Home Blog Page 428

Muhammad Assad “Notes from Qatar” Sampaikan Seminar di Gontor

0

GONTOR – Ahad (10/1/2016) lalu, Muhammad Assad, Penulis buku Best Seller “Notes from Qatar”, menyampaikan seminar di hadapan 600 orang santri Pondok Modern Darussalam Gontor. Acara yang diselenggarakan oleh Warta Mingguan Darussalam Pos tersebut digelar dalam Balai Pertemuan Pondok Modern.

Acara tersebut merupakan rentetan dari Kursus Pers dan Jurnalistik yang diawali pada Sabtu (9/1), dengan pembicara Imam Ratrioso, motivator sekaligus psikolog yang merupakan alumni Gontor. Adapun setelah Assad berbicara pada Ahad, Iskandar Zulkarnain, Pendiri Kompasiana, menyampaikan seminar di hadapan seluruh peserta dengan materi jurnalistik dan blog.

Muhammad Assad sendiri dalam seminarnya menyampaikan banyak motivasi kepada seluruh santri agar selalu mengejar impian mereka dengan memperhitungkannya dari sekarang. Para peserta yang terdiri dari santri, guru, dan mahasiswa Unida pun tampak sangat antusias mendengarkan setiap kata yang dilontarkan Assad.binhadjid

Ujian Siswa Akhir KMI 2016 Gelombang Pertama Berjalan Lancar

0

GONTOR – Ujian Siswa Akhir KMI Gelombang I yang diselenggarakan sejak Kamis (24/12/2015) hingga Selasa (28/12) berjalan lancar. Seluruh Siswa Akhir KMI yang berjumlah 792 orang, serius mengikuti rentetang ujian tulis tersebut sejak awal hingga akhir.

Dalam ujian ini, seluruh Siswa Akhir KMI ditempatkan di Balai Pertemuan Pondok Modern dan Gedung Olah Raga. Setiap harinya, mengujikan dua hingga tiga materi, dengan jumlah keseluruhan 14 materi. Diantara materi-materi tersebut; Faraid, Al-Qur’an, Kimia, Kasyful Mu’jam, Berhitung, Biologi, dan 7 materi lainnya. Seluruh materi tersebut tidak diajarkan di Kelas 6, namun diajarkan saat mereka menduduki bangku Kelas 1 hingga Kelas 5.

Pengawas ujian ini berasal dari guru-guru KMI tahun kelima, keenam, dan ketujuh. Seluruh pengawas ini terbagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama mengawas pada Kamis dan Sabtu. Sedangkan gelombang kedua, mengawas sejak Ahad hingga Selasa.binhadjid

 

 

Anggota Badan Wakaf PMDG Hadiri Pernikahan Putri K.H. Dawam Soleh

0

LAMONGAN–Sabtu, (26/12) dua minggu yang lalu, Anggota Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), K.H. Hasan Abdullah Sahal, K.H. Syamsul Hadi Abdan, K.H. Akrim Mariyat, K.H. Masyhudi Subari, K.H. Aziz Asyhuri, K.H. Dien Syamsuddin dan K.H. Hidayat Nur Wahid hadiri pernikahan putri K.H. Dawam Soleh, salah seorang anggota Badan Wakaf PMDG. Acara pernikahan ini diselenggarakan di kediaman mempelai putri, di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Lamongan.

Dalam kesempatan ini, K.H. Hidayat Nur Wahid diminta oleh wali dari mempelai putri untuk memberikan ucapan selamat datang kepada para tamu undangan, kemudian dilanjutakan oleh K.H. Dien Syamsuddin untuk menyampaikan Khutbah Nikah, dan diakhiri dengan sambutan K.H. Hasan Abdullah Sahal.

“Niatkan apa yang kalian lakukan saat ini adalah untuk ibadah! dan kalian harus tahu! kenapa kalian harus menikah?.” ujar K.H. Hasan Abdullah Sahal, dalam sambutannya. ikami86

Fakultas Syari’ah lombakan Peradilan Semu

0

Siman- untuk meningkatkan mutu mahasiswa Fakultas Syari’ah, UNIDA Gontor mengadakan peradilan semu. Acara ini berupa rentetan kegiatan simulasi. Dari mulai workshop, penulisan skenario, pengadaan bukti-bukti, sampai praktek peradilan yang dikompetisikan. Acara ini terbilang baru karena pertama kali dilaksanakan pada tahun 2013 di kampus Siman. Diikuti oleh prodi PMH (Perbandingan Madzhab dan Hukum) dan HES (Hukum Ekonomi Syari’ah), masing-masing prodi menyumbang 3 kelompok, terdiri dari 9-12 mahasiswa.

Dimulai dengan acara Pengarahan Kompetisi Peradilan Semu oleh Dosen Martha Eri Safira, S.H. M.Hum . Jum’at (8/1) pagi sampai pukul 10.00 WIB. Setelah shalat Jum’at, dilanjutkan dengan melihat langsung contoh peradilan semu yang diperagakan oleh Mahasiswa STAIN Ponorogo. Lalu mulailah kompetisi Peradilan Semu yang ditunggu-tunggu ini pada pukul 14.30 WIB. Uniknya, sidang yang berjumlah bisa sampai sembilan sidang itu hanya diberi waktu 1 jam. Jadi, bagaimana mahasiswa bisa membuat perkara yang unik, layak dibahas, berbobot tanpa melebihi waktu yang ditentukan.

Materi yang diangkat bervariasi, ada yang mengangkat masalah perceraian, masalah wan prestasi akad ijarah, sengketa hak asuh anak, pelanggaran HAKI, juga ada yang paling menarik tentang sengketa perebutan tanah wakaf. Kompetisi ini berakhir pukul 21.00 WIB. Pengumuman pemenang lomba dilaksanakan pada malam itu juga, tepat pukul 21.30  WIB seluruh peserta lomba memenuhi CIOS Hall yang menjadi tempat penutupan lomba Peradilan Semu tersebut.

Kelompok 2 HES berpose setelah praktek peradilan semu

Pengumuman pemenang sebagai berikut: Pemenang ketiga diraih oleh kelompok 2 PMH dengan nilai 260. Juara 2 diraih oleh kelompok 2 HES dengan jumlah nilai 274, lalu juara 1 diraih oleh kelompok 1 HES yang menang tipis dari sebelumnya dengan nilai 277. Pada penutupan ini juga diumumkan Hakim ketua terbaik, saksi terbaik, penggugat terbaik, tergugat terbaik, dan dokumen terbaik. Aa_Rum

SAR: Santri Sangat Antusias

0
Peserta SAR berlatih penyelamatan air

Gontor- Santri peserta SAR (Search and Rescue) tahun ini sangat antusias. Acara yang diadakan setiap liburan awal tahun ini selalu diminati oleh banyak santri Gontor. Dilihat dari peserta yang mendaftar sejumlah 103 orang. Peserta terbanyak berasal dari Kampus Gontor Ponorogo dengan 61 santrinya. Acara ini berlangsung mulai dari hari Sabtu (26/12) sampai Rabu (30/12). dilepas oleh Al-Ustadz Badrun Syahir, M.A pukul 08.00 WIB di depan Laboratorium KMI Gontor. Dengan khitmad peserta menjalani pelepasan ini, dalam pesannya, beliau, Ustadz Badrun, menghimbau agar peserta SAR tetap pada rel kenapa diadakannya acara ini. Jagan sampai salah arah atau salah tujuan.

Karena santri sangat antusias, panitia pun ikut bersemangat mengajari santri-santri dalam sesi-sesi pemahaman materi maupun pelatihan. Sambutan dari pelatih SAR sangat hangat, sambutan ini langsung dihadiri oleh Danyon (Komandan Batalion), yang biasanya diwakilkan karena kesibukannya, menyempatkan diri hadir pada penyambutan santri Gontor. Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi para santri, seperti P3K, Penyelamatan darat, penyelamatan air, repling, mountaineering dsb.

Kepengurusan ijazah atau sertifikat SAR tahun ini terbilang sangat cepat. Danyon menghimbau agar ijazah SAR selesai tepat setelah selesainya acara SAR. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang biasanya diurus seminggu setelah selesainya acara. “acara SAR tahun ini memiliki banyak nilai plus,” ujar salah satu staf MABIKORI, Al-Ustadz Fahmi Aulia Rahman, “dari disiplin acara, keaktifan peserta, juga antusias mereka membuat acara ini semakin bernilai.” lanjutnya. Aa_Rum

RAMUAN KEHARMONISAN GURU DAN SANTRI

0

Gontor-Sejak berdirinya, pondok ini dalam mendidik santrinya telah membuat ramuan atau bumbu sehingga hasilnya bisa dilihat dari alumni-alumninya. Salah satu ramuan yang dibuat pondok adalah keliling malam yaitu mengawasi para santri dalam belajar malam.

Untuk membuat keharmonisan antara santri dan para guru dalam kehidupan yang berasrama ini, maka sejak dahulu Trimurti mengadakan keliling malam. Terutama pada zaman dulu, yaitu sebelum didirikannya ISID tahun 1963, kegiatan para guru hanya terfokus kepada para santri dalam mendidik dan membinanya. Tetapi setelah tahun itu, mulailah tenaga dan tugas para guru terbagi, yaitu untuk kuliah dan untuk mengajar dan mendidik para santri. Namun demikian, tetap bahwasannya keliling malam tersebut berjalan dengan lancar seperti biasanya. Bahkan keliling malam itu bukan hanya pada saat mau datang ujian saja, melainkan sejak awal tahun yang mana sejak dimulainya belajar di dalam kelas. Kalaulah para guru tidak sempat datang mengawasi mereka maka mereka akan merasa kangen dengan para santri.

Guru Pondok ini bukan guru kelas melainkan guru materi, sehingga untuk menambah keharmonisan antara santri dan para guru harus ditambah dengan kegiatan yang lain seperti memanggil santri, keliling malam dan lain sebagainya. Dan perlu diketahui bahwasannya itulah yang menjadi faktor kuatnya hubungan antara kyai dan para murid zaman dulu.

Para Trimurtipun tetap mengontrol keliling malam walaupun diusianya yang sudah tua, bahkan beliau pernah memberikan kopi kepada santri yang ngantuk ketika belajar malam. Kalaulah beliau berhalangan hadir dikelas, paling tidak ia meletakan pecinya dan kemudian datang lagi.

Harga guru yang hanya lewat depan kelas saja sudah berbeda dengan guru yang tidak hadir sama sekali. Karena keberadaan guru dihadapan para santri sangat berpengaruh dan bermanfaat bagi belajar mereka.

Maka janganlah sunnah ini yang telah berjalan lama ditinggalkan.  K.H. Imam Zarkasyi mengatakan “Pondok ini dengan melaksanakan apa yang ditinggalkan dulu sudah cukup meskipun dengan tidak menambah apa yang belum ada pada zaman dulu “.

Hendaknya apa yang telah dilaksanakan Trimurti kita lanjutkan sebagai ramuan yang akan menambah kematangan dalam menggodok para santri.brahma84

Bapak Pengasuh: “Kita Semua Dirapoti”

0

KAMPUS 2 – Dengan dibukanya semester 2 tahun ajaran 1437 H, maka dimulai juga seluruh kegiatan akademik dan non akademik dipondok ini seperti biasanya.

Salah satunya dalam bidang akademis, diadakan pembagian rapot seluruh santri. Sebelum pembagian, seluruh santri dan guru berkumpul untuk mendengarkan pengarahan dari Bapak pengasuh yang diadakan pada hari selasa (5/01/2016) bertempat di Masjid Jami’ PMDG kampus 2.

Perkumpulan ini dimaksudkan untuk mengarahkan seluruh santri dan guru tentang hakikat rapot dan untuk mengevaluasi hasil belajar pada pertengahan tahun pertama, serta memprogramkan peningkatan pembelajaran pada semester 2. “ rapot itu sebenarnya adalah nilai dari apa yang telah kita kerjakan. Jadi, apa yang telah kita kerjakan ini ada rapotnya. Ubudiyah ada rapotnya, disiplin ada rapotnya, dan belajar ada rapotnya juga. Semua manusia mempunyai rapot, rapot didunia dan diakhirat. Tapi rapot final adalah rapot kita diakhirat nanti kita kepada Allah SWT ” pesan Bapak Pengasuh.

Penerima Penghargaan Siswa Berprestasi
Penerima Penghargaan Siswa Berprestasi

Banyak program-program akademis yang dicanangkan untuk peningkatan nilai disemester 2 ini. Memulai melaksanakan belajar tambahan untuk kelas 1, merupakan salah satunya.

Diakhir perkumpulan Bapak wakil Direktur KMI PMDG kampus 2 mengumumkan nama-nama peraih penghargaan santri berprestasi. Mereka adalah santri yang mendapatkan nilai ujian pertengan tahun tertinggi dan baik pula dalam mentalitas sehari-hari.

Para peraih penghargaan:

  1. Raihan Muahammad Iqbal       Bima                 Kelas 1C
  2. Rayhan Ramadhan Abidin        Pekanbaru       Kelas 1 intensif B
  3. Tegar Fathullah                           Banyumas        Kelas 2B
  4. Ahmad Faisal                               Bandung           Kelas 3B
  5. Ilham Riyan R                              Magelang         Kelas 3 intensif B
  6. Nurkholis Madjid                        Cirebon             Kelas 4B
  7. Bimo Dwi                                      Trenggalek       Kelas 5B
Pemberian Penghargaan oleh Bapak Wakil Direktur
Pemberian Penghargaan oleh Bapak Wakil Direktur

Stadion Gontor: Lanjut ke Tahap Pengecoran Tribune

0

Pembangunan Stadion Gontor seluas 1,8 ha telah berlangsung selama lima bulan. Memasuki tahun 2016 ini, proses pembangunan tengah melangkah ke tahap pengecoran tribune. Tribune satu sisi seluas 50 m x 25 m tersebut ditargetkan mampu menampung penonton sebanyak dua ribu orang.

Sebelumnya, terhitung sejak Bulan Agustus 2015 kemarin, tim penanggung jawab pembangunan telah menyelesaikan beberapa pokok penting untuk sebuah stadion. Termasuk pembukaan lahan, pengurugan, pembuatan drainase sebanyak 22 buah, dan penanaman rumput matrela asal Malang. Disusul dengan pembangunan pagar keliling setinggi empat meter, serta tempat parkir di sebelah utara stadion.

Pembangunan stadion ini melibatkan lima kontraktor yang berbeda, dengan karyawan sebanyak 115 orang. Hal tersebut bertujuan untuk mempercepat pembangunan. Mengingat target waktu yang ada, bahwa proyek akan selesai di Bulan Maret ini. Alasan lainnya, karena Gontor juga akan menyelenggarakan Kompetisi dan Eksibisi Sepak Bola dalam rangka Peringatan 90 Tahun Gontor pada Bulan Agustus mendatang.

Stadion yang diarsiteki oleh Pak Saifuddin ini memang dibuat sebaik mungkin. Bisa jadi, stadion Gontor ini merupakan stadion terbaik se-Karesidenan Madiun. Bahkan, biaya yang terkuras juga tidak sedikit, dengan perkiraan mencapai 6 Miliar. Bukan untuk pemborosan atau bermewah-mewahan, melainkan pengembangan fasilitas santri. Karena memang segala hal yang menyentuh kepentingan dan kebutuhan santri, akan selalu diprioritaskan.

“Memang biaya yang dibutuhkan sangat besar, tapi itu tidak jadi masalah, karena pembangunan stadion termasuk kepentingan dan kebutuhan santri”, papar Ustadz Dedi Mulyanto, penanggung jawab pembangunan stadion, saat diwawancarai oleh tim website. Dan itu pulalah salah satu nilai kepondokmodernan yang terus ditanamkan oleh Bapak Pimpinan kepada seluruh warga pondok. B. Dasasta

Upacara Pembukaan Semester 2, Perbarui Niat Santri

0

KAMPUS 2 – “ Tanpa disiplin manusia akan hancur “ kutipan pidato Bapak Pengasuh PMDG Kampus 2 pada pembukaan tahun ajaran 1437 semester 2. Acara tersebut diselenggarakan di lapangan Sintesa PMDG Kampus 2 yang dimulai pada pukul 06.45 WIB diikuti oleh seluruh santri dan guru. Dan stelah acara pembukaan dilanjutkan dengan pengabsenan disiplin santri dan guru.

Selain mendengarkan pidato yang disampaikan oleh Bapak Pengasuh, kegiatan pada sabtu (2/01/2016) itu juga bertujuan untuk mendisiplinkan santri dalam kedatangannya ke kampus Pondok Modern Gontor setelah liburan.

Pidato Bapak Pengasuh Al Ustadz Muhammad Hudaya, Lc. M.Ag
Pidato Bapak Pengasuh Al Ustadz H. M. Hudaya, Lc. M.Ag

Beliau menyampaikan tentang pentingnya masing-masing santri untuk selalu memiliki pegangan hidup, yaitu Al Qur’an dan Al Hadist. Jalan hidup yaitu, hukum-hukum islam, pola dan gaya hidup yang islami. Gontor menjabarkan itu semua melalui nilai-nilai pesantren, diantaranya Panca Jiwa. Sementara, banyak orang yang keblinger mencampur adukkan aqidah islamiyyah dengan lainnya karena tidak paham akan pegangan hidup dan jauh dari syariah islamiyyah

Dalam kesempatan kali ini, bapak pengasuh juga menghimbau kepada seluruh santri agar lebih giat dalam melaksanakan program akademis ataupun non akademis, dikarenakan pada semester dua ini waktunya sangat sempit. Terlebih lagi, bagi kelas 1 intensif dan 3 intensif yang akan menghadapi pelajaran-pelajaran baru pada semester ini.

Pada acara yang berlangsung khidmad ini, diakhiri dengan pemukulan lonceng sebagai tanda dimulainya tahun ajaran 1437 H semester 2 dan gerakan one day one thousand yang diikuti oleh seluruh santri, guru dan wali murid.

Pemukulan Lonceng oleh Bapak Pengasuh
Pemukulan Lonceng oleh Bapak Pengasuh

 

Suasana Khidmad saat Berdoa
Suasana Khidmad saat Berdoa

 

Bapak Pengasuh memulai gerakan one day one thousand
Bapak Pengasuh memulai gerakan one day one thousand

Gontor Peroleh Delapan Unit Mobil dari Bank Mu’amalat

0

GONTOR–Berkat menabung, Gontor memperoleh delapan unit mobil dari Bank Mu’amalat. Hadiah diberikan karena dana deposito yang disimpan oleh pihak Gontor di bank islami itu. Delapan mobil tersebut adalah dua unit mobil Toyota Nav 1 sebagai kendaraan dinas, dua unit mobil avanza veloz untuk kerja kepanitiaan, serta empat unit mobil pick up untuk angkat letak barang.

Penentuan hadiah berupa mobil tersebut berdasarkan musyawarah para pejabat Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Dengan senantiasa mempertimbangkan kepentingan dan kebutuhan santri. Walau kadang harus menelan jutaan bahkan milyaran rupiah. Walau kadang harus mengganggu kepentingan pribadi para Kiainya. Dalam hal ini, pengadaan mobil adalah sebagai bentuk penambahan fasilitas untuk santri.

Penyerahan hadiah dilaksanakan secara simbolis, dengan miniatur kunci gabus, pada hari Senin (21/12) pukul 10.00 WIB di Kantor Pimpinan. Hadir dalam kesempatan itu, tiga Bapak Pimpinan Gontor, K.H. Abdullah Syukri Zarkasyi, K.H. Hasan Abdullah Sahal, dan K.H. Syamsul Hadi Abdan. Disertai dengan Bapak Direktur KMI, K.H. Masyhudi Subari; Bapak Ketua Yayasan, H. Imam Shobari; dan Bapak Ketua IKPM, H. Ismail Abdullah Budi Prasetyo. B. Dasasta