GONTOR—Bahasa merupakan jati diri bagi santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Sejak berdirinya, Gontor selalu menggembleng para santrinya agar berbahasa Arab dan Inggris sehari-hari, hal ini ditunjang dengan pelaksanaan berbagai kegiatan bahasa. Biasanya, kegiatan Bahasa diaktifkan kembali setelah liburan dan diakhiri sebelum ujian.
Pembukaan Kegiatan Bahasa ini dilaksanakan pada Jum’at pagi (30/11) tepat setelah Shalat Subuh. Acara ini dihadiri oleh Pimpinan PMDG, Direktur KMI, serta dua guru senior (Al-Ustadz Mujib Abdurrahman, Lc., dan Al-Ustadz H. Khoirul Umam, M.Ec.) yang ditugasi Pimpinan untuk menyampaikan pidato berbahasa Arab dan Inggris.
Dalam pidatonya, Pimpinan Pondok, K.H. Hasan Abdullah Sahal menyampaikan: “Ihyaau lughoti-l-‘Arabiyyati Jihaadun, menghidupkan bahasa Arab adalah jihad.”
Biasanya acara ini dilaksanakan di depan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM), namun pada kali ini di Masjid Jami’ lantai satu karena turunnya hujan pada malam hari, walaupun demikian, acara berlangsung dengan lancar dan berjalan dengan semestinya.
Dengan dibukanya kegiatan bahasa ini, seluruh acara bahasa akan kembali aktif, seperti penyampaian mufradat, uslub, dan lain-lain, dengan harapan para santri dapat lebih meningkatkan bahasa mereka pada semester kedua ini.(Faruq)
Akad nikah dimulai tepat pada pukul 09.00 WIB, dilanjutkan dengan khutbah pernikahan yang langsung disampaikan oleh Al-Ustadz H. Ahmad Suharto, M.Pd., diteruskan dengan beberapa sambutan dari masing-masing pihak yang mewakili keluarga kedua mempelai. Kiai Hasan pun ikut memberikan pesan dan nasehat pernikahan teruntuk kedua mempelai, yang kemudian disambung dengan pembacaan do’a secara umum oleh Kiai Syamsul sebagai tanda penutup rangkaian acara akad nikah. Adapun secara keseluruhan acara tersebut dapat berlangsung dengan penuh khidmat dan lancar.
