Home Blog Page 38

Gladian Pinsa Pinru Tempa Pramuka PMDG

0

GONTOR – Sebanyak 204 anggota Gerakan Pramuka dari Gugus Depan 15.089 Pondok Modern Darussalam Gontor mengikuti kegiatan pelatihan bertajuk “Gladian Pinsa Pinru 2025”  yang diselenggarakan dalam 2 sesi utama, yakni sesi materi dan perkemahan kamis-jumat (perkajum). Peserta acara ini merupakan para pimpinan sangga (pinsa) dan pimpinan regu (pinru) yang berasal dari 96 sangga penegak dan 108 regu penggalang.

Kegiatan dimulai dengan sesi materi yang berlangsung selama 4 hari, mulai Sabtu (23/6) hingga Selasa (26/2). Pada hari pertama, peserta mendapatkan orientasi sekaligus pembukaan yang disampaikan oleh Al-Ustadz Arfian Rizki Mubarok, M.H. Beliau menjelaskan pentingnya peran serta tanggung jawab peserta dalam kegiatan Gladian Pinsa Pinru. Dilanjutkan pada hari kedua, para pinsa dan pinru menerima pelatihan Praktek Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang dibina langsung oleh personel Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Hari ketiga kegiatan diisi dengan pembekalan tentang tata cara upacara untuk golongan penggalang. Sedangkan pada hari keempat, peserta diberikan materi navigasi darat dasar seperti penggunaan kompas dan peta.

Perkajum, yang merupakan puncak kegiatan, berlangsung pada Kamis (3/7) hingga Jumat (4/7) di Desa Tugu. Para peserta diberangkatkan dari halaman Gedung Aligarh pada pukul 14.00 WIB untuk selanjutnya mendirikan tenda di tempat tujuan sebagai bagian dari kegiatan perkemahan. Malam harinya diisi dengan malam keakraban dan Unggun Gembira yang bertujuan untuk mempererat hubungan antaranggota.

Keesokan paginya, peserta melaksanakan kegiatan hiking mengelilingi alam sekitar Desa Tugu. Kegiatan perkajum ditutup dengan sesi dokumentasi selepas shalat Jumat sebelum kembali ke pondok.

Gladian Pinsa Pinru bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan seluruh anggota didik Gerakan Pramuka serta menyediakan wadah pendidikan dalam hal wawasan dan kemampuan praktis. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat tanggung jawab, kebersamaan, serta kesiapan dalam mengabdi kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, para peserta tidak hanya dibekali pengetahuan dan pengalaman baru, tetapi juga didorong untuk menerapkan hasil pendidikan tersebut dalam kehidupan mereka di masa kini dan mendatang. Fokus utama Gladian Pinsa Pinru adalah membentuk kader pemimpin yang tangguh, terampil, dan berakhlak, selaras dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh PMDG.

(Berita : Ghazi, Foto : Dejuan, Reviewer : Winka, Alif)

Related Articles :

KKN Internasional Unida Gontor: Kegiatan Kepramukaan Penggalang di Sekolah Indonesia Jeddah

Penutupan Kegiatan Kepramukaan, Gudep 15 Raih Juara Umum

Lahirkan Pembina Pramuka Aktif & Dinamis dengan Kursus Mahir Tingkat Dasar

Syanggit Raih Juara Umum Arabic Drama Contest 2025

0

GONTOR – Jum’at (5/7), sebanyak 17 rayon tampil di atas panggung Gedung Olahraga Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dalam ajang at-tamṡīl al-masraḥiyy bil-luġah al-‘arabiyyah atau Arabic Drama Contest 2025. Setiap penampilan membawa semangat, ide kreatif, serta pesan yang kuat melalui naskah yang dirancang secara serius dan ditampilkan dengan akting yang penuh totalitas.

Ajang ini menjadi salah satu bentuk pembinaan bahasa Arab yang dikemas dalam bentuk seni. Para peserta menunjukkan keterampilan berbahasa, kekompakan, serta kreativitas dalam membawakan drama panggung yang diambil dari cerita inspiratif dalam buku al-muṭāla‘ah  al-qirā’ah ar-rašīdah.

Dari seluruh penampilan, Rayon Syanggit keluar sebagai Juara Umum berkat kualitas penampilan mereka membawakan drama berjudul Kristofer Kolombus. Selain itu, Syanggit juga dinobatkan sebagai Juara 1 Kategori Kibar, meraih penghargaan Properti Terbaik, sekaligus mengamankan penghargaan Aktor Terbaik atas nama Yusuf Abimanyu yang berperan sebagai Kolombus.

Juara Favorit pada edisi kali ini diraih oleh Rayon Aligarh Lantai 2. Membawakan drama berjudul waladun najībun, mereka juga sekaligus membawa pulang piala juara pertama kategori sighar serta penghargaan Naskah Terbaik.

Juara kedua pada kategori kibar diraih oleh Rayon Aligarh Lantai  1 yang juga meraih penghargaan Narator Terbaik. Disusul Rayon Palestina yang menempati posisi ketiga. Adapun dalam kategori sighar, Syria Lantai 4 menempati posisi kedua, disusul Syria Lantai 2 di posisi ketiga yang juga mendapatkan penghargaan Skenario Terbaik.

Drama Contest ini menjadi bagian dari program pembinaan bahasa di PMDG. Gontor menetapkan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi pondok. Santri menggunakan kedua bahasa ini dalam keseharian, baik dalam percakapan, kegiatan resmi, hingga kompetisi semacam ini.

Penggunaan bahasa dilakukan secara terus-menerus selama 24 jam. Berbagai kegiatan kebahasaan seperti percakapan, latihan pidato, menonton video edukasi bersama, dan berbagai perlombaan diadakan untuk memperkuat penguasaan bahasa dan membentuk mental disiplin para santri dalam berkomunikasi.

PMDG terus mengembangkan sistem pendidikan yang menggabungkan nilai-nilai tradisional pesantren dengan pendekatan yang sesuai perkembangan zaman. Melalui kegiatan seperti Drama Contest ini, pondok tidak hanya mengasah kemampuan bahasa, tetapi juga membentuk karakter santri sebagai pribadi yang percaya diri, komunikatif, dan siap menjadi pemimpin umat di masa depan.

Juara UmumSyanggit
Juara FavoritAligarh Lantai 2
Juara 1 KibarSyanggit
Juara 2 KibarAligarh Lantai 1
Juara 3 KibarPalestina
Juara 1 ShigorAligarh Lantai 2
Juara 2 ShigorSyiria Lantai 4
Juara 3 ShigorSyiria Lantai 2
Skenario TerbaikSyiria Lantai 2
Properti TerbaikSyanggit
Naskah TerbaikAligarh Lantai 2
Narator TerbaikAligarh Lantai 1
Aktor TerbaikYusuf Abimanyu

(Berita : Alif, Foto :Bag. Fotografi Panitia Pelaksana, Reviewer : Winka)

Related Articles :

Arabic Drama Contest : Santri juga bisa ber-Drama

Meningkatkan Mutu Bahasa Santriwati dengan Acara Language Drama Contest among Graduate

English Drama Contest: Lahore B Raih Juara Umum

Bazar “BAROKAH” LDGS, Wujud Pendidikan Ekonomi Mandiri PMDG

0

GONTOR – Jiwa Kemandirian menjadi salah satu nilai dasar yang terus ditanamkan dalam kehidupan santri di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Prinsip Berdiri di atas kaki sendiri atau Berdikari menjadi ruh dari setiap aktivitas pondok, termasuk dalam sektor ekonomi. Wujud nyata pendidikan kemandirian tersebut adalah eksistensi unit-unit usaha pondok yang di samping menopang kebutuhan internal, juga menjadi media pembelajaran langsung bagi para santri.

Dengan semangat nilai kemandirian tersebut, Latansa Gontor Department Store (LDGS) berhasil menyelenggarakan bazar bertajuk “BAROKAH, Bazar Rokhis wa Berkah” pada Jumat (4/7) bertempat di Lapangan Gedung Aligarh PMDG. Bazar ini dibuka secara resmi oleh ketua Yayasan Pemeliharaan dan Perluasan Wakaf PMDG, Al-Ustadz H. Muhammad Hanif Hafidz, S.Ag. dan berlangsung meriah dari pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.

Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya nilai kemandirian yang telah diwariskan oleh para pendiri pondok:

“Kemandirian adalah nilai lebih dari pondok ini. Kita besar oleh diri kita sendiri, tanpa bantuan pihak lain. Itulah kelebihan kita dari adanya unit usaha pondok ini,” tutur beliau di hadapan para santri saat membuka acara.

Bazar ini menjadi momen penting dalam pendidikan karakter dan kemandirian santri. Mereka berbelanja sekaligus belajar langsung dari sistem usaha yang dijalankan pondok.

Adapun stand yang ikut serta dalam bazar ini meliputi:

  1. ·        Latansa Sport and Islamic Fashion Store
  2. ·        Latansa Bookstore
  3. ·        Latansa Stationery
  4. ·        Latansa Resto
  5. ·        Latansa Distributor Center
  6. ·        Latansa Apotek

Masing-masing unit tersebut dikelola secara profesional, namun yang menarik, seluruh manajemen LDGS dijalankan oleh para guru pengabdian PMDG. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya sistem kaderisasi pondok dalam mencetak sumber daya manusia yang mampu mengelola sektor ekonomi milik pondok.

Dengan demikian, PMDG kembali membuktikan bahwa pendidikan di Gontor tidak hanya berlangsung di kelas, tetapi juga di setiap lini kehidupan. Melalui kegiatan seperti ini, Gontor terus mendidik para santrinya menjadi pribadi-pribadi yang mandiri serta mampu membangun masyarakat.

(Berita : Alif, Foto : Bag. Fotografi Bazar, Reviewer : Winka)

Related Articles :

Wujud Pengaplikasian Kemandirian Ekonomi, Gontor Resmikan La Tansa Resto

Perayaan Tahun Baru Hijriyah Dengan Bazzar La Tansa Gontor Departemen Store

Penataran Manajemen dan Organisasi Bekali Santri Dengan Wawasan Kepemimpinan

0

GONTOR – Kegiatan Penataran Manajemen dan Organisasi (PMK) resmi dibuka pada Sabtu (28/6) malam di Auditorium Gedung Robitoh oleh Assoc. Prof. Dr. Drs. Yoyok Suyoto Arief, M.S.I. Acara tersebut dihadiri oleh seluruh ketua, sekretaris, dan bendahara seluruh bagian Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM), andalan Koordinator Gerakan Pramuka, konsulat, dan rayon. PMK ini dimaksudkan untuk membekali peserta dengan wawasan kepemimpinan dan keorganisasian sebagai persiapan mereka dalam mengelola sektor masing-masing.

Dalam sambutannya, ustadz Suyoto menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan ajang kaderisasi calon pemimpin. Beliau menyampaikan dan menjelaskan banyak hal seputar manajemen organisasi dan pentingnya pendidikan keorganisasian.

Menurut beliau, pemimpin yang baik dapat dilihat dari etos kerja dan kemampuan manajerial yang dimilikinya. Pemimpin yang berkompeten adalah mereka yang mampu bekerjasama dengan rekan-rekannya dan menyelesaikan tugas dengan efektif dan efisien.

Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) sangat memperhatikan pendidikan keorganisasian para santrinya sebagai bentuk persiapan mencetak kader-kader pemimpin umat dan bangsa. Oleh karena itu, sebagian besar aktivitas harian santri dikelola oleh santri-santri itu sendiri.

Selain pengetahuan manajerial, wawasan seputar administrasi organisasi dan public relationship juga turut mengisi kegiatan PMK. Penyelenggaraan acara ini diserahkan kepada siswa kelas 4 dan 3 intensif KMI.

Harapannya, seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini, baik peserta maupun panitia dapat mengambil ilmu sebanyak-banyaknya kemudian menerapkannya dalam kehidupan mereka sehari-hari.

(Berita : Ghazi, Hilmi, Foto : Bag. Fotografi Panitia Pelaksana, Reviewer : Winka, Alif)

Related Articles :

Bekali Pengurus Organisasi dengan Penataran Manajemen Keorganisasian

Musyawarah Kerja OPPM dan KGP Membangun Kepemimpinan dan Keselarasan Organisasi

Regenerasi Pengurus OPPM & KGP, Wadah Untuk Belajar Organisasi

Wali Band Siap Ramaikan Peringatan 100 Tahun PMDG

0

GONTOR – Suasana Peringatan 100 Tahun PMDG dipastikan semakin semarak dengan kehadiran grup musik ternama tanah air, Wali Band. Dalam rangkaian event tersebut, Wali Band dijadwalkan hadir langsung di Gontor untuk menggelar konser spesial pada 27 September 2025. Hal itu dikonfirmasi oleh ketua panitia pelaksana Festival Musik Santri, Al-Ustadz Hendri Setiyo Wibowo, S.Th.I., M.H.

Konser ini menjadi salah satu acara yang ditunggu-tunggu dalam perayaan akbar 100 tahun usia pondok. Tidak hanya sekadar tampil di atas panggung, Wali Band juga akan berbagi ruang dan momen istimewa dengan para santri yang menjadi pemenang dalam Festival Musik Santri dan Lomba Cipta Lagu 100 Tahun

Para pemenang dari lomba-lomba tersebut akan mendapatkan kesempatan emas untuk tampil langsung bersama Wali Band. Selain itu, mereka juga mendapatkan akses VIP untuk menyaksikan penampilan penuh Wali Band sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan bakat mereka di bidang seni musik.

Dengan hadirnya Wali Band, panitia berharap Peringatan 100 Tahun PMDG tidak hanya bersifat seremonial, tapi juga menjadi momen yang menginspirasi, menyenangkan, dan berkesan bagi seluruh keluarga besar pondok, khususnya santri yang telah berjuang menyalurkan bakatnyadengan tetap menjunjung nilai-nilai Islam.

Dikenal sebagai grup musik yang memadukan dakwah dengan nuansa pop kreatif, Wali Band dinilai sangat relevan dengan semangat PMDG dalam menyampaikan pesan-pesan kebaikan melalui pendekatan yang sesuai dengan generasi muda. Lagu-lagu mereka seperti: Nenekku Pahlawanku, Cari Berkah, dan Tomat (Tobat Maksiat), telah menjadi bagian dari perjalanan music Islami modern di Indonesia.

Kehadiran mereka menjadi salah satu dari rangkaian panjang dalam menyambut dan merayakan usia emas 100 tahun Gontor, sebuah tonggak sejarah yang menandai perjalanan panjang pondok dalam mencetak kader umat dan bangsa.

(Berita : Ghazi, Reviewer : Winka, Alif)

Silaturahim Alumni Gontor se-Jawa Barat: Satukan Langkah Menuju 100 Tahun Gontor

PMDG Terima Kunjungan Atase Agama Kedubes Saudi

Kunjungan Sekjen WIUSY, Pantau Persiapan Jambore Muslim Dunia 2025

Expo Muharram Semarakkan Tahun Baru Islam 1447 H di Gontor

0

GONTOR – Dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1447 H, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menyelenggarakan Expo Darussalam pada Jumat (27/6) pagi, sebuah festival yang melibatkan seluruh bagian Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM), andalan Koordinator Gerakan Pramuka (KGP), dan sektor-sektor lain di lingkungan pondok.

Acara ini dilaksanakan di area sekitar Gedung Robitoh dan Laboratorium Sains PMDG. Pembukaan Expo Darussalam berlangsung khidmat dan dihadiri salah satu guru senior PMDG, Al-Ustadz Nashruddin, Lc. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya tahun baru Hijriah sebagai momentum pembaharuan niat dan semangat dalam beribadah.

Kegiatan tersebut diramaikan dengan stan-stan pameran dari seluruh bagian dan sektor di OPPM dan KGP. Berbagai macam bazar turut menarik antusiasme para santri untuk meramaikan event tersebut. Setiap stan dirancang secara kreatif untuk menyampaikan informasi, menampilkan dokumentasi kegiatan, dan mengenalkan secara menyeluruh peran masing-masing bagian dalam jalannya kegiatan di pondok.

Para santri tampak antusias mengunjungi setiap stan yang ada. Interaksi yang terjadi menunjukkan bagaimana Expo Darussalam bukan sekadar ajang hiburan semata, tetapi juga sarat akan nilai edukatif.

Tak hanya stan, suasana kegiatan tersebut semakin semarak dengan berbagai macam perlombaan yang diselenggarakan. Seperti lomba debat, angkat beban, lomba membawa gelas, kaligrafi, dan desain poster. Para santri juga bisa mencoba melakukan rappelling dari lantai 5 Gedung Robithoh yang disediakan oleh anggota Santri Pecinta Alam (Sanpala) yang tergabung dalam Dewan Kerja Koordinator (DKK).

Expo Muharram ini menjadi salah satu bukti bahwa PMDG senantiasa mengemas peringatan hari-hari besar Islam dengan pendekatan yang mendidik, membangun kesadaran, dan menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap pesantren.

Sebagaimana filosofi PMDG yang selalu menekankan pada pendidikan karakter, kegiatan tersebut membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya terjadi di ruang kelas, tetapi juga melalui aktivitas dan pengalaman nyata, seta kontribusi langsung dalam agenda pondok.

(Berita : Ghazi, Foto : Diaz, Arsy, Dejuan, Reviewer : Winka, Alif)

Related Articles :

Tahun Baru Islam 1447 H : Momentum Perubahan dan Perbaikan Diri

Semarak Tahun Baru Islam, Gontor Kampus 12 Gelar Expo Muharram 1447 H

KML Persiapkan Pembina Untuk Didik Generasi Bangsa

0

MADUSARI – Sebanyak 374 orang peserta yang terdiri dari Siswa Kelas Akhir Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) 2026 dan guru mengikuti Kursus Mahir Tingkat Lanjutan (KML) yang diselenggarakan mulai Jumat (20/6) hingga Kamis (26/6) di bumi perkemahan Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 2, Madusari, Siman.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan serta mengasah kemampuan para pembina Pramuka dalam membimbing dan mengelola kegiatan kepramukaan di Gugus Depan, serta menjadi program lanjutan dari studi kepramukaan bagi para pembina yang sebelumnya telah lulus dari Kursus Mahir Tingkat Dasar (KMD). Acara ini mendapat respon positif dari berbagai pihak, salah satunya adalah Kwartir Cabang (Kwarcab) Ponorogo.

KML dibuka secara resmi di auditorium PMDG Kampus 2. Dalam sambutannya, Al-Ustadz Hakam Ar-Rosyada, selaku pembicara utama menegaskan sinergi antara semangat Pramuka dan nilai-nilai Islam. “Gontor memiliki visi yang sejalan dengan gerakan Pramuka, yaitu pemimpin umat dan ulama yang intelek,” ujar beliau.

Kegiatan KML ini diisi dengan berbagai rangkaian seperti sesi pelatihan materi, praktek lapangan, kegiatan alam terbuka, serta Unggun Gembira yang dilaksanakan sebagai penutup kegiatan. Setiap sesi dirancang untuk memperkuat keterampilan memimpin, kedisiplinan, serta semangat pengabdian.

KML tidak hanya memperkuat teknis dan pengetahuan para pembina, tetapi juga memperkokoh nilai-nilai dasar keislaman dan kepondokmodernan yang menjadi ruh pendidikan di Gontor.

Dengan berakhirnya kursus ini, para peserta diharapkan dapat kembali ke Gugus Depan masing-masing dengan semangat baru dan kesiapan yang lebih matang dalam mendidik generasi bangsa.

(Berita : Ghazi, Foto : Dava, Dejuan, Reviewer : Winka, Alif)

Related Articles :

KML 2018: Mencetak Kader-Kader Pemimpin Pramuka

Asah Jiwa Kepramukaan Lewat Kursus Mahir Tingkat Lanjutan (KML)

Pelantikan Panitia KML Perdana Gontor Putri Kampus 2

Tahun Baru Islam 1447 H : Momentum Perubahan dan Perbaikan Diri

0

GONTOR – Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1447 H, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menyelenggarakan malam peringatan yang sarat dengan nilai keislaman dan semangat hijrah di Gedung Olahraga (GOR) PMDG pada Kamis (26/6). Acara ini diikuti oleh seluruh santri dan guru, serta diisi dengan tausiah dan doa bersama.

Salah satu guru senior PMDG, Al-Ustadz Masykur Hasan, menjadi pembicara pada acara tersebut. Beliau membuka pidatonya dengan mengajak seluruh santri untuk bersyukur karena masih diberi kesempatan merasakan malam pergantian tahun baru Hijriah pada tahun ini. Beliau menekankan bahwa kalender Hijriah merupakan bagian penting dalam kehidupan umat Islam.

“Kalender Hijriah menjadi acuan dalam hukum-hukum Islam seperti awal bulan Ramadan dan pelaksanaan ibadah haji,” tegas beliau. Ustadz Masykur juga menyinggung sejarah penetapan kalender Hijriah di masa kekhalifahan Umar bin Khattab yang bermula dari kebutuhan mencantumkan tanggal dalam penulisan surat-surat resmi.

Menurut beliau, ide untuk menjadikan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah sebagai patokan awal tahun datang dari salah satu sahabat Nabi, Ali bin Abi Thalib. “Peristiwa hijrah menjadi pemisah antara yang hak dan yang batil,” jelas beliau.

Ustadz Masykur juga mengingatkan keistimewaan bulan Muharram sebagai bulan suci sekaligus bulan pertama dalam kalender Hijriah. Banyak peristiwa penting yang terjadi dalam bulan ini, mulai dari diterimanya taubat Nabi Adam AS, berlabuhnya kapal Nabi Nuh AS, diselamatkannya Nabi Musa AS dari kejaran Firaun, dan berbagai kejadian lainnya. Karena itu, Nabi Muhammad SAW menyebut Muharram sebagai syahrullah, bulan Allah SWT.

“Menurut Nabi, sebaik-baik puasa setelah puasa Ramadan adalah puasa di bulan Muharram,” tambah beliau.

Para santri pun disebut Ustadz Masykur sebagai para muhajirin (orang yang berhijrah) modern karena telah hijrah dari kampung kelahirannya ke Gontor. “Siapa yang keluar untuk menuntut ilmu, maka ia ada di jalan Allah.” jelasnya.

Sementara itu, salah satu Pimpinan PMDG, Prof. Dr. KH. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A., dalam pesannya mengajak santri untuk lebih komitmen dalam menjalani ajaran Islam. Ia mengkritisi kebiasaan umat Islam yang justru lebih sering memperingati tahun baru Masehi ketimbang Hijriah.

Beliau menambahkan bahwa kesadaran umat Islam untuk kembali memakai waktu Makkah sebagai acuan waktu menunjukkan kebangkitan kesadaran spiritual. Kiai Amal juga menjelaskan bahwa momen tahun baru Islam bukan hanya peringatan seremonial, tapi dorongan untuk berubah dan memperbaiki diri.

Acara malam itu ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kiai Amal. Sebelum itu, Ustadz Masykur sempat berpesan bahwa tahun yang akan datang harus lebih baik, serta mengingatkan bahwa setiap manusia akan kembali ke asalnya di akhirat. “Kapan dan kafan hanya berbeda satu huruf,” tukas beliau.

(Berita : Ghazi, Foto : Dejuan, Reviewer : Winka, Alif)

Related Articles :

K.H Hasan Abdullah Sahal resmi membuka Muharram Cup.

Menyambut Indahnya Tahun Baru Islam di Bulan Muharram

Muharram Cup Warnai Peringatan Tahun Baru Hijriah

Semarak Tahun Baru Islam, Gontor Kampus 12 Gelar Expo Muharram 1447 H

0

SIAK – Dalam rangka menyemarakkan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 12 menggelar Expo Muharram pada Jumat, 27 Juni 2025 bertepatan dengan 1 Muharram 1447 H. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan PMDG Kampus 12, Desa Lubuk Jering, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, Riau.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Pengasuh PMDG Kampus 12, Al-Ustadz Himmah Azhar Lathif, S.Th.I., dan dihadiri oleh Wakil Direktur KMI, Al-Ustadz Rifqi Inani, M.Pd., guru senior Al-Ustadz H. Suroso Hadi, serta seluruh ustadz dan santri.

Expo Muharram 1447 H diramaikan dengan berbagai kegiatan, mulai dari perlombaan antar santri, bazar aneka makanan, hingga pameran unit-unit usaha santri yang dikelola dalam lingkungan pondok. Kegiatan berlangsung penuh antusiasme dan kesyukuran, menciptakan suasana tahun baru yang meriah namun tetap khidmat.

Dalam sambutannya, Al-Ustadz Himmah Azhar Lathif menyampaikan bahwa tujuan utama dari Expo Muharram ini adalah untuk menumbuhkan semangat baru di awal tahun Hijriyah. Ia juga menekankan pentingnya memperbarui niat dan langkah di awal bulan Muharram.

“Tahun baru Islam ini adalah momentum untuk menyambut awal yang baru, dengan niat yang baru, semangat yang baru, dan harapan yang lebih baik,” ungkapnya.

Selain menjadi ajanghiburan dan kebersamaan, Expo ini juga menjadi sarana edukasi kewirausahaan bagi para santri, sekaligus memperkenalkan produk-produk kreatif yang lahir dari aktivitas unit usaha di pondok.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari pembinaan mental dan spiritual santri dalam bingkai pendidikan yang menyeluruh, khas Pondok Modern Darussalam Gontor.

(Berita : Aryyo, Basofi, Foto : Andi, Reviewer : Winka, Alif)

Related Articles :

Peringati Tahun Baru Islam, PMDG Kampus 12 Gelar Malam 1 Muharram Penuh Hikmah

Penutupan PORSENI PMDG Kampus 12: Aligarh Raih Juara Umum, Tanamkan Nilai Kepemimpinan dan Sportivitas Santri

Pelantikan Pengurus OPPM dan Koordinator PMDG Kampus 12: Wujud Regenerasi Kepemimpinan Santri

Peringati Tahun Baru Islam, PMDG Kampus 12 Gelar Malam 1 Muharram Penuh Hikmah

0

SIAK — Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 12 memperingati malam 1 Muharram 1447 Hijriah dalam suasana khidmat dan penuh makna, Kamis (26/6), di Aula Utama PMDG Kampus 12, Desa Lubuk Jering, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, Riau. Acara ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam dan menyegarkan kembali semangat hijrah dalam kehidupan santri.

Acara dihadiri oleh Wakil Pengasuh PMDG Kampus 12, Al-Ustadz Himmah Azhar Lathif, S.Th.I., Wakil Direktur KMI, Al-Ustadz Rifqi Inani, M.Pd., guru senior Al-Ustadz H. Suroso Hadi, serta seluruh asatidz dan santri PMDG Kampus 12.

Dalam kesempatan tersebut, Al-Ustadz Muhammad Egi Sucipto, Lc. didaulat sebagai penceramah utama. Beliau menyampaikan bahwa manusia senantiasa berada dalam siklus hijrah dan perpindahan dalam hidup. Mengisahkan perjalanan hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah, beliau menekankan pentingnya sifat amanah dan jujur sebagai bekal dalam berhijrah.

“Hijrah adalah tradisi para nabi. Seseorang yang berhijrah sejatinya adalah orang yang meninggalkan apa yang dilarang oleh Allah, sebagaimana sabda Nabi Muhammad dalam hadits riwayat Imam Bukhari,” ungkapnya.

Al-Ustadz Egi juga mengajak para santri menjadikan momentum 1 Muharram sebagai perenungan yang mendalam, agar mampu melahirkan kesuksesan dan keberkahan hidup.

Acara turut diisi dengan taujihat (pesan dan nasehat) oleh Wakil Pengasuh PMDG Kampus 12, Al-Ustadz Himmah Azhar Lathif, S.Th.I. Beliau mengingatkan tentang keutamaan bulan Muharram sebagai salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Ia menegaskan pentingnya memperbanyak taubat dan ibadah di bulan ini, termasuk puasa sunnah Asyura yang memiliki keutamaan besar.

“Puasa Asyura dapat menghapus dosa-dosa setahun yang lalu. Selain itu, peristiwa penting seperti diterimanya taubat Nabi Adam dan terjadinya banjir besar pada zaman Nabi Nuh juga terjadi pada bulan ini,” tutur beliau.

Acara berlangsung dengan tertib dan penuh kekhidmatan, mencerminkan semangat spiritualitas para santri dalam menyambut Tahun Baru Islam. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan keagamaan yang terus dihidupkan di lingkungan PMDG Kampus 12.

(Berita : Aryyo, Basofi, Foto : Andinala, Reviewer : Winka, Alif)

Related Articles :

Penutupan PORSENI PMDG Kampus 12: Aligarh Raih Juara Umum, Tanamkan Nilai Kepemimpinan dan Sportivitas Santri

Pelantikan Pengurus OPPM dan Koordinator PMDG Kampus 12: Wujud Regenerasi Kepemimpinan Santri

Semarak Pembukaan PORSENI di PMDG Kampus 12 : Tanamkan Ukhuwah dan Sportivitas Santri