Home Blog Page 63

H-2 Acara Sujud Syukur, PMDG Mantapkan Persiapan dengan Simulasi.

0

DARUSSALAM- Tersisa 2 hari lagi menuju acara Sujud Syukur dan Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Tepatnya, acara Sujud Syukur akan digelar pada pagi hari Rabu(27/9). Untuk itu, dibutuhkan simulasi yang berkenaan dengan acara guna persiapan sematang mungkin.

Panitia sujud syukur yang terdiri dari bapak-bapak guru KMI juga tengah gencar menyelesaikan pekerjaan di bidangnya masing-masing. Baik persiapan dalam bentuk properti, acara, dokumentasi, maupun hal lainnya yang berkaitan dengan acara tersebut.

Pimpinan Pondok beserta bapak guru KMI mengikuti acara simulasi di BPPM.

Tak hanya panitia, bahkan para santri juga tengah mengikuti simulasi acara di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). Selain itu, ada pula simulasi pagar betis penyambutan tamu, Paskibra, serta hadroh yang memantapkan latihan mereka mendekati hari-H.

Selain persiapan-persiapan tersebut, ada pula yang bertugas di luar pondok untuk menjemput tamu-tamu undangan VVIP. Nantinya, acara sujud syukur akan dihadiri langsung oleh 1.015 orang tamu. Dengan rincian 58 tamu VVIP Putra, 22 tamu VVIP Putri, 556 tamu VIP Putra, 1 tamu VIP Putri, serta 378 orang tamu putra lainnya.

Latihan Paskibra dan Hadroh menjelang hari-H Sujud Syukur 100 Tahun Gontor.

Satu hari sebelumnya, PMDG juga telah mengadakan Press Conference yang dihadiri oleh sejumlah wartawan yang nantinya juga akan hadir pada hari-H. Pada konferensi pers tersebut, Dr. Khairul Umam selaku salah satu Ketua Umum Peringatan 100 Tahun Gontor menjadi juru bicara, dengan didampingi oleh Dr. Riza Ashari selaku Ketua Pelaksana Sujud Syukur, dan Al-Ustadz Taufiq Affandi selaku Humas PMDG.

Persiapan demi persiapan tersebut menunjukkan keseriusan PMDG dalam mempersiapkan suatu acara. Tiap-tiap bagian harus dipastikan siap 100% menjelang acara, agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan pada hari-H. Tidak ada satu orang pun yang hanya berpangku tangan saja, sebab acara ini adalah milik bersama dan tanggungjawab bersama.

Staf Hubungan Masyarakat PMDG.

Related Articles:

Logo Peringatan 100 tahun Gontor Resmi Dirilis

Jelang Sujud Syukur 100 Tahun, PMDG Adakan Nobar “Jejak Langkah 2 Ulama”

PRESS RELEASE: Sujud Syukur & Khataman Al-Quran Serentak serta Penulisan Mushaf Tandai 100 Tahun Gontor

PRESS RELEASE: Sujud Syukur & Khataman Al-Quran Serentak serta Penulisan Mushaf Tandai 100 Tahun Gontor

0

GONTOR– Sujud syukur sebagai tanda dimulainya rentetan kegiatan 100 tahun Gontor akan digelar pada Rabu, 27 September 2023, bertepatan dengan 12 Rabiul Awwal 1445 di masjid jami’ Gontor dan juga di seluruh kampus putra, UNIDA Gontor dan juga seluruh pondok alumni Gontor.

“Sejak kesyukuran 50 tahun Gontor, acara peringatan dan kesyukuran Gontor selalu diawali dengan sujud syukur,” kata Prof. Dr. K.H. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., MPhil., Ketua Umum peringatan 100 tahun Gontor.

Lebih lanjut Prof Hamid menjelaskan bahwa rentetan kegiatan 100 tahun berfokus pada menghasilkan karya monumental yang dapat diwariskan pada generasi berikutnya.

“Setiap aspek kegiatan kami desain untuk melahirkan legacy bagi 100 tahun kedua Gontor,” kata Prof Hamid.

Peringatan puncak 100 Tahun Gontor akan dirayakan pada 2026 mendatang.
Sujud syukur ini menandai 100 tahun hijriyah berdirinya Gontor. “Adapun secara hitungan masehi, 100 tahun Gontor akan jatuh pada 2026,” kata Dr. Riza Ashari, Humas Gontor.

Suasana Press Conference Sujud Syukur 100 Tahun PMDG,

Acara dijadwalkan akan dimulai pukul 08.30 WIB dengan beberapa sambutan dari Bapak Pimpinan dan beberapa tokoh Masyarakat kemudian dilanjutkan dengan shalat dzuhur berjama’ah serta sujud syukur. Kegiatan ini diikuti oleh 30.604 santri dari seluruh kampus, 1.015 tamu undangan, dan juga 483 pondok alumni.

Tamu undangan yang dijadwalkan hadir dalam sujud syukur ini antara lain K.H. Anwar Iskandar, Wakil Rais ‘Aam PBNU & Ketum MUI, Dr. K.H. Anwar Abbas, M.M., M.Ag., Ketua PP Muhammadiyah Bidang UMKM, Pemberdayaan Masyarakat dan Lingkungan Hidup & Waketum MUI, Dr. Hidayat Nur Wahid, Wakil Ketua MPR RI, Dr. Emil Dardak, Wakil Gubernur Jatim, serta Abdul Aziz Sidqi, Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Qur’an (LPMQ).

Ust. Khoirul Umam selaku juru bicara pada Press Conference Sujud Syukur 100 Tahun PMDG.

Di kampus Gontor Putri, sujud syukur akan dilaksanakan esok harinya pada Kamis, 28 September 2023 dan dijadwalkan dihadiri oleh Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim.

Dua hari sebelumnya, Senin, 25 September 2023, Jam’iyyatu-l- Huffazh Gontor akan melaksanakan sima’an Al-Qur’an 30 juz di masjid jami’ hingga Selasa siang kemudian dilanjutkan dengan khataman yang diikuti oleh seluruh santri sebagai bentuk rasa syukur atas usia 100 tahun Gontor. Santri akan dibimbing langsung oleh wali kelas masing-masing dan setiap kelas mengkhatamkan Al-Qur’an satu kali.

Salah satu rentetan kegiatan sujud syukur terdapat seremoni awal penulisan mushaf Gontor oleh Al-Ustadz Muhammad Nur, Lc., M.H. dengan simbolis penulisan lafadz “basmalah” oleh Sheikh Belaid Hamidi. Targetnya, penulisan Mushaf ini akan diselesaikan sebelum puncak peringatan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.

Hubungan Masyarakat Panitia Sujud Syukur 100 Tahun PMDG

Related Articles:

Official Press Release Pondok Modern Darussalam Gontor Terkait Kecelakaan Rombongan Guru Pengabdian Alumni Tahun 2023 Dalam Perjalanan Menuju Kampus 11 Ittihadul Ummah Poso

PRESS RELEASE PONDOK MODERN DARUSSALAM GONTOR TERKAIT WAFATNYA ALMARHUM ANANDA AM

Semarak 100 Tahun Gontor, Lintas Marhalah Inisiasi Nobar Film Jejak Langkah 2 Ulama di PMDG

Jelang Sujud Syukur 100 Tahun, PMDG Adakan Nobar “Jejak Langkah 2 Ulama”

0

DARUSSALAM- Tinggal hitungan hari menuju sujud syukur dan peringatan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor(PMDG). Satu demi satu rentetan kegiatan peringatan tersebut sudah dimulai. Terbaru, PMDG baru saja mengadakan nonton bareng(nobar) film “Jejak Langkah 2 Ulama” yang diikuti oleh seluruh santri.

Nobar digelar di Aula Rabithah PMDG, pada hari Sabtu(23/9) pukul 19.30 WIB. Bahkan, seluruh bapak guru KMI juga turut meluangkan waktu untuk bisa menyaksikan film tersebut bersama dengan para santri.

Film “Jejak Langkah 2 Ulama” sendiri merupakan karya dari seorang sutradara yang merupakan alumni PMDG tahun 1990, bernama Sigit Ariansyah. Yang mana hal tersebut tentunya bisa menjadi motivasi lebih bagi para santri yang memiliki ketertarikan dalam bidang tersebut.

Poster film Jejak Langkah 2 Ulama, yang ditayangkan kepada santri PMDG.

Selain itu, film tersebut juga dipenuhi dengan nilai-nilai pendidikan yang sebagian besar diajarkan di Gontor. Terutama filsafat Gontor yang sangat terkenal, yaitu “Gontor berdiri di atas dan untuk semua golongan”.

Secara garis besar, film tersebut mengisahkan sejarah dan perjalanan hidup dari 2 orang pendiri Nahdhatul Ulama’ dan Muhammadiyyah. Maka film ini akan menambah wawasan para santri akan sejarah, serta nilai pendidikan lain yang tak kalah pentingnya.

Sebenarnya, agenda nobar ini merupakan ide dari para alumni PMDG yang disambut hangat oleh Pimpinan Pondok. Mereka mendatangi dan meminta izin langsung kepada Pimpinan Pondok untuk memutar film tersebut di hadapan para santri. Dan Alhamdulillah ide tersebut mendapat izin dari Pimpinan Pondok, bahkan beliau mengapresiasi ide tersebut.

Antusias para santri dalam acara nobar Jejak Langkah 2 Ulama.

Hal ini menunjukkan bahwa alumni yang sudah menyelesaikan masa studinya di PMDG tetaplah keluarga besar pondok. Mereka masih meluangkan waktu, fikiran, dan apapun yang mereka miliki untuk pondok tercinta. Sebab mereka yakin, bahwa kemanapun mereka pergi nantinya, mereka tetap akan kembali ke pangkuan Gontor sebagai ibu kandung mereka.

Semoga Allah mudahkan segala urusan pondok kita tercinta menuju usianya yang ke 100 tahun. Serta Allah limpahkan rahmat dan rezeki kepada para alumni dan keluarga besar PMDG di mana pun mereka berada.

Staf Hubungan Masyarakat PMDG

Related Articles:

Semarak 100 Tahun Gontor, Lintas Marhalah Inisiasi Nobar Film Jejak Langkah 2 Ulama di PMDG

Logo Peringatan 100 tahun Gontor Resmi Dirilis

Gelar Rakernas dan Pelantikan Pengurus, FPAG Targetkan 1000 Anggota untuk 100 Tahun Gontor

Refreshing Pasca Ujian, PMDG Gelar Comas Cup dan Sport Day

0

DARUSSALAM- Dentang lonceng  di Balai Pertemuan Pondok Modern(BPPM) pada hari Kamis(21/9) menandai berakhirnya masa ujian tulis di PMDG. Setelah 1 bulan lamanya para santri menjalani masa ujian baik lisan maupun tulis, kini mereka sudah menjalani kegiatan seperti biasanya.

Usai mencurahkan seluruh tenaga dan pikiran, tentunya para santri membutuhkan momen refreshing untuk memulihkan diri sejenak. Melihat itu, PMDG memanfaatkan waktu senggang setelah ujian dengan mengadakan Comas Cup dan Sport Day.

Pasalnya, tahun ini para santri tidak langsung diperbolehkan berlibur ke kampung halamannya, guna mengikuti agenda sujud syukur terlebih dahulu. Perlu diketahui bahwa PMDG akan mengadakan tasyakkuran dan sujud syukur memasuki usia ke 100 tahun, pada hari Rabu(27/9) mendatang.

Comas Cup sendiri merupakan kompetisi olahraga antar klub yang ada di PMDG. Nantinya, beberapa cabang olahraga mulai dari sepakbola, futsal, basket, voli, hingga takraw akan dilombakan dalam kompetisi tersebut. Kompetisi tersebut digelar pada hari Sabtu(23/9), bersamaan dengan Sport Day.

Antusias para santri mengikuti kegiatan Sport Day.

Berbeda dengan Comas Cup, Sport Day bersifat lebih santai dan tidak terlalu serius. Sport Day diadakan serentak di 22 rayon yang ada di PMDG. Masing-masing rayon diperbolehkan mengadakan perlombaan antar kamar, dengan permainan-permainan yang menyenangkan namun tetap mengandung unsur pendidikan.

Antusias dari para santri bisa terlihat dari keceriaan dan keseriusan mereka dalam kedua acara tersebut. Tidak ada satu orang pun yang menganggur dan hanya mengurung diri di kamarnya. Setiap orang harus punya kesibukan, dan tidak boleh menganggur. Sebab kekosongan hanya akan berakibat hal yang buruk, dan tentunya tidak diinginkan untuk terjadi.

Itulah mengapa pondok mengajarkan para santrinya untuk senantiasa bergerak dinamis dan tidak diam. Karena pondok tidak tidur selama-lamanya.

Staf Hubungan Masyarakat PMDG

Related Articles:

Comas Cup 2020: Tingkatkan Daya Saing dan Sportivitas Santri

Tiga Unsur Pendidikan dalam Art, Handicraft and Sport Show

Bugarkan Jasmani dalam Pekan Olahraga dan Seni

Ujian Tulis untuk Perkuat Mental dan Jiwa Spiritual Santriwati

0

WIDODAREN – Pada hari Kamis, 7 September 2023 pada pukul 06.00 WIB Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 3 mengadakan pembukaan ujian tulis semester pertama yang bertempatkan di depan Auditorium.

Acara ini dihadiri oleh seluruh santriwati yang akan mengikuti ujian dan para asaatidz dan ustadzaat yang dibantu oleh siswi akhir KMI Integrated Generation sebagai pengawas dan ada juga yang membantu dalam sektor guru.

Suasana santriwati Gontor Putri Kampus 3 mengikuti pembukaan ujian tulis.

Bapak Wakil Pengasuh memberikan sambutan yang menguatkan para santriwati untuk berprestasi dan menjalankan ujian dengan serius. Kemudian dilanjutkan dengan pengarahan tentang tata tertib ujian tulis yang diberikan oleh Bapak Wakil Direktur KMI.

Segala persiapan dilaksanakan dengan teliti dan matang, dan kami harap semua santriwati dapat mengikuti ujian dengan baik dan mendapatkan hasil yang memuaskan. Semoga ujian ini menjadi Langkah awal yang baik untuk menuju kesuksesan di semester berikutnya.

Sekretariat Wakil Pengasuh Gontor Putri 3

Related Articles:

Pembukaan Ujian Tulis, Santri PMDG Hadir Tepat Waktu

Jangan Salah Kaprah! Ujian Untuk Belajar, Bukan Belajar Untuk Ujian

Semarak 100 Tahun Gontor, Lintas Marhalah Inisiasi Nobar Film Jejak Langkah 2 Ulama di PMDG

0

GONTOR – Kick Off peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) tahun Hijriyah akan digelar pada 27 September 2023 dalam bentuk acara Sujud Syukur di Kampus PMDG pusat, Ponorogo, Jawa Timur.

Pondok Modern Darussalam Gontor berdiri pada tahun 1926 dan akan merayakan peringatan 100 tahun hari jadinya versi tahun Hijriah pada 27 September 2023 lewat kegiatan Sujud Syukur.

Sementara peringatan puncak 100 Tahun Gontor versi kalender Miladiyah atau Masehi dirayakan pada 2026 mendatang.

Untuk menyemarakkan acara sebelum Sujud Syukur Peringatan 100 Tahun PMDG, Alumni Gontor lintas marhalah menginisiasi nonton bareng film Jejak Langkah 2 Ulama di kampus PMDG pusat bersama santri-santri Gontor.

“Alhamdulillah, kami mendapat kabar dari Panitia Sujud Syukur 100 Tahun Gontor bahwa Pimpinan PMDG, KH. Hasan Abdullah Sahal, memberi ijin untuk menggelar nobar film Jejak Langkah 2 Ulama di Kampus PMDG,” kata Ketua Marhalah Laviola 2000, David Rusdianto, Jumat (15/9/2023).

Menurut David Rusdianto, Alumni Gontor lintas marhalah sengaja mengajukan pemutaran film Jejak Langkah 2 Ulama karena isi film tersebut sesuai dengan motto PMDG “Berdiri di Atas dan Untuk Semua Golongan”.

“Spiritnya kami ingin memperkuat nilai-nilai yang diajarkan Gontor. Kami juga ingin menambah wawasan adek-adek santri agar supaya mereka mengetahui sejarah pendiri Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama yang dikisahkan dalam film tersebut,” tambah David Rusdianto.

Rencananya nobar film Jejak Langkah 2 Ulama akan digelar outdoor di Kampus PMDG Pusat pada Sabtu (23/9/2023) malam.

Apa yang istimewa dari film Jejak Langkah 2 Ulama ini? Salah satu keistimewaannya menurut Zakianto Arief, yang merupakan representasi dari Alumni Marhalah Spinker (1999) karena film tersebut disutradarai oleh alumni pesantren, yaitu Sigit Ariansyah yang merupakan alumni Gontor 1990.

“Film Jejak Langkah 2 Ulama sudah diputar di banyak pesantren. Tentu jadi sebuah kebanggaan tersendiri bisa diputar di Gontor, pondok tercinta. Sutradara film ini juga seorang santri, diharapkan bisa menjadi inspirasi dan pendidikan bagi santri,” kata Zakiyanto Arief.

Riza Ashari, Humas Gontor, menyampaikan bahwa film ini syarat nilai pendidikan sehingga perlu untuk ditonton oleh para santri. “Dari film ini, santri bukan hanya akan belajar tentang sejarah, namun juga belajar tentang bagaimana para ulama menyampaikan dakwahnya ke masyarakat,” kata Riza Ashari.

Sementara Sutradara Film Jejak Langkah 2 Ulama, Sigit Ariansyah, telah sowan ke Pimpinan PMDG bulan Agustus lalu.

“Saat sowan ditemani Husain Sanusi dan Salman Budi Setiawan dari Marhalah 2000, kami menyampaikan perihal film dan riset-riset tentang ulama-ulama Nusantara, Alhamdulillah, Kiai Hasan, Kiai Amal dan Kiai Akrim gembira dengan kegiatan ini,” kata Sigit.

Sigit Ariansyah menyampaikan rasa terima kasih kepada Kiai Hasan Abdullah Sahal, Kiai Amal Fathullah Zarkasyi, Kiai Akrim Mariyat dan Panitia 100 tahun Gontor karena telah memberikan ijin pemutaran film Jejak Langkah 2 Ulama di kampus PMDG pusat.

“Selayaknya seorang santri, takdzim kami kepada Kiai-Kiai Gontor tak pernah padam. Semoga kontribusi sederhana dalam rangka peringatan 100 tahun Gontor memberikan manfaat,” kata Sigit Ariansyah.

Tak lupa Sigit Ariansyah meminta doa dan dukungan kepada semua pihak terutama seluruh alumni dan Walisantri Pondok Modern Gontor untuk kelancaran dan kesuksesan nobar film Jejak Langkah 2 Ulama di Kampus PMDG pusat.

Staf Hubungan Masyarakat PMDG

Related Articles:

Official Press Release Pondok Modern Darussalam Gontor Terkait Kecelakaan Rombongan Guru Pengabdian Alumni Tahun 2023 Dalam Perjalanan Menuju Kampus 11 Ittihadul Ummah Poso

PRESS RELEASE PONDOK MODERN DARUSSALAM GONTOR TERKAIT WAFATNYA ALMARHUM ANANDA AM

Nonton Bareng G30S PKI, Jangan Lupakan Sejarah!

Pembukaan Ujian Tulis, Santri PMDG Hadir Tepat Waktu

0

DARUSSALAM- Ujian tulis semester pertama resmi dimulai pada hari Kamis(7/9). Apel diselenggarakan di depan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) dan dihadiri oleh Bapak Pimpinan serta Direktur KMI.

Menariknya, seluruh santri telah hadir di tempat apel sebelum pukul 06.00 WIB. Kedisiplinan ini menunjukkan tingkat kesiapan dan keseriusan santri dalam menghadapi ujian semester pertama mereka. Para pengawas dan panitia pun telah mempersiapkan ruangan supaya memberikan suasana yang kondusif untuk ujian.

Direktur KMI memberikan wejangan di hadapan seluruh santri.

Dalam pidatonya, K.H Amal Fathullaah Zarkasyi berkata: ”Hari ini adalah hari pembukaan ujian tulis semester pertama. Ujian ini bertujuan supaya kita konsisten dalam belajar dan belajar itu bukan untuk ujian. Karena bila belajarmu untuk ujian saja maka akan terlupakan ilmu yang kau pelajari setelah ujian.”

Suasana hari pertama ujian tulis di PMDG.

Dalam ujian semester pertama ini, diharapkan semua santri dapat menunjukkan kemampuan dan pengetahuan yang telah mereka pelajari selama satu semester. Semoga ujian ini menjadi langkah awal menuju kesuksesan dalam mengejar cita-cita mereka di masa depan. Semangat dan doa terbaik selalu mengiringi perjalanan para penuntut ilmu di PMDG.

Staf Hubungan Masyarakat PMDG

Related Articles:

Jangan Salah Kaprah! Ujian Untuk Belajar, Bukan Belajar Untuk Ujian

Tingkatkan Intensitas Belajar Jelang Ujian, PMDG Berlakukan Belajar Malam Keliling

Koreksi Masal : Sukseskan Kegiatan Panitia Ujian

Kunjungan Mrs. Hadeel Alsabti dari Kuwait ke PMDG

0

DARUSSALAM- Ahad(3/9) Pondok Modern Darussalam Gontor(PMDG) kedatangan tamu istimewa dari Kuwait yaitu Mrs. Hadeel Alsabti. Nyatanya, kunjungan beliau disambut dengan baik dan hangat oleh pihak PMDG.

Mrs. Hadeel Alsabti melakukan perbincangan ringan dengan Pimpinan PMDG beserta ketua-ketua lembaga PMDG. Beliau membicarakan tentang Indonesia yang kaya akan hasil alamnya dan juga mengenai luar biasa pendidikan Gontor yang menggunakan bahasa Arab dan Inggris dalam sehari-harinya.

Sambutan hangat pihak PMDG kepada Mrs. Hadeel As-Sabti.

Kehadiran beliau juga disertai oleh Dr. K.H M. Hidayat Nur Wahid, Mr. Ahmad M Y M Al Haoly, dan Ustadz Abdurrahman Ali Zaid Mahfal, yang turut mendampingi Mrs. Hadeel Alsabti dalam rangka silaturahmi ke PMDG.

Silaturahmi Mrs. Hadeel As-Sabti di Kantor Pimpinan PMDG.

Beliau tiba di Indonesia pada 1 September dan mengadakan kunjungan ke berbagai lembaga pendidikan terutama pesantren. Setelah kunjungannya ke PMDG, Mrs. Hadeel Alsabti akan melanjutkan perjalanan ke Universitas Darussalam Gontor (UNIDA), Gontor Putri 1, Darussalam Garut dan juga lembaga pendidikan lainnya di daerah Jawa Barat.

Rencananya Mrs. Hadeel Alsabti akan kembali ke Kuwait dari Bandara Soekarno-Hatta pada 9 September 2023, mengakhiri kunjungannya di Indonesia

Staf Hubungan Masyarakat PMDG

Related Articles:

Pakar Ekonomi Islam Al-Azhar, Prof. Dr. Mustofa Dasuki Kasbah Adakan Kunjungan ke PMDG

Pimpinan PMDG Terima Kunjungan dari Deputi Gubernur Bank Indonesia

Kunjungan Pangdam V Brawijaya ke Pondok Modern Darussalam Gontor

Jangan Salah Kaprah! Ujian Untuk Belajar, Bukan Belajar Untuk Ujian

0

Memasuki masa-masa ujian, para santri tengah fokus mempersiapkan diri mereka sebaik mungkin. Mereka kini tengah gencar-gencarnya mengkaji ulang pelajaran mereka, serta mencari penjelasan dari pelajaran yang mereka belum pahami. Tak heran bila di masa-masa seperti ini, kita akan sering menemukan di setiap sudut tempat ada santri yang sibuk membaca atau menghafal pelajaran dari bukunya.

Nyatanya, suasana seperti ini berhasil menjadikan lingkungan belajar semakin efektif dan kondusif untuk para santri. Akan tetapi, tak sedikit pula yang salah kaprah dalam mengamati momen seperti ini. Timbul banyak pernyataan yang berasumsi bahwa orang akan belajar serius ketika akan ada ujian saja. Padahal pernyataan tersebut mutlak salah besar.

Sejatinya belajar adalah kewajiban yang harus ditunaikan oleh setiap individu muslim. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Salam sendiri telah menyampaikan dalam sabdanya tentang kewajiban seorang muslim untuk menuntut ilmu.

طَلَبُ العِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

“Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim.” (HR. Ibnu Majah)

Jangan sampai salah mengartikan arti belajar , justru ujianlah untuk belajar.

Maka jangan sampai kita salah kaprah dalam memahami arti dari ujian. Jangan pula salah niat sehingga memprioritaskan nilai saja dan meninggalkan makna sebenarnya dari menuntut ilmu. Orang yang hanya memenitngkan nilai saja cenderung mengedepankan hasil daripada proses menuju hasil tersebut.

Kesalahpahaman ini pula yang tak jarang kita temui, sehingga menimbulkan niat yang buruk untuk melakukan hal curang. Seseorang yang hanya mengejar hasil nantinya justru akan menghalalkan segala cara, yang mana itu tidak dibenarkan dalam ajaran Islam.

Sudah selayaknya kita memahami mana yang harus diutamakan ketika dihadapkan dengan kondisi seperti ini. Yang benar adalah kita menjadikan ujian sebagai momen terbaik untuk mengukur sudah sampai mana pemahaman kita akan sebuah pelajaran. Ujian mungkin juga bisa menjadi motivasi diri untuk menjadi lebih baik lagi.

Nilai memang penting, namun terlepas dari itu proses dan jihad kita menggapai nilai yang kita inginkan itu jauh lebih penting. Ujian itu diciptakan untuk belajar lebih baik lagi, bukan justru belajar hanya semata-mata karena adanya ujian. Jangan sampai salah kaprah!

Staf Hubungan Masyarakat PMDG.

Related Articles:

Tingkatkan Intensitas Belajar Jelang Ujian, PMDG Berlakukan Belajar Malam Keliling

Mujahidah Kecil; Semangat Hadapi Ujian Tulis

Ujian Tulis, Komunikasi Murid dan Guru Lewat Tulisan

Pakar Ekonomi Islam Al-Azhar, Prof. Dr. Mustofa Dasuki Kasbah Adakan Kunjungan ke PMDG

0

DARUSSALAM- Kunjungan Prof. Dr. Mustofa Dasuki Kasbah disambut hangat oleh pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Beliau merupakan pakar makosid syari’ah dan ekonomi islam Universitas Al-Azhar, Mesir. Setibanya di PMDG pada pukul 11.30 WIB beliau langsung menuju masjid jami’ untuk melaksanakan shalat jum’at bersama para santri.

Prof. Mustofa Dasuki memberikan wejangan di hadapan ribuan santri PMDG.

Usai memberikan wejangan nasehat setelah shalat jum’at dihadapan seluruh santri PMDG, rombongan singgah di kantor pimpinan pukul 13.15 WIB dan berbincang ringan tentang Universitas Al-Azhar. Beliau bercerita tentang keistimewaan atau kelebihan sya’ir bahasa Arab di Al-Azhar.

Suasana silaturrahim Pimpinan PMDG dan Prof. Mustofa Dasuki di Kantor Pimpinan PMDG.

Di kantor pimpinan, Direktur Kulliyatul Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) dan juga ketua-ketua lembaga PMDG turut hadir menyambut Prof. Dr. Mustofa Dasuki Kasbah. Kehadiran beliau sudah seperti keluarga bagi PMDG, karena hampir setiap tahun beliau berkunjung ke Gontor. Kepada para santri, beliau selalu memberikan motivasi agar tekun belajar bahasa Arab sehingga bisa melanjutkan studi di universitas Timur Tengah.

Perfotoan bersama Pimpinan PMDG dengan Prof. Mustofa Daisuki sebelum beranjak meninggalkan kampus PMDG.

Pada pukul 14.30 WIB beliau menyempatkan untuk berziarah ke makam Trimurti yang terletak dibelakang gedung Satelit dan juga mengunjungi Ma’had Al-Muqoddasah yang terletak di Desa Nglumpang (sebelah timur Gontor). Kemudian beliau melanjutkan kunjungannya ke Universitas Darussalam Gontor (UNIDA).

Staf Hubungan Masyarakat PMDG

Related Articles:

Pimpinan PMDG Terima Kunjungan dari Deputi Gubernur Bank Indonesia

Izinkan Kunjungan Tamu, Gedung Satelit Kembali Ramai Pasca Pandemi Covid-19

Kunjungan Pangdam V Brawijaya ke Pondok Modern Darussalam Gontor