ISTANBUL – Sejak Senin (13/10) hingga Jumat (24/10) lalu, sebanyak 8 orang perwakilan dari Universitas Darussalam serta 2 orang pewakilan dari Ponpes La Tansa, Banten dan Ponpes Nurul Bayan, Lombok, mengikuti seminar tentang tokoh perubahan Turki, Bediuzzaman Said Nursi di Istanbul, Turki. Seminar tersebut merupakan undangan dari Istanbul Ilim ve Kultur Vakfi, sebuah yayasan yang fokus terhadap Said Nursi. Adapun tahun ini, seminar tersebut hanya diperuntukkan bagi 10 orang perwakilan dari Indonesia saja, karena tahun-tahun sebelumnya sudah diperuntukkan bagi beberapa negara lainnya.

Perwakilan dari Universitas Darussalam terdiri dari 4 mahasiswa dan 4 dosen, yaitu; Hafiznul Ikhlas, Amal Hasbullah, Sam’un Salim dan Zaki Mubarok. Adapun 4 dosen Unida yang mengikuti acara tersebut; Ustadz H. Imam Kamaluddin, M. Hum., H. Setiawan Lahore, M.A., Ustadz H. Khoirul Umam, M.Ec. dan Ustadz Royyan Ramdhani Djayusman, M.A.
Seminar yang membahas tentang pemikiran, pergerakan hingga konsep Sayid Nursi tersebut disampaikan oleh Syeikh Ikhsan Qosim As Sukhi, murid Said Nursi yang masih hidup. Kegiatan tersebut dijalani oleh para peserta sejak pagi hingga siang, sedangkan sisa waktunya, digunakan untuk berkunjung ke tempat-tempat bersejarah. binhadjid
Universitas Islam Madinah bekerja sama dengan Universitas Negeri Makassar menggelar acara Seminar Internasional dengan tema “Nilai Moderat Ajaran Islam menurut al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW serta Penerapannya pada Masa Modern di Kerajaan Arab Saudi dan Republik Indonesia”. Berlangsung pada Selasa, (28/10/2014) di Hotel Shangri-La, Jakarta. Sebagai perwakilan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Bapak Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal turut menghadiri acara tersebut. Sebelumnya beliau juga menghadiri acara Temu Kangen Alumni 80an di Cilegon, Banten, Inspeksi Insidentil ke Pondok Gontor 9, Kalianda, Lampung, dan acara Wisuda Akbar PP. Darul Qur’an K.H. Yusuf Mansyur di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.





DARUSSALAM – Tidak kurang dari 30 orang delegasi Pondok Cabang Gontor dalam Jawa menghadiri Seminar Bahasa di Kampus Pusat Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Lebih tepatnya program ini dinamakan “al-Multaqa al-Lugawi”, diselenggarakan pada Kamis, (22/10). Mereka adalah guru-guru dari bagian pembimbing bahasa, Language Advisory Council (LAC) di Pondok masing-masing. Seminar bertujuan berbagi pengalaman mengenai pengembangan sistematika berbahasa santri dalam kegiatan sehari-hari.



