik. Ujian tahsinul Qiro’ah yang diadakan bagi seluruh anggota kelas 1 dan 1 Intensive. Menjadi salah satu kegiatan Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1,untuk mengetahui kemampuan santriwati dalam membaca Al-Qur’an dan pemahaman terhadap ilmu tajwid.

Ujian ini diadakan antar kelas yang di bimbing oleh para wali kelas dan asistant kelas dari kelas 1 dan kelas 1 intensive. Dalam ujian ini bukan untuk memperlombakan bacaan santriwati, melainkan untuk menjadi tolak ukur kualitas santriwati dalam membaca Al-Qur’an.

Para santriwati diuji satu persatu dengan bacaan Al-Qur’an serta beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan pemahaman ilmu tajwid yang telah dikuasai. Penilaian dalam ujian ini dilihat dari semua segi, mulai dari segi bacaan, makhraj huruf, tajwid, dan kefasihan para santriwati dalam membaca Al-Qur’an.

Dalam ujian ini bagi seluruh santriwati kelas 1 maupun 1 Intensive yang masih kurang bacaannya, akan mendapat bimbingan khusus dari para wali kelas dan pembantunya di masing-masing kelas. Karena dari ujian ini akan terlihat etos bacaan anak yang harus diperbaiki, maupun ditingkatkan kembali. 

Tiarala

Skill Envoy Tingkatkan Bakat dan Skill Santriwati.

0

Gontor Putri Kampus 3 – Tepat pada hari Rabu ( 02/09 ) diadakannya peningkatan dalam skill santriwati Darussalam yaitu Skill Envoy 2021. Perlombaan ini bertujuan guna meningkatkan bakat santriwati dalam olahpikir, olahrasa seperti hal nya dalam menjahit, merajut, serta kreatifitas lainnya. Dalam perlombaan ini para candidat juga diuji bagaimana kemampuan santriwati dalam memasak, menyanyi, dan menari karena candidat perlombaan Skill Envoy benar-benar harus menguasai semua skill.

            Pendidikan di Gontor tidak hanya didalam kelas melainkan diluar kelas seperti halnya Skill Envoy yang di dalamnya terdapat banyak pendidikan yang dapat kita dapat, itulah Gontor. Pendidikan berupa skill seperti menjahit, memasak, menari, dll yang dapat kita kembangkan atau kita tingkatkan.

            Para calon kandidat Miss Skill 2021 yaitu kelas 1 diwakili oleh Ananda Nabila (1B), kelas 2 diwakili oleh Aline Rahmawati (2B), kelas 3 diwakili oleh Bunga Isya Fauziya (3B), kelas 1INT diwakili oleh Rahilla Annajwa (1 INT B), kelas 4 diwakili oleh Laisya Agfania (4C), kelas 3 INT diwakili oleh Riza Rahmi Nuraziza (3 INT D)

            Pemenang Skill Envoy dimenangkan oleh Rahilla Annajwa (Kelas 1 INT) dengan score 2031, Juara II dimenangkan oleh Laisya Agfania (Kelas 4) dengan score 1953 , Juara Favorite diraih oleh Ananda Nabila (Kelas 1) dengan score 1895, . Waf-Azz

Gebyar Seni Darussalam (GSD), Wadah Pengembangan Bakat dan Kreatifitas Santriwati

0

Mantingan-Gebyar Seni Darussalam (GSD). Sebuah kompetisi persahabatan antara kelas 4 dan kelas 3 intensive yang diselenggarakan pada jum’at (14/08). Yang diadakan di Auditorium Gontor Putri Kampus 1 dan dihadiri oleh segenap guru-guru senior, para musyrifah, serta seluruh santriwati dari kelas 1 hingga kelas 6.

GSD merupakan sebuah pagelaran seni yang berpacu pada drama, serta apresiasi mental, bakat, dan kreatifitas dalam segi peningkatan bahasa maupun dalam segi seni . Acara ini juga melatih para santriwati untuk menghadapi acara yang lebih besar di tahun yang akan datang yaitu DA (Drama Arena). Dalam acara ini kelas 4 mengangkat tema dari negara Turki dan Rusia sedangkan kelas 3 Intensive mengangkat tema dari negara Yunani. Tidak hanya kreatifitas dan mental namun kedispilan dalam mensukseskan acara ini juga dinilai.

Acara ini menjadi kaca perbandingan bagi generasi selanjutnya, dan diharapkan dapat mengambil evaluasi dari berbagai macam segi. “Dengan mengkolaborasikan bakat yang kalian miliki, yang telah kalian tunjukkan dala acara GSD tahun ini. Kita yakin di tahun depan kalian akan memberikan hal yang spektakuler di acara DA tahun depan.” Ucap salah seorang dewan juri saat sebelum pembacaan penilaian acara. 

-Tiarala

Bangun Integralistik Pembina dalam Orientasi Pembina Satuan

0

MANTINGAN-Semangat pramuka memang selalu membara di Pondok Modern Darussalam Gontor. Hal ini selaras dengan nilai-nilai yang diajarkan oleh Trimurti yang mana mengedepankan kegiatan pramuka sebagai salah satu wadah pendidikan dan pengembangan mental di pondok ini.

Pembina satuan (Binsat) merupakan pembimbing dari satuan dalam kegiatan pramuka. Sama seperti pembimbing pramuka lainnya, Pembina Satuan terdiri dari anggota kelas 5. Dalam ranah ini, mereka sengaja ditugaskan untuk lebih terjun, dekat,dan bertanggungjawab dalam membimbing anggota satuan pasukan (penggalang) dan satuan ambalan (penegak).

Dalam mengemban amanah ini, para calon Pembina Satuan diberi pengarahan dalam orientasi pembina satuan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Koordinator Gugus Depan Gerakan Pramuka (KGGP) pada hari Rabu (07/20), yang bertempatkan di Auditorium Gontor Putri Kampus 1. Acara yang selenggarakan pada siang hari itu diselimuti oleh antusias seluruh calon Pembina Satuan.

Penyampaian materinya terbagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama disampaikan ole Al-Ustadzah Faricha Nidaul dalam kelas besar. Selanjutnya, pada sesi kedua, dengan materi yang membahas seputar Praktik Upacara, para peserta yang dibagi menjadi 3 Unit. Unit 1 disampaikan oleh Al-Ustadzah Nurul Izza Jannati, Unit 2 oleh Al-Ustadzah Indah Maulidia, dan Unit 3 oleh Al-Ustadzah Wiwik Dwi. Pada sesi kedua ini, ketiga unit ditempatkan di 3 titik, yakni di atas panggung, bagian tengah, dan kanopi Auditorium. Kemudian, orientasi ini diakhiri dengan penutupan dan doa yang juga dalam kelas besar.

Selain seputar hal yang berkaitan dengan teori, para calon Pembina Satuan juga diberikan pengarahan tentang bagaimana membina karakter dan mental pada anggota. Tujuannya adalah agar para calon Pembina Satuan dapat memberikan pendidikan yang integral khususnya dalam hal kepramukaan. Sehingga, mereka tidak hanya dapat mengajarkan para anggotanya tentang teori serta praktik kepramukaan utamanya yang berhubungan dengan upacara pramuka, melainkan sekaligus dapat mendidik karakter dan mental para anggota sehingga mampu berdisiplin dan berakhlak mulia khususnya dalam kegiatan berpramuka.Aya

 

Penutupan Kegiatan Pidato Santriwati Darussalam

0

MANTINGAN-Seperti yang kita ketahui, dakwah atau menyeru kepada kebaikan harus menjadi tujuan hidup bagi seluruh umat muslim dunia. Salah satu kegiatan Pondok Modern Darussalam Gontor adalah adanya kegiatan latihan pidato, guna menciptakan para pendakwah yang berkualitas kelak di masa mendatang.

 Al-Ma’hadu laa Yanaamu Abadan. Itulah salah satu semboyan Gontor yang tidak asing lagi didengar oleh para santri, semboyan yang selu menggambarkan bahwa pondok ini selalu berganti aktivitas setiap waktunya. Seiring berjalannya waktu, masa ujian awal tahun semakin mendekat, seluruh ekstarkulikuler resmi ditutup. Salah satunya yaitu Latihan Pidato.

Dengan ditutupnya kegiatan latihan pidato, bukan berarti memberi waktu yang kosong kepad santriwati, namun waktu yang kosong itu merupakn sarana atau strategi pondok untuk memfokuskan para santriwati Darussalam dalam mempersiapkan diri untuk menghadaoi ujian awal tahun. nadila

Opening Language Activities; penekanan atas di-gong-kannya kembali kegiatan berbahasa setelah lama berlibur

0

MANTINGAN-Penerapan sistem bilingual language (dua bahasa) yakni, Arab dan Inggris memang telah dijalankan di Pondok Modern Darussalam Gontor sejak awal berdirinya. Seluruh rutinitas santriwati, selama 24 jam selalu lekat dengan bahasa. Rentetan kegiatan berbahasa pun sudah menjadi asupan wajib bagi seluruh santriwati Darussalam, mulai dari yang bersifat harian, mingguan, hingga tahunan. Dari sini, diadakanlah acara Opening Language Activities atau Pembukaan Aktivitas Berbahasa.

Acara ini dibuka dengan sambutan dari Bapak Wakil Pengasuh, Bapak Wakil Direktur, dan Bapak Pembimbing Umum Bagian Bahasa Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1. Dilanjutkan dengan pembacaan risalatu-l-qoror (surat keputusan) Pembukaan Kegiatan Berbahasa oleh Al-Ustadzah Nabila Najla S.Pd., selaku pembimbing bagian bahasa. Dan ditutup dengan penampilan berupa drama, puisi, dan menyanyi dsb.yang dipersembahkan  oleh peserta Arabic dan English Super Camp 2019.

Setelah qiro’atu-l-qur’an berjama’ah di rayon, seluruh santriwati berkumpul di Sahatu Ta’asyi (lapangan) untuk mengikuti acara ini. Acara yang dilaksanakan pada hari Jum’at, (26/07/20) ini turut dihiasi dengan kesemangatan dari seluruh santriwati.

Dalam pembukaannya, Al-Ustadz Dr. Wahyudi Bakrie, LLM., MA selaku Pembimbing Umum Bagian Bahasa di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1, menekankan bahwa “Al-Lughotu Taaju-l-Ma’had” (bahasa merupakan mahkota pondok). Maka, diharapkan seluruhwarga Darussalam secara bahu-membahu saling menjaga stabilitas penerapanserta peningkatan kualitas bahasa pondok.

Sebenarnya, pemakaian bahasa resmi bilingual language (bahasa Arab dan bahasa Inggris) sudah berjalan semenjak santriwati menginjakkan kaki kembali ke pondok. Namun, mengingat betapa pentingnya bahasa di pondok ini, maka perlu diadakan penekanan atas di-gong-kannya kembali kegiatan berbahasa di pondok ini setelah lama berlibur.Aya

Penutupan Kegiatan Kepramukaan Menjelang Ujian Awal Tahun

0

Al-Ma’hadu laa Yanaamu Abadan– Seperti yang kita ketahui bahwa Pondok Modern Darussalam Gontor tidak pernah tidur. Seiring berjalannya waktu, maka masa ujian awal tahun semakin dekat. Maka seluruh kegiatan ekstrakulikuler, salah satunya adalah kegiatan kepramukaan resmi ditutup sementara untuk meningkatkan belajar para santriwati.

Seluruh anggota muda Darussalam mengikuti ujian tulis yang diadakan oleh pengurus Koordinator Gerakan Pramuka, yang bertujuan untuk sejauh mana pemahaman anggota muda Darussalam tentang materi yang diberikan dan seberapa serius dalam mengikuti kegiatan mingguan ini.

Di penghujung acara penutupan, pengurus Koordinator Gerakan Pramuka beserta para staff  Dewan Kerja Koordinator membagikan hadiah kepada Gugus depan dengan pioneering indah, gate terbaik, dan andika serta Pembina tergiat dalam mengikuti kegiatan pramuka selama setengah tahun terakhir. nadila

Markaz Khot Show : Menabur Bibit Seni Kaligrafi

0

Pada hari Jum’at (18/09), Pondok Modern Gontor Kampus 3 Kediri menyelenggarakan acara “Markaz Khat Show” yang bertempat di depan Gedung Syiria.

Acara ini diselenggarakan oleh staf Kulliyatul Mu’allimn Al-Islamiyyah (KMI) bersama pembimbing Markaz Khot dalam menumbuhkan kepedulian santri dalam perbaikan tulisan mereka dan meningkatkan efektifitas dan kualitas pembelajaran khot di dalam kelas.

Penyajian galeri karya seni kaligrafi dari para mujaz khat, artikel yang berwawasan khat dan video tutorial penulisan khat oleh Al-Ustadz Muhammad Nur, Lc. mengundang antusiasme dari santri untuk datang menghampiri acara ini.

Adapun dalam acara ini, diadakan perlombaan kaligrafi antar rayon yang dibagi menjadi 2 jenis, yaitu kasykul dan khat riq’ah. Perlombaan kasykul yang dipesertai oleh perwakilan dari rayon-rayon kelas 1dan 1 intensif; perlombaan khat riq’ah yang dipesertai oleh perwakilan dari rayon-rayon kelas 2 sampai kelas 4. Para peserta lomba menulis naskah yang telah ditentukan oleh panitia dengan pena dan handam masing-masing. Perlombaan kasykul dimenangkan oleh Khalidina Iman Rasyidi kelas 1 intensif D dari rayon Syiria dan perlombaan riq’ah dimenangkan oleh Ismail kelas 3 Intensid D dari rayon Yaman,

Acara berlangsung meriah dan menarik perhatian para peserta. Dari wajah mereka tampak sangat antusias, mencerminkan ketertarikan hati mereka mereka pada khot. Peserta akhirnya bisa melihat secara lengkap proses penulisan khot, alat-alat dalam seni kaligrafi, dan hal-hal yang tidak mereka ketahui sebelum diadakannya acara ini.

“Tujuan diadakannya acara ini diantaranya adalah menumbuhkan gairah dan semangat santri dalam memperbaiki tulisan, dan pula sebagai sarana dakwah tulisan arab yang berkaidah kepada selutuh santri di Pondok Gontor Kampus 3 ini.” Ujar panitia acara ini, Al-Ustadz Sohib Setiawan

العِلمُ صَيدٌ والكِتابةُ قَيدُهُ           قَيِّدْ صيودكَ بالحِبالِ الواثِقَة

“ Ilmu itu bagaikan binatang buruan, dan tulisan adalah tali untuk mengikatnya…maka ikatlah binatang buruanmu dengan tali yang kuat.

Tulisan adalah tali untuk mengikat Ilmu

Oleh karena itu, acara ini menjadi bukti pentingnya tulisan yang baik bagi para penuntut ilmu.AfifMusthofa

Kaderisasi Melalui Pelantikan Pengurus Rayon

0

Mantingan-Mengestafetkan amanah kepada pengurus baru menjadi salah satu sarana pendidikan yang di terapkan oleh Pondok Modern Darussalam Gontor untuk seluruh santriwati.Khususnya kelas 5,yang bertugas dalam membimbing rayon, mengatur konsulat, sekaligus menjadi Pembina pramuka “patah tumbuh hilang berganti, sebelum patah sudah tumbuh sebelum hilang sudah berganti”, “Siap memimpin dan siap  dipimpin”. Dalam semboyan ini menjelaskan bahwa Pondok Modern Darussalam Gontor mempunyai pegangan yang filosofis tentang kaderisasi.

Pelantikan pengurus rayon yang terbagi menjadi dua waktu, yaitu pelantikan bagi pengurus rayon anak-anak lama yang dilaksanakan pada Kamis (25-06). Dan untuk pelantikan pengurus santriwati baru dilaksanakan pada Jum’at (26-06). Masing-masing diadakan di depan rayon dan disaksikan oleh seluruh anggota beserta pembimbing. Yang disertai dengan adanya pengarahan tentang tugas dan kewajiban di setiap masing-masing bagian oleh pengurus rayon lama.

Tanggung jawab serta amanah yang besar yang diberikan kepada para santriwati guna melatih ruh kepemimpinan dan memperkenalkan tentang suatu organisasi. Untuk bekal di masyarakat kelak. 

-Tiarala

Fathul Kutub : Ajang Pengaplikasian Bahasa Arab Santri

0

Darul Ma’rifat – (19/09/20) Hari ini adalah hari yang bersejarah bagi siswa kelas enam Virtuous Generation, kenapa tidak?, hari ini dibukanya acara fathu-l-kutub, acara ini akan menjadi ajang penerapan Bahasa Arab secara tulisan maupun lisan dengan intensif. Pembukaan fathu-l-kutub tahun ini bertepatan  dengan berdirinya pondok Gontor, yang menambah spesialnya hari ini yaitu bertepatan juga dengan ulang tahun salah satu pimpinan pondok Gontor yaitu Dr. K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi MA, (Semoga beliau selalu dalam lindungan Allah). Amin.

Pada kesempatan kali ini, fathu-l-kutub kelas enam sedikit berbeda, karna dibuka secara online (Zoom Meeting), dan diikuti oleh seluruh kampus seluruh indonesia, acara dibuka secara resmi oleh ayahanda K. H. Hasan Abdullah sahal, beliau berpesan agar seluruh santri senantiasa menekuni dunia membaca dan menulis, karena sejatinya membaca adalah kebutuhan pokok manusia yang tidak boleh hilang, seperti yang dikatakan dalam pepatah arab, لَا خَيْرَ فِي عِلمٍ لَيْسَ فِيْهِ تَفَقُّهٌ  (tidak ada kebaikan dalam suatu ilmu yang tidak didalami (pembelajarannya) ) dan K. H. Masyhudi Subari MA Selaku direktur KMI (kulliyyatu-l-Muallimin Al-islamiyah) juga menambahkan motivasi dan arahan bagi santri-santri kelas enam, beliau berpesan kepada santri kelas enam agar menjadi generasi yang berbudi luhur dan berakhlak mulia, dengan cara banyak membaca.

Fathu-l-kutub di Pondok Gontor Kampus 3 diadakan di BPPM (Balai Pertemuan Pondok Modern) selama satu minggu, pagi dan malam hari, guna melatih santri kelas enam dalam membaca dan memahami ‘kitab kuning’, adapun materi yang akan dipelajari diantaranya, Aqidah, Tafsir, Hadits dan Fiqih. Antusias kelas enampun sudah nampak saat acara pembukaan berlangsung, semua memperhatikan dan menulis apa yang disampaikan oleh para asatidz dan pembimbing, karna bagi kelas enam sendiri, fathu-l-kutub bukanlah hal yang baru, karna sebelumnya, ketika mereka duduk di bangku kelas enam mereka sudah dikenalkan dengan kitab kuning, meki hanya pengenalan, setidaknya mereka sudah memiliki pengalaman sebelumnya.

Membaca kitab kuning tidaklah mudah, santri dituntut untuk tekun dan memiliki pengetahuan yang luas khususnya  dalam Bahasa Arab, termasuk penguasaan materi yang harus mereka tulis berikut penjelasannya nantinya. Kelas enam dibagi menjadi 24 kelompok, setiap kelompok terdiri dari sembilan sampai sebelas santri, dan setiap kelompok didampingi oleh satu pembimbing. Selain belajar, fathu-l-kutub juga menjadi ajang kebersamaan dan menambah kedekatan antara guru pembimbing dengan santri kelas enam Virtuous Generation. HasanHabiby