Home Blog Page 310

Pertemuan Malam Takbiran Sambut Datangnya Hari Raya Qurban

0

DARUSSALAM-Pada malam menjelang Hari Raya Idul Adha, terdengar suara takbir berkumandang, para santri berbondong-bondong menuju Balai Pertemuan Pondok Modern Darussalam Gontor (BPPM) guna mengikuti acara Malam Takbiran menjelang Hari Raya Idul Adha. Acara ini dihadiri oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), seluruh santri, dan guru PMDG.

Salah satu acara rutinitas tahunan yaitu Malam Takbiran Idul Adha 1439 H yang bertepatan pada hari Selasa malam, (21/8) atau 10 Dzulhijjah 1439 H . Tepatnya acara ini dimulai pada pukul 20.15 di BPPM. Lantunan takbir oleh anggota Jam’iyyatul Qurra’ (JMQ) bergema menyambut kedatangan para santri dan dewan guru, khususnya Bapak Pimpinan PMDG.

IMG_4006Pada Malam Takbiran kali ini, Bapak Pimpinan PMDG mengutus Al-Ustadz Agus Muliana untuk menyampaikan ceramahnya tentang hari Idul Adha. “Dalam berqurban kita harus ikhlas dan siap mengorbankan sebagian harta kita untuk orang lain, yang pada hakikatnya perlu kita ingat bahwa semuanya adalah milik Allah Swt. Dikarenakan ibadah qurban adalah untuk Allah Swt., maka sudah seharusnya kita memberikan hewan qurban yang terbaik yang kita punya. Prinsip ini akan menjadi bagian dari ketaatan kita kepada Allah Swt.” berikut potongan pidato beliau pada malam takbiran tersebut. Dilanjutkan beliau bercerita tentang kisah Nabi Ibrahim AS yang diperintahkan oleh Allah untuk menyembelih Nabi Ismail AS, dst.

Pada Idul Adha 1438 H tahun ini, data jumlah hewan qurban yang sudah masuk hingga malam itu, Rabu (22/8), di PMDG Kampus Pusat khususnya terdapat 30 ekor sapi, dan 59 ekor kambing yang berjumlah 93 hewan qurban. Sedangkan jumlah keseluruhan hewan qurban di seluruh kampus PMDG adalah 242 ekor sapi, 471 ekor kambing, dan 100 ekor domba, yang secara keseluruhan berjumlah 713 hewan qurban. Muis

Meningkatkan Kreativitas dan Kebersamaan Mahasiswa Santri, UNIDA Gontor Adakan Pagelaran Seni Akbar “Al-Hambra Night”

0

SIMAN–Rabu malam (16/8), Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor menyelenggarakan Pagelaran Seni Akbar “Al-Hambra Night”, yang bertempat di depan Gedung Utama Kampus UNIDA Gontor. Istilah ini diambil dari bahasa arab, yaitu الحمراء = Al-Hamraa’ yang artinya “merah”, ini adalah nama sebuah kompleks istana sekaligus benteng yang megah saat kekhalifahan Bani Umayyah di Granada, Spanyol bagian selatan (Al-Andalus), yang mencakup wilayah perbukitan di perbatasan kota Granada. Al-Hambra sendiri banyak sekali menyimpan rekaman bersejarah berupa ilmu pengetahuan, sastra, seni dan arsitektur bangunan umat Islam.

264. Al-Hambra Night UNIDA Gontor 2018Acara ini resmi dibuka oleh Prof. K.H. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., selaku Rektor UNIDA Gontor, dan dihadiri oleh K.H. Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, dan diikuti oleh para dosen dan mahasiswa UNIDA. Acara ini bertujuan untuk menampilkan kreativitas dan kebersamaan mahasiswa serta mendidik serta menjalin hubungan di antara mereka.

Pertunjukan yang ditampilkan oleh mahasiswa santri ini di antaranya adalah; Hadroh, Nasyid, Gontor Martial Art, Tae Kwondo Warrior, Muay Thai Martial Art, Drama Kolosal, Drama Kabaret, Tari Aceh , Pencak Silat Nusantara, UNIDA Unity Band, Band Dimensi, Crazy Jump Parkour, Tari India, Tari Bendera, dan lain sebagainya.

Acara yang menarik adalah ketika Kiai Amal Fathullah ikut meramaikan acara Al-Hambra dengan membawakan sebuah lagu Dan Brown yang berjudul Boulevard, dan seketika itu penonton sangat terhibur dan ikut larut dalam lagu yang dinyanyikan oleh Rektor UNIDA Gontor ini.

Acara yang bernilai pendidikan ini adalah akhir dari Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy. “Program ini bertujuan untuk mendidik siswa tidak hanya untuk menjadi penonton tetapi juga untuk berpartisipasi aktif dalam acara tersebut,” ujar Ust. Hasib Amrullah, penasihat untuk Malam Al-Hambra. Muis

Hari Raya Idul Adha 1439 H, Pondok Modern Darussalam Gontor Qurban 30 Ekor Sapi dan 59 Ekor Kambing

0

Darussalam–Hari Raya Idul Adha merupakan hari yang sangat istimewa bagi ummat Islam di seluruh penjuru dunia, karena hari itu adalah hari dimana para muslimin menunaikan Ibadah Sholat Idul Adha dan Ibadah Qurban. Setelah berijtihad dengan ru’yah hilal dan hisab, Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersepakat menyatakan bahwa Hari Raya Idul Adha jatuh pada hari Rabu, 22 Agustus 2018. Meski berbeda waktu pelaksanaanya dengan Negara Arab Saudi, Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) pada akhirnya memutuskan bahwa perayaan Idul Adha di seluruh kampus PMDG tahun ini jatuh pada hari Rabu (22/8), sesuai dengan keputusan pemerintah Indonesia.

Rabu pagi, pukul 06.30 WIB, guru, santri dan segenap warga Gontor menunaikan Ibadah Sholat Idul Adha berjamaah di hamparan teras Masjid Jami’, KH. Hasan Abdullah Sahal yang biasanya bertugas sebagai Imam Sholat Idul Adha pada tahun-tahun sebelumnya, pada kali ini mengamanatkan kepada Al-Ustadz Agus Mulyana, S.Ag. (guru senior, kader pondok) untuk bertugas sebagai Imam Sholat Idul Adha, dan Al-Ustadz Taufiqurrohman, S.Ag. sebagai khotibnya.

Seusai Sholat Idul Adha, seluruh Panitia Qurban yang terdiri dari 92 guru dan 269 santri KMI bergegas pergi menuju gedung Yaqzoh untuk segera memulai pemotongan hewan qurban, sekitar pukul 07.45, Bapak Pimpinan PMDG, K.H. Syamsul Hadi Abdan secara resmi membuka pelaksanaan pemotongan hewan qurban.

Pada Idul Adha tahun ini, jumlah hewan qurban di PMDG Ponorogo sebanyak 30 ekor sapi dan 59 ekor kambing. Adapun total hewan qurban di seluruh kampus PMDG mencapai 713 ekor, dengan perincian sebagai berikut:

NO

PONDOK HEWAN TOTAL
SAPI

KAMBING

1

PMDG Kampus Pusat 30 ekor 59 ekor 89 ekor

2

PMDG Kampus 2 24 ekor 37 ekor 61 ekor
3 PMDG Kampus 3 16 ekor 8 ekor

24 ekor

4

PMDG Kampus 5 13 ekor 26 ekor 39 ekor
5 PMDG Kampus 6 10 ekor 29 ekor

39 ekor

6

PMDG Kampus 7 13 ekor 1 ekor 14 ekor
7 PMDG Kampus 8 2 ekor 15 ekor

17 ekor

8

PMDG Kampus 9 9 ekor 8 ekor 17 ekor
9 PMDG Kampus 10 5 ekor 3 ekor

8 ekor

10

PMDG Kampus 11 1 ekor 3 ekor 4 ekor
11 PMDG Kampus 12 6 ekor 12 ekor

18 ekor

12

PMDG Kampus 13 3 ekor 2 ekor 5 ekor
13 PMDG Kampus 14 4 ekor

4 ekor

14

PMDG Putri Kampus 1 22 ekor 70 ekor 92 ekor
15 PMDG Putri Kampus 2 14 ekor 21 ekor

35 ekor

16

PMDG Putri Kampus 3 17 ekor 15 ekor 32 ekor
17 PMDG Putri Kampus 4 9 ekor 4 ekor

13 ekor

18

PMDG Putri Kampus 5 14 ekor 6 ekor 20 ekor
19 PMDG Putri Kampus 6 5 ekor 3 ekor

8 ekor

20

PMDG Putri Kampus 7 10 ekor 13 ekor 23 ekor
21 Universitas Darussalam Gontor 9 ekor 18 kambing & 100 domba

127 ekor

22

UNIDA Gontor Putri Mantingan 6 ekor 18 ekor

24 ekor

TOTAL 242 ekor 471 ekor

713 ekor

Pemotongan hewan qurban berlangsung selama 4 hari sejak Hari Raya Idul Adha, 10 Dzulhijjah 1439, hingga 3 hari sesudahnya (hari tasyrik).

Sebagai ungkapan syukur atas selesainya kepanitian qurban, Ahad malam (26/8), Panitia Qurban menyelenggarakan Tasyakuran bersama Bapak Pimpinan PMDG, Ketua Bagian OPPM dan Koordinator, Ketua Rayon, Pengurus Kelas 4, Ketua Kursus, Ketua Konsulat, Ketua Kelas 1-6 KMI, Shohibul Qurban dan Seluruh Panitia di Aula Wisma Darussalam. Pada acara ini, ketua panitia Al-Ustadz Anwar Boyaman menyampaikan Laporan Umum di hadapan seluruh hadirin secara gamblang dan transparan. rukh

Sidasa Band dan Pembagian Hadiah Menutup Rentetan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy 1439

0

DARUSSALAM—Rentetan acara Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) tahun ini telah berakhir. Kegiatan yang sangat padat diselenggerakan kurang lebih satu setengah bulan. Ada berbagai macam perlombaan dan penampilan yang diadakan untuk mengeksplorasi minat dan bakat para santri. Bahkan, ada satu minggu yang khusus digunakan untuk perlombaan, baik olahraga maupun seni.

Untuk menutup kegiatan-kegiatan yang diadakan pada Pekan PKA tahun ini, diadakan pembagian hadiah dan penampilan beberapa grup seni para santri dalam acara “Sidasa Band”. Acara ini diadakan pada hari Senin malam (6/8) di dalam Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). Sebelum berbagai pertunjukkan dari para santri, acara dibuka secara resmi oleh Al-Ustadz Hanif Hafidz, S.Ag. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa rentetan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy adalah sarana untuk mendidik seluruh elemen yang ada di PMDG, termasuk penampilan-penampilan dan beberapa perlombaan. Sedangkan hadiah adalah sarana untuk memberikan motivasi dan penghargaan bagi siswa yang berprestasi.

Pada tahun ini, Rayon Sholihin 2 ditetapkan sebagai Juara Umum dalam Pekan Olahraga dan Seni (Porseni), sedangkan tetangganya, Rayon Palestina dinobatkan menjadi Juara Umum Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy secara keseluruhan. Semoga dengan terlaksananya seluruh rentetan Pekan PKA tahun ini, dapat memberikan dampak yang baik bagi seluruh santri, khususnya santri baru dalam memahami Pondok ini secara baik dan benar.brada

Membentuk Karakter Santriwati Dengan Training Psikologi

0

Gontor Putri Kampus 2- Tak ada kemajuan tanpa kedisiplinan, tak ada kedisiplinan tanpa keteladanan merupakan salah satu  motto Pondok Modern Darussalam Gontor dalam mendidik santriwatinya. Berlandaskan Al-Quran dan As-Sunnah berbagai kegiatan dan program yang telah dicanangkan mulai dari bangun pagi hingga tidur lagi berlangsung dengan disiplin dan rapi.

Pondok Modern Darussalam Gontor mendidik santriwatinya dengan berbagai sarana pendidikan. Salah satunya yaitu Training Psikologi, dengan Training Psikologi mengajarkan kepada pengurus rayon dan pengurus Organisai Pelajar Pondok Modern (OPPM) dalam menghadapi berbagai macam karakter anggotanya serta cara menyelesaikan masalah yang dihadapi para anggotanya.

Acara yang dibuka langsung oleh Bapak Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 pada Selasa, 28 Agustus 2018 ini berlangsung selama dua hari dan bertempat di pelataran depan Gedung Damaskus dengan beranggotakan santriwati kelas 5 dan sebagian anggota pengurus Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM). Pada hari kedua, acara disampaikan oleh Al-Ustadzah Azhimatul Noor Bashari Diyanti, M.A. Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor Putri yang berasal dari Tangerang.hasnab

Al-Ustadzah Azhimatul Noor Bashari Diyanti berbincang dengan santri
Al-Ustadzah Azhimatul Noor Bashari Diyanti berbincang dengan santri

Tingkatkan Kinerja Organisasi dengan Reformasi dan Kaderisasi

0

Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) dan Koordinator Gerakan Pramuka sebagai organisasi yang sangat berpengaruh di pondok Modern, kedua Organisasi ini yang mengatur dan menertibkan seluruh kegiatan di pondok Modern. Untuk meningkatkan kinerja organisasi dan pemerataan kepernahan santriwati kelas 6, maka reformasi sangatlah dibutuhkan dengan melihat dan mempertimbangkan kinerja para pengurus selama beberapa bulan dilantik sebagai anggota organisasi, beberapa santriwati dilantik untuk menjadi pengurus baru dan ada pula yang digantikan dengan pengurus yang lain. Dalam acara ini juga diangkat beberapa kader dari kelas 5 ke beberapa bagian OPPM, dengan diadakan kaderisasi diharapkan ilmu dan kepernahan dapat terus diestafetkan meskipun pemegang amanah berganti setiap masa jabatan maka prinsip-prinsip keorganisasian tetap terjalankan dan tidak berubah.

DSC_5896

Acara ini diadakan di Aula pertemuan Gontor Putri kampus 2, Hari Senin ( 27/8) , dan dihadiri oleh seluruh siswi kelas 5 dan 6 dan seluruh Guru Gontor Putri kampus 2. Para pengurus organisasi yang baru dilantik langsung oleh Wakil Pengasuh Gontor putri kampus 2, Al-Ustadz K.H Umar Said Wijaya, S.Ag. Mereka bersumpah dan mengikrarkan janjinya untuk bersedia menjadi anggota OPPM dan Koordinator Gerakan Pramuka yang baru.

Organisasi merupkan salah satu cara Pondok Modern untuk mendidik santrinya, organisasi sebagai alam pendidikan di Pondok Modern maka harus terus dilanjutkan dan diestafetkan agar tidak mati. Dengan berasaskan falsafah Pondok Modrn “mau memimpin dan siap dipimpin” maka setiap santriwati harus siap untuk menjadi pemimpin dan mau dipimpin. Diharapkan dengan diadakannya reformasi dan kaderisasi dapat meningkatkan kinerja dan pengalaman santriwati dalam berorganisasi.

Wisuda Angkatan ke-30, UNIDA Gontor Lahirkan 371 Wisudawan dan Wisudawati

0

GONTOR – Kamis, 26/7 merupakan hari wisuda angkatan ke-30 Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Wisuda yang diselenggarakan di Balai Pertemuan Pondok Modern Darussalam Gontor ini mengukuhkan 371 wisudawan dan wisudawati dari program sarjana dan pascasarjana. Mereka adalah mahasiswa dan mahasiswi UNIDA Gontor yang telah menyelesaikan tugas akhirnya.

Pada resepsi wisuda ini, UNIDA Gontor mengundang Wakil Menteri Keuangan, Prof. Dr. Mardiasmo, M.S.A. Pada orasi ilmiahnya, beliau menyampaikan dan berharap agar pesantren umumnya dan UNIDA Gontor khususnya mampu menghidupi ummat dan menjadi pusat pengembangan ekonomi dan menjadi subjek pembangunan. Beliau juga berpesan kepada wisudawan dan wisudawati bahwa mereka adalah pemegang estafet berikutnya untuk melanjutkan dan mengisi kemerdekaan.

Pada wisuda angkatan ke-30 ini Zaenuri Adhim Musyafa’. dari Program Studi Teknik Informatika mendapatkan penghargaan Skripsi terbaik. Skripsinya tentang pengembangan aplikasi pembelajaran bahasa Arab mampu menyisihkan 4 nominasi lainnya. Selain itu, untuk program Pascasarjana penghargaan Tesis Terbaik dianugerahkan kepada saudari Patimah dari Program Magister Aqidah dan Filsafat Islam.

Hal lain yang menjadikan wisuda tahun ini istimewa ialah ada wali Wisudawati yang turut menghadiri resepsi wisuda ini dengan menaiki sepeda onthel sejauh 450 km dari Cilacap ke Ponorogo. Beliau ialah bapak Muhammad Juni wali dari Nur Annisa asal Cilacap. Bersepeda itu merupakan keinginannya sendiri. Dan sudah menjadi hobi beliau sejak lama. Tidak ada alasan ekonomi sama sekali. Ibunya pun juga turut menyusul dan hadir pada acara wisuda dengan naik kereta api.

Lewat aksinya ini Bapak Muhammad Juni ingin menyampaikan pesan khusus kepada kita semua. “Kalau yang lain kan naik sepeda motor wajar, naik mobil saya nggak punya. Nah, momentum kali ini saya ingin menunjukkan ke anak saya meski berat kalau kita telaten dan sabar pasti hasilnya nanti akan bagus. Anak saya dulu pernah minta keluar dari Pondok, tapi saya larang. Untungnya nurut dan berhasil lulus sekarang,” demikian ungkapnya.

Diakhir acara, Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor K.H. Hasan Abdullah Sahal berpesan bahwa ilmu yang terpenting adalah barokahnya. Bukan tingginya, bukan banyaknya. Kita harus siap menjadi mundzirul qoum. Melawan liberalisasi dan kesesatan. Jangan sampai terseret kebohongan dan kebodohan.

 

 

 

Upacara Peringatan Kemerdekaan Indonesia Ke-73 (Gontor Menggerakkan Kehidupan Umat Dan Bangsa)

0

Mantingan- Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) RI yang ke-73 berlangsung secara khitmad serta berjalan dengan lancar. Kegiatan yang dipusatkan di lapangan hijau Gontor Putri kampus 2 ini, Jum’at (17/8/18) pukul 07.00 diikuti oleh seluruh santriwati Darussalam beserta guru-guru. Upacara peringatan sendiri dipimpin langsung oleh Bapak Wakil Pengasuh, Al-Ustadz H. Umar Said Wijaya S.Ag  sebagai inspektur upacara.

Pasukan pleton memberi hormat kepada komandan pleton
Pasukan pleton memberi hormat kepada komandan pleton

Upacara diawali dengan pengibaran bendera merah putih oleh pasukan pengibar bendera kemerdekaan (paskibraka), dilanjutkan dengan pembacaan Pembukaan UUD 1945 dan pembacaan Proklamasi.

Pengibaran Bendera merah putih
Pengibaran Bendera merah putih

Tidak hanya upacara ada beberapa penampilan dari santriwati tentang Indonesia, Kontingen dandelion menampilkan puisi tentang bagaimana kehidupan di negeri ini dengan judul tetesan rindu, rindu akan perjuangan bangsa Indonesia dan kerja keras yang dulu sangat membara , Pernampilan  paduan suara oleh kelas 1 intensif  dengan lagu 17 agustus , kelas dua dengan bernyanyi yang dinyanyikan oleh 3 orang perwakilan, dan kelas 3 mempersembahkan music dapur dengan dengan diiringi nyanyian dan beatbox.

Paduan suara oleh kelas 1 intensif
Paduan suara oleh kelas 1 intensif

Dalam pidatonya, Al-Ustad Umar Said Wijaya S.Ag Menyampaikan “ jas merah jangan sekali2 melupakan sejarah , generasi muda zaman now yang katanya generasi milenial sudah mulai banyak yang lupa sejarah, bahkan dibuat lupa dengan sejarah bangsa nya sendiri , upaya ini sangat masih dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, Sekarang yang perlu diwaspadai adalah penjajahan model baru, penjajahan politik, penjajahan ekonomi dan penjajahan- penjajahan model baru lainnya , maka jangan sampai bangsa indonesia dijajah kembali oleh bangsa asing atau bangsa aseng  atau bangsanya sendiri, ini saatnya kaum santri bangkit kembali dan tampil kembali, mengawal kemerdekaan bangsa ini , gontor dengan motto mengawal nilai dan sistem pesantren, demi kejayaan umat dan bangsa ikut andil dalam memperjuangkan bangsa ini “. FANI

Persembahan puisi oleh kontingen dendelion dengan juduk "tetesan rindu"
Persembahan puisi oleh kontingen dendelion dengan juduk “tetesan rindu”

Drama Arena 52019-Mengukir Sejarah Peradaban Islam Dunia

0
Choir Drama Arena 2019
Choir Drama Arena 2019

            MANTINGAN-Sabtu (11/8) malam, kilauan cahaya lighting menerangi bumi Darussalam Gontor Putri Kampus 2. Kobaran visi dan misi yang besar akan terealisasikan, dengan diadakannya pagelaran seni Drama Arena 52019. Acara ini berlokasi di lapangan hijau yang telah dijelma menjadi panggung pagelaran megah dengan berbagai dekorasi.

           “Drama Arena adalah bagian dari unsur pendidikan, karena di dalamnya terdapat kebersamaan, gesekan, dan persamaan presepsi” ujar Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 2, Al-Ustadz H. Umar Sa’id Wijaya,S.Ag dalam pidatonya. Beliau menuturkan, acara ini menjadi awal untuk berprestasi, yang akan mengukir kehidupan masa depan.

Sambutan Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 2
Sambutan Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 2

Dengan bermottokan “Adanya jihad Islami, bernilai Gontori, berkarya penuh kreasi untuk melahirkan santriwat-santriwati yang kelak menjujung tinggi agama, bangsa, dan negara,” pagelaran seni ini merupakan salah satu rentetan acara Khutbatu-l-“Arsy di Pondok Modern Darussalam  Gontor. Drama Arena adalah pagelaran seni dan drama siswi kelas 5 KMI, dengan drama sebagai suguhan utamanya dipadu dengan acara-acara menghibur serta mendidik yang bernafaskan Islami. Demi saling mengenal lebih dalam satu sama lain, memperat Ukhuwah Islamiyah, mengembangkan kreativitas santriwati, dan menyebarkan nilai-nilai Islami yang telah ditanamkan sejak dini.

Foto Bersama Seluruh Crew Drama Arena 52019
Foto Bersama Seluruh Crew Drama Arena 52019

            Berbagai acara seperti marawis, syair madani, Flawless band, beyond of silhouette, yang menakjubkan para penonton, tetap dikemas di dalamnya nilai Islami. Dengan tema sejarah peradaban Islam modern, Flawless Generation mengukir sejarah peradaban Islam modern dari serpihan gagasan yang dirintis dengan menyatukan kekuatan, do’a dan kebersamaan.

          Diharapkan dengan acara ini, dapat melahirkan santriwti-santriwati yang berbudi tinggi dan kelak menjunjung tinggi agama, untuk mewujudkan peradaban Islam yang mendunia serta menciptakan ulama yang intelek bukan sekedar intelek yang tahu agama.  Marvi

Pose Seluruh Pembimbing Drama Arena 52019
Pose Seluruh Pembimbing Drama Arena 52019

Perfotoan Wisudawati Ke 30 (Smart Generation)

0

Gontor,(jum’at 3-8-18) Suasana sore yang cerah dan indah mengiringi wisudawati ke 30 (Smart Generation),  untuk perfotoan wisudawati dengan baju kebesarannya,Toga Gontor. kegembiraan pun terpancar dari raut wajah para wisudawati,  tak lupa para asatidz juga menghadiri perfotoan tersebut.

Perfotoan wisudawati dengan apara asatidz di depan gerbang gontor putri kampus 2
Perfotoan wisudawati dengan apara asatidz di depan gerbang gontor putri kampus 2

Sesi perfotoan kali ini diadakan di dua tempat yaitu digerbang gontor putri kampus 2 dan digedung kairo , disana sangat ramai dengan santriwati yang menunggu  wali kelasnya untuk berfoto dan mengucapakan selamat  telah menyelesaikan studinya  dan menjadi wisudawati yang bermanfaat dan selalu berjuang , Acara pun diakhiri dengan sesi perfotoan antar kelas dan sesama wisudawti .fani

DSC_1971