Home Blog Page 422

Peringatan 90 Tahun Gontor: Panitia Temui Pimpinan Grup Musik Kiai Kanjeng

0

YOGYAKARTA–Bertemu untuk audiensi dengan pimpinan grup musik Kiai Kanjeng, Emha Ainun Najib, Pondok Modern Darussalam Gontor mengutus delapan orang panitia Peringatan 90 Tahun pada Rabu (10/2). Rombongan tiba di kediamannya, Jl. Wates Bantul Yogyakarta pada pukul 10.00 WIB. Disambut oleh Manajer sekaligus adik sang budayawan, Mas Zaki, rombongan menyampaikan beberapa hal terkait tentatif kegiatan yang akan digelar nantinya.

Tak lama setelah itu, Cak Nun, panggilan akrab Emha datang turut menyambut lantas berbincang-bincang dengan panitia. Tokoh kelahiran Jombang tersebut juga menceritakan beberapa pengalaman yang dirasakan dulu saat masih ‘nyantri’ di Gontor.

Hingga akhir pembicaraan, beberapa hal disepakati bersama sebagai bahan acuan panitia. Yakni, grup musik Kiai Kanjeng berencana akan memakan waktu selama dua hari, Kamis – Jum’at, 25 – 26 Agustus 2016. Hari pertama dikhususkan untuk seminar dengan tema ‘Musik Edukasi’. Sedangkan hari kedua, manajer menentukan untuk pengadaan workshop. Workshop yang dilanjutkan dengan penampilan kolaborasi grup musik Kiai Kanjeng bersama beberapa santri teater pada malam harinya.

Seperti halnya di Gontor Putra, grup musik yang berdiri tahun 1970 juga akan tampil di Gontor Putri. Namun, di kawasan putri Cak Nun akan didampingi oleh istri, Novia Kolopaking. Penyanyi papan atas itu rencananya juga akan membawakan beberapa lagu untuk menghibur para santriwati dan masyarakat. b.Dasasta

Grup Band Wali Dijadwalkan akan Manggung di Gontor

0

GONTOR–Guna memeriahkan acara Peringatan 90 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, panitia berencana akan mendatangkan grup band Wali pada Ahad, 28 Agustus 2016. Penampilan grup band yang personelnya berlatarbelakang pesantren tersebut termasuk dalam divisi Hiburan Masyarakat dan Kegiatan Santri.

Untuk itu, panitia mengadakan audiensi (Kamis, 11/2) di kediaman gitaris Wali, Apoy, untuk membahas secara teknis tentang pelaksanaan pentas nanti. Pihak Wali sangat berantusias dengan permohonan ini. Apalagi Gontor juga telah meluncurkan beberapa album musik bernuansa pendidikan melalui Youtube yang tidak kalah menarik dengan grup band lain.

Hingga akhir pertemuan, pihak Wali menyepakati tanggal yang diajukan oleh tim Gontor. Bahkan mereka memberikan diskon khusus untuk Gontor, yang hanya menanggung setengah biaya saja. Karena menurut mereka pesantren adalah prioritas, kalau tidak nurut nanti tidak berkah.

Selain manggung, mereka juga ingin berkolaborasi dengan beberapa santri dan guru Gontor. Menggunakan lagu pilihan, untuk meningkatkan potensi dan mengeksplorasi bakat, sehingga pesantren mampu bersaing dan bersaing di kancah yang lebih tinggi. b.Dasasta

Jalin Silaturahim, Gontor Sambangi BPPMI Istiqlal

0

JAKARTA – Selain melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden RI di Jakarta, Kamis (10/3) siang, Kiai Hasan beserta rombongan juga bersilaturahim dengan Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI). Pertemuan yang diselenggarakan pada pukul 11.30 WIB tersebut, diterima langsung oleh Ketua BPPMI, KH. Muzammil Basyuni, yang juga merupakan alumni Gontor. Usai pertemuan singkat, rombongan Gontor disuguhi dengan jamuan makan siang di sebelah ruang pertemuan BPPMI. Kiai Hasan terlibat dalam perbincangan hangat dengan Kiai Muzammil terkait perkembangan pesantren dan Islam pada dewasa ini. Pertemuan tersebut diakhiri pada saat adzan dzuhur berkumandang. Selanjutnya, rombongan Gontor langsung melanjutkan perjalanan menuju Kedubes Mesir.binhadjid

Sampaikan Undangan Acara Sujud Syukur, Pimpinan Gontor Temui Wapres RI

0

JAKARTA– Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal, beserta rombongan, Kamis (10/3) lalu, melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. Pertemuan singkat tersebut diselenggarakan dalam rangka menyampaikan undangan Sujud Syukur Peringatan 90 tahun Gontor yang rencana akan digelar pada 20 Agustus 2016 mendatang. Selain menghadiri Sujud Syukur, Wapres Jusuf Kalla juga direncanakan akan meresmikan asrama mahasiswa Universitas Darussalam Gontor.

Dalam pertemuan tersebut, Kiai Hasan didampingi oleh Prof. Dr. KH. Dien Syamsuddin, Prof. Dr. KH. Amal Fathullah Zarkasyi, KH. Akrim Mariyat, Dr. H. Dihyatun Masqon, H. Ismail Abdullah Budi Prasetyo, dan H. Setiawan Bin Lahuri. Selain menyampaikan undangan, pertemuan tersebut juga membahas pengamanan Dr. Zakir Naik (ulama asal India) yang menurut rencana akan dihadirkan dalam rentetan kegiatan Peringatan 90 tahun Gontor.

Rombongan Gontor berfoto bersama dengan Wapres RI Jusuf Kalla.
Rombongan Gontor berfoto bersama dengan Wapres RI Jusuf Kalla.

Usai pertemuan tersebut, Kiai Hasan melakukan konferensi pers terkait pembahasan pada pertemuan dengan Wapres. Selain bertemu Wapres, dalam lawatannya ke Jakarta, rombongan dari Gontor juga menyempatkan untuk berkunjung ke Kedutaan Besar Mesir dan Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal.

Meski telah dibuka oleh Grand Syeikh Al-Azhar Ahmad Thayyib pada 25 Februari 2016 lalu, namun rentetan kegiatan Peringatan 90 Tahun sendiri masih akan dilaksanakan beberapa bulan ke depan, yaitu pada 20 Agustus 2016 hingga 20 September 2016.binhadjid

PERKAJUM Sapa Bumi Winong

0

Gontor Kampus 2- Scout is Jolly Game, begitulah salah satu semboyan pramuka di Gontor. Bukan hanya untuk hura-hura semata, namun kegiatan pramuka sarat dengan beragam pendidikan yang sejalan dengna pendidikan di Gontor. Mulai dari lifeskill, leadership, dll.

Ust. Fandi Idham melepas para peserta secara resmi
Ust. Fandi Idham melepas para peserta secara resmi

Perkemahan Kamis Jum’at (Perkajum), merupakan salah satu agenda yang bertujuan dakwah di luar kampus sekaligus memantapkan jiwa pramuka santri.  Kali ini, agenda tersebut dilaksanakan di desa Winong, tidak jauh dari Gontor Kampus 2, sehingga para adika dapat berjalan kaki menuju bumi perkemahan. Sejumlah santri  yang mayoritas adalah santri baru yang terdiri dari kelas satu dan kelas satu intensif dilibatkan dalam kegiatan luar kampus tersebut. Pelepasan peserta diadakan pada hari Kamis (10/03) oleh Ust. Fandi Idham, S.Pd.I di lapangan sintesa. Merekapun memulai perjalanan dengan riang gembira dan bernyanyi bersama.

Berkumpul bersama usai senam pagi
Berkumpul bersama usai senam pagi

Meskipun hujan sempat mengguyur bumi perkemahan, tapi Alhamdulillah seluruh rentetan acara berjalan dengan lancar. Mulai dari pendirian tenda, hiking, unggun gembira, dan lain sebagainya. Antusisme dari masyarakat sekitar nampak dari keterlibat mereka dalam acara tersebut. Mulai dari lomba-lomba insidentil untuk anak-anak, nobar, dan juga unggun gembira. Jum’at (11/03) sore para peserta kembali ke kampus guna melanjutkan aktivitas di pondok. Demikianlah dinamika kegiatan Gontor yang luar biasa yang bertujuan mampu menciptakan pemimpin-pemimpin yang dinamis dan idealis.

Pembagian hadiah juara perlombaan PERKAJUM
Pembagian hadiah juara perlombaan PERKAJUM
Penampilan PERBEDA saat unggun gembira
Penampilan PERBEDA saat unggun gembira

Tarbiyah Amaliyah, Awali Rentetan Ujian Siswa Kelas 6

0

Madusari-Gontor dalam melaksanakan proses belajar mengajar menggunakan kurikulum Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) yang mana bertujuan mencetak guru-guru yang berkarakter Islami. Tidak hanya diajarkan teori dalam mengajar, namun para santri juga dituntut untuk mampu mempraktekkannya.

Pengarahan materi pelajaran Tarbiyah Amaliyah
Pengarahan materi pelajaran Tarbiyah Amaliyah

Tarbiyah Amaliyah atau praktek mengajar, merupakan salah satu agenda akbar yang dilaksanakan oleh para siswa akhir KMI di mana setiap siswa mendapat kesempatan menjadi guru pengajar. Para guru senior dan semi senior ikut terjun langsung membimbing dan mengawal jalannya proses praktek mengajar tersebut.

Diawali dengan agenda micro teaching sebagai pemanasan awal yang dilaksanakan 2 kali, Selanjutnya sejumlah 169 siswa kelas 6 Gontor Kampus 2 mengikuti pembukaan pekan tarbiyah amaliyah di Gontor pusat pada hari Senin (07/03) dan dilanjutkan dengan pendalaman materi  untuk pelajaran yang akan diajarkan selama satu hari penuh.

Gerhana Matahari pada hari Rabu (9/03) menjadi saksi bisu atas kesungguh-sungguhan para siswa mengikuti kegiatan prakter mengajar perdana yang dilaksanakan di Masjid Jami’.  Bertindak sebagai pengajar yaitu Adib Chandra dari kelas 6 C. Selanjutnya diadakan evaluasi bersama yang dipimpin langsung oleh Ust. H. Zaini Hasan selaku penanggungjawab KMI dan guru senior lainnya.

Ujian tarbiyah amaliyah di Aula Riyadh
Ujian tarbiyah amaliyah di Aula Riyadh

Selanjutnya selama 2 minggu ke depan para siswa kelas 6 terbagi menjadi 12 kelompok. Setiap harinya, satu hingga dua orang dari kelompok tersebut mendapatkan kesempatan mengajar meteri yang telah ditentukan. Adapun siswa lainnya belajar untuk mengevaluasi proses pengajaran tersebut dari berbagai segi; metode pengajaran, materi, bahasa, dan kondisi guru tersebut. Tentunya dengan pengawalan dari para guru pembimbing. Dengan ini diharapkan para siswa yang memiliki nama almamater Identity Generation tersebut kelak dapat menjadi guru-guru yang baik dan sesuai dengan arah dan tujuan pendidikan Gontor.

Pelaksanaan micro teaching di teras masjid
Pelaksanaan micro teaching di teras masjid
Darsun Naqdi, mengevaluasi jalannya praktek mengajar perdana
Darsun Naqdi, mengevaluasi jalannya praktek mengajar perdana

Mahasiswa Guru Gontor Hadapi Ujian Tengah Semester (UTS) Genap

0

GONTOR–Mulai Sabtu (13/2) hingga Kamis (18/2) kemarin, seluruh mahasiswa Universitas Darussalam  (UNIDA) Gontor Kampus Rabithah menjalani masa Ujian Tengah Semester (UTS) Genap periode 1436-1437/2015-2016,  Ujian ini berlangsung selama lima hari dan diikuti oleh seluruh mahasiswa guru yang berasal dari Gontor Pusat, PMDG Kampus 2 dan beberapa orang mahasiswa yang berasal dari pondok-pondok alumni yang berada di sekitar Gontor.

“Dengan ujian seseorang bisa dimuliakan atau dihinakan,” tegas Ustadz H. Setiawan Bin Lahuri, M.A., selaku Wakil Rektor II UNIDA dalam sambutannya pada Uapacar Pembukaan Ujian di Aula Rabithah.

Ada beberapa disiplin yang ditegakkan oleh Panitia UTS tahun ini. Di antaranya adalah seluruh mahasiswa wajib mengenakn jas almamater dan membawa kartu ujian ketika ujian berlangsung. ikami86

Festival UNIDA Gontor 2016: Ajang Eksplorasi Bakat Mahasiswa

0

SIMAN – Guna eksplorasi bakat mahasiswa, Universitas Darussalam Gontor menggelar kegiatan Festival Unida. kegiatan ini juga mendidik mahasiswa untuk meningkatkan skill di bidang akademik dan non akademik. Kegiatan yang digelar pada hari Jum’at (26/2) ini berjalan dengan khidmat. Sehingga menjadikan kegiatan lebih semarak. Kegiatan ini diikuti oleh beberapa kampus Unida Pusat dan Cabang; Kampus Unida Pusat, Kampus Unida Gontor 1, 2, 3, Kampus Unida Putri 1, 2, 3, dan 5. Jumlah peserta keseluruhan 1115 Mahasiswa/i.

Dalam kegiatan ini ada beberapa perlombaan yang meliputi; Olah Fikir, Olah Seni, Olah Dzikir, dan Olah Raga. Lomba di bidang olah fikir diantaranya; Debat 3 bahasa, Baca berita 2 bahasa, Opini 2 bahasa, Resensi buku, dan LKTI. Olah Seni diantaranya ; Lukis, Kaligrafi, Karikatur, Short Movie, dan Bela diri. Olah Dzikir diantaranya; Murattalah, Mujawwadah, Tahfidz Qur’an, dan Nasyid. Olah Raga diantaranya; Sepak Bola, Futsal, Takraw, Volly, Basket, Bulu Tangkis, dan Kasti.

Tampil sebagai juara dalam festival ini; Olah Dzikir; Kampus Unida Gontor 2, Olah Seni; Kampus Unida Gontor 1, Olah Fikir; Kampus Unida Putri 1, Olah Raga Putra; Kampus  Unida Pusat, Olah Raga Putri; Kampus Unida Putri 1.

Kegiatan ini ditutup oleh Pembantu Rektor 1 Universitas Darussalam Gontor, Dr. Hamid Fahmi Zarkasyi sekaligus pembagian hadiah bagi pemenang festival ini yang bertempat di Gedung Terpadu Unida Kampus Pusat. aflah19

Hadapi Amaliyah Siswa Akhir, KMI Adakan Pra-Micro Teaching

0

GONTOR–Guna mematangkan persiapan dalam menghadapi Tarbiyah Amaliyah, untuk pertama kalinya KMI mengadakan pra-micro teaching untuk seluruh Siswa Akhir KMI 2016 dengan wali kelas sebagai pembimbingnya. Acara tersebut dimulai pada tanggal 22 Februari–2 Maret 2016. Sementara untuk waktu pelaksanaan pra-micro teaching diadakan pada jam pelajaran sore.

Dalam acara tersebut, seluruh wali kelas Siswa Akhir KMI menjelaskan materi Tarbiyah Amaliyah, dari mulai tata cara penulisan Ghordu Al’Am & Al-Khos, Thuruqu At-Tadris, dan naqdu tadris. Penjelasan materi dilaksanakan selama 4 hari, setelah itu langsung diadakan praktek amaliyah selama 2 hari. Para wali kelas memilih satu orang dari anggota kelasnya untuk menjadi mudarris dan 12 orang sebagai muntaqid.

Setelah acara tersebut, Siswa Akhir akan dihadapkan dengan beberapa rentetan kegiatan sebelum diadakannya Tarbiyah Amaliyah, diantaranya seperti Review dan Micro Teaching Tarbiyah Amaliyah, pembelajaran dan ujian materi Tarbiyah Amaliyah yang dilaksanakan pada tanggal 3–8 Maret 2016 dan melibatkan seluruh guru senior dan beberapa guru semi senior. Sementara untuk Amaliyah Perdana akan dilangsungkan pada hari Rabu, 9 Maret 2016. Brahma_84

Gontor Ajarkan Santri Metode Membuka Kitab Kuning

0

GONTOR–Tak bisa dipungkiri, bahwa kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dalam kehidupan selalu mendatangkan hal-hal baru yang turut diikuti oleh perkara baru, baik positif maupun negatif. Sehingga, masyarakat dari segala lininya membutuhkan sosok ulama yang mampu memberikan solusi untuk setiap masalah keagamaan tersebut.

Untuk itu, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mengajarkan metode membuka kitab kuning untuk segenap siswa Kelas V KMI. Berlangsung selama satu minggu, (Kamis s/d Selasa, 26 Februari – 1 Maret 2016), kegiatan tahunan tersebut diikuti oleh 626 orang siswa dan 40 orang guru pembimbing yang dibagi menjadi 40 kelompok, dengan masing-masing kelompok beranggotakan 15 sampai 16 orang.

Materi yang dibahas dalam pelatihan ini adalah Materi Aqidah, Hadits, dan Fiqh. Pada sesi pembahasan, setiap siswa menerima judul dari guru pembimbing. Lantas, mereka mencari buku referensi dan memahami masalah tersebut untuk selanjutnya dicatat di buku tulis masing-masing. Pada jam pelajaran berikutnya, tiap kelompok yang terdiri dari tiga sub bagian tersebut mempresentasikan hasil pembahasannya di bawah bimbingan seorang guru.

Hingga akhirnya, kegiatan yang nyaring disebut dengan nama “Fathul Kutub” tersebut telah melaksanakan enam kali diskusi. Meski hanya sepekan, diharapkan kegiatan ini mampu mengembangkan animo siswa agar lebih semangat dalam mempelajari dan mendalami pelajaran, khususnya kitab kuning. B. Dasasta