Home Blog Page 316

Laporan Pertanggung Jawaban Panitia Bulan Syawwal Berjalan dengan Khidmat

0

Gontor-Seluruh santri berkumpul di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) Darussalam Gontor pada tanggal (17/7), mereka berkumpul untuk mendengarkan siswa kelas 6 membacakan laporan pertanggungjawaban (LPJ) Panitia Bulan Syawwal. Laporan tersebut berjalan selama 2 hari, Selasa dan Rabu. Seluruh bagian melaporakan satu persatu hasil usaha mereka.

Laporan tersebut mengajarkan kepada siswa kelas 6 untuk memiliki rasa tanggungjawab serta kepemimpinan dalam mengemban amanat yang diberikan Pondok kepada mereka. Bukan hanya melaporkan hasil usaha saja, tetapi juga melaporkan evaluasi yang ada di dalam kepanitiaan mereka agar tidak terulang selanjutnya, maka dengan cara tersebut siswa dapat mengawal dan mengawasi sistem pondok serta nilai-nilai yang ada.

Kiai Hasan tengah menyampaikan pesan dan nasehat di hadapan seluruh santri Gontor
Kiai Hasan tengah menyampaikan pesan dan nasehat di hadapan seluruh santri Gontor

K.H. Hasan Abdullah Sahal menjelaskan bahwa dengan pergantian Panitia Bulan Syawwal ke OPPM ini  menandai bahwa pondok tetap terus berjalan dan tidak  diam,  “Patah tumbuh hilang berganti, belum patah sudah tumbuh belum hilang sudah berganti”. Dengan prinsip tersebut maka sistem pondok akan terus bertahan demi kejayaan umat dan bangsa. “Give, give, dan give, Bondo bahu pikir lek perlu sak nyawane pisan” Tambah Kiai Hasan.Abufariz

Pelangi Antar Nusa

0

DSC_4703Al-Ma’hadu Laa Yanaamu Abadan.  Pondok Modern Darussalam Gontor tidak pernah berhenti melatih santri-santrinya dengan konsep pendidikan berbasis kegiatan. Dari sanalah tumbuh jiwa-jiwa ukhuwah Islamiyah yang melekat pada setiap filosofi acara yang diadakan.

Pementasan antar konsulat yang disebut juga Pelangi Antar Nusa dihelat secara meriah pada hari Senin(16/7). Acara yang kerap dilaksanakan setiap tahun ini adalah salah satu dari rentetan agenda Pekan Olahraga dan Seni Darussalam atau disebut juga POD. Sebuah gebrakan baru yang dicetuskan yakni perubahan konsep penampilan yang ditampilkan oleh setiap konsulat. Pada tahun-tahun sebelumnya, setiap partisipan menampilkan drama dan kesenian khas daerah masing-masing. Namun tahun ini, potensi-potensi yang dimiliki setiap daerah dikemas dalam bentuk pidato interaktif yang sangat energik. Para perwakilan konsulat menunjukkan ciri khas yang kental terlihat dari bahasa daerah yang mewarnai pidato yang dibawakan, kostum dan riasan yang dikenakan, dan tak lupa makanan khas yang disajikan kepada dewan juri. Hasil yang dicapai dari kompetisi ini adalah juara 1 diraih oleh konsulat Jawa Timur, juara 2 diraih oleh konsulat Jawa Barat, dan juara 3 diraih oleh konsulat Sumatera. NISAHABIBA

Kobaran Semangat dan Harapan Darussalam : Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni 2018

0
DSC_3209
Upacara Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) 2018 Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2

Derap langkah di pagi hari yang cerah terdengar berirama seiring berkobarnya semangat para santriwati yang akan meramaikan Upacara Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (13/7) di Pondok Darussalam Gontor Putri Kampus 2. Salah satu acara dari rentetan jadwal tahunan Pekan Perkenalan Khutbatul ‘Arsy ini dibuka dengan persiapan barisan oleh komandan upacara Afifah Nurul Hikmah, siswi KMI kelas 4. Acara dibuka secara simbolis dengan penyerahan obor kepada Bapak Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2, Al-Ustadz Umar Sa’id WIjaya, S. Ag.

Sebuah persembahan yang sangat dinantikan yakni Grand Opening serta penampilan-penampilan dari para anggota Darussalam. Mulai dari Pasukan Senam Kreasi Darussalam, Persatuan Bela Diri Darussalam, dan juga Tari Massal, tak pernah tersurut kesemangatan sedikit pun dari jiwa-jiwa santriwati. Acara ini dilaksanakan dengan penuh dedikasi memajukan Darussalam serta mengawal nilai dan sistem pesantren untuk kemajuan umat dan bangsa.

DSC_3254

“PORSENI adalah untuk mendidik, mengasah jiwa, mental, dan fikiran kita. Jangan sampai ada anak-anak yang lemah, semuanya harus meningkat karena tahun ini adalah tahun peningkatan dan siap mencetak santriwati-santriwati yang hebat. ”Begitulah sekelumit motivasi yang disampaikan oleh Bapak Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2, Al-Ustadz Umar Sa’id Wijaya, S. Ag. Semoga acara ini dapat berjalan dengan baik serta mengantarkan masa depan Darussalam menjadi lebih baik. Nisahabiba

DSC_3596

 

Training Organization, Tanamkan Jiwa Kepemimpinan

0

IMG_1861

Mantingan-Kepemimpinan di Gontor bukan sekedar  menyelenggarakan, mengatur, membagi tugas, menunggu laporan, dan memberi keputusan. Pemimpin menurut Gontor adalah pendidik, yang memiliki visi misi jauh ke depan, melatih, mengarahkan, mengawal, mendo’akan, dinamis, aktif, dan menjadi uswatun hasanah. Pemimpin bukan sekedar manajer, tetapi juga sebagai leader.

Sabtu, 14 Juli 2018-Gontor Putri Kampus 1 mengadakan Training Organization yang bertujuan memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan santriwati dalam hal keorganisasian. Diikuti oleh seluruh santriwati kelas 5 sebagai pengurus rayon dan ustadz serta ustadzah sebagai pembimbing rayon. Program rutin tahunan tersebut bertempat di Auditorium Gontor Putri Kampus 1. Kegiatan berlangsung di pagi dan malam hari.

IMG_1926

Organisasi tidak bisa dipisahkan dari kehidupan Gontor, karena organisasi adalah salah satu ciri kemodernan di Gontor. Sebagaimana motto keorganisasian di Gontor “Kebaikan yang tidak terorganisir akan dikalahkan oleh kebatilan yang terorganisir”, kegiatan ini membekali santriwati bagaimana menjalankan suatu organisasi dengan baik sehingga kelak santriwati mampu mengembangkannya secara praktis di dalam maupun diluar pondok.

Acara dibuka oleh Ustadz Asif Trisnani, Lc, dilanjutkan dengan pemberian materi oleh ustadz dan ustadzah pembimbing rayon masing-masing, di tempat-tempat yang telah ditentukan. Kelas 5 sebagai pengurus rayon yang lebih terjun dan ikut campur dalam seluruh tata kehidupan di pondok, diharapkan dapat meningkatkan kualitas mereka dalam menjalankan organisasi serta mampu menjadi motivator, supervisor, dan evaluator bagi anggota rayon di Darussalam.Salsabila

Awali Kegiatan Pekan Perkenalan, Gontor Putri Kampus 1 Mengadakan PORSENI Sebagai Media Pendidikan Santri

0

Gontor Putri Kampus 1 – Jum2at (13/7) lapangan hijau telah dipadati seluruh santriwati Gontor Putri 1. Upacara pembukaan PORSENI (Pekan Olahraga dan Seni) resmi dibuka langsung oleh wakil pengasuh Gontor Putri 1 Al-Ustadz K.H. Ahmad Suharto, M.Pd.I ditandai dengan penyulutan obor tanda resmi dibukanya acara ini. Berbagai atraksipun ditampilkan untuk memeriahkan pembukaan acara ini.

PORSENI adalah salah satu rentetan acara pekan perkenalan Khutbatul-‘Arsy yang diawali dengan perlombaan tarik tambang hingga ke cabang lomba olahraga dan seni lainnya seperti badminton, basket, kesenian dan cabang perlombaan lainnnya. Acara ini akan diadakan sepekan kedepan di mulai pada 13 Juli 2018 s/d 20 Juli 2018.

Acara ini bertujuan untuk mengamalkan nilai-nilai gontori yaitu ‘berbadan sehat’ sebagai media pendidikan dan tolak ukur untuk kelangsungan aktivitas santriwati dalam berkarya, berfikir dan bekerja keras dengan pribadi yang sehat al’aqlu salim fi jismi salim4

“Dengan olahraga dan seni mendidik santri agar mempunyai badan yang sehat, menanamkan akhlaq yang luhur. Olahraga itu penting tapi yang paling penting adalah bagaimana anak-anak sehat, mempunyai jiwa sportifitas. Menjadi juara dalam perlombaan juga penting. Tapi, yang lebih penting bukan juaranya, yang terpenting adalah bagaimana anak-anak mempunyai mentalitas juara, kalau mentalitasmu juara dimanapun apapun kapanpun santri tetap juara itu yang di tanamkan dalam POD ini.” Al-Ustadz K.H Ahmad Suharto, M.Pd.I dalam pembukaan PORSENI selaku wakil pengasuh Gontor Putri kampus 1 dan inspektur upacara Pekan Olahraga dan Seni 1439H/2018M.Alya.

Pembukaan Porseni Awali Rentetan Kegiatan Pekan Perkenalan di Pondok Gontor

0

GONTOR – Pada hari Jum’at (6/7) pagi, telah dilaksanakan Pembukaan PORSENI di lapangan hijau Pondok Modern Gontor. Event tersebut bisa diartikan sebagai salah satu rutinitas tahunan dan kegiatan awal dari rentetan Pekan Perkenalan Khutbatul-‘Arsy. Acara tersebut pun dikemas dengan diadakannya banyak kompetisi setiap cabang olahraga dan seni yang ada di Gontor.

Kali ini upacara pembukaan PORSENI dibuka secara langsung oleh Al-Ustadz Sunan Autad Sarjana, Lc. serta dihadiri oleh seluruh santri dan guru Pondok Modern Gontor. Ditampilkan juga setelahnya berbagai hiburan berupa atraksi–atraksi menarik, seperti Marching Band, Persada, Perbeda dan Tabloid Olahraga.

Kegiatan Porseni ini akan berlangsung selama 7 hari, bermula dari Jum’at (6/7) hingga Jum’at (13/7) depannya. Terdapat banyak cabang lomba pada porseni ini, semua disiapkan sebaik mungkin demi hasil yang terbaik dan memuaskan sesuai dengan usaha terbaik yang dimiliki masing-masing peserta kompetisi.

Kompetisi olahraga dan seni di Gontor diadakan bukan sekedar untuk meraih piala atau penghargaan, namun nilai-nilai kebaikan di dalamnya yang perlu diambil.  Pada zaman ini terkadang olahraga sudah banyak disalahgunakan, sehingga tidak sesuai dengan makna dan tujuan dari olahraga yang sebenarnya, dan kurang bermanfaat pula.

Bertemakan “Gontor Mengawal Nilai dan Sistem Pesantren Untuk Kemajuan Umat dan Bangsa” PORSENI ditujukan untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani para santri, memperkuat silaturrahim di antara mereka, membuka wawasan seluas-luasnya, sampai mendidik semua orang yang terlibat di dalamnya seperti pemain, wasit, bahkan penonton sekalipun. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk mengenalkan santri baru kegiatan-kegiatan yang ada di Gontor.biibmufassir

Pelajaran Sore Kembali Diaktifkan

0

Gontor-Demi menstabilkan kembali rutinitas harian, Gontor kembali aktifkan jam pelajaran sore. Seperti biasanya, pelajaran ini dilaksanakan pada siang hari, dari pukul 14.00 hingga 15.00 WIB. Pelajaran Sore di Gontor merupakan sarana penunjang akademis seluruh siswa KMI tanpa terkecuali. Siswa Kelas 1-5 mengikuti pelajaran ini, sedangkan kelas 6 sudah waktunya untuk mengajar materi-materi tertentu dan membantu segala persiapan.
Materi-materi yang diajarkan pada pelajaran sore bagi kelas 1-3 merupakan materi yang tidak berat, sebagian besar hanya penunjang akademis, berbentuk pengulangan materi dan tambahan maklumat.
Namun, berbeda dengan kelas 3 intensif, 4, dan 5, semua pelajaran pada kelas-kelas tersebut merupakan pelajaran yang statusnya sama dengan pelajaran pagi. Intinya, bagi kelas-kelas tersebut, pelajaran sore merupakan jam pelajaran tambahan.
Pada semester pertama tahun ajaran ini (1439-1440/2018-2019), pelajaran sore dimulai secara resmi oleh Pimpinan Pondok, K.H. Hasan Abdullah Sahal pada acara Pengarahan Pengajar Pelajaran Sore yang diadakan Kamis lalu (5/7) di BPPM. Seluruh guru dan siswa kelas 6 yang mendapatkan tugas tambahan mengajar pada sore hari diwajibkan untuk hadir pada acara tersebut.
Adapun jumlah pengajar dari kelas 6 adalah 203 orang. Sedangkan jumlah pengajar dari asatidz adalah 208 orang. Maka, total pengajar pelajaran sore pada semester ini adalah 411 orang. Sand88

Santri Pilih Ketua Konsulat Baru

0

GONTOR—Patah tumbuh hilang berganti, sebelum patah sudah tumbuh, sebelum hilang sudah berganti. Begitulah prinsip Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dalam mendidik para santrinya untuk belajar berorganisasi. Seluruhnya harus siap untuk menjadi pengurus menggantikan pendahulunya. Hal ini disebabkan Gontor ingin memberikan pengalaman kepada para santri dalam mengasah jiwa kepemimpinannya, sebagaimana visi PMDG adalah sebagai lembaga pendidikan yang mencetak kader-kader pemimpin umat.

Maka, pada hari Ahad (1/7) PMDG mengadakan pemilihan Ketua Konsulat periode 2018-2019. Acara yang rutin diadakan setiap tahun ini, diselenggarakan oleh 37 konsulat yang ada di PMDG.. Acara pemilihan diadakan di beberapa ruang kelas. Seluruh santri terlibat dalam kegiatan ini.

Teknis pelaksanaan pemilihan ini dengan cara pemungutan suara seluruh aggota konsulat. Para kandidat ketua konsulat adalah mereka yang duduk di kelas 5 Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI). Kandidat yang memperoleh suara terbanyak akan diserahkan namanya kepada Pengasuhan Santri untuk selanjutnya disahkan oleh Bapak Pimpinan PMDG.

Sebagaimana yang telah berjalan selama bertahun-tahun, organisasi Konsulat merupakan tempat berkumpulnya para santri yang berasal dari satu kawasan. Melalui pengurus dan pembimbing Konsulat para anggota akan digerakkan dalam berbagai macam kegiatan. Lebih khusus lagi, Konsulat biasa mengurus hal-hal yang berkaitan dengan perpulangan santri, baik ketika ke kampung halaman masing-masing, maupun saat kembali ke Pondok.brada

 

Pengarahan Pelajaran Jam Ke 7 ( Disiplin Dalam Membagi Waktu Belajar)

0

Mantingan, Rabu (11/7). Seluruh santriwati kelas enam dan ustadzah berkumpul di aula pertemuan untuk pengarahan pelajaran jam ke 7. Dengan diaktifkan kembali pelajaran sore oleh Bapak  Wakil Pengasuh Darussalam Gontor Putri Kampus 2, Al-Ustadz KH. Umar Said Wijaya S.Ag, pertanda aktifitas dipondok sudah berjalan dengan stabil kembali. Kemudian dilanjutkan oleh Al-Ustadz Muhammad Fathan Aziz, Lc M.A beliau berkata “tidak ada kata lelah dalam belajar”

DSC_2862

Jam pelajaran sore dimulai dari jam 13.45 – 14.45 WIB. Kelas 3 Intensif dan kelas 4 diajar oleh ustadzah dan yang lainnya oleh santriwati kelas 6. Pelajaran dalam jam pelajaran ke 7 juga diujikan dalam pelajaran pagi, agar santriwati lebih bisa membagi waktu mereka dalam belajar. Di dalam pelajaran sore kelas 6 diajarkan untuk bagaimana cara mengajar yang benar dan berlatih mental untuk berbicara didepan orang banyak, agar  santriwati lebih banyak mendapatkan ilmu, pengalaman dan keikhlasan dalam belajar.fani

DSC_2906

 

Pernikahan Kader, “Istri Pertama Kader Adalah Pondok”

0

Jabung–“An-nikahu sunnati, faman roghiba ‘an sunnati falaisa minni” Rasulullah SAW bersabda: Menikah adalah sunnahku. Barang siapa yang enggan melaksanakan sunnahku, maka ia bukan golonganku. Kali ini, salah seorang kader Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Al-Ustadz Moh. Alwi Yusron resmi menikah dengan salah seorang alumni PMDG Kampus Putri Al-Ustadzah Tistigar Sansayto, gadis desa Jabung, Ponorogo yang bertempat tinggal tidak jauh dari kediaman Al-Ustadz Moh. Alwi Yusron di desa Bajang. Keduanya adalah dosen yang mengajar di Perguruan Tinggi Universitas Darussalam Gontor.

Penyerahan Mahar saat Akad Nikah.
Mempelai Putra Al-Ustadz Moh. Alwi Yusron menyerahkan mahar nikah kepada sang istri saat Akad Nikah.

Pernikahan kader diawali dengan pelaksanakan akad nikah pada hari Kamis malam (5/7) di kediaman mempelai wanita, kemudian dilanjutkan dengan Walimatu-l-‘Ursy pada hari Sabtu pagi (7/7) dan Senin sore (9/7) di kediaman mempelai pria dan wanita secara bergantian. Dengan dihadiri oleh Bapak Pimpinan PMDG KH. Syamsul Hadi Abdan, beberapa bapak guru KMI, keluarga kedua mempelai, sanak saudara dan masyarakat sekitar acara ini berjalan dengan lancar hingga usainya rentetan acara pernikahan.

“Kader Pondok adalah kekuatan inti Pondok Modern Darussalam Gontor, maka jangan sampai setelah menikah ini kamu menduakan istrimu yang pertama dengan lebih mementingkan istrimu yang kedua. Siapakah istrimu yang pertama? Istrimu yang pertama adalah Pondok. Sebagai istri kader pondok, haruslah selalu mendukung dan ikut berjuang memajukan Pondok ini”. Tutur KH. Syamsul Hadi Abdan saat berpidato pada acara Walimatu-l-‘Ursy. rukh