Home Blog Page 288

Usai Liburan, Kegiatan Bahasa di Gontor Kembali diaktifkan

0

GONTOR—Bahasa merupakan jati diri bagi santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Sejak berdirinya, Gontor selalu menggembleng para santrinya agar berbahasa Arab dan Inggris sehari-hari, hal ini ditunjang dengan pelaksanaan berbagai kegiatan bahasa. Biasanya, kegiatan Bahasa diaktifkan kembali setelah liburan dan diakhiri sebelum ujian.

Pembukaan Kegiatan Bahasa ini dilaksanakan pada Jum’at pagi (30/11) tepat setelah Shalat Subuh. Acara ini dihadiri oleh Pimpinan PMDG, Direktur KMI, serta dua guru senior (Al-Ustadz Mujib Abdurrahman, Lc., dan Al-Ustadz H. Khoirul Umam, M.Ec.) yang ditugasi Pimpinan untuk menyampaikan pidato berbahasa Arab dan Inggris.

Dalam pidatonya, Pimpinan Pondok, K.H. Hasan Abdullah Sahal menyampaikan: “Ihyaau lughoti-l-‘Arabiyyati Jihaadun, menghidupkan bahasa Arab adalah jihad.”

Biasanya acara ini dilaksanakan di depan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), namun pada kali ini di Masjid Jami’ lantai satu karena turunnya hujan pada malam hari, walaupun demikian, acara berlangsung dengan lancar dan berjalan dengan semestinya.

Dengan dibukanya kegiatan bahasa ini, seluruh acara bahasa akan kembali aktif, seperti penyampaian mufradat, uslub, dan lain-lain, dengan harapan para santri dapat lebih meningkatkan bahasa mereka pada semester kedua ini.(Faruq)

Pelantikan Pengurus IKPM Cabang Malaysia Periode 2018-2019

0

Kuala Lumpur — Pada hari Ahad (9/12) siang, salah satu guru senior, Al-Ustadz Sabar mewakili Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor  berkesempatan menghadiri acara pelantikan pengurus IKPM Cabang Malaysia Periode 2018-2019. Dalam acara tersebut telah dilantik sebanyak 47 pengurus IKPM Cabang Malaysia, yang diketuai oleh Al-Ustadz Muadz Bin Jamsari.

Bertempat di Kampus IIUM (International Islamic University Malaysia), Gombak, Malaysia. Acara yang dimulai pukul 15.30 (waktu setempat) ini dihadiri oleh kurang lebih 100 orang dari Anggota IKPM Cabang Malaysia. Pada kesempatan tersebut, Al-Ustadz Sabar menuturkan bahwa “IKPM Cabang merupakan ujung tombak Gontor di masyarakat”. Beliau juga berpesan bahwa pertemuan ini merupakan pertemuan penting karena berisi kepondokmodernan yang sejatinya tidak hanya saja disampaikan kepada santri namun juga alumni.

Usai Pelantikan, rombongan sempat berfoto dengan Ikhwan dan Akhwat Anggota IKPM Cabang Malaysia. Selepas itu, beliau kembali ke Crown Hotel di Kepong untuk istirahat, guna melanjutkan agenda di esok hari.

Selain menghadiri pelantikan Pengurus IKPM Cabang Malaysia, rombongan dari Gontor juga bersilaturahim ke Pondok Tahfidz Al-Gontory, Selangor dan melakukan kunjungan ke salah satu usaha yang dikelola oleh alumni Gontor. Ahsy

Pimpinan PMDG Hadiri Pernikahan Kader Pondok, Al-Ustadz Farouq Muhammad Syarif dan Al-Ustadzah Rina Nurmalasari di Palembang

0

PALEMBANG – Pada hari Senin (3/12) lalu, di sela-sela padatnya rutinitas pondok, Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menyempatkan hadir dalam acara akad nikah dan resepsi pernikahan kader pondok, Al-Ustadz Farouq Muhammad Syarif dan Al-Ustadzah Rina Nurmalasari yang bertempat di daerah Belitang, Oku Timur, Palembang, yang merupakan kediaman mempelai putri. Turut hadir pula pada acara tersebut, beberapa guru senior dari Pondok Gontor, antara lain Al-Ustadz H. Ahmad Suharto, M.Pd., Al-Ustadz H. Suroso Hadi, Al-Ustadz H. M. Taufiqurrahman, S.Ag., dan Al-Ustadz Abdul Munif, S.Ag., seluruhnya hadir sekalian istri.

Bapak Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal dan K.H. Syamsul Hadi Abdan, beserta seluruh rombongan sampai di Palembang pada hari sebelumnya. Kemudian dilanjutkan dengan bermalam di salah satu Pondok Alumni disana yang bernama Pondok Pesantren Modern Nurussalam, Sidogede, sampai keesokan paginya sebelum berangkat menuju lokasi acara pernikahan.

Farouq4Akad nikah dimulai tepat pada pukul 09.00 WIB, dilanjutkan dengan khutbah pernikahan yang langsung disampaikan oleh Al-Ustadz H. Ahmad Suharto, M.Pd.,  diteruskan dengan beberapa sambutan dari masing-masing pihak yang mewakili keluarga kedua mempelai. Kiai Hasan pun ikut memberikan pesan dan nasehat pernikahan teruntuk kedua mempelai, yang kemudian disambung dengan pembacaan do’a secara umum oleh Kiai Syamsul sebagai tanda penutup rangkaian acara akad nikah. Adapun secara keseluruhan acara tersebut dapat berlangsung dengan penuh khidmat dan lancar.

Seusai akad nikah, kedua mempelai melakukan sesi perfotoan bersama Pimpinan Pondok dan guru-guru senior sekalian istri yang hadir saat itu. Kemudian rombongan dengan segera menuju hotel untuk beristirahat sejenak, karena pada malam harinya akan diadakan acara pertemuan silaturrahim Keluarga Besar IKPM cabang Palembang bersama Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.

Beginilah cara Pondok Gontor membentuk kader dan generasi penerusnya, bahkan sampai urusan prosesi pernikahan pun juga sangat diperhatikan serta dibina agar kelak menjadi generasi yang selalu senantiasa memperjuangkan nilai dan sistem Gontor. Kita berdoa semoga kedua mempelai menjadi pasangan yang selalu diberkahi dan dirahmati oleh Allah SWT, dan dijadikan pasangan yang sakinah mawaddah wa rahmah. habibur_HMZ

Kiai Hasan Hadiri Tasyakuran 4 Windu PP. Darussalam Garut

0

GARUT–Pondok Pesantren (PP) Darussalam mengadakan Tasyakuran Milad Pondok ke 4 windu di Aula Pertemuan PP Darussalam, Sindanglaya, Kersamanah, Garut. Hari Ahad (16/12) lalu. Kegiatan ini dihadiri oleh beberapa tamu istimewa dari Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), diantaranya; Pimpinan Pondok, K.H. Hasan Abdullah Sahal, Ketua Badan Wakaf PMDG K.H. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed, dan Direktur Kuliyyatul Muallimin Al-Islamiyyah (KMI) K.H. Masyhudi Subari, M.A.

Setibanya di Pondok, rombongan Kiai Hasan disambut dengan barisan para santri di kiri dan kanan jalan, Kiai Asep dan jajaran guru lainnya memberikan pelukan hangat bagi seluruh rombongan. Tak hanya itu, Kiai Hasan, Kiai Akrim, dan Kiai Masyhudi mendapat kalung terbuat dari bunga melati dari beberapa santri PP Darussalam.

K.H. Asep Sholahuddin Mu’thi, Pimpinan Pondok Darussalam mengatakan, ia amat sangat bersyukur dengan berkembangnya pondok hingga sekarang sudah berusia 4 windu, telah banyak perubahan yang signifikan dengan adanya bantuan dari semua pihak baik dari dalam ataupun luar. Kesyukuran pondok ini pun bertambah dengan hadirnya Kiai Hasan dalam acara milad 4 windu ini. “kami bahagia dengan hadirnya guru kita, pimpinan kita di pondok darussalam ini” jelas Kiai Asep.

Dalam sambutannya, Kiai Hasan menjelaskan tentang urgensi kehadiran pesantren sebagai lembaga pendidikan terbaik di Indonesia, pesantren merupakan wadah untuk mencetak individu yang berakhlak dan berpendidikan, dengan tetap berpegang teguh pada ajaran Islam. Pondok pesantren mampu menjadi penyokong utama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Acara yang bertemakan “Darussalam bergerak mencetak generasi penerus untuk kejayaan umat dan bangsa” ini, mampu membuat kesan baik bagi seluruh santri dan para Alumni yang hadir, mereka bangga dengan kemajuan pondok yang selalu berkembang hingga di umur 4 windu ini. ”Semoga Darussalam mampu mewujudkan cita-cita Trimurti, menciptakan 1000 Gontor di Indonesia” tambah Kiai Asep dalam sambutannya.

Seusai acara, K.H. Abdullah Said Baharmus, Lc. Ketua Badan Wakaf PP Darussalam Garut mengajak para rombongan untuk melakukan inspeksi bangunan, serta beberapa kegiatan penunjang akademis santri, diantaranya: Kegiatan belajar mengajar, kegiatan tahfidz Al-Qur’an dengan bimbingan para masyayikh, kegiatan ekstrakurikuler santri dan santriwati, serta kunjungan ke Klinik Ar-Rahmah Darussalam yang menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan para santri Darussalam. Rakafadel

Gontor Raih Penghargaan Dari World Syahadah Council (WSC)

0

BATAMWorld Syahadah Council (WSC) sukses menggelar konferensi Internasional 2018 di Batam. Acara ini dihadiri oleh para Ulama, Cendikiawan, Akademisi, tokoh ilmuan , dan pakar motivasi dari berbagai negara Asean dan Internasional. kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara pihak Global Syahadah Mission (GSM), Forum Komunikasi Pondok Pesantren Batam (FKPP), dan Ikatan Keluarga Pondok Modern Cab. Batam (IKPM Batam).

Founder World Syahadah Council, Syekh Ismail Kasim mengatakan kegiatan konferensi internasional ini pertama kali diadakan di Malaysia. Indonesia dalam hal ini Batam dan Tanjungpinang menjadi tuan rumah untuk konferensi kedua. Batam dipilih karena lokasinya yang strategis. Dan mudah dijangkau dari negara-negara tetangga Indonesia.

Taten Rustandi, Ketua Panitia ISC Batam mengatakan, kegiatan ini berlangsung selama 5 hari, dengan acara inti yaitu International Syahadah Conference 2018 yang digelar di Planet Holiday Hotel, Jum’at siang (14/12).  Konferensi ini dihadiri 1.000 peserta yang terdiri dari kaum muslimin masyarakat sekitar Batam bahkan luar negeri, termasuk di dalamnya para ulama, cendekiawan, guru. Ulama-ulama yang hadir di acara ini berasal dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, Indonesia, India, Libanon, Palestina, China, Malaysia, Singapura, Thailand, Kamboja.

Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menjadi salah satu lembaga pendidikan di Indonesia yang menciptakan generasi syahadah, serta selalu konsisten menanamkan nilai-nilai ketauhidan kepada para santri. Tidak hanya itu, K.H. Hasan Abdullah Sahal dinobatkan sebagai Ulama muslim promotor perdamaian dunia. Inilah yang membuat PMDG mendapatkan penghargaan dari WSC Award 2018. Rakafadel

 

Fakultas Ushuluddin adakan SPL di Ibukota

0

JAKARTA–Studi  Pengayaan Lapangan (SPL) merupakan salah satu syarat untuk memenuhi program akademik yang mendukung proses belajar mahasiswa di Fakultas Ushuluddin UNIDA Gontor.  Pada tahun ini, mahasiswa semester 6 Fakultas Ushuluddin Kampus Rabithah mengadakan kegiatan SPL di DKI Jakarta selama 1 minggu, dimulai hari Senin (3/12) hingga Ahad (9/12). Acara ini diikuti oleh 18 mahasiswa dan 2 orang pembimbing, yaitu Al-Ustadz M. Faqih Nidzom, M.Ag. dan Al-Ustadz Abdullah Muslich Rizal Maulana, M.A.

Rentetan acara Studi Pengayaan Lapangan (SPL) dimulai dari acara pembekalan yang diisi oleh Dekan Fakultas Ushuluddin H. Syamsul Hadi Untung, M.A, M.LS dilanjutkan dengan Wakil Dekan Ushuluddin, Al-Ustadz Dr. Jarman Arroisi, M.A. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh peserta SPL, setelah pengarahan, acara dilanjutkan dengan pelepasan dan doa oleh Ustadz Syamsul.

Dalam pengarahannya, Ustadz Syamsul menyampaikan pengarahan tentang pelaksanaan SPL dari penentuan objek, pendalaman materi kajian, persiapan soal pertanyaan, hingga penulisan laporan yang baik dan benar. “Ini adalah kegiatan wajib bagi mahasiswa, acara ini penting, karena termasuk dalam SKS perkuliahan” tambah Ustadz Syamsul.

Adapun kegiatan dalam SPL adalah melakukan kunjungan ke objek-objek keagamaan atau instansi terkait seperti pondok pesantren, Majlisu-l-‘ulama, dan Universitas, hingga tempat-tempat peribadatan, yang mana kegiatan ini bertujuan agar mahasiswa mampu mengafirmasi pelajaran-pelajaran yang sudah dipelajari di bangku perkuliahan. Sedikitnya ada 9 objek studi yang mereka kunjungi di Jakarta, yaitu;

  1. Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ)
  2. Sekolah Tinggi Filsafat Islam (STFI) Sadra
  3. Muallaf Center Indonesia (MCI)
  4. Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara.
  5. Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS)
  6. Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB)
  7. Ar Rahman Qur’an Learning (AQL) Islamic Center
  8. Gereja Katedral Jakarta
  9. Pondok Pesantren At-Taqwa, Depok

 

Dalam SPL Ushuluddin kali ini, terdapat perbedaan pada bentuk laporan yang harus dikerjakan oleh mahasiswa pasca kegiatan ini selesai, mereka diwajibkan untuk membuat laporan dalam bentuk penelitian. Penelitian ini diambil dari permasalahan yang mereka temukan di beberapa destinasi yang telah mereka kunjungi selama di Jakarta.
Alhamdulillah acara ini berlangsung dengan baik dan lancar dengan memberikan pengalaman bagi mahasiswa, diharapkan kegiatan ini dapat terus dilaksanakan agar dapat meningkatkan semangat para mahasiswa dan mahasiswi UNIDA dalam menggali keilmuan, memperbanyak pengalaman, melatih kemandirian ilmiah serta membangun intelektual etik dalam diri seluruh mahasiswa dan mahasiswi UNIDA diluar bangku perkuliahan. Rakafadel

IKPM Bandung Raya Juarai IKPM Futsal Championship 2018

0

GONTOR—Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Pondok Modern Darussalam Gontor menggelar kompetisi futsal bertajuk “IKPM Futsal Championship 2018”. Babak final yang diselenggarakan di Kampus Pondok Modern Darussalam Gontor berlangsung sangat meriah, Jum’at sore (7/12). Nusantara FC Bandung Raya keluar sebagai juara kompetisi ini, setelah berhasil menundukkan tim IKPM Malaysia dengan skor 5-1.

Sebelumnya acara dihelat serentak di 8 daerah di seluruh Indonesia melibatkan 90 tim pada tanggal 2 Desember 2018. Ketua umum Pengurus Pusat IKPM Pusat, Al-Ustadz H. Ismail Abdullah Budi Prasetyo menyampaikan bahwa agenda ini dihelat dalam rangka membangun prestasi sekaligus silaturahim antar alumi Gontor di seluruh Indonesia.

Pada saat babak penyisihan, PP IKPM Pusat mengirim sejumlah guru senior untuk menjadi pengawas sekaligus memastikan bahwa acara ini memiliki semangat sekaligus visi misi Pondok Modern Darussalam Gontor. Diantara guru-guru senior yang dikirim PP IKPM Pusat yaitu: Ustadz M Badrun Syahir (Bandung), Ustadz Saiful Anwar (Bekasi), Ustadz Rif’at Husnul Ma’afi (Yogyakarta), Ustadz M Adib Fuadi Nuriz (Surabaya), Ustadz Akrimul Hakim (Jakarta), Ustadz Cecep Shobar Rahmat (Makassar) dan Ustadz Harianto Abdul Jalal (Lampung).

“Acara ini diselenggarakan dalam rangka mewujudkan visi dan misi IKPM sebagai media pereket umat, mempererat persamaan serta ukhuwan antar alumni dan IKPM Cabang,” jelas Ketua panitia penyelenggara, Al-Ustadz Adib Fuadi Nuriz.

Berikut merupakan tim-tim yang lolos dalam babak penyisihan di setiap regional:

Darul Ma’rifat FC (Regional Gontor), Soprtivo FC (IKPM Malang), Nusantara FC (IKPM Bandung), D’panser Sunan Kuning FC (IKPM Semarang), Lodjie FC (IKPM Jogja), BexSmart FC (IKPM Bekasi), IKPM Malaysia, Granat FC (IKPM Lampung), dan PMDG Kampus 13 (IKPM Sulawesi).brada

 

 

 

Pupuk Kebersamaan, PMDG Adakan Silaturahim dan Tour Keluarga Pondok ke Surabaya

0

SURABAYA—Kebersamaan adalah kata kunci untuk mencapai kesuksesan. Sebuah lembaga tidak akan mampu mencapai titik keberhasilan, kecuali terjalin kerjasama yang baik antara komponen-komponen yang ada di dalamnya. Kebersamaan juga merupakan nilai yang diwariskan oleh Trimurti kepada generasi setelahnya. Para Pendiri Pondok Modern selalu menyelesaikan problematika pondok dengan musyawarah, difikirkan bersama, diputuskan bersama, dijalankan bersama dan ditaati bersama dengan seluruh Ahli Pondok Modern, baik guru maupun santri. Dengan demikian tercapailah berbagai keberhasilan baik yang bersifat ma’nawi (penanaman Panca Jiwa, Motto, dan filsafat hidup Pondok Modern) ataupun yang bersifat maady (pelaksanaan program Panca Jangka). Sehingga dapat dipastikan, bahwa keberhasilan yang dicapai saat ini, adalah buah dari nilai-nilai kebersamaan yang telah tumbuh subur sejak 92 tahun yang lalu.

Mengingat akan pentingnya arti kebersamaan tersebut, Pondok Modern Gontor dalam usianya yang ke 92 tahun, selalu membangun konsolidasi ke dalam, guna untuk melestarikan nilai-nilai kebersamaan yang diwariskan oleh Trimurti, mempererat tali persaudaraan antar kader, meningkatkan integritas terhadap nilai, jiwa, dan sistem, serta menyamakan visi, misi dan orientasi perjuangan di Pondok Modern (tajdiidun niyyah).

Diantara upaya Pimpinan Pondok Modern dalam menguatkan konsolidasi di atas adalah dengan mengadakan tour dan wisata bersama seluruh Keluarga Pondok Modern (Pembantu Langsung Pondok), beserta seluruh keluarganya. Acara yang berlangsung selama 3 hari, yakni pada hari Senin-Rabu, 18-21 November 2018 tersebut diselenggarakan di Kota Surabaya, tepatnya di Hotel Mercure. Kegiatan ini dikuti oleh lebih dari 700 orang keluarga besar PMDG. Kegiatan ini bukan sekedar wisata biasa yang berkonotasi santai, bersenang-senang, belanja, menghilangkan penat dan melupakan kesibukan sejenak, yang semua itu tidak sesuai dengan nilai dan ajaran Pondok Modern tentang kesederhanaan dan pentingnya waktu. Akan tetapi kegiatan wisata ini tetap dalam konteks ar-rohatu fi tabadulil’ a’maal, yaitu tetap menjadi bagian kegiatan penting yang wajib diikuti oleh segenap keluarga Pondok Modern.

Dalam kegiatan ini, Pimpinan Pondok Modern berkesempatan untuk menyampaikan pidatonya, dalam tempat, situasi dan kondisi yang berbeda dari biasanya. Dengan demikian diharapkan nilai-nilai kepondokmodernan yang ditanamkan bisa lebih efektif dan berkesan. Sementara itu, dalam kesempatan yang lain, para kader beserta keluarganya bisa membaur dengan keluarga yang lain dalam suasana keakraban, saling sapa, saling kenal, sehingga tercipta lingkungan kekeluargaan yang harmonis antar mereka.brada

Gontor Delegasikan Kontingen dalam “1st ASEAN Rover Moot di Games Village, Berakas, Brunei Darussalam”

0

GONTOR- Pada hari Kamis, (6/12) Kontingen Pramuka Penegak Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) resmi diberangkatkan oleh Bapak Pimpinan di depan kantor pimpinan PMDG.. Kontingen akan mengikuti acara  “1st ASEAN Rover Moot di Games Village, Berakas, Brunei Darussalam” yang akan diselenggarakan kurang lebih selama satu pekan.

Kontingen Pondok Modern Darussalam Gontor terdiri dari anggota pramuka yang tergolong usia Penegak dan Bindamping, yang berjumlah 30 orang dengan perincian sebagai berikut:

 

  • Siswa Kelas 4 KMI    : 1        orang
  • Siswa Kelas 5 KMI    : 13      orang
  • Siswa Kelas 6 KMI    : 13      orang
  • Guru KMI                   : 3        orang
  • Jumlah keseluruhan : 30      orang

fix 2

Dengan pendelegasian tersebut, akan memudahkan Koordinator gerakan pramuka dan MABIKORI dalam mengetahui tolak ukut potensi dan kemampuan kepramukaan santri-santri PMDG, serta memberikan pengalaman kepada para adika dalam berpramuka baik di dalam maupun di luar Negeri.AbuFariz

 

Kiai Hasan Sapa IKPM Batam

0

Batam-Sabtu pagi (15/12), K.H. Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan PMDG sapa IKPM Batam di Masjid Agung Batam. Kiai Hasan hadir di Batam sebagai pembicara dalam International Syahaadah Conference (ISC) yang diadakan oleh Global Syahaadah Council (GSC), beliau hadir bersama sejumlah ulama international dari berbagai negara: Maroko, Tunisia, India, Malaysia, Al-Jazair, Palestina, Pakistan, Amerika, Indonesia dan masih banyak lagi. Tepat setelah selesai pidato, beliau meninggalkan acara tersebut untuk bertemu dengan para alumni Gontor di lantai dasar Masjid.

Kiai Hasan disambut hangat oleh seluruh anggota IKPM Batam yang hadir. Beliau memberi apresiasi kepada IKPM ini, karena IKPM Batam ini sangat aktif. Perlu diketahui, yang menjadi panitia lokal dalam acara ISC ini semuanya adalah anggota IKPM Batam. Kiai Hasan memberikan nasehat tentang nilai-nilai pesantren, lika liku kehidupan, tantangan umat ke depan, prinsip-prinsip hidup dsb. tidak lupa diwarnai dengan lelucon khas beliau.

“Inilah saya, dari santri ke santri, di Jakarta bersama santri, di sini (Batam) bersama santri,” jelas Kiai Hasan. “Ini yang bagi saya mahal banget, kalau tidak bertemu antum pasti saya menyesal. Andai tadi saya bicara sampai waktunya habis, saya akan sempatkan waktu, kita bertemu anak-anak (IKPM) di airport” Lanjut beliau. AaRum