Home Blog Page 238

Demi Konsolidasi Internal, Bapak Wakil Pengasuh Adakan Tasyakuran

0

RIMBO PANJANG – Perjalanan Pondok Modern Gontor Putri Kampus 7 memasuki tahun ketujuh. Perkembangannya yang cukup pesat menjadi hal yang harus disyukuri bersama. Al-Ustadz M. Ma’ruf Chumaidi, Wakil Pengasuh PM. Gontor Putri Kampus 7 mengadakan acara tasyakuran dengan mengundang seluruh guru sarjana dan karyawan.

Acara tersebut diselenggarakan pada hari Ahad (20/10). Dalam sambutannya, Al-Ustadz M. Ma’ruf Chumaidi menasihati para hadirin bahwa salah satu cara untuk meningkatkan kadar iman adalah dengan bersyukur. Niat yang tulus ikhlas karena Allah akan meningkatkan kinerja, karena yang dicari bukanlah materi duniawi melainkan ridha Allah.

Selepas menyimak nasihat Ustadz Ma’ruf, para hadirin menyantap masakan yang telah disiapkan panitia. Kehangatan ramah tamah pun terasa makin kental. Tali silaturahim terjalin kian erat. Farouq

Pengarahan Pengawas Ujian Tulis: Perketat Pengawasan Demi Mencegah Kecurangan

0

RIMBO PANJANG – Tujuh hari masa ujian lisan telah berlalu dengan segala suka dukanya. Namun, ujian masih berlanjut. Ujian tulis telah menanti para santriwati. Mereka akan menghadapi ujian tulis selama 11 hari, terhitung sejak hari Selasa (22/10) hingga Senin (4/10).

Siswi Akhir KMI yang terlibat mengawas ujian bersama para ustadzah perlu mendapatkan pengarahan mengenai tata cara mengawas yang baik dan benar. Al-Ustadz M. Jamaluddin, M.Pd.I., wakil direktur KMI pada Kamis malam (18/10) memberikan pengarahan secara detail tentang mengawas kepada segenap guru dan Siswi Akhir KMI. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya tindak kecurangan selama ujian. Karena kecurangan merupakan aib pendidikan.

Dalam nasihatnya, Al-Ustadz M. Ma’ruf Chumaidi, wakil pengasuh Gontor Putri Kampus 7 menekankan bahwa segala tugas harus dilaksanakan dengan niat lillah. Bila tugas mengawas tidak dilandasi niat ikhlas lillah, maka yang didapat hanyalah lelah. Mengawas akan menekan tindak kecurangan, dengan begitu kita telah membantu proses pendidikan. Farouq

Setelah Dilantik, Panitia Perpulangan Langsung Gelar Rakor

0

RIMBO PANJANG – Perpulangan santriwati Pondok Modern (PM) Gontor Putri Kampus 7 memang masih lama. Namun persiapannya harus dirancang sedini mungkin. Karena Siswi Akhir KMI yang dilibatkan sebagai panitia selain sedang bertugas mengawas ujian, mereka juga akan menghadapi ujian akhir gelombang pertama tiga hari pasca perpulangan adik-adiknya.

Kepanitiaan yang diketuai oleh Al-Ustadzah Yopie Rifkillah, Al-Ustadzah Wazna Fikriyah, dan Al-Ustadzah Esa Nanda Salsabila dilantik oleh Al-Ustadz M. Jamaluddin, Wakil Direktur KMI. Setelah dilantik, panitia langsung mengadakan rapat koordinasi (rakor) pada Ahad malam (20/10). Bertempat di mushala, tiap bagian menyusun program kerja dan anggaran yang kemudian diserahkan ke ketua panitia. Farouq

Eksplorasi Bakat, Peserta MHQ, MTQ, dan Pidato Akbar Diperbanyak

0

RIMBO PANJANG – Sejumlah seribuan santriwati yang saat ini sedang mengemban pendidikan di Pondok Modern (PM) Gontor Putri Kampus 7, tentunya masing-masing memiliki keterampilan, kemampuan dan kelebihan. Keterampilan-keterampilan tersebut membutuhkan wadah dan sarana untuk eksplorasi, pengembangan, pengarahan, dan pengawalan.

Salah satu media eksplorasi dan pengembangan bakat santriwati adalah lomba MHQ, MTQ, dan Pidato Akbar. Kali ini, jumlah peserta lomba-lomba tersebut diperbanyak. Hal itu demi mengeksplorasi bakat santriwati yang masih terpendam karena kurangnya kesempatan.

Sebanyak 54 orang peserta berpartisipasi dalam perlombaan ini. Karena banyaknya jumlah peserta, panggung perlombaan terbagi menjadi empat zona. Zona Amerika bertempat di depan Gedung Yordania, Zona Asia bertempat di depan Gedung Palestina, zona Australia bertempat di lapangan basket, dan Zona Eropa di lapangan utama. Lomba pidato terbagi menjadi 3 kategori bahasa, yaitu Arab, Inggris, dan Indonesia. MTQ terbagi dalam 2 kategori, yaitu murattalah dan mujawwadah. Sedangkan HTQ terbagi dalam 2 kategori, yaitu 1 juz dan 2 juz. Farouq

Bersiap Hadapi Ujian, Kepramukaan Dinonaktifkan

0

RIMBO PANJANG – Masa kegiatan belajar mengajar akan segera berakhir. Ujian pun semakin dekat. Pikiran dan jiwa santriwati perlu difokuskan untuk menghadapi ujian. Melihat hal tersebut, kegiatan Kepramukaan pun dinonaktifkan sementara.

Sehari setelah selesainya pelaksanaan ujian sore, Majelis Pembimbing Koordinator Harian (Mabikori) Gerakan Pramuka Gontor Putri Kampus 7 memberikan instruksi kepada seluruh gudep untuk melaksanakan upacara penutupan latihan. Upacara dilaksanakan di tempat latihan masing-masing pada Kamis siang (3/10). Para mabigus bertindak sebagai inspektur upacara di gudepnya masing-masing. Di sela-sela prosesi upacara, diselipkan pembacaan surat keputusan yang menerangkan bahwa kegiatan kepramukaan ditutup untuk sementara waktu. Farouq

Ujian Pelajaran Sore Pacu Ghirah Belajar Santriwati

0

RIMBO PANJANG – Pelajaran sore merupakan kegiatan kurikuler untuk pendalaman materi akademik beberapa materi, seperti muthala’ah, nahwu, sharf, reading, dan Al-Qur’an. Tujuannya pelaksanaannya tidak lain adalah untuk meningkatkan kemampuan akademis santriwati.

Kegiatan pelajaran sore telah berakhir, saatnya para santriwati menghadapi ujian. Tidak ada cara lain untuk mengetahui kadar pemahaman peserta didik terhadap pelajaran, kecuali dengan ujian. Ujian pelajaran sore ini menjadi cambuk yang memacu ghirah belajar santriwati.

Ujian pelajaran sore dilaksanakan selama lima hari. Dimulai pada hari Sabtu (28/9) dan berakhir pada hari Rabu (2/10). Ujian ini melibatkan 211 orang pengawas. Terdiri dari 124 orang ustadzah dan 87 orang santriwati kelas 6 KMI. Sebanyak 42 ruang kelas dipergunakan untuk mengakomodir jalannya ujian. Farouq

Ujian Lisan: Santri Kelas 6 Dilibatkan Menguji

0

RIMBO PANJANG – Dalam menakkar kemampuan belajar dan meningkatkan kualitas akademis santri, Pondok Modern (PM) Darussalam Gontor serentak mengadakan ujian, secara lisan maupun tertulis. Begitu juga dengan PM Gontor Putri Kampus 7 Riau, telah mempersiapkan segala kebutuhan tersebut termasuk pengarahan ujian lisan untuk para santri, oleh Wakil Direktur Kuliyyatul Mu’alimina-l Islamiyyah (KMI) al-Ustadz M. Jamaluddin, M.Pd.I, Senin (7/10) Siang, dan pengarahan umum oleh Wakil Pengasuh PM Gontor Putri 7, al-Ustadz Drs. H. M. Ma’ruf Chumaidi, Selasa (8/10) Pagi.

Pelaksanaan ujian lisan bagi seluruh santri putri PM Gontor Putri 7 dimulai pada hari Kamis – Kamis (10-17/10) Pagi. Ujian lisan di PM Gontor meliputi tiga materi diantaranya, Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan al-Qur’an. Adapun jumlah penguji di setiap ruangan sangat beragam, tergantung kelas yang diampunya. Akan tetapi, guna mempersiapkan ujian lisan ini para penguji diwajibkan membuat persiapan atau ‘idad untuk semua materi yang diujikan dan ditandatangani oleh guru-guru senior, Rabu (9/10) Pagi.

Tahun ini berbeda dengan sebelumnya, yaitu santri putri kelas 6 KMI mendapatkan pengalaman baru menjadi penguji bagi adik-adik kelasnya. Kendatinya demikian, karena santri putri kelas 6 tidak lagi dikirimkan ke PM Gontor Putri 1, Mantingan. Akan tetapi, sesuai intruksi Pimpinan Pondok PM Gontor Ponorogo, agar santri kelas 6 KMI tahun ini tetep melaksanakan kegiatan pendidikannya di PM Gontor Putri 7.

Perihal ujian, PM Gontor mendidik para santrinya dalam menghadapi ujian dengan membarikan pemahaman, pengarahan, dan sugesti semangat. Pesan yang sering disampaikan para sesepuh Gontor yaitu, “Dengan ujian, seseorang akan menjadi mulia atau hina.” Bahkan para santri dan dewan guru juga selalu diingatkan ping-sewu (seribu kali) bahwa tujuan ujian ini semata-mata karena Allah, bukan hanya belajar untuk ujian tetapi ujian untuk belajar, sekaligus menjadikan jalan berjihad fi sabilillah. Elmaliki

Samakan Persepsi, Panitia Ujian Adakan Pengarahan Penguji Ujian Lisan

0

RIMBO PANJANG – Pengarahan sebelum memulai kegiatan, menurut Pondok Modern (PM) Darussalam Gontor adalah hal yang mutlak adanya. Bahkan untuk sekedar menyapu rayon, dimulai dengan pengarahan. Pengarahan merupakan bagian dari pendidikan yang tidak boleh dipisahkan. Karena hanya dengan pengarahan, para peserta didik dapat mengerti apa yang akan dikerjakan, mengerti bagaimana mengerjakannya, dan mengerti untuk apa dikerjakan. Yang lebih penting lagi adalah agar peserta didik tidak salah niat dalam melakukan setiap aktivitas.

Santriwati PM. Gontor Putri Kampus 7 akan menghadapi ujian lisan selama tujuh hari (10-18/10). Yang berbeda dari pelaksanaan ujian lisan tahun ini adalah pelibatan Siswi Akhir KMI. Pimpinan Gontor Pusat telah memercayakan PM. Gontor Putri Kampus 7 untuk ikut membina Siswi Akhir KMI. Salah satu stimulus pembinaannya adalah dengan melibatkan mereka dalam menguji lisan.

Menimbang hal ini merupakan kegiatan perdana, maka pengarahan sebelum pelaksanaan ujian menjadi teramat penting. Tidak hanya sekali, pengarahan dilaksanakan sebanyak tiga kali. Dimulai pada hari Senin siang (7/10), Bapak Wakil Direktur KMI, Al-Ustadz M. Jamaluddin, M.Pd.I. memberikan pengarahan kepada seluruh Siswi Akhir KMI. Pengarahan dilanjutkan pada malam harinya oleh beberapa asatidz di kelas masing-masing. Sedangkan pengarahan untuk para ustadzah dilaksanakan di aula Yordania. Kemudian pengarahan umum disampaikan oleh Bapak Wakil Pengasuh PM. Gontor Putri Kampus 7, Al-Ustadz Drs. K.H. M. Ma’ruf Chumaidi pada hari Selasa pagi (8/10).

Dalam pengarahanannya, Bapak Wakil Pengasuh menerangkan bahwa tugas menguji, sejatinya adalah tugas Bapak Pimpinan Pondok. Melihat kondisi yang tidak memungkinkan untuk hal tersebut, Bapak Pimpinan Pondok mempercayakan tugas tersebut kepada para asatidz, ustadzah, dan Siswi Akhir KMI. “Mengujilah kalian, seolah-olah kalian adalah Pimpinan Pondok”, tutur beliau. Farouq

Nobar G-30-S/PKI, Waspada Peristiwa Keji

0

RIMBO PANJANG – Dalam perjalanan mengisi kemerdekaan, Indonesia pernah mengalami sejarah kelam. Tahun 1965, PKI memberontak, membunuh dengan sadis setiap orang yang tak sepaham. Para Kiai dan santri pun tak luput dari kebengisan simpatisan PKI, mereka dibunuh dengan kejam.

Kini, PKI telah tiada. Namun, generasi muda perlu mewaspadai bahaya latennya. Tak ingin kejadian itu terulang, Pondok Modern (PM) Gontor Putri Kampus 7 mengadakan nobar (nonton bareng) film dokumenter G-30-S/PKI.

Pada Rabu malam (3/10) seluruh santriwati memenuhi lapangan basket yang oleh staf pengasuhan santri telah disulap layaknya bioskop. Di tempat berbeda, yaitu di aula Yordania, para guru juga ikut menyaksikan film tersebut. Farouq

Ujian lisan (Menguji mental dan persiapan santriwati)

0

Untuk meningkatkan kualitas belajar santriwati dalam lingkup pesantren, Gontor mengadakan ujian. Ujian di Pondok Modern Darussalam Gontor diadakan kurang lebih selama satu bulan. Di awali dengan ujian lisan yang berlangsung selama sepuluh hari dan kemudian dilanjutkan dengan ujian tulis. Ujian lisan pelaksanaanya dimulai dari Selasa, 08 oktober  2019 sampai dengan Kamis, 17 Oktober  2019. Ujian lisan pada tahap ini hanya diperuntukkan untuk santriwati kelas 1 sampai kelas 5 yang berjumlah 1726 santriwati.

Adapun materi yang di ujikan mencakup 3 materi utama pada kurikulum pembelajaran Pondok Modern Darussalam Gontor yaitu Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan Al-Qur’an. Tiga materi tersebutlah  dasar atas penguasaan seluruh materi yang kemudiaan akan diujikan pada ujian tulis mendatang. Masa-masa ujian adalah waktu dimana santriwati dapat leluasa menentukan pola belajar yang memudahkan mereka dalam memahami dan menghafal pelajaran. Karena semboyan yang Gontor adalah Ujian untuk belajar, dan bukan belajar untuk ujian.

Ujian lisan ini bertujuan untuk mengukur tingkat kemampuan intelektual santri dan mengetahui hasil pembelajarannya selama satu semester, selain itu ujian ini juga bertujuan untuk melatih rasa percaya diri dan mentalitas para santri ketika berhadapan dengan para penguji. Apabila santri tersebut memiliki rasa percaya diri dan mental yang tinggi, dia cenderung akan melalui ujian dengan baik dan penuh ketenangan. Juga sebaliknya, santri yang kurang percaya diri, cenderung merasa takut, gerogi, dan menjawab dengan ragu-ragu di dalam ruang ujian, sehingga segala yang telah dihafal dan dibaca menjadi terlupakan seperti hilang sekejap mata.

 Oleh karena itu, Mental yang siap dan persiapan matang menjadi tolak ukur dalam menghadapi ujian di Pondok Modern Darussalam Gontor ini baik ujian lisan maupun ujian tulis. Persiapan ini mencakup tiga hal penting, yaitu belajar keras, beribadah keras dan berdoa keras. Dengan menerapkan tiga hal tersebut Insyaallah hasil maksimal akan tercapai. FANI