Home Blog Page 398

Pembelajaran Kitab Kuning bagi Siswa Akhir KMI

0

KAMPUS 2 – Seluruh kegiatan pendidikan dipondok, akademis ataupun non akademis harus berjalan secara seimbang dan teratur. Karena kedudukan keduanya adalah sama pentingnya dalam perjalanan pendidikan di Gontor. Meskipun kegiatan pada tahun ini terbilang padat, namun kegiatan yang telah terjadwal dan sudah menjadi sunnah wajib terlaksana.

Kegiatan diskusi membahas permasalahan disetiap kelompok
Diskusi membahas permasalahan disetiap kelompok

Sama halnya seperti Fathul Kutub kelas 6, kegiatan yang sudah menjadi acara wajib bagi siswa akhir KMI. Kegiatan yang terlaksana pada (21/10) dibuka langsung oleh Bapak Pimpinan yang bertempat di BPPM. Sedangkan untuk pelaksanaannya bertempat di gedung Riyadh PMDG Kampus 2.

Salah satu tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan kepada siswa akhir KMI kitab turos atau yang biasa disebut kitab kuning. Serta menambah wawasan mereka dalam beberapa materi yang ada. Adapun materi yang dipelajari adalah fiqh, aqidah, hadist, dan tafsir. Setelah mereka diberikan masalah, permasalahan tersebut didiskusikan dengan anggota kelompok mereka masing-masing dan itu setelah membaca buku yang bersangkutan dengan permasalahan tersebut yang terkawal langsung oleh 2 bapak guru disetiap kelompoknya.

Kegiatan yang berlangsung selama 5 hari itu mendapatkan antusias yang baik dari siswa akhir dan bapak guru KMI. Sebelum penutupan, diadakan diskusi umum oleh seluruh peserta pengikut acara ini yang membahas masalah kontenporer. Penutupan bertempat di BPPM Gontor Pusat yang ditutup langsung oleh Bapak Pimpinan.bhiel

UNIDA Gontor Resmi Terima Beasiswa Cahaya Pintar LAZIS PLN

0

Ponorogo – Sebagai salah satu bentuk komitmen dan kepedulian sosial dalam mendukung kemajuan serta peningkatan kualitas pendidikan anak bangsa, LAZIS PT PLN (Persero) memberikan Beasiswa Cahaya Pintar kepada mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta di seluruh Indonesia; salah satunya diserahkan kepada Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor pada hari Sabtu (22/10) bertepatan dengan Hari Santri Nasional.

Bertempat di Auditorium Gedung Utama UNIDA Gontor, Beasiswa Cahaya Pintar diserahkan secara resmi oleh Amin Subekti selaku Pembina LAZIS PLN kepada pihak UNIDA Gontor dengan disaksikan oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, ketua bidang koordinasi dan kerjasama strategis LAZIS PLN dan ratusan hadirin. Acara penyerahan beasiswa dilanjutkan dengan Penandatanganan MoU oleh Prof. Dr. KH. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A selaku Rektor UNIDA dan Amin Subekti selaku pihak dari PT. PLN (Persero).

Bagi UNIDA Gontor, Beasiswa Cahaya Pintar akan diterima oleh 50 mahasiswa/i selama 4 tahun dengan total nilai 1 milyar rupiah. Tidak hanya itu, UNIDA Gontor juga menerima bantuan yang akan diterima oleh Program Kaderiasasi Ulama sebesar 100 Juta serta bantuan Mobil Dakwah senilai 200 Juta demi peningkatan kompetisi sumber daya manusia para pengajar TPA binaan UNIDA Gontor.

Adapun sumber dananya adalah berasal dari dana zakat penghasilan para Pegawai Muslim PT PLN Persero Se-Indonesia. “Besar potensi zakat yang dapat dihimpun sebesar 120 Miliar pertahun, dan 40 miliarnya dialokasikan untuk beasiswa.” lanjutnya.

Rektor UNIDA Gontor dalam ucapan selamat datangnya menyampaikan bahwa dengan Beasiswa Cahaya Pintar, mahasiswa kami diharapkan dapat menjadi pintar. Pintar keterampilan, pintar akademis serta berakhlaqul karimah, sehingga menjadi Insan Kamil. (Syakir Arif)

Penyerahan Beasiswa Secara Simbolis
Penyerahan Beasiswa Secara Simbolis

K.H. Hasan Abdullah Sahal Hadiri Pembukaan Fathul Kutub PMDG Kampus 5

0

BANYUWANGI  – Di tengah padatnya kesibukan, K.H. Hasan Abdullah Sahal meluangkan waktu singkatnya untuk hadir dalam acara pembukaan Fathul Kutub Siswa Akhir kelas 6 di Gontor 5, yang sebelumnya beliau baru saja menghadiri acara pelantikan pengurus organisasi forum bisnis IKPM di Kemayoran, Jakarta.

Kegiatan Fathul Kutub dimulai pada hari Ahad (23/10) pagi, yang bertempat di gedung Aula Pertemuan PMDG Kampus 5. Diadakanya kegiatan ini untuk memperkenalkan Siswa Akhir KMI tentang kutub turats atau yang sering disebut juga dengan kitab kuning, menguji kemampuan bahasa Arab para siswa, dan untuk memperluas wawasan keilmuan agama mereka yang dikemas dengan adanya sesi presentasi judul pencarian di setiap kelompok serta evaluasi secara langsung oleh asatidz pembimbing

Adapun jumlah peserta dalam kegiatan ini berjumlah 124 siswa, dengan rincian kelas 6B 41 siswa, kelas 6C 41 siswa, dan kelas 6D 42 siswa dan terbagi menjadi 12 kelompok. Setiap kelompok berjumlah 10-11 siswa guna membahas beragam materi Fathul kutub yang meliputi empat materi pokok dalam kajian agama Islam, yaitu:  FiqhTafsirHadits, dan Aqidah. Di bawah bimbingan dan pengawasan dari Asatidz pembimbing, yang berjumlah sekitar 24 orang. Maka diharapkan, usai kegiatan Fathul Kutub, setiap siswa dapat mengaplikasikan dalam kegitan sehari-hari apa saja yang telah dia peroleh. biibmufassir

Kemenangan Mahasiswa Kampus Pusat Saat Muharam Cup Bukan Akhir Perjuangan

0

DARUSSALAM-Mahasiswa Guru Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) memiliki kegiatan tahunan, diantaranya adalah Muharam Cup antar Kampus Cabang PMDG. Tampil menjadi tuan rumah dalam kegiatan ini adalah PMDG Kampus Pusat dengan diikuti oleh 4 peserta kampus cabang; Mahasiswa PMDG Kampus Pusat, Kampus 2 Madusari Siman, Kampus 3 Kediri, dan Kampus 6 Magelang. Pada tahun ini PMDG Kampus Pusat meraih kejuaraan Muharam Cup setelah mampu bersaing dengan 3 Kampus PMDG dalam Jawa tersebut. Kemenangan ini adalah hasil perjuangan Tim Mahasiswa usai dikalahkan oleh Mahasiswa Kampus 6 Magelang pada tahun lalu. Akan tetapi ini semua bukan akhir perjuangan mereka, karena tahun masih tetap akan mengikuti kompetisi Muharam Cup.

Pada kompetisi muharam cup ini terdiri dari beberapa divisi : Divisi Olah raga, Olahzikir, Olah Fikir, dan Olah Seni. Divisi Olah raga meliputi; Sepak Bola, Futsal, Bola Basket, Takraw, Bola Voli, Bulu Tangkis, Tenis Meja. Divisi Olah Zikir meliputi; Murattalah, Mujawwadah, Adzan, Tahfidzul qur’an. Divisi Olah Fikir meliputi; Cipta Puisi, Cerdas Cermat, LKTI, Debat 3 Bahasa. Divisi Olah Seni meliputi; Kaligrafi, Karikatur, Lukis, Film Pendek, Musik, dan Bela Diri.

Kegiatan ini juga untuk memupuk kebersamaan, menjalin ukuwwah Islamiyyah, serta mengeksplorasi bakat antar mahasiswa guru Universitas Darussalam (UNIDA), bukan untuk mengumpulkan trofi atau piala semata, “ar Riyadhotu li Tahzibi an nufus la li jam’i al Ku’us (Olah Raga itu mendidik dan membina diri bukan untuk mengumupulkan piala)” tutur Kyai Hasan saat membuka acara ini pada hari Jum’at (14/10) di depan Balai Pertemuan Pondok Modern.fahmi

Ujian Pelajaran Sore Tingkatkan Semangat Belajar Santri Gontor

0

DARUSSALAM – Semester satu hampir usai. Para santri Pondok Modern Darussalam Gontor mulai bersiap menghadapi ujian awal tahun. Namun sebelum itu semua, ada kegiatan yang tak kalah penting dan harus dilewati oleh seluruh santri PMDG kelas 1-5 yaitu Ujian Pelajaran Sore. Ujian ini telah dimulai pada hari Jum’at pagi (28/10), berupa ujian lisan bagi seluruh santri baru, lalu dilanjutkan dengan ujian tulis selama 5 hari mulai hari Sabtu-Rabu siang. Kegiatan ini melibatkan seluruh santri PMDG kelas 1 s.d kelas 6; kelas 1-5 sebagai peserta ujian, dan kelas 6 sebagai pengawasnya.

Pengawasan Secara Ketat di Dalam Kelas Ketika Ujian Pelajaran Sore untuk Menjaga Kedisiplinan dan Kejujuran Peserta Ujian
Pengawasan Secara Ketat di Dalam Kelas Ketika Ujian Pelajaran Sore untuk Menjaga Kedisiplinan dan Kejujuran Peserta Ujian

Materi yang diujikan ada 7 pelajaran, yakni: Muthola’ah, Reading, Imla’, Nahwu, Shorf, Khot, dan Bahasa. Ujian yang dilaksanakan di 91 ruang kelas, yang terbagi dalam 6 gedung ini, dilaksanakan secara tertib dan disiplin dengan kawalan penuh dari “ALEXCO” (nama panitia ujian pelajaran sore semester 1) bersama bagian pengajaran dan ALAC (Afternoon Lesson Advisory Council) sebagai pusat kendali pelajaran sore.

 

Ujian ini selain untuk menjadi evaluasi belajar para santri dalam pelajaran sore, sekaligus sebagai pemanasan bagi para santri sebelum menghadapi ujian pelajaran pagi. Miliu belajar sudah mulai terkondisikan sebagaimana masa-masa ujian pelajaran pagi yang akan dilaksanakan seminggu setelah ujian pelajaran sore usai. Seluruh kegiatan ekstra-kurikuler diberhentikan sementara mulai dari klub-klub olahraga, seni, dll. Kegiatan Muhadhoroh dan Pramuka juga telah ditutup untuk sementara waktu, demi memberikan lebih banyak waktu kepada para santri untuk fokus mempelajari pelajaran yang begitu banyaknya. Selain dari sisi kegiatan, kondisi lingkungan juga diatur sedemikian rupa untuk menciptakan suasana semangat belajar.

Baleho yang Dipasang di Dekat Gedung Robithoh Untuk Memompa Semangat Santri dalam Belajar
Baleho yang Dipasang di Dekat Gedung Robithoh Untuk Memompa Semangat Santri dalam Belajar

Salah satunya dengan memasang beberapa banner dan baleho di beberapa tempat strategis yang berisi kata-kata motivasi untuk belajar.

Namun, bukan berarti pelajaran sore tidak lebih penting dari pelajaran pagi, keduanya merupakan kurikulum di Pondok Modern Darussalam Gontor yang tak bisa dipisahkan satu sama lain. Sebagaimana yang disampaikan oleh musyrif pelajaran sore, Al Ustadz Heru Wahyudi,         الدروس الصباحيّة والدروس المسائية جزء لايتجزأ”“ yang berarti bahwa pelajaran pagi dan pelajaran sore merupakan satu kesatuan yang sama-sama penting untuk meningkatkan intelektualitas santri. Bagaimanapun, Gontor memiliki filsafat yang sangat tinggi dalam menghadapi ujian, yaitu “Ujian untuk belajar, bukan belajar untuk ujian”. Jadi, diadakannya ujian pelajaran sore ini untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas belajar para santri.Brada

 

 

Pembangunan Menara Baru PMDG Dimulai

0

img-20161017-wa0009 GONTOR – Setelah sesi peletakkan batu pertama oleh Bapak Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo, pada Senin 19 September 2016 lalu, pembangunan menara baru Masjid Jami’ Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) langsung dimulai. Saat ini (2/11) bangunan menara lama sudah hampir rata dengan tanah.  Menara baru Masjid Jami’ yang akan dibangun tersebut diarsiteki oleh Pak Slamet, alumnus Gontor asal Ponorogo yang dahulu berpengalaman sebagai staf Pembangunan Gontor.

Menurut Ustadz Dedi, menara baru dirancang dua kali lipat lebih tinggi dari menara lama. Menara lama yang mulai dibangun pada tahun 1977 itu hanya setinggi 45 meter, sedangkan menara baru direncanakan mencapai tinggi 90 meter. Selain itu, menara baru ini akan dilengkapi bangunan dasar berlantai tiga seluas 11 x 11 meter persegi. Lantai pertama diproyeksikan untuk kantor, lantai kedua akan digunakan untuk perpustakaan, sedangkan lantai ketiga rencananya akan difungsikan sebagai ruang studio rekaman atau studio radio Suara Gontor (Suargo) FM. Namun, kata Ustadz Dedi, ada juga rencana digunakan untuk kelompok pembelajaran Al-Qur’an Jam‘iyyatul Qurra’ (JMQ). Pastinya, fungsi ketiga lantai itu nantinya tergantung keputusan Pimpinan Pondok setelah proyek pembangunan menara selesai–ditargetkan–pada tahun 2018 mendatang.

Sebelum membangun Masjid Jami’ baru, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) sudah memiliki masjid lama atau Masjid Pusaka. Masjid Pusaka ini tidak dapat menampung para santri yang semakin lama semakin banyak jumlahnya. Meskipun upaya untuk meluaskan Masjid Pusaka ini sudah sering dilakukan, namun tetap saja belum mampu menampung jumlah santri yang terus meningkat. Pada waktu shalat jama’ah, terutama Shalat Jum’at, makmumnya melebar sampai memenuhi ruangan kelurahan, latar kelurahan dan halaman sebelah selatan masjid.

Setelah melalui perencanaan dan penghitungan panjang, akhirnya pada tahun 1967, selepas Peringatan Lima Windu PMDG diadakan sidang Panitia Pembangunan Masjid yang juga dihadiri oleh ketiga Trimurti PMDG. Pada 16 Desember 1970 dimulailah penggalian pondasi diatas area seluas 1960 m2, dan mulai dibangun pada tahun 1969. Dan pada 4 Maret 1978 Masjid Jami’ PMDG beserta menaranya diresmikan oleh Presiden kedua Republik Indonesia, H. M. Soeharto, bersamaan dengan acara Perayaan Kesyukuran Setengah Abad PMDG. irba

 

Tingkatkan Kemandirian Dengan Mr. Chii

0

Karangbanyu, Bertepatan pada Sabtu (24/9), Gontor putri Kampus 3 mendirikan sebuah unit usaha  dalam bidang pembuatan keripik, unit usaha ini diberi nama Mr.Chii. Unit usaha ini didirikan guna meningkatkan kemandirian dana dan meningkatkan kreatiftas dalam segi mengolah berbagai jenis bahan makanan seperti talas, ubi, piasang dll.

Sebelum berdirinya Mr.Chii beberapa guru di utus melakukan survey ke tempat pabrik keripik di Lamongan, guna mengetaui proses pembuatannya. Mr.Chii dikelola oleh 4 orang guru Gontor Putri Kampus 3. Unit ini dapat menghasilkan 40 kg kripik  tiap harinya. Bahan-bahan keripik yang terdiri dari talas, singkong, ubi dan pisang, dikemas menjadi berbagai rasa seperti rasa Balado, Jagung Manis, Keju Manis, Keju Asin dan Pedas. Dan setiap harinya, keripik-keripik tersebut didistribusikan ke berbagai unit usaha di Pondok Modern Gontor Putri 3 seperti koperasi pelajar, depot lantasa, dan koperasi mahasiswa. Untuk harga yang dipatok disesuaikan dengan alam pondok yag menganut unsur kesederhannan, yaitu Rp 3000,00 per bungkusnya.

Adanya unit usaha baru ini, merupakan wujud ekonomi proteksi bagi pondok yang telah berdiri sejak tahun 2003 ini. Hal ini terinspirasi dari bakat dan kreatifitas yang dimiliki oleh guru-guru. Sehingga kedepannya, pondok ini dapat mengembangkan usaha diberbagai sektor dan mempermudah guru dan santri dalam memenuhi kebutuhan. (Nafisah)

K.H. Hasan Abdullah Sahal adakan Inspeksi di Kampus 9 Kalianda Lampung

0

KALIANDA-Pondok Modern Darussalam Gontor sudah memiliki kampus yang tersebar di beberapa pulau di Indonesia, yaitu Kampus Putra berjumlah 14 dan Putri 7 Kampus. Dari beberapa kampus yang ada K.H. Hasan Abdullah mengadakan inspeksi di Kampus 9 Kalianda Lampung pada Ahad (30/10) yang lalu. Kehadiran beliau disambut hangat oleh Wakil Pengasuh Gontor Kampus 9 oleh Al-Ustadz Suwito Jemari, Asatidz, dan para santri. Tampak dengan wajah ceria dan bahagia dengan datangnya Pimpinan PMDG di kampus tersebut.
K.H. Hasan Abdullah Sahal juga turut menyempatkan diri untuk memberikan pesan dan nasihat kepada

Pesan dan Nasihat K.H. Hasan Abdullah Sahal di Balai Pertemuan Gontor Kampus 9 Kalianda
Pesan dan Nasihat K.H. Hasan Abdullah Sahal di Balai Pertemuan Gontor Kampus 9 Kalianda

seluruh Asatidz dan santri di Auditorium. “Pesantren itu Unik, antum harus bangga menjadi santri, karena di dalam pesantren itu ada; Ikhlas, Ridho, dan Barakah”. Tutur beliau saat memberikan nasihat di depan 546 Santri dan 65 Asatidz.

Usai dari Kampus 9, beliau melanjutkan Inspeksi ke Gontor Kampus 8 Labuhan Ratu Lampung Timur dengan didampingi Ustadz Syukron selaku wakil pengasuh kampus tersebut. Seusai inspeksi beliau menyempatkan diri untuk memberikan tausiyah kepada Asatidz di Masjid Jami’ Kampus 8.

Inspeksi K.H. Hasan Abdullah Sahal di Kampus 8 Labuhan Ratu Lampung Timur
Inspeksi K.H. Hasan Abdullah Sahal di Kampus 8 Labuhan Ratu Lampung Timur

Sebelum kedatangan Kyai Hasan ke Kampus 8 dan 9, beliau menghadiri beberapa acara; Walimatu-l’-Ursy Ustadz Ismail Ibrahim di Kota Bumi, Silaturrahim dengan IKPM Lampung, Pondok Assyihab Lampung, dan PP. Nurussalam Gunter Kalinda.fahmi

Lagi, Kelas Satu Juara Umum Vokal Grup

0

KAMPUS 2 – Dinamika kehidupan Gontor yang tidak pernah mati atau berhenti menimbulkan daya juang dan daya tahan yang dirasakan oleh seluruh penghuni pondok. Salah satunya dikarenakan, seluruh yang berkecimpung dalam setiap kegiatan pondok berusaha untuk menciptakan acara yang berkualitas dan lebih baik dari sebelum-sebelumnya dengan tetap berlanadaskan nilai-nilai pendidikan.

Pemberian kenang-kenangan kepada Bapak Pengasuh
Pemberian kenang-kenangan kepada Bapak Pengasuh oleh peserta

Dengan berlandaskan itu semua, pada senin pagi (12/09) Vokal Grup antar Kelas terlaksana. Acara yang sangat bergengsi ini diadakan umtuk menyambut Hari Raya Idul Adha. Acara ini sangat membutuhkan kekompakan dan kebersamaan seluruh anggota kelas yang terlibat. Para bapak guru wali kelas dan pembimbing dari setiap angkatan pun turut ikut andil dalam pensuksesan vokal grup ini. Semuanya bersaing dengan sehat untuk bisa memenangkan acara ini. Bukan hanya Vokal Grup saja yang dilombakan ketika itu, tetapi juga melombakan cabang Nasyid Islami. Kelas 5 dan 6 juga tidak mau kalah dalam memeriahkan vokal grup tahun ini. Penampilan mereka diakhir acara sangat menghibur penonton yang menyaksikan perlombaan ini.

Dan lagi, pada tahun ini dikuasai oleh anak-anak kelas satu yang menggondol piala juara satu dalam Vokal Grup dan Nasyid Islami dan menempatkan mereka untuk menjadi Juara Umum. Sedangkan untuk Juara Favorit dimenangkan oleh kelas 4.bhiel

Drama Arena dan Panggung Gembira Perdana Gontor 2

0

KAMPUS 2 – Spektakuler, hanya kata itu yang mungkin bisa menggambarkan kemeriahan acara Drama Arena dan Panggung Gembira. Yang mana Drama Arena dan Panggung Gembira tahun ini adalah perdana di Gontor Kampus 2. Meskipun dikatakan perdana bagi santri-santri Gontor 2, tapi tidak mengurangi kualitas dalam acara ini. Terkhususunya untuk anak-anak kelas 5, meskipun dengan jumlah yang tidak begitu banyak mereka dapat menampilkan pagelaran yang spektakuler sekaliber Drama Arena. Sama halnya dengan Panggung Gembira, tetapi Panggung Gembira sendiri dipanitiai oleh kelas 6 dan diikiuti seluruh santri lama penghuni pondok. Kedua acara besar ini terlaksana juga merupakan momen memperingati 90 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor berdiri.

Acara Drama di Panggung Gembira
Acara Drama di Panggung Gembira

Ini semua menggambarkan kesemangatan dan kedinamisan santri-santri Gontor 2. Dengan banyaknya acara bukan berarti membuat mereka lelah, tetapi mejadikan daya juang, daya tahan, dan daya suai mereka menjadi lebih kuat dan bertambah. Bukan hanya santri, bapak guru KMI pun berperan banyak dalam mensukseskan kedua acara ini. Walaupun penyelenggaraan kedua acara ini terbilang sukses, namun masih terdapat kekurangan yang masih harus diperbaiki, agar menjadikan acara ini lebih baik lagi ditahun yang akan datang.

Terpancar rona riang dan gembira dari wajah mujahid-mujahid pondok, setelah menyelesaikan seluruh rentetan acara Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy tahun ini. Dengan mewujudkan gerakan yang dinamis dan idealis dengan berspirit Gontory untuk menuju Shibgoh Gontoriyah yang akan membangun peradaban dunia. Semoga ditahun yang akan datang penyelenggaraan acara ini lebih baik dan sukses.amiin.bhiel