Home Blog Page 211

Keseruan dalam Pembina Gembira

0

Gontor-Kamis siang (27/2), bertepatan dengan acara Ambalan Gembira, Mabikori (Majelis Pembimbing Koordinator) mengadakan acara Pembina Gembira bagi siswa kelas 5 KMI. Bertempat di depan Gedung Al-Azhar dan Syiria, acara ini diikuti oleh segenap pembina adika penegak sebagai peserta, dan pembimbing dari wali kelas sebagai juri.

Event ini digelar dengan berbagai macam perlombaan yang menguji skill kepramukaan, keterampilan, dan ketangkasan, seperti Pioneering, Table Soccer, Marble on The Board, Tarik Tambang, dan Duel Sarung. Tentunya semua ini mereka ikuti dengan penuh keceriaan, keseruan, dan kebersamaan. Di akhir acara diadakan sesi hiburan, yaitu perlombaan tarik tambang dan duel sarung antara pembina dengan para wali kelas. Suasana menjadi lebih sejuk dan hidup dikala rintik hujan mulai turun membasahi bumi. rukh

Penuh Dengan Kreasi, Galeri Perfotoan Siswa Akhir KMI 2020 Prominent Generation

0

GONTOR – Prominent Generation, Generasi Terkemuka, generasi yang mampu berjuang pada garda terdepan dalam menjunjung tinggi nilai-nilai, ideologi, sistem, dan program-program Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG).

Islam kini bukanlah kekurangan pemeluk, namun Islam kini kekurangan generasi yang ingin muncul ke permukaan menegakkan ajarannya dan terdepan dalam mendidik umatnya, Islam membutuhkan generasi “Mundzirul Qaum”.

Menjadi yang terdepan berarti memikul amanah yang tak ringan, menjadi yang terkemuka berarti harus menjadi suri tauladan yang sempurna. Bismillah, semoga Allah SWT senantiasa meridhoi segala apa yang Pondok cita-citakan, serta apa yang kita hajatkan dan usahakan… Allahumma Aamiin…

Ujian Pelajaran Sore; Langkah Awal ujian Akhir Tahun

0

Karangbanyu – Sebagai langkah awal untuk menghadapi ujian akhir tahun, Gontor Putri Kampus 3 disibukkan dengan ujian pelajaran sore yang laksanakan pada Jum’at, (21/2) –Rabu (26/2).

Peserta ujian pelajaran sore adalah siswi kelas 1–5 KMI. Bagi siswi kelas 1-4 KMI ujian dilaksanakan pada siang hari sebagaimana waktu pelajaran sore berlangsung serta diawasi oleh dua sampai tiga orang ustadzah dan dua orang siswi kelas 5 untuk setiap ruangannya. Sedangkan untuk siswi kelas 5, ujian mereka dilaksanakan pada malam harinya. Dan yang menjadi pengawasnya adalah seluruh ustadzah pembimbing kelas 5.

Suasana Ujian Pelajaran Sore di Gontor Putri Kampus 3

Ujian berlangsung selama 6 hari. Hari pertama dimulai dengan ujian lisan dengan mata pelajaran Bahasa Inggris khusus bagi siswi kelas 1 dan 1 intensif. Materi-materinya yaitu : Conversation, English Course, Vocabularies dan Dictation. Penguji ujian lisan adalah 2 orang ustadzah dan 2 siswi kelas 5 di setiap ruangan ujian, yang mana siswi kelas 5 menjadi penguji untuk pertama kalinya.Sedangkan pada hari berikutnya, siswi melaksanakan ujian tulis berdasarkan jadwalnya di setiap angkatan. Beberapa materinya adalah : Muthola’ah, English Course, Nahwu, Shorf, Imla’, Al-Qur’an, Tamrinat dan Tamrin Lughoh.

Dengan adanya ujian pelajaran sore, diharapkan agar siswi mulai menghidupkan kesemangatan dan ketekunan belajar, sehingga siswi segera mempersiapkan ujian lisan dan ujian tulis akhir tahun yang telah berda di ambang pintu. Qurrotulaini

UNIDA Gontor Gelar Wisuda Sarjana dan Pasca Sarjana ke-34

0

SIMAN–Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor menyelenggarakan rapat senat terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana dan Pascasarjana ke-34. Kali ini UNIDA Gontor mewisuda 94 mahasiswa/i. Berdasarkan Surat Keputusan Rektor UNIDA Gontor tentang yudisium mahasiswa Program Sarjana dan Pasca Sarjana tahun akademik 1440-1441, terdapat 7 program studi yang mengikuti wisuda: Fakultas Tarbiyah mewisuda 15 orang mahasiswa/i, Fakultas Ushuluddin 12 orang mahasiswa/i, Fakultas Syariah 1 wisudawan, Fakultas Ekonomi dan Manajemen 19 orang mahasiswa/i, Fakultas Humaniora 7 orang mahasiswa/i, Fakultas Sains dan Teknologi 14 orang mahasiswa, Fakultas Ilmu Kesehatan 23 orang mahasiswa, dan Pascasarjana 1 orang wisudawan.

Acara ini dilaksanakan pada hari Ahad, (23/2) yang dihadiri oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Ketua-ketua Lembaga PMDG, dan seluruh civitas akademika UNIDA Gontor.  Hadir pula Prof. Dr. R. Siti Zuhro, M.A. dari LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) sebagai orator ilmiah. Para wali wisudawan dan wisudawati juga turut mengikuti prosesi wisuda hingga akhir acara dengan khidmat.

Bapak Rektor, Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. menyampaikan bahwa beliau dan seluruh jajaran dosen sangat bersyukur dan berbangga hati dengan hasil kelulusan ini. Beliau menginginkan para sarjana tidak berhenti sampai disini, namun harus mampu memberi dampak yang positif bagi masyarakat di masa yang akan datang. “Kalian adalah orang yang berharga, oleh karena itu hargailah diri kalian. Tapi, jangan minta dihargai. Hargailah diri kalian dan tempatkan diri di tempat yang berharga” tambah Prof. Amal.

Pada wisuda kali ini UNIDA memberikan apresiasi dan penghargaan kepada 3 mahasiswa/i teladan. Mereka ialah Jannita Nanda Solichatin dari Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dengan indeks prestasi komulatif (3,62), Selma Ferena dari Prodi Manajemen dengan indeks prestasi komulatif (3,72) dan Nurul Ilmi Sani dari Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dengan indeks prestasi komulatif (3,33). Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan gabungan dari nilai IPK dan nilai IPKS. Selain itu ada pula penghargaan skripsi terbaik yang diberikan kepada  Muhammad Atho’ul Ghufron dari Prodi Hubungan Internasional. Muis

Usbu’u Dirosah fi Kutub al-Turost kelas 5

0

Karangbanyu – Untuk melatih kecakapan santriwati dalam membaca dan memahami kitab kuning, maka pada hari Rabu, (11/12)  diadakanlah Fathul Kutub bagi seluruh siswi kelas 5 sejumlah 403 orang dengan 75 orang pembimbing. Acara ini bertempat di Auditorium dan berlangsung selama 5 hari. Acara ini ditutup pada hari Senin (16/12)

Dalam Fathul Kutub ini siswi kelas 5 KMI mendapatkan banyak pengetahuan tentang beberapa permasalahan berupa Fiqh, Tafsir, Tauhid, dll. Yang kemudian permasalahan itu didiskusikan bersama satu kelompok. dan dipresenatsikan didepan ustadzah dan teman satu kelompok, Nilai dilihat dari hasil presentasi permasalahan tersebut .Waf-Azz

PERSATUKAN BHINEKA DENGAN MISS KHATULISTIWA

0

Gontor Putri Kampus 3 – Indonesia adalah bangsa yang terdiri dari berbagai macam suku dan bangsa. Begitupula santriwati Gontor yang memiliki beragam daerah dari sabang hingga merauke. Guna menyatukan santriwati dari berbagai daerah, Gontor Putri Kampus 3 mengadakan perlombaan antar konsulat yang terdiri dari divisi keilmuan yaitu Miss Khatulistiwa.

            Peserta perlombaan Miss Khatulistiwa diawali dengan beberapa santriwati dari konsulat kecil yang kemudian diselesksi hingga terwakilkan satu orang tiap konsulat besar yaitu : Jawa Tengah; Jawa Timur; Jawa Barat; Banustra; Kalimantan; Luar Negeri. Acara ini diadakan pada hari Sabtu ( 30/11) pada pukul 20.00 WIB-Selesai dan bertempatkan di Auditorium.

Pemenang Miss Khatulistiwa ( Avini Vuan )

            Miss Khatulistiwa adalah perlombaan guna menunjukan bakat santriwati diberbagai bidang berdasarkan daerah hingga dapat menerapkan semboyan kita yaitu Bhineka Tunggal Ika yang berbunyi berbeda-beda tetapi tetap satu juga. Dan perlombaan ini  diraih oleh Avini Fuan perwakilan dari konsulat Jawa Barat. Waf-Azz

dr. Marhamah: Mau Sehat? Khusyuklah Saat Shalat!

0

RIMBO PANJANG – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) memiliki 4 moto yang selalu digaungkan dan diaplikasikan di berbagai kesempatan. Moto PMDG yang pertama adalah berbadan sehat. Untuk menjadi kader penerus perjuangan umat haruslah memiliki badan yang sehat.

Sebagai bentuk penanaman moto yang pertama, PMDG Putri Kampus 7 mengadakan seminar tibbun nabawi. Ahad (16/2), BKSM mengundang dr. Marhamah Umar untuk meyampaikan materi tersebut. Bertempat di Sahah Taasi, 150-an hadirin memadati lokasi sekitar pukul 14.00 WIB.

Dalam kesempatan tersebut, dr . Marhamah yang juga alumni PMDG Putri tahun 1996 mengajak para hadirin untuk meningkatkan kualitas hidup dalam bidang kesehatan dengan mempraktikkan dasar pengobatan ala Rasulullah (Tibbun Nabawi). Khusyuk saat shalat, gerakan sholat yang sesuai ajaran Rasul, pola tidur dan pola makan yang teratur menjadi unsur yang menunjang kondisi kesehatan. Farouq

Bina Daya Kreasi Generasi Milenial Lewat Pidato Akbar, MHQ, HTQ, dan Lomba Marawis

0

RIMBO PANJANG – Daya kreatifitas generasi milenial berkembang cukup pesat seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi. Seribuan santriwati yang sedang mengenyam pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 7 pun demikian. Mereka datang dari berbagai latar belakang. Masing-masing memiliki daya kreatifitas yang sangat perlu untuk dikawal, dibina, dan diarahkan. Salah satu bentuk usaha pembinaan tersebut adalah dengan mengadakan kegiata lomba Pidato Akbar, MHQ, MTQ, dan Lomba Marawis.

Ahad (9/2), Pidato Akbar (PA) dimulai dengan seleksi peserta di masing-masing kelompok latihan pidato. PA terbagi dalam dua kategori, yaitu kategori sighar dan kibar. Peserta PA kategori sighar terdiri dari santriwati kelas 1, 1 Int. dan 2. Sedangkan partisipan kategori kibar adalah santriwati kelas 3, 3 Int. dan 4.

Dari penyeleksian awal hingga menjelang babak final, terpilih 6 finalis yang akan berpidato dalam bahasa Arab, Inggris, dan Indonesia. Kualitas isi pidato, retorika, semangat, dan tingkat percaya diri adalah materi penilaian dewan juri. Grand Final diadakan selama dua hari. PA Sighar diadakan pada Kamis (13/2), sedangkan PA Kibar dilaksanakan pada Sabtu (15/2).

Haflatu Tilawatil Qur’an dibagi menjadi 2 kategori, kategori Mujawwadah dan Murottalah. Sebanyak 70 peserta yang terdiri dari 20 peserta Mujawwadah dan 50 peserta Murattalah harus melewati 3 kali tahap seleksi. Usai tahap penyeleksian, panitia memperoleh 6 finalis mujawwadah dan 8 finalis murattalah.

Lomba Hifdzu Qur’an juga terbagi menjadi 2 kategori, yaitu: hafalan 1 jus dan hafalan 2 juz. Dari 39 peserta yang berpartisipasi dalam lomba ini (9 hafidzah 2 juz dan 30 hafidzah 1 juz), setelah 3 kali proses seleksi, terpilihlah 5 hafidzah 2 juz dan 3 hafidzah 1 juz. Ahad (16/2) Grand Final Haflatu Tilawatil Qur’an dan Lomba Hifdzu Qur’an digelar.

Kemudian Festival Marawis, diikuti oleh kelompok dari masing-masing angkatan. Peserta marawis berjumlah minimal 30 orang untuk setiap angkatan. Para peserta tampil di setiap acara Grand Final, mulai dari Final PA Sighor, PA Kibar sampai Final Haflatu Tilawatil Qur’an dan Hifdzul Qur’an. Para finalis memainkan alat-alat marawis dan diiringi dengan tarian ala timur tengah dan nyanyian-nyaian bernuansa religi. Pemenang di Festival Marawis ini diumumkan pada Grand Final Haflatu Tilawatil Qur’an dan Hifdzul Qur’an. Nee

Daftar para pemenang:
1.PA KIBAR
a.Bahasa Arab
1.Indah Rajwa, 4B
2.Dwi Andani, 3D
3.Syakira Azzahra, 3B
b.Bahasa Indonesia
1.Dwi Isma, 3D
2.Lisa Viviana, 3 Int. C
3.Siti Afifah, 4E
c.Bahasa Inggris
1.Alya Muthmainnah, 4D
2.Suci Rimahita, 3B
3.Zisyah Maudi, 3 Int. B
2.PA SIGHAR
a.Bahasa Arab
1.Kharisma Sulistya, 1 Int. C
2.Humairoh, 2F
3.Ifa Nisfatul, 2B
b.Bahasa Indonesia
1.Lailatul Nur, 2D
2.Thiwi Pramukti, 1C
3.Annisa Mutiara, 1L
c.Bahasa Inggris
1.Afni Muhaya, 2C
2.Zakia Medina, 2H
3.Maulidya Rohmatika, 1C
3.HAFLAH TILAWATIL QUR’AN
a.Mujawwadah
1.Tiara Hidayah, 1 Int. C
2.Sania Syafira, 3B
3.Cintella Asia, 4B
b.Murattalah
1.Khansa, 1 Int. C
2.Hayya Nabila, 2C
3.Zhafira Nur, 3B
4.HIFDZUL QUR’AN
a.Juz 29 dan 30
1.Talitha Arika, 1B
2.Putri Permata, 4B
3.Sahrani Aulia, 3 Int. C
b.Juz 30
1.Salma Qanita, 2B
2.Firda Rofiana, 1 Int. B
3.Wan Fadilatul Laila, 1 Int. B
5.FESTIVAL MARAWIS
1.Kelas 1 Intensif
2.Kelas 3
3.Kelas 3 Intensif
`

Bina Pengurus Baru, Pengasuhan Adakan Pelatihan Berorganisasi

0

RIMBO PANJANG – Menjadi pengurus OPPM (Organisasi Pelajar Pondok Modern) dan KGP (Koordinator Gerakan Pramuka) bagi sebagian besar santriwati kelas lima adalah pengalaman baru, berharga sekaligus berat. Mengingat cakupan tanggungjawabnya yang lebih luas daripada saat mereka masih bertugas sebagai pengurus rayon.

Untuk membina para pengurus baru, Pengasuhan Santri mengadakan kegiatan pelatihan berorganisasi. Sehingga dengan demikian, penegakan disiplin dan pengawalan santriwati bisa lebih efektif dan efisien. Kegiatan ini berlangsung selama 4 hari, dari Ahad hingga Rabu (9-12/2).

Pesertanya adalah seluruh santriwati kelas lima yang berjumlah 139 orang. Panitia mengusung enam materi selama 4 hari pelaksanaan kegiatan tersebut, yaitu: Islamic Leadership (Ustdh. Yopie Rifkillah), Manajemen Komunikasi dalam Organisasi (Ustdh. Rani Karya Fitri, S.I.Kom.), Perilaku Organisasi (Ust. M. Jamaluddin, M.Pd.I.), Profil Sekertaris, Fungsi dan Tugasnya dalam Organisasi, dan Tata Cara Menulis Proposal (Ust. Farouq Muh. Syarif, S.Fil.I.), Profil Bendahara, Fungsi dan Tugasnya (Ustdh. Laras nur Avisah) Administrasi, Korespondensi, dan Kearsipan (Ust. M. Adnan Asyahibi, Lc).

Usai seluruh narasumber menyampaikan materinya, panitia mengadakan tes tertulis. Dengan harapan, materi-materi yang disampaikan benar-benar dapat dipahami dan dicerna dengan baik. Sehingga aplikasinya dalam berorganisasi dapat berjalan konsisten. Farouq

Kenalkan Cara Berhaji, KMI Adakan Manasik

0

GONTOR–Kulliyyatul Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kembali mengadakan praktIk manasik haji. Sebelum acara ini dimulai, terlebih dahulu diadakan bimbingan dan praktik bagi para guru yang terlibat dalam mensukseskan kegiatan ini. Mereka dibimbing dan dipandu oleh Al-Ustadz H. Muhammad Nur, Lc. Yang dibantu oleh beberapa staf KMI Pada hari Kamis (13/2) lalu. Kegiatan ini berlangsung selama tujuh hari, dimulai pada Sabtu (15/2) dan berakhir pada Sabtu(22/2).

Demi ketertiban jalannya kegiatan ini, staf KMI telah mengatur jadwal bagi tiap-tiap kelas. Setiap hari, dua kelas dari kelas satu melaksanakan praktek manasik haji pada jam pelajaran pertama sampai jam pelajaran kedua. Dilanjutkan pada jam ketiga dan keempat oleh dua kelas dari kelas satu intensif. Demikianlah kegiatan ini berlangsung hingga hari ketujuh. Berurutan setiap kelas menurut abjadnya

Kegiatan manasik haji merupakan kegiatan yang wajib dilaksanakan setiap tahunnya, karena termasuk kedalam salah satu kurikulum pembelajaran santri khususnya pada materi fiqih, yaitu bab haji yang diajarkan pada kelas 1, 1 intensif dan kelas 2 KMI dengan menggunakan bahasa arab. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan santri tentang tata cara berhaji, Bacaan talbiyah “Labaikallahumma labbaik, labbaika laa syarika laka labbaik” santri,  menunjukan  kesemangatan dalam melaksakan rentetan manasik haji di pagi yang cerah.AbuFariz