Home Blog Page 430

Ujian Hafalan Al-Qur’an Awali UAS di Unida Gontor

0

GONTOR–Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Ujian Akhir Semester (UAS) di Universitas Darussalam (Unida) Gontor Kampus Rabithah kali ini diawali dengan Ujian Hafalan Al-Qur’an. Ujian diadakan untuk seluruh mahasiswa aktif pada hari Jum’at (30/11). Hal ini digiatkan untuk menambah bekal para mahasiswa, khususnya dalam bidang hafalan Al-Qur’an.

Adapun kegiatan UAS pada semester ganjil ini, Unida Gontor Kampus Rabithah menyelenggarakannya selama satu minggu, Sabtu – Kamis, (31–3/11). Ujian berlangsung secara bersamaan dengan Kampus Cabang lainnya, Kampus Kediri, Kandangan, Magelang, dan Mantingan. Adapun di Kampus Pusat (Siman), UAS akan dilaksanakan pada pertengahan Desember nanti.

Ujian berlangsung dengan memanfaatkan waktu sore dan malam hari. Penentuan waktu tersebut dikarenakan, selain menjadi peserta ujian, para mahasiswa/i juga menjadi penguji bagi segenap santri Gontor pada pagi harinya.

Layaknya di Universitas lain pada umumnya, UAS di Unida Gontor juga berguna untuk mengukur tingkat kualitas akademik para mahasiswa/i. Mengukur sejauh mana tingkat pemahaman mereka akan materi ajar yang selama satu semester ini telah diajarkan oleh para dosen. B. Dasasta

Ujian Lisan Asah Mental dan Intelektual

0

DARUSSALAM – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) akhir-akhir ini tengah disibukkan dengan pelaksanaan Ujian Pertengahan Tahun Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI), pertanda bahwa semester pertama tahun ajaran 1437/2016 akan segera selesai. Ujian di PMDG diawali dengan ujian lisan yang berlangsung selama 12 hari, yaitu Senin–Kamis, 11 Shafar 1437/23 November 2015–21 Shafar 1437/3 Desember 2015. Adapun materi pelajaran yang diujikan pada ujian lisan meliputi Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Al-Qur’an. Selain untuk mengukur kemampuan intelektual santri dan mengetahui hasil pembelajarannya selama satu semester, ujian ini juga bertujuan untuk mengasah mentalitas dan rasa percaya diri santri ketika berhadapan dengan para penguji. Apabila santri tersebut memiliki rasa percaya diri dan mental yang kuat, dia cenderung akan melalui ujian dengan baik. Dan kebalikannya, santri yang kurang percaya diri cenderung merasa gerogi di dalam ruang ujian sehingga segala yang telah dihafalnya menjadi terlupakan.

Pelaksanaan ujian lisan di PMDG melibatkan seluruh guru dan santri PMDG. Jalannya ujian lisan pertengahan tahun ini diikuti oleh 3463 peserta ujian siswa kelas 1–5 KMI dan 477 penguji dari guru-guru KMI. Adapun ruang kelas yang dipakai untuk tepat menguji sebganyak 110 ruang kelas. Kelas-kelas tersebut tersebar di 6 gedung dalam kampus PMDG Pusat. irba

Gontor Ukir Prestasi di Olympiade FRC 2015

0

Jakarta – Kembali lagi PMDG mengirimkan utusan-utusan terbaiknya, sekarang giliran utusan untuk ikut serta di Olympiade FRC (Fakhruddin Arrazi Competition) tahun 2015 di Jakarta. Tepatnya pada hari Ahad, 1 November 2015 bertempat di GOR Ciracas, Jakarta.

Sebuah kompetisi yang diselenggarakan oleh Majalah Gontor juga bekerjasama dengan KPM (Klinik Pendidikan MIPA). Kompetisi ini meliputi tingkat anak-anak Sekolah Dasar (SD/ MI/sederajat) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTs/Sederajat) di seluruh wilayah Indonesia plus mancanegara.

Fakhruddin ar-Razi Competition (FRC) adalah kompetisi yang menggabungkan antara Studi Islam dan Matematika secara bersamaan dengan visi-misi “Membentuk Generasi Ulama Intelek”, yang dapat menguasai Ilmu Pengetahuan Agama dan Matematika secara bersamaan sebagaimana Ulama terdahulu seperti; Fakhruddin ar-Razi, al-Khawarizmi, Ibnu Sina, dll.

Untuk tahun ini Gontor mengutus 48 anak-anak didik pilihan terbaiknya untuk mengikuti olympiade tersebut, yang terdiri dari Siswa KMI kelas 1 sampai kelas 3. Walhasil, prestasi pun dapat diraih oleh beberapa dari mereka, diantaranya : Juara 2, Juara Harapan 4, dan Juara Harapan 6, yang semuanya diraih oleh mereka siswa dari para finalis kelas 7. Dengan hasil ini dapat dibuktikan bahwa pondok mengajarkan keseimbangan dalam segala hal, terutama dalam bidang akademik. Maka benar dan akan selalu benar ketika bapak pimpinan berkata,” Di pondok pendidikan agama 100% dan pendidikan umum juga 100%, seimbang, setara”. biibmufassir

Hasil Ujian Fathul Mu’jam Meningkat Signifikan

0

GONTOR–Ujian ‘Fathul Mu’jam’ yang berlangsung di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mengalami peningkatan yang begitu signifikan. Hal ini terbukti dengan hasil nilai yang meningkat sebesar 18,54 persen dibanding tahun sebelumnya. Pada periode 1435-1436, nilai rata-rata yang dihasilkan adalah 4,5, dan pada periode 1436-1437, sebesar 5,34. Kendati demikian, seluruh peserta harus selalu merasa tidak puas, dan tetap berusaha untuk meningkatkan kualitas masing-masing, khususnya dalam bidang linguistik.

Kegiatan ujian membuka Kamus Bahasa Arab tersebut berlangsung selama tiga hari (Ahad-Selasa, 1–3/11) dan melibatkan segenap siswa Kelas 5 Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) dan beberapa ustadz. Ujian dimulai pada pukul 20.00 hingga 22.00 WIB, dengan sistem pengoreksian secara langsung oleh pengawas pasca-penyelesaian di Gedung Yaqzoh. Adapun jenis kamus yang digunakan adalah Kamus Bahasa Arab “Munjid” dan Kamus Al-Qur’an “Al-Mu’jam al-Mufahras Li alfadzi-l-Qur’an”.

Pada pra-ujian, seluruh peserta mengikuti pelatihan intensif oleh para pembimbing dengan memanfaatkan jam pelajaran resmi ke 3–6 di hari Ahad (1/11). Diharapkan dengan pelatihan singkat tersebut, para peserta mampu menguasai metode yang baik dalam membuka Kamus Bahasa Arab, lantas mampu menyelesaikan soal ujian dengan baik. B. Dasasta

Panitia Canangkan Puluhan Acara Guna Semarakkan Peringatan 90 Tahun

0

GONTOR – Meski pelaksanaan Peringatan 90 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor masih 9 bulan lagi, namun Panitia jauh-jauh hari telah menyusun sejumlah agenda guna menyemarakkan acara akbar tersebut. Sesuai dengan hasil musyawarah panitia, agenda dalam Peringatan 90 Tahun mendatang terbagi dalam 5 divisi, yaitu divisi santri, divisi mahasiswa, divisi masyarakat, divisi alumni, dan divisi Gontor Putri.

Untuk divisi santri, kegiatan yang akan dilaksanakan berupa Olimpiade Sains, Jambore dan Raimuna, Porseni, dan Haflah Tilawatil Qur’an. Keseluruhan kegiatan tersebut menurut rencana akan digelar secara nasional, dan diikuti oleh seluruh Gontor Cabang dan Pondok Alumni.

Adapun divisi mahasiswa, panitia yang bertanggung jawab di Unida akan menggelar beberapa kegiatan yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat sekitar Siman. Diantaranya Seminar Internasional oleh Prof. Dr. Zaghlul An-Najjar dan Dr. Abdul Majid Az-Zindani, Seminar Regional antarfakultas bekerja sama dengan IIUM, Seminar Nasional oleh Aries Mufti (Ketua OJK Jawa Timur), Workshop Dakwah oleh TV Al-Hijrah Malaysia, Olimpiade Olahraga antarkampus se-Ponorogo, dan Festival Musik Islami yang menurut rencana akan menghadirkan kelompok musik Kyai Kanjeng.

Selain itu, divisi kemasyarakatan pun tak ketinggalan dengan mencanangkan bermacam acara, diantaranya Pengobatan Masyarakat oleh BKSM, Khitanan Massal, Penyantunan kepada masyarakat, Pemberian Penghargaan kepada seluruh Anshar PMDG, Kompetisi Sepakbola, Pentas Wayang Kulit, dan Penampilan Reog Ponorogo. Untuk divisi alumni, menurut rencana Panitia akan melaksanakan Pentas Seni Pondok Alumni, Silaturahim Tokoh-tokoh Alumni, Bedah buku oleh Alumni, Silaturahim Pengusaha Alumni, dan Reuni Akbar Alumni Gontor.

Lain halnya dengan divisi Gontor Putri, acara yang akan digelar di Kampus Putri mendatang adalah berupa Reuni Akbar Alumni Gontor Putri, Jambore Ponpes Putri, Seminar tentang Peranan Wanita, dan Dialog Kesehatan.

Di luar semua kelima divisi tersebut, puncak acara akan terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama adalah Sujud Syukur memperingati usia 90 Tahun Pondok yang menurut rencana akan dihadiri oleh Wakil Presiden RI. Adapun sesi kedua, adalah Resepsi Kesyukuran yang menurut rencana akan dihadiri Presiden RI.

Hingga kini, seluruh program tersebut masih berupa rancangan kegiatan. Panitia, di semua bagiannya, tak henti-hentinya selalu berupaya dari waktu ke waktu guna mewujudkan seluruh program yang akan dilaksanakan dengan maksimal. Adapun Kantor Panitia Peringatan 90 Tahun, kini bertempat di Gedung Madani (sebelah utara Masjid Jami’) Pondok Modern Darussalam Gontor.binhadjid

Pimpinan Pondok Tunjuk Ketua Panitia Peringatan 90 Tahun

0

GONTOR – Semenjak ditetapkan oleh Pimpinan Pondok, Panitia Peringatan 90 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor telah menyusun serta merancang program jangka pendek dan panjang menjelang acara akbar tersebut. Penunjukkan Ketua Panitia sendiri telah dilakukan oleh Pimpinan semenjak bulan April lalu.

Kepanitiaan besar ini diketuai oleh Ustadz H. Ismail Abdullah Budi Prasetyo (Ketua PP IKPM), Ustadz Sutrisno Ahmad (Wakil Direktur KMI), dan Ustadz Dr. Setiawan Lahore (Wakil Rektor II Unida Gontor). Setelah penetapan oleh Pimpinan, Ketua Panitia Peringatan 90 Tahun segera menyusun formasi kepanitiaan yang terdiri lebih dari 100 orang panitia. Seluruh panitia berasal dari guru-guru senior, guru-guru junior, guru-guru di Gontor Cabang, serta guru-guru perwakilan Gontor yang berada di Jakarta.

Hingga kini, panitia telah merancang rentetan kegiatan Peringatan 90 Tahun yang insya Allah akan dilaksanakan pada tanggal 19 September 2016 mendatang. Secara garis besar, kegiatan yang akan dilaksanakan terbagi dalam 4 divisi: divisi santri, divisi mahasiswa, divisi masyarakat, dan divisi alumni.binhadjid

Perkajum: Bentuk Santri Aktif, Kreatif, dan Inovatif

0

GONTOR-Perkemahan Kamis Jumat atau yang sering disebut dengan Perkajum untuk tahun ini diadakan pada Kamis (19/10). Acara yang didakan oleh Pondok Modern Darussalam Gontor ini dipanitiai oleh siswa kelas 5 KMI (Kulliyatu-l-Mu’allimiin Al-Islamiyah) di Desa Campursari. Acara tahunan ini bertujuan untuk melatih para adika-adika akan hidup mandiri, kreatif, aktif, dan inovatif.

Adapun peserta yang mengikuti acara Perkajum ini berjumlah 410 orang. Dimana setiap Gudep (Gugus Depan) mengirimkan 41 orang untuk berpartisipasi dalam perkajum ini. Acara ini dibuka oleh Al-Ustadz Hifni Nasif,S.Th.I di depan Balai Pertemuan Pondok Modern Darussalam Gontor.

Berbagai perlombaan yang berkaitan dengan kepramukaan; Morse, Semaphore, Baris-berbaris, dan Pionering, turut diadakan untuk memeriahkan kegiatan ini. Dalam perkajum perdana ini, beberapa santri dari Persada (Persatuan Senam Darussalam dan Perbeda (Persatuan Bela Diri Darussalam) juga tampil menghibur para penonton. Sahir8

FEM Unida Gontor: Gelar Studi Akademik di Negeri Jiran

0

GONTOR–Mahasiswa Universitas Darussalam Gontor (Unida) Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Program Studi Ekonomi Islam Semester 5 Kampus Rabitoh mengadakan Studi Akademik (SA). Acara yang dilangsungkan di Negeri Jiran, Malaysia ini berlangsung selama 10 hari, mulai tanggal 20 hingga 30 Oktober 2015.

Rombongan diberangkatkan secara resmi oleh Ustadz Khoirul Umam M.Sc, salah seorang dosen tetap Unida Gontor, dengan jumlah peserta 24 orang mahasiswa dan dua orang dosen.

Dalam SA kali ini, USIM (Universiti Sains Islam Malaysia) menjadi lokasi tujuan. Adapun acara yang dilakukan di sana adalah ikut serta dalam seminar, mengikuti proses belajar mengajar, mengunjungi beberapa museum, menunjungi pabrik Roti Maria, dan juga berkunjung ke perusahaan Yakult.

Studi Akademik ini bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa, khususnya dalam hal ekonomi Islam. Dan juga sebagai modal dasar mahasiswa untuk ikut berkecimpung dalam hal perekonomian Tanah Air. Sahir8

Khutbatu-l-‘Arsy Perdana di sebuah “Negeri di atas Awan”

0

SOLOK–Sejak berdiri pada tahun 2009 silam, inilah kali pertama Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 11 Sulit Air mengadakan Apel Tahunan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy (PPKA), Senin (1/11). Di sebuah desa yang dikenal dengan sebutan ‘Negeri di atas Awan’ tersebut, sebanyak 54 orang santri dan 24 orang guru berbaris tertib di depan Gedung Santiniketan. Dihiasi dengan ‘background’ ukuran 8×4 m di belakangnya, kelompok yang terdiri dari barisan konsulat, pasukan pengibar bendera, dan penampilan tersebut tampak rapi dan teratur.

Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal, menyempatkan diri untuk hadir dalam acara tersebut. Dengan didampingi oleh Ibu Hasan Abdullah Sahal, Ustadz H. Noor Syahid sekalian, staf Sekretaris Pimpinan, dan staf Administrasi, rombongan tersebut tiba di lokasi pada Ahad malam (31/10). Pagar betis oleh para santri dan gurupun senantiasa diadakan guna menambah hangatnya penyambutan pada malam itu.

Usai pelaksanaan Upacara Apel Tahunan pagi itu, seluruh warga pondok mengikuti sesi Kuliah Umum Babak I oleh Kiai Hasan di Aula Al-Azhar. Dalam pidatonya, beliau menekankan tentang niat dan tujuan santri bahkan wali santri dalam menuntut ilmu di pondok.

“Sekolah di pondok tidak perlu dijenguk, kecuali terpaksa. Jangan dibalik, sekolah di pondok harus terus dijenguk, kecuali terpaksa.” Ucapnya sambil diiringi dengan canda khas seorang kiai.

Suasana Kuliah Umum di PMDG Kampus 11, Sulit Air.
Suasana Kuliah Umum di PMDG Kampus 11, Sulit Air.

Sore harinya, beliau mengadakan pertemuan bersama seluruh guru guna menyampaikan pesan dan nasihat terkait pengabdian di Gontor. Hal terpenting yang beliau sampaikan adalah pembentukan upaya revitalisasi gairah santri dalam menuntut ilmu di Gontor.

Acara dilanjutkan dengan Kuliah Umum Babak II pada malam harinya. Sebagaimana Babak I, beliau berpidato tentang kepondokmodernan di hadapan seluruh santri dan guru. Sesekali beliau mempersilahkan Ustadz H. Noor Syahid untuk membacakan materi yang ada di buku diktat Pekan Perkenalan Gontor. Pada pertengahan acara, beliau sempat memainkan piano dengan lagu ‘Kampuang nan Jauh di Mato’ yang diiringi tepuk tangan dari para hadirin.

Pak Kiai meninggalkan kampus pada keesokan harinya bersama ibu dan staf sekretarisnya. Adapun Ustadz Noor Syahid, diamanatkan untuk melanjutkan penyampaian materi kepondokmodernan pada Kuliah Umum Babak III dan IV. B. Dasasta