Home Blog Page 312

PERGANTIAN PENGURUS DEWAN MAHASISWI UNIDA GONTOR WILAYAH MANTINGAN (Gontor Putri Kampus 1)

0

Gontor Putri Kampus 1– Patah tumbuh hilang berganti, sebelum patah sudah tumbuh, sebelum hilang sudah berganti. Itulah salah satu filsafat pondok yang telah lama ditanamkan oleh para Trimurti pendiri Pondok Modern Darussalam Gontor. Nilai-niali pondok tersebut selalu diestafetkan dari generasi ke generasi, agar pondok senantiasa hidup meskipun telah ditinggal oleh para pendirinya. Nilai inilah salah satu diantara semua nilai yang masih dipegangad teguh oleh pondok. Termasuk dalam keorganisasian, seperti Organisasi Dewan Mahasiswa (DEMA). DEMA Wilayah Mantingan adalah organisasi yang mengurus dan membina semua kegiatan mahasiswi UNIDA Wilayah Mantingan Gontor Putri 1.

Masa kepengurusan DEMA UNIDA Gontor periode 1438-1439 H telah berganti tepat pada hari Ahad 19 Agustus 2018. Acara ini diadakan di Aula Kulliyatul Banaat Gontor Putri Kampus 1, dihadiri oleh seluruh mahasiswi Universitas Darussalam Gontor kampus Mantingan. Dalam acara ini diharapkan agar pengurus pada periode selanjutnya dapat membina, mengurus dan memfasilitasi kegiatan mahasiswi dengan baik khususnya dalam bidang non akademis.

“Agar seluruh mahasiswi guru merasakan  di Gontor ternyata surga, di Gontor kita bisa mengabdi, di Gontor kita punya banyak pengalaman, di Gontor banyak kegiatan yang menunjang seperti kegiatan keilmuwan, kegiatan yang berkaitan dengan spiritual, kegiatan kesenian, dan kegiatan apa saja ada. Ini diantara tugas- tugas dari Dewan Mahasiswi (DEMA).” ujar Ustadz KH. Ahmad Suharto, M.Pdi dalam sambutannya pada acara pelantikan anggota baru DEMA.ac

Adapun Dewan Mahasiswi baru ini berjumlah 83 orang dengan 15 bagian kepengurusan, yang diketuai oleh Elis Nurhasanah (SAA/7), dan Rizki Nadia (PAI/7). Selain itu, yang bertugas sebagai panitia pelantikan Dewan Mahasiswi baru (DEMA) ialahmahasiswi semester 5 yang berjumlah 63 orang.

Begitulah organisasi di Pondok Modern Darussalam Gontor, selalu mengestafetkan nilai ke generasi selanjutnya, sehingga dinamika pondok tetap berjalan dengan dinamis dan lancar.Andighariza

 

Kiai Hasan: PG Hebat, Berhasil, dan Profesional

0

Darussalam- 11 Agustus 2018 menjadi hari bersejarah bagi Siswa Akhir KMI 2019. Di hari itu Pagelaran yang sudah lama mereka nanti-nantikan digelar, Panggung Gembira (PG) Generasi ke-93. 751 Siswa Kelas 6 menberikan semua kemampuan puncak mereka.

PG tahun ini dimeriahkan dengan visualisasi ‘mapping’ yang sangat fenomenal. Mengangkat tagline ‘So wonderful, so marvelous, so amazing, and More Experiment’ membuat PG ini berani membuat hal-hal yang berbeda dengan tetap dalam pakem Gontor. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Choir: Menggunakan konsep yang lebih luwes, tidak hanya diikuti Kelas 6 saja, lagu Bungong Jempa yang dinyanyikan oleh kelas 1-3 sangat merdu dan memanjakan penonton.
  2. Seni Drama: Ide-ide seni Drama yang menarik dan (The Lost land of Syanggit untuk Drama tragedi, Petruk dadi Ratu untuk wayang, dan Guruku Menyayangiku untuk Drama Jenaka)
  3. Seni Atraksi: Gerakan-gerakan dalam atraksi memiliki ketukan sesuai dengan musik sehingga lebih rapi dan teratur
  4. Visual: sangat optimal, menggunakan mapping dapat memberikan kesan tersendiri dalam setiap acara. Dapat mengubah latar belakang full, satu background.
  5. Atraksi Lampu: kolaborasi lapu LED, lampu LED Poy (Japan), Light Siber, dan light Stick menambah kemeriahan acara dalam kegelapan. Ditambah cat UV yang diberi sinar biru menambah variasi acara dalam PG ini
  6. Seni Musik: menampilkan Keroncong, jenis musik yang paling diminati orang dulu, ditampilkan dengan alat lengkap (Celo, Contra Bass, Gitar Cakulele, Gitar Cukulele, Gitar Akustik, dan Keyboard), begitu pun Kolaborasi Gamelan dan musik Rock dalam acara Javanese Rock.

 

Dan masih banyak lagi yang tidak bisa dijelaskan di sini.

K.H. Hasan Abdullah Sahal memberi penilaian Panggung Gembira “Guardian Generation” pasca perhelatan tepat. “Pertama, Urutan-urutannya hebat, sesuai dengan pola” Jelas Kiai Hasan. “Kedua, waktu ashar saya lihat alat-alat musik sudah naik, andaikata ketika itu ditampilkan, bisa. Ini berhasil” tambah beliau.

“ Ada satu hal, tampak sekali antum ini sudah memiliki kekuatan tersendiri, yang main gitar sudah pemain gitar, yang main drum sudah pemain drum, vokalis ya sudah vokalis, dan qari’ ya sudah qari’, ini sudah profesional. Tidak perlu ngajari banyak lagi”. Namun demikian, beliau juga memberi evaluasi tentang properti, pemindahan properti yang kurang halus, masih terlihat agak kasar.

Di akhir evaluasi beliau berkata kepada seluruh kelas 6 dan pembimbing “Dari semua ini semua di atas perhitungan. Penyelenggarannya di atas umurmu semuanya, lantas pola manajemen penyelenggaraan ini kamu pertahankan sampai dimana saja kamu harus pertahankan, harus bisa seperti ini. Kalau saya kasih 10 nggak mahal, nggak salah kira-kira, jadi saya kasih 10 plus” Semoga hasil ini bisa mendongkrak semua kegiatan kelas 6 ke depannya. Terimakasih Ayah. AaRum

Bu Susi: Siapapun yang Menguasai Samudra Dia Akan Menjadi Bangsa Yang Menguasai Dunia

0

Darussalam- Selasa (31/7) pagi, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pandjiastusi, berkunjung ke Gontor. Bu Susi, panggilan akrab beliau, datang menggunakan Helicopter dan landing di Kampus Unida

Riangnya santri memegang ikan Tuna
Riangnya santri memegang ikan Tuna

Siman, disambut langsung oleh Rektor dan jajarannya. Setelah berfoto sebentar di Gedung Utama, rombongan Bu Susi melanjutkan ke Pondok Gontor.

Hadir dalam Rombongan Bu Susi, Ibu Dr. Ir. Rina, Kepala Badan Karantina dan Pengendalian Mutu KKP (BKIPM KKP), M.Si, Laksdya TNI (Purn) Dr. Widodo, Staf Khusus Menteri. Sesampainya di Gontor, rombongan Bu Susi disambut oleh Pimpinan Pondok, Rektor Unida Gontor, Ketua YPPWPM, Ketua Badan Wakaf, dan Ketua IKPM di Kantor Pimpinan.

Kunjungan ini merupakan kali kedua bagi beliau. Sebelumnya pernah di tahun 2016 dan sempat memberi kuliah umum untuk mahasiswa di Kampus Unida Gontor. Kali ini Bu Susi memberikan kuliah umum di depan santri dan guru-guru.

Bu Susi menjelaskan bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar menjadi poros maritim dunia. Indonesia memiliki garis pantai terpanjang kedua di Dunia setelah Kanada, Luas lautan lebih dari 5 juta 8 ratus km, dan merupakan negara kepulauan terbesar di Dunia. “Siapapun yang menguasai samudra dia akan menjadi bangsa yang menguasai dunia” Tegas Bu Susi. Sayangnya Indonesia belum bisa memaksimalkan potensi ini.

Bu Susi juga menjelaskan terjadi beberapa penurunan di beberapa sektor: jumlah nelayan, eksportir ikan, dan jumlah stok ikan nasional. Penyebab utamanya adalah pencurian ikan oleh asing yang sangat besar dan masif. Itulah yang membuat Menteri Susi berinisiatif untuk membuat jera para pencuri itu dengan instruksi yang sudah tidak asing lagi yaitu “Tenggelamkan!”.

Beliau juga meminta agar Gontor ikut andil dalam mendidik anak-anak penerus bangsa agar melihat lebih dalam laut kita. “Saya mengerti bahwa Gontor jauh dari laut, tidak ada urusan dengan laut, namun Gontor bagian dari institusi penting dari pendidikan bangsa, yang membesarkan bangsa ini. Maka harus sudah memulai new oriantation on the way filosofi hidup, belajar, mengajar, bekerja dan berkarya” Lanjut beliau diiringi tepuk tangan meriah dari para santri. Beliau menyarankan di Gontor dibuat fakultas perikanan dan fakultas kelautan.

Tidak hanya itu, kunjungan Bu Susi ini membawa ikan tuna sebanyak 5 ton. Sebagai hadiah dan juga bentuk kampanye tentang pentingnya memakan ikan. Terimakasih bu Susi. AaRum

Gontor Putri : Sambut Hari Raya Idul Adha dengan penuh kemeriahan

0

Takbir Keliling        Gontor Putri 1-  Hari Raya Idul Adha 1439 H yang jatuh pada hari Rabu (22/8) diperingati dengan penuh kemeriahan di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1. Seluruh santriwati dan segenap guru turut andil menyemaraki acara peringatan Idul Adha tanpa terkecuali, yaitu dengan mengikuti perlombaan perlombaan diantarannya lomba menghias rayon, lomba mading antar kelas lomba takbir antar rayon dan antar sektor guru. Malam menjelang Idul Adha seluruh santriwati mengikuti takbir keliling dengan diiringi kobaran obor obor yang menghangatkan selama takbiran berlangsung dan dilanjutkan dengan perkumpulan di Aula Auditorium untuk mendengarkan ceramah mengenai peristiwa dan hikmah dari Idul Adha.

      Momentum Idul Adha di Pondok Modern Darussalam Gontor bukan hanya bentuk perayaan semata, namun menjadi wadah yang tepat untuk menumbuhkan nilai nilai pengorbanan, perjuangan, dan keteladanan bagi santriwati, karena apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan oleh santriwati harus mengandung unsur pendidikan. “Anak anak diajarkan untuk mulai berkurban, banyak hewan kurban yang disembelih pada tahun ini yaitu sebanyak 22 ekor sapi dan 75 ekor kambing. Alhamdulillah semangat berkurban yang luar biasa, semua ini adalah pendidikan untuk anak  anak supaya belajar untuk berkurban. Berkurban yang terpenting adalah untuk kita didikan kepada anak anak, karena tidak ada perjuangan yang berhasil tanpa pengorbanan dan Gontor tidak akan jadi besar seperti ini tanpa adanya orang orang yang mau berkorban.”  Tutur Al-Ustadz K.H Ahmad Suharto, M.Pd.I dalam pidatonya.

           Shalat Berjam’ah Idul Adha yang diimami oleh Al-Ustadz KH. Ahmad Suharto, M.Pd.I dan khutbPenyembelihanah yang disampaikan oleh Al-Ustadz Muhammad Fathan Aziz, Lc. diselenggarakan di Lapangan depan Auditorium, jama’ah yang hadir terdiri dari masyarakat sekitar pondok, wali santriwati, mahasiswi UNIDA, seluruh santriwati dan  guru guru Gontor Putri kampus 1 dan 2. Acara dilanjutkan dengan pemotongan hewan kurban pertama oleh asatidz-asatidz . Audita_

Graduate Week Mengajarkan Santriwati Untuk Hidup Sehat Jasmani dan Rohani

0

Gontor Putri Kampus 2-Graduate Week merupakan perlombaan berbagai macam cabang olahraga antar angkatan yang diadakan oleh Bagian Olahraga Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM).

Acara yang berlangsung selama satu pekan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan para santriwati. Karena hakikat sehat dalam kamus Pondok Modern Darussalam Gontor adalah sehat secara jasmani maupun rohani.Dengan motto Mensana in Corpore Sano yang berarti akal yang sehat terdapat pada tubuh yang sehat. Gontor  mendidik santriwatinya untuk selalu hidup sehat dan menjaga kesehatan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menguji kekompakan dan persatuan antar angkatan.

DSC_5101

Acara ini ditutup dengan senam massal yang diadakan di lapangan hijau Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 yang diikuti oleh seluruh santriwati dan dilanjutkan dengan pembagian hadiah. Dengan juara umum yang di raih oleh angkatan kelas Tiga Intensif. hasnab

Mendidik Kepemimpinan dalam Gladian Pinsa Pinru

0


Darussalam-Pramuka di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 meningkatkan kembali kualitas anggota mudanya melalui pelatihan Gladian Pinsa Pinru, Kamis (23/8). Adalah aktifitas tahunan, Gladian Pinsa Pinru menjadi ajang penggemblengan kepemimpinan yang dipartisipasi oleh anggota muda pramuka yang terpilih sebagai pratama dan pradana. Pratama dan pradana adalah ketua regu yang mewakili pasukan dan ambalan masing-masing yang ada di tiap Gugus Depan.

Pendidikan kepemimpinan diperlukan bagi pratama-pradana baru tersebut, mengingat bergantinya periode ketua lama, sehingga mereka mampu memimpin anggota regu dengan baik. Di dalam kegiatan inilah, dimana semua pratama-pradana diberikan mentor dan materi secara langsung oleh kakak tutor berisi penanaman nilai kepemimpinan yang baik serta teknik manajemen regu dan anggota. “Pemimpin tidak hanya pintar memimpin dan me-manage, pemimpin harus berani bertanggungjawab atas apa saja yang ada di dalam organisasi, dan yang terpenting adalah rasa keikhlasan yang besar,” ujar tutor yang menyampaikan materi.

Tak hanya pratama dan pradana saja, ialah turut meramaikan kegiatan ini anggota-anggota muda staff Koodinator. Bagian ini juga termasuk penting, karena staff Koordinator  merupakan salah satu bentuk keorganisasian yang bertugas untuk membantu organisasi Koordinator dan Gugus Depan Gerakan Pramuka untuk memajukan kegiatan pramuka di Darussalam.

Penyampaian materi saja tidak cukup untuk mengisi acara yang dilaksanakan dari hari Kamis sampai Jum’at ini. Berbagai kegiatan perkemahan seperti apresiasi film, cross country dan bermalam bersama menjadi pelengkap Gladian Pinsa Pinru sehingga peserta selalu terbakar oleh semangat dari awal acara sampai penutupan yang dilaksanakan pada Jum’at (24/8). Di akhir acara, dibagikan kepada masing-masing peserta selempang pramuka sebagai atribut wajib kebanggaan mereka para pratama dan pradana. AddienDSC_4750

Kelas 2 Keluar Sebagai Juara Umum Folksong Antarkelas

0

GONTOR- Lomba Folksong dan Nasyid antarkelas tahun ini dimenangkan oleh kelas 2, acara yang diadakan setiap hari raya Idul Adha tersebut berjalan dengan lancar dan meriah. Dengan hadirnya K.H. Hasan Abdullah Sahal, bertambahlah semangat para santri untuk memberikan penampilan yang terbaik bagi para juri.

Acara tersebut diadakan di Balai Pertemuan Pondok Modern Darussalam Gontor (BPPM) pada hari Rabu (22/8), setelah melakukan persiapan selama kurang lebih 10 hari para santri dan wali kelasnya bersiap siap menggunakan kostum masing-masing menuju tempat perlombaan untuk menampilkan penampilan terbaiknya.

 

Kelas 2 keuar sebagai juara umum
Kelas 2 keluar sebagai juara umum

Perolehan nilai untuk setiap kelas sangat kompetitif sehingga membingungkan juri untuk menentukan siapa pemenangnya, berikut pemenang lomba folksong dan nasyid antar kelas tahun 2018:

Juara Vocal Group

Juara 3                  : Kelas 4

Juara 2                  : Kelas 1 Intensif

Juara 1                  : Kelas 2

Juara Nasyid

Juara 3                  : kelas 1 Intensif

Juara 2                  : kelas 2

Juara 1                  : kelas 1

The Best Music                                 : Kelas 2

The Best Arrangement : Kelas 1 Intensif

The Best Vocalist             : Fathan Rizkiya (kelas 1)

Tujuan diadakan acara ini adalah memupuk kebersamaan bagi setiap angkatan kelas, serta menumbuhkan mental pemimpin bagi setiap individunya.AbuFariz

Bhineka Tunggal Ika Meriahkan PKA Gontor 5

0

PGONTOR- Pekan perkenalan Khutbatul Arsy kali ini berjalan lancar dan meriah karna dikemas dengan penampilan “Bhineka Tunggal Ika” meliputi; Reog Ponorogo, Singa Deprok, Ondel- ondel dan Tarian Nusantara. Tarian Nusantara ini berasal dari berbagai macam daerah diantaranya, Tari Dayak, Tari malulo, Tari Campursari, Tari Kecak, Tari Sajojo, dan Tari Kuda Lumping.

            5Acara Tahunan ini  diikuti seluruh santri Gontor 5 serta beberapa perwakilan dari Gontor Pusat, Gontor cabang putra dan putri serta guru- guru senior diantaranya Al-Ustadz H. Taufiqurrahman, S.Ag., Al-Ustadz Dr. H. Kholid Muslih, M.A., Al-Ustadz Hakam Ar-Rosyada, M.Pd., Al-Ustadz Firdaus Ilham Satria, S.Th.I., M.A, Dan dihadiri pula oleh anggota Badan Wakaf, Drs. KH. M. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed. yang mewakili pimpinan sebagai inspektur upacara.

Acara tersebut dilaksankan di lapangan hijau pada hari Rabu (1/8) turut dimeriahkan pula oleh Drum Band Wahana Nada Muttaqien (DBWNM) yang disajikan oleh para santri Pondok Modern Darul Muttaqien Gontor 5.

Lomba Puisi dan Festival Lagu Asah Mental Santri PMDG

0

GONTOR–Poetry Reading and Song Festival Pondok Modern Darussalam Gontor resmi diadakan pada (23/7), acara ini berlangsung tepat pukul 20.15 WIB di Balai Pertemuan Pondok Modern hingga pukul 22.15. Perlombaan yang berpanitiakan 134 siswa kelas 3 intensif dan 4 ini dibuka secara langsung oleh Al-Ustadz Hasan Muttaqin, S.Pd., mewakili Pimpinan Pondok.

Tampil dalam acara ini 10 orang peserta, 4 orang peserta Song Festival dan 6 orang peserta Poetry Reading. Masing-masing merupakan utusan dari setiap rayon yang sudah lulus pada seleksi sebelumnya. Adapun mereka yang tampil dalam acara ini adalah:

  1. Song Festival
Nama Kelas Judul Lagu
Fathan Rizqia 1-I Ya Habibal Qolbi
Indana Zulfa 3 Int C Deen Assalam
Farian Hafidz 3 Int E
M. Rafly Indra 3 Int F Muhasabah Cinta

 

  1. Poetry Reading

 

Nama Kelas Judul Puisi
Adil 4-D Lunturnya Persatuan
Radja Althafa 3-H Cinta Indonesia
M. Ghaly Arju 4-J Perjuangan Indonesia
Syauqi Mahasin 3 Int B
Fadhlan Akbar 3 Int N
Aunurrafiq 3 Int J

 

Pada akhirnya, Para pemenang lomba ini akan diberikan pialanya  pada malam pembagian hadiah dan sidasa band. Reyzin

Gontor Mengawal Peradaban di Bumi Lancang Kuning

0

SIAK–Salah satu cita-cita Trimurti Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) adalah membangun 1000 Gontor di penjuru dunia. Salah satu panca jangka PMDG adalah pergedungan, dan saat ini Gontor telah membangun 19 kampus lain, salah satunya adalah kampus 14 Putra yang didirikan 2014 silam.

PMDG Kampus 14 Putra berlokasi di Desa Lubuk Jering, Kecamatan Sungai Madu, Kabupaten Siak, Riau, yang saat ini diasuh oleh Al-Ustadz Himmah Azhar Latif, S.Th.I. Lokasi tersebut bisa dijangkau dengan kendaraan darat kurang lebih 3 jam dari kota Pekanbaru, Riau. Kampus ini terkenal dengan nama “Syurga Terindah di Tengah Alam Raya” dikarenakan berlokasi di pedalaman dan dikelilingi perkebunan sawit.

Prof. K.H. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A.
Prof. K.H. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A.

Kegiatan di PMDG Kampus 14, Siak tidak jauh berbeda dengan kampus-kampus lain, kali ini Kampus 14 mengadakan Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy. Apel Tahunan dilaksanakan pada Senin, (13/8), yang dihadiri oleh Prof. K.H. Dr. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., selaku Rektor Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor,  beserta rombongan, dan diikuti seluruh santri dan guru PMDG Kampus 14, Siak.

Acara berjalan dengan lancar, diawali pengibaran bendera merah putih hingga atraksi-atraksi, di antaranya; Tari Piring, Tari Zappin, Tari Betawi, Tari Malulo, Tari Sunda, Acrobat, Beladiri dan diakhiri dengan parade barisan.

Kemudian acara dilanjutkan dengan Kuliah Umum Babak I dan pembacaan pemenang Lomba Baris-berbaris Antarkonsulat. “Perkembangan Gontor 14 luar biasa, tidak kalah dengan pondok-pondok cabang lain” Ujar Prof. Amal dalam pidatonya. Muis