Home Blog Page 199

Art, Sport, and Handicraft Show Sarana Mengembangkan Bakat Santri

0

GONTOR–Setiap individu pasti memiliki kemampuan dan keahlian. Namun, kemampuan yang ada harus selalu diasah dan dikembangkan guna meningkatkan skill dalam bidangnya. Art, Sport, and Handicraft Show merupakan salah satu kegiatan yang diselenggarakan untuk memenuhi serta memfasilitasi santri dalam berbagai macam bidang ekstrakurikuler yang diminati, dengan harapan mampu berkembang, baik dalam segi akademis maupun non akademis.

Jum’at pagi (24/7) pukul 08.00 WIB, pembukaan kegiatan ini dilaksanakan di depan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), Dan dibuka oleh Al-Ustadz Alwi Yusron, M.A. Dengan diiringi pukulan gong sebanyak 3 kali sebagai pertanda bahwa kegiatan ini resmi dibuka. Beliau menyampaikan, “Apapun yang kita lakukan itu merupakan jihad di jalan Allah. Karena dengan berolahraga, badan kita akan menjadi sehat. Dan dengan seni kita menjadi cakap.” tutur Beliau.

Untuk kegiatan  Ekstrakurikuler yang disediakan dan ditampilkan, diantaranya: Art yang meliputi Kegiatan seni, seperti Persatuan Bela Diri Darussalam (Perbeda). Sport, yang meliputi semua jenis cabang olahraga. Serta Handicraft yang menjadi wadah pengembangan skill dalam bidang kreativitas santri. Semua yang diadakan ini untuk santri, dengan harapan agar mampu mengikutinya serta mengambil ilmu sesuai dengan kebutuhan, kemauan, dan kemampuannya.

Tujuan dari penyelenggaraan acara ini bukan hanya untuk bersenang-senang saja. Namun, acara ini memiliki banyak sekali tujuan. Salah satunya adalah pendidikan, serta merupakan ajang untuk mengembangkan diri dan kemampuan dalam berbagai bidang, agar nanti mereka mampu menjadi pemimpin yang kreatif serta inovatif.

Meskipun di tengah pandemi seperti ini,  dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, pembukaan kegiatan ini berjalan dengan lancar. Dengan harapan, kepada santri yang hadir, dapat mengambil nilai-nilai yang ditanamkan pondok di setiap acaranya. Karena program kaderisasi nilai inilah yang akan terus kita bina, agar cita-cita kita untuk menjadi ulama yang intelek itu benar terwujud dengan persiapan yang matang. Mika

Sidasa Band dan Malam Pembagian Hadiah

0

GONTOR—Usai melaksanakan berbagai macam rentetan kepanitian dalam rangka Pekan Perkanalan Khutbatu-l-‘Arsy, malam ini, (23/07) tiba saatnya bagi santri kelas 3 intensif dan kelas 4 untuk menutup rangkaian acara tersebut dengan acara Sidasa Band, sekaligus pembagian hadiah untuk para pemenang di berbagai lomba dalam rentetan acara Pekan Perkenalan ini.

Acara ini resmi dibuka oleh Pimpinan Pondok yang diwakilkan oleh Al-Ustadz Zulfahmi Syukri Zarkasyi, M.Pd. Dalam sambutannya, Ustadz Zulfahmi menyampaikan, “acara ini bukan hanya ajang hiburan dan pembagian hadiah saja, akan tetapi banyak unsur pendidikan yang ada di dalamnya, mulai dari kedisiplinan, kepemimpinan, tanggung jawab, dan kerja sama.”

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, acara yang dilaksanakan di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) ini dimulai pada pukul 20.00 dan selesai pukul 21.10 WIB. Maka untuk efektifitas waktu, pada tahun ini pembagian hadiah dilaksanakan dalam 2 gelombang. Gelombang pertama setelah penampilan dari para pemenang Song Festival, dan gelombang kedua dibagikan sebelum acara berakhir.

Piala penghargaan untuk para pemenag lomba dibagikan oleh Al-Ustadz Zulfahmi Syukri Zarkasyi, M.Pd. Daftar peserta yang mendapat piala penghargaan tersebut adalah:

PEMBAGIAN HADIAH GELOMBANG 1

Daftar Pemenang Perlombaan
Pekan Olahraga dan Seni 1441/2020
Cabang Olahraga

No Nama Lomba Pemenang
Kibar Sighor
1 Futsal Saudi 1 lt. 2 Indonesia 2
2 Sepak Bola Saudi 1 lt. 3 Syiria lt. 3
3 Tenis Meja Syanggit Syiria lt. 4
4 Voli Indonesia 3 Saudi 3 lt. 1
5 Badminton Aligarh lt. 1 Saudi 3 lt. 1
6 Basket Yaman Syiria lt. 3
Daftar Pemenang Perlombaan
Pekan Olahraga dan Seni 1441/2020
Cabang Non Olahraga

No Nama Lomba Pemenang
Kibar Sighor
1 Panco Saudi 1 lt. 2 Saudi 3 lt. 1
2 Tarik Tambang Palestina Saudi 3 lt. 1
3 Sarung Fighter Syanggit Saudi 3 lt. 1
4 Balap Sarung Saudi 3 lt. 2 Syiria lt. 4
5 Tari Estafet Palestina Saudi 3 lt. 1
6 Tic Tac Toe Saudi 1 lt. 3 Saudi 3 lt. 1
7 Tebak Kata Saudi 1 lt. 2 Indonesia 2
Daftar Pemenang Perlombaan
Pekan Olahraga dan Seni 1441/2020
Cabang Kesenian

No Nama Lomba Pemenang
1 Lukis Anekdot Saudi 1 lt. 3
2 Lukis Perspektif Saudi 1 lt. 3
3 Lukis Wajah Syiria lt. 3
Juara Umum
Pekan Olahraga dan Seni 1441/2020

No Nama Rayon Keterangan
1 Saudi 3 lt. 1 Juara Umum
PEMBAGIAN HADIAH GELOMBANG 2
Juara Lomba LKBB Resmi
1441/2020

Rayon Kibar
No Nama Rayon Nilai
1 Yaman 56
Rayon Sighor
No Nama Rayon Nilai
1 Syiria lt. 3 48
Juara Lomba LKBB Isyarat
1441/2020
Rayon Kibar

No Nama Rayon Nilai
1 Yaman 56
Rayon Sighor
No Nama Rayon Nilai
1 Syiria lt. 2 52
Juara Lomba Senam
1441/2020
Rayon Sighor

Juara Nama Rayon Poin
1 Indonesia 4 240
2 Syiria lt. 3 240
3 Indonesia 2 220
Rayon Kibar
Juara Nama Rayon Poin
1 Saudi 1 lt. 2 280
2 Saudi 3 lt. 3 220
3 Syanggit 220
Juara Poetry Reading
1441/2020
No Nama Rayon Judul
1 Zulfa Arsyadi Syanggit Kobaran Semangat
2 Naufal Kholis Solihin 2 Amarah Rakyat
3 Jajang Nurjaman Saudi 3 lt. 3 Taubat
Juara Song Festival
1441/2020
No Nama Rayon
1 Muhammad Aflah Hammam Indonesia 4
2 Ramandika Saudi 1 lt. 3
3 Lucky Syanggit
Juara Cerdas Cermat
1441/2020
No Rayon
1 Saudi 3 lt. 2
2 Indonesia 2
3 Wisma Hadi

Dengan adanya acara ini, para santri diharapkan bisa mengembangkan bakat mereka dengan maksimal dan mempunyai rasa ingin berlomba-lomba dalam kebaikan. Faruq

 

Mengenal Budaya Lewat Aneka Ria Nusantara

0

Aneka Ria Nusantara merupakan salah satu rentetan acara Khutbatu-l-‘Arsy yang diselenggarakan di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). Dalam acara ini para santri menampilkan sejumlah kesenian dari berbagai daerah di Indonesia. Acara ini dilaksanakan pada hari Kamis (23/7) lalu.

Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan budaya daerah khususnya dalam kesenian kepada santri, serta sangat bermanfaat bagi santri, selain memperluas wawasan tentang budaya yang ada di Indonesia, santri dapat belajar keragaman dalam berbangsa dan bisa lebih menjiwai semboyan “Bhineka tunggal ika”. Adapun acara-acara yang ditampilkan oleh beberapa Konsulat di Aneka Ria Nusantara tahun ini antara lain:

  1. Tari Zapin (Konsulat Riau)

Pada tahun ini Konsulat Riau menampilkan tari zapin yang mana kata “zapin” berasal dari Bahasa Arab berarti pergerakan kaki cepat mengikuti rentak pukulan. Tarian tradisioanl ini bersifat edukatif juga menghibur, sebelumnya tari zapin hanya dilakukan oleh laki-laki, namun kini sudah bisa dilakukan oleh perempuan, atau campuran.

 

  1. Tari Dayak (Konsulat Kalimantan)

Tari tradisional yang ditampilkan oleh Konsulat Kalimantan ini berasal dari suku dayak yang menampilkan tentang kebudayaan hutan, flora dan fauna serta berkisah tentang perang untuk mempertahankan suku dayak.

 

  1. Tari Tor-Tor (Konsulat Sumatra Utara)

Tor-tor adalah tarian yang seremonial disajikan dengan musik gondang. Secara fisik Tor-tor merupakan tarian, namun makna yang lebih dari gerakan-gerakannya yang disajikan terjadi interaksi antara partisipan upacara.

 

  1. Tari Topeng (Konsulat Cirebon)

Tarian ini dipentaskan oleh satu orang penari atau lebih dengan menggunakan topeng yang berbeda karakter, dan penari tersebut  dikenal dengan Dalang.

Tarian yang sudah ada sejak abad ke-10 masehi ini mengandung simbol-simbol dan makna tertentu, seperti cinta, nilai-nilai, dan kebijaksanaan.

 

  1. Tari Wayang (Konsulat Bogor)

Merupakan tarian yang mengungkapkan latar belakang peristiwa dalam cerita perwayangan. Apabila dikaitkan dengan fungsinya tari wayang termasuk dalam seni pertunjukan yang bersifat tontonan, sehingga akan terjadi komunikasi antara pelaku dan penonton, Tari Wayang juga memerlukan garapan yang serius dalam segala aspek seperti manusia, materi sajian utama, serta aspek penunjang lainnya.

 

  1. Reog Ponorogo (Konsulat Ponorogo)

Reog Ponorogo merupakan salah satu seni budaya asli dari Jawa Timur tepatnya di Kota  Ponorogo, Dalam pertunjukan Reog ditampilkan topeng berbentuk kepala singa yang dikenal sebagai “Singa Barong”, yang menjadi simbol untuk Kertabumi, dan di atasnya ditancapkan bulu-bulu merak hingga menyerupai kipas raksasa yang menyimbolkan pengaruh kuat para rekan cinanya yang mengatur dari atas segala gerak-geriknya dan salah satu yang tampil dengan Reog adalah Warok dan Gemblak, Hingga kini masyarakat Ponorogo hanya mengikuti apa yang menjadi warisan leluhur mereka sebagai pewarisan budaya yang sangat kaya.

 

  1. Arabic Dance/Marawis (Konsulat Jakarta)

Arabic Dance/Marawis adalah kelompok seni musik dari Jakarta yang telah turun temurun dibawa oleh bangsa Arab pada zaman dahulu yang biasanya dipakai untuk palang pintu, mengarak orang sunat, nikahan, atau penyambutan tamu dan sebagai seni musik yang sering dijadikan festival.

 

  1. Tari Sekapur Sirih (Konsulat Jambi)

Merupakan tarian selamat datang atau penyambutan kepada tamu-tamu besar, awalnya tarian ini bernama Tarian Penyambutan, kemudian mengalami beberapa perubahan hingga menjadi Tari Sekapur Sirih, bedanya Tarian Sekapur Sirih adalah tari kreasi baru yang diatur sedekat mungkin dengan Tari Kejei. Jumlah penari dalam Tari Sekapur Sirih menyesuaikan dengan tempat yang dipakai, bisa dilakukan oleh putra, putri, atau berpasangan.

 

Aneka Ria Nusantara Perkaya Gontor Akan Budaya dan Tradisi

0

PEACE COUNTRY – Acara Aneka Ria Nusantara merupakan salah satu rentetan kegiatan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-Arsy (PPKA) yang memiliki banyak kekayaan dari budaya dan tradisi akan nilai-nilai Indonesia. Acara ini juga merupakan orientasi untuk mengenalkan pondok kepada santri baru dan menanamkan pemahaman kepada santri-santri lama. Pada hari senin (21/07) malam, acara Aneka Ria Nusanta dilaksanakan di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM).

Acara ini dimulai tepat pada pukul 20.00 WIB dengan pembukaan dari pembawa acara, setelah itu pembacaan ayat suci Al-Qur’an dilanjutkan dengan pembawaan sambutan dari ketua panitia acara. Dalam sambutannya, ketua acara mewakili seluruh panitia yang ada untuk mengahaturkan ungkapan rasa syukur dan terima kasih mereka kepada Pimpinan Pondok serta dewan guru, karena telah mendapatkan banyak pendidikan dan pembelajaran khususnya melalui acara ini.

Kemudian acara dilanjtukan dengan Sambutan dari Al-Ustadz Firdaus Ilham Satria, S.Th.I selaku yang mewakili Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Beliau menyampaikan kepada seluruh santri yang hadir di BPPM agar para santri tahu akan kekayaan budaya dan tradisi negara Indonesia yang harus dilestarikan dalam bentuk Islami, bukan semata mata untuk meniru bangsa lain yang belum tentu sesuai dengan bangsa Indonesia. Beliau juga menyuruh kepada para santri agar selalu menjaga nilai-nilai dari Pancasila dan nasionalisme Indonesia agar para santri selalu bergerak, karena dalam pergerakan terdapat keberkahan.

“Disini kita akan dikenalkan berbagai macam budaya dan bangsa yang mengambarkan betapa kita akan berteman dengan ribuan orang dari berbagai daerah Indonesia. Pancasila mungkin bukan sesuatu yang kita hafalkan tetapi nilai-nilai pancasila sudah jauh kita terapkan sebelum Pancasila itu ditemukan, demikianlah kita diajarkan untuk menghargai budaya tanpa harus menghalangi kepercayaan kita kepada Islam sebagai agama kita.” ujar beliau dalam sambutannya

Lalu acara dilanjutkan ke inti acara yaitu penampilan tari-tarian yang meliputi seluruh wilayah Indonesia; yaitu konsulat Riau, konsulat Kalimantan, konsulat Sumatra Utara, konsulat Cirebon, konsulat Bogor, konsulat Ponorogo, konsulat Sumatra Selatan dan konsulat Jambi sebagai penutup dari tari-tarian daerah.

Selanjutnya acara ditutup oleh pembawa acara pada pukul 21.00 WIB, agar bisa memberikan para santri waktu istirahat yang cukup untuk melanjutkan kegiatan pada esok hari.Dinulcahya

 

Kegiatan Kepramukaan di PMDG Resmi Dibuka Kembali

0

DARUSSALAMScout is Jolly Game, kalimat yang berarti bahwasanya Pramuka adalah permainan yang mengasyikkan itu kembali terdengar di bumi Darussalam setelah sekian lama. Tepat pada hari Kamis (24/7) siang, kegiatan kepramukaan di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kembali dibuka. Bertempat di depan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), acara ini dibuka oleh Al-Ustadz Sunarto, S.Ag. selaku Pembina Upacara.

Acara pembukaan kegiatan kepramukaan ini melibatkan seluruh santri dari kelas 1 sampai kelas 4 Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) selaku Adika Pramuka yang terbagi menjadi pasukan Penggalang dan Penegak, kelas 5 KMI selaku Pembina, pengurus Koordinator Gerakan Pramuka dari kelas 6 KMI, serta para pembimbing dari Majelis Pembimbing Koordinator Harian (Mabikori) dan Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus).

Setelah upacara pembukaan usai, acara dilanjutkan dengan pembacaan Tengko Disiplin bagi seluruh anggota Gugus Depan (Gudep) oleh pembimbing masing-masing. Hal ini dimaksudkan agar para santri lebih berdisiplin dalam kegiatan kepramukaan dan tidak banyak melakukan pelanggaran.

Kegiatan Pramuka di PMDG bukan hanya sekedar ekstrakurikuler saja, akan tetapi merupakan kurikulum wajib bagi seluruh santri. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter, melatih jiwa kepemimpinan, dan tanggung jawab, serta meningkatkan kreatifitas santri dengan tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman. Semboyan yang sering digaungkan adalah, “We Are Scout, But We Are Moslem”. Semoga kegiatan kepramukaan pada tahun ini dapat berjalan dengan lancar, baik, dan sesuai dengan program yang telah dicanangkan oleh Pondok. hafidhrafi

Luxurious Art Exhibition-Aspire To Inspire Before Expire

0

Sorotan cahaya lighting dan genderam suara musik menyemarakkan kampung nan damai Gontor Putri Kampus 2-Sabtu (18/7) lalu. Luxurious Art Exhibition menjadi salah satu ajang Mahasiswi Guru untuk menyalurkan bakat dan kreativitasnya. Saling berkolaborasi dalam seni, musik dan tarian menjadi beragam penampilan seperti Choir, Demo Fakultas, Tari India, Tari Daerah, Modern Dance, Ring Ilussion, Beat Box, Fashion Dance, Sulap, Pop Singer, Pencak Silat, Marawis memeriahkan acara ini.

            Warna Hijau Tosca yang mendominasi dapat menyulap lapangan hijau Gontor Putri Kampus 2 menjadi panggung yang megah dan elegan. Dengan dekor jalan yang menarik perhatian.

Dibalik suksesnya acara ini, terdapat perjuangan 47 orang panitia yang mengkonsep acara, dekorasi, kostum, panggung, lighting sebaik mungkin hingga acara ini dapat berjalan dengan lancer. Dengan diketuai oleh Al-Ustadzah Binti Karimah Fakultas Tarbiyah, Al-Ustadzah Fajri Nurul Fadhilah Fakultas Ekonomi Islam dan Al-Ustadzah Novita Khairani Fakultas Syariah.

            Dengan tema yang bertajuk Aspire To Inspire Before Expire, pentas seni ini dapat menarik perhatian seluruh penonton dari kalangan santriwati hingga guru-guru senior. Dan diharapkan dapat menginspirasi dan memotivasi seluruh santriwati dalam berkarya. Hasnanabila

SERAH TERIMA AMANAT DARI PANITIA BULAN SYAWWAL (PBS) KE OPPM DILAKSANAKAN DENGAN PENUH KHIDMAT

0

PMDG Gontor Putri 2- “Patah Tumbuh Hilang berganti” begitulah Gontor memfilosofikan sebuah Organisasi. Gontor memberi banyak macam organisasi kepada santriwatinya sebagai sarana untuk berlatih. Salah satunya yaitu dengan Panitia Bulan Syawwal.

Kamis pagi (23/7), Rista Ayuna dan Ana Walidatush Sholihah keduanya sebagai ketua Panitia Bulan Syawwal telah melepaskan Tanggung Jawabnya kepada Resti Wulandari dan Afifah Nuul Hikmah selaku ketua OPPM untuk kembali bertanggungjawab mengkoordinir semua bagian OPPM. Dengan tanda bukti dibacakannya “Surat Penyerahan Amanat” oleh saudari Rista Ayuna.

Dengan adanya Panitia Bulan Syawwal ini semua dapat merasakan pengalaman berorganisasi yang terstruktur sebagaimana para Trimurti telah memikirkan ini semua. Jika diperhatikan secara seksama kita dapat mendalami berbagai cara atau ritme sebuah organisasi yang sebelumnya belum pernah kita rasakan. Dera.Febr

Gubri Apresiasi Pelaksanaan Protap Kesehatan di PMDG Putri Kampus 7

0

RIMBO PANJANG – Senin (13/7) siang, Gubernur Riau (Gubri), Bapak Drs. Syamsuar, M.Si. didampingi Kadisdik, Kabiro Kesra dan Kakanwil Kemenag Riau melakukan kunjungan ke Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 7. Selain untuk menjalin silaturahmi, kunjungan tersebut juga untuk memantau jalannya proses pendidikan. Pemerintah Prov. Riau ingin memastikan bahwa para guru dan santriwati benar-benar sehat, aman dan terbebas dari wabah Covid-19.

Siang itu, Gubri dan rombongan berkeliling memantau kondisi kamar dan kelas. Banyak arahan yang diberikan oleh beliau. Gubri menilai pelaksanaan dan penerapan protokol kesehatan di PMDG Putri Kampus 7 cukup bagus. Beliau pun memberikan apresiasi kepada Al-Ustadz M. Ma’ruf Chumaidi, selaku wakil pengasuh dan segenap jajaran PMDG Putri Kampus 7.

“Kita hari ini meninjau Ponpes Gontor Putri 7 ini dan ternyata seluruh jajaran di sini telah sangat bagus melaksanakan protokol kesehatan. Ini semua demi keselamatan para ustadz dan ustazah dan juga seluruh santriwati. Kita berharap tentunya disiplin ini tetap dipertahankan. Disiplin memakai masker, mencuci tangan, mengatur jarak. Termasuk disiplin menjaga orang yang keluar masuk ke dalam pondok ini, bahkan para orang tua sekalipin yang ingin mengunjungi anak-anak kita disini juga harus dibatasi. Kita sayang dengan anak dan harus belajar dari negara-negara maju,” tutur beliau. Farouq

Suasana Pandemi, Pendidikan Janganlah Berhenti

0

RIMBO PANJANG – Beberapa waktu silam, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dua kali memperpanjang durasi liburan bagi para peserta didik setelah mempertimbangkan kondisi pandemi. Tak mau lengah, PMDG ingin segera memulai proses pembelajaran dan pendidikan, tentunya dengan persiapan yang cukup matang. Banyak pihak yang oleh Gontor diajak untuk bekerja sama, hingga akhirnya proses pendidikan pun dimulai.

Per 30 Syawwal 1441, seluruh kampus PMDG memulai proses pendidikannya, termasuk PMDG Putri Kampus 7. Panitia yang terdiri dari para guru dan Siswi Akhir KMI, sangat disiplin memberlakukan protokol kesehatan saat mengawal proses pendaftaran dan kedatangan para peserta didik.

Proses pembelajaran dan pendidikan pun juga berjalan dengan memperhatikan protokol kesehatan. Diantaranya, melarang kunjungan wali santriwati, mewajibkan para santriwati dan guru untuk mengenakan masker, menyiapkan tempat cuci tangan di berbagai tempat, memberlakukan physical distancing pada satu bulan pertama proses pendidikan dimulai.

Tidak hanya itu, untuk menjaga kondisi fisik, PMDG Putri Kampus 7 menambah lauk pada menu makan harian tanpa memungut iuran tambahan, membagikan madu, memangkas beberapa kegiatan, dan menambah durasi istirahat malam.
Semoga Allah SWT segera mengangkat musibah ini, Amin. Farouq

Gontor: Satukan Santrinya dengan Demonstrasi Bahasa dan Rebana

0

 

 DARUSSALAM– Demonstrasi Bahasa dan Rebana adalah salah satu acara dari rentetan kegiatan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-Arsy (PPKA), yang merupakan orientasi untuk mengenalkan pondok kepada santri baru dan menanamkan pemahaman kepada santri-santri lama. Pada hari senin (13/07) malam, acara Demonstrasi Bahasa dan Rebana dilaksanakan di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM).

Acara dimulai pada jam 20:00 WIB dengan pembukaan dari pembawa acara, dan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an kemudian pembawaan sambutan dari ketua panitia acara. Dalam sambutannya, ketua acara mewakili seluruh panitia yang ada mengahaturkan ungkapan rasa syukur dan terima kasih mereka kepada Pimpinan Pondok serta dewan guru, karena telah mendapatkan banyak pendidikan dan pembelajaran khususnya melalui acara ini.

Selanjutnya acara disambung dengan sambutan dari Al-Ustadz Risvi Syarif, ST. selaku yang mewakili Pimpinan Pondok. Beliau menyampaikan kepada seluruh santri yang hadir di ruangan itu agar saling mengenal satu sama lain walau berbeda suku, bangsa, bahkan negara, karena perbedaan bentuk, wajah dan warna merupakan suatu karunia dari Yang Maha Kuasa, Allah SWT.

“Kalian disini untuk saling mengenal satu sama lain. Kalian berbeda warna kulit, wajah, bahkan bentuk postur; ini menunjukan bahwa Allah Maha Kreatif. Kalau buah hanya ada satu bentuknya, rasanya itu tidak akan enak, karena itulah Allah menciptakan perbedaan dari bentuknya.”tegas beliau dalam sambutannya. Setelah menyampaikan sambutan, beliau kemudian membuka acara secara simbolis dengan memukul gong.

Kemudian acara dilanjutkan ke inti acara yaitu Demonstrasi Bahasa dari para peserta. Adapun para peserta diambil dari beberapa konsulat yang telah lolos seleksi, dengan jumlah semuanya adalah 6 peserta; yaitu Faqih Tamimi kelas 4-D dari konsulat Banustra, Rayya Akmal kelas 4-I dari konsulat Kalimantan, Deny kelas 3 intensif I dari konsulat Pekalongan, Rifqi Ardei 3 intensif E dari konsulat Luar Negeri (tepatnya Thailand), Ahmad Luthfi kelas 3 intensif H dari konsulat Sumalia, serta Asrofi kelas 4-F dari daerah Palembang.

Adapun untuk penampilan rebana dimainkan di sela-sela acara, setelah demonstrasi dari 2 orang peserta. Lalu acara disambung dengan penampilan dari panitia acara sekaligus sebagai acara penutup untuk acara Demonstrasi Bahasa ini, mereka menampilkan drama musikal sebagai penyambung dari drama di acara Poetry Reading pada Senin (13/07) kemarin, sebelum kemudian ditutup dengan pembawa acara.Dinulcahya