Home Blog Page 297

963 Santri Ikuti Acara Fathul Kutub Turoots di Gontor Putri 1

0

Taujihat Fathul Kutub Mantingan, Gontor Putri Kampus 1 (19/09) Gontor dengan dinamika pendidikan dan ragam kegiatan yang menghiasi hari-hari santri selama di Pondok tercinta ini. Tidak akan pernah dibosankan dengan kosongnya kegiatan, kegiatan yang silih berganti menyapa para santriya untuk selalu terlibat dan ikut serta dalam segala macam kegiatan.

Salah satu dari kegiatan tersebut adalah kegiatan tahunan yang diadakan oleh Kulliyatu-l-Mu’allimat Al-Islamiyah yang ditujukan khusus untuk para santriwati kelas 6 KMI. Acara ini telah diperkenalkan kepada mereka sejak duduk di bangku kelas 5 KMI. Yang mengesankan adalah para santri diajarkan untuk menyelesaikan masalah yang ada dan penyelesaiannya terdapat pada buku klasik yang sangat tebal serta berjilid-jilid.

Santriwati kelas 6 KMI yang berjumlah 713 santri dari Gontor Putri 1, sedangkan 250 santri lainnya berasal dari Gontor Putri 2 dibagi menjadi beberapa kelompok, dibimbing oleh para Asatidz dan sebagian Ustadzah dari GP1 dan 2. Tema permasalahan yang diambil berasal dari beberapa ilmu yakni, Ilmu Tafsir, Ilmu Hadits, Ilmu Aqidah, serta Ilmu Fiqh.

Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Al-ustadz KH. Syamsul Hadi Abdan karena “acara ini merupakan acara yang sangat penting sekali, dan harus memang selalu dipentingkan. Karena acara ini dimulai oleh Trimurti sejak awal berdirinya KMI (1936)” berikut kutipan dari Taujihat Al-Ustadz KH. Syamsul Hadi Abdan.

Taujihat Fathul Kutub 6Satu minggu acara ini dilaksanakan, diadakan di Aula Auditorium Gontor Putri 1. Diakhiri dengan pesan serta kesan dari para santri, sehingga meninggalkan kesan mendalam bagi satriwati kelas 6 KMI, karena dari kegiatan ini mereka memperoleh banyak ilmu yang mungkin selama ini masih menyimpan tanda tanya di benak mereka masing-masing. Dan semoga dengan segudang ilmu yang telah mereka dapatkan dapat menjadi bekal kiprah mereka sebagai mujahid Islam di masyarakat kelak. Aamiin.

Fokuskan Santri Untuk Ujian, Kegiatan Bahasa Ditutup Sementara

0

GONTOR–Mendekati masa ujian semester pertama, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menonaktifkan beberapa kegiatan ekstrakulikuler seperti kepramukaan, latihan pidato, dan yang tak kalah penting adalah kegiatan bahasa. Dalam satu minggu ada beberapa kegiatan bahasa yang harus diikuti oleh semua santri di antaranya: pemberian kosakata setiap pagi, mahkamah bahasa pada malam hari, Language Encouragement setiap Jum‘at pagi, dan pembuatan majalah bahasa rutin setiap minggu.

 

Fix 2Acara Penutupan Kegiatan Bahasa dilaksanakan pada Jum‘at Pagi (12/10) di depan BPPM. Acara tersebut diikuti oleh seluruh santri kelas 1-6, bahkan pembimbing bahasa senior pun turut hadir seperti Al-Ustadz M. Nur, Lc., M.A., dan Al-Ustadz Mujib Abdurrahman, Lc., M.A. Bertindak sebagai panitia acara tersebut staf Centre Language Improvement (CLI) dari santri kelas 6, dibimbing oleh Language Advisory Council (LAC) dari guru KMI, acara ini pun berjalan dengan khidmat.

Al-lughatu Taaju-l- Ma’had (bahasa adalah mahkota pondok). Bukan berarti dengan ditutupnya kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler tersebut santri dapat bebas berbahasa Indonesia bahkan daerah, disiplin berbahasa tetap ada, seluruh santri tetap harus berbahasa resmi (Arab dan Inggris) dan apabila ditemukan seorang santri berbahasa Indonesia, maka tetap dikenakan sanksi. AbuFariz

Kawal Para Alumni Yang Mengabdi, PMDG Adakan Laporan Caturwulan

0

DARUSSALAM–Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), melalui Staf Sekretaris Pimpinan memanggil para alumninya yang ditugaskan di pondok-pondok pesantren selain kampus cabang Gontor, dari Sabang sampai Marauke untuk datang ke Gontor guna melakukan Laporan Caturwulan Guru Pengabdian Pondok Alumni yang Pertama. Acara ini sebagai wujud perhatian PMDG terhadap alumninya yang mengabdi di Pondok Alumni dan Lembaga Pendidikan yang ada di seluruh Indonesia.

Acara berlangsung pada hari Sabtu-Ahad, (6-7/10). Diawali dengan acara Peninjauan Laporan oleh Sekretaris Pimpinan, berlangsung dari pukul 07.00 hingga pukul 10.00 WIB, di Aula Rabithah. Setelah itu,  seluruh utusan alumni dibagi menjadi 3 kelompok untuk mengikuti 3 sesi yang berbeda: sesi bimbingan konseling yang diadakan di Gedung Rabithah, sesi Orientasi dari Staf KMI dan Pengasuhan Santri. Acara diakhiri dengan Pesan dan Nasihat Pimpinan PMDG pada Ahad malam di Aula Rabithah, yang dihadiri oleh K.H. Syamsul Hadi Abdan.

“Mengajar dapat meningkatkan dan mengembangkan kemampuan yang kalian miliki, maka tujuan dari pengabdian ini adalah mengajar, di mana pun kamu mengabdi harus mengajar.” tegas Kiai Syamsul saat memberikan Pesan dan Nasihat kepada seluruh guru pengabdian.

Diadakannya acara ini guna mengawal dan mengontrol jalannya pengabdian di beberapa pondok alumni Gontor melalui program kerja dan hasil usaha yang telah dikerjakan. Jumlah Pengabdian Pondok Alumni yang datang pada laporan kali ini sebanyak 164 Orang. Muis

KEGIATAN BELAJAR MALAM; Siap Payung sebelum Hujan, Mengasah Ilmu sebelum Ujian.

0

Man ‘Arofa Bu’da Safari Ista’adda, adalah istilah yang tepat untuk kegiatan yang dilakukan tepat pada Hari Sabtu (06/10) oleh Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 1 diakhir kegiatan belajar mengajar yang efektif ini. Yaitu, Belajar Malam yang dilakukan oleh seluruh siswi kelas 6 KMI bersama para ustadzah yang membimbing mereka disetiap kelas belajar malam. Terdapat 18 kelas, yang siap digunakan oleh siswi akhir KMI untuk melaksanakan kegiatan belajar malam. Setiap kelasnya akan diajarkan, dibimbing dan dilatih oleh para ustadzah yang juga mendalami serta menguasai pelajaran yang diajarkan.

Adapun pelajaran-pelajaran yang diajarkan oleh guru pengampu adalah pelajaran yang akan mereka hadapi saat datangnya ujian akhir KMI di awal November bulan depan. Pelajaran tersebut adalah Biologi, Geografi, Kimia, Berhitung, Faro’idh, Adyan, Dinu-l-Islam, dan lainnya. Siswi Akhir KMI ini, terihat sangat antusias dengan adanya kegiatan belajar malam bersama para pembimbing. Itu semua terbukti disaat siswi akhir KMI sangat berpartisipasi dalam kegiatan tanya-jawab mengenai pelajaran yang sedang dipelajari. Karenanya, mereka dapat lebih mengasah, memahami, dan mengerti pelajaran-pelajaran apa saja yang belum mereka pahami untuk menghadapi datangnya ujian gelombang I bagi siswi akhir KMI Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 1.

Kegiatan ini, menjadi suatu persiapan bagi siswi akhir KMI Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 1 sebelum menghadapi Ujian Akhir KMI Gelombang I. Jam 20.00-22.00 adalah waktu yang digunakan untuk kegiatan tersebut, tepat 2 jam siswi akhir KMI dibimbing didalam kelas, selanjutnya akan diteruskan secara individual oleh masing-masing siswi akhir KMI. Kegiatan ini berhujung pada hari Selasa (23/10). Dirasakannya, bahwa kegiatan ini mengandung banyak manfaat untuk mendidik dan mengasah kembali pelajaran-pelajaran siswi akhir KMI Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 1. Dengan harapan, bagi siswi akhir KMI dapat mencapai target terbaik dalam Ujian Siswi Akhir KMI gelombang I nanti. Selmd

ARABIC CAMP; Cara Gontor Mengembangkan Skill Berbahasa Arab

0
Penyerahan Penghargaan Kepada Peserta
Penyerahan Penghargaan Kepada Peserta

Mantingan- Al-Lughatu Ta’ju-l-Ma’had.  Bahasa adalah mahkota pondok. Mengingat akan motto pondok kita, bahasa adalah hal yang sangat penting dan diutamakan di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Berkenaan dengan hal ini, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 1 kembali bergerak dalam mengerahkan kegiatan bahasa Arab. Arabic Camp namanya, kegiatan ini telah diadakan pada tanggal (08/09) silam. Tak kalah baiknya dengan kegiatan ‘English Camp’ yang telah usai diadakan selama 2 pekan sebelumnya, kegiatan ini juga berlangsung selama 2 pekan dengan berbagai kegiatan terkonsep yang diadakan didalamnya. Seperti Syi’ar, Khitobah, Dobtu’l’Maqalah , Maharatu-l-Istima’, Drama, Debat, dan lainnya. Peserta diikuti oleh para santriwati-santriwati terpilih dari kelas 2 hingga kelas 6, mereka dibagi menjadi 3 kelompok yang terdiri dari 12 orang dengan angkatan yang berbeda-beda. Mereka dibimbing dan diarahkan dengan baik serta teratur bersama ustadzah-ustadzah pembimbing yang juga mahir dalam berbahasa Arab. Para peserta sangat menikmati jalannya kegiatan ‘Arabic Camp’, dengan suasana yang khidmat dan sangat antusias dalam menekuni berbagai ilmu didalamnya, mereka pun sanggup tuk menguasai semua ilmu yang telah diterapkan dalam kegiatan ini.

Suasana Fun Friday oleh Arabic Camp
Suasana Fun Friday oleh Arabic Camp
Pagi, Siang dan malam menjadi pilihan waktu yang tepat untuk belajar dan berlatih kembali. Hingga akhirnya, kegiatan ini ditutup pada tanggal (21/09) akhir pekan, dengan diselenggalarakannya Fun Friday, yakni sebuah acara bahasa yang diadakan disetiap hari Jum’at, yang mana menjadi bukti pendalaman peserta dalam mengikuti kegiatan ‘Arabic Camp’. Para peserta mengapresiasikan ilmunya dengan berbagai penampilan berbahasa Arab yang diperlihatkan kepada seluruh santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1. Adapun kegiatan ini digerakkan, demi meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan serta skill santriwati PMDG Putri dalam berbahasa Arab. Karena, mengingat kembali bahwa motto Pondok Modern Darussalam Gontor Putri dalam berbahasa, ialah “Language is Our Crown”. Selmd

Penulis Buku Api Sejarah Kunjungi Gontor

0

GONTOR – Rabu pagi (3/10), Prof. Ahmad Mansur Suryanegara, penulis buku Api Sejarah kunjungi Pondok Modern Darussalam Gontor. Beliau bersilaturahim dengan Pimpinan PMDG di Kantor Pimpinan pada pukul 10.00 WIB. Kunjungannya kali ini, tekait undangan dari Universitas Darussalam Gontor yang mengadakan seminar nasional bertemakan Sejarah Islam di Nusantara pada hari Kamis (4/10). Dalam kunjungannya beliau didampingi oleh sang istri.

KH. Hasan Abdullah Sahal menyambut baik kedatangan pakar sejarah perjuangan ulama dan santri di Nusantara ini. Beliau menyampaikan kepada Prof. Mansur bahwa inti dari berdirinya Pesantren adalah untuk membentengi umat dari penjajahan dan kekafiran. Maka, tak heran jika pada masa-masa pejuangan Bangsa Indonesia melawan penjajah, santri berdiri di garda terdepan untuk melakukan perlawanan. Hal ini diaminkan oleh Prof. Mansur yang pada tahun ini usianya sudah menginjak 87 tahun.

Pada kesempatan itu, tak lupa Prof. Mansur menunjukkan kepada KH. Hasan Abdullah Sahal dan KH. Syamsul Hadi Abdan hasil karya tulisnya, yakni Buku Api Sejarah 1 dan 2. Di dalam Api Sejarah 1, Prof. Mansur sempat membahas tentang Trimurti Pendiri PMDG, dan sepak terjang Gontor secara umum. Bahkan, di cover Api Sejarah 1 dimuat kata pengantar dari salah satu Pimpinan PMDG, yaitu Dr. KH. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A. Sebelum kembali ke UNIDA, beliau menyempatkan untuk menjenguk Dr. K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A. di kediamannya.

Setelah berbincang cukup lama, Prof. Mansur berpamitan sekaligus memohon doa dan dukungan, untuk penulisan karya-karya berikutnya. Ia berharap, dengan karya-karyanya, para pemuda Indonesia betul-betul mengetahui sejarah Indonesia yang sebenarnya, dimana umat Islam memiliki peran yang sangat besar dalam terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. ”Bangsa Indonesia harus tahu api dari sejarah, bukan hanya abunya.” tegas Prof. Mansur.brada

 

KH. Syamsul Hadi Abdan Menghadiri Takziyah Ibu Al-Ustadz Ahmad Suharto

0

CEPU – Kamis sore (27/9), K.H. Syamsul Hadi Abdan dan rombongan bertakziyah ke kediaman orang tua dari Al-Ustadz H. Ahmad Suharto, M.Pd. di Cepu. Selain rombongan dari PMDG Kampus Pusat, turut hadir pula di waktu yang sama rombongan dari PMDG Putri Kampus 2 dan 3 yang berada di Ngawi, Jawa Timur.

Tepat satu hari sebelumnya, yakni hari Rabu (26/9), Ibunda dari Al-Ustadz H. Ahmad Suharto, Hj. Marchamah telah berpulang ke haribaan Allah Subhanahu wata’ala. Almarhumah dinyatakan wafat pada pukul 19.00 WIB di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah, Cepu, Jateng.

Rumah duka beralamatkan di Dsn. Sudagaran, Ds. Balun, Kec. Cepu, Kab. Blora, Jawa Tengah, tepatnya di bantaran sungai Bengawan Solo, dan merupakan perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Setelah berbincang beberapa saat, Kiai Syamsul mengakhiri takziyahnya dengan memimpin doa bersama untuk almarhumah. Semoga seluruh amal baiknya diterima oleh Allah Subhanahu wata’ala, segala dosanya diampuni, dan keluarga yang ditinggalkan dikaruniai kesabaran dan keikhlasan.brada

Kobarkan Miliu Belajar dengan Belajar Siang

0

Gontor Putri Kampus 1- Segala aktivitas di Pondok Modern Darussalam Gontor merupakan suatu pendidikan yang bertujuan meningkatkan wawasan dan mengembangkan pengetahuan para santriwati. Maka dari itu, aktivitas santriwati tiada hentinya dan selalu hadir aktivitas yang baru saat satu aktivitas telah selesai.

Tepat pada hari Rabu 3 Oktober 2018, akhir masuk kelas para santriwati pada jam pelajaran ke-7 semester 1 awal tahun. Namun, akhir masuk kelas pelajaran ke-7 bukan berarti akhir belajarnya para santirwati di siang hari. Maka dari itu, para santriwati dari kelas 1-6 diwajibkan belajar siang hari di tempat belajar yang telah ditentukan menurut tiap angkatannya.

Dengan mendekatnya masa ujian awal tahun, maka diadakannya belajar siang ini. Agar para santriwati lebih mempersiapkan diri dalam menghadapi ujian awal tahun. Begitupun para guru dengan jadwal yang telah ditentukan, diwajibkan untuk mengawasi dan memantau belajar siang para santriwati. Agar para santriwati lebih serius dan bersungguh-sungguh belajar  disiang hari.  Begitulah cara Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 menjaga bahkan mengoptimalkan miliu belajar santriwati.Andighariza

Wisudawan 31 UNIDA, Siap Hadapi Perkembangan Ilmu Pengetahuan di Era Global

0

UNIDA Gontor–Ahad pagi, 27 Muharram 1440 yang bertepatan dengan 7 Oktober 2018 Universitas Darussalam Gontor menyelenggarakan rapat senat terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana dan Pascasarjana ke 31. Kali ini Unida mewisuda 71 mahasiswa/i. Mayoritas dari mereka adalah mahasiswa dan mahasiswi dari program studi yang baru selesai akreditasi, sehingga baru mendapatkan izin dari Kopertais untuk diwisuda.

Berdasarkan surat keputusan Rektor Universitas Darussalam Gontor tentang yudisium mahasiswa Program Sarjana dan Pasca Sarjana tahun akademik 1439 – 1440 Hijiriah terdapat  7 program studi yang diwiuda. Diantaranya ialah Program Studi Hubungan Internasional yang mewisuda 22 mahasiswa, Farmasi 23 mahasiswi, Manajemen 20 mahasiswa, Teknik Informasi 4 orang mahasiswa, dan Teknologi Industri Pertanian seorang mahasiswa saja. Sementara dari Program Pasca Sarjana 1 mahasiswi dari program studi Hukum Ekonomi Syari’ah dan 1 dari Pasca Sarjana Fakultas Tarbiyah program studi Bahasa Arab.

Pada wisuda kali ini Unida memberikan apresiasi dan penghargaan kepada 3 mahasiswa/i teladan. Mereka ialah Anugrah Suciati dari Prodi Farmasi dengan indeks prestasi komulatif (3,54), Rizal Adlan Mustafa dari Prodi Hubungan Internasional dengan indeks prestasi komulatif (3,52) dan Leda Adha Dinas Haqque dari Prodi Farmasi dengan indeks prestasi komulatif (3,47), serta Aat Muflihah dari Program Pascasarjana Pendidikan Bahasa Arab. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan gabungan dari gabungan nilai IPK dan nilai AKPAM (Angka Kredit Penunjang Akademik Mahasiswa). Selain itu ada pula penghargaan skripsi terbaik dianugerahkan kepada  Leda Adha Dinas Haqque dari Prodi Farmasi dan tesis terbaik diberikan kepada Din Risda Arini dari Pascasarjana Pendidikan Bahasa Arab.

Rapat Senat ini mengundang Rektor Universitas Negeri Sebelas Maret Solo Prof. Dr. Ravik Karsidi, M.S. Pada momen ini beliau menyampaikan orasi ilmiah dengan tema Revolusi Industri dan Dampaknya Terhadap Pendidikan Tinggi. Beliau berharap kepada wisudawan/ti Unida tahun ini supaya tidak terdikte ilmu pengetahuan yang melenceng. Tetapi, mampu mendikte ilmu pengetahuan supaya berada di jalan yang benar.

Sambutan ketua wisudawan/wisudawati angkatan 31 UNIDA GONTOR yang di Sampaikan oleh Rizal Adlan Mustafa membuat pecah suasana dengan kata-kata yang bercampur kesedihan dan kegembiraan membuat para wisudawan/i bahkan dosen turut menangis haru karena mengenang masa-masa perjuangan bersama di UNIDA, ucapan terimakasih teriring maaf serta harapan tersampaikan kepada bapak/ibu dosen beserta seluruh Civitas Akademika Universitas  Darussalam Gontor dan generasi emas yang masih berjuang di kampus tercinta untuk menyongsong masa depan yang cerah dengan goresan tinta emas perjuangan sucinya , dalam meniti jalan menapak bumi menggapai dunia ‘’lillahirobbi. (Sumber dari fikrul, ryan Ed.Iqbal)

Gontor Adakan Perkajum Gelombang Kedua

0

GONTOR—Tepat satu minggu setelah diadakannya perkemahan Kamis-Jum‘at (Perkajum) gelombang pertama, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kembali mengadakan Perkajum Gelombang Kedua (28/9).  Perkajum yang kedua ini sekaligus menjadi yang terakhir di awal tahun ini, mengingat kegiatan pondok yang padat dan dekatnya masa ulangan pertengahan tahun.

Perkemahan gelombang kedua ini dilaksanakan di DesaWilangan, Kecamatan Sambit, Ponorogo. Yang jaraknya sekitar lima sampai enam kilometer dari Pondok. Rombongan perkajum berangkat dari pondok pada siang hari, tepat setelah pelepasan didepan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), dan tiba di tempat setelahAshar.

Setelah shalat Ashar dan istirahat sejenak, barulah para anggota mulai membangun tenda mereka. Kemudian setelah Isya’, para anggota perkajum beramai-ramai untuk pawai keliling desa, dan dilanjutkan dengan acara unggun gembira, dan beberapa penampilan, seperti step dari gugus depan 05, nasyid, tari malulo, dan lain sebagainya. Acara ini berjalan dengan lancar, para santri terlihat bergembira dalam perkajum ini.

Esok harinya, para peserta melakukan hiking diiringi oleh panitia, menyusuri sawah, dan lain sebagainya, dan tiba kembali ditempat sebelum shalat Jum‘at. Setelah menunaikan shalat Jum‘at, barulah para anggota pulang menuju pondok dengan berjalan kaki. Setibanya di pondok, para santri kembali mengikuti kegiatan sebagaimana mestinya.

Banyak cerita yang dialami oleh para santri pada kesempatan ini, mudah-mudahan acara perkajum di akhir tahun nanti bias lebih berkesan dan memberikan banyak ilmu dan pengalaman bagi para santri.Faruq