Home Blog Page 421

Eratkan ukhuwah, Mari berpartisipasi untuk acara 90 Tahun Gontor

0

Sejatinya, penggalangan dana untuk acara peringatan 90 tahun adalah inisiatif para alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Selanjutnya, acara Peringatan 90 Tahun Gontor yang nantinya akan berlangsung selama satu bulan, Agustus – September 2016, secara beruntun akan dilaksanakan di Gontor, UNIDA, dan Gontor Putri Kampus 1 Mantingan.
Mengingat akan besarnya antusias para alumni Gontor terkait peringatan ini, maka bagi alumni yang ingin berpartisipasi dalam hal pendanaan, sangat dipersilahkan. Dan Gontor tetap tidak pada posisi meminta.

Adapun rekening resmi yang digunakan untuk penggalangan dana Panitia Peringatan 90 Tahun adalah:
Bank Muamalat Cabang Ponorogo, a.n. Pondok Modern Darussalam Gontor (90 tahun)
No. Rekening: 743 0010 598

Pihak panitia juga sangat menyarankan, agar semua pihak selalu waspada, serta tetap berkoordinasi dengan panitia pusat. Terutama perihal informasi yang berkaitan dengan pendanaan, demi menghindari segala macam kesimpang-siuran.

Karantina, Penyamaan Persepsi Seluruh Siswa Akhir KMI 2016

0

GONTOR – Siswa Akhir KMI 2016 Identity Generation, sudah sejak 2 minggu terakhir ini menjalani Karantina di dalam Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). Sejak Jum’at (11/3) lalu, seluruh Siswa Akhir KMI tanpa terkecuali menempatkan seluruh barang dan pakaiannya di dalam BPPM untuk menjalani karantina yang menurut rencana akan diselenggarakan hingga ujian lisan selesai yaitu pada Jumat (8/4) mendatang.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyatukan persepsi seluruh Siswa Akhir sekaligus memudahkan pengontrolan bagi guru pembimbing untuk mengkondisikan atmosfer belajar seluruh Siswa Akhir.

Guna menunjang kondisi belajar para santri, BPPM yang disedianya adalah tempat perkumpulan santri, disulap sedemikian rupa menjadi kamar raksasa yang mampu menampung seluruh Siswa Akhir. Di dalamnya disediakan karpet, kasur, lemari kecil per kelompok, gantungan baju, hingga galon-galon air minum. Selain itu, para guru pembimbing juga menggelar Kafe Musyrif yang setiap malamnya menjajakan makanan berat dan ringan serta minuman sebagai stimulus belajar seluruh Siswa Akhir.binhadjid

Galakkan Kegiatan Sosial, Gontor Adakan Rapat dengan BSMI Provinsi Jatim

0

GONTOR–Sejak awal pembentukan panitia Peringatan 90 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, segenap penanggung jawab tiap divisi segera memetakan langkah, lantas bergerak maju mempersiapkan kegiatan yang ditanganinya. Demikian halnya Divisi Kegiatan Sosial. Divisi yang dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan PMDG, H. Imam Shobari tersebut turut mengadakan berbagai rapat dengan beberapa instansi terkait. Salah satunya adalah pertemuan dengan petugas Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Provinsi Jawa Timur saat kunjungannya ke Gontor.

Dalam pertemuan kali ini (Kamis, 18/2), pihak BSMI menawarkan kerja sama dengan Gontor jelang Peringatan 90 Tahun Gontor. Kerja sama berbasis dakwah ini terdiri dari khitan massal, pengobatan umum, dan pengobatan gigi, dengan modal secara keseluruhan ditanggung oleh pihak BSMI. Sedangkan Gontor, hanya menyiapkan akomodasi, transportasi, dan konsumsi untuk para dokter dan perawat.

Ikut hadir dalam rombongan yang berjumlah 16 orang tersebut, bapak direktur BSMI Cabang Jatim (Surabaya), Bapak Puguh Setyo Nugroho. Selain untuk menjalin kerja sama, kunjungan ini termasuk salah satu bentuk syiar mereka sebagai lembaga kesehatan Islam. Diharapkan dengan adanya kerja sama ini, kedua belah pihak mampu menyebarkan manfaatnya untuk umat dan bangsa. b.Dasasta

Tingkatkan Kualitas Akademis dengan Ulangan Umum

0

GONTOR (20/2) -Demi meningkatkan kualitas akademis seluruh siswa, Pondok Modern Darussalam Gontor selalu melakukan berbagai upaya, salah satu upaya tersebut adalah dengan diadakannya ulangan umum sebagai wadah untuk mengetahui standar kemampuan siswa terhadap pelajaran mereka. Ulangan umum yang serius, direncanakan, mempunyai tujuan dan target, serta tidak hanya sekedar gerakan rutinitas yang akan memberikan hasil yang maksimal, sesuai dengan target yang direncanakan.

Ulangan umum ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 sampai dengan 5 KMI dengan total 3441 siswa, termasuk mereka yang dalam keadaan kurang sehat, terkecuali siswa akhir, dikarenakan sedang dalam persiapan menyambut kegiatan Amaliyah Tadris yang akan dilaksanakan beberapa Minggu mendatang.

Dengan ulangan umum ini, diharapkan terciptanya miliu belajar yang kondusif, kadar kemampuan siswa dalam penguasaan pelajaran dapat diketahui, kinerja para guru dapat ditingkatkan, belajar para siswa dapat dievaluasi dengan baik, serta menambah motivasi belajar siswa. Sand88.

PMDG Putri Kampus 1 Resmikan Masjid Mahronnisa ‘Masjid Cinta’

0

MANTINGAN-Sabtu (12/3/16) lalu, berlangsung acara Peresmian Masjid Mahronnisa di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1. Acara tersebut dimulai pukul 09.00 hingga 12.30 WIB bertempat di halaman depan Wisma Gontor Putri Kampus 1 dan dihadiri oleh Syeikh Abdul Qodir Hasyim Al-Madany beserta keluarga dari Riyadh, Sekretaris 1 kedubes saudi di Ind Syekh Abdurrahman, K.H. Abdullah Said Baharmus, Lc salah satu anggota badan wakaf, pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Rektor UNIDA Gontor Ponorogo, Wakil Bupati Ngawi, KAPOLRES Ngawi, para mahasiswa, guru dan santriwati beserta masyarakat sekitar pondok.

Acara ini diawali dengan tilawah Al Quran yang kemudian dilanjutkan dengan Sambutan dari Al Ustadz H. Ahmad Suharto, M.Pd.I, selaku pengasuh pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1. Beliau menjelaskan berbagai hal terkait pembangunan masjid ini dimulai dari sejarah, latar belakang berdirinya hingga laporan keuangan mengenai proyek pembangunan masjid. Kemudian dilanjutkan sambutan dari K.H Abdullah Said Baharmus, Lc, Syeikh Abdul Qodir Hisyam Al-Madany beserta anaknya, Duta besar Saudi Arabia, Bapak Wakil Bupati dan diakhiri dengan pidato dan do’a dari Al Ustadz K.H. Samsul Hadi Abdan, selaku pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.

Berawal dari sebuah masjid sederhana bernama Masjid Al Hikmah yang sering pula disebut Masjid Sarinah dan dibangun sebelum Gontor Putri berdiri. Dinamakan demikian karena dahulunya pembangunan masjid ini dibiayai oleh Majalah Sarinah oleh Bapak H. Harmoko. Seiring berjalannya waktu jama’ah masijd semakin bertambah hingga melebihi kapasitas yang seharusnya, terlebih pada hari Jum’at. Dengan izin Allah maka masjid tersebut dapat diperluas dan dibangun kembali dengan desain yang indah bercorak timur tengah. Didesain oleh Bapak Slamet Fiddin dari Madura dengan biaya pembangunan senilai 5 milyar masjid ini mampu menampung kurang lebih 1200 jama’ah. Dilengkapi dengan kamar mandi, perpustakaan, kantor pemancar radio, gudang peralatan dan sound system.

K.H. Abdullah Said Baharmus Lc. mengatakan bahwa Masjid Mahronnisa merupakan masjid yang monumental ditinjau dari sejarahnya dan disebut sebagai “Masjid Cinta” karena mengandung kisah latar belakang yang sama dengan kisah berdirinya Taj Mahal di India. Dimana nama ”Mahronnisa” ini dinisbahkan kepada isteri Syeikh Abdul Qodir Hasyim Al-Madany yang sudah wafat. Almarhumah dikenal sebagai seorang isteri yang shaleha dan hafidzah juga pendakwah. Dan dengan berdirinya masjid Mahronnisa disertai dengan keindahan interior bangunan yang elegan diharapkan dapat mewujudkan harapan sebagai sarana dakwah Islam dengan fasilitas dan sarana yang baik dan mencukupi. Sehingga mampu menginspirasi para mujahidah-mujahidah islam dalam berkiprah diberbagai kegiatan dengan terus menjunjung tinggi nilai peradaban Islam kini dan mendatang. pusdat GP1

GMF: Gali Potensi Musik Mahasiswa Guru Gontor

0

DARUSSALAM – Graduated Music Festival (GMF) merupakan kegiatan tahunan di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Kegiatan yang diikuti oleh Mahasiswa Guru Gontor ini bertujuan untuk menggali potensi Mahasiswa Guru dalam bidang seni musik. Halaman Gedung Al-Azhar yang menjadi pusat lokasi kegiatan ini dipadati oleh seluruh santri dan guru pada Jum’at Pagi (4/3). Sebuah Background yang didesain secara apik dan menarik menjadikan kegiatan ini lebih semarak.

Kegiatan ini juga menjadi ajang kompetisi setiap peserta yang terdiri dari setiap angkatan guru Gontor. Dimulai dari angkatan tahun pertama sampai dengan angkatan tahun keenam. Penampilan setiap angkatan juga akan dinilai oleh juri GMF ini. Mereka adalah; Al-Ustadz Rif’at Husnul Ma’afi, Al-Ustadz Aris Helmy Hulaimi, dan Al-Ustadz Hasan Muttaqin. Turut hadir pula dalam kegiatan ini Bapak Pimpinan PMDG: K.H. Hasan Abdullah Sahal dan K.H. Syamsul Hadi Abdan.

Adapun Lagu-lagu yang ditampilkan dalam GMF ini merupakan lagu-lagu Islami. Dan tidak sama sekali menampilkan lagu yang tidak sesuai dengan alam pendidikan Gontor. Tampil sebagai juara dalam GMF ini; Juara 1; Guru Angkatan Tahun ke-2, Juara 2; Guru Angkatan Tahun ke-5, dan Juara 3; Guru Angkatan Tahun ke-6.

Dalam kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang kompetisi. Tetapi, untuk membangun nilai-nilai kebersamaan dalam mengembangkan seni musik di PMDG, ujar K.H. Hasan Abdullah Sahal saat membuka GMF ini.aflah19

K.H. Hasan Abdullah Sahal Hadiri Pelantikan IKPM Cabang Bangka Belitung

0

PANGKAL PINANG – Pada hari Ahad (13/3), K.H. Hasan Abdullah Sahal menghadiri acara pelantikan IKPM Bangka Belitung. Acara yang bertempat di kompleks perkantoran Gubernur ini berlangsung dengan khidmat. Karena, acara tersebut dihadiri oleh Bapak Gubernur, Rustam Effendi, juga beberapa Kepala Daerah di Bangka. Pelantikan IKPM ini diadakan untuk mengganti pengurus lama ke pengurus baru. Seperti halnya pepatah di Pondok Modern Darussalam Gontor “Patah Tumbuh Hilang Berganti, Sebelum Patah Sudah Tumbuh, dan Sebelum Hilang Sudah Berganti”.

K.H. Hasan Abdullah Sahal tengah memberikan sambutan saat Pelantikan IKPM Cabang, Bangka Belitung
K.H. Hasan Abdullah Sahal tengah memberikan sambutan saat Pelantikan IKPM Cabang, Bangka Belitung

Terpilih sebagai Ketua IKPM Cabang Bangka Belitung; Al-Ustadz Edduar Setiawan. Organisasi IKPM Cabang ini terdiri beberapa bagian dan bidang tertentu; Sekretaris, Bendahara. Juga meliputi Bidang Dakwah, Pendidikan, Usaha Ekonomi, Publikasi dan Penerbitan, Advokasi/Hukum, Keputrian. Tak luput pula adanya penanggungjawab setiap wilayah; Pangkal Pinang, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Bangka Barat, Bangka Induk, dan Belitung.

Usai menghadiri pelantikan IKPM K.H. Hasan Abdullah Sahal menyempatkan kunjungan ke Pondok Pesantren Darul Abrar dan Pesantren Al-Istirhamiyyah.aflah19

Menteri Pertanian Kunjungi Putranya di Gontor

0
Menteri Pertanian Kunjungi Putranya di Gontor (1)
Bapak Mentan berpose dengan keluarga Gontor

Gontor – Walaupun  disibukkan dengan banyak program kementrian Pertanian, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP., Menteri Pertanian, menyempatkan diri menjenguk putranya yang nyantri di Gontor. Awalnya Sekretaris Pribadi beliau hanya menyampaikan kunjungan ini baru tentatif, karena melihat jadwal beliau yang padat tidak memungkinkan beliau untuk singgah di Gontor.

Sebelum ke Gontor, rombongan bapak menteri ada pertemuan dengan Bulog di Madiun, setelah itu dijadwalkan ke Ngawi dan Surabaya. Setelah selesai di Madiun, ayah dari Amar ini berniat berkunjung ke Gontor. Bertempat di Wisma Badan Wakaf Gontor guru-guru senior beserta putra beliau, Ammar, menyambut dengan hangat, ditemani rombongan dari Kementerian Pertanian.

“tidak ada kabar bapak mau ke sini,” jelas Amar, “terakhir katanya ada acara di Solo, tapi tidak bilang mau ke Gontor.” lanjutnya. Amar yang bernama lengkap Andi Amar Ma’ruf sekarang duduk di kelas 5 ini banyak bercerita tentang dirinya selama di Gontor, menjadi pengurus rayon Aligarh lantai 1, rayon anak kibar baru, juga aktif di kepanitiaan Drama Arena di bagian persidangan.

Di Gontor tidak ada perbedaan antara anak menteri dan anak pegawai. Semua berhak mendapatkan pendidikan yang sama, hanya bagaimana anak tersebut mempelajarinya, sebesar keinsyafannya sebesar itu pula keuntungannya. AaRum

Dubes Bahauddin Bahgat Sambut Hangat Rombongan Gontor di Kedubes Mesir

0

JAKARTA – Selain bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ketua Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal KH. Muzammil Basyuni, Kiai Hasan Abdullah Sahal beserta rombongan juga menyempatkan untuk bersilaturahim dengan Duta Besar Mesir untuk Indonesia, H.E Bahauddin Bahjat Ibrahem Dassouqi, Kamis (10/3) siang, di Kedutaan Besar Mesir, Menteng, Jakarta Pusat. Pada pertemuan tersebut, Kiai Hasan didampingi oleh Prof. Dr. KH. Amal Fathullah Zarkasyi, Dr. H. Dihyatun Masqon, H. Setiawan Lahuri, Anizar Masyhadi, dan Akrimul Hakim.

Dubes Bahauddin menyambut rombongan Gontor di Kedutaan Besar Mesir dengan penuh antusias. Kunjungan tersebut dilakukan, selain dalam rangka menyampaikan surat ucapan terima kasih terkait kepercayaan yang diberikan oleh Dubes Bahauddin kepada Gontor untuk menerima Grand Syeikh Ahmad Thayyib, juga bertujuan untuk menindaklanjuti beasiswa ke Universitas Al-Azhar Kairo yang sebelumnya dijanjikan oleh Grand Syeikh Ahmad Thayyib kepada Gontor.

Sekitar pukul 13.30 WIB, kunjungan tersebut diakhiri dengan jabat tangan dan foto bersama di ruangan Dubes Bahauddin.binhadjid

Menteri Pertanian Kunjungi Putranya di Gontor

0

GONTOR-Walaupun disibukkan dengan banyak program kementrian Pertanian, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, MP., Menteri Pertanian, menyempatkan diri menjenguk putranya yang nyantri di Gontor. Awalnya Sekretaris Pribadi beliau hanya menyampaikan kunjungan ini baru tentatif, karena melihat jadwal beliau yang padat tidak memungkinkan beliau untuk singgah di Gontor.

Sebelum ke Gontor, rombongan bapak menteri ada pertemuan dengan Bulog di Madiun, setelah itu dijadwalkan ke Ngawi dan Surabaya. Setelah selesai di Madiun, ayah dari Amar ini berniat berkunjung ke Gontor. Bertempat di Wisma Badan Wakaf Gontor guru-guru senior beserta putra beliau, Ammar, menyambut dengan hangat, ditemani rombongan dari Kementerian Pertanian.

“Tidak ada kabar bapak mau ke sini,” jelas Amar, “terakhir katanya ada acara di Solo, tapi tidak bilang mau ke Gontor.” lanjutnya. Amar yang bernama lengkap Andi Amar Ma’ruf sekarang duduk di kelas 5 ini banyak bercerita tentang dirinya selama di Gontor, menjadi pengurus rayon Aligarh lantai 1, rayon anak kibar baru, juga aktif di kepanitiaan Drama Arena di bagian persidangan.

Di Gontor tidak ada perbedaan antara anak menteri dan anak pegawai. Semua berhak mendapatkan pendidikan yang sama, hanya bagaimana anak tersebut mempelajarinya, sebesar keinsyafannya sebesar itu pula keuntungannya. AaRum