Home Blog Page 311

MASA LATIHAN JELANG PEKAN PERKENALAN KHUTBATU-L-‘ARSY

0

Latihan Baris Berbaris antar konsulat yang dibuka pada hari Sabtu(21/7) sebagai simbol dimulainya seluruh persiapan menjelang Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy di Pondok Modern Gontor Putri Kampus 1 dan 2. Para panitia yang terdiri dari dewan guru dan santriwati kelas 6 memulai seluruh prosesi latihan atraksi-atraksi yang akan ditampilkan pada Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy yang diagendakan terlaksana pada Minggu(5/8).

Gerak Jalan Pertanda PBB sudah dimulai
                                                            Gerak Jalan Pertanda PBB sudah dimulai

Seluruh santriwati bergerak dinamis dalam kegiatan-kegiatan persiapan acara yang sangat ditunggu-tunggu itu. Pasukan Pengibar Bendera dilatih secara rutin dan penuh disiplin. Para anggota atraksi seperti tari massal dan senam kreasi juga dilatih secara khusus oleh panitia dari kelas 6 dan juga dewan guru. Barisan antar konsulat tak kalah giat berlatih dengan semangat yang tinggi. Seluruh kegiatan latihan tersebut memiliki peran penting, bukan hanya dari sisi persiapan Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy, tetapi juga dalam pembentukan mental santriwati. Dari sanalah, santriwati belajar banyak hal tentang kedisiplinan, manajemen kegiatan, dan rasa tanggungjawab.

Untuk menekankan kesiapan seluruh santriwati menjelang Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy, gladi diadakan beberapa kali yang bertempat di lapangan Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1. Evaluasi diadakan pula untuk menggali potensi lebih jauh demi kemajuan yang lebih baik.

Sebuah kesyukuran bahwa seluruh santriwati dapat mengikuti prosesi latihan menjelang agenda besar Pondok Modern Darussalam Gontor ini, bukan hanya sekedar berkegiatan, tetapi juga membentuk diri menjadi pribadi yang kreatif, kuat, bertanggungjawab, dan berpotensi tinggi. NISAHABIBA

ENGLISH CAMP; Cara Gontor Meningkatkan Keahlian Berbahasa

0

Gontor Putri- Semua kegiatan yang dilakukan dan diselenggarakan mengandung unsur dan nilai-nilai pendidikan. Tepat pada hari Kamis 16/08 silam, Gontor Putri Kampus 1 kembali bergerak mengadakan kegiatannya demi meningkatkan bahasa santriwati yang bekerjasama dengan penanggungjawab pusat bahasa (LAC). Acara yang diselenggarakan, ialah pengadaan kelompok untuk meningkatkan bahasa yang terpusat pada Bahasa Inggris, ‘English Super Camp namanya. Tergerak 36 santriwati terpilih yang terbagi menjadi 3 kelompok, dan terdiri dari santriwati kelas 2 hingga kelas 6. Mereka dikumpulkan untuk mengembangkan keahlian Berbahasa Inggris yang dimiliki. Mereka dikarantina, dibimbing, dan diuji dengan beberapa kegiatan seperti Morning Conversation, Public Speaking, Debate, Drama, Structure, Telling Story dan lain sebagainya.

Acara berikut dibimbing oleh beberapa ustadzah yang juga memiliki keahlian dalam berbahasa Inggris. Setiap pagi, sore dan malam acara ini terus berjalan dengan efektif dan para peserta juga turut ramai dan memeriahkan acara tersebut. Post Test akan menjadi penghujung acara yang akan ditutup pada hari Kamis 30/07 minggu ini, tepat  2 minggu mereka dibimbing dan diuji untuk mengasah keahliannya dalam berbahasa Inggris. Semua ini diselenggarakan karena Pondok Modern Darussalam Gontor sangat menjunjung tinggi kedisiplinannya termasuk juga dalam segi berbahasa, karena bahasa adalah sebuah mahkota bagi Pondok Modern Darussalam Gontor. Selmd.

Kiai Syamsul Hadiri Apel Tahunan KA PMDG Kampus 12

0

Tanjabtim-K.H. Syamsul Hadi Abdan hadiri Apel Tahunan PMDG Kampus 12, Jambi. Selain beliau, Rombongan Gontor yang hadir adalah Al-Ustadz Muhammad Badrun, M.A dan Al-Ustadz Imam Iskarom, Lc. Sabtu (18/8) pagi pukul 07.15 Apel dimulai, walau dengan jumlah santri sekitar 290-an Kampus 12 tetap bisa menjalankan Apel KA (Khutbatul ‘Arsy) dengan maksimal. Rentetan apel berjalan rapi dan tertib sampai parade mobil dan Lomba Baris-Berbaris.

Kiai Syamsul mengapresiasi jalannya Apel ini, beliau menyaksikan dengan khidmat dan haru. Bagaimana tidak? Anak-anak Jambi ini mampu berlatih dan menampilkan hampir semua penampilan yang ada di Gontor Ponorogo, di antaranya adalah: Tari Reog Ponorogo, Ondel-Ondel, Singa Deprok, Campur Sari, dll.

Setelah Apel, Gontor Kampus 12 mengadakan penanaman pohon sawit di sekeliling lapangan. Diawali oleh Pimpinan Pondok, Kiai Syamsul dan dilanjutkan berturut-turut oleh Ustadz Badrun dan Ustadz Iskarom. Gontor Jambi memang terkenal dengan sawitnya, di sana Gontor memiliki kurang lebih 700 Ha tanah yang sudah sebagian ditanami sawit.

Selain di Pondok Gontor 12, Kiai Syamsul juga mengecek kebun-kebun sawit milik Gontor di daerah Dendang dan Plabi, juga sempat bersilaturahim dengan Bupati Tanjabtim di Kantor Bupati. AaRum

GSD, SARANA TERCAPAINYA PENDIDIKAN YANG SEMPURNA

0

GSD Gontor Putri 1 240818Menginjak bulan ketiga sepulang santriwati dari masa liburnya, Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 masih eksis dengan berbagai kegiatan. Terlepas dari rentetan acara Khutbatul ‘Arsy dan Idul Adha, diadakanlah sebuah kompetisi persahabatan antara kelas 4 dan 3 intensive yaitu Gebyar Seni Darussalam (GSD) pada Jum’at (24/8). Acara ini resmi dibuka oleh Bapak Direktur KMI Putri 1 dan dimulai pada pukul 07.15 WIB di Auditorium Gontor Putri Kampus 1. Dihadiri oleh segenap jajaran guru senior, para wali santri dan seluruh santriwati mulai dari kelas 1 hingga kelas 6.

Gebyar Seni Darussalam (GSD) merupakan sebuah pagelaran seni bertajuk drama serta apresiasi mental, bakat, kreativitas dan kesenian yang melatih santri dalam berbahasa dan kreativitas seni, guna mempersiapkan acara yang lebih besar di tahun mendatang yaitu Drama Arena (DA) dan Panggung Gembira (PG). Peserta dalGSD GP 1 240818am kompetisi ini adalah santriwati KMI kelas 3 intensive dan kelas 4, sedangkan panitia acara tersebut santriwati KMI kelas 1 intensive dan kelas 3.

Dari segi cerita, santri kelas 4 menyusun cerita dengan bertemakan negara Turki sedangkan angkatan kelas 3 intensive bertemakan negara Spanyol. Setelah diakhiri dengan penilaian oleh dewan juri, diumumkanlah bahwa pemenangnya diraih oleh angkatan kelas 4.

Dalam pembukaannya, Ustadz Fairuz Subakir Ahmad mengatakan bahwa: “Sasaran diadakannya acara ini adalah untuk tercapainya pendidikan yang sempurna tidak hanya untuk kesenian saja. Kegiatan dalam pondok gontor ini penuh dan padat, dengan program dan kegiatan. Dari banyaknya program dan kegiatan inilah anak banyak belajar, kita benar-benar mengajarkan anak-anak life skill. Di Gontor ini kita ciptakan agar dapat menjadi sarana pendidik.” Light

DEWAN KERJA KOORDINATOR:Organisasi Pengembangan Mental Pramuka

0

Aula Beirut, “Patah Tumbuh Hilang Berganti”, sebelum patah sudah tumbuh, sebelum hilang sudah berganti sebagai satu falsafah pondok yang telah ditanamkan oleh para Trimurti pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor yang dipegang teguh sebagai pedoman bagi setiap organisasi. Agar tercipta kerapian dalam sebuah administrasi dan pentingnya suatu kaderisasi dalam sebuah organisasi, tak hanya Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM), pun Koordinator gugusdepan Gerakan Pramuka.

Anggota Dewan Kerja Koordinator Baru memebubuhkan tanda tangan di atas kertas pengangkatan
Anggota Dewan Kerja Koordinator Baru memebubuhkan tanda tangan di atas kertas pengangkatan

Adalah Dewan Kerja Koordinator(DKK) sebagai organisasi yang bergerak dalam bidang kepramukaan di bawah bimbingan Staf Koordinator  yang dilantik pada Ahad (12/8) dengan khidmat oleh Al-Ustadz Sofan Mu’arif. Adapun DKK periode beranggotakan 20 andika dengan 7 bagian, yang diketuai oleh Luqiyana Khuld Lu’ai/4B dan Ana Walidatus/3 Int C

Pramuka suka berkarya, kita harus menciptakan pramuka yang islam, dan mengislamkan pramuka. Karena KAMI PRAMUKA TAPI KAMI MUSLIMAH. Banyak-banyaklah mencari pengalaman, karena guru terbaik adalah pengalaman terlebih dari kegiatan kepramukaan. Sebagai anak pramuka, harus berdiri seperti tunas kelapa yang dapat tumbuh dimana saja di tempatkan ” ujar ustadz Sofan Mu’arif dalam sambutannya pada acara pelantikan Dewan Kerja Koordinator

Begitulah Gontor mendidik para pelajarnya, agar tak hanya unggul dalam bidang akademik, pun harus aktif dalam berorganisasi. Juga Gontor yang selalu mengestafetkan nilai-nilai pondok dengan kaderisasi agar setiap kegiatan berputar pada semestinya dengan dinamis.“qudwah hasanah/the practice is better than theory”icun

Foto Bersama Dewan Kerja Koordinator dengan Al-Ustadz Sofan Muarif, S.E
Foto Bersama Dewan Kerja Koordinator dengan Al-Ustadz Sofan Mu’arif, S.E

 

UNIDA Gontor: Menlu RI Buka Konferensi Internasional AAUF

0

 

Gontor  – Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia Retno Marsudi pagi ini tiba di Pondok Modern Gontor Ponorogo demi membuka Konferensi Internasional Afro-Asian University Forum (AAUF).

Ia disambut Tiga Pimpinan Pondok Modern Gontor KH Hasan Abdullah Sahal, Dr KH Abdullah Syukri Zarkasyi, KH Syamsul Hadi Abdan, Wakil Ketua Badan Wakaf Gontor Drs KH Akrim Mariyat serta para pimpinan lembaga di Gontor.

Pembukaan Konferensi Internasional AAUF berlangsung di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) Gontor.

Sebelum ke BPPM, Menlu yang datang bersama Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Cecep Herawan sempat berkunjung ke Kampus Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Di sini Menlu disambut oleh Rektor UNIDA Prof Dr Amal Fathullah Zarkasyi bersama jajaran rektorat dan dekanat.

Acara Pembukaan dihadiri para delegasi yang terdiri dari para anggota AAUF/rektor-rektor perguruan tinggi dari Afrika dan Asia. Juga hadir para rektor dan perwakilan perguruan tinggi dalam negeri, para dosen Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, guru KMI Gontor putra dan putri, serta siswa akhir KMI Gontor.

Perguruan tinggi dalam negeri yang hadir antara lain Universitas Brawijaya Malang, Universitas Airlangga Surabaya, dan Unissula Semarang. Ahsy

 

 

AAUF

Pemahaman Organisasi yang Baik dengan Orientasi Staff OPPM

0

Tak kenal maka tak sayang. Sekiranya begitu kalimat yang dapat mewakili alasan diadakannya sebuah orientasi. Kali ini, Gontor Putri Kampus 2 mengadakan orientasi  bagi anggota-anggota staff yang baru saja dilantik. Staff OPPM dan Koordinator adalah organisasi kecil yang terdiri dari santriwati anggota kelas 2-4. Tugas mereka adalah turut membantu merealisasikan program-program kerja OPPM dan Koordinator. Hal ini ditujukan pula untuk memperluas kepernahan santriwati dalam berorganisasi, sebelum mereka merasakan organisasi sentral pondok yaitu OPPM dan Koordinator ketika menginjak bangku kelas 5 nantinya.

Dalam orientasi, masing-masing staff berkumpul dengan bagiannya untuk mendengarkan pengarahan yang diberikan oleh pembimbing bagian tersebut. Staff Bapenta misalnya, berkumpul dengan Ustadzah pembimbing Bapenta. Dalam perkumpulan ini, para pembimbing mengarahkan seluruh anggota dalam hal pengaturan organisasi, visi, misi dan tujuan agar mereka mengerti tugas-tugas yang akan digeluti dalam masa jabatan satu tahun ke depan.

Pengarahan oleh para pembimbing
Pengarahan oleh para pembimbing

Orientasi Staff adalah salah satu acara tahunan yang tidak pernah terlewatkan, mengingat urgensi pemahaman anggota terhadap kewajiban mereka masing-masing yang telah terikat sebagai amanah di pundak mereka. Semua keberhasilan tentu saja dimulai dari pemahaman dan pengenalan yang baik. Maka, dengan orientasi ini, para anggota staff diharapkan mampu dengan loyal untuk dapat mengerahkan dedikasinya bagi organisasi yang juga sebagai ladang pendidikan dan penggemblengan diri. Addien

Guardian Generation Unjuk Aksi dalam Pagelaran Seni Panggung Gembira 6 2019

0

Gemerlap Cahaya lampu dan genderam suara bersautan dalam acara Panggung Gembira 2018. Guardian Generation adalah nama angkatan calon alumni 2019, dengan beranggotakan 251 peserta. Dan pembimbing yang berjumlah 35 orang. Dalam acara ini mereka menyemarakkan mottonya, yaitu “Gontor mengawal Sistem dan Nilai Pesantren Bagi Kejayaan Umat dan Bangsa”

Warna merah hati, abu-abu dan cream berpadu guna mendirikan background angkatan 606 Gontor Putri Kampus 2, dengan tema yang disandang adalah “Vintage”, seluruh angkatan menyemarakkan acara tersebut dengan adanya lomba stand foto dari  setiap angkatan. Selain itu adanya dekorasi jalan dengan berbagai macam karangan bunga diantaranya dari Menteri Kelautan dan perikanan, ibu Susi Pudjiastuti.

Bapak Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 2 menyanyikan lagu "Selamat datang" sebagai simbolis pembukaan acara Panggun Gembira 606
Bapak Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 2 menyanyikan lagu “Selamat datang” sebagai simbolis pembukaan acara Panggung Gembira 606

Acara besar tersebut dipandu oleh 3 jenderal pelaksana, yaitu: Sayyidah Aisyah Zahira/ 6B, Dwi Annisa Pratiwi/ 6C, dan Faridatul Jannah/6E, dan jatuh pada hari senin, 13 Agustus 2018 yang bertepatan dengan tanggal 1 Dzulhijjah 1439 H. Panggung Gembira angkatan Guardian dibuka oleh Bapak wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 Al Ustadz Umar Sa’id Wijaya, S.Ag. dengan Menyanyikan lagu “Selamat Datang,” Karya Bapak Pimpinan PMDG al-Ustadz K.H. Hasan Abdullah Sahal bersama seluruh asatidz yang ada, sebagai simbolis pembuka acara Panggung Gembira Guardian Generation.

Sambutan 3 Ketua Panggung Gembira 6 2019 Guardion Generation
Sambutan 3 Ketua Panggung Gembira 6 2019 Guardion Generation

“Art Exhibition is one of great annual Agenda in Modern Islamic boarding School which is arranged inside Khuthbatul Arsy, and this year Gontor for Girls 2nd Campus will Present to you, all of 251 greats furious in hopes a strong capability to get the values Identity, Whises and Gontorian System.” Ujar Dwi Annisa Pratiwi dalam persembahan ketua, dimana ia menerangkan akan acara Pagelaran Seni Panggung Gembira yang dilaksanakan oleh siswi akhir KMI.

Acara yang diselenggarakan di lapangan hijau PMDG Putri Kampus 2 ini menampilkan beragam acara, diantaranya: Modern Dance, Tari India, Fashion Show, Doll Control, Pop Singer, Tari Saman, dan masih banyak acara lainnya yang telah terseleksi, sehingga mengandung nilai-nilai Islami. 2000 pasang mata lebih seakan terhipnotis dalam rangkaian acara persembahan tersebut, sehingga tak terasa acara yang berlangsung dari pukul 20:00 WIB. S.d. 21:45 WIB ini usai sudah, yang ditutup dengan acara flash mop oleh seluruh anggota kelas 6 PMDG Kampus 2. Erwin

Mahasiswa Unida Sukses Gelar Baksos di Desa Pager

0

Bungkal—Mahasiswa Universitas Darussalam Kampus Gontor sukses melaksanakan kegiatan bakti sosial (Baksos) di Desa Pager, Kec. Bungkal, Kab. Ponorogo, pada Senin (20/8) hingga Rabu (22/8) lalu. Para peserta baksos yang berjumlah 135 peserta dari Mahasiswa Guru Unida Semester 1 Kampus Gontor terbagi menjadi 11 posko.

Agenda ini merupakan kegiatan bakti sosial perdana bagi mereka. Al-Ustadz Muhammad Makruf Al-Arif sebagai ketua penyelenggara menjelaskan kegiatan Baksos ini diadakan sebagai bentuk upaya para mahasiswa dalam mengenal kehidupan di masyarakat, disamping itu mereka dituntut untuk melatih dan mendidik masyarakat tentang ilmu yang telah mereka dapatkan di Universitas.

“Kegiatan ini mengenalkan kepada mereka (mahasiswa semester 1) tentang bagaimana, mu’amalah, mu’asyaroh, mukholatoh bersama masyarakat, intinya acara ini agar mereka lebih mengenal masyarakat, berbakti kepada masyarakat dengan segala sesuatu yang kita miliki” ujar Makruf.

Selama 3 hari para mahasiswa mengabdikan dirinya kepada masyarakat dengan berbagai macam kegiatan, seperti pembersihan desa, pengajian bersama anak-anak, pelatihan baca Al-Qur’an, buka puasa bersama, takbiran keliling, hingga perlombaan dsb. Acara ditutup dengan pentas seni yang ditampilkan oleh setiap posko bersama anak didiknya masing-masing dari pukul 20.00-21.30. Para penonton yang hadir terhibur dengan penampilan yang disuguhkan. Disela-sela penampilan, ada pembagian hadiah bagi para pemenang lomba oleh Kepala Desa Pager Bapak Yateno.

Yateno menyambut secara antusias kegiatan tersebut. Ia berterimakasih kepada seluruh mahasiswa Unida kampus Gontor yang telah melaksanakan kegiatan bakti sosial tersebut. “berbagai kegiatan yang telah dilaksanakan di Desa Pager ini sangat bermanfaat, kami berharap, anak-anak juga mampu menerapkan ilmu yang telah diberikan dalam kegiatan ini,” kata Yateno. Rakafadel

Gema Takbir Idul Adha 1439 H PMDG Putri Kampus 2

0

 

Gema takbir nan Syahdu berkumandang pada setiap pasang bibir annggota Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2, “Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar Laa Ilaaha Illallahu Wallahu Akbar Allahu Akbar Walillahilham.”

Lantunan takbir bersama seluruh penghuni PMDG PUtri Kampus 2 oleh Klub Ansyida
Lantunan takbir bersama seluruh penghuni PMDG PUtri Kampus 2 oleh Klub Ansyida

Dalam menyemarakkan Sacrifice Day ini, Gontor Putri Kampus 2 mengadakan berbagai macam bentuk acara maupun perlombaan, diantaranya, lomba mading Idul Adha antarkelas, lomba Takbir keliling antar rayon dan lomba menghias rayon. Seluruh rayon terhias indah dengan beragam konsep yang terpilih untuk dijadikan tema Idul Adha tahun ini.

Malam itu jatuh pada hari Rabu tanggal 22 Agustus 2018, tepatnya malam sebelum Idul Adha 9 Dzulhijjah 1439 H, seluruh santriwati berkumpul di pelataran Damaskus guna melantunkan takbir bersama dan mendengarakan Tausiyah mengenai hikmah dari Idul Adha oleh Ustadzah Nindya Fairuz Zanaya, S.Pd. yang disaksikan oleh Bapak Wakil Pengasuh dan Bapak Wakil Direktur serta Asatidz dan Ustadzat. Selepas itu dilanjutkan dengan Pembacaan Laporan pertanggungjawaban Panitia Idul Adha oleh ketua panitia Ustadzah Luthfiyah Zuhtotunnisa, S.Pd.dengan jumlah hewan qur’ban yang terkumpul adalah 22 ekor kambing dan 14  ekor sapi.

Penyerahan hadiah oleh Al Ustad Umar Sa'id Wijaya, S. Ag. dalam perlombaan Mading Idul Adha untuk kelas 1H sebagai juara 2
Penyerahan hadiah oleh Al Ustad Umar Sa’id Wijaya, S. Ag. dalam perlombaan Mading Idul Adha untuk ketua kelas 1H sebagai juara 2

Selain itu juga terdapat pembacaan kejuaraan perlombaan Takbir keliling antarrayon dan mading Idul Adha antarkelas dengan kelas 1 yang diraih oleh kelas 1J, kelas 2 direbut oleh kelas 2D, kelas 3 diraih oleh kelas 3B, kelas 4 direngkuh oleh kelas 4D, kelas 3 Intensive diambil oleh kelas 3 Intensif B, kelas 1 Intensif direbut oleh kelas 1 Intensif B dan kelas 6 diraih oleh kelas 6B. Adapun lomba takbir antarrayon dengan rayon Santiniketan Atas sebagai juara 3, juara 2 diraih oleh raron Iskandaria B, dan peraih juara 1 takbir keliling adalah rayon Madinah.

Acara ini diharapkan agar seluruh santriwati tetap mengenang, mendengarkan sejarah akan adanya syari’at penyembelihan hewan qu’ban, dan menjalankan sunnah yang telah ditetapkan olehNya.