Home Blog Page 378

Menunggu proses penerbangan Jama’ah umrah dengan maskapai Garuda Airlines

0

Solo- Proses pemeriksaan peserta umrah keluarga Pondok Modern Darussalam Gontor telah selesai dilakukan oleh pihak maskapai Garuda. Dan saat ini semua peserta jama’ah umrah diarahkan ke ruang tunggu maskapai di lantai 3 bandara Adi Sumarmoe. 

Pada pintu masuk ruang tunggu keberangkatan Internasional diadakan pemeriksaan kembali oleh pihak imigrasi (Immigration Process Point) sekaligus pemeriksaan mahram masing-masing jama’ah. 

Saat ini sebagian besar jama’ah sudah berada di ruang tunggu khusus jama’ah umrah maskapai Garuda dan selanjutnya menunggu kedatangan pesawat tepat jam 9.45 WIB.

Rombongan Jama’ah umrah Gontor tiba di Bandara Adi Soemarmo Solo

0

Solo-Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 4 jam akhirnya rombongan sampai di Bandara Adi Soemarmo Solo. 

Setibanya di bandara Solo panitia penyelenggara unroh Pondok Modern Darussalam Gontor langsung membagikan pasport untuk check in di Bandara karena proses pengecekan imigrasi dan akan ada pemeriksaan pasport masing-masing jama’ah. 

Sebelum tahap pengecekan ketua panitia rombongan Jama’ah umroh keluarga Gontor H. Imam Kamaluddin, Lc., M.Hum memberikan pengarahan beberapa hal terkait degan barang-barang yang di larang saat melakukan penerbangan guna efisiensi juga pada saat pemeriksaan di Bandara. 

Persiapan pemberangkatan umrah Pondok Modern Darussalam Gontor

0

Gontor – Selasa, 23 Mei 2017 rombongan umrah keluarga Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo melakukan persiapan awal pemberangkatan dari Kampus Pusat menuju bandara Adi Sumarmo Surakarta. 

Rombongan umrah ini menggunakan 3 bis, dan masing-masing bis 40-50 seat karena total jamah umrah tahun ini mencapai 132 peserta. 

Sebagaimana telah diungkapkan oleh ketua panitia rombongan umrah H. Imam Kamal udin,  Lc., M.Hum bahwasanya rombongan jama’ah umrah Gontor kali ini yg terbanyak daripada rombongan-rombongan sebelumnya yg pernah diselenggarakan Gontor. Rombongan diperkirakan sampai bandara Surakarta pada pukul 4.30 WIB.

Raih Kesukseksan dengan Menghadapi Ujian Tulis Akhir Tahun

0

Pengarahan ujian tulis oleh Bapak Pengasuh Gontor Putri 1Gontor Putri-كل يوم المعهد في الشأن . Banyak sekali rentetan acara yang telah dilalui di Pondok Modern Darussalam Gontor  Putri 1. Dimulai dari peringatan 90 Tahun Gontor dan 25 Tahun Gontor Putri. Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar.  Hingga sekarang telah melewati masasantriwati berdoa sebelum ujian tulis dimulai akhir di tahun ini yaitu ujian tulis akhir tahun.Setelah sebelumnya melewati masa ujian lisan. Yang mana pada ujian bukan hanya santriwati yang diuji. Akan tetapi, diuji pula para asatidz dan ustadzah juga segenap panitia ujian tulis.

Adapun pengarahan ujian tulis pada tahun ini berlangsung pada tanggal 29 April 2017 di  Balai Pertemuan Auditorium Gontor Putri 1. Acara ini dibuka oleh Al-Ustadz KH. Hasan Abdullah Sahal yang mana dalam pidatonya beliau menyampaikan bahwa ilmu itu yang penting adalah manfaatnya bukan banyaknya ilmu yang kita pelajari. Karena sebenarnya dalam diri seseorang terdapat banyak potensi akan tetapi belum kamu ketahui. Oleh karenanya, jangan putus asa dan explore your talent.

langkah awal mengahadapi ujian tulisUjian tulis akan berlangsung selama 10 hari kedepan dengan berbagai materi yang akan diujikan. Peserta ujian tulis adalah kelas 1 sampai kelas 5 sedangkan kelas 6 sebagai panitia ujian.  Para santriwati menghadapi ujian tulis ini dengan bersungguh-sungguh. Diharap dengan kesungguhan, doa dan tawakkal mereka dapat meraih kesuksesan di tahun yang akan datang. k-y

Ujian sebagai Jihad Fii Sabiilillah

0

KAMPUS 2 – Hari yang menentukan pun tiba, yaitu Ujian Tulis akhir tahun 1438 H. Pada hari ini senin (1/5), seluruh santri berkumpul di lapangan Sintesa guna mengikuti Upacara Pembukaan Ujian Tulis akhir tahun. Dengan buku pelajaran ditangan meraka dan bolpoin disaku masing-masing, para santri mendengarkan pesan dan nasehat dari Bapak Pengasuh dengan khidmat.

Para santri menuju ruang ujian setelah upacara pembukaan ujian tulis
Para santri menuju ruang ujian setelah upacara pembukaan ujian tulis

“ Segala sesuatu yang kita lakukan di dunia ini, tidak ada yang tidak berhubungan dengan agama (akhirat). Maka tidak benar, beberapa orang yang berfikiran bahwasanya agama harus dipisahkan dari urusan dunia. Termasuk ujian ini, karena barangsiapa melaksanakan ujian ini lillahi ta’ala maka ia akan mendapatkan balasan diakhirat nanti ” pesan Beliau.

Ujian tulis ini diikuti oleh seluruh santri mulai dari kelas 1 hingga kelas 5 KMI, yang melibatkan seluruh kelas 6 dan bapak guru KMI. Ada yang bertugas sebagai pengawas ruang ujian dan ada juga yang bertugas disektor-sektor ekonomi pondok. Semuanya menjalankan tugasnya masing-masing dengan teliti dan penuh tanggungjawab, tak terkecuali Bapak Pengasuh dan guru senior lainnya. Karena semua unsur pondok yang ada sedang diuji, bukan hanya santri yang mendapatkan ujian.

Dimulai pada hari senin dan akan berakhir pada hari ahad (14/5) mendatang. Seluruh kegiatan berpusat pada menyukseskan pelaksanaan ujian akhir tahun ini secara maksimal.

Indahnya Kepergian Almarhumah Bu Sutaji Tajuddin

0

GONTOR-Hj. Nur Farida Binti Imam Badri Mukmin, Istri dari Alm. K.H. Sutaji Tajuddin (Direktur KMI Pertama Gontor Putri) Senin, 1/5/2017 Malam. Usai Shalat Isya’ berjama’ah, tepat pada pukul 19.30 WIB, menghembuskan nafas terakhir di usia 58 tahun di Masjid Mahronnisa Gontor Putri Kampus 1 Mantingan. Kepergian beliau menjadi duka mendalam bagi keluarga, santri, dan guru alumni Pondok Modern Darussalam Gontor.

Pada hari Ahad (23/4), Almarhumah mengeluh karena lemas dengan keringat dingin. Hari selasa (25/4), Almarhumah dijemput dari Mantingan untuk istirahat di Gontor. Tensi terakhir adalah 150. Selain itu, almarhumah juga memiliki riwayat Hipertensi. Hari Rabu (26/4), saat berada di Gontor, Almarhumah masih beraktivitas seperti biasa. Namun, Pada hari Ahad, (30/4), Almarhumah kembali ke Mantingan pada pukul 16.00 WIB.

Senin (1/5), saat Pembukaan Ujian Tulis Akhir Tahun, Almarhumah masih mengikuti upacara pembukaan. Pukul 08.00 pagi, Almarhumah juga masih sempat mengikuti perkumpulan bersama ibu-ibu madamat di Aula Aisyah mengenai pembagian zona keliling kebersihan kamar mandi dan asrama. Pada pukul 11.00, Almarhumah bersama Ustadz Yusuf (Pengurus TK Assakinah) berbelanja keperluan bulanan TK Assakinah. Ketika itu almarhumah mengeluhkan rasa pegal di tubuh. Sebelum Maghrib, almarhumah berniat untuk berangkat pijat, namun niat tersebut diurungkan.

Saat waktu Maghrib tiba, Almarhumah segera berangkat ke Masjid Mahronnisa’ untuk shalat Maghrib berjama’ah. Usai shalat, beliau bertemu dengan Ustadz Yusuf (Pengurus TK Assakinah) berbincang tentang acara Wisuda TK Assakinah. Almarhumah meminta tolong kepada Ustadz Yusuf, untuk membuatkan teks sambutan wisuda dan rapat kerja TK Assakinah, agar dapat disamakan dan digunakan untuk tahun-tahun selanjutnya. Hingga tiba waktu Isya, Almarhumah menjalankan Shalat Isya berjama’ah di Masjid Mahronnisa’, yang ketika itu di samping Almarhumah adalah Ibu Siti Qomariyah (istri Ustadz Azizi). Setelah Shalat Isya, almarhumah menjalankan shalat sunnah.

Setelah shalat sunnah, Almarhumah menetap di Masjid, dan Ibu Siti Qomariyah keluar menuju toko untuk membeli sesuatu. Pada saat itu juga, Ustadz Azizi beserta anak-anak beliau, bersama Satpam (Pak Mulyadi) berbincang di depan Masjid. Karena keadaan lampu Mahronnisa masih terang, Pak Mulyadi dimintai tolong oleh Ustadz Azizi untuk mematikan lampu dalam masjid. Saat tiba di dalam Masjid, Pak Mulyadi mendapati Almarhumah sudah dalam keadaan berbaring mengenakan mukena. Setelah melihat kejadian tersebut, Pak Mulyadi segera melapor kepada Ustadz Azizi. Saat itu pula Ustadz Azizi menyuruh istrinya untuk membangunkan Almarhumah. Setelah 15 menit membangunkan, almarhumah tidak bergerak, tangan dan kakinya dalam keadaan dingin. Ibu Siti Qomariyah segera melaporkan kepada Ustadz Azizi, kemudian Ustadz Azizi segera mengecek kondisi badan dan tangan yang telah mendingin di sekujur tubuh. Saat mengetahui hal tersebut, Ustadz Azizi segera memberitahukan kabar ini kepada Ustadz Suharto, Ustadz Fairuz, dan Ustadz Surnyoto. Jenazah dibawa ke puskesmas. Setelah itu, dibawa ke BKSM, dan kemudian dimandikan oleh ibu-ibu madamat, masyarakat, beserta ustadzah. Kemudian dishalatkan di Masjid Jami’ bersama santriwati Gontor Putri Kampus 1 dan 2, beserta Mahasiswi Unida.

Almarhumah meninggalkan 6 Orang Putra/i dan 5 cucu. Putra dan putri Almarhumah: Silvi Suroyya Sahar, Ulfah Hanim, Sofi Mubarok, Hifni Nasif, Husni Dzahaby, dan Syahrozad Khunaifah. Cucu Almarhumah: Naya Lubiyya, Medhiha Isma, Aisyah, Maryam, dan Fatimah.

Semoga segala amalan almarhumah diterima oleh Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran.fuadfahmi

 

 

 

Selamat Jalan, Ustadzah Farida

0

 

Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.

Gontor Putri berkabung. Berita yang sangat mendadak di tengah suasana ujian tulis ini menghentikan sesaat belajar malam santriwati untuk kemudian berkumpul di masjid. Bukan hanya guru dan santri saja, masyarakat yang pernah mengenal sosok Ustadzah Noor Farida turut mengucapkan salam terakhir pada pukul sepuluh Senin malam lalu (1/5).

Ustadzah Farida menutup usianya yang ke-lima puluh delapan setelah menunaikan sholat ba’diyah Isya’ yang diteruskan dengan wirid di masjid Mahronnisa. Beliau ditemukan terbujur kaku oleh satpam yang akan mematikan lampu masjid. Beberapa guru senior memastikan keadaannya dan membawa almarhumah menuju puskesmas terdekat sebelum dibawa ke BKSM Gontor Putri 1 untuk dimandikan.

Paginya Ustadzah Farida masih mengikuti upacara pembukaan ujian tulis dan perkumpulan ibu-ibu madamat di Aula Aisyah guna pembagian zona keliling kebersihan asrama santriwati, berbelanja kepentingan TK Assakinah dan Maghrib-Isya’ berjamaah di Mahronnisa. Tidak ada keluhan sakit apapun kecuali sedikit pegal pada siang hari. Istri dari almarhum Ustadz Sutadji Tadjuddin, perintis dan Direktur KMI Gontor Putri ini wafat dengan husnul khatimah. Insya Allah.

Ustadzah Hj. Noor Farida dikenal sebagai Ibunda, guru serta nyai seluruh alumni dan santriwati Gontor Putri. Sosok yang ramah ini sudah menemani Ustadz Sutadji sejak masih di Gontor dan diamanahi untuk mulai membuka Gontor Putri pada tahun 1988-1999 sehingga dapat resmi dibuka pada tanggal 31 Mei 1990. Masa ketika tanah Mantingan masih gersang dan kering, dimulai pendaftaran hingga usia pondok yang akan menginjak 27 tahun. Ibunda adalah saksi sejarah. Beliau kini meninggalkan 6 orang anak, yaitu Silvi Suraya, Ulfa Hanim, Shofi Mubarak, Hifni Nasif, Husni Dzahabi dan Syahrozad Hunaifa.

Setelah wafatnya almarhum Ustadz Sutadji pada tahun 2010, salah satu tim revisi pelajaran Nisaiyyah ini tetap berada di Gontor Putri dan aktif dalam kegiatan pondok, baik akademis maupun sosial. Beliau juga mendirikan yayasan As-Sakinah yang letaknya tak jauh dari kampus Putri 2.

Dengan proses yang cepat, setelah disholatkan di masjid jami’ Gontor Putri 1 jenazah dibawa ke Gontor untuk dimakamkan. Semoga seluruh amal perbuatannya diterima di sisi Allah SWT. Selamat jalan, ibu. dee.

 

Direktur KMI, Al-ustadz H. Masyhudi Subari: Ujian Tahriri adalah Ujian Suluk dan Akhlak

0

Gontor – Hari senin, 1 Mei 2017 merupakan hari bersejarah tahun ini karena awal dibukanya ujian tulis kelas 1-5 di Pondok Modern Darussalam Gontor dan juga dimulainya pembangunan menara masjid Jami’ Gontor. 

Pada acara pembukaan ujian tulis ini pula di hadiri oleh direktur Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI), seluruh guru-guru KMI dan peserta ujian kelas 1-5 sebanyak 2580 orang santri.

Beliau menyampaikan jg, bahwasanya ujian tulis ini adalah bagian dari ujian akhlak dan suluk santri, seberapa besar seorang santri dapat mengendalikan dirinya agar tidak memiliki perasaan untuk mencontek, sehingga kejujuranlah yg di kedepankan dalam ujian.   

Pembukaan ujian tahriry kelas 1-5 Gontor

0

Gontor – Hari senin, 1 Mei 2017 merupakan hari bersejarah tahun ini karena awal dibukanya ujian tulis kelas 1-5 di Pondok Modern Darussalam Gontor dan juga dimulainya pembangunan menara masjid Jami’ Gontor. 

Pada acara pembukaan ujian tulis ini pula di hadiri oleh direktur Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI), seluruh guru-guru KMI. 

Dalam sambutannya KH. Hasan Abdullah Sahal menekankan pada kekuatan shibghah (Jati diri) Gontor, bina diri, tahu diri. Di saat pelaksanaan ujian di luar Gontor heboh dengan kasus menyontek, saling membocorkan soal dan lain sebagainya, akan tetapi di Gontor akan tetap dikontrol dengan jati diri kejujuran yg selalu ditanamkan pada benak santrinya.

Rapat Koordinasi kedua panitia muasykar Sarjana Strata 1 Pondok Modern Darussalam Gontor

0

Gontor – Ahad, 30 April 2017 panitia muasykar Pondok Modern Darussalam Gontor kembali mengadakan rapat koordinasi yg kedua bersama waki direktur KMI Al-ustadz Farid Sulistyo, Lc dan Al-ustadz Drs. Sutrisno Ahmad dan seluruh full timer. 

Ust. Sutrisno Ahmad dalam sambutannya menekankan bahwa kegiatan muasykar merupakan upaya Gontor menguatkan SDM yang ada di dalam pondok karena materi-materinya pun lebih banyak pada pendalaman kepondok-Modernan dan jg orientasi kelembagaan yg ada di pondok Modern Darussalam Gontor. 

Dalam rapat koordinasi malam ini jg membahas tentang peserta acara Muasykar sarjana strata 1 yang telah lulus S1 di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor sebanyak kurang lebih 112 orang. #jhr