Home Blog Page 21

Penerima Beasiswa Al-Azhar Jalur Gontor Siap Berangkat, Pimpinan PMDG: “Ke Mesir Apa yang Kau Cari?”

0

GONTOR — Suasana khidmat menyelimuti Auditorium Robitoh, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) pada Rabu (5/11) pagi. Sebanyak 136 guru Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) penerima beasiswa Universitas Al-Azhar, Mesir, gelombang VII dan VIII resmi dilepas untuk melanjutkan studi ke Negeri Piramida itu.

Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan PMDG, K.H. Akrim Mariyat, M.A., menyampaikan pesan mendalam kepada para penerima yang akan berangkat. “Setelah menunggu lama, dengan harap-harap cemas, saya pun dulu pernah merasakannya. Betul-betul kita terima apa yang Allah berikan kepada kita,” ujar beliau di hadapan para hadirin.

Kiai Akrim menekankan pentingnya kesabaran, militansi, dan keberanian dalam menghadapi kehidupan di negeri orang. “Berani hidup tak takut mati, takut mati jangan hidup, takut hidup mati saja,” tutur beliau. 

Kiai Akrim juga berpesan agar para penerima beasiswa tidak hanya mencari ilmu, tetapi juga memperkaya diri dengan pengalaman. “Hidup ini adalah pendidikan. Life is education, education is life,” tambah beliau.

Selain menegaskan pentingnya niat dan keikhlasan, beliau mengingatkan santri untuk mampu beradaptasi dengan budaya Mesir. “Jangan hanya bergaul dengan orang Indonesia atau sesama alumni Gontor. Itu tidak internasional berpikirnya.” 

Menurut Kiai Akrim, setiap pengalaman di Mesir akan menjadi pelajaran berharga bagi santri. “Kesempatan ini tidak akan datang dua kali. Pegang kuat-kuat. Kamu membawa nama pondok, jagalah itu baik-baik,” pesan beliau menutup amanatnya.

Pelepasan ini menjadi bagian dari tradisi panjang Gontor dalam mengirim kader-kader terbaiknya ke Universitas Al-Azhar. Hingga kini, ribuan alumni Gontor telah menimba ilmu di Mesir dan berperan aktif dalam dakwah serta pendidikan di berbagai penjuru dunia.

(Kontributor: Ghazi, Fathur, Dejuan, Editor : Winka, Alif)

Related Articles :

Penerima Beasiswa Al-Azhar Kairo Jalur PMDG Gelombang ke 8

Seleksi Beasiswa Al Azhar Mesir Gelombang Ke 7 Dibuka

Hasil Seleksi Camaba Universitas Al-Azhar Jalur Pondok Modern Darussalam Gontor Non – Beasiswa Tahun Akademik 2022/2023

Tegaskan Kualitas Hafalan Quran Santri, Gontor Adakan Haflatul Khotmil Qur’an

0

GONTOR — Alunan ayat suci menggema indah di Gedung Olahraga Pondok Modern Darussalam Gontor. Suasana khidmat dan haru menyelimuti seluruh hadirin ketika para santri menampakkan hasil perjuangan panjang mereka dalam menghafal Al-Qur’an. Malam itu menjadi momen penuh makna bagi para penjaga kalamullah dalam acara Haflatul Khotmil Qur’an (HHQ) 2025.

Acara tahunan yang diselenggarakan oleh Jam’iyyatul Huffazh ini menjadi ajang wisuda bagi para hafizh Al-Qur’an dari berbagai kategori; 5 juz, 15 juz, dan 30 juz. Para peserta yang diwisuda sebelumnya telah melewati serangkaian ujian majlisan tahfizh, dan pada malam HHQ kembali diuji dalam ujian terbuka sebagai bentuk penghargaan atas ketekunan dan kecintaan mereka terhadap Al-Qur’an.

Sebagaimana sabda Rasulullah shallallāhu ‘alaihi wa sallam:

“Sebaik-baiknya kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.”

Sabda inilah yang menjadi pedoman Gontor dalam menanamkan semangat cinta Al-Qur’an di hati para santri. Melalui kegiatan seperti HHQ, diharapkan tumbuh semangat tasābuq fil khairāt (berlomba-lomba dalam kebaikan) serta dorongan bagi seluruh santri untuk terus mendalami, menghafal, dan mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Acara HHQ 2025 turut dihadiri oleh Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal, serta Al-Ustadz H. Saidil Yusron, S.Th.I., Lc., M.A., yang juga bertindak sebagai penguji bersama para pembimbing dari Jam’iyyatul Huffazh. Setelah ujian terbuka selesai, prosesi dilanjutkan dengan penyematan syahādah kepada para wisudawan sebagai simbol keberhasilan mereka menyelesaikan hafalan Al-Qur’an. Penyematan dilakukan langsung oleh Kiai Hasan dan Ustadz Saidil Yusron, diiringi lantunan takbir dan tepuk tangan hangat dari para hadirin yang dipenuhi rasa bangga.

Dalam sambutannya, Ustadz Saidil Yusron berpesan agar para santri senantiasa menjaga keistiqamahan dalam menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an. Menurut beliau, hafalan bukan sekadar prestasi, melainkan amanah besar yang harus dijaga dengan keikhlasan dan tanggung jawab.

Tahun ini, sebanyak 18 santri resmi diwisuda, dengan perincian 12 orang kategori 5 juz, 5 orang kategori 15 juz, dan 1 orang kategori 30 juz.

Melalui Haflatul Khotmil Qur’an, Gontor terus berkomitmen mencetak generasi Qur’ani, generasi yang tidak hanya hafal ayat-ayat suci, tetapi juga menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat. Dari sinilah, Gontor melangkah mantap menyiapkan kader umat yang menjadi Al-Qur’an berjalan di tengah masyarakat.

(Kontributor : Panitia Haflatul Khotmil Qur’an, Editor : Biro Hubungan Masyarakat PMDG)

Haflah Tilawatil Qur’an ke-24: Menghidupkan Semangat Qur’ani Melalui Kompetisi

Cahaya Qur’an Sinari Darussalam : HTQ & HHQ Nasional 100 Tahun PMDG di Gontor Putri Kampus 3

HTQ Tumbuhkan Rasa Cinta Al-Qur’an Dalam Diri Santri

181 Peserta Meriahkan Lomba Gempita Tabligh Akbar 2025 di Gontor Putri Kampus 3

KARANGBANYU (2/10/25) – Suasana kemeriahan dan penuh semangat menyelimuti langit Gontor Putri Kampus 3 dengan terselenggaranya Lomba Gempita Tabligh Akbar 2025 dalam rangka Peringatan 100 Tahun Gontor. Acara berlangsung pada Ahad pagi hingga malam dengan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah.

Setelah melalui tahap seleksi online, para peserta yang lolos diberikan kesempatan untuk berkompetisi ke babak final di Gontor Putri Kampus 3. Berbagai macam perlombaan diadakan, mulai dari kategori anak-anak dari umur 7-12 tahun, seperti Lomba Pidato Cilik, Lomba Gema Adzan, dan Lomba Mewarnai Kaligrafi yang dilaksanakan serentak di hari tersebut. Ada juga perlombaan untuk kategori dewasa, yaitu lomba hadrah, dengan total 3 grup yang mendapatkan kesempatan bersaing di babak final.

Ajang Kreativitas dan Dakwah Anak Negeri

Rentetan perlombaan dimulai dengan proses registrasi dan pengambilan id card pada pukul 07.00 WIB, diikuti persiapan peserta agar siap menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Perlombaan pun dimulai tepat pukul 09.00 WIB di beberapa titik di Gontor Putri Kampus 3. Lomba Gema Adzan dengan sepuluh peserta finalis berlangsung di Aula Mini. Sementara itu, Lomba Mewarnai Kaligrafi diikuti oleh 134 peserta yang berkompetisi secara serentak, menampilkan kreativitas dan ketelitian dalam seni mewarnai kaligrafi. Pada malam harinya, lima peserta finalis Lomba Pidato Cilik dan tiga grup finalis Lomba Hadrah dengan total 32 anggota menampilkan penampilan terbaik mereka di babak final yang digelar di  Auditorium Gontor Putri Kampus 3.

Dengan persiapan yang matang dan semangat yang luar biasa, seluruh peseta menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam setiap perlombaan yang mereka ikuti. Dewan juri memberikan penilaian objektif berdasarkan kriteria perlombaan yang telah ditentukan. Selain kompetisi, lomba ini juga menjadi wadah penting dalam menumbuhkan rasa percaya diri, mengasah kemampuan berbicara, berkarya, serta berkreativitas bagi anak-anak maupun dewasa.

Kehadiran para peserta Tabligh Akbar menambah euforia kemeriahan acara peringatan 100 tahun Gontor. Lomba ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga sarana pembelajaran, pengembangan diri, dan membangun semangat dakwah bagi anak-anak dan warga sekitar.

Dengan terselenggaraanya Lomba Gempita Tabligh Akbar 2025, Gontor Putri Kampus 3 diharapkan dapat menghadirkan pengalaman kompetisi yang sportif dan edukatif, sekaligus sebagai wujud rasa bangga dari anak-anak maupun warga sekitar yang telah berpartisipasi dalam rangkaian acara peringatan 100 tahun Gontor. Nantikan pengumuman pemenang juara Lomba Gempita Tabligh Akbar yang akan dihadiri oleh Al-Ustadz Salim A. Fillah pada Selasa malam, 4 Oktober 2025 mendatang.

(Penulis berita: Nadia | Fotografer: Multimedia PMDG Putri Kampus 3)

See Also:

Hitung Mundur 2 Hari, Panitia Matangkan Tabligh Akbar 100 Tahun PMDG di Kampus Putri 3

K.H. Hasan Abdullah Sahal Hadiri Pengajian Ahad Pagi di Masjid Al-Manaar UMPO

0

PONOROGO — Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal, menghadiri Pengajian Ahad Pagi di halaman Masjid Al-Manaar Universitas Muhammadiyah Ponorogo (UMPO), Ahad (2/11). Kegiatan ini digelar dalam rangka peringatan Milad Muhammadiyah ke-113 tahun.

Pengajian bertema “Pendidikan Menjemput Peradaban Umat” tersebut diikuti oleh mahasiswa, mahasiswi, wali mahasiswa, serta masyarakat umum. Masyarakat Ponorogo juga tampak antusias mengikuti acara sejak pukul 06.00 pagi. Hadir pula Drs. H. Muh Syafruddin, M.A., Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Ponorogo.

Dalam kesempatan itu, Kiai Hasan menyampaikan pesan penting tentang jati diri dan tanggung jawab manusia.

“Manusia itu punya jati diri. Kalau tidak punya jati diri, jangan ngaku manusia. Manusia itu punya nurani. Kalau tidak punya nurani, jangan ngaku manusia. Perempuan punya rasa malu. Kalau tidak punya rasa malu, jangan ngaku perempuan. Laki-laki punya tanggung jawab. Kalau tidak punya tanggung jawab, jangan ngaku laki-laki. Inilah jati diri. Islam itu ya sholat lima waktu, puasa, zakat, mengimani qadha dan qadar. Di manapun, kalau tidak ya murtad,” tegas beliau di hadapan jamaah.

Melalui pengajian ini, Kiai Hasan menekankan pentingnya pendidikan akhlak dan moral dalam membangun peradaban umat. Menurut beliau, nilai-nilai Islam harus menjadi pedoman hidup, baik dalam kehidupan pribadi maupun sosial.

Ketua Panitia Pengajian Al-Manaar UMPO, Azid Syukroni, menyampaikan rasa hormat dan syukurnya atas kehadiran Kiai Hasan.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran beliau. Nasihatnya mengingatkan kami akan pentingnya menjaga jati diri sebagai muslim. Semoga Kiai selalu diberi kesehatan dan keberkahan,” ujar beliau.

Pengajian berlangsung khidmat dan penuh semangat. Kehadiran K.H. Hasan Abdullah Sahal menjadi motivasi bagi jamaah untuk terus memperkuat peran pendidikan dalam menyiapkan generasi Islam yang berakhlak dan berperadaban.

(Kontributor : Alif, Daffa, Adha, Ghazi, Editor : Winka)

Related Articles :

Pimpinan PMDG Beserta Jenderal Badrodin Haiti Resmikan Masjid Jami’ Baitul Arqom di Jember

Pimpinan PMDG Ajak Alumni dan Pramuka Muslim Ramaikan WMSJ 2025

Pimpinan PMDG Hadiri Pembukaan Harlah Setengah Abad Pondok Pesantren Mamba’us Sholihin Gresik

Santri PMDG dan Mahasiswa UNIDA Gontor Raih Prestasi Nasional di Kompetisi Bahasa Arab Kedutaan Besar UEA

0

JAKARTA — Santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dan mahasiswa Universitas Darussalam (UNIDA) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Dalam ajang Kompetisi Bahasa Arab Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar (Kedubes) Uni Emirat Arab (UEA) bekerja sama dengan Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), mereka berhasil memborong sejumlah penghargaan bergengsi setelah bersaing ketat dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Kompetisi tahunan tersebut mencakup tiga cabang utama; Debat Bahasa Arab, Baca Berita Bahasa Arab, dan Pidato Bahasa Arab. Seluruh peserta mendapatkan undangan resmi dari Kedubes UEA melalui UAI, setelah lolos seleksi ketat di tingkat regional.

Tiga tim perwakilan Gontor berhasil melaju hingga babak final yang digelar pada 28 Oktober 2025 di Jakarta. Pada cabang Debat Bahasa Arab, tim yang diperkuat Syafiq Musyaffa, Adzan Batubara, dan Muhammad Yusran Hafidz tampil memukau dan berhasil meraih Juara 1 Nasional.

Sementara itu, pada cabang Baca Berita Bahasa Arab, mahasiswa UNIDA Gontor Muh. Nadhir Ainun menempati posisi Juara 3 Nasional, sedangkan santri Zereen Busyr juga tampil gemilang sebagai finalis. Di cabang Pidato Bahasa Arab, santri Amir Omar turut menyumbang prestasi dengan meraih Juara 3 Nasional..

Dalam sambutannya, Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia, Syekh Abdulla Salem Al Dhaher menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta, terutama dari kalangan santri dan mahasiswa.

“Kegiatan seperti ini penting untuk menumbuhkan semangat generasi muda dalam menguasai bahasa Arab, serta menjadi jembatan budaya dan pendidikan antara Uni Emirat Arab dan Indonesia,” ujar beliau.

Perwakilan peserta dari Gontor juga mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. “Kami mempersembahkan prestasi ini untuk Pondok Modern Darussalam Gontor tercinta. Ini bukan ajang kesombongan, melainkan pemantik semangat agar kami dan seluruh santri Gontor terus berprestasi dan memberi yang terbaik,” ujar Amir Omar.

Capaian ini menegaskan konsistensi Gontor dalam melahirkan generasi muda yang unggul secara intelektual dan spiritual. Melalui penguasaan bahasa Arab, santri dan mahasiswa Gontor membuktikan kesiapan mereka menjadi duta bahasa, budaya, dan dakwah di tingkat nasional maupun internasional.

(Kontributor : Yusran, Raka, Editor : Winka, Alif, Ghazi)

Related Articles :

Gontor Raih Prestasi Gemilang di Ajang GEKA 2024

Delegasi Gontor Raih Nominasi di Festival Zukhruf 2025 UIN Sunan Ampel Surabaya

Hitung Mundur 2 Hari, Panitia Matangkan Tabligh Akbar 100 Tahun PMDG di Kampus Putri 3

Menjelang pelaksanaan Tabligh Akbar dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), panitia Divisi Kemasyarakatan terus melakukan berbagai persiapan guna menyukseskan salah satu agenda besar peringatan satu abad PMDG tersebut.

Kegiatan Tabligh ini akan diselenggarakan pada Selasa, 4 November 2025, bertempat di Lapangan Utama PMDG Putri Kampus 3, Karangbanyu, Ngawi, dengan menghadirkan Ustadz Salim Akhukum Fillah sebagai penceramah utama. Acara ini terbuka untuk masyarakat, khususnya warga Kecamatan Widodaren dan Mantingan. Tabligh Akbar ini diharapkan menjadi sarana dakwah sekaligus penguatan ukhuwah antara masyarakat dan keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor.

Untuk memastikan kelancaran acara, panitia melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak, baik internal maupun eksternal. Dari pihak eksternal, panitia menjalin kerja sama dengan perangkat Desa Mantingan, FORSIMAL Mantingan (Forum Silaturahim Masyarakat Mantingan), serta melakukan koordinasi langsung dengan Bupati Ngawi, Kodim, dan Kapolres Ngawi. Dukungan dari berbagai instansi tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem keamanan, ketertiban, dan kenyamanan selama acara berlangsung.

Sementara dari sisi internal, panitia terus mematangkan berbagai bidang persiapan, mulai dari dekorasi dan tata panggung, perlengkapan acara, petugas penerima tamu, tim konsumsi dan kebersihan, hingga dokumentasi dan publikasi. Setiap bidang berupaya memberikan yang terbaik agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, rapi, dan penuh makna.

Sebagai bagian dari semarak peringatan satu abad Gontor, Divisi Kemasyarakatan juga mengadakan berbagai perlombaan bagi masyarakat umum, baik untuk anak-anak maupun dewasa. Untuk kategori anak-anak, lomba yang diselenggarakan meliputi Pildacil, Adzan, dan Mewarnai Kaligrafi; sementara untuk kategori dewasa terdapat lomba Hadrah.

Tahapan Akhir Persiapan dan Pelaksanaan Lomba

Hingga saat ini, sebagian besar lomba telah memasuki tahap penjurian. Adapun lomba Mewarnai Kaligrafi akan dilaksanakan secara serentak pada Ahad, 2 November 2025, bersamaan dengan babak final lomba lainnya di Lapangan Utama Gontor Putri 3.

Sebagai bentuk apresiasi sekaligus penyemangat bagi peserta dan masyarakat yang hadir, panitia juga menyiapkan souvenir menarik serta doorprize yang akan dibagikan pada hari pelaksanaan Tabligh Akbar. Hal ini menjadi wujud rasa syukur dan kebersamaan dalam momentum bersejarah Satu Abad Gontor.

Dengan sisa waktu tiga hari menjelang pelaksanaan, seluruh panitia mengajak masyarakat, alumni, serta civitas akademika Gontor untuk bersama-sama memeriahkan dan mendoakan kelancaran Tabligh Akbar Peringatan 100 Tahun Gontor di Gontor Putri Kampus 3.

Jangan sampai ketinggalan! Mari hadir dan menjadi bagian dari sejarah seratus tahun perjuangan Gontor.

(Berita: Nisrina Aini | Foto: Multimedia PMDG Putri Kampus 3)

Tanpa Serah Terima Amanat, LPJ OPPM–KGP Gontor Putri 2 Ukir Sejarah Baru

0

Mantingan — Sebuah momen bersejarah terjadi di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2. Untuk pertama kalinya, pondok menggelar Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) dan Pelepasan Jabatan OPPM serta KGP tanpa prosesi serah terima amanat seperti tahun-tahun sebelumnya.

Acara yang berlangsung pada 28–29 Oktober 2025 itu diikuti oleh para santriyah kelas 6 selaku pengurus OPPM dan KGP, calon pelajar, serta para asatidz dan ustadzah. Suasana berlangsung khidmat dan penuh haru, menandai berakhirnya masa bakti para pengurus yang telah mengemban amanah selama satu tahun.

Laporan Pertanggungjawaban

Selama dua hari, para pengurus menyampaikan laporan kinerja mereka: satu babak oleh Koordinator Gerakan Pramuka (KGP) dan tiga babak oleh Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM). Masing-masing laporan berisi paparan hasil kerja, capaian, dan evaluasi selama masa kepengurusan.

Setiap laporan dibacakan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan, mencerminkan nilai-nilai dasar yang diajarkan Pondok Modern Darussalam Gontor. Momen tersebut menjadi ajang introspeksi sekaligus apresiasi atas perjalanan panjang para pengurus dalam mengemban amanah.

Suasana haru memuncak ketika laporan penutup dibacakan. Masa jabatan boleh berakhir, namun pengabdian yang mereka torehkan akan tetap menjadi amal jariyah bagi pondok dan seluruh warganya.

Penghargaan Student of The Year

Dalam kesempatan itu, Ketua OPPM Azka Amalia turut membacakan daftar penerima penghargaan Student of The Year, yang diberikan kepada santriyah kelas 6 dan calon pelajar berprestasi dengan dedikasi, kedisiplinan, dan keteladanan tinggi sepanjang tahun.

Penerima penghargaan tahun ini adalah:

NamaKelas
Ayesha Asy-Syahidah6-D
Ufaira Hanuna Rahma6-B
Syahmanda Dwi AssyffaA-4
Brilyan Tsabita BinashrillahA-1
Alin Nadita ZahraB-3
Ruby Ajriyanury RidwanullahB-4

Para calon pelajar menyambut dengan tepuk tangan dan ucapan selamat kepada para penerima penghargaan, sebagai bentuk apresiasi atas keteladanan yang telah mereka tunjukkan.

Pelepasan Atribut

Sebagai penutup, pelepasan atribut dilaksanakan dengan penuh khidmat oleh satu per satu pengurus OPPM dan KGP. Momen ini bukan sekadar melepas tanda kepengurusan, melainkan juga simbol rasa hormat dan terima kasih yang mendalam. Emosi mengalir di antara hadirin; setiap pengurus seolah menegaskan bahwa pengabdian mereka kepada pondok tidak berhenti pada jabatan, melainkan terus hidup dalam semangat keikhlasan dan kebersamaan.

(Berita : Adila Surya | Foto : Nisrina, Aya, Nida, Syafa | Penyunting : Nisrina)

Related Articles:

Pembacaan Hasil Musyawarah Kerja OPPM dan Koordinator Gerakan Pramuka Latih Keorganisasian Santri

Pembacaan Hasil Musyawarah Kerja OPPM dan Koordinator Gerakan Pramuka Latih Keorganisasian Santri

Pelantikan Pengurus OPPM, Terapkan Panca Jangka Kedua PMDG

Delegasi Gontor Raih Nominasi di Festival Zukhruf 2025 UIN Sunan Ampel Surabaya

0

SURABAYA — Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kembali menunjukkan kiprah positifnya dalam ajang Festival Zukhruf 2025 yang digelar di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Kegiatan tahunan ini berlangsung selama tiga hari, sejak Selasa (28/10) hingga Kamis (30/10), dan diikuti lebih dari 350 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Festival yang menjadi bagian dari dies natalis Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) ini menghadirkan tujuh cabang lomba, yaitu Khitobah, Musabaqatu Qiraatul Kutub (MQK), Ghina Araby (lagu bahasa Arab), Qiraatus Syi’ir (baca syair), Olimpiade Nahwu dan Shorf (ONS), Kaligrafi, dan Munazharah (debat bahasa Arab).

Delegasi Gontor berpartisipasi dalam tiga cabang perlombaan: Muh. Ikhsan Permadi (ONS), Muhammad Faqih Assabil (Ghina Araby), dan Raditya Zafier Alvansyah (Qiraatus Syi’ir). Ketiganya berhasil menorehkan hasil membanggakan; Muhammad Faqih Assabil meraih Juara Harapan 2 di cabang Ghina Araby, Raditya Zafier Alvansyah juga meraih Juara Harapan 2 di Qiraatus Syi’ir, sementara Muh. Ikhsan Permadi berhasil masuk Top 7 dari 97 peserta pada cabang Olimpiade Nahwu dan Shorf.

Ketua Panitia Festival Zukhruf 2025, Salman Al Farisi, menjelaskan bahwa persiapan acara telah dilakukan sejak bulan Juni. “Kami merancang konsep sejak beberapa bulan lalu, mulai dari pembentukan panitia, penyusunan lomba, hingga koordinasi dengan kampus dan peserta luar daerah. Semua panitia berusaha agar festival kali ini lebih meriah daripada tahun sebelumnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, Festival Zukhruf bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah untuk menyalurkan kreativitas dan mempererat ukhuwah antar pecinta bahasa Arab. “Harapannya, kegiatan ini bisa terus berkembang hingga ke jenjang internasional dan melahirkan generasi yang mencintai bahasa Arab sebagai bahasa yang indah dan penuh nilai seni,” jelasnya.

Capaian para delegasi Gontor ini menjadi bukti komitmen lembaga dalam membina santri berprestasi dan berwawasan global. Dengan semangat dan kemampuan bahasa yang kuat, mereka terus membawa nama Gontor di kancah nasional dengan penuh dedikasi.

(Kontributor : Raka, Editor : Winka, Alif)

Related Articles :

PMDG Kampus Pusat Raih Juara Language Quiz Gontor Language Championship 2025

PMDG Kampus Pusat Raih Emas Tenis Meja Ganda, Final Sengit Lawan La-Tansa

Gontor Raih Prestasi Gemilang di Ajang GEKA 2024

Pelatihan Pembina Pramuka Gontor Kampus 12 Cetak Kader Pendidik Berjiwa Pemimpin

0

RIAU — Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 12 menggelar Pelatihan Pembina Pramuka yang berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 7–9 Jumadal Ula 1447 H atau bertepatan dengan 29–31 Oktober 2025 M, di Lapangan Utama PMDG Kampus 12, Desa Lubuk Jering, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, Riau.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Pengasuh PMDG Kampus 12, Al Ustadz Himmah Azhar Lathif, S.Th.I., serta dihadiri oleh Wakil Direktur PMDG Kampus 12, Al Ustadz Rifqi Inani, M.Pd., dan Guru Senior, Al Ustadz H. Suroso Hadi. Peserta pelatihan terdiri dari santri kelas 5 KMI yang bertugas sebagai pembina Pramuka di lingkungan pondok.

Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bagian integral dari sistem pendidikan PMDG. Tujuannya adalah mendidik dan mempersiapkan kader pembina yang mampu menanamkan nilai-nilai kepanduan dalam pembinaan santri, sekaligus menumbuhkan jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, dan pengabdian.

“Pelatihan Pembina Pramuka di Gontor bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler, melainkan proses pembentukan insan pendidik yang berkarakter, berjiwa pemimpin, dan siap mengabdi untuk agama, nusa, dan bangsa,” ujar salah satu panitia pelaksana.

Selama tiga hari, peserta mengikuti berbagai kegiatan menarik seperti pelatihan dasar kepembinaan, pemaparan materi oleh pemateri berkompeten, latihan keterampilan, permainan edukatif, hingga jelajah alam. Seluruh kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan suasana kebersamaan, mencerminkan semangat kepramukaan yang ceria dan mendidik.

Sebagai puncak kegiatan, diadakan malam unggun gembira yang menjadi ajang penampilan kreativitas dan refleksi kebersamaan antar peserta. Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol semangat “scout is a jolly game” yang menunjukkan bahwa Pramuka adalah permainan yang menggembirakan dan mendidik.

Dalam penutupan acara, Al Ustadz Himmah Azhar Lathif, S.Th.I. menyampaikan rasa syukur atas suksesnya kegiatan serta menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai pondok dalam setiap aktivitas.

“Alhamdulillah acara ini dapat terlaksana dengan keadaan sehat setelah serangkaian kegiatan pelatihan dan permainan. Oleh karena itu, acara kepramukaan ini benar-benar dapat dikatakan scout is a jolly game, karena dilaksanakan dengan penuh kegembiraan,” tutur beliau.

“Dan alhamdulillah, acara ini dapat terlaksana disertai dengan nilai-nilai pondok di dalamnya, sebagaimana syiar pondok kita; Al-Muhafadzah ‘ala al-qiyam, wat taghyir ilal kamal (menjaga nilai-nilai dan perubahan menuju kesempurnaan),” tambahnya.

Pelatihan Pembina Pramuka menjadi langkah nyata Gontor dalam mencetak kader pendidik yang siap mengabdi dan memimpin dengan nilai-nilai keislaman dan kepondokan.

Melalui pelatihan ini, diharapkan para pembina Pramuka di lingkungan PMDG Kampus 12 mampu meneruskan tradisi pendidikan pondok yang menekankan pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan.

(Berita : Aryyo, Foto : Alwi, Reviewer : Winka, Alif)

Related Articles :

PMDG Kampus 12 Gelar Haflatu Tilawatil Qur’an, Teguhkan Komitmen Pendidikan Qur’ani Santri

Peringati Tahun Baru Islam, PMDG Kampus 12 Gelar Malam 1 Muharram Penuh Hikmah

Penutupan PORSENI PMDG Kampus 12: Aligarh Raih Juara Umum, Tanamkan Nilai Kepemimpinan dan Sportivitas Santri

Pimpinan PMDG Beserta Jenderal Badrodin Haiti Resmikan Masjid Jami’ Baitul Arqom di Jember

0

JEMBER — Pondok Pesantren Baitul Arqom Balung menggelar Silaturahim Nasional dan Peresmian Masjid Jami’ Baitul Arqom, Ahad (26/10) pukul 09.00 WIB. Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Drs. K.H. M. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed., serta Kepala Kepolisian Republik Indonesia periode 2015–2016, Jenderal Polisi (Purn) Drs. H. Badrodin Haiti. Turut hadir para wali santri, wali murid, serta pimpinan pondok pesantren dari berbagai wilayah Jember dan sekitarnya.

Peresmian Masjid Jami’ ditandai dengan pengguntingan pita secara simbolis oleh Kiai Akrim, Jenderal (Purn) Badrodin Haiti, dan pimpinan Pondok Baitul Arqom. Usai prosesi, para tamu undangan meninjau bagian dalam masjid yang kini menjadi warisan keluarga besar Baitul Arqom.

Kegiatan dilanjutkan di Balai Pendidikan Pondok Pesantren Baitul Arqom dengan penandatanganan prasasti peresmian masjid serta penyampaian sambutan dan nasihat dari para masyaikh. Acara tersebut diikuti oleh 1.077 santri, menambah semarak dan kekhidmatan suasana.

Dalam sambutannya, Jenderal (Purn) Badrodin Haiti menekankan pentingnya pendidikan menyeluruh untuk membentuk generasi tangguh. “Kita harus mampu mendidik anak didik menjadi generasi yang intelek agar siap menghadapi masa depan,” ujar beliau.

Sementara itu, Kiai Akrim dalam tausiyahnya menegaskan nilai-nilai pendidikan khas pesantren yang menyeimbangkan antara ilmu, adab, dan kehidupan.

“Pondok pesantren ini berdiri satu tahun setelah Gontor diwakafkan, yaitu pada tahun 1959. Pondok mengajarkan etika; semua yang ada di pesantren adalah bagian dari pendidikan. Kita membangun miliu kehidupan, semua kegiatan harus diikuti karena itu adalah kurikulum. Sebesar keinsyafanmu, sebesar itu pula keberuntunganmu,” tutur beliau.

Acara Silaturahim Nasional dan Peresmian Masjid Jami’ Baitul Arqom ditutup dengan doa bersama, sebagai ungkapan syukur atas berdirinya masjid yang diharapkan menjadi pusat ibadah sekaligus pusat pembinaan karakter bagi santri dan masyarakat sekitar.

Berita : Staf Sekretaris Pimpinan PMDG
Foto : Staf Sekretaris Pimpinan PMDG
Reviewer : Biro Hubungan Masyarakat PMDG

Related Articles :

Pimpinan PMDG Ajak Alumni dan Pramuka Muslim Ramaikan WMSJ 2025

Pimpinan PMDG Hadiri Pembukaan Harlah Setengah Abad Pondok Pesantren Mamba’us Sholihin Gresik

“Semua Adalah Mujahid”: Amanat Pimpinan PMDG dalam Apel Tahunan Khutbatu-l-‘Arsy