Home Blog Page 258

Lampung Sabet Gelar Juara LKBB Konsulat Di Gontor 2019

0

Gontor – Rentetan acara upacara Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy (PPKA) di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) berlangsung lancar dan hikmat, penampilan tiap acara mulai barisan seragam pondok, baris-berbaris konsulat,penampilan budaya juga berjalan baik dan tampil memukau. Sementara untuk rute Lomba Komando Baris-Berbaris (LKBB) mulai dari lapangan hijau Pondok sedikit berjalan ke arah utara 40 meter lalu melalui jalan desa Gontor ke arah timur hingga menemui pertigaan lalu berlanjut ke arah utara sekitar 450 meter sampai di pertigaan perbatasan desa Gontor dan Nglumpang, berlanjut kembali ke arah barat jalan menuju Balai Kesehatan Santri & Masyarakat (BKSM) dan terus lurus ke arah barat hingga sampai ke desa Mambil jalur lari pagi santri tiap hari Selasa sampai pada perumahan guru Buyut Makkah dan tembus kembali ke jalan desa Gontor (Pundungroto) barat Masjid Jami’ Gontor dan sampai pada jalan depan Masjid Jami’ Gontor.

Baca : Gladi Resik Perdana Penampilan PKA: Transformasi Nilai Gontor Melalui Kegiatan & Budaya

Lomba Komando Baris-berbaris (LKBB) antar konsulat berlangsung saat Apel Tahunan Khutbatu-l-‘Arsy pada Ahad (21/7) pagi tadi. Dari total konsulat yang ada yaitu sebanyak 36 konsulat, barisan para santri pada saat apel dibagi menjadi 77 barisan dengan jumlah yang rata per barisannya.
Dari perolehan nilai tiap-tiap konsulat berdasarkan penilaian juri, barisan konsulat terburuk pertama adalah konsulat Surabaya dan Madura 5 dengan perolehan nilai 250, kemudian terburuk kedua adalah konsulat Bekasi 5 dengan nilai 525, dan konsulat Bogor 5 dengan nilai 725 sebagai terburuk ketiga. Sedangkan juara barisan terbaik secara urut diraih oleh barisan konsulat Ponorogo 1 dengan nilai 1750 pada juara ketiga, lalu konsulat Sumatera Utara pada posisi kedua dengan nilai 2300, serta konsulat Lampung 1 dengan nilai 2600 sebagai juara pertama. #Husain

Kuliah Umum Babak I: Disiplin adalah Kunci Kesuksesan Gontor

0

Gontor–Ahad (21/7) pagi, Upacara Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy telah usai. Acara berjalan dengan lancar dan meriah, para santri juga antusias dalam mengikuti acara tersebut. Acara dilanjutkan dengan Kuliah Umum di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) yang diikuti oleh seluruh guru, istri guru kader, dan seluruh santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Kuliah Umum dibagi menjadi empat babak, yang diadakan pada pagi dan malam hari, Ahad-Senin, 21-22 Juli 2019.

Pada Kuliah Umum Babak l, K.H. Hasan Abdullah Sahal selaku Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor menjelaskan banyak hal tentang maksud dan tujuan diadakannya Khutbatu-l-‘Arsy. “Diadakannya Khutbatu-l-‘Arsy ini adalah supaya anak-anak tahu Gontor itu apa? PMDG itu apa?.” Ujar K.H. Hasan Abdullah Sahal dalam pidatonya.

Dalam kesempatan kali ini, kiai Hasan menyampaikan bahwa kunci keberhasilan Gontor adalah Disiplin. “Ada تنظيم (Pengaturan), نظام (Peraturan), انتظام (Keteraturan). Jangan hanya ada tandzim, ngatur saja, aturannya tidak ada, cari aturan sendiri-sendiri, ya kacau, ada peraturan ada pengaturan tapi tidak ditaati, ya tidak jalan.”

Dalam Kuliah Umum Babak Pertama ini, Pimpinan Pondok mengumumkan Hasil Lomba Keterampilan Baris Berbaris (LKBB) Antarkonsulat dan memberikan hadiah berupa Piala Penghargaan kepada para pemenang. Adapun perinciannya adalah sebagai berikut:

Terbaik:                                

1. Konsulat Lampung 1, dengan nilai 2600

2. Konsulat  Sumatra Utara, dengan nilai 2300

3. Konsulat Ponorogo, dengan nilai 1750

Yang Masih Perlu Diperbaiki: 

1. Konsulat Surabaya dan Madura 5, dengan nilai 250

2. Konsulat Bekasi 5, dengan nilai 525

3. Konsulat Bogor 5, dengan nilai 725

Setelah pembagian hadiah, para pemenang melakukan sesi perfotoan bersama Pimpinan Pondok. Kemudian kiai Hasan melanjutkan pidatonya dan berpesan, “Adanya baris-berbaris itu untuk melatih pendidikan kedisiplinan, kebersamaan, dan kemasyarakatan.” Ghazna

Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRA) Dalam Acara PKA 2019

0

Gontor – Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo dalam Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy (PPKA) ini mendapatkan tugas untuk mengiring dan mengibarkan mengibarkan sang saka merah putih, bendera yang menjadi kebanggaan bagi semua rakyat Indonesia dan juga para santri di PMDG.

Tim Paskibra sendiri mulai diseleksi oleh Tim Mabikori dari berbagai latar belakang santri baik dari santri baru maupun lama. Tim membutuhkan waktu kurang lebih selama 2 minggu, Tim menentukan 90 orang pasukan Paskibra dan menunjuk 1 orang santri pembawa baki bendera dari santri baru yang sudah menjadi tradisi agar para santri baru mendapatkan pengalaman dan hal yang prestice dalam Tim Paskibra dalam acara PPKA. Sementara anggota barisan Paskibra tercampur antara santri-santri baru dan lama.

Sebagaimana Standart Operating Predure (SOP) yang ada di Mabikori dalam persiapan Paskibra adalah melatih pasukan tersebut kurang lebih 5 hari dengan beberapa anggota Tentara Republik Indonesia (TNI) beberapa teknik dasar serta standar aturan baris-berbaris yang biasa dilakukan oleh TNI.

“Anak-anak ini melewati proses seleksi yang sangat ketat dan agak panjang, baik mereka mendaftar atas keinginan sendiri atau beberapa staf memang sengaja mencari para calon Paskibra dari santri-santri lama”, ungkap Ustadz Zul begitu saan akrab beliau saat di wawancarai kontributor Publikasi PKA.

Sementara lokasi latihan Paskibra beberapa kali dilakukan di lapangan desan Gandu langsung dibawah mengawasan ustadz Zulfahmi Syukri Zarkasyi, ustadz Iqbal dan beberapa staf Mabikori yang ditunjuk langsung mengawal secara khusus. Terkadang Paskibra ini juga dilatih khusus di lapangan windu di beberapa hari terakhir menjelang PPKA agar lebih fokus dan konsentrasi sbb lapangan windu juga agak terisolasi dari keramaian.

Suasana Menjelang Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy

0

Gontor – Pagi ini terlihat agak mendung cuaca seperti kondisi 2 hari terakhir di seputaran kecamatan Mlarak, tapi aktivitas santri dan tetap terlihat berjalan seperti biasanya. Yang spesial hari ini ahad, 21 Juli 2019 adalah moment akan dilangsungkannya upacara Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy (PPKA) di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) berlokasi di Lapangan Hijau PMDG.

Deru suara kendaraan baik motor dan mobil di pagi hari buta menandai pergerakan yang sudah dimulai dari rayon ke rayon, dering bel sepeda onthel khas Gontor seolah menjadi simbol pesan untuk para pengurus rayon agar segera memacu pergerakan santri-santri yang ada di kamar untuk segera mempersiapkan diri dan langsung dimobilisasi pergi ke dapur agar segera antri dalam barisan dapur umum & dapur keluarga untuk sarapan. Dinamika pondok yang indah, karena setiap pergerakan yang di lakukan di dalamnya ada barakah, (Taharrak Fa Inna Fi Al-Harakati Barakah) demikian filsafat pergerakan yang ada di Gontor.

Belum genap pukul 06.00 Wib, sayup-sayup sudah terdengar suara latihan Marching Band Gema Nada Darussalam (MBGND) sebelum memulai penampilan akbarnya dalam acara PPKA pagi hari ini, selain deru langkah kaki para santri yang tergopoh-gopoh melakukan aktivitas pagi ini yang serba cepat. “Bergerak dan menggerakkan”, begitulah ungkapan yang sering disampaikan oleh KH. Abdullah Syukri Zarkasyi kepada santri dan gurunya.

Di beberapa titik menuju lokasi dilangsungkannya acara juga terlihat aktivitas beberapa staf KMI menyiapkan beberapa meja dan lembaran daftar hadir guru-guru yang akan mengikuti jalannya acara PPKA disisi lain bagian konsumsi juga menyiapkan deretan meja untuk keperluan konsumsi.

LT Internasional, Tingkatkan Kemampuan Berpramuka Dunia

0

RIMBO PANJANG – Lomba Tingkat (LT) merupakan salah satu sarana latihan kepramukaan di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 7. Dalam LT terdapat banyak kegiatan yang menunjang Syarat Kecakapan Khusus (SKK) dan Tanda Kecakapan Khusus (TKK) bagi adika pramuka. Tujuan diadakan acara ini, agar dapat mengasah keterampilan serta kemampuan para santriwati dalam beberapa bidang. Diantaranya, bidang keagamaan seperti, Shalat, Qori’, dan Khitobah – bidang patriotism, dirijen, menyanyi, dan menggambar – bidang ketangkasan, pengamatan, penyelidikan, dan gerak jalan –  bidang keterampilan, menjahit, mengarang, dan juru Bahasa –  serta bidang sosial dan gotong royong, P3K, dan juru kebun.

LT di PMDG Putri Kampus 7 diikuti oleh 489 peserta dan siswi KMI kelas 6 sebanyak 162 siswi selaku panitia pelaksana LT. Peserta LT terdiri dari siswi KMI kelas 2, kelas 3, kelas 3 intensif, dan kelas 4. Upacara pembukaan LT yang dipimpin oleh Bapak Wakil Pengasuh, Al Ustadz H. Muhammad Ma’ruf Chumaidi, berlangsung dengan khidmat, Kamis (18/7).

Dalam amanatnya, beliau menyampaikan bahwa latihan kepramukaan dalam LT merupakan dril untuk menjadi pribadi yang unggul, demikian juga upacara yang dilaksanakan untuk melatih disiplin yang baik. Dengan pribadi yang unggul dan disiplin bumi Indonesia akan berubah menjadi lebih baik.

Wisata Edukasi

Di sela-sela penyelenggaraan LT, panita mempersiapkan jadwal Wisata Edukasi selama 2 hari, Jum’at (19/7) dan Sabtu (20/7), bertempat di Andalus Wisata Keluarga, Desa Silam, Kec. Kuok, Kab. Kampar Riau. Adapun kegiatan selama di Andalus meliputi, Outbond (Games Seru), Berkuda, Memanah, Berenang, Flying Fox, Bersampan, dan Sepeda Air. Acara ini berjalan dengan sangat menyenangkan dengan cuaca yang sejuk dan asri. Di akhir acara LT, diadakan penutupan dengan membagikan hadiah hasil lomba kepada masing-masing regu di Lapangan Utama, Sabtu (19/7), Sore. Ulfa Meida

13 Anggota Badan Wakaf Hadiri Sidang ke-84

0

DARUSSALAM–Sejumlah 13 orang anggota Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) hadir pada Sidang Badan Wakaf yang ke-84 (19/7/19’).

Adapun Anggota Badan Wakaf yang hadir adalah: Drs. K.H. M. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed., Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., Dr. K.H. M. Hidayat Nurwahid, M.A., K.H. Hasan Abdullah Sahal, K.H. Syamsul Hadi Abdan, Prof. Dr. K.H. Din Syamsuddin, K.H. Abdullah Said Baharmus, Lc., K.H. M. Masruh Ahmad, M.B.A., Drs. K.H. M. Dawam Saleh, Prof. Dr. K.H. Aflatun Muchtar, M.A., Prof. Dr. K.H. Husnan Bey Fananie, M.A., dan K.H. M. Nasir Zein, M.A. Adapun yang berhalangan hadir adalah Dr. K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A., dikarenakan saat ini masih dalam proses pemulihan kesehatan.

Sidang yang dilaksanakan selama dua hari tersebut (Jum’at-Sabtu, 16-17 Dzulqa’dah 1440/19-20 Juli 2019) berlokasi di Wisma Badan Wakaf PMDG. Pada sidang ini, anggota Badan Wakaf membahas hasil usaha selama 1 semester, serta langkah-langkah yang akan dilalui PMDG ke depannya. Salah satu hasil dari sidang tersebut adalah diangkatnya Drs. K.H. M. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed. sebagai Ketua Badan Wakaf PMDG menggantikan Alm. Drs. K.H. Kafrawi Ridwan.

Anggota Badan Wakaf PMDG tengah berfoto bersama di Darussalam Gontor Stadium

Di samping mengadakan pertemuan, anggota Badan Wakaf juga mengadakan inspeksi terhadap beberapa bangunan yang ada di PMDG (Baca: Badan Wakaf Adakan Inspeksi Bangunan di PMDG) antara lain Gedung Gambia, Gedung Satelit, Menara Masjid Jami’, Kantin Satelit, Gedung Sudan, Rumah Sakit Islam Darussalam, Kampus UNIDA Gontor, dan Darussalam Gontor Stadium. Selain itu, para anggota juga berziarah ke makam Trimurti dan menjenguk Dr. K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A. di kediaman beliau.

Sidang Badan Wakaf merupakan salah satu rutinitas pondok yang diselenggarakan secara rutin dua kali dalam setahun, yaitu pada semester pertama dan kedua. Muis

Bagian Tamu Selalu Memegang Prinsip “Ikramu Ad-Dhaif” (Memuliakan Tamu)

0

Gontor – 5 hari menjelang hari H Penyelenggaraan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy (PPKA) di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), bagian tamu mulai sibuk mendata tamu-tamu yang akan datang ke Gontor untuk mengikuti jalannya PPKA bekerja sama dengan sekretariat PMDG. Tamu-tamu keluarga PMDG yang akan datang memang di koordinasi satu pintu melalui Sekretariat berikut konfirmasi kedatangan. Diantara tamu undangan yang datang terlebih dahulu adalah anggota badan wakaf Pondok Modern yang akan melakukan sidang rutin tahunan di Gontor. Seluruh persiapan menjelang hari dilangsungkannya PPKA ini terlihat digerakkan secara maksimal, sejak pagi beberpa kelas 6 B-F sengaja tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar atas rekomendasi direktur Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI).

Baca : H -1 Persiapan PKA Di Optimalkan Hingga Operasi Semutpun Di Lakukan

Diantara tamu-tamu anggota badan wakaf PMDG yang sudah konfirmasi kedatangan untuk sidang serta mengikuti jalannya PPKA diantaranya: Drs. K.H. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed., Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., K.H. Abdullah Sa’id Baharmus, Lc., K.H. Masruh Ahmad, M.A., M.B.A., Dr. K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi,M.A., K.H. Hasan Abdullah Sahal, K.H. Syamsul Hadi Abdan, K.H. Masyhudi Subari, M.A., K.H. M. Nasir Zein, M.A., Prof. Dr. K.H. Aflatun Muchtar, M.A., Drs. K.H. M. Dawam Saleh, Dr. K.H. Hidayat Nur Wahid, M.A., Prof. Dr. K.H. Dien Syamsuddin, M.A.,Dr. K.H. Husnan Bey Fananie, M.A.,

Selain itu wakil-wakil pengasuh dan Wakil Direktur Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok-pondok cabang Gontor baik dalam dan luat jawa seluruhnya wajib datang untuk mengikuti presesi acara PPKA yang akan berlangsung esok Ahad (21/072019). Sore hari ini sebagian besar wakil pengasuh pondok cabang yang ada di Luar Jawa sudah terlihat keliling memantau persiapan panitia PPKA di lapangan hijau, bahkan terlihat asyik mengobrol santai dengan KH. Hasan Abdullah Sahal di tengah panggung lokasi acara esok dan sesekali terdengat tertawa lepas mendengar guyonan-guyonan ringan khas Kyai Hasan.

Sementara Wisma Badan Wakaf tempat menginap anggota badan wakaf PMDG serta Wisma A tempat transit juga menginap para wakil pengasuh dan wakil direktur KMI dipersiapkan dengan maksimal oleh bagian tamu yang langsung di gawangi oleh ustadz Muhammad Sabar dan Staf senior Wisma Darussalam (Wisda) ustadz Cucu. Selain persiapan wisda bagian tamu juga melakukan kontrol lokasi transit tamu putri yang datang dari 2 arah berbeda yaitu Ngawi dan Kandangan Kediri yang akan menempati lokal ruang di gedung Al-Azhar di sebelah timur panggung khusus tamu putri. Pengecekan beberapa peralatan yang ada di kamar mandi juga telah di lakukan beberapa bagian tamu bekerjasama dengan staf pengasuhan dan juga kelas 6.

“Jangan lupa di cek kebersihan kamar mandi dan toilet, aliran air juga ember dan gayung secukupnya sesuai dengan kapasitas tamu undangan”, ungkap ketua panitia PPKA ustadz Agus Mulyana seraya memberi arahan kepada staf pengasuhan ustadz Aip Wahidul Latif. Semua persiapan yang dilakukan oleh bagian tamu dan juga panitia PPKA tak lain adalah bentuk Ikramu Ad-Dhaif (Memuliakan Tamu) yang menjadi prinsip dalam menyambut tamu yang datang ke PMDG.

H -1 Persiapan PKA Di Optimalkan Hingga Operasi Semutpun Di Lakukan

0

Gontor – Meskipun malam sebelumnya Gontor diguyur hujan yang cukup lebat dan beberapa aktifitas agak sedikit berjalan agak lamban dari sebelumnya, tetapi semua aktivitas tetap saja berjalan. Pagi ini terbit sebuah Maklumat datang dari direktur Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Gontor mengenai beberapa kelas 6 yang di izinkan untuk tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar selama 1 hari penuh.

Baca : Guyuran Hujan Tidak Mengurangi Semangat Dekorator

Adapun kelas-kelas yang diizinkan adalah kelas 6 B hingga F, sebagai ganti dari kegiatan belajar di kelas yang biasanya dilakukan di pagi hari, mereka mulai sejak pagi setelah sarapan harus sudah berada di pos bagian masing-masing untuk membantu persiapan Panitia Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy di Lapangan Hijau Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG).

Sebagian mereka yang terpilih menjadi komandan barisan konsulat terlihat latihan serius berlatih bersama komandan peleton di bagian tengah lapangan mereka terlihat serius juga mendengarkan pengarahan-pengarahan dari pembimbing yang mengontrol mereka langsung. Pada bagian depan sisi barat panggung terlihat pula beberapa orang menata peralatan kamera syuting yang digunakan untuk meliput seluruh kegiatan selama acara. Sementara pada sisi timur panggung terlihat santri-santri menata karpet diatas panggung berikut menata taplak meja yang ada diatas panggung serta menaikkan beberapa kursi ke atas panggung untuk kembali ditata rapi untuk deretan tempat duduk tamu dari guru-guru senior dan junior yang ada di PMDG.

Pada sisi yang lain, di depan gawang sebelah barat juga terdapat pemandangan agak unik yang biasa dikenal dengan istilah “Operasi semut”, santri kelas 6 berjajar dari sisi utara hingga selatan dengan berjongkok sambil mengambil kotoran-kotoran kecil yang bertebaran di lapangan mulai dari tengah lapangan dan berakhir di sisi barat lapangan dan langsung didampingi dan di kontrol oleh Ustadz Wilujeng. Mereka tampak enjoy dengan pekerjaan tersebut apalagi didukung dengan cuaca yang agak sedikit mendung sehingga tidak terlalu terasa panas.

Guyuran Hujan Tidak Mengurangi Semangat Dekorator

0

Gontor – Persiapan demi persiapan terus dilakukan oleh panitia Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy (PPKA) mulai dari pertamanan, pengecekan kembali tiang bendera, settingan panggung dan penempatan bangku dan kursi, persiapan baleho oleh dekorator juga sound sistem yang digunakan selama acara nantinya.

Cuaca yang terlihat mendung sejak sore hari tak membuat surut semangat para santri untuk tetap latihan guna persiapan PPKA esok hari (20/7). Selain itu beberapa bagian yang masih belum menyelesaikan persiapannya adalah bagia dekorator dan sound sistem. Meskipun baleho sisi utara lapangan sudah berdiri megah dan sudah terlihat sempurna saat gladi penampilan keseluruhan barisan guru-guru, konsulat, Bhinneka Tunggal Ika pagi harinya namun mereka masih menyisakan pekerjaan rumah yang harus diselesaikan yaitu baleho kain pada sisi selatan lapangan hijau (belakang panggung utama) yang masih belum terpasang.

Tim dekorator yang di komandoi ustadz Muhammad Nur, ustadz Hasan Muttaqin dan ustadz Mukhtar Syafi’i ini terus bekerja keras untuk menyempurnakan baleho tersebut. Tim dekorator dibagi menjadi 2, sebagian mereka mengerjakan dekorasi panggung Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) yang akan digunakan Kuliah Umum Babak 1-4 nantinya. Sementara mereka yang ada di gedung aligart merapikan kembali beberapa letter yang digunakan untuk baliho sisi selatan panggung utama.

Cuaca yang sejak sore hari terlihat mendungpun diabaikan oleh mereka untuk tetap bekerja menyelesaikan dekorasi baleho lapangan hijau dan juga background panggung BPPM, meskipun pada akhirnya bumi Gontorpun di guyur hujan yang cukup lebat dan lama pada saat jarum jam menunjukkan pukul 21.30 Wib, bagaimanapun faktor cuaca tersebut semua pekerjaan tetap berjalan sebagaimana biasanya, dan guyuran hujan malam hari itu tidak sedikitpun mengurangi semangat bagian dekorator untuk tetap menyelesaikan target mereka.

Mahasiswi Guru In Action

0

Karangbanyu– Salah satu rangkaian dalam rentetan acara Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 3 adalah Pentas Seni Persembahan Mahasiswi Universitas Darussalam Gontor (PENSI UNIDA), acara tersebut diselenggarakan pada Jum’at(19/7) malam, di Auditorium Gontor Putri Kampus 3. Acara tersebut diketuai oleh Al-Ustadzah Ulga Aulia Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) dan Al-Ustadzah Rifqotus Sofiyah Program Studi Ekonomi Islam (EI).

            Acara diisi dengan berbagai macam seni dan kreasi mahasiswi UNIDA Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 3 diantaranya: Melody UNIDA, Saman dan Acapela, Drama Kolosal, Choir, Nasyid dan lain-lain. Acara-acara yang ditampilkan tidak terlepas dari tema yang diambil yaitu “Indespenseble University” yang memiliki makna: “Menjadikan UNIDA sebagai universitas yang sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan zaman dengan dakwah”. Atas Rahmat Allah acara tersebut dapat berjalan dengan lancar walaupun ditengah acara salah satu proyektor mati. Namun hal tersebut tidak menjadi penghalang yang berarti. Para santriwati tetap antusias untuk menyaksikan acara tersebut dan sesekali mereka memberikan tepuk tangan yang meriah terhadap penampilan yang mereka saksikan.

            Diharapkan acara tersebut dapat lebih mengasah kreatifitas para mahasiswi guru khususnya dan dapat menjadi motivasi yang baik bagi seluruh santri umumnya. Fikra17