Home Blog Page 294

Kunjungan Kerja Komisi IV DPR RI ke Gontor Putri

0

Tamu Komisi IV DPR RI (2)Ngawi – Gontor sebagai lembaga pendidikan memiliki orientasi dan tujuan jelas yang tergabung dalam fitur Pondok Modern Darussalam Gontor. Salah satu fitur tersebut adalah khittoh, yaitu program-program besar yang disebut dengan panca jangka, salah satunya khizanatullah. Pondok memiliki sibghah atau jati diri berupa kemandirian disegala bidang, baik bidang kurikulum maupun bidang ekonomi, hal ini membuat Gontor tidak bergantung pada sumbangan ataupun satu pihak tertentu, namun tidak pula menolak sumbangan untuk menopang segala  kebutuhan, sehingga Gontor menggunakan sistem ekonomi protektif.

Pondok Pesantren Internasional yang tidak pernah absen dari kehadiran para tamu. Di hari pertama ujian tulis (1/11/18), Komisi IV DPR RI mengadakan kunjungan kerja dalam rangka penakaran lele bioflok yang dipimpin langsung oleh Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian Bapak Vifa Yoga Mauladi, M.S.I. Rombongan Komisi IV DPR RI berserta seluruh mitra kerja bermaksud membahas perihal pertanian dan perikanan yang berlokasi di Bumi Perkemahan (Outbond) Gontor Putri Kampus 1.

Pada kunjungan kerja tahun ini beliau akan memberikan 2 paket bibit ikan lele dan mesin pembuat pakan pelet, serta 5 ton pakan untuk ikan. Untuk pertanian, beliau iTamu Komisi IV DPR RI (5)ngin mengusahakan sebuah program unit pengolahan pupuk organik (bio gas) dengan memberikan beberapa ekor sapi untuk menambah ilmu pengetahuan praktek bagi para santriwati. Kunjungan tersebut dilanjutkan dengan sesi ramah tamah dan tanya jawab untuk mendengarkan beberapa keluhan, kritik, dan saran dari kelompok pembudidayaan ikan dan pihak Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1.

Dari kunjungan tersebut diharapkan dapat menunjang perkembangan sumber daya masyarakat khususnya dibidang perikanan dan pertanian, serta dapat mendorong terealisasinya program-program melalui APBN. Kunjungan diakhiri dengan pemberian cendramata dari pihak Pondok Moden Darussalam Gontor dan juga pihak Komisi IV DPR RI.Salsabila

Ujian Sebagai Langkah Peningkatan Mutu Dan Kualitas Pondok

0

 

Suasana Pembukaan Ujian Tulis
Suasana Pembukaan Ujian Tulis

Mantingan –Al Ma’hadu Laa Yanaamu Abadan. Setelah melewati ujian lisan, kini santriwati Gontor Putri Kampus 1 tengah disibukkan dengan ujian tulis. Persiapan dimulai dengan pengarahan dan pembekalan yang disampaikan oleh Bapak Wakil Direktur dan Wakil Pengasuh, kemudian dilanjutkan oleh Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor Al-Ustadz KH. Hasan Abdullah Sahal.

Tepat tanggal 1 November 2018 ujian tulis resmi dibuka. Ujian berlangsung selama 11 hari (1-15/11/18) yang melibatkan seluruh santriwati kelas 1-5. Kegiatan ini memang menjadi acara tahunan, namun bukan sesuatu yang dapat diremehkan, karena merupakan kegiatan pokok yang sangat menentukan kesuksesan proses belajar mengajar di Gontor. Selama berjalannya ujian tulis, beberapa kegiatan pondok dan ekstrakulikuler diberhentikan sementara agar santriwati lebih fokus dalam belajar.

“Seindah-indahnya masa adalah masa belajar. Seindah-indahnya tempat belajar adalah di Gontor. Seindah-indahnya masa belajar adalah masa ujian”. Santriwati terlihat sangat khusyu’ belajar. Mereka benar-benar memanfaatkan waktu dengan banyak mengahafal dan membaca. Tak jarang mereka rela tidur malam untuk mempersiapkan hasil terbaik di hari esok.

Dengan terlaksananya kegiatan ini diharapkan para asatidz, ustadzah, serta seluruh santriwati dapat mengambil pelajaran yang ada, mengetahui sejauUjian Tulis (1)h mana tingkat kesuksesan kegiatan akademis yang telah diusahakan dan direalisasikan setengah tahun, seberapa paham santriwati dalam menguasai materi dan seberapa besar persiapan mereka menghadapi ujian, serta mengevaluasi kesalahan-kesalahan yang terjadi demi meningkatkan mutu dan kualitas pondok. Seusai jihad santriwati dalam ujian tulis, santriwati akan diliburkan selama sepuluh hari. Kemudian beralih ke kelas 6 yang akan menghadapi ujian gelombang pertama.Salsabila

Darul Qiyam panen ratusan lele

0

Darul Qiyam – Melimpahnya air di bumi Darul Qiyam menjadi sebuah anugrah yang harus disyukuri. Kesyukuran tersebut salah satunya diwujudkan dengan bentuk pengadaan budi daya lele dan nila di PMDG kampus 6. Hingga saat ini, di PMDG kampus 6  terdapat 17 kolam yang terisi dengan ikan lele dan ikan nila .

Pekerja pondok sedang memanen lele di kolam depan Gedung Mesir
Pekerja pondok sedang memanen lele di kolam depan Gedung Mesir

Pada hari sabtu, 10 November 2018, ratusan lele-lele yang ada di kolam dipanen oleh para pekerja pondok. Panen lele tersebut biasanya terjadi selama tiga bulan sekali. Tapi untuk lele yang dipanen pada saat ini  bibitnya dari remaja, jadi tidak sampai tiga bulan untuk memanennya. Bibit-bibit lele tersebut dimasukan kolam pada tanggal 1 Oktober 2018, dan dipanen tanggal 10 November 2018. Lele – lele tersebut nantinya akan didistribusikan ke Bagian Dapur Umum untuk dikonsumsi oleh para santri.

Terdapat bagian OPPM, yaitu Bagian Perikanan yang bertanggung jawab dalam pengurusan budi daya lele dan nila yang ada di Gontor kampus 6 dengan bimbingan dari Bagian Pengasuhan Santri. Budidaya lele tersebut merupakan bekal pendidikan bagi santri agar mereka dapat mandiri dalam kehidupan kelak dan menjadi tuan di negeri sendiri.

Bedah Buku Nilai Pendidikan Sufistik Ala K.H. Imam Zarkasyi

0

Sebuah kesempatan berharga untuk dapat mendalami filosofi pondok secara langsung dari seorang tokoh yang sangat dirindukan nasehat dan petuahnya. Beliau adalah Al-Ustadz Dr. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, M.A. Beliau hadir sebagai narasumber dalam acara bedah buku Nilai Pendidikan Sufistik ala K.H. Imam Zarkasyi yang diselenggarakan oleh Dewan Mahasiswa pada tanggal (14/10 ) di aula perkumpulan UNIDA Putri.Al-Ustadz Dr. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, M.A. Sebagai Narasumber

Acara yang dihadiri oleh seluruh dewan guru Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 berlangsung dengan sangat hangat. Kalimat demi kalimat yang disampaikan oleh sang guru hebat membawa seluruh peserta kembali ke memorial mendalam tentang bagaimana K.H. Imam Zarkasyi mendirikan pondok kita tercinta ini. Sebenarnya, tidak pernah ada istilah sufistik tersebutkan dari lisan beliau. Namun istilah sufistik itu disimpulkan dari segala usaha yang dilakukan olehnya untuk selalu menjaga keberkahan. Al-Ustadz Dr. Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, M.A. menceritakan bagaimana pondok-pondok salafi terdahulu, dengan fasilitas yang sederhana, sistem yang seadanya, berguru pada seorang Kyai tanpa kurikulum tertentu, dapat mencetak alumni-alumni yang cemerlang dan berguna bagi bangsa karena faktor ‘X’. Itulah yang ditiru oleh pendiri pondok dan kerap disebut dengan menjaga keberkahan. Do’a yang selalu dipanjatkan untuk mengharap perlindungan Ilahi, dzikir yang dibacakan dalam setiap langkah, keikhlasan dan segenap totalitasnya untuk membina pondok, adalah faktor-faktor keberhasilan yang tidak mudah dilakukan oleh lembaga pendidikan lainnya.

Membumbui perbincangan sore itu, beliau juga menambahkan beberapa topik tentang pengalaman mengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri yang baru saja dirintis. Kesulitan demi kesulitan yang dihadapi, dari adaptasi kedisiplinan hingga keadaan emosional santriwati yang sangat berbeda. Begitulah kesempatan emas itu berlalu dengan pertemuan singkat nan sarat makna dengan beliau. nisahabiba

Hadiri Milad PP. Al-Amanah Al-Gontory ke-26. Kiai Hasan: Nyatakanlah Kebenaran, Bukan Membenarkan Kenyataan!

0

PONDOK AREN – Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal menghadiri Tasyakuran 26 Tahun Pondok Pesantren Al-Amanah Al-Gontory Pondok Aren, Tangerang Selatan. Acara yang bertajuk silaturahim Pimpinan PMDG bersama seluruh keluarga besar PP Al-Amanah Al-Gontory ini diselenggarakan pada hari Sabtu, 3 November 2018 di Aula Pertemuan Pondok tersebut.

K.H. Hasan Abdullah Sahal tiba di lokasi pertemuan pada pukul 08.50 WIB. Sepuluh menit kemudian, acara dimulai. Diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an, lalu menyanyikan lagu Himne Oh Pondokku, suasana menjadi begitu damai. Selanjutnya, Pimpinan PP. Al-Amanah Al-Gontory, K.H. Abdus Syakur menyampaikan sambutan dan ucapan selamat datang kepada K.H. Hasan Abdullah Sahal.

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa PP Al-Amanah Al-Gontory ini berdiri pada tahun 1992, dengan jumlah santri yang hanya 6, dan dewan guru berjumlah 9 orang. Menjadi kesyukuran yang luar biasa, bahwa pada usia 26 tahun ini, jumlah seluruh santri dan santriwati cukup banyak, yakni 1.950 orang, dengan 133 guru. Beliau sangat senang sekali, Kiai Hasan dapat hadir dalam peringatan milad tahun ini untuk memberikan wejangan dan motivasi kepada para santri dan guru, untuk lebih giat dan teguh dalam berjuang menegakkan kalimat Allah melalui pendidikan.

Kiai Hasan saat menyampaikan pesan dan nasihat
Kiai Hasan saat menyampaikan pesan dan nasihat

Selanjutnya, tiba waktu K.H. Hasan Abdullah Sahal menyampaikan pesan dan nasihat kepada seluruh hadirin. Beliau sangat bersyukur dapat hadir di tengah keluarga besar PP Al-Amanah Al-Gontory kali ini. Beliau berpesan kepada seluruh hadirin, agar dalam kondisi apapun, umat islam harus selalu teguh untuk menyatakan kebenaran.

“Kalau ada 99 kebathilan dan hanya 1 kebenaran, maka pastikan diri kita adalah yang 1 itu. Kebathilan akan menang, ketika orang-orang yang benar tidak berani/enggan menyatakan kebenaran. Nyatakanlah kebenaran, Bukan membenarkan kenyataan.” Tegas Kiai Hasan.

Semoga dengan diadakannya silaturahim ini, menambah semangat juang para santri dan guru, sehingga PP. Al-Amanah Al-Gontory dapat selalu eksis sebagai lembaga pendidikan Islam yang terus maju dan berkembang ke arah yang lebih baik.brada

Awali November Dengan Jihad Penuh Berkah

0
Pembukaan Ujian Tulis Oleh Bapak Wakil Direktur
Pembukaan Ujian Tulis Oleh Bapak Wakil Direktur

Mantingan_Awal bulan November ini terasa istimewa dengan diadakannya pembukaan ujian tulis pertengahan tahun ajaran 1439-1440 Hijriyah. Pembukaan ujian tulis kali ini dibuka didepan gedung Kairo, tepatnya terdapat ikon Gontor Putri Kampus 2. Acara tersebut diadakan  pada pukul 06.00 WIB dan dan dibuka langsung oleh Bapak Wakil Pengasuh Al-Ustadz K.H. Umar Said Wijaya, S.Ag. dan Bapak Wakil Direktur Gontor Putri Kampus 2, Al-Ustadz Muhammad Fathan Aziz, Lc.

Acara yang dibuka pada hari Kamis, 1 November 2018 yang bertepatan dengan tanggal  23 Safar 1440 Hijriyah ini merupakan agenda 6 bulanan seluruh Gontor sebagai bahan evaluasi santriwati dari hasil belajarnya selama 5 bulan lebih. Dari ujian tersebut santriwati mengerti seberapakah tingkat kemampuannya diseluruh pelajaran yang telah mereka pelajari.

Suasana Usai Ujian Dictation
Suasana Usai Ujian Dictation

Pembukaan ujian tulis pertengahan tahun dari kelas 1 – 5 ini dihadiri oleh seluruh santriwati Gontor Putri Kampus 2, beserta seluruh pengajar dari asatidz dan ustadzat, sebagaimana yang telah dilaksanakan ditahun tahun sebelumnya. Dengan pengarahan yang disampaikan oleh Bapak Wakil Pengasuh dan Wakil Direktur Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2.

Bapak Wakil Pengasuh berpesan agar santriwati tetap kuat akan ujian yang akan mereka hadapi, karena ujian yang mereka hadapi bukan hanya sekedar ujian fisik melainkan ujian metafisika yaitu hawa nafsu dengan selalu berusaha giat belajar, dan memperkuat do’a dengan berdo’a, minta doa dan mendoakan, Bapak Direktur KMI juga berpesan pada seluruh santriwati bahwasannya ujian merupakan sarana evaluasi yang mulia, jangan sampai peserta ujian (santriwati) ada yang mencontek.-Erwin

Gontor Kampus 6 Membeli satu Unit Armada Bus

0

Darul Qiyam – Selasa, 6 November 2018 PMDG Kampus 6 kedatangan satu armada Bus yang dipesan sebulan sebelumnya oleh staf Yayasan PMDG Kampus 6. Bus dengan ukuran medium tersebut memiliki 33 seat. Bus tersebut dibeli second dari perusahaan transportasi swasta Blue Star. Tahun pembuatan Bis terhitung tahun 2010. Jadi, bis tersebut sudah masuk tahun ke-8 semenjak diproduksi oleh pabrik.

Penambahan satu armada Bus di PMDG kampus 6 bertujuan untuk mendukung moda transportasi para santri dan guru. Nantinya bus ini akan menjadi fasilitas santri yang ingin berpergian ke Yogyakarta setiap hari jum’at.  Sebelum adanya bus ini, santri-santri yang ingin pergi ke Yogyakarta diangkut menggunakan dua mobil Elf dengan masing-masing seat berjumlah 15 seat. Hal tersebut menjadikan biaya akomodasi transportasi tidak ekonomis dikarenakan menggunakan dua armada sekali jalan. Dengan adanya Bus baru ini,  dapat memfasilitasi 33 santri untuk pergi ke Yogyakarta setiap hari jum’at. Selain itu,  Armada tersebut juga akan disewakan untuk kepentingan para guru dan pihak tertentu.

Ditargetkan pada hari perlulangan semester pertama, Bus sudah beroprasi untuk mengantar konsulat tertentu yang memesan bus tersebut. Diharapkan dengan adanya penambahan armada akan meningkatkan ekonomi proteksi PMDG kampus 6.

Friendship Guardian Generation—Obati Hati Yang Merindu

0

DSC_5639Bak hati, bagian yang terpisah pasti kan merindu. Begitu pula yang dirasakan Guardian Generation Jum’at (5/10) lalu. Terlahir dari tanah yang sama, maka Jum’at tersebut adalah hari bersejarah yang mempertemukan kembali angkatan pengawal ini. Maka demi mengobati kerinduan, Panitia Siswi Akhir KMI Gontor Putri Kampus 1 mengadakan ajang persahabatan yang dihelat untuk seluruh Guardian Generation di pondok putri.

Meskipun hanya dapat dihadiri oleh Gontor Putri Kampus 1, 2, dan 3, pertandingan persahabatan ini berlangsung semarak. Dengan dukungan dan do’a dari masing-masing kampus, setiap delegasi dari setiap pondok terlihat semangat dan menggebu dalam mengikuti turnamen olahraga ini.

Bermodalkan latihan-latihan dan semua usaha yang telah dikerahkan, masing-masing menunjukkan kebolehannya dengan performa yang maksimal. Pertandingan ini terdiri dari perlombaan untuk 3 cabang olahraga yaitu basket, voli, dan cheerleader. Perlombaan ini berlangsung sejak pukul 08.30 WIB hingga siang hari, dan babak kedua dilangsungkan kembali pada sore hari dilanjutkan dengan pengumuman pemenang perlombaan.

Meskipun diungguli oleh Gontor Putri Kampus 1 sebagai pemenang, tak ada yang merasa dirugikan dalam perlombaan ini. Karena pada hakikatnya pertandingan ini diadakan sebagai ajang pemersatu dan pemererat persatuan angkatan yang juga merupakan tujuan utama diadakannya perlombaan persahabatan ini.()

DSC_5619

Gontor Putri Kampus 2 Memasuki Fase Ujian Tulis Pertengahan Tahun

0

DSC_7051Gontor Putri Kampus 2- “Al-Ma’hadu laa yanaamu abadan” setelah berakhirnya ujian lisan (28/10) untuk santriwati kelas 1-5 Kulliyatu-l-Mu’allimat al-Islamiyyah (KMI), kini Gontor Putri Kampus 2 memasuki fase kedua ujian yaitu ujian tulis. Yang akan di laksanakan pada Kamis, 1 November 2018 sampai dengan 15 November 2018.

Sebelum ujian dimulai, seluruh dewan guru dan siswi akhir KMI berkumpul di masjid guna mengikuti acara Pembagian Tugas dan Pengarahan Ujian Tulis pada Ahad (28/10). Acara ini di sampaikan langsung oleh Bapak Wakil Direktur KMI Gontor Putri Kampus 2, Al-Ustadz Muhammad Fathan Aziz, Lc dan Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 2 Al-Ustadz K.H Umar Said Wijaya, S.Ag. Kemudian dilanjutkan dengan pembagian tugas ujian tulis yang disampaikan oleh Al-Ustadzah Farida Syarifa, S.H dan Al-Ustadzah Ruqoyyah Habibaturrahim selaku pantia ujian awal tahun.

Pada kesempatan kali ini, Bapak Wakil Direktur KMI Al-Ustadz Muhammad Fathan Aziz, Lc menyampaikan banyak tentang bagaimana cara menjadi pengawas yang baik dan benar sesuai dengan sunnah pondok.hasnab

Meningkatkan Kreativitas Santriwati Dengan Seminar Tata Rias

0

DSC_5303Jum’at (28/9)-Bagian Keputrian Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) Gontor Putri Kampus 2 selenggarakan Seminar Tata Rias di Aula Pertemuan Beirut. Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kreativitas santriwati dalam hal keputrian ini di ikuti oleh anggota klub tata rias Bagian Keputrian Organaisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) dan penanggungjawab make up Gebyar Seni Darussalam, Drama Arena dan Panggung Gembira.

Seminar yang di bawakan oleh Ibu Tatik Karyaningsih ini di praktekan langsung pada santriwati kelas 6 yakni, Nadila Rimadhani sebagai model. Sehingga santriwati dapat melihat langsung bagaimana tata rias yang baik dan benar. Terlihat kesemangatan dan antusiasme para peserta seminar dengan banyaknya ilmu baru yang mereka peroleh tentang tata rias kali ini.

Dengan diadakannya acara ini Bagian Keputrian Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) Darussalam Gontor Putri Kampus 2 berharap dapat menginspirasi para santriwati untuk tampil menarik baik secara lahiriyah maupun bathiniyah.hasnab