Home Blog Page 248

BAKSOS 2019 “Bersatu, belajar dan berbagi demi menggapai ridho ilahi”

0

Acara Bakti Sosial (BAKSOS) merupakan kegiatan tahunan Universitas Darussalam Gontor (UNIDA) yang bertujuan guna menunjukkan peran pemuda yang berintegritas di mata masyarakat. Acara ini layaknya Jambore atau kegiatan perkemahan yang mana kita berkegiatan sepenuhnya di tempat yang jauh dari tempat tinggal kita, namun bedanya dalam Bakti Sosial ini kita mengabdikan diri kepada masyarakat, menjadi bom-bom spiritual, sehingga ketika adanya kegiatan Bakti Sosial ini masyarakat di desa tersebut merasakan bahwa peran generasi pemuda muslim saat ini sangatlah tajam dan penting.

Bakti Sosialdi UNIDA kampus Rabithah dilaksanakan bertepatan pada hari raya Idul Adha (9-11/8) selama tiga hari di Desa Kupuk, Bungkal, Ponorogo. Dan dilanjutkan dengan peyembelihan hewan qurban bersama masyarakat sekitar. Sesuai dengan Tema BAKSOS kali ini “Bersatu, belajar dan berbagi demi menggapai ridho ilahi” para mahasiswa UNIDA berbaur, belajar dan berbagi bersama masyarakat sekitar dengan mengadakan kegiatan sosial seperti, Tausiyah dan pengajian bersama setelah shalat maghrib, pembersihan masjid-masjid setelah sholat subuh, serta tidak lupa mempersiapkan gemerlap malam takbir hari raya Idul Adha 1440.

Kegiatan Bakti Sosial ini tak hanya berkegiatan kerohanian dan intelektual saja, namun juga mempererat tali persaudaraan antar desa, dengan mengadakn lomba-lomba  seperti :

  • Lomba adzan.
  • Lomba tartil Al-Qur’an.
  • Lomba tarik tambang.
  • Lomba panjat pinang.
  • Lomba balap karung.
  • Lomba joget kursi.

Acara Bakti Sosial (BAKSOS) merupakan kegiatan tahunan Universitas Darussalam Gontor (UNIDA) yang bertujuan guna menunjukkan peran pemuda yang berintegritas di mata masyarakat. Acara ini layaknya Jambore atau kegiatan perkemahan yang mana kita berkegiatan sepenuhnya di tempat yang jauh dari tempat tinggal kita, namun bedanya dalam Bakti Sosial ini kita mengabdikan diri kepada masyarakat, menjadi bom-bom spiritual, sehingga ketika adanya kegiatan Bakti Sosial ini masyarakat di desa tersebut merasakan bahwa peran generasi pemuda muslim saat ini sangatlah tajam dan penting.

Bakti Sosialdi UNIDA kampus Rabithah dilaksanakan bertepatan pada hari raya Idul Adha (9-11/8) selama tiga hari di Desa Kupuk, Bungkal, Ponorogo. Dan dilanjutkan dengan peyembelihan hewan qurban bersama masyarakat sekitar. Sesuai dengan Tema BAKSOS kali ini “Bersatu, belajar dan berbagi demi menggapai ridho ilahi” para mahasiswa UNIDA berbaur, belajar dan berbagi bersama masyarakat sekitar dengan mengadakan kegiatan sosial seperti, Tausiyah dan pengajian bersama setelah shalat maghrib, pembersihan masjid-masjid setelah sholat subuh, serta tidak lupa mempersiapkan gemerlap malam takbir hari raya Idul Adha 1440.

Kegiatan Bakti Sosial ini tak hanya berkegiatan kerohanian dan intelektual saja, namun juga mempererat tali persaudaraan antar desa, dengan mengadakn lomba-lomba  seperti :

  • Lomba adzan.
  • Lomba tartil Al-Qur’an.
  • Lomba tarik tambang.
  • Lomba panjat pinang.
  • Lomba balap karung.
  • Lomba joget kursi.

Pemenang lomba-lomba tersebut akan diberi hadiah yang menghibur serta menghangatkan suasana kebersamaan. Selain lomba-lomba tersebut, kita juga akan mengadakan acara pentas seni sebagai puncak acara BAKSOS 2019 sekaligus menutup acara, yang mana di dalamnya terdapat hiburan yang berpendidikan sehingga masyarakat akan terhibur dan terdidik.

Acara Bakti Sosial (BAKSOS) merupakan kegiatan tahunan Universitas Darussalam Gontor (UNIDA) yang bertujuan guna menunjukkan peran pemuda yang berintegritas di mata masyarakat. Acara ini layaknya Jambore atau kegiatan perkemahan yang mana kita berkegiatan sepenuhnya di tempat yang jauh dari tempat tinggal kita, namun bedanya dalam Bakti Sosial ini kita mengabdikan diri kepada masyarakat, menjadi bom-bom spiritual, sehingga ketika adanya kegiatan Bakti Sosial ini masyarakat di desa tersebut merasakan bahwa peran generasi pemuda muslim saat ini sangatlah tajam dan penting.

Bakti Sosialdi UNIDA kampus Rabithah dilaksanakan bertepatan pada hari raya Idul Adha (9-11/8) selama tiga hari di Desa Kupuk, Bungkal, Ponorogo. Dan dilanjutkan dengan peyembelihan hewan qurban bersama masyarakat sekitar. Sesuai dengan Tema BAKSOS kali ini “Bersatu, belajar dan berbagi demi menggapai ridho ilahi” para mahasiswa UNIDA berbaur, belajar dan berbagi bersama masyarakat sekitar dengan mengadakan kegiatan sosial seperti, Tausiyah dan pengajian bersama setelah shalat maghrib, pembersihan masjid-masjid setelah sholat subuh, serta tidak lupa mempersiapkan gemerlap malam takbir hari raya Idul Adha 1440.

Kegiatan Bakti Sosial ini tak hanya berkegiatan kerohanian dan intelektual saja, namun juga mempererat tali persaudaraan antar desa, dengan mengadakn lomba-lomba  seperti :

  • Lomba adzan.
  • Lomba tartil Al-Qur’an.
  • Lomba tarik tambang.
  • Lomba panjat pinang.
  • Lomba balap karung.
  • Lomba joget kursi.

Pemenang lomba-lomba tersebut akan diberi hadiah yang menghibur serta menghangatkan suasana kebersamaan. Selain lomba-lomba tersebut, kita juga akan mengadakan acara pentas seni sebagai puncak acara BAKSOS 2019 sekaligus menutup acara, yang mana di dalamnya terdapat hiburan yang berpendidikan sehingga masyarakat akan terhibur dan terdidik.

Pemenang lomba-lomba tersebut akan diberi hadiah yang menghibur serta menghangatkan suasana kebersamaan. Selain lomba-lomba tersebut, kita juga akan mengadakan acara pentas seni sebagai puncak acara BAKSOS 2019 sekaligus menutup acara, yang mana di dalamnya terdapat hiburan yang berpendidikan sehingga masyarakat akan terhibur dan terdidik.AbuFariz

Semarak Idul Adha PMDG Kampus 1

0

Mantingan- Setelah berlalu hari raya Idul Fitri sebelumnya, tak terasa hari raya Idul Adha kini menghampiri. Hari yang dikenal juga hari raya qurban ataupun hari raya haji akan jatuh pada Ahad, 11 Agustus 2019/10 Dzulhijjah 1440. Pada hari inilah umat Islam akan mengingat peristiwa agung dimana Nabi Ibrahim AS. akan mengkurbankan putra tercintanya, Nabi Ismail AS.

Seiring dengan hal ini, suasana suka cita pun meliputi penghuni Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1. Meski baru saja selesai penyelenggaraan KMD, hal ini tak menyurutkan semangat santriwati dalam menyemarakkan Idul Adha tahun ini. Pada Sabtu (10/08), diadakanlah lomba majalah dinding dwibahasa bertema Idul Adha dan lomba menghias rayon untuk santriwati sebagai apresiasi mereka akan datangnya hari agung ini. Serta pada malamnya, para santriwati melakukan takbir keliling sekitar PMDG Putri Kampus 1 dan 2 yang mana setelahnya diadakan perkumpulan untuk menyambut Idul Adha di Aula Auditorium Gontor Putri Kampus 1. Pada perkumpulan inilah Al-Ustadzah Netty Yuwanda, S.Ag menyampaikan hikmah Idul Adha agar dapat dimaknai kehadirannya oleh para santriwati dan ustadzah.

Paginya (11/08), seluruh santriwati dan masyarakat sekitar pondok berkumpul di lapangan Aula Auditorium Gontor Putri Kampus 1 untuk melaksanakan shalat Idul Adha. Imam yang memimpin jamaah shalat ialah Al-Ustadz Dr. KH. Fairuz Subakir Ahmad, M.A. Sedangkan khatib yang menyampaikan khutbah Idul Adha ialah Al-Ustadz Muhammad Henri, S.Pd. Setelah usai pelaksanaan shalat, para santriwati berkumpul untuk menyaksikan penyembelihan kurban perdana. Penyembelihan ini dilakukan oleh bapak Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 1 dan bapak Direktur KMI PMDG Putri Kampus 1.

Selama masa hari tasyrik, PMDG Putri Kampus 1 telah menyembelih hewan kurban sebanyak 21 ekor sapi dan 61 ekor kambing. Hal ini dilaksanakan oleh panitia yang terdiri dari seluruh madamat PMDG Kampus 1 dan 450 orang dari ustadzah dan kelas 6. Daging kurban ini didistribusikan di desa-desa sekitar PMDG Kampus 1 dan desa-desa yang menjadi tempat KKN mahasiswi UNIDA Gontor. Semoga dengan adanya hal ini, Allah SWT berkenan menerima ibadah dan kurban kita semua. Amiin.

Training Psikologi-Wadah Pembentukan Santriwati Berkarakter

0

Gontor Putri kampus 2 – Tidak ada keberhasilan tanpa kedisiplinan, dan tidak ada kedisiplinan tanpa keteladanan. Di manapun kita hidup, kita tidak akan pernah terlepas dari yang namanya disiplin, bahkan hidup di hutan pun harus berdisiplin. Pimpinan Pondok sering mengatakan bahwa Gontor maju karena berdisiplin. 

Training Psikologi adalah acara bagi seluruh sebagian kelas 5 dan sebagian pengurus OPPM dan Koordinator yang bertujuan untuk membentuk karakter santriwati yang ideal, acara ini rutin diselenggarakan setiap tahunnya. Bertempat di Mini Hall Gontor Putri Kampus 2, pada hari senin 19 Agustus 2019. Bersama Al-Ustadzah Tistigar Sansayto, M.Ag menjadi tutor dalam Training Psikologi tahun ini.

Gontor selalu mendidik santrinya untuk berdisiplin dimanapun dan kapanpun. Karena disiplinlah Gontor maju dengan pesat, maka dari itulah kehidupan di Pondok Modern Darussalam Gontor berjalan sangat teratur. Disiplin telah menjadi bagian hidup dari segenap para santri, asatidz, dan ustadzat.

Dengan di adakannya Training Psikologi mengajarkan kepada pengurus rayon, OPPM, dan Koordinator, dalam menghadapi berbagai macam karakter santriwati serta cara menyelesaikan permasalahan yang ada.Rahma

Keluarga Besar PMDG Sambut Kepulangan Jama’ah Haji Gontor

0

GONTORSetelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, rombongan Jama‘ah Haji Pondok Modern Darussalam Gontor kembali ke Tanah Air, Senin (19/8) lalu. Sebagai penghormatan terhadap tamu Allah yang telah kembali ke pondok, Gontor menggelar acara Penyambutan Rombongan Haji di depan Kantor Pimpinan pada Selasa sore (20/8), pada pukul 16.00 WIB. Tahun ini Gontor memberangkatkan 2 guru, yakni Al-Ustadz H. Anwar Boyaman dan Al-Ustadz H. Heikal Yanuarshah.

Pidato sambutan disampaikan oleh K.H. Hasan Abdullah Sahal. Beliau menyampaikan kegembiraan atas kepulangan jama’ah haji dari Gontor dengan sehat dan selamat. Sambutan diakhiri dengan doa untuk kedua Bapak Guru tersebut, dan doa untuk seluruh keluarga besar PMDG yang belum menunaikan ibadah haji dapat segera melaksanakannya.

Selanjutnya, Al-Ustadz H. Anwar Boyaman menyampaikan beberapa hal terkait perjalanannya bersama Al-Ustadz H. Heikal Yanuarshah. Beliau bercerita bahwa perjalannya berjalan dengan lancar dan penuh dengan kemudahan. Selain fasilitas yang disediakan oleh panitia sangat memadai, keadaan dan suasana di tanah suci juga relatif baik. Di akhir, Beliau memohon doa kepada seluruh hadirin supaya hajinya mabrur dan dapat membawa manfaat. #brada 

Ulangan Umum Awal Tahun 1440 H

0

Gontor Putri Kampus 3 – Setelah disibukkan dengan begitu banyak kegiatan Khutbatul Arsy beserta rentetan acaranya, seluruh santriwati Gontor Putri Kampus 3 saat ini kembali disibukkan dengan kegiatan Kulliyatul Muallimats Al-Islamiyah untuk meningkatkan kualitas keilmuan para santriwati, seta sebagai wadah untuk mengetahui sampai di mana pemahaman para santri terhadap pelajaran-pelajaran yang telah mereka pelajari .

            Maka diadakanlah Ulangan Umum Semester Pertama, yang  diawali dengan pengarahan yang disampaikan oleh bapak Wakil Direktur KMI Al-Ustadz Drs. H. Muhammad Fauzi, M. Ud yang bertempat di Masjid Khadijah. Dalam pidatonnya beliau menyampaikan bahwa seluruh santriwati agar mempersiapkan diri dengan baik sdi dalam menghadapi ujian, harus bisa membagi waktu dan menjaga kesehatan.

            Ujian umun ini berlangsung selama 5 hari, mulai dari hari Sabtu 24 Agustus 2019/23 Dzulhijjah 1440 sampai hari Rabu 28 Agustus 2019/27 Dzulhijjah 1440. Seluruh santriwati sangat bersemangat dalam belajar untuk menghadapi ujian umum, apalagi setelah mengetahui begitu berharganya waktu yang harus mereka manfaatkan setelah banyaknya waktu yang dihabiskan dengan kegiatan non akademik.

            Semoga dengan disibukkannya santriwati dengan banyaknya kegiatan akademik maupun non akademik dapat menjadikan seluruh santriwati Gontor Putri Kampus 3 menjadi wanita yang sitti-l-kull thoyyibah dan berkualitas. Aamiin. Zaqila_92

Diskusi Umum Tumbuhkan Pemikiran Kritis Siswi Kelas 6 KMI

0

Gontor Putri Kampus 3 – Untuk menciptakan santriwati yang intelek serta kritis dalam berpendapat dan mengambil keputusan untuk sebuah permasalahan duniawiyah maupun ukhrowiyah, maka Gontor menjadikan kegiatan diskusi umum sebagai salah satu cara untuk menumbuhkan pemikiran yang kritis dan radikal dalam menyelesaikan sebuah permasalahan yang ada di zaman milenial ini. Dalam berpendapat santriwati di didik untuk pandai dalam mengungkapakan gagasan mereka tentang masalah yang harus diselesaikan berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang mereka dapati. Dengan inilah santriwati dapat mengembangkan ilmu pengetahuannya dan skill mereka dalam berpendapat.

    Tepat pada hari Sabtu (17/8) di Auditorium Gontor Putri Kampus 3 dilaksanakan Diskusi Umum bagi seluruh siswi kelas 6 KMI dengan judul “Dampak Musik Barat Terhadap Pemuda Indonesia”. Acara ini di buka oleh Al-Ustadz Drs. H. Muhammad Fauzi, M.Ud selaku Wakil Direktur KMI Gontor Putri Kampus 3. Materi diskusi umum ini disampaikan oleh dua kelompok diskusi yang terbagi dalam kelompok pro dan kontra yang mana masing-masing kelompok terdiri dari 3 orang.

Acara ini berlangsung dengan sangat baik, seluruh santriwati kelas 6 KMI sangat antusias dalam menggagaskan pendapat mereka masing-masing, semoga dengan diadakannya kegiatan ini dapat menjadikan seluruh santriwati Gontor khususnya bagi kelas 6 KMI dapat menjadi seseorang yang intelek dalam segala hal. Zaqila_92

Meningkatkan bahasa santri dengan Tasyji’ul lughoh

0

Mantingan (Ahad, 18-08-19)- “Al lughotu taaju-l-ma’hadi” bahasa adalah mahkota pondok, inilah kurikulum yang diterapkan Pondok Modern Darussalam Gontor kepada seluruh santrinya, bilingual language (bahasa arab dan inggris) pokok bahasa yang digunakan pada keseharian santri gontor.

Tasyji’ul lughoh adalah salah satu sarana bagi santriwati untuk meningkatkan bahasa, khususnya kelas 1 dan 1 intensive. Acara ini diadakan di pagi hari pada jam pelajaran pertama dan kedua tepatnya pukul 06.55-08.30.

Santriwati terlihat antusias dalam mengikutinya, acara ini diawali dengan penambahan kosakata, pengenalan dhomir dan melatih percakapan dengan 2 bahasa.

Asatidz dan ustadzat pun ikut berperan penting dalam acara ini demi memajukan serta meningkatkan bahasa santri, semoga seusainya acara ini ada perubahan peningkatan bahasa santri, vina

Sejumlah Anggota Badan Wakaf Kunjungi PP. Baitul Hidayah

0

BANDUNG–Sebanyak 4 orang anggota Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mengadakan kunjungan ke Pondok Pesantren (PP) Baitul Hidayah yang berlokasi di Kab. Bandung Barat pada Ahad (18/8). Sejumlah anggota Badan Wakaf tersebut adalah K.H. Hasan Abdullah Sahal, K.H. Syamsul Hadi Abdan, Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., dan K.H. Masyhudi Subari, M.A. selain itu, turut hadir pula Dr. H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A., dan Dr. H. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, M.A.

Kunjungan tersebut diadakan dalam rangka memenuhi undangan resepsi pernikahan salah satu putra dari wakif pondok tersebut, Alfonsius Dimas Adhi Prasetyo bin Martono dengan Ninik Puspita Ayu binti Edi Suharto. Selain itu, kunjungan ini juga merupakan momen silaturrahim antara PMDG dan PP. Baitul Hidayah.

Acara akad dilangsungkan pada pagi hari sekitar pukul 08.00 hingga 09.30 WIB, dilanjutkan dengan resepsi pernikahan hingga pukul 12.30 WIB. Pondok yang berlokasi di puncak bukit Panyandaan tersebut pun otomatis ramai dipenuhi para pengunjung dari pihak pondok, keluarga mempelai, dan tamu yang berbahagia.

Menjelang akhir resepsi pernikahan, setiap dari anggota Badan Wakaf memanjatkan do’a untuk kedua mempelai.

Kehadiran 4 orang anggota Badan Wakaf tersebut dilatarbelakangi optimisme akan berkembangnya pondok pesantren tersebut. Walaupun tidak terlalu jauh dari kawasan perkotaan, para tamu yang hendak berkunjung ke PP. Baitul Hidayah diharuskan melewati jalur menanjak yang cukup tinggi untuk mencapai lokasi. Lokasi pondok yang berada di atas bukit ini juga merupakan salah satu keunggulan pesantren ini. 

Hari Pramuka: Gelorakan Semangat Berkarya Demi Bangsa

0

RIMBO PANJANG – Perayaan Hari Pramuka diperingati setiap tanggal 14 Agustus. PM Gontor Putri Kampus 7 Riau pun melaksanakannya bersama seluruh santriwati dan dewan guru, di Lapangan Utama, Rabu (14/8) sore.

Perayaan ini sekaligus mengingatkan kembali peristiwa sejarah bangsa Indonesia sebelum kemerdekaan. Karena nilai-nilai yang terkandung di dalamnya merupakan peristiwa semangat berjuang melawan penjajahan, anti kolonial, yang saat itu menguasai Asia Tenggara.

Sejauh mata memandang, Hari Pramuka ini lahir dari hasil perjuangan para pendahulu bangsa ini. Berawal pada tahun 1961, setelah Keputusan Presiden (Keppres) no 238 1961 berhasil ditandatangani oleh Djuanda lewat persetujuan Ir. Soekarno.

Pada akhirnya, dilakukan Pelantikan Majelis Pimpinan Nasional (Mapinas), Kwarnas, Kwarnari di Intana Negara, dilanjutkan dengan penagnugerahan Panji-panji Kepramukaan dan defile Pramuka untuk memperkenalkan di hadapan masyarakat, diikuti sekitar 10 ribu Pramuka.

Dengan sekilas sejarah ini, Al-Ustadz Ma’ruf menyampaikan dalam nasehatnya, bahwa pramuka merupakan pemersatu gerakan-gerakan pemuda dari berbagai elemen, “1961, menjadi satu pandu disebut pramuka. Tidak ada pandu non-muslim, muslim. Tapi, satu, pandu pramuka,” paparnya di hadapan para santri putri dan dewan guru. Elmaliki

Galeri Upacara Kemerdekaan RI ke-74 di PMDG

0
Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) dalam Upacara Kemerdekaan RI ke-74 di PMDG
Acara ini dipimpin langsung oleh Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal selaku Inspektur upacara.
Suasana Pengibaran Bendera Merah Putih oleh Paskibra
Penyerahan Sang “Merah Putih” oleh Pimpinan PMDG K.H. Hasan Abdullah Sahal kepada Paskibra
Suasana Pengibaran Bendera Merah Putih
Ribuan santri dan guru PMDG ikut hadir dalam Upacara HUT RI ke-74 di depan BPPM