Home Blog Page 210

Ujian Lisan sebagai Sarana Pelatihan Mental Santriwati

0

Mantingan-(11/3) Kegiatan belajar mengajar di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 ini telah usai, hal ini merupakan tanda bahwa ujian lisan dan ujian tulis akan berlangsung. Hal yang sangat ditunggu-tunggu, karena suasana pondok sangat berbeda dengan hari-hari biasanya. Ketekunan santriwati tampak terlihat ketika belajar, keseriusan santriwati pun tertera jelas di raut wajahnya. Demi membawa hasil yang memuaskan untuk kedua orang tuanya. Tak heran jika semangat belajar santriwati sangat berkobar di pekan terakhir ini.

            Ujian lisan tahun ajaran 1440-1441 H dimulai pada hari Rabu, (11/03.20). Seperti biasanya, penguji ujian lisan dari ustadzah dan santriwati kelas 6. Sedangkan pelaksana ujian adalah kelas 1 sampai kelas 5 KMI. Materi ujian adalah Al-Qur’an, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Sedangkan untuk materi yang diujikan dalam Al-Qur’an (qira’atul Qur’an, tajwid, ibadah qouliyah dan ibadah amaliyah), untuk materi Bahasa Arab (Muthala’ah, mahfudzot, nahwu, shorf, muhadatsah dan tarjamah), untuk materi Bahasa Inggris (reading, grammar, vocabularies, translation, dan dictation). Ujian lisanpun berakhir hingga Ahad, (22/03/20).

<

            Pendidikan di Gontor sangat melatih mental santriwati, salahsatunya di ujian lisan ini. Melatih mental yang mana membuat santriwati pede dalam menjawab pertanyaan dari penguji dan melatih juga agar santriwati berani dalam menjawab pertanyaan. Tak hanya itu, ujian lisan ini juga merupakan bekal santriwati dalam menghadapi ujian tulis.

Semangat santriwati akan berkobar dengan sendirinya ketika masa ujia tiba, dengan berprinsip “kalau tak sekarang kapan lagi?” Maka dengan ujian lisan ini, PMDG Putri 1 berharap yang terbaik untuk santriwati. Begitulah Gontor yang selalu mengedepankan pendidikan dan pengajaran santriwati. Andi Ghariza

Kuning Angsana Sambut Hari Bahagia

0

RIMBO PANJANG – Angsana yang tumbuh tepat di depan lokasi ujian tulis Siswi Akhir KMI, lama tak berbunga. Kini, kuning bunga Angsana kembali merekah, seolah ikut bahagia dengan pencapaian mereka. Tetes haru air mata mengalir deras, senyum sumringah mekar lebar, pekik takbir dan hamdalah menggema sesaat setelah bel tanda akhir ujian berdentang.

Untuk menjadi alumni, Siswi Akhir KMI harus melewati tahapan-tahapan ujian yang cukup panjang dan berat. Diawali dengan ujian praktik mengajar, ujian lisan, dan ujian tulis. Dalam ujian tulis, ada kurang lebih 30 pelajaran yang diujikan selama 15 hari. Setiap harinya mereka berhadapan dengan dua materi pelajaran. Tiap materi terdiri dari dua hingga enam buku, karena materi ujian mereka mencakup seluruh materi yang pernah diajarkan dari kelas satu hingga kelas 6.

Hari Ahad (8/3) ujian tulis Siswi Akhir KMI selesai. Dengan berakhirnya ujian tulis, maka berakhirlah semua tahapan-tahapan ujian akademis. Namun, setelahnya masih banyak lagi ujian-ujian mental yang terbungkus dalam berbagai tugas dan tanggung jawab.

Siswi Akhir KMI merayakan berakhirnya rentetan ujian ini dengan sujud syukur berjama’ah bersama para guru pembimbing. Usai melaksanakan sujud syukur, Siswi Akhir KMI kembali berkumpul untuk mendengar pesan dan nasihat dari Bapak Wakil Direktur KMI dan Bapak Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 7. Nee

Perfotoan Antarangkatan Pupuk Ukhuwah di Kalangan Santriwati

0

RIMBO PANJANG – Jum’at pagi (28/2), hiruk pikuk di komplek Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 7 membuncah sejak dini hari. Santriwati tiap angkatan sibuk mempersiapkan segala ornamen hiasan untuk perfotoan antarangkatan pagi itu.

Sekitar pukul 08.00 WIB, kegiatan tersebut dimulai. Ditemani beberapa dewan guru, santriwati kelas 5 mendapat kesempatan pertama untuk diambil gambarnya berikut dengan pose-pose khas mereka.

Pengambilan gambar dilaksanakan di tiga tempat berbeda. Santriwati kelas 5, 3, dan 4 bertempat di depan Gedung Palestina. Santriwati kelas 1 dan 2 berlokasi di depan Gedung Yordania. Sedangkan gerbang depan pondok menjadi lokasi bagi santriwati kelas 1 intensif dan 3 intensif. Secara bergantian, tiap angkatan menempati lokasi mereka dengan tertib sesuai arahan panitia.

Usai pengambilan gambar di masing-masing tempat, tiap kelas kemudian mengadakan perfotoan secara mandiri bersama wali kelas dan para asisten kelas. Farouq

Pimpinan PMDG Beri Pengarahan Terkait Ujian Lisan Semester 2

0

GONTOR—Senin (10/3), Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mengadakan acara Pengarahan Ujian Lisan untuk Bapak Guru dan Siswa Kelas 6 KMI. Acara tersebut diselenggarakan pada pukul 07.00 WIB hingga pukul 11.30 WIB di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). Selain para guru Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) di PMDG Kampus Pusat, turut hadir pula para guru KMI di PMDG Kampus 2, Madusari, Siman, Ponorogo.

Dalam kesempatan itu, Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal menyampaikan beberapa pesan dan nasehat kepada para guru dan siswa kelas 6 yang akan mendapat tugas di beberapa pos ketika pelaksanaan Ujian Lisan Semester II tahun ajaran ini. Selain Pimpinan Pondok, Direktur KMI, K.H. Masyudi Subari, M.A. juga membacakan beberapa maklumat terkait pelaksanaan Ujian Lisan kali ini.

Ujian Lisan di PMDG Kampus Pusat akan berjalan selama 10 hari, dimulai pada hari Rabu (11/3), setelah hari sebelumnya diadakan pemeriksaan i’dad atau persiapan bagi para penguji berupa buku-buku dan catatan yang berkaitan dengan mata pelajaran yang diujikan.

Ujian Lisan kali ini bertepatan dengan rentetan acara Peringatan Peristiwa Sembilan Belas Maret 1967 (PERSEMAR). Meskipun begitu, ujian tetap berjalan sebagaimana mestinya karena telah disesuaikan dengan jadwal dan kegiatan yang berkaitan dengan pelaksanaan Ujian Lisan Semester II tahun ini. #brada

Siswa Akhir KMI Adakan Haflatu Tasyakkur Usai Ujian Akhir

0

Siswa Akhir KMI Adakan Haflatu Tasyakkur Usai Ujian Akhir

DARUSSALAM– Ujian tulis gelombang kedua siswa akhir Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) yang berlangsung sejak pertengahan bulan Februari lalu berakhir pada hari ini, Ahad (8/3) pagi. Setelah selesainya pelaksanaan ujian pada pukul 08.45 WIB, para siswa bergegas menuju Masjid Jami’ untuk mengadakan sujud syukur bersama, sebelum kemudian dilanjutkan dengan haflatu tasyakkur yang diadakan di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM).

Acara tersebut dihadiri oleh Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Bapak Direktur KMI beserta wakilnya, dan beberapa dewan guru senior. Dalam sambutannya, Bapak Pimpinan menyampaikan bahwa dewasa ini sudah mulai banyak yang melirik untuk menjadi santri, dan kita selaku bagian dari keluarga besar pesantren harus bersyukur atas itu. “Sami’na wa atha’na nya santri kepada kiai itu karena naksir surga. Karena kiainya berijtihad, dan karena ada syara’. Karena kiai ada keteladanan dan ada kedisiplinan,” begitulah salah satu kutipan nasihat beliau, ketika menjelaskan keistimewaan kepatuhan seorang santri kepada kiainya.

Usai nasihat dari Bapak Pimpinan, sambutan selanjutnya disampaikan oleh Bapak Direktur KMI, KH. Masyhudi Subari, M.A., yang dalam pidatonya beliau menekankan bahwa meskipun ujian akhir sudah berlalu, namun ujian yang sesunguhnya masih akan terus berlanjut. “Setelah ini masih ada penulisan paper, kemudian ada pengecekan buku, dan berikutnya adalah rihlah tarbawiyyah. Kemudian dilanjut lagi dengan pembekalan, lalu sebelum malam terakhir antum di acara haflatul wada’, masih ada khutbatul wada” jelas beliau, mengurutkan semua rentetan kegiatan kelas enam setelah ujian akhir. Beliau juga menerangkan bahwa untuk tahun ini ada tambahan penilaian yang akan masuk ke dalam nilai kelulusan, yaitu nilai rihlah tarbawiyyah yang pada tahun-tahun sebelumnya tidak dinilai.

Perfotoan Siswa Akhir KMI Setelah Selesainya Ujian Nihaiy
Perfotoan Siswa Akhir KMI Setelah Selesainya Ujian Nihaiy

Jumlah keseluruhan siswa kelas enam yang mengikuti rentetan ujian akhir hingga hari ini berjumlah 3181 siswa, dengan rincian 1594 santri putra dan 1587 santriwati putri. Dalam ujiannya yang berlangsung selama total 51 hari sejak ujian gelombang pertama, semua rentetannya diadakan secara serempak di seluruh kampus Pondok Modern Darussalam Gontor, baik yang putra maupun yang putri, hingga hari akhir ujian sekaligus haflatu tasyakkur pada Ahad (8/3) pagi ini. Selain itu, selama ujian gelombang kedua berlangsung, tidak ada siswa kelas enam yang diuji dalam keadaan sakit. “Alhamdulillaah selama ujian gelombang kedua ini tidak ada yang sakit. Tidak ada yang harus melaksanakan ujian sambil berbaring di atas kasur. Itu berarti antum pintar membagi waktu, pintar memporsi kapan untuk belajar dan kapan untuk beristirahat,” ujar beliau, mengungkapkan rasa kesyukuran beliau yang sangat tinggi.

Setelah usai dari haflatu tasyakkur, acara dilanjutkan dengan perfotoan bersama seluruh siswa kelas enam dengan guru-guru senior dan dewan pembimbing di depan tangga Masjid Jami’, kemudian berkumpul dengan wali kelas masing-masing untuk pembagian konsumsi ringan, menjadi penghibur para siswa atas selesainya masa ujian yang panjang.

Sujud Syukur Tandai Selesainya Ujian Siswi Akhir KMI 2020

0

Gontor Putri Kampus 3 – Rentetan kegiatan ujian siswi akhir KMI yang dimulai dengan Amaliyatuttadris selama 10 hari, dilanjutkan ujian lisan selama 10 hari dan ujian tulis selama 12 hari telah selesai tepat hari ini, Ahad, (8/3). Pelajaran Nisaiyyah menjadi materi ujian tulis terakhir yang mereka ujiankan. Tepat pada pukul 12.30 WIB bel tanda berakhirnya ujian terdengar nyaring, mereka pun dengan segera mengumpulkan kertas jawaban kemudian kembali duduk untuk mendengarkan pengarahan oleh bapak wakil pengasuh Al-Ustazd Suwarno TM dan bapak wakil direktur KMI Al-Ustadz Muhammad Fauzi. Usai menerima pengarahan dari beliau, 483 siswi akhir KMI beserta guru-guru pengawas ujian dan pembimbing kelas 6 bersiap melangkahkan kaki menuju masjid Khodijah untuk melaksanakan sujud syukur atas berakhirnya seluruh rentetan ujian ini. Ujian yang cukup panjang tersebut tidak lain bertujuan untuk mempersiapkan generasi baru atau para alumni yang intelek, kuat mental dan siap menyebarkan ilmunya, meninggikan kalimat tauhid ke selruh Indonesia bahkan dunia.

Suasana Pengarahan usai ujian tulis siswi akhir KMI oleh Al-Ustadz Suwarno TM

Selesainya ujian tulis inipun bertepatan dengan hari akhir masuk kelas bagi siswi kelas1-5. Hal ini menandakan sebentar lagi mereka akan menghadapi ujian akhir tahun sebagai penentu kenaikan kelas. Fikra91

Suasana Ujian Tulis Siswa Akhir KMI 62020 Gelombang Kedua

0

GONTOR – Kamis (20/02/2020) pagi, dimulailah babak baru ujian siswa akhir KMI Prominent Generation, yaitu ujian tulis gelombang kedua. Ujian yang bisa dikatakan paling memforsir banyak tenaga dan fikiran. Betapa tidak, santri kelas 6 harus membaca, memahami, dan menghafalkan seluruh materi dari kelas 1 sampai dengan kelas 6 pada tiap pelajarannya.

Memang jika hanya memikirkannya saja, akan terasa begitu berat. Tapi mereka menjalaninya dengan penuh semangat, karena ada teman-teman yang merangkulnya, dan guru-guru yang senantiasa menemaninya, sembari percaya bahwa begitu banyak orang lain di luar sana yang mendoakannya.

Dunia adalah tempat ujian.
“Dialah yang menciptakan mati dan hidup, supaya menguji kamu, siapakah diantara kalian yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (Q.S. Al-Mulk: 2)

Sesungguhnya dunia ini memanglah tempat untuk ujian, tempat lelah, serta tempat berbagai kesulitan dan masalah. Allah menguji hambaNya, siapakah diantara mereka yang paling baik amalnya. Orang kaya diuji dengan hartanya, orang pandai diuji dengan ilmunya. Begitu pula di pesantren, para penuntut ilmu diuji atas penguasaannya terhadap ilmu yang telah diajarkan. Mereka diuji, siapakah diantara mereka yang baik persiapannya, sungguh-sungguh belajarnya, serta kuat tirakatnya. Karena sejatinya dengan ujian ini, Allah akan menaikkan derajat hambaNya.

Ya Allah… Jadikanlah kami, santri-santri yang dapat menguasai ilmu-ilmu agama, bahasa, dan umum ini sehingga mampu berdiri kokoh dalam menegakkan kalimat-Mu. Allahumma Aamiin…

YAUM AL-KHOT AL-‘ARABYY: Ajang Santriwati Mengenal Seni Kaligrafi

0

Jum’at (28/2) pukul 09.00 WIB, Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 menyelenggarakan acara “Yaum al-Khot al-Araby” yang melibatkan seluruh santriwati Darussalam.

Acara ini merupakan acara perdana yang diselenggarakan oleh pembimbing Markaz Khot dalam meningkatkan kualitas dan efektifitas pembelajaran khot di dalam kelas, serta menumbuhkan kecintaan santriwati pada seni kaligrafi Islam khususnya pada pelajaran khot. Tidak terpaku pada teori, di dalamnya juga tersajikan galeri seni (karya-karya khot), pajangan artikel yang bewawasan tentang khot, bazar perlengkapan alat-alat, dan juga pemesanan penulisan nama-nama menggunakan kaidah khot tertentu.

Pembukaan acara berupa sambutan oleh Ustadz Zainul Arifin di depan masjid mengundang antusiasme dari seluruh santriwati.  “Yaum al-Khot al-Araby” diawali dengan adanya halaqoh khottiyyah antar-angkatan yang berlangsung selama 45 menit, di mana santriwati belajar langsung bersama pembimbing bagaimana menulis tulisan berbahasa Arab dengan kaidah penulisan khot yang baik dan benar. Pengampu materi dalam halaqah ini yaitu  Ustadzah Erika Rishan di bidang khot riq’ah untuk kelas 3; Ustadzah Raisa Anisah dan Ustadzah Sofiyatunnisa di bidang khot riq’ah kelas untuk 3 Intensive dan kelas 4; Ustadzah Rifa Rofiah di bidang khot naskh untuk kelas 1 Intensive dan 2; dan Ustadzah Fathimah Azzahra’ di bidang Kitabah I’tiyadiyyah untuk kelas 1.

Sesi akhir dalam halaqoh khottiyyah adalah dibukanya kesempatan bagi santriwati untuk mencontoh tulisan dari papan tulis dan mengumpulkannya kepada panitia. Tulisan para santriwati yang dikumpulkan akan diseleksi dan diapresiasi di depan umum sebagai motivasi santriwati yang belum terpilih agar dapat menulis lebih baik lagi.

Acara turut diramaikan dengan adanya perlombaan memotong handam dan juga stand bazaar yang menjual perlengkapan alat-alat khot di sepanjang depan gedung Alighart. Panitia juga menyediakan “ma’rodl atau galeri khot yang menarik minat banyak santriwati. Sedangkan di bagian lain, terjajar rapi meja-meja yang ditata sedemikian rupa untuk pemesanan penulisan nama-nama, santriwati. Dengan sukacita, para santriwati mengantri untuk memesan dan memperhatikan langsung penulisan nama – nama mereka secara seksama

Acara berlangsung meriah dan menarik perhatian para santriwati. Wajah-wajah mereka tampak sangat antusias dan dihiasi senyum kekaguman, mencerminkan ketertarikan hati mereka mereka pada khot. Santriwati akhirnya bisa melihat secara lengkap proses penulisan khot, alat-alat dalam seni kaligrafi, dan hal-hal yang tidak mereka ketahui seebelum diadakannya acara ini.

“Tujuan diadakannya acara ini diantaranya adalah menumbuhkan jiwa cinta Islam yang tercurahkan melalui keindahan dan seni kaligrafi Islam, sedangkan sasarannya adalah meningkatkan kualitas santriwati Darussalam khususnya tulisan arab, serta menumbukan semangat menulis khott araby sebagaimana yang dilakukan oleh para kuttabu-l-wahyi dahulu.” Ujar ketua panitia, Al-Ustadzah Nadya Els Silmy dan Al-Ustadzah Jusmidar.

Sebagai salah satu acara baru dalam daftar rutinitas tahunan, acara ini diharapkan dapat membangun motivasi yang konstruktif terhadap anak didik tentang wawasan khot yang lebih luas ranah pembelajarannya, juga sebagai bentuk penerapan khot di luar kelas, dilengkapi dengan praktek-praktek sederhana yang memperluas pemahaman santriwati terhadap keindahan khot. Els

Pembukaan acara oleh Ustadz Zainul Arifin
Sesi praktek menulis khot oleh beberapa santriwati
Pembukaan Yaum Al-khot Al-Arabyy di depan masjid

Ambalan Gembira Puncak Kegiatan Calon Pembina Pramuka

0

DARUSSALAM – Dalam rangka mempersiapkan pembina pramuka yang handal di tahun depan, Majelis Pembimbing Koordinator Harian (MABIKORI) dibantu oleh Koordinator Gerakan Pramuka Pondok Modern Darussalam Gontor Gugus Depan 15089 mengadakan berbagai acara yang diikuti oleh adika pramuka dari kelas 4 dan 3 Intensif. Acara tersebut diawali dengan Praktik Pengayaan Lapangan (PPL), Musyawarah Gugus Depan (MUGUS), dan diakhiri dengan Ambalan Gembira (AG).

Acara Ambalan Gembira sendiri diadakan pada Kamis (27/2) di Lapangan 8 Windu dan dibuka oleh Al Ustadz Agung Setiawan, Lc. Dalam sambutannya, beliau mengatakan bahwa tibanya adika – adika ambalan dalam acara ini adalah puncak perjalanan panjang dari rentetan acara sebelumnya.

Selain penampilan kreasi seni dari adika-adika ambalan, dalam acara tersebut juga dibagikan beberapa hadiah bagi pemenang lomba yang telah diadakan sebelumnya. Perlu diketahui juga, di sela-sela penampilan, diadakan juga beberapa perlombaan guna memeriahkan acara tersebut.

Meski diterpa hujan yang lumayan deras, acara tetap berlangsung dengan lancar. Bahkan, suasana semakin meriah ketika hujan datang. Acara selesai pada pukul 15.45 WIB.

Pimpinan PMDG Hadiri Peletakan Batu Pertama Museum Sejarah Nabi dan Peradaban Islam

0

ANCOL—Rabu sore (26/2), Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), K.H. Hasan Abdullah Sahal menghadiri acara Peletakan Batu Pertama Museum Internasional Sejarah Nabi dan Peradaban Islam yang berlokasi di Pantai Timur Ancol, Jakarta Utara. Pada kesempatan tersebut turut menyertai Beliau, Wakil Rektor UNIDA Gontor, Dr. H. Abdul Hafidz Zaid, M.A.

Prosesi ini merupakan perwujudan dari kerjasama yang telah dijalin oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Liga Dunia Islam (World Islamic League) pada 30 Septermber 2019 lalu. Setelah dilakukan pengkajian, maka terpilihlah DKI Jakarta sebagai lokasi dimana museum sejarah Nabi ini akan dibangun.

Maka, pada 31 Januari 2020, Ketua Umum DMI, Jusuf Kalla menandatangani nota kesepakatan dalam realisasi pembangunan museum sejarah Nabi pertama di luar Arab ini bersama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Dalam hal ini, Anies sangat bersyukur Jakarta dipercaya menjadi tuan rumah dalam pembangunan museum tersebut.

Terpilihnya Ancol sebagai lokasi pembangunan museum dikarenakan tempat ini sudah sejak lama dikenal sebagai tempat wisata tersohor. Akses masyarakat untuk bertandang ke museum juga dianggap lebih mudah. Selain itu, pemandangan pantai juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Beberapa pejabat negara yang hadir dalam acara tersebut diantaranya, Menteri Agama RI, Menteri BUMN, dan mantan Menteri PAN-RB. Selain itu, beberapa Rektor Universitas Islam, Pimpinan Pondok Pesantren, dan tokoh masyarakat turut menyaksikan acara bersejarah ini. #brada