Home Blog Page 379

Tauzi’ Al-A’mal Imtihan Tahriri 1438/2017 Pondok Modern Darussalam Gontor

0

Gontor-Selesainya ujian Lisan kelas 1 hingga 5 pada hari sabtu, 29 April 2017, Gontor langsung tanpa henti melanjutkan ujian berikutnya. Tepat pada hari ahad, 30 April 2017 pukul 07.15 WIB dilaksanakan Tauzi’ Al-A’mal Imtihan Tahriri 1438 (Pembagian Tugas Ujian Tulis di Pondok modern Darussalam Gontor Ponorogo.

Sebagaimana diketahui, selain seluruh kelas 6 yang ada di pondok Modern Darusssalam Gontor, acara ini juga dihadiri oleh semua guru-guru senior dan guru-guru baru di  Gontor tanpa terkecuali karena pentingnya acara tersebut. Dan semua santri kelas 6 dan guru-guru akan mendapatkan tugas-tugas tertentu selama ujian tulis kelas 1-5 ini berlangsung selama 11 hari.

Pada acara ini, Direktur Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Ust. H. Masyhudi Subari, M.A, memulai acara ini dengan memanggil 5 orang kelas 6 untuk diuji pengetahuan tentang etika mengawasi ruangan ujian, dan mereka wajib paham etika tersebut karena selama ujian berlangsung, peserta ujian diharapkan tertib dan sangat menghindari kejadian yang biasaya terjadi di dalam ujian yaitu mencontek lembar jawaban. Itu merupakan bentuk tanggungjawab kelas 6 dalam mengawas ujian.

Dalam pelaksanaan ujian tulis di Gontor, tiap ruangan akan dijaga oleh 5 orang pengawas, 2 dari guru dan 3 orang, pengawasan yang ketat ini sangat mengurangi kecenderungan seseorang untuk mencontek lembar jawaban temannya.

Sosialisasi manasik jama’ah umrah keluarga Pondok Modern Darussalam Gontor

0

Umrah putri.jpgSiman- Jum’at, 28 April 2017 pukul 08.00 WIB panitia pelaksana jama’ah umrah Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo mengadakan sosialisasi pelaksanaan umrah di Kampus Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Ponorogo.

Pada sosialisasi manasik ini langsung di pimpin oleh ust. Dr. Mulyono Jamal, M.A, beliau menjelaskan tata cara ibadah umrah mulai Ihram, Thawaf, Sa’I dan Tahallul yg biasa disingkat dengan istilah ITHASAKUR, begitu beliau menjelaskan.
Beliau juga berpesan agar selalu memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya dan jangan sampai kehilangan momenteri beribadah kepada Allah SWT, karena memang waktu pada saat umrah/ haji sangatlah berharga.
Insya Allah rombongan umrah keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor tahun ini sebanyak 127 orang dan berangkat tanggal 23 Mei – 31 Mei 2017 dari bandara Adi Sumarmoe Solo.

Seminar Kependidikan Fakultas Tarbiyah UNIDA GONTOR Divisi Mantingan: Building an Islamic Family Character by Gen Halilintar

0

Diantara kompetensi yang diharapkan dari mahasiswi Fakultas Tarbiyah adalah menjadi guru, pendidik, ahli dan pemerhati pendidikan. Meskipun begitu tidak dipungkiri bahwa setiap wanita -bukan hanya mahasiswi Fakultas Tarbiyah- akan menjadi madrasatu-l-ula bagi anak-anaknya. Sehingga dirasa perlu untuk menghadirkan motivasi dan  inspirasi bagi calon-calon ibu masa depan dalam mendidik. Untuk itulah Mahasiswi Semester 6 Fakultas Tarbiyah Universitas Darussalam Gontor Divisi Mantingan mengadakan Seminar Kependidikan dengan tema Membentuk Keluarga yang Berkarakter Islami. Acara ini dilaksanakan pada hari jum’at (21 April 2017) di Aula Gontor Putri 1.

penyampaian materiAdapun narasumber pada seminar ini adalah Keluarga Gen Halilintar, yang terdiri dari Bapak Asmid Halilintar, Ibu Lenggogeni Halilintar dan kesebelas anaknya (Muhammad Atta Halilintar, Sohwa Mutammimah Halilintar, Sajidah Mutammimah Halilintar, Muhammad Thariq Halilintar, Abqariyyah Mutammimah Halilintar, Muhammad Saaih Halilintar, Siti Fatimah Halilintar, Muhammad Al Fateh Halilintar, Muhammad Muntazar Halilintar, Siti Saleha Halilintar, dan Muhammad Shalaheddien El-Qahtan Halilintar). Keluarga ini menginspirasi para calon ibu bahwa anak bukan beban, tetapi justru anaklah yang akan menjadi pasukan atau tim bagi ayah dan ibunya dalam berbagai hal postif.

 

penyerahan cendramata oleh Bapak PengasuhPada sambutannya Al-Ustadz KH. Ahmad Suharto, M.Pd.I, mengatakan bahwa banyak kesamaan antara Gontor dan Keluarga Gen Halilintar dalam prinsip-prinsip dalam mendidik anak. Begitu pun yang disampaikan Ibu Geni Halilintar bahwa sistem pendidikan di Keluarga Gen Halilintar bukan hanya home schooling,  tetapi pendidikan 24 jam seperti yang ada di Gontor.

penyerahan sertifikat oleh Ketua Prodi PAISeminar ini diikuti oleh kurang lebih 1200 peserta yang terdiri dari mahasiswi Fakultas Tarbiyah, mahasisiwi dari fakultas lain, seluruh santriwati kelas enam Gontor Putri 1 dan beberapa santriwati dari Gontor Putri 2 dan 3. Dan juga dihadiri oleh 100 tamu undangan yang terdiri dari asatidz dan ustadzat, maupun dosen Universitas Gontor. Penonton terlihat sangat antusias dengan penyampaian materi seminar oleh Bapak Asmid Halilintar dan Ibu Lenggogeni serta Kesebelasan Gen Halilintar. Beberapa penanya juga mengajukan pertanyaan, meskipun tidak semua berkesempatan mengajukan pertanyaan dikarenakan waktu yang terbatas. pearl

Dubes Inggris: Gontor Membuat Saya Penasaran Karena Namanya Sering Terdengar di Telinga

0

WhatsApp Image 2017-04-26 at 19.06.35GONTOR–Duta Besar Inggris untuk Indonesia, Moazzam Malik, menyampaikan public lecture di hadapan mahasiswa Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Rabu (26/4) siang. Sebelum berbicara tentang “Islam, Education, and United Kingdom”, Moazzam mengaku penasaran dengan Gontor. Dubes Muslim ini bercerita bahwa dalam setiap lima menit nama Gontor selalu terdengar di telinganya saat ia pertama kali berkunjung ke pondok pesantren yang ada di Indonesia, yaitu Darunnajah.

Rasa penasarannya itulah yang membawa laki-laki berdarah Pakistan tersebut datang ke Gontor. “Saya ingin tahu langsung seperti apa Gontor yang sering dibicarakan orang-orang itu,” kata Moazzam diiringi tepuk tangan mahasiswa UNIDA Gontor yang hadir di Auditorium Lantai 4 Gedung Utama tersebut.

Menurutnya, Gontor seringkali diperbincangkan dan menjadi buah bibir di mana-mana karena telah membuktikan diri sebagai institusi terbaik. Dunia mengakui, Gontor telah menelurkan alumni-alumni berkaliber, yang mampu berperan di berbagai lini kehidupan. Dengan alasan ini pula, Moazzam ingin datang ke Gontor, melihat langsung lembaga yang mencetak kader-kader terbaik bangsa ini.

Kunjungan Moazzam ke Jawa Timur, khususnya Gontor, bertujuan untuk mendapatkan wawasan dan pemahaman lebih dalam tentang sistem pendidikan Islam dan negeri yang berkembang di sini. Selain itu, ia juga berniat mempromosikan pelajaran bahasa Inggris karena dengan menguasai bahasa internasional semua orang bisa menjalin hubungan dan dapat berkomunikasi dengan baik. Karena itu, ia juga ingin mengeksplorasi peluang kerjasama antara sekolah-sekolah di Inggris dengan sekolah-sekolah yang ada di Indonesia, terutama di Jawa Timur yang dipenuhi banyak pondok pesantren.

Moazzam tidak bisa menyembunyikan kekagumannya kepada Indonesia. Baginya, Indonesia merupakan negara yang penuh dengan toleransi dengan keragaman etnik serta budayanya. Tentu saja ini bisa terjadi berkat peran sekolah yang mengajarkan nilai-nilai persaudaraan, kebersamaan dan kesatuan. Karena itu, menurutnya, Inggris perlu belajar banyak dari Indonesia. Ke depan, Inggris dan Indonesia akan diupayakan bisa menjalin kerjasama lebih intensif agar dapat saling berbagi ide dan pengalaman.

Setelah mengadakan public lecture di UNIDA Gontor, Moazzam bertemu Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor sehabis Maghrib. Kiai Hasan Abdullah Sahal dan Kiai Syamsul Hadi Abdan menyambut kehadirannya dengan senang hati dan mempersilakan Moazzam untuk menyampaikan sepatah dua patah kata di Masjid Jami’ Gontor. Ia tidak perlu khawatir berbicara dengan bahasa Inggris karena santri-santri Gontor setingkat anak-anak sekolah menengah pertama itu sudah terbiasa berbahasa Ratu Elizabeth itu.

Melihat dinamika Gontor yang luar biasa, Moazzam sangat senang sekali dan kagum. Rasa penasarannya seperti sudah terjawab mengapa orang-orang seringkali membicarakan Gontor. Kini, ia sudah melihat Gontor beserta segala aktivitas pendidikannya dengan mata kepala sendiri.

Selain mengunjungi Gontor, Moazzam yang ditemani Paul Smith, Director of British Council, itu juga akan ke Malang, Pare, Jombang, dan Surabaya. Ia juga akan bertemu dengan para mahasiswa dan staf dari sejumlah universitas dan pesantren lainnya. Menurut rencana, Moazzam juga akan berkunjung ke makam Presiden RI ke-4, K.H. Abdurrahman Wahid di Jombang. shah wa

Jalan Santai bersama Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor

0

GONTOR–Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) selalu menanamkan pada diri santri-santrinya untuk hidup sehat jasmani dan rohani di manapun mereka berada, salah satunya adalah dengan berolahraga. Tidak hanya santrinya yang berolahraga, melainkan para guru juga harus berolahraga untuk menjaga stamina dan  kebugaran tubuh, di samping banyaknya tugas perkuliahan maupun tugas pondok yang dilimpahkan kepada mereka.

Suasana Jalan Santai Asatidz bersama Pimpinan
Suasana Jalan Santai Asatidz bersama Pimpinan

Jum’at pagi (23/4) tepat pukul 06.30, Dewan Mahasiswa (Dema) PMDG mengadakan acara Jalan Santai bagi seluruh guru bersama Bapak Pimpinan. Acara ini hampir diadakan tiap tahun, tentunya dengan melihat rentetan agenda pondok kala itu. Adapun rutenya, dimulai dari depan Kantor Pimpinan menuju arah Timur pondok, yang berjarak tempuh sekitar tiga kilometer.

Pagi itu, terlihat para guru menikmati indahnya pagi sambil menghirup udara segar nan sejuk yang tak biasanya mereka rasakan. Obrolan hangat antarmereka pun tampak menyelimuti atmosfir kebersamaan yang tercipta. Hingga setibanya kembali ke pondok, diadakanlah perfotoan bersama Bapak Pimpinan di depan Gedung Saudi VI. rosikh

Koordinasi Panitia Ujian Masuk (Panjimas) Gontor

0

panjimasupload2Gontor – Semakin mendekatnya pelaksanaan penerimaan calon santri di Pondok Modern Darussalam Gontor, Panitia Ujian Masuk (Panjimas) melakukan koordinasi lebih lanjut terutama pada pembahasan mekanisme pendaftaran calon santri baru, membuat tata alur pendaftaran hingga mekanisme pendataan untuk manajemen yang lebih tertib dan terukur.

Saat ini yang sudah dekat dengan pelaksanaan pendaftaran calon santri dan santriwati adalah Pondok Modern Gontor Putri Kampus 7 Tambang Kampar Riau dan Gontor Putri Kampus 4 Konda Konawe Selatan Kendari, panitia panjimas telah menyiapkan angket serta template pendataan yang telah di seragamkan dan akan dipakai oleh seluruh cabang Gontor yang ada di Indonesia.

Menurut wakil ketua panitia Panjimas, Zaky, “bahwa persiapan panjimas dimulai pada hari Rabu, 15 Maret 2017 dan telah beberapa kali rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan, berat tapi apabila amanat dijalankan sesuatu yang berat akan terasa ringan, ungkapnya…”.

Untuk beberapa pertanyaan mengenai pendaftaran santri baru di Pondok Modern Darussalam Gontor dapat melihat langsung di website Gontor pada menu Pendaftaran sehingga dapat mengetahui langsung syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Pondok Modern Darussalam Gontor.

Rapat Perdana Panitia Ujian Masuk (Panjimas) dengan Direktur KMI

0

Rapat Panitia Ujian MasukGontor – Rapat Perdana Panitia Ujian Masuk (Panjimas) Pondok Modern Darussalam Gontor dengan Direktur KMI, Ustadz H. Masyhudi Subari dan Wakil Direktur KMI Ust. Drs. H. Sutrisno Ahmad bersama seluruh Panjimas, staf Sekretariat dan BKSM di ruang rapat KMI di Gedung Saudi 6 Lantai 1 untuk merumuskan beberapa hal terkait mekanisme pendaftaran dan juga cek kesehatan calon santri yang akan mendaftar di Pondok Modern Darussalam Gontor.

Gong Pembukaan Belajar Malam Semangatkan Santriwati

0

Selesainya masa belajar di Gontor Putri 1 maka diperlukan perhatian lebih khusus bagi santriwati dalam menghadapi ujian akhir tahun. Salah satunya adalah diadakannya keliling belajar malam selepas Isya’. Pembukaan yang diadakan pada hari Senin (17/4) di depan masjid ini, seperti yang dikutip pada sambutan Pengasuh Gontor Putri 1, Ustadz Ahmad Suharto, sebagai semangat baru untuk memperlihatkan kepada anak-anak bahwa seluruh dewan guru siap dan menginginkan kesuksesan mereka.

“Perhatian khusus ini dengan mendatangi anak-apembukaan muwajjah 1nak dan mengingatkan kepada mereka bahwa masih ada waktu untuk sukses,” ujar Wakil Direktur KMI Putri, Ustadz Fairuz Subakir.

Ujian akhir tahun bagi kelas 1-5 ini dibagi menjadi dua, yaitu lisan dan tulis. Ujian lisan akan diadakan sebanyak 9 hari terhitung Selasa (18/4) hingga Kamis (27/4) untuk materi Bahasa Arab, Inggris dan al-Qur’an. Sementara ujian tulis akan dilaksanakan pada Senin (1/5) hingga Sabtu (13/5) selama 11 hari. Kelas 6 yang telah menyelesaikan ujian akhirnya pada kali ini turut berpartisipasi dalam panitia ujian, penguji dan pengawas ujian.

Ustadz Suharto pun menekankan bahwa tidak ada pekerjaan di pondok ini yang terlepas dari ibadah dan jihad. Maka harus dilandasi dengan rasa ikhlas. (dee)

Ujian Tulis Siswa Kelas VI KMI: Ujian Tahap Akhir Menuju Alumni 2017

0

GONTOR–Seusainya menghadapi Ujian Lisan pada 15-28 Maret lalu, seluruh siswa Kelas 6 segera mempersiapkan diri untuk mengikuti Ujian Tulis. Dengan materi yang sama, yaitu 28 pelajaran dengan buku sebanyak 81 eksemplar, para calon alumni 2017 tersebut rela lembur untuk menguasai semua pelajarannya. Tidak sedikit di antara mereka yang belajar hingga dini hari, bahkan sampai menjelang Shalat Subuh. Hal ini dilakukan agar mereka mampu menyelesaikan soal-soal dalam Ujian Tulis Akhir yang berlangsung selama 17 hari, yaitu 30 Maret–15 April 2017.

Ujian ini dilaksanakan di dua tempat, yaitu Gedung Olah Raga (GOR) dan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). Pengawalan dan pengontrolan pun turut diadakan. Segenap pembimbing selama 24 jam selalu bersama mereka. Mulai dari keliling saat belajar malam, membaca absen setiap pukul 23.00, hingga membangunkan tahajud bagi beberapa santri yang berniat untuknya. Lebih dari itu, mereka yang lebih dikenal dengan nama Musyrif itu mendirikan cafe darurat yang menjual aneka makanan ringan, dalam rangka mendukung suasana ujian akhir di Pondok Modern Darussalam Gontor ini.

Ujian Tulis kali ini memang yang terakhir. Namun tidak bisa dipungkiri, bahwasanya di belakang itu masih ada ujian dalam bentuk lain, yaitu Ujian Mental. Di mana para calon alumni 2017 ini dihimbau untuk selalu berdisiplin. Karena jarak waktu pascaujian menuju Pengumuman Kelulusan nanti adalah sekitar satu setengah bulan. Cukup lama, dan sangat mungkin sekali pada jangka waktu ini mereka melakukan pelanggaran, yang mengakibatkan kegagalan dalam menjalani ujian ini. Hingga akhirnya, segenap Siswa Akhir KMI Survival Generation memohon do’a, agar mereka mampu melalui semua ujian ini dengan lancar dan penuh berkah. b.Dasasta

Ujian Lisan Siswa Akhir KMI: Sekilas, Ujian di Gontor Tampak Mustahil

0

GONTOR–Betapa berat ujian yang dilaksanakan di Pondok Modern Darussalam Gontor. Bahkan saking beratnya, hingga tampak mustahil di mata orang yang belum tahu visi misi Gontor. Pasalnya, tepat seusai pelaksanaan Ujian Praktek Mengajar At-Tarbiyah al-‘Amaliyah, segenap siswa akhir KMI 2017 langsung dihadapkan dengan ujian lisan, Rabu–Selasa, 15–28 Maret 2017. Di mana, soal yang diujikan mencakup seluruh materi dari Kelas 1 hingga Kelas 6. Yaitu sebanyak 28 pelajaran, 81 buku, dengan 7 kali masuk ujian. Masya Allah, mencengangkan bukan? Apakah ini sesuatu yang mustahil? Tidak. Gontor telah mempersiapkan segalanya.

Melalui segenap pembimbing Survival Generation, Gontor selalu mengawal, mendampingi, dan mengawasi para siswa dalam belajar. Gontor mengetahui ukuran kemampuan para siswanya. Meski berat, namun para santri mampu menjalaninya dengan penuh ikhtiar dan kesabaran.

Bentuk pengawalan yang dimaksud di antaranya adalah keliling untuk mengontrol, mengadakan kantin darurat, membaca absen setiap malam, dan lain sebagainya. Hingga akhirnya, tiada hal yang pantas diharapkan kecuali ridho Allah SWT, melalui doa yang terus dilantunkan, agar ujian dapat dilewati dengan lancar.

Sebagai informasi, bentuk ujian lisan khusus siswa akhir di Gontor sangat unik. Berbeda dengan tingkatan kelas yang lain. Yaitu pada setiap sesi panggilan langsung diikuti oleh dua orang siswa. Mereka masuk ke dalam sebuah ruangan dan duduk di hadapan dua hingga tiga orang penguji. Setiap pertanyaan yang dilontarkan oleh penguji kepada salah satu siswa, akan dikonfirmasikan kepada siswa yang lain. Sehingga, kedua siswa tersebut akan saling berargumen dengan logika jawaban yang dibangunnya. b.Dasasta