RIMBO
PANJANG – “Billimtihani Yukramul Maru’ aw Yuhanu,” dengan ujian
seseorang akan menjadi mulia atau hina. Pesan ini selalu ditanamkan kepada
seluruh keluarga Pondok Modern Darussalam (PM) Gontor, begitu juga di PM Gontor
Putri 7 khususnya. Kesakralan pelaksanaan ujian di PM Gontor sudah menjadi
tauladan dari para pendiri, Trimurti. Yaitu, tidak ada kecurangan sekecil
apapun di dalam ujian.
Dalam proses
yang ditempuh untuk menjaga wibawa ujian di PM Gontor sangatlah panjang.
Dimulai dari pembentukkan kepanitiaan, pengarahan ujian, Kamis (17/10) Malam,
pembagian tugas selama ujian, Sabtu (19/10) Malam, pembersihan umum dan
kelengkapan ruang ujian, Ahad (20/10) Pagi, serta pengarahan pengoreksian ujian
dan pengisian belangko nilai bagi wali kelas, Rabu (23/10) Malam.
Semua
tahapan tersebut dilakukan untuk menyambut santri putri menghadapi ujian tulis
dengan kesungguhan, Selasa – Senin (22/10-4/11) Pagi. Semasa ujian ini, seluruh
dewan guru juga ditugaskan di pos-pos tertentu, 100 guru ditugaskan menjadi
pengawas, dan 63 guru di pos-pos pondok serta kepanitiaan. Bahkan, siswi kelas
6 KMI di tahun ini, ikut menyukseskan berjalannya ujian dengan dilibatkan di
berbagai sektor diantaranya, pengawas ujian 78 siswi, nomerator lembar jawaban
9 siswi, piket pos-pos di unit usaha pondok 66 siswi, dan asisten panitia ujian
9 siswi.
Pada hari
Selasa (29/10) Pagi, peserta ujian diberikan kelonggaran satu hari untuk
mempersiapkan materi yang belum diujikan. Namun, pada hari itu juga, dewan guru
diberikan amanah untuk mengoreksi masal sekaligus melaporkan hasil koreksian
kepada guru-guru senior yang dibimbing oleh Wakil Direktur KMI al-Ustadz
Muhammad Jamaluddin, M.Pd.I, di Lapangan Utama, Lapangan Basket.
MOHON DOA. Seluruh
usaha yang dilakukan oleh dewan guru, wali kelas, santri kelas 6 KMI, panitia
ujian, dan santri PM Gontor Putri 7, sudah mengeluarkan kemampuan puncaknya
untuk menjaga wibawa ujian di PM Gontor. Dengan ini, kami memohon doa agar
pendidikan dan ujian di PM Gontor berjalan lancar serta diridhoi oleh Allah
SWT. Alfatihah. Elmaliki