Home Blog Page 33

Gontor Kampus Pusat Awali Dominasi di Olimpiade 100 Tahun dengan Kemenangan Telak

0

GONTOR – Gemuruh ribuan santri menggema di Darussalam Gontor Stadium (DGS) ketika tim sepak bola Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus Pusat menghadapi Pondok Pesantren (PP) Riyadlul Ulum pada laga pembuka Olimpiade 100 Tahun Gontor, Senin (22/9) sore. Pertandingan ini menjadi penanda dimulainya perhelatan olahraga yang akan berlangsung selama tujuh hari tersebut, mulai dari hari ini (Senin-red) hingga Senin (27/9).

Sejak peluit pertama, PMDG Kampus Pusat tampil dominan. Serangan cepat mereka berhasil menerobos pertahanan Riyadlul Ulum. Gol pertama tercipta dari kaki Naufal Hilmi yang menyelesaikan umpan dari Qomaruddin. Tidak berhenti di situ, Rafifi Badrial menambah keunggulan lewat tembakan jarak dekat pada menit ke-22.

Ketegangan memuncak saat wasit menunjuk titik putih setelah terjadinya handsball di kotak penalti. Hikam Fauzan yang maju sebagai eksekutor berhasil menaklukkan kipper lawan di menit ke-32. Babak pertama ditutup dengan sundulan Hanan Utama yang memanfaatkan crossing dari Hikam, membawa tuan rumah unggul 4-0.

Memasuki babak kedua, permainan semakin menarik dengan Riyadlul Ulum yang mencoba membangun serangan balik, meskipun belum berhasil menembus barisan pertahanan Gontor Pusat. Di menit-menit terakhir, tuan rumah berhasil memastikan kemenangan telak 5-0 lewat gol dari Hanan Utama.

Pelatih kontingen PMDG Kampus Pusat, Al-Ustadz Shadra Maularosa, mengaku puas dengan performa anak asuhnya. “Ini awal yang baik, anak-anak bermain lepas sekaligus berdisiplin. Tapi, perjalanan masih panjang,” ujarnya.

Sementara itu, Rifki Edi, pelatih kontingen PP. Riyadlul Ulum menyebut lag aini menjadi pengalaman berharga. “Kami memang kalah jauh, tapi atsmosfer stadion luar biasa. Ini menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki tim ke depan.”

Kemenangan ini diharapkan mampu mengawali dominasi PMDG Kampus Pusat dalam Olimpiade 100 Tahun Gontor, sekaligus membakar semangat para pesertanya untuk memberikan usaha terbaik pada lomba-lomba berikutnya.

(Berita : Faza, Haqi, Daniel, Shafwan, Keano, Foto : Tim Dokumentasi Peringatan 100 Tahun Gontor, Reviewer : Winka, Alig, Ghazi)

Related Articles :

Olimpiade 100 Tahun Gontor, Wadah Pendidikan Calon Pemimpin Masa Depan

GMBC Sebagai Batu Loncatan dalam Sejarah PMDG

GMBC 2025: Musik Sebagai Wadah Pembentukan Karakter

Malam Pencerahan Seminar Qur’ani, “Istiqamah Berprestasi dengan Al-Qur’an” HTQ & HHQ Putri Nasional 2025 di Gontor Putri Kampus 3

WIDODAREN – Sabtu (21/09/2025), Gontor Putri Kampus 3 kembali menghadirkan rangkaian kegiatan HTQ & HHQ Putri Nasional 2025 dengan penyelenggaraan Seminar Qur’ani bertema “Istiqamah Berprestasi dengan Al-Qur’an”. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 20.00 WIB di Aula Mini Gontor Putri Kampus 3, diikuti oleh santriwati peserta lomba serta para ustadzah yang ingin memperdalam pemahaman Al-Qur’an.

Seminar Qur’ani kali ini menghadirkan Ustadz Dr. M. Shohibul Mujtaba, M.Ag., seorang pakar dan akademisi di bidang Al-Qur’an, sebagai pembicara utama. Beliau memiliki latar belakang yang luas, antara lain sebagai dosen Program Studi Aqidah dan Filsafat Islam S1 dan S2, dosen program Diploma ‘Aly Hidayah Quraniyyah di Makkah al-Mukarramah, Direktur Markaz Al-Qur’an (MQ), Direktur Pusat Studi al-Quran Sirah Nabawiyyah (PSQS), Deputi Direktorat Kepesantrenan, dan Kepala Divisi Imamah Takmir Masjid UNIDA Gontor.

Dalam seminar ini, Ustadz Shohibul Mujtaba membahas berbagai topik penting seputar penguatan pemahaman Al-Qur’an, penerapan nilai-nilai Qur’ani dalam kehidupan sehari-hari, serta metode efektif dalam menghafal dan menelaah Al-Qur’an. Santriwati tampak antusias mengikuti materi, mencatat setiap poin penting, dan berinteraksi melalui sesi tanya-jawab yang mendalam.

Suasana seminar berlangsung hangat namun khidmat, di mana peserta tidak hanya mendapatkan wawasan akademik, tetapi juga motivasi spiritual yang kuat. Seminar bertema “Istiqamah Berprestasi dengan Al-Qur’an” ini dapat menjadi bekal tambahan bagi para santriwati dalam menapaki perjalanan mereka dalam HTQ & HHQ, sekaligus memperkuat komitmen mereka terhadap pengembangan ilmu dan pengamalan Al-Qur’an.

Berita : Staf Sekretaris Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 3
Foto : Staf Multimedia PMDG Putri Kampus 3
Reviewer : Staf Sekretaris Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 3

Related Articles :

Final Tadabbur Al-Qur’an HTQ & HHQ Putri Nasional Uji Kualitas Peserta

Semangat Qur’ani Hiasi Hari Kedua HTQ & HHQ Putri Nasional 2025

Cahaya Qur’an Sinari Darussalam : HTQ & HHQ Nasional 100 Tahun PMDG di Gontor Putri Kampus 3

Final Tadabbur Al-Qur’an HTQ & HHQ Putri Nasional Uji Kualitas Peserta

KARANGBANYU – Senin (22/09), rangkaian Haflatul Tilawatil Qur’an dan Haflatul Hifdzil Qur’an (HTQ & HHQ) Putri Nasional 2025 berlanjut dengan final Tadabbur Al-Qur’an. Babak puncak ini digelar pada Senin pagi di Aula Mini Gontor Putri Kampus 3 dengan menghadirkan finalis dari Gontor Putri Kampus 1, Gontor Putri Kampus 3, dan Pondok Pesantren Darussalam Rajapolah Tasikmalaya.

Pada cabang ini, para finalis tidak hanya dituntut kefasihan berbicara dalam bahasa arab dan inggris, tetapi juga kedalaman pemahaman dalam mengaitkan nilai-nilai Al-Qur’an dengan realitas kehidupan. Setiap penampilan menghadirkan renungan yang menyentuh, inspiratif, dan penuh hikmah.

Para juri dan penonton dibuat kagum oleh penjelasan yang dipaparkan para finalis, di mana setiap kata yang disampaikan menjadi pengingat akan peran Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Final Tadabbur Al-Qur’an ini menjadi ajang syiar sekaligus pendidikan, yang meneguhkan komitmen melahirkan generasi Qur’ani berilmu, berakhlak, dan istiqamah.

Berita : Staf Sekretaris Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 3
Foto : Staf Multimedia PMDG Putri Kampus 3
Reviewer : Staf Sekretaris Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 3

Related Articles :

Semangat Qur’ani Hiasi Hari Kedua HTQ & HHQ Putri Nasional 2025

Cahaya Qur’an Sinari Darussalam : HTQ & HHQ Nasional 100 Tahun PMDG di Gontor Putri Kampus 3

Olimpiade 100 Tahun Gontor, Wadah Pendidikan Calon Pemimpin Masa Depan

0

GONTOR – Bupati Ponorogo, Bapak H. Sugiri Sancoko, S.E., M.M., membuka kegiatan Olimpiade 100 Tahun Gontor pada Senin (22/9) di Lapangan Sepak Bola Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Dalam pidatonya, beliau mengaku bangga dengan pencapaian PMDG yang terus berkontribusi bagi masa depan bangsa, dan kini telah mencapai usianya yang ke-100 tahun.

“Kami bangga dengan keberadaan Pondok Modern Darussalam Gontor yang hari ini sudah menuju seratus tahun. Dari sana lahir generasi yang top, sebagaimana hari ini bagaikan konferensi orang-orang hebat di masa depan,” ungkap beliau dalam sambutannya.

Pimpinan PMDG, KH. Hasan Abdullah Sahal, turut menyampaikan bahwa PMDG terus berkembang seiring bertambahnya usia, dengan tetap mempertahankan nilai dan falsafah yang telah ditanamkan para pendirinya.

“Sekarang seratus tahun, ada banyak perkembangan ke depan, tetapi tetap al-muhafazhatu ‘ala al-qiyam wa taghyīr ilā al-kamāl (menjaga nilai-nilai dan berkembang menuju kesempurnaan),” tutur beliau.

Seremoni pembukaan olimpiade berlangsung meriah. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua Umum Panitia Peringatan 100 Tahun Gontor, para ketua lembaga PMDG, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta para kiai dari pondok pesantren sekitar Ponorogo.

Sebagai lembaga pendidikan komprehensif, PMDG mendidik santrinya dari berbagai aspek, mulai dari intelektual, mental, spiritual, hingga fisik. Olimpiade Olahraga 100 Tahun Gontor hadir sebagai salah satu bentuk pendidikan tersebut. Sebanyak lebih dari 1.500 peserta yang berasal dari 34 lembaga pendidikan berkompetisi sekaligus belajar makna kebersamaan, sportivitas, dan semangat juang.

Hal ini ditegaskan oleh Ketua Umum Peringatan 100 Tahun PMDG, Assoc. Prof. Dr. Khoirul Umam, M.Ec., melalui sambutannya bahwa kegiatan ini merupakan wadah pendidikan calon pemimpin masa depan.

“Ini bukan sembarang olimpiade. Ini adalah berkumpulnya santri calon pemimpin masa depan. Di masa depan, merekalah yang akan menanamkan nilai-nilai Islam dan menyemai peradaban utama di Indonesia bahkan dunia.”

Sebanyak tujuh cabang olahraga, yaitu sepak bola, futsal, voli, basket, takraw, tenis meja, dan bulu tangkis, hadir dalam olimpiade yang berlangsung pada 22–29 September 2025. Harapannya, perhelatan ini mampu menjadi inspirasi bagi seluruh lembaga pendidikan, khususnya pondok pesantren, untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki di bidang olahraga.

Olimpiade Olahraga 100 Tahun Gontor menunjukkan konsistensi PMDG dalam menjaga nilai-nilainya agar tetap eksis mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan falsafah yang telah ditanamkan para pendirinya.

(Berita : Alif, Ghazi, Foto : Tim Dokumentasi Peringatan 100 Tahun Gontor, Reviewer : Winka)

Related Articles :

GMBC Sebagai Batu Loncatan dalam Sejarah PMDG

Buka WMSJ 2025, Ketua MPR RI: 15.333 Peserta Harus Jadi Penggerak Perdamaian Dunia

Menteri Agama: WMSJ 2025 Jadi Ajang Kaderisasi Generasi Bangsa

Semangat Qur’ani Hiasi Hari Kedua HTQ & HHQ Putri Nasional 2025

WIDODAREN – Ahad (21/09) menandai hari kedua terselenggaranya Haflatul Tilawatil Qur’an (HTQ) & Haflatul Hifdzil Qur’an (HHQ) Putri Nasional 2025 di Gontor Putri Kampus 3. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor dan diikuti oleh santriwati dari berbagai pondok putri se-Indonesia, dengan semangat syiar Qur’ani yang menguat.

Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan perlombaan kategori Semi Final Murottal yang diikuti oleh 10 peserta, bertempat di Auditorium Gontor Putri Kampus 3. Para peserta menunjukkan kemampuan tilawah mereka dengan penuh khidmat, memancarkan semangat dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.

Selain itu, Semi Final Hifdzul Qur’an juga digelar secara bersamaan untuk berbagai juz. Lomba Hifdzul 5 Juz berlangsung di dalam Masjid Khodijah, 10 Juz di teras depan Masjid Khodijah, dan 15 Juz di Markaz Khot. Setiap peserta menampilkan kemampuan hafalan mereka dengan tekun dan disiplin, menekankan nilai kekhusyukan dan komitmen terhadap Al-Qur’an.

Hari kedua HTQ & HHQ Nasional 2025 ini menghadirkan momen yang memperkuat ukhuwah antar pesantren putri, sekaligus menjadi ruang refleksi dan motivasi bagi para santriwati untuk terus menjaga dan menghidupkan semangat Qur’ani. Dengan suasana yang khidmat dan penuh keberkahan, kegiatan ini menegaskan pentingnya pembinaan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari para santriwati di seluruh Indonesia.

Berita : Staf Sekretaris Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 3
Foto : Staf Multimedia PMDG Putri Kampus 3
Reviewer : Staf Sekretaris Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 3

Related Articles :

Cahaya Qur’an Sinari Darussalam : HTQ & HHQ Nasional 100 Tahun PMDG di Gontor Putri Kampus 3

GMBC Sebagai Batu Loncatan dalam Sejarah PMDG

GMBC 2025: Musik Sebagai Wadah Pembentukan Karakter

Cahaya Qur’an Sinari Darussalam : HTQ & HHQ Nasional 100 Tahun PMDG di Gontor Putri Kampus 3

WIDODAREN – Sabtu, (20/09) menjadi hari bersejarah bagi Gontor Putri Kampus 3 atas terselenggaranya Pembukaan Haflatul Tilawatil Qur’an (HTQ) dan Haflatul Hifdzil Qur’an (HHQ) Nasional antar pesantren putri se-Indonesia Sebagai rangkaian peringatan 100 tahun Gontor. Acara ini diikuti oleh 117 santriwati  perwakilan dari 17 pondok pesantren putri, acara ini berlangsung di Auditorium Gontor Putri Kampus 3.

Kegiatan diawali dengan penyambutan hangat hadrah yang menghadirkan suasana syahdu sekaligus meriah. Selanjutnya, acara dibuka dengan qira’atul Qur’an yang dibacakan dengan penuh khidmat oleh Qari’ah Internasional, Al-Ustadzah Yanti Susanti, M.Pd.I, yang membuat seluruhnya larut dalam keindahan ayat-ayat suci.

Acara berlanjut dengan Kalimat- kalimat penting. Yang pertama disampaikan oleh Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Al-Ustadz K.H. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed., yang dalam kesempatan ini menyampaikan agar selalu bersyukur atas terselenggaranya acara HTQ& HHQ, sekaligus harapan agar kegiatan ini menjadi momentum memperkuat syiar Qur’an di lingkungan pesantren. kedua datang dari Ketua Panitia 100 Tahun PMDG, Ustadz Dr. Asif Trisnani, yang menegaskan bahwa acara ini membawa banyak nilai positif, khususnya dalam menghidupkan semangat Qur’ani di kalangan santriwati sekaligus mempererat ukhuwah antar pesantren putri se-Indonesia. Dan ketiga disampaikan olehUstadzah Dr. Hj. Maria Ulfah, M.Ag. yang juga qoriah internasional sekaligus menjadi tamu utama dalam acara HTQ & HHQ nasional di Gontor putri 3

Sebagai tanda dimulainya kegiatan, dilakukan prosesi penyematan tanda peserta oleh Ustadzah Dr. Hj. Maria Ulfah, M.Ag. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembukaan secara simbolis oleh Bapak Pimpinan Pondok, Al-Ustadz K.H. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed., para asatidz, Serta Al-Ustadzah Dr. Hj. Maria Ulfah, M.Ag. Momen penuh khidmat ini menjadi pembukaan resmi perlombaan HTQ & HHQ Nasional 2025.

Acara kemudian berlanjut dengan penayangan video opening  yang memperlihatkan semangat para santriwati dalam melantunkan tilawah, menjaga hafalan, serta berkompetisi dengan penuh keberkahan. Melalui video ini menjadikan HTQ & HHQ wadah syiar Qur’an sekaligus media mempererat ukhuwah di antara pesantren putri se-Indonesia.

Suasana semakin semarak dengan pemanggilan tiap-tiap kafilah dari 16 pondok pesantren putri peserta lomba. Setelah itu, penampilan Drama Qur’ani dari  santriwati yang menyentuh hati, mengajak hadirin merenungi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan nyata, penuh pesan moral, dan menyisakan kesan mendalam. Dan persembahan MARS dan HYMNE  HTQ & HHQ oleh JMQ dan JMH Sebagai penutup. Rangkaian Acara pembukaan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin secara khidmat oleh Al-Ustadz Noor Syahid, Lc., M.A., acara diakhiri dengan ramah tamah antara para asatidz dan ustadzah. momen ini menjadi ruang silaturahmi  sekaligus refleksi bersama atas kesempatan berkumpul dalam semangat Qur’ani.

Berita : Staf Sekretaris Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 3
Foto : Staf Multimedia PMDG Putri Kampus 3
Reviewer : Staf Sekretaris Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 3

Related Articles :

Seminar Peningkatan Minat Pendidikan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Oleh KKNT Unida Gontor

Kenangan Tak Terlupakan; Perpisahan Haru Mahasiswi KKNT UNIDA Gontor dengan MTs Al-Hidayah, Wujud Kebersamaan dan Dedikasi

Kumpulkan Keberkahan Malam Lailatul Qodar; KKNT Unida Gontor Dan TPA Gelar Tausiyah Bersama

GMBC Sebagai Batu Loncatan dalam Sejarah PMDG

0

GONTOR – Rangkaian Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) berlangsung meriah dengan digelarnya Gontor Marching Band Competition (GMBC) yang dimulai pada Selasa (16/9) sampai dengan Kamis (18/9). Acara yang diikuti oleh berbagai pondok pesantren di Indonesia ini tidak hanya menampilkan keterampilan musikal, tetapi juga disiplin, kekompakan, dan semangat persaudaraan.


Acara yang berpusat di Lapangan Hijau tersebut mendapat respon positif dari ribuan hadirin, mulai dari santri hingga tamu undangan. Suasana penuh warna tercipta saat tiap tim menampilkan atraksi khas masing-masing, memadukan musik, gerakan, serta kreativitas visual yang memukau.


Salah satu peserta yang menjuarai cabang perlombaan Field Commander, Najmy Tsaqib, mengungkapkan bahwa usaha yang baik tidak akan mengkhianati hasil. “Usaha yang sungguh-sungguh akan menghasilkan suatu impian. Terkadang, Allah tidak memberikan apa yang kita inginkan, tapi apa yang terbaik untuk kita,” ujarnya.


Avicenna El Abqory, pemenang Individual Percussion dari kontingen Marching Band Alunan Nada Tazakka, menyampaikan bahwa ia mendapat banyak pengalaman dari GMBC 2025 ini. “Melalui kegiatan ini, saya mengetahui sudah sampai mana kemampuan saya,” jelasnya.


Seremoni tersebut ditutup dengan penampilan juara umum GMBC 2025 yakni kontingen Al-Amien Prenduan. Tepuk tangan meriah yang membahana menandai selesainya kompetisi marching band nasional antar pondok pesantren pertama di Indonesia tersebut.


Dengan suksesnya penyelenggaraan ini, PMDG sekali lagi meneguhkan dirinya sebagai pusat pendidikan yang mendorong perkembangan seni, olahraga, dan kebudayaan. 100 tahun perjalanan Gontor dirayakan dengan semangat kebersamaan, dan acara GMBC ini menjadi salah satu batu loncatan penting dari tonggak sejarah tersebut.

(Berita : Daniel, Faza, Keano, Foto : Dejuan, Abhiraj, Reviewer : Winka, Alif, Ghazi)

Related Articles :

GMBC 2025: Musik Sebagai Wadah Pembentukan Karakter

Field Show GMBC 2025 Latih Kekompakan dan Keserasian Para Peserta

Street Parade Ramaikan Gontor Marching Band Competition 2025

GMBC 2025: Musik Sebagai Wadah Pembentukan Karakter

0

GONTOR – Penutupan Gontor Marching Band Competition (GMBC) 2025 digelar meriah di Lapangan Hijau Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Kamis (18/9) malam. Ribuan penonton, mulai dari tamu kehormatan hingga para santri, menyaksikan momen pembagian hadiah setelah tiga hari perlombaan yang menyuguhkan atraksi penuh kedisiplinan dan kepiawaian bermusik.

Dalam sambutannya, Presiden Asian Marching Band Confederation, Sehat Kurniawan Saiman, menekankan pentingnya keberadaan marching band sebagai wadah pendidikan karakter. “Bentuklah marching band karena nilai-nilai yang terkandung sangat bermanfaat,” ujarnya di hadapan para hadirin.

Puncak acara ditandai dengan penampilan Marching Band Al-Amien Prenduan, Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, yang meraih gelar juara umum dengan nilai 80,5. Sementara itu, penghargaan juara favorit jatuh kepada Wahana Nada Muttaqien dari PMDG Kampus 4 dengan nilai 79,2.

Ketua Panitia Peringatan 100 Tahun PMDG, Prof. Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi, menilai GMBC bukan sekadar lomba, melainkan sarana pembinaan generasi muda. “Mari kita hidupkan marching band ini untuk kehidupan anak-anak kita di masa yang akan datang,” kata beliau.

Meski tidak semua kontingen membawa pulang piala, pengalaman berkompetisi di ajang bergengsi ini dianggap sebagai hadiah tersendiri. Dengan dewan juri berpengalaman, para peserta memperoleh banyak masukan berharga untuk mengasah keterampilan mereka. GMBC diharapkan menjadi wadah yang tak hanya mengharumkan nama pesantren, tetapi juga memperkuat peran pendidikan karakter di Indonesia, bahkan dunia.

(Berita : Daniel, Faza, Foto : Dejuan, Abhiraj, Reviewer : Winka, Alif, Ghazi)

Related Articles :

Field Show GMBC 2025 Latih Kekompakan dan Keserasian Para Peserta

Street Parade Ramaikan Gontor Marching Band Competition 2025

Hari Pertama GMBC, Peserta Tampil Apik dan Bersemangat

Field Show GMBC 2025 Latih Kekompakan dan Keserasian Para Peserta

0

GONTOR—Puncak perlombaan Gontor Marching Band Competition (GMBC) 2025 antar pondok pesantren se-Indonesia ada pada cabang perlombaan Field Show yang dilaksanakan Kamis (18/9) pukul 07.00 WIB. Semua personil dikerahkan menuju lokasi yang bertempat di Lapangan Hijau, tempat mereka unjuk gigi dihadapan para juri.

Seluruh aspek marching band akan dinilai secara cermat lewat ajang Field Show ini. Kualitas penampilan mereka ditentukan dengan memperhatikan beberapa hal, mulai dari visual colour guard, ketepatan irama seni musik, serta kecakapan formasi.

Sesi dibagi menjadi dua, yaitu sesi pagi dan sesi siang. Setiap kontingen mendapatkan kesempatan 12 menit untuk menampilkan lagu-lagu pamungkas mereka dengan tema uniknya masing-masing. Dalam momen tersebut, kontingen Marching Band Wahana Nada Muttaqien dari PMDG Kampus 4 sukses tampil dengan luar biasa sebagai pembuka.

Seluruh peserta terlihat sangat bersemangat, mereka antusias untuk memperebutkan gelar juara demi mengharumkan nama pondoknya.

“Soalnya, kali ini kita bisa dapat kesempatan untuk berhadapan dengan pondok alumni juga, beberapa dari mereka punya marching band yang cukup bagus,” ungkap Lafzul, salah satu peserta asal PMDG Kampus 4 ketika diwawancarai oleh tim media Peringatan 100 Tahun Gontor.

Sebagai seorang santri dengan beragam kegiatan di pondok, para peserta dilatih untuk mengatur waktu antara mempersiapkan diri menghadapi GMBC dan mengikuti aktivitas rutin mereka.

“Alhamdulillah, kak, meski banyak acara, saya tetap bisa menyesuaikan diri dan memberikan yang terbaik untuk kontingen saya,” kata Fattah, peserta dari Pondok Pesantren Tazakka Batang.

Banyaknya rintangan dan ketatnya persaingan tidak menghilangkan harapan serta semangat semua peserta untuk menjadi juara. Perjuangan mereka akan terbayar dengan hasil yang akan dibacakan ketika seremoni penutupan GMBC 2025 pada Kamis (18/9) malam.

(Berita : Daniel, Keano, Foto : Dejuan, Wisnu, Fathur, Reviewer : Winka, Alif, Ghazi)

Related Articles :

Street Parade Ramaikan Gontor Marching Band Competition 2025

Hari Pertama GMBC, Peserta Tampil Apik dan Bersemangat

Nada Santri Berpadu, GMBC 2025 Resmi Dibuka di Gontor

Street Parade Ramaikan Gontor Marching Band Competition 2025

0

GONTOR—Kegiatan Gontor Marching Band Competition (GMBC) antar pondok pesantren se-Indonesia berlanjut pada pagi hari ini, Rabu (17/9) dengan uji coba lapangan peserta untuk field show yang akan diadakan Kamis (18/9) di lapangan hijau Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Para peserta dari seluruh kontingen dengan giat berlatih di bawah teriknya matahari pagi yang tidak melumpuhkan semangat mereka sedikitpun.

Setelah salat dzuhur, kompetisi dilanjutkan dengan perlombaan street parade. Street parade merupakan salah satu perlombaan marching band yang menilai kekompakan dalam baris-berbaris, kualitas musik, dan juga visual saat tampil sambil berjalan di rute yang telah ditentukan.

Rute street parade dimulai dari lapangan hijau menuju ke arah Gedung Saudi, lalu menuju Pondok Pesantren Muqoddasah dan berhenti di depan Gambia Department Store. Tidak seperti lomba yang lainnya, cabang perlombaan ini membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama untuk pelaksanaannya.

Lomba street parade ini memiliki beberapa poin penting yang menjadi objek penilaian, seperti yang disampaikan oleh Bintang dari kontingen Marching Band Gema Nadaqu Pondok Pesantren Daarul Qur’an Tangerang.

“Penilaian lomba street parade itu dari kreativitas, tema, lagu, dan juga visualnya, yaitu gerakan yang kita pakai,” ujarnya.

Seluruh kontingen tampil sangat memukau berkat tabuhan drum, tiupan trompet, serta bendera yang dikibarkan dengan indah. Setiap dari mereka memiliki keunikannya tersendiri, seperti Marching Band Wahana Nada Muttaqien yang menggunakan face painting, Marching Band Alunan Nada Tazakka dengan topi koboi, serta Marching Band Bahana Nada Darul Qiyam dengan maskot harimaunya.

“Saya yang pasti sangat takjub karena Gontor dapat mengadakan event sebesar ini dan semeriah ini serta mengundang berbagai pondok pesantren di seluruh Indonesia,” jelas Ustadz Ahmad Syauqi, salah satu panitia penyelenggara kepada tim media Peringatan 100 Tahun Gontor.

Ia berharap, para santri bisa memanfaatkan momen ini untuk mengeksplorasi minat, dan mengembangkan bakat yang mereka miliki.

“Pesan saya untuk santri Gontor bahwasannya di Gontor tidak hanya belajar intrakulikuler saja, tetapi juga ekstrakulikuler, disitu kemampuan kita yang belum diketahui bisa dimunculkan dan dilatih seperti marching band ini.”

(Berita : Daniel, Foto : Dejuan, Reviewer : Winka, Alif, Ghazi)

Related Articles :

Hari Pertama GMBC, Peserta Tampil Apik dan Bersemangat

Nada Santri Berpadu, GMBC 2025 Resmi Dibuka di Gontor