Home Blog Page 229

Wakil Direktur KMI hadiri Peringatan 30 tahun Ponpes Al-Muwahhidin, Lombok

0

Wakil Direktur Kuliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) Al-Ustadz H. Farid Sulistyo, Lc. menghadiri Peringatan 30 tahun Pondok Pesantren Modern Al-Muwahhidin Lelede, yang terletak di Desa Lelede Kecamatan Labu Api, Kabupaten Lombok Barat. Ahad (1/12).

Acara ini adalah Milad yang ke-3 yang diadakan oleh Ponpes Al-Muwahhidin. Pimpinan Pondok Al Muwahhidin TGH. Musleh Kholil, S.Ip, M.H. turut mengundang Wakil Gubernur NTB yang diwakili oleh H. Abdul Aziz Fahmi S.Ag. (Kepala Biro Kesra NTB) dan Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang diwakili oleh Al-Ustadz H. Farid Sulistyo, Lc.

Ustadz Farid menyampaikan bahwa setiap santri harus ikhlas dalam berjuang dan membantu pondok ini, “membantu pondok adalah jariyah atau investasi untuk akhirat, maka bantulah pondok ini, pondok ini perlu dibantu, dibela, dan diperjuangkan.” Jelas Ustadz Farid.

“Gontor yang sekarang besar dulunya adalah pondok yang kecil dan sederhana, sama seperti pondok Al-Muwahhidin ini. InsyaAllah Pondok Al-Muwahhidin ini akan menjadi pondok yang besar dan berkembang di Lombok ini” tambah Ustadz Farid.

Selain Tabligh Akbar dan peresmian gedung bersama Al-Ustadz H. Farid Sulistyo, Lc., Ponpes Al-Muwahiddin menyelenggarakan penyerahan tesis S2 oleh Mahasiswa Universitas Mataram Salihin, S.Pd., M. Pd., kemudian dilanjutkan dengan Wisuda Tahfidz para santri dan ditutup dengan Dzikir dan Doa Bersama yang dipimpin oleh Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Hakim, Kediri, TGH. Taisir, Lc., M.A. Rakafadel

 

Perkajum: Sarana Pendekatan Diri Santri dengan Alam

0

Gontor–Koordinator Gerakan Pramuka Gugus Depan 15089 pada awal semester kedua ini kembali mengadakan perkemahan Kamis dan Jum’at (Perkajum). Kegiatan ini merupakan rutinitas tahunan kepramukaan di Pondok Modern Darussalam Gontor, yang menjadi salah satu sarana untuk melatih ketangkasan, kemandirian, dan kekompakan, serta yang lebih penting dari itu semua adalah perkajum menjadi sarana pendekatan diri santri dengan alam.

Kamis–Jum’at, 1-2 Rabi’ul Akhir 1441/28-29 November 2019 kegiatan ini diselenggarakan di Desa Brahu, Kec. Siman, yang diikuti oleh 480 peserta, dengan 20 penggalang dan 20 penegak pada setiap Gugus Depannya (Gudep). Adapun yang menjadi panitia adalah santri kelas 5 dan pengurus Koordinator Gerakan Pramuka yang berjumlah 44 orang.

Kamis siang (28/12), tepat pukul 14.00 WIB Al-Ustadz Hasan Muttaqien, S.Th.I. selaku Inspektur Upacara membuka kegiatan perkajum di depan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), sekaligus melepas seluruh pramuka yang akan pergi ke Bumi Perkemahan (Buper).

Selama perkajum, para peserta diberikan beragam kegiatan sosial dan perlombaan-perlombaan yang menarik, diantaranya adalah: Api Unggun Gembira, Senam Sehat, Hacking, Lomba Azan, Pecah Balon Air, dan masih banyak lagi yang lainnya. rukh

KH. Hasan Abdullah Sahal Hadiri Pembukaan Kompetisi Pormada Legend

0

JAKARTA-Sabtu(30/11) Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH. Hasan Abdullah Sahal menghadiri acara Pembukaan Kompetisi Pormada (Persatuan Olahraga Mahasiswa Darussalam) Legend di Stadion Madya Gelora Bung Karno Jakarta. Acara yang bertajuk “Dari GBK, Menuju 1 Abad Gontor” ini diawali dengan kata sambutan oleh Bapak Pimpinan PMDG. Beliau terlihat sangat antusias melihat kiprah para alumni, sehingga mereka dapat menggelar acara yang spektakuler tersebut.

Setelah sambutan, Bapak Pimpinan PMDG berkesempatan untuk membuka secara resmi acara tersebut dengan 5 kali tendangan pinalti, diikuti dengan tepukan tangan para penonton yang meriah pada setiap tendangannya. Karena para penonton menilai, dengan umur yang sudah berkepala 7, Bapak Pimpinan PMDG masih bisa menendang bola layaknya “Cristiano Ronaldo”.

Jam 09.30 tepat, Kompetisi Pormada Legend dimulai. Kompetisi ini diikuti oleh 6 tim yaitu:

  1. Pormada Legend FC
  2. La Tansa FC
  3. Daar El Qolam FC
  4. Assalam FC
  5. Wali Care FC
  6. IKPM Cianjur FC

Kompetisi ini hanya dilaksanakan dalam 1 hari serta bermain dengan sistem grup. Walhasil, yang keluar menjadi juara dalam kompetisi ini adalah:

Juara 1: La Tansa FC

Juara 2: Wali Care FC

Juara 3: IKPM Cianjur FC

Reyzin

Gontor Form the Cadress by : Spirituality, Intellectuality, and Sportively in Gontor Olympiad 2019

0

Pondok Modern Darussalam Gontor selalu berusaha untuk mendidik santriwatinya agar dapat menjadi generasi yang unggul dalam masyarakat dan menjadi garda terdepan dalam mendidik umat dan bangsa, dengan terus memberikan pendidikan yang tak terbalaskan serta perjalanan hidup yang diharapkan akan selalu berguna disepanjang zaman.

            Dengan motto pondok yang berbunyi Berbudi Tinggi, Berbadan Sehat, Berpengetahuan Luas dan Berfikiran Bebas menjadi alasan diselenggarakannya Gontor Olympiad yang akan menciptakan generasi yang banyak berkarya dan berambisi kuat dalam segala bidang serta mengembangkan minat dan bakat santriwati dalam 5 macam cabang divisi yang diadakan pada tahun ini, yaitu Divisi Olahraga, Divinisi Kesenian, Divisi Bahasa, Divisi Keilmuan, serta Divisi Kepramukaan.

Gontor Olympiad merupakan salah satu rentetan kegiatan tahunan Pondok Modern Darussalam Gontor yang dikemas dalam kompentensi dan rangkaian kegiatan lainnya untuk melatih, mengasah, mengembangkan bakat serta kemampuan santriwati yang menggambarkan semangat jiwa sehat rohani dan jasmani dalam segala cabang divisi yang ada.

The Power of Santri menjadi tema Gontor Olympiad tahun ini yang berarti gelora kobaran semangat para santri dalam berpartisipasi mengikuti alur kegiatan Gontor Olympiad yang senantiasa melahirkan pemenang yang tangguh, hebat dan pantang menyerah dalam menjalani kehidupan dengan totalitas. Dengan motto yang bertajuk “Gontor Form the Cadress by : Spirituality, Intellectuality and Sportively”.hasnab

Dwi mingguan konsulat merekatkan ukhuwah santriwati

0

Sabtu (30/11/2019) – 2 minggu usai perpulangan santri pada semester ganjil, dan memasuki semester genap, perkumpulan dwi mingguan konsulat perdana diadakan pada sabtu malam guna merekatkan kembali ukhuwah santri setelah renggang waktu liburan 10 hari, dan guna mengaktifkan aktivitas santri dalam lingkup konsulat serta pebaharuan niat santri dalam segala hal.

pengarahan pembimbing konsulat dalam acara perkumpulan dwi mingguan konsulat

Perkumpulan konsulat ini diadakan pada tiap 2 minggu sekali, dan perkumpulan konsulat kali ini diadakan guna melaporkan hasil usaha dalam kepanitiaan PPAT yang dipanitiai oleh santri kelas 5, setelah Laporan Pertanggung jawaban dilaporkan seluruhnya diserahkan kepada pembimbing konsulat demi men-tasyji’ para santrinya dalam segi belajar, ibadah dan segala aktivitas pondok. vina

Pimpinan Pondok Resmikan Gudang Baru Latansa DDC

0

DENGOK—Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), K.H. Hasan Abdullah Sahal menghadiri peresmian gudang baru milik Latansa Darussalam Distributor Centre (DDC) di Jalan Laksamana Yos Sudarso, Dengok, Siman, Ponorogo. Acara yang diadakan pada hari Kamis (28/11) ini, dimulai setelah shalat maghrib sekitar pukul 18.30 WIB.

Selain Pimpinan Pondok, turut hadir dalam acara tersebut ketua Badan Wakaf, K.H. Akrim Mariyat, beberapa guru senior dari Yayasan Permeliharaan dan Perluasan Wakaf Pondok Modern (YPPWPM), dan para asatidz Latansa Departmen Store.

Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Al-Ustadz Fadhlurahman Dzikri, dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua YPPWPM, Al-Ustadz H. Imam Sobari, S. Ag. Dalam sambutannya, Al-Ustadz Imam Sobari menyampaikan bahwa bangunan yang diresmikan ini akan dijadikan gudang bagi Latansa DDC yang sebelumnya berada di kota Ponorogo.

Selain itu, percetakan Darussalam dan toko buku juga akan memanfaatkan gudang ini untuk menyimpan beberapa stok buku sebelum didistribusikan kepada pemesan.

Selanjutnya Kiai Hasan menyampaikan pesan dan nasehat sekaligus meresmikan bangunan baru milik Yayasan ini. Beliau menyampaikan bahwa Gontor memiliki beberapa unit usaha bukan semata-mata untuk mencari keuntungan materi, tetapi untuk pendidikan bagi para santri dan ustadznya. Maka di Gontor tidak ada sistem gaji. Yang ada adalah berkah kebersamaan.

Selepas Pimpinan Pondok menutup dengan doa, para tamu undangan dipersilahkan untuk berkeliling/inspeksi di dalam bangunan yang memiliki dua lantai tersebut, dilanjutkan dengan ramah tamah. #brada

Wakil Rektor Al-Azhar Kairo, Mesir Kunjungi Gontor

0

GONTOR–Wakil Rektor Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, Prof. Dr. Muhammad Abu Zaid Al-Amir, mengunjungi Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) bersama rombongan pada Kamis, (28/11). Rombongan bersilaturahim dengan Pimpinan dan para ketua lembaga PMDG di kantor pimpinan pada pukul 09.00 WIB. Beliau juga sempat berbincang dan berfoto bersama para calon mahasiswa Universitas Al-Azhar jalur beasiswa Gontor yang sedang menjalani karantina untuk persiapan belajar di Mesir.

Sebelum ke kantor pimpinan, Prof. Dr. Muhammad Abu Zaid Al-Amir sempat menjenguk Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Dr. K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A. didampingi oleh Wakil Rektor III UNIDA, Dr. Abdul Hafidz Zaid. Beliau sangat mengenal Kiai Syukri. Menurutnya, Kiai Syukri adalah salah satu alumni Al Azhar yang sukses dan juga dikenal pemerintah, ulama Al-Azhar, dan masyarakat Mesir.

Kiai Syukri menjadi satu-satunya orang Indonesia yang mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Mesir berupa “Al-Wusam Al-Jumhuriyyah” atau sebuah penghargaan d kepada orang yang berjasa dalam berbagai bidang seperti ilmu, seni, dan olahraga yang diberikan langsung oleh Presiden Mesir pada tahun 2006. Disela-sela ramah tamah, Syaikh Amir memimpin doa untuk kesehatan dan kesembuhan Kiai Syukri,

Setelah bersilaturahim dengan Fungsionaris PMDG, Beliau kembali ke Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor untuk mengisi kuliah umum dengan tema “Mafhumu al-Islaami, aqiidatan wa syari’iatan”.

Kunjungannya ke Indonesia kali ini, merupakan salah satu bagian dari agenda Universitas Al-Azhar dalam rangka menghadiri Expert Meeting, yaitu pendirian dan pengembangan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Jakarta, dilanjutkan berkunjung ke UIN Syarif HIdayatullah Jakarta, lalu bertemu rektor Universitas Muhamadiyah Solo, dan diakhiri dengan kunjungan ke Pondok Modern Tazakka, Batang dan Universitas Darussalam Gontor, Ponorogo. #brada

 

Kenalkan Ekstrakulikuler Pondok Lewat Art Sport And Handicraft Show

0

 

DARUSSALAM – Art, Sport and Handicraft Show resmi dibuka pada Jumat pagi (29/11) oleh Al Ustadz Anwar Boyaman, S.Ag. di depan Aula Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). Acara pembukaan yang dihadiri oleh santri baru ini dimulai pada jam 07.00 WIB. Acara diresmikan dengan sambutan oleh Al-Ustadz Anwar Boyaman, S.Ag serta pemotongan tali pita yang ada di gerbang masuk stan – stan klub olahraga depan Aula BPPM.

 

Dalam sambutannya, beliau mengingatkan bahwa kita hidup dengan seni maka hidup kita akan lebih berasa. Namun, bila kita hidup tanpa seni maka rasanya akan hambar. Maka, lanjut beliau, kita harus mengikuti segala kesibukan yang ada agar kita menjadi orang yang bermakna.

 

“Dengan ilmu kita akan pintar, dengan seni kita akan cakap dan dengan olahraga kita akan sehat dan kuat” ujar Al-Ustadz Anwar Boyaman, S.Ag.

 

Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk memperkenalkan kepada seluruh santri PMDG tentang semua ekstrakulikuler yang terdiri dari beberapa klub olahraga, kursus kesenian, bahasa, juga keilmuan. Contohnya dengan memperlihatkan  keterampilan dalam bermain musik yang dibawakan oleh anggota dari DAMS (salah satu kursus musik PMDG).

 

Tak hanya memperkenalkan saja, tetapi acara ini juga sebagai ajang bagi seluruh santri untuk mendaftarkan dirinya di club-club ataupun instansi yang ada. Sehingga para santri bisa meningkatkan diri dan menambah wawasan dalam berolahraga maupun dalam hal kesenian.Mahrus

Kenalkan Ekstrakulikuler Pondok Lewat Art Sport And Handicraft Show

0

Kenalkan Ekstrakulikuler Pondok Lewat Art Sport And Handicraft Show

 

DARUSSALAM – Art, Sport and Handicraft Show resmi dibuka pada Jumat pagi (29/11) oleh Al Ustadz Anwar Boyaman, S.Ag. di depan Aula Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). Acara pembukaan yang dihadiri oleh santri baru ini dimulai pada jam 07.00 WIB. Acara diresmikan dengan sambutan oleh Al-Ustadz Anwar Boyaman, S.Ag serta pemotongan tali pita yang ada di gerbang masuk stan – stan klub olahraga depan Aula BPPM.

 

Dalam sambutannya, beliau mengingatkan bahwa kita hidup dengan seni maka hidup kita akan lebih berasa. Namun, bila kita hidup tanpa seni maka rasanya akan hambar. Maka, lanjut beliau, kita harus mengikuti segala kesibukan yang ada agar kita menjadi orang yang bermakna.

 

“Dengan ilmu kita akan pintar, dengan seni kita akan cakap dan dengan olahraga kita akan sehat dan kuat” ujar Al-Ustadz Anwar Boyaman, S.Ag.

 

Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk memperkenalkan kepada seluruh santri PMDG tentang semua ekstrakulikuler yang terdiri dari beberapa klub olahraga, kursus kesenian, bahasa, juga keilmuan. Contohnya dengan memperlihatkan  keterampilan dalam bermain musik yang dibawakan oleh anggota dari DAMS (salah satu kursus musik PMDG).

 

Tak hanya memperkenalkan saja, tetapi acara ini juga sebagai ajang bagi seluruh santri untuk mendaftarkan dirinya di club-club ataupun instansi yang ada. Sehingga para santri bisa meningkatkan diri dan menambah wawasan dalam berolahraga maupun dalam hal kesenian. mahrus

GONTOR CUP: Wadah Meningkatkan Integritas Diri, Jiwa Kompetitif, dan Wawasan

0

MANTINGAN – Pondok Modern Darussalam Gontor  memang selalu padat dengan kegiatannya. Tak menunggu waktu yang panjang pasca liburan pertengahan tahun, berentet acara telah diselenggarakan, khusunya di Gontor Putri Kampus 1. Salah satunya adalah Pembukaan Gontor Cup. Gontor Cup merupakan agenda wajib setelah liburan pertengahan tahun.  Terpilihnya acara ini sebagai awal rentetan kegiatan selepas liburan dimaksudkan agar semua anggota Darussalam dapat kembali memasuki pondok serta memperbaiki niat secara keseluruhan.

Pembukaan Gontor Cup diawali dengan sambutan dari Bapak Wakil Pengasuh Pondok Modern Gontor Putri Kampus 1, Al-Ustadz KH. Ahmad Suharto M.Pd.I.  Acara ini juga dimeriahkan dengan Grand Opening yang menampilkan Jimbaz (senam kresi), Tari Daerah, Pencak Silat, serta Tim Orkestra yang dikoloborasikan dalam suatu drama. Tidak hanya itu, para asatidz juga diminta menunjukkan kebolehannya dalam berolahraga, seperti memanah, bersepeda, dan menendang bola.

Acara ini berlangsung seminggu, terhitung mulai Jum’at, 22 November 2019 hingga Jum’at, 29 November 2019. Acara ini tidak hanya bertujuan untuk mengasah sportifitas santriwati dalam berolahraga, seperti  memanah, basket, voli, bulutangkis, kasti, dan beragam lainnya. Tetapi juga meningkatkan kemampuan bidang seni seperti rebana, grup musik, dan lain sebagainya.

Acara yang diselenggarakan di lapangan hijau depan auditorium Gontor Putri Kampus 1 ini, Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 1 Al-Ustadz KH. Ahmad Suharto M.Pd.I,  dalam sambutannya menekankan tentang pentingnya sportifitas yang akan mengasah moralitas santriwati agar memiliki mental juara.  Beliau juga menjelaskan tentang beberapa kunci dalam mendidik anak agar dapat memegang masa depan, yaitu :

1. Mempunyai integritas diri dan moral yang berkaitan dengan kinerja. Yaitu berbudi tinggi juga menjadi pribadi yang produktif, prostatif, dan mempunyai inisiatif.

2. Mempunyai jiwa kompetitif, yaitu memiliki kecakapan, ketrampilan , dan kemamupan, yang mana akan terwujud melalui berbagai macam kegiatan.  Dalam membentuk jiwa yang kompetensif, dibutuhkan juga pemikiran yang kritis, kreatifitas, komunikasi, serta kebersamaan (kolaborasi).

3. Memperluas literasi (referensi), yang dapat melalui banyak aspek, seperti buku, internet, pengalaman, wawasan, budaya, dan lain sebagainya.

Pondok Modern Darussalam Gontor merupakan ladang pendidikan. Jadi, segala aspek kegiatannya pun tak luput dari nilai-nilai pendidikan. Gontor Cup yang dikemas sedemikan rupa juga tentu tak luput dari nilai-nilai pendidikan. ”Padatnya kegiatan di pondok juga merupakan proses pendidikan, tentang bagaimana santriwati bisa menghargai dan dihargai oleh waktu. Itu yang membuat anak-anak Gontor haroki, senantiasa bergerak dan mempergerakkan, berjuang dan memperjuangkan agar dapat menjadi pemikir sekaligus penggerak umat” demikian yang beliau sampaikan dalam sambutan beliau. ShabriyaB