Home Blog Page 311

Kelas 2 Keluar Sebagai Juara Umum Folksong Antarkelas

0

GONTOR- Lomba Folksong dan Nasyid antarkelas tahun ini dimenangkan oleh kelas 2, acara yang diadakan setiap hari raya Idul Adha tersebut berjalan dengan lancar dan meriah. Dengan hadirnya K.H. Hasan Abdullah Sahal, bertambahlah semangat para santri untuk memberikan penampilan yang terbaik bagi para juri.

Acara tersebut diadakan di Balai Pertemuan Pondok Modern Darussalam Gontor (BPPM) pada hari Rabu (22/8), setelah melakukan persiapan selama kurang lebih 10 hari para santri dan wali kelasnya bersiap siap menggunakan kostum masing-masing menuju tempat perlombaan untuk menampilkan penampilan terbaiknya.

 

Kelas 2 keuar sebagai juara umum
Kelas 2 keluar sebagai juara umum

Perolehan nilai untuk setiap kelas sangat kompetitif sehingga membingungkan juri untuk menentukan siapa pemenangnya, berikut pemenang lomba folksong dan nasyid antar kelas tahun 2018:

Juara Vocal Group

Juara 3                  : Kelas 4

Juara 2                  : Kelas 1 Intensif

Juara 1                  : Kelas 2

Juara Nasyid

Juara 3                  : kelas 1 Intensif

Juara 2                  : kelas 2

Juara 1                  : kelas 1

The Best Music                                 : Kelas 2

The Best Arrangement : Kelas 1 Intensif

The Best Vocalist             : Fathan Rizkiya (kelas 1)

Tujuan diadakan acara ini adalah memupuk kebersamaan bagi setiap angkatan kelas, serta menumbuhkan mental pemimpin bagi setiap individunya.AbuFariz

Bhineka Tunggal Ika Meriahkan PKA Gontor 5

0

PGONTOR- Pekan perkenalan Khutbatul Arsy kali ini berjalan lancar dan meriah karna dikemas dengan penampilan “Bhineka Tunggal Ika” meliputi; Reog Ponorogo, Singa Deprok, Ondel- ondel dan Tarian Nusantara. Tarian Nusantara ini berasal dari berbagai macam daerah diantaranya, Tari Dayak, Tari malulo, Tari Campursari, Tari Kecak, Tari Sajojo, dan Tari Kuda Lumping.

            5Acara Tahunan ini  diikuti seluruh santri Gontor 5 serta beberapa perwakilan dari Gontor Pusat, Gontor cabang putra dan putri serta guru- guru senior diantaranya Al-Ustadz H. Taufiqurrahman, S.Ag., Al-Ustadz Dr. H. Kholid Muslih, M.A., Al-Ustadz Hakam Ar-Rosyada, M.Pd., Al-Ustadz Firdaus Ilham Satria, S.Th.I., M.A, Dan dihadiri pula oleh anggota Badan Wakaf, Drs. KH. M. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed. yang mewakili pimpinan sebagai inspektur upacara.

Acara tersebut dilaksankan di lapangan hijau pada hari Rabu (1/8) turut dimeriahkan pula oleh Drum Band Wahana Nada Muttaqien (DBWNM) yang disajikan oleh para santri Pondok Modern Darul Muttaqien Gontor 5.

Lomba Puisi dan Festival Lagu Asah Mental Santri PMDG

0

GONTOR–Poetry Reading and Song Festival Pondok Modern Darussalam Gontor resmi diadakan pada (23/7), acara ini berlangsung tepat pukul 20.15 WIB di Balai Pertemuan Pondok Modern hingga pukul 22.15. Perlombaan yang berpanitiakan 134 siswa kelas 3 intensif dan 4 ini dibuka secara langsung oleh Al-Ustadz Hasan Muttaqin, S.Pd., mewakili Pimpinan Pondok.

Tampil dalam acara ini 10 orang peserta, 4 orang peserta Song Festival dan 6 orang peserta Poetry Reading. Masing-masing merupakan utusan dari setiap rayon yang sudah lulus pada seleksi sebelumnya. Adapun mereka yang tampil dalam acara ini adalah:

  1. Song Festival
Nama Kelas Judul Lagu
Fathan Rizqia 1-I Ya Habibal Qolbi
Indana Zulfa 3 Int C Deen Assalam
Farian Hafidz 3 Int E
M. Rafly Indra 3 Int F Muhasabah Cinta

 

  1. Poetry Reading

 

Nama Kelas Judul Puisi
Adil 4-D Lunturnya Persatuan
Radja Althafa 3-H Cinta Indonesia
M. Ghaly Arju 4-J Perjuangan Indonesia
Syauqi Mahasin 3 Int B
Fadhlan Akbar 3 Int N
Aunurrafiq 3 Int J

 

Pada akhirnya, Para pemenang lomba ini akan diberikan pialanya  pada malam pembagian hadiah dan sidasa band. Reyzin

Gontor Mengawal Peradaban di Bumi Lancang Kuning

0

SIAK–Salah satu cita-cita Trimurti Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) adalah membangun 1000 Gontor di penjuru dunia. Salah satu panca jangka PMDG adalah pergedungan, dan saat ini Gontor telah membangun 19 kampus lain, salah satunya adalah kampus 14 Putra yang didirikan 2014 silam.

PMDG Kampus 14 Putra berlokasi di Desa Lubuk Jering, Kecamatan Sungai Madu, Kabupaten Siak, Riau, yang saat ini diasuh oleh Al-Ustadz Himmah Azhar Latif, S.Th.I. Lokasi tersebut bisa dijangkau dengan kendaraan darat kurang lebih 3 jam dari kota Pekanbaru, Riau. Kampus ini terkenal dengan nama “Syurga Terindah di Tengah Alam Raya” dikarenakan berlokasi di pedalaman dan dikelilingi perkebunan sawit.

Prof. K.H. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A.
Prof. K.H. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A.

Kegiatan di PMDG Kampus 14, Siak tidak jauh berbeda dengan kampus-kampus lain, kali ini Kampus 14 mengadakan Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy. Apel Tahunan dilaksanakan pada Senin, (13/8), yang dihadiri oleh Prof. K.H. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., selaku Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor,  beserta rombongan, dan diikuti seluruh santri dan guru PMDG Kampus 14, Siak.

Acara berjalan dengan lancar, diawali pengibaran bendera merah putih hingga atraksi-atraksi, di antaranya; Tari Piring, Tari Zappin, Tari Betawi, Tari Malulo, Tari Sunda, Acrobat, Beladiri dan diakhiri dengan parade barisan.

Kemudian acara dilanjutkan dengan Kuliah Umum Babak I dan pembacaan pemenang Lomba Baris-berbaris Antarkonsulat. “Perkembangan Gontor 14 luar biasa, tidak kalah dengan pondok-pondok cabang lain” Ujar Prof. Amal dalam pidatonya. Muis

 

Darul Qiyam Selenggarakan Apel Tahunan PKA

0

MAGELANG–Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy (PKA) merupakan rutinitas wajib bagi seluruh santri, guru, mahasiswa, dosen, bahkan wakil pengasuh dan pimpinan pun diwajibkan ikut dalam acara ini. PKA tidak hanya diselenggarakan di Gontor Pusat, melainkan di seluruh pondok cabang putra maupun putri, dalam dan luar Jawa. Kali ini PKA dilaksanakan di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 6, Magelang Darul Qiyam.

K.H. Masyhudi Subari,M.A.
K.H. Masyhudi Subari,M.A.

Darul Qiyam adalah salah satu cabang PMDG yang terletak di Dusun Gading Sari, Desa Mangun Sari, Kecamatan Sawangan, Magelang, Jawa Tengah, yang sekarang diasuh oleh Al-Ustadz Sunanto WR, M.A. Apel Tahunan di kampus ini dimulai pukul 07.00 WIB hari Rabu, (1/8), dihadiri oleh K.H. Masyhudi Subari, M.A., selaku Direktur Kulliyatul Muallimin Al-Islamiyah (KMI) beserta rombongan lainnya.

Acara berlangsung dengan khidmat, dari pengibaran bendera merah putih sampai pertunjukan atraksi. Adapun pertunjukan atraksi kali ini sangat menarik dan meriah dengan adanya Marching Band Gema Bahana Darul Qiyam sebagai pembuka atraksi, kemudian dilanjutkan Grand Opening, Reog Ponorogo, Singa Deprok, Tari-tarian, dan diakhiri dengan parade mobil dan parade barisan.

Setelah Apel Tahunan usai, acara dilanjutkan dengan Kuliah Umum Babak I dan Pembacaan Pemenang Lomba Baris-berbaris Antarkonsulat. “Apel Tahunan di Gontor 6 tidak kalah bagus dengan Apel Tahunan di Gontor Pusat” Ujar Al-Ustadz Masyhudi dalam pidatonya. Muis

Ciptakan Persaingan Sehat dalam Perlombaan Gebyar Idul Adha Dewan Mahasiswi (DEMA)

0

Kamis,23 Agustus 2018-Aula pertemuan Beirut di ramaikan oleh mahasiswi guru Gontor Putri Kampus 2, guna menyemarakkan Gebyar Idul Adha yang di selenggarakan oleh Dewan Mahasiswi (DEMA) Gontor Putri kampus 2. Acara ini berlangsung selama dua hari, yakni dimulai pada tanggal 23 Agustus 2018 sampai dengan tanggal 24 Agustus 2018.

Perlombaan Idul Adha ini diselenggarakan antar kamar, fakultas, dan individu. Seperti perlombaan Banter yang dimenangkan oleh angkatan Inspiring Generation, Yahanu Faniya yang dimenangkan oleh Al-Ustadzah Milanda Maulina, Legenf of Civilization yang dimenangkan oleh Al-Ustadzah Adinda Salsabila Syarif, C-krik yang dimenangkan oleh kamar Perdos, Fabana Hujroti Murotab yang dimenangkan oleh Istanbul kamar 10, My Delicious Flower yang dimenangkan oleh Fakultas Ekonomi Islam, Angkatan tersemangat diraih oleh Survival Generation dan Fakultas tersemangat diraih oleh Fakultas Ushuluddin.

DSC_4929

Fastabiquu-l-khoiraat, hakikat manusia adalah saling berlomba dan bersaing sejak sebelum di lahirkan. Karena, manusia tanpa ruh persaingan bagaikan benda mati. Oleh karena itu, kita harus berlomba-lomba dalam kebaikan dimanapun kita berada. Sebagaimana pondok kita ini, telah menjadikan perlombaan sebagai bagian dari pendidikan dan pengajaran.” Begitulah sambutan Bapak Wakil Pengasuh pada pidatonya. Hasnab

Aneka Ria Nusantara: Lestarikan Nilai Luhur Budaya Bangsa Indonesia melalui Pementasan Seni Daerah

0

DARUSSALAM–Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dengan segala aktivitasnya memacu para santri untuk selalu berkreasi dan berinovasi tanpa henti, menggali potensi, menguasi anekaragam seni, sehingga kelak nanti bisa mewariskan nilai-nilai kesenian negeri ini. Dan pada malam hari Senin (5/8), PMDG mengamanatkan kepada santri kelas 3 intensif dan 4 Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) untuk menyelenggarakan acara pentas seni Aneka Ria Nusantara di Balai Pendidikan Pondok Modern (PMDG). Acara ini adalah salah satu rentetan kegiatan ushbu’ ta’aruf pekan perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy PMDG yang diadakan tiap tahunnya, dengan tujuan untuk mengenalkan pondok kepada santri baru, apa itu pondok pesantren? dan apa yang ada di dalamnya?, serta mempertunjukkan bagaimana peran santri dalam melestarikan anekaragam budaya, yang ada di Indonesia maupun luar negeri.

   Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’anu-l-Karim, dan dilanjutkan dengan sambutan Bapak Pimpinan PMDG yang diwakili oleh Al-Ustadz H. Taufiqurrohman, S.Ag. Dalam pidatonya beliau menyampaikan, “Aneka Ria Nusantara ini adalah bagian dari pendidikan, pendidikan bagi siapa? Pendidikan bagi kita semua, penyelenggara, pelaksana, bahkan sampai penonton-penontonnya pun ikut terdidik. Disini kita bisa mengeksplorasi bakat, agar kelak dapat mendidik bangsa dan menegakkan pilar-pilar Islam.” Jelas Al-Ustadz H. Taufiqurrahman, S.Ag. dalam sambutannya.

       Kemudian acara dilanjutkan dengan penampilan aneka ragam budaya daerah yang diperankan oleh santri kelas 1-4 KMI dari masing-masing konsulat. Adapun konsulat yang menampilkan budaya daerahnya pada acara Aneka Ria Nusantara kali ini, yaitu:

  1. Konsulat Sulawesi, Maluku, dan Irian Jaya (SUMALIA) yang menampilkan Tarian Maumere dan Fungky Papua.
  2. Konsulat Jakarta menampilkan pertunjukan drama Lenong dan Ondel-Ondel.
  3. Konsulat Ponorogo menampilkan kesenian Reog Ponorogo.
  4. Konsulat Palembang menampilkan Tari Ya Saman.
  5. Konsulat Sumatra Utara menampilkan Tari Tortor, Sigale Gale, dan Sinagur T
  6. Konsulat Bali dan Nusa Tenggara (BANUSTRA) menampilkan Tarian Seni Kecak.
  7. Konsulat Bogor menampilkan budaya seni tradisional Sunda yang dikenal dengan Wayang Golek dan Tari Jaipong.
  8. Konsulat Riau menampilkan Tari Zapin.
  9. Konsulat Luar Negeri yang turut menampilkan seni musikal budaya asli Semenanjung Malaya (Malaysia).

   Pada akhirnya, acara ditutup oleh penampilan seni musikal budaya khas negeri Malaysia. Keindahan penataan taman bunga, kemegahan background bertemakan “Rumah Adat Joglo” serta ornamen yang menghiasi BPPM, turut memeriahkan malam yang penuh dengan kreasi seni budaya para santri PMDG. rukh

K.H. Masyhudi Subari, M.A : Alhamdulillah, Acara Apel Tahunan Khutbatu-l-‘Arsy di PMDG Kampus 7 dan Putri Kampus 4 Kendari Berjalan Lancar

0

KENDARI-K.H. Masyhudi Subari M.A. selaku Utusan Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor untuk mengisi Acara Apel Tahunan Khutbatu-l-‘Arsy di Kampus 7 dan Putri 4 menuturkan bahwa acara Apel Selama di Kendari berjalan lancar. Beliau memberikan kesan yang baik setelah mengisi acara di Kampus tersebut. Beliau juga senang melihat perkembangan kampus saat ini yang sangat signifikan, baik dari segi fisik ataupun non fisik. Kesan ini disampaikan oleh beliau Karena sudah 2 tahun tidak mengunjungi kampus tersebut. Selain itu, Kunjungan tugas beliau ke Kendari juga didampingi oleh guru-guru senior dari Gontor Pusat, yaitu; Al-Ustadz Sabar sekalian dan Al-Ustadz Nurhadi Kaderi, Yang mana beliau juga termasuk utusan dari bapak pimpinan untuk menghadiri acara Apel Tahunan di kampus kendari.

Acara Apel Tahunan Khutbatu-l-‘Arsy awalnya dilaksanakan pada hari Senin, 13 Agustus di PMDG Putri Kampus 4 tepatnya di daerah Lamomea, Konda, Konawe Selatan, kemudian disusul pada hari Rabu, 15 Agustus di PMDG Kampus 7 di daerah Pudahoa, Mowila, Sulawesi Tenggara. Alhamdulillah rentetan acara dan penampilan saat apel tidak kalah dengan penampilan yang ada di Kampus pusat, tegas beliau. Bukan hanya menghadiri acara Apel, Kiai Masyhudi juga mengisi acara Kuliah Umum Babak pertama dan kedua di 2 kampus tersebut, sehingga seluruh santri maupun santriwati sangat antusias dengan nasihat, motivasi, serta wejangannya.

Selain itu, beliau juga dijadwalkan untuk mengunjungi Pondok Alumni yang ada di Pulau Buton, tepatnya di daerah baubau Sulawesi Tenggara. Saat itu, pondok yang beliau kunjungi adalah Pondok Pesantren Syeikh Abdul Wahid dan Pondok Pesantren Al Amanah.*Aff

Kegiatan Pramuka Kamis Siang Resmi Dibuka

0

GONTOR–Upacara pembukaan kegiatan Pramuka berlangsung khidmat, Kamis (16/8) pukul 14.00 WIB bertempat di depan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). Upacara ini dipimpin oleh Al-Ustadz H. Suroso Hadi dan dihadiri oleh asatidz pembimbing Gugus Depan (GUDEP) beserta seluruh santri PMDG. Acara ini resmi dibuka dan diaktifkan kembali setelah selesainya rentetan acara Khutbatul ‘Arsy. Walau tanpa atraksi, pembukaan pramuka kali ini tetap berjalan dengan meriah dan teratur.

Kak Suroso menjelaskan bahwa Pramuka pertama kali dikenalkan oleh Lord Robert Baden Powel of Gilwell dari Negara Inggris, yang merupakan bapak Pramuka dunia. Baden Powel pertama kali berkemah pada tahun 1907, tepatnya pada tanggal 25 Juli di pulau Brownsea bersama dengan 22 anak laki-laki salama delapan hari. Sedangkan di Indonesia dipopulerkan oleh Agus Salim, Bapak Pramuka Indonesia.

Di PMDG, Pramuka merupakan ekstrakurikuler yang wajib diikuti oleh seluruh santri. Pramuka mendidik aspek kehidupan, mulai dari kemandirian, keteladanan, keterampilan, dan kebersamaan. Pramuka juga merupakan salah satu sarana hiburan untuk para santri, mengekspresikan diri dengan bermain sambil belajar. “Scout is Joly Game”.AbuFariz

 

Gebyar Hari Raya Idul Adha 1439

0

Berkorban adalah pelajaran berharga yang dapat diambil dari salah satu momen dalam perayaan Hari Raya Idul Adha. Oleh karena itu, Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 menyelenggarakan berbagai perlombaan untuk melatih kemampuan dan keterampilan santriwati. Perlombaan berlangsung selama satu pekan dengan berbagai kompetensi dan potensi yang dikerahkan oleh seluruh anggota. Baik dalam perlombaan antar rayon, antar angkatan, maupun individu, para santriwati menunjukkan partisipasi yang sangat baik di setiap harinya. Perlombaan tersebut berlangsung dengan lancar dalam kepengurusan panitia kelas 6.

Puncak Gebyar Idul Adha 1439 dilaksanakan setelah Shalat Ied berjamaah dan penyembelihan hewan qurban perdana. Para santriwati berkumpul di masjid untuk menyaksikan penampilan-penampilan dari para peserta perlombaan dan juga pembagian hadiah bagi pemenang-pemenangnya.

Pembagian hadiah kepada pemenang lomba
Pembagian hadiah kepada pemenang lomba

Setiap kompetisi yang diadakan di dalamnya sarat dengan pendidikan. Baik dari sisi akademis maupun non-akademis. Juara umum Gebyar Idul Adha tahun ini diraih oleh Alighar Bawah dengan ketua rayon Muntakhobah dan Yasmin Fadhilah. NISAHABIBA