Home Blog Page 231

Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Semester 7 Adakan Praktek Pengayaan Lapangan Di Kota Malang

0

MALANG–Praktek Pengayaan Lapangan (PPL) merupakan salah satu kegiatan yang mendukung proses belajar mahasiswa semester 7, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) di Fakultas Syariah Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa tidak hanya mendapat teori dari apa yang disampaikan dosen di bangku perkuliahan, namun mampu mengaplikasikan ilmunya dalam praktik di lapangan secara langsung, khususnya dari praktisi ekonomi syariah yang tentunya berkaitan dengan program studi HES.

Kegiatan magang ini berlangsung 2 minggu, dari tanggal 19 November 2019-2 Desember 2019, bertempat di Kantor Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Malang. Pada umumnya, sebelum mahasiswa melakukan praktik, mereka diberikan dasar teori dari mata kuliah yang sudah diajarkan oleh masing-masing dosen pengampu.

Selain mendapat teori belajar dari dosen, buku, dan lain sebagainya, mahasiswa juga mendapat tugas-tugas untuk mempraktikkan masing-masing teori dari beberapa mata kuliah yang ditempuh, hal ini juga dapat membantu mahasiswa dalam mendapatkan referensi untuk menyelesaikan tugas akhir semester, yang ditulis dalam bentuk laporan skripsi.

Melalui kegiatan magang ini diharapkan adanya kerja sama dan silaturrahim dengan pihak BAZNAS Kota Malang bersama UNIDA Gontor, sehingga ke depannya mahasiswa lulusan UNIDA Gontor dapat melanjutkan ke jenjang praktisi Ekonomi Syariah. Muis

Gontor, Cikal Bakal Murobbiyah Terbaik

0

MANTINGAN– Ribuan rasa syukur atas segala nikmat yang sangat besar, pagi hari Sabtu (23/11/19) Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 kedatangan tamu yang sangat istimewa. Ustadz Abdul Somad hadir memotivasi ribuan santriwati Gontor Putri Kampus 1, 2, mahasiswi UNIDA yang berjumlah kurang lebih 7000 orang.

Diadakan di Aula Auditorium Gontor Putri 1, bertemakan Membentuk Murobbiyah untuk Generasi Terbaik, penampilan Ustadz Abdul Somad berhasil membuat hadirin antusias. Dalam penyampaian materi, beliau menyisipkan beberapa sentilan dan gurauan yang membuat para hadirin tertawa.

Beliau menyampaikan, ada tiga makna tarbiyah menurut Imam Nawawi:

1. Segala sesuatu butuh proses untuk mencapai kesempurnaan, tidak asal jadi atau asal buat meskipun jarang orang – orang menyadarinya

2. Tumbuh bukan hanya soal fisik, tapi bagaimana tumbuh dari pola pikir dan kedewasaan

3. Bagaimana pentingnya budi pekerti dan akhlaq karimah pada seseorang

Beliau pun menyampaikan tentang jasa Trimurti yang amat besar karena telah berjuang dalam mendirikan Pondok Modern Gontor dan mencetak murobbiyaat untuk generasi yang lebih baik. Beliau juga turut berdoa untuk masa depan seribu Gontor di seluruh Indonesia untuk mencetak ribuan pendidik yang berkualitas.

Harapannya, silaturahim beliau yang pertama ini akan terus bersambung dikelanjutannya. Ditutup dengan doa, Ustadz Abdul Somad memberikan kesan yang baik dan pelajaran berharga akan pentingnya seorang pendidik pada suatu bangsa. “An-nisa ‘imadul bilad idza shaluhat shaluhal bilad, wa idza fasadat fasadal bilad”. Eriz_Q

PSC Latih Mental Dan Karakter Santri

0

DARUSSALAM–Sebagai salah satu sarana dalam mendidik mental para santri, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mengadakan kegiatan Public Speaking Contest (PSC) yang dilaksanakan pada Ahad (1/12) malam di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). Acara tersebut merupakan final dari lomba PSC per-zona yang telah diadakan pada semester pertama lalu. Final kali ini diperuntukkan bagi kontestan pidato dengan bahasa Arab dan Inggris, sedangkan untuk final Lomba Pidato Bahasa Indonesia akan diselenggarakan pada hari Kamis (5/12) yang akan datang.

Al-Ustadz H. Sugeng, Lc. menyampaikan: “Acara ini penuh dengan nilai pendidikan, yaitu pendidikan mental dan karakter” begitulah kutipan dari sambutan yang beliau sampaikan. Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan ini mampu melatih para santri untuk tampil di depan umum, agar nantinya mereka mampu terjun langsung ke masyarakat sebagai mundzirul qaum, mengajak kepada kebaikan dan menjauhi kemungkaran.

Acara yang dimulai pada pukul 20.15 itu dimeriahkan oleh total 6 orang peserta, yaitu 3 peserta untuk pidato bahasa Arab dan 3 peserta untuk pidato berbahasa Inggris. Setiap peserta diberikan durasi waktu selama 7 menit untuk berdiri di podium dan menampilkan kecakapannya dalam berpidato di depan para hadirin serta dewan juri. Selain itu, acara juga dimeriahkan dengan beberapa penampilan oleh panitia.

Di penghujung acara, para juri membacakan hasil akhir penilaian untuk masing-masing kontestan yang telah tampil sekaligus mengumumkan pemenang pada final PSC malam hari itu. Untuk pidato bahasa Inggris, juara 3 diraih oleh Naufal Kholish kelas 1 intensif B, kemudian Zaim Rashif kelas 3 intensif L pada juara 2, dan untuk juara 1 dimenangkan oleh Bangun Luhur kelas 2-B. sedangkan untuk pidato berbahasa Arab, berada pada juara 3 adalah Faishal Darmawan kelas 3-C, kemudian juara 2 adalah Abdur Rasyid kelas 3 intensif G, serta Nashrun Faqih Pitambara kelas 4-I pada juara 1.

Husain Zahrul/Raka Fadel

Wakil Direktur KMI hadiri Peringatan 30 tahun Ponpes Al-Muwahhidin, Lombok

0

Wakil Direktur Kuliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) Al-Ustadz H. Farid Sulistyo, Lc. menghadiri Peringatan 30 tahun Pondok Pesantren Modern Al-Muwahhidin Lelede, yang terletak di Desa Lelede Kecamatan Labu Api, Kabupaten Lombok Barat. Ahad (1/12).

Acara ini adalah Milad yang ke-3 yang diadakan oleh Ponpes Al-Muwahhidin. Pimpinan Pondok Al Muwahhidin TGH. Musleh Kholil, S.Ip, M.H. turut mengundang Wakil Gubernur NTB yang diwakili oleh H. Abdul Aziz Fahmi S.Ag. (Kepala Biro Kesra NTB) dan Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang diwakili oleh Al-Ustadz H. Farid Sulistyo, Lc.

Ustadz Farid menyampaikan bahwa setiap santri harus ikhlas dalam berjuang dan membantu pondok ini, “membantu pondok adalah jariyah atau investasi untuk akhirat, maka bantulah pondok ini, pondok ini perlu dibantu, dibela, dan diperjuangkan.” Jelas Ustadz Farid.

“Gontor yang sekarang besar dulunya adalah pondok yang kecil dan sederhana, sama seperti pondok Al-Muwahhidin ini. InsyaAllah Pondok Al-Muwahhidin ini akan menjadi pondok yang besar dan berkembang di Lombok ini” tambah Ustadz Farid.

Selain Tabligh Akbar dan peresmian gedung bersama Al-Ustadz H. Farid Sulistyo, Lc., Ponpes Al-Muwahiddin menyelenggarakan penyerahan tesis S2 oleh Mahasiswa Universitas Mataram Salihin, S.Pd., M. Pd., kemudian dilanjutkan dengan Wisuda Tahfidz para santri dan ditutup dengan Dzikir dan Doa Bersama yang dipimpin oleh Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Hakim, Kediri, TGH. Taisir, Lc., M.A. Rakafadel

 

Perkajum: Sarana Pendekatan Diri Santri dengan Alam

0

Gontor–Koordinator Gerakan Pramuka Gugus Depan 15089 pada awal semester kedua ini kembali mengadakan perkemahan Kamis dan Jum’at (Perkajum). Kegiatan ini merupakan rutinitas tahunan kepramukaan di Pondok Modern Darussalam Gontor, yang menjadi salah satu sarana untuk melatih ketangkasan, kemandirian, dan kekompakan, serta yang lebih penting dari itu semua adalah perkajum menjadi sarana pendekatan diri santri dengan alam.

Kamis–Jum’at, 1-2 Rabi’ul Akhir 1441/28-29 November 2019 kegiatan ini diselenggarakan di Desa Brahu, Kec. Siman, yang diikuti oleh 480 peserta, dengan 20 penggalang dan 20 penegak pada setiap Gugus Depannya (Gudep). Adapun yang menjadi panitia adalah santri kelas 5 dan pengurus Koordinator Gerakan Pramuka yang berjumlah 44 orang.

Kamis siang (28/12), tepat pukul 14.00 WIB Al-Ustadz Hasan Muttaqien, S.Th.I. selaku Inspektur Upacara membuka kegiatan perkajum di depan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), sekaligus melepas seluruh pramuka yang akan pergi ke Bumi Perkemahan (Buper).

Selama perkajum, para peserta diberikan beragam kegiatan sosial dan perlombaan-perlombaan yang menarik, diantaranya adalah: Api Unggun Gembira, Senam Sehat, Hacking, Lomba Azan, Pecah Balon Air, dan masih banyak lagi yang lainnya. rukh

KH. Hasan Abdullah Sahal Hadiri Pembukaan Kompetisi Pormada Legend

0

JAKARTA-Sabtu(30/11) Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, KH. Hasan Abdullah Sahal menghadiri acara Pembukaan Kompetisi Pormada (Persatuan Olahraga Mahasiswa Darussalam) Legend di Stadion Madya Gelora Bung Karno Jakarta. Acara yang bertajuk “Dari GBK, Menuju 1 Abad Gontor” ini diawali dengan kata sambutan oleh Bapak Pimpinan PMDG. Beliau terlihat sangat antusias melihat kiprah para alumni, sehingga mereka dapat menggelar acara yang spektakuler tersebut.

Setelah sambutan, Bapak Pimpinan PMDG berkesempatan untuk membuka secara resmi acara tersebut dengan 5 kali tendangan pinalti, diikuti dengan tepukan tangan para penonton yang meriah pada setiap tendangannya. Karena para penonton menilai, dengan umur yang sudah berkepala 7, Bapak Pimpinan PMDG masih bisa menendang bola layaknya “Cristiano Ronaldo”.

Jam 09.30 tepat, Kompetisi Pormada Legend dimulai. Kompetisi ini diikuti oleh 6 tim yaitu:

  1. Pormada Legend FC
  2. La Tansa FC
  3. Daar El Qolam FC
  4. Assalam FC
  5. Wali Care FC
  6. IKPM Cianjur FC

Kompetisi ini hanya dilaksanakan dalam 1 hari serta bermain dengan sistem grup. Walhasil, yang keluar menjadi juara dalam kompetisi ini adalah:

Juara 1: La Tansa FC

Juara 2: Wali Care FC

Juara 3: IKPM Cianjur FC

Reyzin

Gontor Form the Cadress by : Spirituality, Intellectuality, and Sportively in Gontor Olympiad 2019

0

Pondok Modern Darussalam Gontor selalu berusaha untuk mendidik santriwatinya agar dapat menjadi generasi yang unggul dalam masyarakat dan menjadi garda terdepan dalam mendidik umat dan bangsa, dengan terus memberikan pendidikan yang tak terbalaskan serta perjalanan hidup yang diharapkan akan selalu berguna disepanjang zaman.

            Dengan motto pondok yang berbunyi Berbudi Tinggi, Berbadan Sehat, Berpengetahuan Luas dan Berfikiran Bebas menjadi alasan diselenggarakannya Gontor Olympiad yang akan menciptakan generasi yang banyak berkarya dan berambisi kuat dalam segala bidang serta mengembangkan minat dan bakat santriwati dalam 5 macam cabang divisi yang diadakan pada tahun ini, yaitu Divisi Olahraga, Divinisi Kesenian, Divisi Bahasa, Divisi Keilmuan, serta Divisi Kepramukaan.

Gontor Olympiad merupakan salah satu rentetan kegiatan tahunan Pondok Modern Darussalam Gontor yang dikemas dalam kompentensi dan rangkaian kegiatan lainnya untuk melatih, mengasah, mengembangkan bakat serta kemampuan santriwati yang menggambarkan semangat jiwa sehat rohani dan jasmani dalam segala cabang divisi yang ada.

The Power of Santri menjadi tema Gontor Olympiad tahun ini yang berarti gelora kobaran semangat para santri dalam berpartisipasi mengikuti alur kegiatan Gontor Olympiad yang senantiasa melahirkan pemenang yang tangguh, hebat dan pantang menyerah dalam menjalani kehidupan dengan totalitas. Dengan motto yang bertajuk “Gontor Form the Cadress by : Spirituality, Intellectuality and Sportively”.hasnab

Dwi mingguan konsulat merekatkan ukhuwah santriwati

0

Sabtu (30/11/2019) – 2 minggu usai perpulangan santri pada semester ganjil, dan memasuki semester genap, perkumpulan dwi mingguan konsulat perdana diadakan pada sabtu malam guna merekatkan kembali ukhuwah santri setelah renggang waktu liburan 10 hari, dan guna mengaktifkan aktivitas santri dalam lingkup konsulat serta pebaharuan niat santri dalam segala hal.

pengarahan pembimbing konsulat dalam acara perkumpulan dwi mingguan konsulat

Perkumpulan konsulat ini diadakan pada tiap 2 minggu sekali, dan perkumpulan konsulat kali ini diadakan guna melaporkan hasil usaha dalam kepanitiaan PPAT yang dipanitiai oleh santri kelas 5, setelah Laporan Pertanggung jawaban dilaporkan seluruhnya diserahkan kepada pembimbing konsulat demi men-tasyji’ para santrinya dalam segi belajar, ibadah dan segala aktivitas pondok. vina

Pimpinan Pondok Resmikan Gudang Baru Latansa DDC

0

DENGOK—Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), K.H. Hasan Abdullah Sahal menghadiri peresmian gudang baru milik Latansa Darussalam Distributor Centre (DDC) di Jalan Laksamana Yos Sudarso, Dengok, Siman, Ponorogo. Acara yang diadakan pada hari Kamis (28/11) ini, dimulai setelah shalat maghrib sekitar pukul 18.30 WIB.

Selain Pimpinan Pondok, turut hadir dalam acara tersebut ketua Badan Wakaf, K.H. Akrim Mariyat, beberapa guru senior dari Yayasan Permeliharaan dan Perluasan Wakaf Pondok Modern (YPPWPM), dan para asatidz Latansa Departmen Store.

Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Al-Ustadz Fadhlurahman Dzikri, dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua YPPWPM, Al-Ustadz H. Imam Sobari, S. Ag. Dalam sambutannya, Al-Ustadz Imam Sobari menyampaikan bahwa bangunan yang diresmikan ini akan dijadikan gudang bagi Latansa DDC yang sebelumnya berada di kota Ponorogo.

Selain itu, percetakan Darussalam dan toko buku juga akan memanfaatkan gudang ini untuk menyimpan beberapa stok buku sebelum didistribusikan kepada pemesan.

Selanjutnya Kiai Hasan menyampaikan pesan dan nasehat sekaligus meresmikan bangunan baru milik Yayasan ini. Beliau menyampaikan bahwa Gontor memiliki beberapa unit usaha bukan semata-mata untuk mencari keuntungan materi, tetapi untuk pendidikan bagi para santri dan ustadznya. Maka di Gontor tidak ada sistem gaji. Yang ada adalah berkah kebersamaan.

Selepas Pimpinan Pondok menutup dengan doa, para tamu undangan dipersilahkan untuk berkeliling/inspeksi di dalam bangunan yang memiliki dua lantai tersebut, dilanjutkan dengan ramah tamah. #brada

Wakil Rektor Al-Azhar Kairo, Mesir Kunjungi Gontor

0

GONTOR–Wakil Rektor Universitas Al Azhar, Kairo, Mesir, Prof. Dr. Muhammad Abu Zaid Al-Amir, mengunjungi Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) bersama rombongan pada Kamis, (28/11). Rombongan bersilaturahim dengan Pimpinan dan para ketua lembaga PMDG di kantor pimpinan pada pukul 09.00 WIB. Beliau juga sempat berbincang dan berfoto bersama para calon mahasiswa Universitas Al-Azhar jalur beasiswa Gontor yang sedang menjalani karantina untuk persiapan belajar di Mesir.

Sebelum ke kantor pimpinan, Prof. Dr. Muhammad Abu Zaid Al-Amir sempat menjenguk Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Dr. K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A. didampingi oleh Wakil Rektor III UNIDA, Dr. Abdul Hafidz Zaid. Beliau sangat mengenal Kiai Syukri. Menurutnya, Kiai Syukri adalah salah satu alumni Al Azhar yang sukses dan juga dikenal pemerintah, ulama Al-Azhar, dan masyarakat Mesir.

Kiai Syukri menjadi satu-satunya orang Indonesia yang mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Mesir berupa “Al-Wusam Al-Jumhuriyyah” atau sebuah penghargaan d kepada orang yang berjasa dalam berbagai bidang seperti ilmu, seni, dan olahraga yang diberikan langsung oleh Presiden Mesir pada tahun 2006. Disela-sela ramah tamah, Syaikh Amir memimpin doa untuk kesehatan dan kesembuhan Kiai Syukri,

Setelah bersilaturahim dengan Fungsionaris PMDG, Beliau kembali ke Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor untuk mengisi kuliah umum dengan tema “Mafhumu al-Islaami, aqiidatan wa syari’iatan”.

Kunjungannya ke Indonesia kali ini, merupakan salah satu bagian dari agenda Universitas Al-Azhar dalam rangka menghadiri Expert Meeting, yaitu pendirian dan pengembangan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Jakarta, dilanjutkan berkunjung ke UIN Syarif HIdayatullah Jakarta, lalu bertemu rektor Universitas Muhamadiyah Solo, dan diakhiri dengan kunjungan ke Pondok Modern Tazakka, Batang dan Universitas Darussalam Gontor, Ponorogo. #brada