Home Blog Page 383

Mempersiapkan Diri Menjadi Pendidik Dengan Penataraan TPA/TKA

0

Ustadz Wuntat memberikan pengarahan kepada santriwatiMantingan-Kelas 4 dan 3 Intensive sedari kini sudah disiapkan untuk menjadi pembimbing, setelah selesai melaksanakan LPK sebagai persiapan menjadi Pembina Pramuka. Persiapan itu meliputi pelatihan pengajaran TPA/TKA yang dilaksanakan pada Senin(13/3) lalu.

Acara yang dilaksanakan di Aula Kulliyatu-l-Banat Gontor Putri kampus 1 ini diisi oleh Al-Ustadz Wuntat W.S, S.Ag yang memberikan pelatihan, pembelajaran dan pendidikan dini pengajaran iqro` dan Al-Quran dengan cara yang menarik.

Wakil Pengasuh Gontor Putri 1, Al-Ustadz KH. Ahmad Suharto, M.Pd.I dalam sambutannya mengatakan bahwa acara ini bukan hanya tentang kecakapan dan keterampilan. Tapi yang lebih penting adalah mentalitas dan kepribadian seseorang. Maka kita harus memiliki pribadi sebagai seorang pendidik, sebagai guru dan sebagai pengajar. k-y

Catatan Kyai Syukri: Pemimpin, Bukan Sekedar Manager

0

Tidaklah salah bila dikatakan, bahwa pemimpin juga merupakan manager atau administrator, yaitu yang menata seluruh totalitas kehidupan pondok, akan tetapi secara khusus, pola kepemimpinan di Gontor bukanlah kepemimpinan managerial atau administratif saja, yang hanya mengatur, menyelenggarakan, dan membagi tugas rutin kemudian menunggu laporan dan berakhir memberikan keputusan-keputusan yang bisa dilakukan beberapa jam saja. Dalam kamus Gontor, model kepemimpinan seperti ini sama dengan manager. Ditinjau dari fungsinya, leader atau pemimpin memiliki fungsi yang berbeda. Dalam ilmu managemen. Manager berfungsi mengatasi kerumitan rutinitas pragmatis, dan hanya melaksanakan unsur-unsur organisasi yaitu POACE (Planning, Organizing, Actualing, Controlling, and Evaluating). Sementara leader atau pemimpin berfungsi mengatasi perubahan dan memahami betul atas perubahan-perubahan tersebut di masa depan (future). Di Gontor, pemimpin adalah pendidik, yang memiliki visi dan misi jauh ke depan, setiap saat menata, mengarahkan, memberikan tugas, melatih, mengawal, mendo’akan serta memberikan contoh. Di samping bahwa pemimpin juga berfungsi sebagai motivator, supervisor, evaluator, bahkan terjun langsung dan ikut campur dalam seluruh tata kehidupan di pondok.

Hal ini dikuatkan oleh hasil penelitian seorang kandidat doctor tentang budaya organisasi di pesantren. Hasilnya menunjukkan, bahwa kepemimpinan yang ideal dikarenakan banyak data menunjukkan adanya keseimbangan antara fungsi manager yang kuat dengan kuatnya fungsi leader, buktinya di Gontor terlihat rapi dalam rutinitas aktivitas sehari-hari, tapi juga kuat dalam komitmen melaksanakan nilai-nilai yang disertai dengan uswatun hasanah.

Dalam pengalaman memimpin Gontor selama 25 tahun lebih ini, tugas yang paling banyak menyita waktu adalah mengkader para santri dan guru. Memanggil, mengarahkan, memberikan tugas, dan mengawalnya setiap saat. Dengan demikian, pemimpin harus memiliki integritas tinggi, totalitas jiwa dan raga untuk terus mengembangkan pesantrennya. Setiap saat, yang dipikirkan dan dikerjakan adalah untuk kemajuan pondok ini. Seperti inilah karakter pemimpin Gontor yang selalu dinamis dan aktif.

Selain itu, bahwa seluruh apa yang ada di Gontor ini terjadi proses pimpin memimpin, tidak ada yang bisa bebas semaunya sendiri, semuanya ada tatanannya dan aturannya. Dan untuk itu semuanya, siapapun yang hidup di Gontor harus mengalami proses kepemimpinan. Siap memimpin dan siap dipimpin dengan segala keikhlasannya.

Di samping itu, proses kaderisasi yang sangat efektif adalah masa-masa umur seperti di KMI, yaitu belasan tahun. Karena masa tersebut adalah masa pembentukan mental dan karakter, bila masa ini berjalan dengan baik, maka masa selanjutnya akan mudah menjadi lebih baik. Demikian juga di KMI, guru tidak saja menjadi pengajar, tetapi dia menjadi pendidik, dan juga pembantu pondok untuk proses pelatihan diri menjadi pejuang, dan sekaligus menjadi mahasiswa, sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas wawasan mereka.

Itulah mengapa seluruh santri dan guru harus memahami atau mengerti kepondokmodernan, karena ini dasar atau kunci untuk menjalankan kehidupan di pondok. Pemahaman yang benar, pengertian yang tepat terhadap Pondok akan melahirkan pola fikir yang benar, sikap hidup yang positif, tingkah laku yang baik, bahkan gaya hidup yang produktif.

Pengertian dan pemahaman yang benar dan tepat, juga akan melahirkan etos kerja yang tinggi, sedangkan etos kerja akan menumbuhkan militansi. Dengan demikian, apapun yang dikerjakan dan ditugaskan akan terasa ringan, asyik, dan menyenangkan. Mengerti apa itu pondok, mau dibawa kemana, bagaimana caranya menata kehidupan, mengembangkan dan memberikan pengaruh kepada masyarakat itu bagaimana. Semuanya harus dimengertikan berkali-kali bahkan seribu kali. AaRum

*diambil dari buku Bekal untuk Pemimpin

Gontor Putri 1 Siap Menyemai 660 Calon Guru

0

tarbiyah amaliyah kampus 1 mantinganSebagai institusi pendidikan yang menggunakan KMI (Kulliyatul Mu’allimin/at al-Islamiyah) sebagai kurukulumnya, maka Gontor menyiapkan calon-calon alumninya agar dapat menjadi guru-guru yang baik. Karena tujuan utama KMI adalah persemaian guru. Salah satu cara yang dilakukan Gontor adalah dengan tarbiyah ‘amaliyah (praktikum mengajar). Acara yang khusus dilaksanakan untuk kelas 6 ini diawali dengan pembukaan oleh pimpinan pondok, kyai Syamsul Hadi Abdan dan direktur KMI pusat, Ustadz Masyhudi Subari pada hari Sabtu (25/2) lalu di auditorium Gontor Putri kampus 1. Dihadiri oleh seluruh pembimbing tarbiyah ‘amaliyah dan seluruh kelas 6 dari kampus 1 dan 2.

Kyai Syamsul mengingatkan bahwa tarbiyah amaliyah ini adalah sebagai ciri khas Gontor yang membedakan dengan pondok lainnya dan termasuk salah satu prinsip yang tidak bisa diubah sejak berdirinya. Menjadi kelas 6 yang bisa mengikuti tarbiyah amaliyah merupakan kesyukuran serta keberuntungan tingkat tinggi dalam proses pendidikan di Gontor. Sedangkan Ustadz Masyhudi Subari menjelaskan bahwa guru adalah seorang yang harus bisa menjadi contoh dalam setiap gerakannya. “Perkataan, berjalan, baju, bahkan berdirinya pun harus bisa menjadi qudwah,” jelasnya.

Dengan jumlah pembimbing 120 dari guru senior, guru tahun keenam, lima dan empat serta jumlah kelas 6 660 siswa, tarbiyah amaliyah di Gontor Putri kampus 1 akan dilaksanakan selama 8 hari. Terhitung sejak 4 Maret hingga 11 Maret 2017. Setelah sebelumnya pengarahan, ujian materi tarbiyah dari kelas 3-6, tarbiyah amaliyah perdana dan setelahnya pembacaan kesan pesan. Rentetan acara kelas 6 ini akan dilanjutkan dengan ujian lisan dan tulis.

tarbiyah amaliyah gontor putriUntuk praktek perdana pada tahun ini ditambah menjadi 4 orang dikarenakan jumlah kelas 6 yang bertambah banyak. Mereka yang terpilih adalah Hana Raghida (6B), Izzah Avanti (6B), Aisyatun Nafi’ah (6C) dan Anggita Catur (6D). Kemudian seluruh kelas 6 yang berjumlah 660 akan dibagi menjadi 4 kelompok untuk mengevaluasi keempat temannya tersebut. Adapun tempat tarbiyah amaliyah perdana ini ditempatkan di auditorium Gontor Putri 1, aula Kulliyatul Banat, Fath tower lantai 3 dan kopda lantai 3. dee

Koordinasi Panitia Zakir Naik dengan Aparat Keamanan di Kantor Polres Ponorogo

0

Menindaklanjuti rencana pengamanan acara “International Public Lecture by Dr. Zakir Naik” di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor pada hari Selasa, 4 April 2017 mendatang, Panitia menggelar pertemuan koordinasi dengan aparat keamanan di Kantor Polres Ponorogo, Senin (27/3) sore ini. Panitia menyadari sepenuhnya bahwa acara yang dihadiri lebih dari 10 ribu orang ini tentu membutuhkan penertiban keamanan dari pihak keamanan yang berwenang.

Untuk ketertiban pengamanan, Panitia membuka check-in peserta pada hari H mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Acara berlangsung pada malam harinya, yaitu pukul 19.30 WIB. Bisa diperkirakan peserta akan mulai memadati lokasi sejak siang atau sore hari. Semoga pihak keamanan bisa bekerja dengan maksimal agar acara berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

Rapat Terbatas Panitia UNIDA Gontor & Mantingan Terkait Acara Zakir Naik

0

Panitia “International Public Lecture by Dr. Zakir Naik” mengadakan rapat terbatas pada Ahad (26/3) malam, membicarakan beberapa program kunjungan Dr. Zakir Naik termasuk rencana kunjungan istri beserta putrinya ke Gontor Putri Mantingan.

Panitia “International Public Lecture by Dr. Zakir Naik” Bahas Teknis Acara

0

Tanggal 4 April 2017 sudah di depan mata. Artinya, dai kondang Dr. Zakir Naik yang mendunia itu tidak lama lagi datang ke Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Panitia Penyelenggara “International Public Lecture” terus merapatkan barisan.

Inilah Rahasia Hafalan Dr. Zakir Naik!

0

Zakir Naik - Youtube-2Dalam setiap acara ceramah dan dialog, Dr. Zakir Naik terlihat sangat mengagumkan dalam menjawab setiap pertanyaan dari peserta yang hadir. Dia menunjukkan kekuatan daya hafalannya terhadap dalil al-Qur’an maupun kitab agama lain. Hebatnya, setiap jawaban yang disampaikan sangat memukau, sistematis, dan sangat pandai dalam mengelola setiap sesi tanya-jawab. Padahal, semasa kecil Dr. Zakir Naik belum mampu berbicara di depan 25 orang. Apalagi saat ditanya siapa namanya, dia gagap dalam menjawab.

Namun, saat ini peserta yang hadir dalam setiap acara ceramah dan dialog Dr. Zakir Naik bisa mencapai jutaan orang. Bahkan peserta bukan hanya dari kalangan Muslim saja, tetapi juga dari non-Muslim. Kemudian apa rahasia hafalan Dr. Zakir Naik yang sangat fenomenal itu? Apakah ada ayat dalam al-Qur’an yang membicarakan tentang hafalan?

Dalam kesempatan ceramah Dr. Zakir Naik yang dihadiri ribuan orang, ada seorang perempuan bernama Wandena mengajukan pertanyaan tentang bagaimana cara Dr. Zakir Naik menghafal sehingga hafalannya terhadap dalil al-Qur’an maupun kitab agama lain sangat fenomenal.

Jawabannya, “Ada tiga poin rahasia hafalan Dr. Zakir Naik yang sangat luar biasa, diantaranya adalah: Pertama, bertawakal kepada Allah. Ini telah disebutkan dalam al-Qur’an Surat Ali Imran ayat 160 bahwasanya ‘Jika Allah menolong kamu, maka tidak ada orang yang bisa mengalahkanmu. Jika Allah membiarkanmu, maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu selain dari Allah. Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakal’. Yang kedua, kerja keras. Hal ini disebutkan dalam Surat Al Ankabut ayat 69, ‘Jika kamu berjihad untuk (mencari keridhaan) Allah, Allah akan benar-benar menunjukkan kepadamu jalanNya.’ Dan yang ketiga, yang menjadi kunci hafalan Dr. Zakir Naik adalah bersifat teknis. Allah berfirman dalam Surat al-Anbiya ayat 7 dan Surat an-Nahl ayat 43, ‘Maka bertanyalah kepada ahli ilmu jika kamu tidak mengetahui.”

Teknik penting yang dimaksud Dr. Zakir Naik adalah beriman kepada Allah. Karena teknik ini selalu dia ajarkan kepada murid-muridnya di pelatihan yang berasal dari seluruh penjuru dunia. Jika ingin sukses, selalu luruskan bahwa Allah SWT adalah sebaik-baik penolong. Untuk mendapatkan pertolongan Allah SWT kita harus bersungguh-sungguh berjuang di jalan-Nya. Metode inilah yang sangat sukses dijalankan dalam membimbing murid-muridnya di pelatihan, mulai dari menghafal surat, ayat, cara menyampaikan ceramah, dan mengelola sesi tanya-jawab.

Kunci sukses hafalan, ceramah, menghafal surat dan ayat, dan bagaimana berceramah dan mengelola tanya jawab, Dr. Zakir Naik selalu membaca doa sebagaimana dalam Surat Thaha ayat 25-28. Yang artinya, “Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku.”

Demikian beberapa rahasia hafalan Dr. Zakir Naik yang fenomenal. Semoga menjadi motivasi bagi kita untuk semakin semangat menuntut ilmu, memahami dalil-dalil untuk diamalkan sehari-sehari dan untuk didakwahkan kepada manusia.

Pada Selasa malam, tanggal 4 April 2017, Dr. Zakir Naik dijadwalkan mengisi acara “International Public Lecture” di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Berdasarkan informasi valid dari Panitia UNIDA Gontor, check-in untuk peserta yang telah terdaftar dimulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Peserta diharuskan membawa ID-Card saat check-in nanti. Adapun nomor registrasi peserta untuk mendapatkan ID-Card dapat dilihat di tautan ini [klik]. hutama

 

Sumber: Diambil dari buku berjudul “Dr. Zakir Naik: Dokter yang Mengislamkan Ratusan Ribu Orang” oleh Albi K. dkk.

Inilah Kecerdasan Dr. Zakir Naik!

0

307649-dr.zakir-naikZakir Naik masuk dalam daftar “10 guru spiritual terbaik di India”. Namanya juga dimasukkan ke dalam daftar “100 orang India terkuat 2009” oleh surat kabar Indian Express. Ia juga ditempatkan dalam 62 teratas dalam daftar “500 Muslim paling berpengaruh di Dunia” yang diterbitkan oleh George Washington University, Amerika Serikat.

Dia juga dijuluki “Ahmed Deedat Plus” karena kemampuannya berdakwah mirip dengan kemampuan yang dimiliki Ahmed Deedat. Bahkan, dapat dikatakan bahwa pencapaian Dr. Zakir Naik dalam bidang dakwah dan studi perbandingan agama telah melampaui gurunya, Ahmed Deedat. Pada tahun 2000, Syekh Ahmed Deedat, memberikan plakat yang dipersembahkan kepada Dr. Zakir Naik sebagai hadiah karena pencapaiannya di bidang dakwah dan studi perbandingan agama. Terukir di plakat tersebut kata-kata sebagai berikut: “Putraku (Dr. Zakir Naik), kau telah melakukan dalam waktu 4 tahun hal-hal yang butuh 40 tahun bagiku untuk melakukannya, alhamdulillah”.

Sebagai seorang murid, Dr. Zakir Naik mempunyai persamaan dengan gurunya Syekh Ahmed Deedat. Keduanya mampu mempunyai hafalan yang kuat terhadap ayat-ayat al-Qur’an dan hadits yang kemudian digunakan sebagai referensi dalam berceramah dan berdiskusi. Tidak hanya kitab al-Qur’an dan Hadits saja yang mereka hafal dan digunakan sebagai referensi, mereka juga menghafal kitab-kitab agama lain yang juga mereka gunakan sebagai referensi dalam ceramah dan berdiskusi. Oleh karenanya, ulama sekelas Yusuf Estes menyebut Syekh Ahmed Deedat dan Dr. Zakir Naik sebagai ulama yang mempunyai memori ingatan besar seperti komputer penyimpan data.

Zakir Naik merupakan pendiri dan presiden direktur IRF (Islamic Research Fondation), sebuah organisasi nirlaba yang salah satu tujuannya untuk mengembangkan dakwah Islam. Dia juga pendiri Peace TV, Peace TV Bangla, dan Peace TV Urdu. Melalui Peace TV inilah kemudian dakwah-dakwahnya disiarkan dan ditonton oleh orang banyak di berbagai penjuru dunia. Melalui situs Youtube, yang sebagian besar sumber siarannya dari Peace TV, dakwah Dr. Zakir Naik disampaikan dengan berbahasa Inggris, dan beberapa telah disertai terjemahan bahasa Indonesia.

Saat ini Dr. Zakir Naik sangat gencar dalam menyampaikan dakwahnya. Menurutnya, adalah tugas setiap Muslim untuk meluruskan kesalahpahaman tentang Islam, guna melawan apa yang dia anggap sebagai biar anti-Islam oleh media Barat, terutama setelah serangan teroris 11 September 2001 terhadap Amerika Serikat. Untuk itu, ceramah yang dia sampaikan bertujuan membuka wawasan non-Muslim bahwa sesungguhnya Islam adalah agama yang damai. Menurut, Dr. Zakir Naik, medialah yang memiliki andil besar dalam membentuk citra Islam di mata dunia. Sayangnya kebanyakan media, terutama media Barat, berusaha membentuk imej Islam menjadi citra yang negatif. Oleh karena itu, melalui media pula Dr. Zakir Naik berusaha menyampaikan ajaran-ajaran Islam secara lebih objektif.

Sejak Dr. Zakir Naik aktif mengadakan ceramah dan dialog, banyak jurnalis dari India dan luar India yang menulis mengenai Dr. Zakir Naik, rata-rata mereka menulis kata-kata yang biasa dikeluarkan oleh Dr. Zakir Naik seringkali “kejam”, ada juga yang mengatakan bahwa Dr. Zakir Naik terkadang sering mencerca kepercayaan lain dan dunia Barat secara umum. Namun, dalam sebuah ceramah dia pernah mengatakan bahwa dia tidak pernah menghina agama atau kepercayaan lain, dia hanya menyalahkan dan berusaha memberi pemahaman yang benar berdasarkan al-Qur’an, hadits, dan ilmu pengetahuan. Zakir Naik berpesan, bahwa agama itu masuk akal, terlebih agama Islam, semua ajarannya pasti masuk akal.

Pada Selasa malam, tanggal 4 April 2017, Dr. Zakir Naik dijadwalkan mengisi acara “International Public Lecture” di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor. Berdasarkan informasi valid dari Panitia UNIDA Gontor, check-in untuk peserta yang telah terdaftar dimulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Peserta diharuskan membawa ID-Card saat check-in nanti. Adapun nomor registrasi peserta untuk mendapatkan ID-Card dapat dilihat di unida.gontor.ac.id/zakirnaik/hutama

 

Sumber: Diambil dari buku berjudul “Dr. Zakir Naik: Dokter yang Mengislamkan Ratusan Ribu Orang” oleh Albi K. dkk.

Dr. Zakir Naik Termasuk 3 Pendakwah Paling Berpengaruh di Dunia

0

Zakir Naik (1)Di dunia dakwah, nama Dr. Zakir Naik terdengar begitu fenomenal di era ini. Ternyata, ia merupakan salah satu dari tiga pendakwah paling berpengaruh di dunia. Yang lain adalah gurunya sendiri, Ahmed Deedat. Namun, beliau sudah meninggal pada tahun 1998 silam. Satu lagi, Yusuf Estes, mantan missionaris Kristen yang akhirnya memeluk Islam dan kemudian menjadi dai, mengislamkan ribuan orang di Amerika dan belahan dunia lain.

Zakir Naik belajar berdakwah dari gurunya, Ahmed Deedat. Ia berguru saat Ahmed Deedat sudah keliling Benua Amerika, Eropa, dan Australia. Sekarang, Zakir Naik berhasil meneruskan perjuangan dakwah sang guru dengan total terjun ke dunia dakwah dan berhenti dari profesinya sebagai dokter. Memang, sebelumnya Zakir Naik telah bergelar dokter yang diperoleh dari Bachelor of Medicine and Surgery (MBBS). Profesinya itu mulai ia tinggalkan sejak tahun 1991 setelah terlibat dalam dakwah Islam dan perbandingan agama.

Ingatan Dr. Zakir Naik sungguh luar biasa. Ia tidak hanya mampu menghafal al-Qur’an dan hadits-hadits Shahih Bukhari-Muslim, tapi juga menguasai kitab-kitab milik agama lain seperti Hindu, Buddha, dan Kristen. Ribuan orang Hindu India berhasil ia Islamkan. Ia juga mampu mengoreksi para pastur atau pendeta jika mereka salah dalam mengutip ayat-ayat di Bible. Karena itulah, dakwahnya begitu memukau dan dinantikan banyak orang. shah wa

Sumber: Buku “Islam on the Spot”

Pada Hari H, Check-in Peserta “International Public Lecture by Dr. Zakir Naik” Mulai Pukul 16.00 WIB

0

Tidak lama lagi, perhelatan besar bertajuk “International Public Lecture” oleh Dr. Zakir Naik segera tiba. Acara bertemakan “Religion in the Right Perspective” ini akan digelar di halaman depan Gedung Utama Universitas Darussalam Gontor pada tanggal 4 April 2017 mendatang.

Pendaftaran peserta telah ditutup karena jumlahnya sudah mencukupi kuota yang tersedia. Pada hari H nanti, para peserta yang terdaftar harus sudah melakukan check in mulai pukul 16.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Acara akan dimulai pada pukul 19.30 WIB, setelah shalat Isya’ tepat.