Home Blog Page 300

Kasyful Mu’jam Asah Bahasa Arab Siswa Kelas 6 KMI

0

GONTORKasyful Mu’jam merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Khususnya untuk siswa kelas 6 Kulliyatu-l-Muallimin Al-Islamiyyah (KMI). Kegiatan ini diadakan guna mengasah bahasa arab siswa kelas 6 KMI. Karena bahasa merupakan salah satu kurikulum di PMDG. Selain itu, Kasyful Mu’jam juga dapat memperluas wawasan santri dalam menyelami kosakata Bahasa Arab. Tepat pada hari Sabtu, (29/9) dimulainya pengarahan tentang Fathul Mu’jam dan Mu’jam Al-Mufahros di masing-masing kelas, yaitu dari kelas 6 B s.d. 6 T, Selanjutnya di hari Senin-Selasa (1-2/10) diadakan ujian Kasyful Mu’jam dan Mu’jam Al-Mufahros yang bertempat di Gedung Sudan 1.

Ujian dalam Kasyful Mu’jam ini cukup unik, karena usai para santri menyelesaikan tugasnya, lembar jawaban pun langsung dikoreksi oleh para pengawas yang masing-masing ruangan berjumlah 4 orang, sangat intensif dan relatif singkat acara seperti ini, akan tetapi nilai pendidikan yang terkadung di dalamnya sangatlah tinggi. Karena di saat itulah mereka dilatih untuk menjadi pribadi yang jujur dalam menjawab soal ujian.

Untuk Kasyful Mu‘jam ini, para siswa diharuskan menggunakan kamus “Munjid”, kamus bahasa Arab yang dijadikan pedoman segenap guru dan siswa KMI. Selain mencari arti kata bahasa Arab dari kamus “Munjid”, acara ini juga disertai dengan latihan menemukan ayat tertentu di dalam Alquran beserta suratnya dengan menggunakan Al-Mu’jam Al-Mufahras li Alfadzil Qur’an. Hal ini dalam rangka memudahkan para siswa untuk mencari rujukan ayat tertentu di dalam Alquran dengan cepat. Sehingga, pada saat kita menemukan penggalan ayat yang tidak mencantumkan nama suratnya, dengan Mu‘jam Mufahras, kita tidak membutuhkan waktu lama untuk melengkapi ayat tersebut.

Usai pelaksanaan acara ini, sangat diharapkan bagi siswa kelas 6 KMI untuk terus berlatih dan membiasakan diri untuk membuka dan mencari al Kalimat al So’bah di kamus “munjid” dan mencari rujukan ayat tertentu di dalam Alquran dengan menggunakan “al-Mu’jam Al-Mufahros”.*aff

 

Unida Gontor Kembangkan Kerja Sama dengan Rusia

0

MOSKOW-Universitas Darussalam (Unida) Gontor berkeinginan mengembangkan kerja sama dengan institusi muslim dan perguruan tinggi Rusia. Hal ini dijajaki dalam kunjungan ke Rusia pekan lalu. 

Dalam kunjungan ke Rusia pada 24-29 September 2018, UNIDA melakukan pertemuan dan penjajakan kerja sama dengan dua universitas terkemuka di Rusia, St Petersburg State University (SPBGU) di St Petersburg dan National Research University Higher School of Economics (HSE). 

Rombongan juga sempat mengunjungi Masjid Agung Moskow dan berdiskusi dengan Dewan Mufti Rusia. Demikian seperti disampaikan dalam keterangan pers KBRI Moskow yang diterima detikcom, Senin (1/10/2018).

Rombongan UNIDA dipimpin langsung oleh Presiden UNIDA, K.H. Hasan Abdullah Sahal dan Rektor UNIDA, K.H. Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi. Rombongan juga sempat mengisi pengajian di depan masyarakat Muslim Indonesia di Rusia yang tergabung dalam Himpunan Persaudaraan Islam Indonesia (HPII) di Mushola KBRI Moskow.

Rektor UNIDA mengatakan bahwa kunjungannya ke Rusia bertujuan untuk dapat menjalin dan mengembangkan networking dengan perguruan tinggi di Rusia. Banyak alumni UNIDA yang memiliki kemampuan dan berkeinginan melanjutkan studinya di luar negeri. Saat ini terdapat alumni UNIDA yang studi di Rusia. Kerja sama dapat dilakukan dalam bentuk penelitian bersama untuk para dosen dan pertukaran mahasiswa.

“Alhamdulillah, perguruan tinggi Rusia menyambut baik untuk bekerja sama dengan UNIDA. Kami optimis untuk lebih intensif lagi menjalin komunikasi dengan mereka,” kata KH Prof. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi.

UNIDA merupakan salah satu perguruan tinggi di Indonesia yang unik berdasarkan sejarah pendirian dan sistem pendidikannya. Meskipun berlandaskan tradisi Islam, UNIDA berkembang sebagai sebuah perguruan tinggi swasta modern. UNIDA tidak hanya memiliki fakultas dan program studi Islam, seperti Fakultas Ushuluddin, Tarbiyah, Syariah, tetapi juga fakultas umum lainnya, yaitu Ekonomi dan Manajemen, Humaniora, Ilmu Kesehatan, serta Sains dan Teknologi. UNIDA telah memiliki kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi di luar negeri.

Pengembangan kerja sama dengan HSE di Moskow dapat dititikberatkan pada bidang ekonomi, manajemen, dan humaniora. Sedangkan kerja sama dengan SPBGU di St Petersburg dapat difokuskan pada bidang sejarah dan budaya Islam, selain bidang-bidang umum lainnya, baik ekonomi, humaniora, maupun kesehatan.

Dalam pertemuan UNIDA dengan Dewan Mufti Rusia dibahas pengembangan kerja sama di bidang pendidikan Islam dan upaya-upaya mendekatkan hubungan antara komunitas muslim Rusia dan Indonesia. UNIDA mengundang mahasiswa muslim Rusia untuk belajar di UNIDA.

Wakil Ketua Dewan Mufti Rusia, Damir Hazrat Gizatullin menyampaikan bahwa masyarakat muslim Rusia merasa dekat dengan Indonesia dan tetap mengenang Presiden Sukarno yang pernah berkunjung ke Masjid Agung Moskow tahun 1956. Presiden Sukarno juga berjasa dalam pengembalian fungsi Masjid Agung St Petersburg sebagai tempat ibadah umat muslim setempat.

“Indonesia dapat dijadikan contoh bagi kami, seperti dalam penanganan haji. Kami juga mendukung agar mahasiswa muslim Rusia dapat belajar di Indonesia,” ungkap Damir Hazrat Gizatullin.

Setelah runtuhnya Uni Soviet tahun 1991, komunitas muslim di Rusia mengalami kebangkitan. Masyarakat muslim terus berkembang. Saat ini terdapat sekitar 7 ribu masjid di seluruh wilayah Rusia. Menurut Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus, M Wahid Supriyadi, kerja sama pendidikan dan keagamaan dapat turut mendekatkan hubungan antara bangsa Indonesia dan Rusia.

“Kerja sama pendidikan dan keagamaan juga dapat berdampak positif pada kerja sama ekonomi, perdagangan dan pariwisata. Rusia adalah negara berpenduduk muslim terbesar di Eropa dengan jumlah sekitar 20-25 juta orang. Oleh karena itu, kerja sama dengan Rusia terkait bidang keagamaan, khususnya Islam, juga sangat potensial. Tidak hanya di bidang pendidikan, tetapi juga bagi pemasaran beragam produk halal Indonesia,” ucapnya. Rakafadel

 

https://news.detik.com/internasional/4237490/universitas-darussalam-gontor-kembangkan-kerja-sama-dengan-rusia (Novi Christiastuti. detik.com)

 

Seminar Talk Show Jurnal Internasional

0

Darussalam-“Ketika ikhtiar sudah di garis batas, biarkanlah doa dan takdir yang bertarung di langit”. Begitu bunyi salah satu kutipan buku yang di tulis oleh Fatturroyhan, bertajuk Never Quit. Sang penulis mengungkapkan bahwa ada banyak keajaiban dan kekuatan di dalam do’a. Bahwa pertolongan Allah sangatlah dekat dengan kita, selama kita senantiasa bersandar kepada pertolongan-Nya. Hal ini ia ungkapkan berdasarkan pengalaman berharga yang ia bagi bersama para peserta Seminar Talk Show Jurnal Internasional hari Selasa (2/10).

Seminar ini diselenggarakan bagi mahasiswi-mahasiswi aktif Universitas Darussalam Gontor Divisi Mantingan Gontor Putri Kampus 2, dengan panitia penyelenggara Dewan Mahasiswa (DEMA). Seminar yang mengangkat tema kepenulisan jurnal internasional ini diharapkan dapat memberikan motivasi lebih bagi para mahasiswi untuk menulis. Membaca tulisan adalah perkara mudah, tetapi menciptakan tulisan adalah sesuatu yang luar biasa. Semua orang dapat membaca, tapi tidak semua bisa menulis dengan baik.

Dipartisipasi oleh mahasiswi guru Gontor Putri Kampus 2
Dipartisipasi oleh mahasiswi guru Gontor Putri Kampus 2

Penulis kelahiran 1994 ini kemudian berbagi banyak pelajaran hidup yang ia alami sejak mengenyam bangku KMI sampai saat ini menjabat sebagai seorang guru di pondok cabang Gontor Kampus 6 Darul Qiyam. Sosok ayah dan ibu menjadi pembangkit semangat dikala dirinya dirundung keputusasaan. Fatturroyhan kemudian, mampu menyelesaikan skripsinya dalam waktu genap 4 minggu alias 1 bulan. Kuliah jenjang S1 pun terselesaikan dalam waktu 3,5 tahun.

Dengan kelulusan yang diraih lebih cepat dibandingkan teman-teman seperjuangannya, ia mulai mengikuti dengan aktif kegiatan menulis jurnal berskala Internasional. Melalui event-event Youth Education and Entrepreneurship Summit (YEES), Friendship Forum Indonesia (FFI), sampai ditarik untuk mempresentasikan paper ilmiahnya di Paris, Perancis. Tak henti disitu, ia kemudian diundang ke acara PPI Australia untuk kembali mempresentasikan papernya dengan judul yang berbeda lagi.

Bukan mudah, jalan yang ditempuh seorang guru KMI ini tidak selalu mulus. Bahkan terjal dan berliku. Banyak kendala yang harus dihadapi, salah satunya adalah economy supporting.Tetapi sekali lagi, pertolongan Allah sangatlah mudah didapatkan ketika kita telah berusaha maksimal yang berkejaran dengan do’a pada Yang Maha Kuasa. Mengeluh tak akan memberi jawaban, keputusasaan hanya akan menghancurkan.

Selain motivasi, penulis ini kemudian membagikan tips-tips kepenulisan jurnal yang dapat menembus kancah internasional. Bagaimana kita dapat memberikan nilai tambah pada tulisan, contoh dari sebuah personal statement yang baik, juga berbagi jejaring internet yang dapat menampung tulisan-tulisan kita untuk didiskusikan oleh orang-orang dari belahan dunia. Sekali lagi, ia menyampaikan, kunci dari mimpi adalah konsisten, sebelum konsisten haruslah didapatkan tekad dan keberanian. Tak berani memulai sekarang, lalu kapan lagi? Addien

Penyerahan Cinderamata
Penyerahan Cinderamata

Santri PMDG Adakan Watching Bersama Film G30S/PKI

0

GONTOR–Ahad malam (30/9), seluruh santri dan Guru Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus Pusat mengadakan watching bersama film Gerakan 30 September/Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI). Acara tersebut digelar di depan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) untuk seluruh santri, sedangkan para guru bertempat di Aula Rabithah dikoordinir oleh pengurus Dewan Mahasiswa (Dema).

Acara ini dihadiri oleh Pimpinan Pondok, K.H. Syamsul Hadi Abdan, beliau turut menyaksikan bersama seluruh santri di depan BPPM. Walaupun durasi film tersebut sangat panjang, seluruh santri tetap tertib menyaksikan hingga selesai.

Tak lain bahwa pemutaran film tersebut merupakan sarana pendidikan sejarah bagi para santri, di mana mereka akan mengetahui kebiadaban PKI terhadap para ulama, pahlawan revolusi, dan juga pondok ini. Selain itu, para santri juga bisa memahami bahwa komunisme adalah paham berbahaya dan dilarang di Indonesia. AbuFariz

English Course dengan Al-Ustadz Feri Hidayat

0

Gontor Putri Kampus 1Gontor merupakan pesantren yang terkenal dengan kepiawaian santrinya dalam berbahasa. Sebagaimana semboyan pondok, Language is our crown, maka dalam menunjang peningkatan bahasanya terutama dalam bahasa Inggris,  diadakanlah pelatihan bahasa Inggris yang dipandu oleh Al-Ustadz Feri Hidayat. Pelatihan ini ditujukan untuk seluruh santriwati, khususnya bagian Peningkatan Bahasa Rayon dan anggota Language Club, serta ustadzah pengampu materi bahasa Inggris.

Acara ini berlangsung selama dua hari, yaitu hari Jum’at-Sabtu (14-15/09). Saat hari pertama, Jum’at (14/09), acara ini dipusatkan di aula Kulliyatu-l-Banat Gontor Putri Kampus 1 dengan peserta seluruh santriwati yang merupakan bagian Peningkatan Bahasa Rayon dan anggota Language Club. Sang ustadz mengajarkan bagaimana pelafalan kata yang benar, cara untuk meningkatkan penggunaan bahasa Inggris, serta menumbuhkan antusiasme dan kesadaran santriwati dalam berbahasa Inggris. Seluruh santriwati tampak antusias dalam menanggapi keseluruhan materi yang diajarkan beliau. Sebagai followback, para santriwati menginginkan agar acara ini dapat dilakukan kembali di masa yang akan datang.

Keesokan harinya, Sabtu (15/09), acara ini pun dilanjutkan untuk sesi bersama ustadzah pengampu materi bahasa Inggris yang bertempat di aula ‘Aisyah. Seluruh ustadzah yang hadir pada pelatihan ini adalah 92 orang. Pada kesempatan kali ini, ustadz Feri mengajarkan bagaimana mengajarkan bahasa Inggris secara efektif dan efisien, serta berbagi pengalaman dan kesulitan yang dialami para ustadzah.  Sehingga setelah adanya pelatihan ini, para ustadzah tidak lagi mengalami kesulitan dalam mengajar.fayra

Rakor Penulis Wardun Kedua Sukses Dilaksanakan

0

GONTOR–Panitia Penerbitan Warta Dunia (Wardun) Pondok Modern Darussalam Gontor (PM Gontor) kembali adakan Rapat Koordinasi Penulis Berita pada Sabtu-Senin, 19–21 Muharram 1440/29 September–1 Oktober 2018, bertempat di Aula Aligarh PM Gontor Kampus Pusat. Rakor kali kedua tersebut dihadiri oleh total 36 orang penulis berita dari setiap kampus Gontor dan dibuka oleh Al-Ustadz Hasib Amrullah, M.Ud., selaku Pemred Wardun.

Rapat Koordinasi (Rakor) kedua ini dibagi menjadi 5 sesi:

Sesi

Hari/Tanggal Waktu Kegiatan

Petugas

I

Sabtu, 19 Muharram 1440/29 September 2018

Pagi Sambutan dari Pimpinan Redaksi Wardun 2019 Hasib Amrullah, M.Ud.

II

Malam Pengarahan Penulisan Berita Tekstual Drs. H. Nasrullah Zainul Muttaqin

III

Ahad, 20 Muharram 1440/30 September 2018

Pagi Pengarahan Penulisan Berita Tekstual Drs. H. Nasrullah Zainul Muttaqin

IV

Malam Pengarahan Pemilihan Bahan Berita Bergambar Muchammad Taufiq Affandi, M.Sc.

V

Senin, 21 Muharram 1440/1 Oktober 2018

Pagi Penutupan Rapat Koordinasi Tim Penulis Wardun 2019 Hasib Amrullah, M.Ud.

 

Adapun latar belakang dari diselenggarakannya rakor ini adalah seringnya Panitia Penerbitan Wardun mendapati kendala-kendala dalam pencetakan: kurang validnya data, terlambatnya pengiriman berita dari kampus cabang, minimnya kemampuan penulis berita, dan berbagai kesalahan teknis lainnya.

Diharapkan dari diadakannya rakor tersebut kemampuan penulis bisa meningkat dan proses penerbitan Wardun bisa berjalan lebih baik. sand88

ULANGAN UMUM-Ukur Paham Santri

0

Darussalam- suara hafalan santriwati belajar yang dengan seriusnya masih terdengar nyaring hingga melampaui hari bekerja, jam 11 malam. Tak kenal kantuk, pun mengobrol, semua berpaku pada lembaran kertas yang tertulis cacatan dari ustadzah  pengajar. Ulangan umum pertengahan tahun sudah dimulai sejak sabtu (1/8) yang selesai pada rabu (5/8), sebagai satu dari agenda yang menjadi titik tolak ukur paham santri dan acuan untuk menghadapi Ujian Awal Tahun nantinya.

Santriwati mengerjakan ulangan umum dengan serius
Santriwati mengerjakan ulangan umum dengan serius

Siap. Ulangan umum diikuti oleh seluruh santri dari kelas 1 hingga kelas 6 yang siap. Ulangan umum dilaksanakan di gedung Kairo, Qatar, Sudan, Andalusia, Istanbul, dan aula Beirut dari jam 07.00 pagi sampai jam 12.20 siang terkecuali kelas 6. Ulangan umum kelas 6 selesai pada jam 10.30 yang dilanjutkan dengan kegiatan belajar mengajar.

tempat ulangan umum awal tahun yang di tempel di papan pengumuman
tempat duduk santriwati pada ulangan umum awal tahun yang di tempel di papan pengumuman

Proses pembelajaran tidak benarnya hanya untuk mengerjakan soal ujian, karena benarnya menjadikan ujian sebagai satu proses pembelajaran. Seperti apa yang selalu dikatakan oleh bapak pimpinan bahwa, “Ujian untuk belajar, bukan belajar untuk ujian”.Ketika seseorang belajar untuk ujian, keluar dari ruang ujian semua apa yang dipelajari akan hilang terbawa waktu. Dan ketika belajar adalah belajar apa dengan sebenar-benarnya, maka dia bisa menjadi ilmu yang bermanfaat pada diri sendiri awalnya dan lebih baik jika apa yang pelajaran direalisasikan dalam kehidupan agar dapat memberi pengaruh untuk lingkungan dan menjadi amal jariyah. hieb

 

Gontor Putri Ajarkan Dakwah dengan Desain Grafis

0

Darussalam Gontor merupakan Pondok Modern. Pondok yang meskipun modern, namun tetap menjaga nilai-nilai luhur pesantren. Maksud dari modern menurut Pondok adalah selalu berkembang dan tidak jamid; dalam sistem pendidikannya yang tidak hanya mengikuti perkembangan zaman, bahkan mendahului zamannya dan telah menjadi established. Materi yang diajarkan di Pondok Modern Darussalam Gontor tidak hanya tentang Dirosah Islamiyah dan Lughowiyah, tetapi juga materi eksakta dan teknologi.

Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 berusaha mencetak ulama yang intelek dan mundzirul qoum; yang mampu menghadapi perkembangan zaman serta mampu berdakwah tidak hanya dengan ceramah di masjid-masjid, bahkan bisa dengan berbagai cara; seperti video, gambar maupun tulisan. Untuk itu, Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 mengadakan Pelatihan Desain Grafis.

Desain Grafis atau rancang grafis merupakan salah satu proses berkomunikasi dengan berbagai elemen, seperti gambar, tulisan atau bentuk, dimana elemen-elemen ini dapat menciptakan persepsi tentang pesan yang ingin disampaikan. Pelatihan Desain Grafis ini dilaksanakan selama satu minggu (16-20 September), pada siang, sore dan malam hari. Adapun sasaran utama pada kegiatan ini pengenalan kepada santriwati kelas 4 dan 3 intensive seputar desain grafis, yang dikhususkan pada materi gambar (seperti; logo, lambang, dsb.) menggunakan program Coreldraw.

Pada hari pertama, pelatihan ini dilaksanakan di aula Kulliyatu-l-Banat, dihadiri oleh seluruh peserta, adapun materinya berupa penjelasan tentang konsep-konsep dasar desain grafis yang disampaikan oleh Ustadzah Sella Amadya. Kemudian pada hari-hari berikutnya dilanjutkan dengan praktek langsung oleh peserta secara bergilir antar kelas di student computer center (SCC).pearl

Bapak Pimpinan Buka Pekan Fathu-l-Kutub Gontor Putri Kampus 3

0

Karangbanyu- “Target Trimurti mendirikan lembaga persemaian guru-guru Islam atau Kulliyatu-l-Mu’allimin al-Islamiyah adalah santri bisa membaca kitab berbahasa Arab serta dapat memahaminya sendiri, mengajarkan pelajaran agama dan umum, berbahasa Arab dan Inggris, bahkan bisa  menjadi kyai” Kyai Syamsul Hadi Abdan, S.Ag dalam membuka pekan Fathu-l-Kutub di Gontor Putri Kampus 3 pada Sabtu (22/9).2

Dalam sambutannya, Pak Kyai menyampaikan kepada santriwati maksud diadakannya Usbu’u Dirosah fi Fathi Kutubi Turost di Gontor. Beliau menjelaskan perbedaan maksud ‘membaca’ kitab turost di Gontor dan di luar Gontor. Beliau juga berpesan kepada santriwati agar tidak fanatik terhadap satu madzhab, tetapi harus mengetahui semua madzhab. “Ketika kita sudah fanatik terhadap satu madzhab, kita akan menyalahkan madzhab lainnya, sedangkan semua madzhab tersebut adalah benar” Bapak Wakil Direktur KMI Al-Ustadz Drs. Muhammad Fauzi, M,Ud melanjutkan pengarahan season kedua setelah Bapak pimpinan.UmiKalsum89

 

Siswi Kelas 6 Dibekali Pengalaman ‘Membaca’ Kitab Turost Dalam Sepekan

0

Karangbanyu-Sejumlah 471 siswi akhir KMI 2019 Gontor Putri Kampus 3 mengikuti Usbu’ud Dirosah fi Fathi Kutubi Turost atau pekan pembelajaran kitab turost yang diselenggarakan di Auditorium Gontor Putri Kampus 3 dan sekitarnya. Dalam satu pekan tersebut siswi kelas 6 KMI ini sengaja diliburkan dari kegiatan belajar mengajar di kelas untuk mendapatkan ilmu dengan cara yang lain.

4Kegiatan ini terdiri dari pengarahan pada Kamis (19/9); dilanjutkan dengan pembukaan yang dibuka langsung oleh Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor Al-Ustadz Syamsul Hadi Abdan, S.Ag pada Sabtu (20/9); pembahasan pada Sabtu-Selasa (20-25/9); ditutup dengan Diskusi Umum dan penulisan pesan kesan pada Rabu (26/9). Dari 36 kelompok yang terdiri atas 13 siswi, siswi kelas 6 ini dibagi lagi menjadi empat kelompok kecil. Dalam waktu pembahasan yang berlangsung selama 4 hari, setiap kelompok mendapatkan 6 permasalahan – yang terdiri dari materi Aqidah, Fiqih, Tafsir, dan Hadist – yang harus didiskusikan.

Setelah ketua kelompok mendapatkan judul permasalahan dari panitia, ketua beserta anggota kelompok mencari pembahasan permasalahan dalam kitab-kitab turost yang telah disediakan oleh panitia di dalam auditorium. Setelah menemukan kitab yang membahas judul dari panitia, anggota kelompok kecil tadi berdiskusi memahami pembahasan kemudian mempresentasikannya di depan anggota kelompok kecil lainnya bersama dua ustadzah pembimbing bagi setiap kelompok.

Dari kegiatan ini, masing-masing siswi diharapkan dapat ‘membaca’ kitab-kitab berbahasa Arab dan memahaminya sendiri hingga menyampaikan apa yang ia pahami kepada teman-temannya. Sehingga setelah keluar dari Gontor, para alumni tidak kaget jika diminta untuk membuka kitab turost.  Dan inilah salah satu tujuan didirikannya lembaga Kulliyatu-l-Mu’allimat Al-Islamiyah (KMI) atau persemaian guru-guru Islam yang disampaikan oleh Kyai Syamsul ketika membuka acara ini secara resmi. UmiKalsum89