Home Blog Page 390

Kreasi Tanpa Batas di Praktek Pengayaan Lapangan Pramuka

0

KAMPUS 2Ar rohatu fi tabadulil a’maal. Falsafah ini tidak akan hilang dari Pondok Modern Darussalam Gontor, karena sejak dulu telah ditanamkan dalam jiwa santri-santrinya, agar waktu luang mereka tidak diisi dengan kegiatan kecuali yang memberi manfaat, dan diantaranya adalah kegiatan pramuka.

ppl 2
Para andika menyaksikan PPL dengan seksama

Kegiatan pramuka di Pondok Modern Darussalam Gontor merupakan salah satu kegiatan untuk mengisi waktu luang tersebut. Karena remaja seperti mereka memiliki fikiran yang luas, inisiatif, dan ide-ide yang tidak ada habisnya untuk terus berkreasi. Kegiatan PPL ini dikhususkan bagi adika pramuka golongan penegak yang terdiri dari santri kelas 3 intensif, dan kelas 4.

Dalam kegiatan itu untuk membuat kreasi dari barang-barang bekas yang mungkin kita anggap sudah tidak berguna lagi, menjadi sesuatu yang bermanfaat. Guna meningkatkan kreativitas mereka dalam mengembangkan serta mempersiapkan mental dan jiwa untuk menjadi pembina di tahun depan.

Acara kepramukaan ini dilaksanakan selama 4 minggu pada bulan Januari. Dengan beberapa tahap, yaitu; PPL perdana, gelombang 1, 2, & 3. Judul PPL ditentukan oleh kakak koordinator, kecuali untuk peserta PPL perdana yang ditentukan oleh peserta itu sendiri.

Waktu yang diberikan oleh kakak koordinator adalah selama lima hari untuk mempersiapakan diri  dan sampai pada hari kamis, untuk membuat kreasi. Mereka dinilai dari tata cara penyampaian, hasil kreasi, antusias adika premuka dan kreativitasnya dalam membuat kreasi.

Acara PPL ini, berlangsung cukup meriah, dan mendapatkan apresiasi yang baik dari adika-adika pramuka Gontor 2, maupun dari MABIKORI selaku pembimbing kepramukaan di Pondok Modern Darussalam Gontor.fianmahdy

Benar-Benar Pekan Penuh Kreatifitas

0

KAMPUS 2 – Di Pondok Modern Darussalam Gontor, pendidikan tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan transformasi ilmu pengetahuan saja, tetapi seluruh aktivitas yang dilihat, didengar dan yang dialami oleh para santri adalah bagian dari upaya proses pendidikan yang sebenarnya. Untuk itu berbagai dinamika kegiatan sengaja diciptakan untuk menggali dan menumbuhkembangkan potensi dan kreativitas yang mereka miliki.  Pekan Kreativitas Santri (PKS) yang diadakan di Kampus Gontor 2 adalah salah satu kegiatan untuk tujuan diatas.

Berpose bersama setelah acara
Berpose bersama setelah acara

Pekan Kreativitas Santri (PKS) di Gontor kampus 2 diadakan sejak hari ahad, 22 Januari 2017 hingga hari selasa, 24 Januari 2017. Kegiatan ini dipenuhi dengan berbagai acara menarik dengan variasi penampilan yang sangat beragam mulai dari seni tarik suara, tarian, pantomime, drama musical, drama cabaret dll serta diikuti oleh seluruh komponen “masyarakat” Gontor kampus 2 mulai dari santri para guru bahkan Bapak Wakil Pengasuh Al- Ustadz H. Muhammada Hudaya, Lc, M.Ag yang juga turut melibatkan diri dalam mensukseskan kegiatan ini dengan menunjukan penampilan terbaiknya dalam olah suara.

Kegiatan ini tentunya diadakan dengan maksud dan tujuan diantaranya adalah untuk menggali bakat dan kreativitas santri dan guru, mendidik mereka untuk berfikir inovatif dan menumbuhkan  minat serta motivasi mereka untuk tetap bertahan dalam perjuangan dalam menuntut ilmu di Pondok Modern Gontor kampus 2 dengan peran masing masing baik sebagai santri maupun sebagai guru.fianmahdy

Kursus Mahir Tingkat Lanjutan di Bumi Perkemahan Gontor 2

0

KAMPUS 2 – Kursus pembina pramuka mahir tingkat lanjutan (KML) telah terlaksana pada tanggal (13-19/1). Kegiatan ini diadakan oleh staf koordinator, dan majelis pembimbing koordinator harian (MABIKORI) Gontor kampus pusat, dan kampus 2 yang berkerja sama dengan kwarcab Ponorogo.

Tujuan diadakan acara tersebut adalah untuk mencapai jenjang  yang lebih tinggi dari KMD sebelumnya, sehingga mampu mempelajari lebih dalam hal-hal yang berkenaan dengan siaga, penggalang, penegak serta kegiatan yang sesuai dan fokus dalam pembentukan diri menjadi pembina pramuka yang lebih mahir.

Buper KML
Buper KML dengan gardu pandang yang tinggi

Peserta KML ini, diikuti oleh sebagian siswa akhir KMI dan juga bapak-bapak guru yang memang berkeinginan untuk lebih memperluas pengetahuannya tentang kepramukaan. Sedangkan bumi perkemahannya sendiri diadakan di Gontor kampus 2.

Disamping itu kegiatan KML ini juga mengadakan acara wisata: Wisata di “Widya Wisata Camping Lawing Wongo Resort”,  Karang Anyar. Banyak sekali kegiatan yang dilakukan disana, mulai dari hiking, pengamatan, dll.

Para pelatih dari kwarcab sendiri telah bekerja sama dengan pihak Gontor. Tema KML tahun ini adalah membentuk kader-kader pemimpin bangsa. Tema ini dipilih karena keprihatinan pada kondisi bangsa yang disinyalir sedang dalam keritis kepemimpinan.fianmahdy

Vocal Group Antar Rayon, Pererat Tali Ukhuwah Islamiyah Santri

0

KAMPUS 2  – Alittihaduu `asasu najaahi, kebersamaan itu adalah pangkal dari keberhasilan, santri dididik dengan ragam pendidikan yang luar biasa. Apa yang dilihat, didengarkan dari segala gerakan yang dinamis idealis di pondok ini merupakan pendidikan bagi para santri.

Vocal Group Among Hostel
Penampilan salah satu rayon di Vokal Grup

Terlaksananya perlombaan Vocal Group antar rayon kali ini tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya kekompakan antara anggota dengan pengurus mereka. Acara ini memperlombakan dalam bidang musik dan olah vokal. Dan juga merupakan salah satu ajang untuk menguatkan kebersamaan antar santri. Bagaimana tidak, seluruh anggota rayon dituntut untuk berlatih vocal group di tengah banyaknya aktifitas lain yang harus mereka ikuti. Para pengurus pun saling bekerja sama untuk menciptakan lagu. Membeli kebutuhan untuk mendukung penampilan mereka dalam perlombaan ini, dan lain sebagaianya. Acara diadakan pada hari Jum’at (20/1) dan berlangsung di lapangan Sintesa.

Tujuan didakannya vocal group ini adalah untuk meningkatkan kreativitas santri, mempererat kebersamaan, dan tali persaudaraan antar santri, terutama pada bidang musik dan tarik suara. Dan dengan acara ini juga, dapat menumbuhkan mental persaingan antara santri se-Darussalam dalam setiap perlombaan.

Acara ini, dibuka langsung oleh bapak pengasuh PMDG kampus 2. Pemenang pun dibagi menjadi beberapa kategori, mulai dari juara umum, juara favorit, musik terbaik, koreografi terbaik, atribut terbaik, dan lagu terbaik. Adapun yang menjadi juara umunya adalah rayon Syiria, dan juara favorit dari Rayon Palestina, musik terbaik dari Palestina, atribut terbaik dari rayon Santiniketan, koreografi dari Palestina.fianmahdy

Menjadi Santriwati Yang Sitti-l-Kull Dalam Skill Envoy

0

         Kecantikan semata bukanlah apa-apa ketika tak terhiaskan dengan akhlak Karimah, budi pekerti, keterampilan, dan kesenian yang mengiringinya. Dan semua tidak akan berarti tanpa ada ketakwaan pada sang kuasa. Tepat pada hari jum’at (20/17) setelah selesainya acara vocal group di Auditorium Gontor Putri Kampus 3, dilanjutkan dengan skill envoy pada jam 13.30 WIB sampai selesai. Acara ini dibuka oleh Al-Ustadz Anwar Fathoni dan diikuti seluruh santriwati juga para guru Gontor Putri Kampus 3.

seorang peserta sedang menunjukkan bakatnya
seorang peserta sedang menunjukkan bakatnya

        Skill envoy merujuk kepada materi pelajaran Nisaiyah, yang menerangkan apa-apa yang menyangkut tentang kewanitaan. Tujuan di adakannya skill envoy ialah agar setiap santriwati mempunyai pengetahuan yang lebih luas akan gambaran komprehensif tentang muslimah yang baik nan sholihah.

             Perwakilan dari tiap angkatan dari kelas 1 sampai dengan kelas 4 KMI, yaitu Zakiyah Rossydatun Nafisyah dari kelas 1, Nisrina Ismah Amaliyah dari kelas 2, Nur Afifah Indriani dari kelas 3, Ikfi Dina Oktafia , Nur Fera Kholifah dari kelas 3 Intensif, dan Afra Dini Astuti dari kelas 4. Dengan gaun yang anggu para peserta duduk diatas panggung mengikuti perlombaan dengan tiga babak, yang pertama ialah babak Tanya jawab, kedua ialah babak rebutan, dan yang terakhir ialah babak show talent dalam bentuk drama. Setelah selesainya melalui ketiga babak tersebut tibalah waktu penentuan miss skill pada tahun 2017 ini, yang diraih oleh Nur Fera Kholifah dari kelas 3 Intensif. Maka sang miss skill 2016 meletakkan mahkota keatas kepala peraih miss skill 2017. Tadzkiratul aulia

Improve Our Language In “Miss Language”

0

            Karangbanyu- Dentungan gong yang menggema mengawali  pembukaan grand final miss language atau duta bahasa yang berlangsung di Gontor Putri Kampus 3. Miss Language adalah kegiatan rutin tiap tahun  yang  dipegang oleh bagian bahasa, guna untuk meningkatkan bahasa para santriwati dan untuk menanamkan keberanian dalam berkomunikasi dengan bahasa yang baik dan benar.

             Acara ini di berlangsung pada Jum`at, (6/1) di Auditorium Gontor Putri Kampus 3, dan di buka oleh Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 3 Al-Ustdaz Aris Helmi Hulaimi, S.Th.I. Sebelum memasuki babak final acara ini mengadakan penyeleksian dengan peserta seluruh santriwati kelas 2 – 4, dan setelah itu di lakukan penyeleksian tahap selanjutnya dan sampailah terpilihnya 6 kandidit yaitu, Milana Rusdiana 4B, Nur Sabila 3 Int B, Naura Nadhifa 3B, Adzra Dwi Nandita 2B, Dian Janan 2B,  Nikma Husna  1 Int B. Grand Final Miss Language ini terdiri atas 5 babak yaitu, babak pertama soal amplop, babak kedua soal rebutan, babak ketiga talent, babak keempat fashion show , dan babak terakhir adalah babak penetuan dengan terpilihnya 2 kandidit , yaitu Milana Rusdiana 4B dan Nikma Husna 1IntB, mereka berdua memasuki babak mendiskripsikan gambar mengggunakan bahasa inggris dan arab. Setelah melalui semua babak akhirnya terpilihlah duta bahasa 2017 yaitu, Milana Rusdiana dari kelas 4B.

              Dengan kesemangatan dan antusias para anggota Darussalam yang mendukung acara ini menjadi sukses dan tersusun secara apik sehingga membuat acara ini berjalan lancar sebagaimana mestinya sampai penghujung acaranya, serta kesemangatan para peserta dalam menjawab soal dan penampilan mereka yang memukau menjadikan acara ini menjadi meriah dan tidak membosankan. Nafisah

Warta Mingguan Darussalam Pos Gelar Quantum Writing 2017

0

GONTOR–Guna meningkatkan kemampuan para santri dalam dunia tulis menulis, Warta Mingguan Darussalam Pos Pondok Modern Darussalam Gontor, Senin-Rabu (16-18/1/2017), menggelar Quantum Writing 2017 di Balai Pertemuan Pondok Modern. Acara yang diikuti 700 orang santri dari berbagai kelas tersebut berlangsung setiap siang mulai pukul 14.00 WIB hingga 16.30 WIB.

Tahun ini, Panitia Penyelenggara menghadirkan 3 pembicara yang sudah tak asing dalam dunia menulis, yaitu: Andrea Hirata (Penulis novel ‘Laskar Pelangi’), Ustadz Ahmad Suharto, dan Solihin Abu Izzuddin (Penulis buku ‘Zero to Hero’). Setiap pembicara tersebut berbicara di depan para santri dengan durasi 90 menit, kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.

Para santri tampak sangat antusias mengikuti setiap acara tersebut. Untuk Andrea Hirata, Panitia mengangkat tema “Melejitkan Potensi Menulis Generasi Muda.” Adapun Ustadz Ahmad Suharto dan Solihin Abu Izzuddin, masing-masing dengan tema “Tulisan sebagai Media Dakwah” dan “Menciptakan Tulisan yang Menggugah dan Menginspirasi.”

Usai acara tersebut, diharapkan para santri memiliki kemauan untuk menulis, serta mengetahui kisi-kisi cara menciptakan tulisan yang berkualitas dan bermanfaat.binhadjid

Vocal Group Antar Rayon, Uji Kreatifitas Santri

0

DARUSSALAM-(20/1) Vocal Group antar rayon adalah kegiatan perlombaan musik rutin yang diadakan selama dua kali dalam satu tahun. Acara ini diadakan oleh PMDG untuk melatih kebersamaan dan kekompakan antara para mudabbir atau pengurus dengan para anggotanya. Bukan dari segi kekompakan saja yang dinilai, tetapi juga dari segi musik, koreografik, bahkan inisiatif-inisiatif para mudabbir untuk menambah keramaian perlombaan ini.

Acara ini bertemakan “Built in Spirit and Action” artinya pada tahun ini, para santri bersama-sama membangun kebersamaan dalam perlombaan  ini di PMDG dengan semangat dan tekad yang kuat serta aksi yang nyata.

Adapun tujuan diadakanya acara ini, adalah untuk melatih mental santri dan kebersamaan dalam menampilkan vocal groupnya. Selain itu, acara ini juga untuk memperkokoh nilai kebersamaan antar anggota dan mudabbir. Serta sebagai media untuk mengutarakan ide dan pikiran santri.

 

Pembagian hadiah bagi pemenang lomba Vocal Group antar Rayon
Pembagian hadiah bagi pemenang lomba Vocal Group antar Rayon 

Acara ini diselenggarakan oleh panitia yang anggotanya berasal dari santri KMI kelas 3 Intensif dan kelas 4. Peserta yang berpartisipasi dalam acara ini adalah seluruh rayon (asrama) di PMDG, dibagi menjadi dua klasifikasi, Sighor dan Kibar. Lagu-lagu yang dinyanyikan oleh para peserta dalam perlombaan ini, diantaranya ada yang ditetukan oleh panitia sebagai lagu wajib. Yaitu “Selamat datang” yang diciptakan oleh KH. Hasan Abdullah Sahal dan “Salam 5 Waktu” yang dipopulerkan oleh grup band “Wali”. Selebihnya merupakan hasil kreasi dari pengurus dan anggota rayon itu sendiri.

 

Pemenang dalam perlombaan ini, dari kategori Shigor : Juara 1 diraih oleh rayon Darul Hijrah. Disusul oleh rayon Indonesia 1 lt. 2, serta rayon Wiisma Hadi. Dari kategori Kibar : Juara 1 diraih oleh rayon Gedung Baru Kibar. Disusul oleh rayon Yaman, serta rayon Syanggit. Untuk juara umum pada vocal group antar rayon pada kali ini, diraih oleh rayon Gedung Baru Kibar. Reyzin

 

 

KML Bekali Peserta Keterampilan dalam Berpramuka

0

GONTOR–Untuk yang ke sekian kalinya, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mengadakan Kursus Pembina Pramuka Mahir tingkat Lanjutan (KML) yang bertempat di Bumi Perkemahan Gontor 2. Kegiatan yang dilaksanakan mulai Jum’at s.d. Kamis (13-19/1) ini, bertujuan untuk memberi bekal pengetahuan dan keterampilan guna meningkatkan kemampuan pembina pramuka dalam mengasuh peserta didik di masing-masing gugus depan.

Selaras dengan tujuan tersebut, panitiapun mengusung tema “KML Membentuk Kader-kader Pemimpin Bangsa”. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kursus berbentuk pendidikan formal ini dibagi ke dalam tiga babak, yaitu Babak Penghantar, Inti, dan Pelengkap.

Betapa pentingnya kegiatan kepramukaan ini, mengingat wujudnya sebagai wadah untuk membentuk para pemuda Indonesia hidup mandiri, bermental kuat, berakhlak mulia, dan berguna bagi agama, bangsa, dan negara.

Peserta didik KML periode ini berjumlah 306 orang, termasuk di antaranya 7 orang guru KMI yang turut menjadi peserta. Jumlah tersebut dibagi menjadi 7 unit, dan tiap-tiap unit dibagi lagi menjadi 5 kelompok. Adapun metode yang digunakan meliputi metode Ceramah, Diskusi, Penugasan, Studi Kasus, Berganti Pangkalan, Peragaan, Demonstrasi, Widya Wisata, Pengabdian Masyarakat, dan Simulasi. b.Dasasta

Gontor Olympiad 2017 : Santri Harus Kuat dan Mampu Bersaing

0

Gontor-Demi menyiapkan kader-kader pemimpin umat yang memiliki segudang kemampuan dalam berbagai bidang, Pondok Modern Darussalam Gontor kembali mengadakan Olimpiade antarsantri. Kegiatan yang memperlombakan berbagai macam divisi ini dibuka pada hari Jum’at pagi (6/1) oleh Al Ustadz Imam Muchtar di lapangan hijau Pondok Modern Darussalam Gontor. Upacara pembukaan ini, selain sebagai tanda dimulainya Olimpiade Gontor, juga menjadi wadah untuk menampilkan kreasi dan kemampuan para santri dalam berolahraga maupun berseni. Dalam amanatnya, Al Ustadz Imam Muchtar menyampaikan bahwa diadakannya Olimpiade ini merupakan bagian dari kurikulum pendidikan Gontor.

Al Ustadz Imam Muchtar sedang Memberikan Amanat kepada Seluruh Santri Tentang Pentingnya Olimpiade Gontor
Al Ustadz Imam Muchtar sedang Memberikan Amanat kepada Seluruh Santri Tentang Pentingnya Olimpiade Gontor

Beliau menegaskan bahwa semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini terdidik. Para wasit terdidik untuk belajar menjadi wasit yang baik dan adil, begitu pula para pemain, harus mampu bermain fairplay dan menerima segala keputusan wasit tanpa melakukan sesuatu yang tidak terpuji, bahkan para penonton atau pendukung terdidik untuk menjadi penonton yang baik. “Tepuk tangan ketika waktunya tepuk tangan, teriak ketika waktunya teriak. Kalau terjadi gol, silahkan bertepuk tangan. Jangan ditahan, justru menjadi penyakit,” kata beliau, sambil sedikit tertawa.

Perhelatan yang digelar tahunan ini terdiri dari 5 divisi, yaitu: Olahraga, Kesenian, Sains, Bahasa, dan Pramuka. Diharapkan seluruh santri dapat berpartisipasi dalam berbagai kompetisi sesuai dengan bakat dan minatnya. Olimpiade ini diadakan selama satu minggu penuh dimulai hari Jum’at (6/1) hingga hari Kamis (12/1). Perlombaan diselenggarakan di dalam kampus PMDG, sehingga membuat suasana pondok sangat ramai dan meriah di waktu pagi dan sore. Meski begitu, kegiatan belajar mengajar di dalam kelas tetap berjalan seperti hari-hari biasa. Peserta Olimpiade ini adalah para santri yang duduk di kelas 1-5 KMI, sedangkan santri kelas 6 bertindak sebagai panitia penyelenggara kegiatan ini.

Tahun ini, Survival Generation (nama angkatan siswa akhir 2017) sebagai panitia penyelenggara memilih Badak Bercula Satu sebagai ikon Olimpiade Gontor.

Badak Bercula Satu Menjadi Simbol Gontor Olympiad 2017
Badak Bercula Satu Menjadi Simbol Gontor Olympiad 2017

Mereka ingin menyampakain pesan bahwa Gontor, khususnya para santri harus memiliki fisik yang kuat, sehingga mampu menjalankan segala aktivitasnya dengan maksimal bagaimanapun keadaanya, sebagaimana Badak yang memiliki kulit yang tebal dan cula yang tajam untuk menjaga diri dan beradaptasi dengan habitatnya. Dengan bermotokan “Stonger Together”, Panitia ingin mewujudkan kebersamaan para santri dan guru  yang terpupuk dan tercermin dari seluruh perlombaan dan kegiatan yang ada, sehingga Gontor akan lebih kuat lahir dan batin.

Pada intinya, Gontor ingin membentuk mental-mental juara dalam diri para santrinya. Dari situlah, akan muncul para pemimpin yang mempunyai idealisme dan cita-cita yang tinggi, juga memiliki daya saing yang kuat, sehingga dapat berkompetisi dalam kancah nasional maupun internasional. Tak kalah penting, Gontor ingin membentuk para juara yang tidak hanya berorientasi terhadap hasil saja, sehingga menghalalkan segala cara untuk meraih kemenangan. Tetapi Gontor ingin mencetak para kompetitor yang berusaha meraih hasil terbaik dengan jalan yang baik dan terhormat. Pastinya tak lepas dari nilai-nilai keislaman, dimana ridho Allah merupakan tujuan utama.Brada