Salah satu tag line dalam kepramukaan, yaitu mencetak generasi pramuka muslimah yang siap dipimpin dan siap memimpin, harus berani dalam segala hal rintangan yang ada dalam hidup dan berani menghadapi semua masalah yang ada.
PPL atau Praktik Pengayaan Lapangan
Dari Latihan Pengembangan Kepemimpinan santriwati mendapatkan materi tentang kepemimpinan, khususnya dalam kepramukaan. Dari kegiatan ini diharapkan santriwati kelas 4 dan kelas 3 intensif mendapatkan bayangan tentang kepemimpinan. Menjadi sarana pengembanagan diri pada santriwati merupakan hal positif yang disalurkan dari pondok dan dapat diamalkan diluar nanti.
Kegiatan ini diadakan sore hari dengan pemberian materi oleh pembina pramuka, dengan beberapa syarat yang harus mereka penuhi sebelum mengikuti LPK yaitu atribut yang harus disiapkan, hafalan do’a-do’a yang semuanya membutuhkan kratifitas dan disiplin yang ketat. Acara ini berlangsung selama 1 minggu, setelah itu ditutup dengan PPL atau Praktik Pengayaan Lapangan pada hari kamis, yaitu pemberian materi kepada anggota Darussalam sebagai latihan sebelum menjadi pembina pramuka. Adapun PPL itu dinilai oleh penanggungjawab dari kelas 5 sebagai pembina yang sudah dibagikan oleh ketua Gugus Depan.
Dan pada kamis malam acara ini ditutup dengan acara Api Unggun dan penutupan oleh Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri 2 serta beberapa pengumuman dari panitia kelas 5 dengan dibimbing oleh MABIKORI. Banyak harapan untuk kelas 4 dan kelas 3 Intensif dengan diadakannya acara ini agar kelak bermanfaat terutama dalam segi kepemimpinan.
MANTINGAN-Menghafal dan membaca Al Qur’an begitu mulia dimata Allah. Hal itulah yang rutin dilaksanakan oleh para Santriwati di Gontor. Untuk Melatih kemampuan dalam menghafal dan bertilawah maka dibentuklah club Jam’iatu Hifdz Qur’an dan Jam’iatu Tilawatil Qur’an. Club difokuskan untuk santriwati yang memiliki dan ingin belajar untuk membaca dan menghafal AL-Qur’an. Kegiatan ini mereka lakukan mulai dari jam 5 hingga menjelang waktu maghrib. Tak luput dari bimbingan dan pengawasan dari bagian Ta’mir Masjid dan Ustadzah Pembimbing yang mengajarkan dan menguji hafalan dan bacaan para anggota club setiap harinya.
Dengan adanya kegiatan ini memberikan banyak dampak positif, yaitu dapat mengetahui bakat santriwati dalam hal ini, dapat mempermudah untuk mencari pembaca Al-Qur’an dalam setiap acara, dan tentunya menambah wawasan, pengalaman, dan pengetahuan bagi individu setiap anggota ini. selain kegiatan di sore hari, mereka juga memiliki kegiatan lainnya yaitu ketika kegiatan muhadhoroh mereka memasuki kelas-kelas tertentu dan membaca Al-Qur’an di pembukaan pidato setiap minggunya. Ini menjadi dasar untuk meningkatkan kepercayaan diri sebelum membaca Al-Qur’an di depan banyak orang.
Perpisahan bukan berarti tidak akan ada pertemuan selanjutnya. Perpisahan karena akan menuju tingkat kehidupan selanjutnya, INSPIRING GENERATION atau Guru tahun ke-5 di Gontor Putri Kampus 2 sebentar lagi akan melanjutkan tahap kehidupan selanjutnya yaitu akan bergabung dengan masyarakat. Seluruh pendidikan yang telah didapatkan di Pondok Modern Gontor diaplikasikan dengan kehidupan bermasyarakat yang sebenarnya.
“Patah Tumbuh Hilang Berganti, Sebeluh Patah sudah Tumbuh, Sebelum Hilang sudah berganti”
Itulah filosofi yang dijunjung tinggi oleh Gontor, Guru Tahun ke-5 yang tahun ini berperan sebagai ketua kamar, dan ketua dalam segala struktur di Pondok mengkaderisasikan pengetahuannya ke Guru Tahun ke-4 yang harus mempersiapkan diri untuk tahun mendatang.
Penampilan Marawis
Acara Haflatu-l-Wada diadakan pada hari Kamis, 16 Februari 2023 di Mini Hall, diawali dengan makan bersama setelah sholat maghrib. Dilanjutkan dengan acara pembukaan yaitu marawis, lalu prakata dari perwakilan tahun ke-4 yaitu Ustadzah Salma Khairunnisa Pramudya, dan Prakata dari Guru tahun ke-5 yaitu Ustadzah Mega Melani Ramadhani, S.Pd. Sambutan oleh Bapak Wakil Pengasuh dan Bapak Wakil Direktur KMI dan penampilan terakhir dari INSPIRING GENERATION. Dalam acara ini sekaligus menjadi perkumpulan antar-kamar dengan acara makan bersama dan berfoto bersama.
Nasihat dari Bapak Wakil Pengasuh
Dalam prakata yang disampaikan oleh Ustadzah Mega menceritakan perjalanan angkatannya dari capel lalu mutasi dari kampus lain ke Gontor Putri 2 karena Gontor Putri 2 pertama menjadi KMI, lalu menceritakan bagaimana keadaan dan kondisi mereka di Gontor Putri 2, menceritakan perjalanan perkuliahan, dan terakhir pesan untuk adik adik yang sedang dalam masa skripsi, yang sedang mengajukan judul, yang sedang pusing dengan panitia OSPEK, dan yang bimbang antara lanjut atau mencukupkan pengabdian. Acara ini sangat berkesan sebagaimana ini adalah waktu yang tepat untuk mengadakan Haftatu-l-Wada.
Mantingan-OPPM adalah organisasi yang memegang pondok, maka untuk berjalannya kegiatan perlu diadakan sidang mingguan seluruh anggota OPPM. Dalam sidang ini dilaporkan Program kerja mendatang dan hasil usaha sebelumnya setiap bagian OPPM. Dengan adanya perkumpulan ini setiap bagian OPPM mengetahui sepak terjang setiap bagian, dan juga acara ini diadakan untuk menjaga kepercayaan setiap bagian OPPM.
Acara ini dipimpin oleh Ketua OPPM dengan Moderator acara adalah bagian Sekretaris OPPM. Untuk meningkatkan kesemangatan biasanya sebagian dari bagian OPPM mengumumkan untuk anggota tersemangat dalam hal-hal tertentu. Waktu pelaksanaan sidang mingguan OPPM adalah selepas sholat Isya hingga selesai. Tidak diperkenankan setiap anggota OPPM untuk absen dalam kegiatan ini, semuanya wajib hadir dan berpartisipasi dalam acara ini, adapun jika berhalangan maka diharuskan untuk mengirimkan surat perizinan ke Sekretaris OPPM dengan alasan yang masuk akal.
Setiap manusia tidak dilahirkan dengan sebuah pengetahuan, melainkan proses kehidupanlah yang membawa pengetahuan, seberapa banyak ia berusaha mencari ilmu maka sebanyak itu pula ilmu yang ia dapatkan.
21-22 Februari 2023 seluruh Guru KMI Gontor Putri 2 dan santtriwati kelas 6 berkumpul pada Pengarahan dan Nasihat sekaligus Pembagian tugas Ujian Lisan oleh Bapak Wakil Direktur KMI Gontor Putri 2 dan dilanjutkan pada tanggal 22 Pagi Pesan dan Nasihat Oleh Bapak Pimpinan Podok Modern Darusaalam Gontor melalui sistem Virtual agar semua kampus dapat menyaksikan dna mendengarkannya.
Dimulai dari tanggal 11-20 Februari 2023 Ujian Lisan dilaksanakan secara serentak di Pondok Modern Gontor Putri Kampus 2. Dengan rentan waktu selama 10 hari. Pelajaran yang diujikan untuk seluruh angkatan adalah Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Al-Qur’an dengan referensi materi sesuai dengan angkatan masing-masing. Ujian lisan ini diikuti oleh seluruh santriwati kelas 1-5, sedangkan pengujinya terdiri dari Guru-guru dari KMI dan kelas 6 dengan tugas masing-masing yang berbeda.
Ujian lisan ini merupakan awal perjalanan dari ujian sebelum menghadapi ujian tulis, dimana santriwati menjawab ujian secara lisan bukan sebuah tulisan, berupa pertanyaan yang dilontarkan oleh penguji secara bergantian dan santriwati tersebut menjawab semua pertanyaan dari penguji. Tujuan dari ujian ini adalah untuk menguji mental santriwati, atau meningkatkan mental kepercayaan diri santriwati. Ada santriwati yang memiliki akademis bagus tetapi ketika ujian lisan mereka tidak memiliki mental yang cukup untuk menjawab pertanyaan sehingga akademis mereka tidak seimbang. Maka dengan diadakannya Ujian Lisan akan menyeimbangkan kemampuan santriwati terutama dalam bidang akademis.
Adanya kegiatan Insya’ Usbu’i sangatlah berguna dalam peningkatan kualitas bahasa dan kualitas dalam merangkai suatu karya ilmiah dalam bahasa arab. Dalam kegiatan ini, para santriwati dilatih untuk menyusun kosakata yang dimilikimya, dan memahami kosakata baru yang bisa ia temukan di berbagai buku, majalah, kamus, lagu, dan sebagainya.
Kegiatan yang dilaksanakan setiap 2 minggu sekali ini, dilaksanakan dimalam hari sebelum mulainya belajar malam seperti biasanya. Kemudian dalam penulisan Insya’ Usbu’I ini, para santriwati akan didampingi oleh Wali Kelas dan Asisten Wali Kelas yang siap membantu santriwati menyelesaikan masalah dalam penulisan, makna, dan juga sebagai pengawas terhadap santriwati yang tidak menulis dengan sungguh-sungguh.
Setelah penulisan Insya’ Usbu’I, para santriwati akan mengumpulkan karyanya masing-masing yang nantinya akan diperiksa kebenarannya oleh pengawas yang merupakan Wali Kelas dan Asisten Wali Kelas, yang kemudian akan dimasukkan kedalam buku nilai yang akan tercantum kedalam Rapot Mental santriwati yang dibagikan sebelum perpulangan.
DARUSSALAM – Setelah menjalani ujian lisan dalam 10 hari, kini para siswa kelas 1 hingga kelas 5 KMI di PMDG memasuki masa ujian tulis. Ujian tersebut berlangsung selama 11 hari, dimulai dari hari Kamis (23/2).
Sebelum melangsungkan ujian tulis pada jam pelajaran pertama, para santri terlebih dahulu menghadiri upacara pembukaan ujian tulis yang dilaksanakan di depan BPPM pada pukul 06.00 WIB. Upacara tersebut turut dihadiri oleh Pimpinan PMDG, Direktur KMI beserta wakilnya, serta guru-guru senior.
Pada kesempatan yang penting itu, K.H. Hasan Abdullah Sahal menyampaikan nasehatnya kepada para santri tentang pentingnya menjaga jati diri berikut nilai-nilai dan falsafah yang terpatri di dalamnya. “Di zaman yang penuh teka-teki dan ketidakpastian ini, jadilah orang yang memiliki jati diri dengan cara menjaga diri,” jelas kiai Hasan.
Pesan dan nasehat dari Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal, di hadapan seluruh santri PMDG.
Beliau menambahkan bahwa saat ini tidak sedikit orang yang telah kehilangan jati dirinya oleh sebab tidak mampu menjaga diri, sehingga menjadi lupa diri dan akhirnya menjual diri.
Dalam kaitannya dengan pelaksanaan ujian tulis, beliau juga menerangkan bahwa ujian merupakan salah satu perantara untuk membina harga diri serta kehormatan diri. “Jadilah orang terhormat yang tidak tamak dihormati orang lain, jadilah orang berharga yang tidak tamak dihargai orang lain. Jangan berharap dirimu dihargai orang lain kalau kamu tidak menghargai dirimu sendiri. Bagaimana caranya? Jagalah dirimu dari perbuatan-perbuatan yang dapat menjatuhkan harga dirimu,” begitulah bunyi kutipan nasehat beliau.
Hal serupa disampaikan pula oleh Direktur KMI, K.H. Masyhudi Subari, M.A. dalam sambutannya. Beliau menjelaskan bahwa ujian ini tidak hanya menguji akademis dan kadar keilmuan para santri saja, tapi juga menguji akhlaq dan mentalitas mereka.
“Jangan sampai terbesit di dalam benak antum untuk berbuat curang, karena perbuatan tersebut merupakan simbol dari kehinaan,” ungkap beliau. Nasehat tersebut juga senada dengan salah satu falsafah ujian di PMDG, bil imtihaani yukramul mar`u aw yuhaanu, yang artinya “Dengan ujian, seseorang dapat dimuliakan ataupun dihinakan.”
Suasana hari pertama ujian tulis di PMDG.
Di samping itu, beliau menaruh penekanan pada hal pertama yang mutlak harus dipersiapkan oleh para santri dalam menghadapi ujian ini, yaitu niat. “Perbaikilah niatmu dalam menghadapi ujian ini, bahwa ujian bukanlah apa-apa kecuali wasilah untuk beribadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala,” terang beliau.
Hasil yang akan dicapai oleh para santri pada ujian ini akan sangat menentukan kelulusan mereka di tahun ajaran yang akan datang. Mari kita doakan mereka, semoga dimudahkan dalam memahami dan menghafal pelajaran, dimudahkan untuk istiqomah dalam niat mereka menghadapi ujian, serta mendapatkan hasil terbaik dari yang telah mereka upayakan untuk menghadapi ujian ini. Kataballaahu lahum an-Najaah wal Imtiyaz, Aamiin.
(Berita: Husain, Foto: Rayza, Review: Riza Ashari).
Mantingan. Dalam keadaan dingin sepi yang berbaur, dimana sang surya masih dengan lenyapnya ditimur. Sementara fajar sadiq menyapa, dan fajar kadzib yang mulai sirna, dan dikala kokok ayam berbunyi menyambut keheningan pagi, para pejuang berkah yang terdiri dari mahasiswi UNIDA Putri Kampus 2 menuju tempat peraduan melewatkan embun yang menetes pada dedauan. Dalam mengharap berkah dan ridho illahi.
Kegiatan yang rutin dilakukan setiap minggu ini telah digemari Sebagian besar mahasiswi, yang mana sangat menantikan wejangan dan juga tausiyah, yang mana akan disampaikan secara rutin oleh Bapak Wakil Pengasuh PMDG Putri 2, Al Ustadz Moh Alwi Yusron, M.A.
Dalam kegiatan yang rutin dilaksanakan ini para pejuang yang merupakan Mahasiswi ini diberikan beberapa keuntungan yang mana diperuntukan bagi seluruh pejuang subuh dimuka bumi ini. Karena waktu subuh merupakan waktu yang paling diberkahi apalagi jika melakukan kegitan bermanfaat lain setelah melaksanakan shalat subuh. Pasalnya bagi orang yang bangun diwaktu subuh akan mendapatkan berkah dari Allah hingga mendapat peluang untuk dido’akan oleh Rasulullah hingga malaikat. Karena pada pagi hari adalah waktunya manusia memulai aktivitas dan masih penuh semangat setelah istirahat semalaman.
Kenyataanya diantara waktu yang paling baik untuk bekerja dan mecari rezeki adalah dipagi hari. Rasulullah SAW bahkan secara khusus mendo’akan waktu pagi kepada umatnya. Rasulullah SAW bersabda: “Ya Allah berkahilah untuk umatku waktu pagi mereka”. (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasai, Ibnu Majah).
Dan sesungguhnya diantara terbit fajar dan terbit matahari adalah saat dimana Allah memberi rezeki kepada hamba-Nya. Aya.
RIMBO PANJANG – Pondok Modern (PM) Darussalam Gontor Putri Kampus 7 adakan perlombaan Pidato Akbar untuk siswi kelas 1 sampai kelas 4 yang dibagi menjadi dua zona yaitu kibar (Aliyah/sederajat) dan shigor (Tsanawiyah/sederajat) yang telah lolos seleksi dari babak pertama hingga babak terakhir, zona kibar di lapangan utama dan zona shigor di saahatu palestina, Kamis (2/2/23) Malam.
Perlombaan Pidato Akbar menggunakan 3 bahasa, bahasa indonesia, bahasa inggris dan bahasa arab. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pembelajaran dan pendidikan yang tidak didapatkan di dalam kelas yang melatih dan meningkatkan kecakapan dan rasa kepercayaan diri siswi untuk berbicara di depan banyak orang karena tidak semua siswi mampu melakukannya
Sempitnya waktu menuju ujian semester kedua, perlombaan Pidato Akbar dibarengi dengan lomba Haflah Tilawati-l-Qur’an (HTQ) dan Haflah Hifdzu-l-Qur’an (HHQ). Walaupun demikian, acara tetap berjalan dengan lancar sebagaimana mestinya ditemani dengan rintik hujan dan dinginnya malam dengan semangat dan antusias para peserta dan penonton.
Diakhir acara para pemenang lomba dibacakan dan dan diberikan piala sebagai bentuk penghargaan atas kemenangan peserta lomba pidato. Adapun rekapitulasi pemenang lomba Pidato Akbar sebagai berikut; Pidato Bahasa Arab Shigor : Juara pertama Alya Septina (1 int B), juara kedua Citra Puspita (1E), juara ketiga Millati Hanifa (2F). Adapun Kibar : Juara pertama Aprilya Mas’ul (4B), juara kedua Naisya Alya (3 Int C), juara ketiga Wahida Syafrani (3B). Pidato Bahasa Inggris Shigor : Juara pertama Almira Sahwa (1B), juara kedua Prameswari (1B), juara ketiga Raisya Kusnaini (2C). Adapun Kibar : Juara pertama Tata Mutia (3 Int C), juara kedua Ahla Meca (3E) juara ketiga Intan Anfa (4C). Pidato Bahasa Indonesia Shigor : Juara pertama Fadhilah Nur (1 Int B), juara kedua Aprilia (2H), juara ketiga Alexa Kania (1F). Adapun Kibar : Juara pertama Mufidatul Husna (4D), juara kedua Marsha Nabila (3 Int C), juara ketiga Nasywa Asyiwa (3C).
Pemenang perlombaan HTQ dan HHQ juga dibacakan dan diberikan piala, adapun rekapitulasi pemenang lomba sebagai berikut; Kategori Murottalah : Juara pertama Naila Fadhia (4C), juara keduan Fairuzziari (1E), juara ketiga Dinda Humaira (2J). Kategori Mujawwadah : Juara pertama Alini Ramadhani (3C), juara kedua Zahera (4D), juara ketiga Irnah Safrinah (2I). Kategori Hafalan 1 Juz : Juara pertama Ayunda Hanifa (1C), juara kedua Zakeisya Nadhifa (1B), juara ketiga Zahwa Ameena (2B). Kategori Hafalan 2 Juz : Juara pertama Aghnia Ilma (3C), juara kedua Shafa Ramadhani (3 Int B), juara ketiga Fadila Zahra (3 Int B). Kategori Hafalan 5 Juz : Juara pertama Flavana Zidni (1 Int B), juara kedua Fanisha Hasbi (1B), juara ketiga Nazwariah Muhti (4C)
“ Pidato itu melatih kamu semua untuk bisa bicara didepan banyak orang! Selain itu melatih kamu untuk bisa lebih percaya diri” Pesan bapak wakil pengasuh diawal acara. Nasywa
RIMBO PANJANG – Pondok Modern (PM) Darussalam Gontor Putri Kampus 7 adakan ujian seleksi peserta beasiswa Al Azhar Mesir Gelombang ke-7 sesuai instruksi kampus pusat dan dilaksanakan secara serentak setiap kampus putra dan putri, di Aula Yordania, Jumat (10/2/23) Pagi.
Sebelum memulai ujian , seluruh guru tahun pertama Extraordinary Generation seluruh kampus Gontor sudah mengikuti pengarahan oleh bapak direktur KMI Al-Ustadz K.H. Masyhudi Subari, M.A dan wakil direktur KMI Al- Ustadz Farid Sulistyo, L.c via zoom,Kamis (2/2/23) malam, satu minggu sebelum ujian dilaksanakan.
Pada pengarahan ini beliau menjelaskan mengenai banyak hal tentang beasiswa Mesir. Penerima beasiswa tersebut berjumlah 80; 50 untuk putra dan 30 untuk putri. Disamping menunggu hasil pengumuman beasiswa, do’a, ikhtiar serta tawakkal kami kerahkan kepada Allah agar diberikan yang terbaik. Ruhama