Home Blog Page 387

Pimpinan PMDG, Kiai Hasan Abdullah Sahal Kunjungi IKPM Cabang Eropa, Mesir dan Sudan

0

JAKARTA–Rabu (15 Februari 2017) lalu, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), K.H. Hasan Abdullah Sahal dan Ketua Umum Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM), H. Ismail Abdullah Budi Prasetyo berangkat menuju Amsterdam, Belanda, Eropa.

Kunjungan kali ini bertujuan untuk menghadiri acara Pelantikan IKPM Cabang Eropa dan silaturahmi bersama warga negara Indonesia yang berada di Amsterdam. Selain ke benua Eropa, rombongan akan melanjutkan perjalanan ke Benua Afrika pada hari Jum’at, 24 Feburari 2017, tepatnya di negara Mesir. Di Mesir, rombongan akan mengadakan kunjungan silaturahmi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia dan IKPM Cabang Cairo serta ke Grand Syaikh Al-Azhar, Prof. Dr. Ahmed Muhammed Al-Thayyeb yang pernah berkunjung ke PMDG pada bulan Februari tahun lalu, dalam rangka Pembukaan Rentetan Acara Peringatan 90 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.

Selain perjalanan ke negara Mesir, rombongan pun akan berkunjung ke negara Sudan. Kunjungan ini bertujuan untuk silaturahmi ke Kedutaan Besar Republik Indonesia dan IKPM Cabang Sudan serta ke Syaikh Amin, Ketua Ikatan Ulama Internasional. Dan dijadwalkan rombongan akan tiba kembali di Indonesia pada hari Rabu, 1 Maret 2017. ikami86

Satukan Barisan, Kuatkan Organisasi dan Perjuangan Demi Kejayaan Ummat Islam

0

Mantingan –  Antusiasme, kesemangatan serta kekhidmatan mewarnai jalannya acara Laporan Pertanggungjawaban Koordinator Gerakan Pramuka (KGP) dan Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) periode 1437-1438 H/2016-2017, yang berlangsung selama empat hari (6-7/2/2017 – Koordinator Gerakan Pramuka dan 8-9/2/2107 – OPPM) di Auditorium Gontor Putri Kampus 1, yang diikuti oleh seluruh santriwati beserta dewan guru. Proses belajar mengajar di kelas sementara diliburkan dan diganti dengan kelas besar yang langsung dipimpin oleh bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 1, Al-Ustadz Ahmad Suharto, M.Pd I dan bapak Direktur KMI  Gontor Putri Kampus 1, Al-Ustadz Fairuz Subakir Ahmad, M.A.

Serah Terima Amanat KoordinatorDalam pidato sambutannya, bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri 1 Al-Ustadz Ahmad Suharto, M.Pd I berpesan bahwa, “Bentuk antusias santriwati menyongsong kakak-kakaknya sebagai bentuk dari penghargaan dan penghormatan kepada kakak-kakak Kordinator Gerakan Pramuka dan OPPM yang telah berjuang memberikan waktu tenaga dan pikirannya sebagai bentuk dedikasinya selama satu tahun untuk kemajuan OPPM serta cermin harapan terhadap pengurus OPPM baru.

Kalau kamu ingin mendapat penghargaan atau dihargai orang lain, maka hargailah dirimu sendiri. Dengan berperilaku yang baik, berprestasi dan memberikan dedikasi perjuangan yang bagus, pengorbanan-pengorbanan pribadi demi kemajuan OPPM dan Pondok, otomatis akan dihargai orang lain tanpa harus meminta-minta.

Kita mempunyai tugas yakni meneguhkan, mengokohkan dan menguatkan sibgah Gontory, diantara sibghah jati diri,  ciri khas, keunggulan kekhususan pondok kita adalah sebagai lembaga pendidikan yang kokoh dan kuat. Pendidikan kita yang syamil, mutakamil, komplit, terpadu, komprehensif, mustaqil serta mandiri adalah pendidikan keorganisasian. Mengapa demikian? Karena ini sesuai dengan ciri khas modern, modernitas: umat islam sering berkumpul, tetapi tidak bisa berjamaah dengan baik, hanya berkumpul tapi tidak mempunyai tujuan dan orientasi tanpa tahu jika diadu domba oleh musuh. Tapi kalau kita terorganisir maka musuh kita akan gentar dan kita tidak akan mudah diadu domba.Pelantikan OPPM Baru

Itu artinya “الحق بلا نظام قد يغلبه الباطل بلا نظام (al-haqqu bilā nidhomin qod yaglibuhu al-bāthilu bin nidhōm)”–kebenaran yang tidak terorganisir bisa saja akan dikalahkan oleh kebathilan yang terorganisir. Kebathilan di depan kita sangat terorganisir, kekuatan kapitalisme, komunisme, liberalisme, dan sekuler telah terorganisir dan mengorganisir diri, solid serta bahu membahu satu sama lain, apalagi yang mereka hadapi adalah umat Islam terutama ummat Islam di Indonesia. Tampaknya Islamphobia atau kekhawatiran dan ketakutan akan kebangkitan Islam bukan hanya di Eropa dan Amerika saja, ironisnya di Indonesia yang mayoritas 80% penduduknya Muslim serta saat ini banyak pejabat-pejabat kita yang dihinggapi kekhawatiran dan ketakutan terhadap Islam. Mereka mengorganisir kekuatan-kekuatan itu dan mengintimidasi kekuatan ummat Islam, maka kita harus menyatukan barisan dan menguatkan organisasi kita, ﴿ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِهِ صَفًّا كَأَنَّهُمْ بُنْيَانٌ مَرْصُوصٌ ﴾ ”Sesungguhnya Allah menyukai orang yang berperang dijalanNya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh (As-Shaff: 4)”. Jadi ini bukan sekedar pendidikan organisasi atau pendidikan kemasyarakatan, tapi ini pendidikan perjuangan Islam. Kedepan ummat Islam akan kita didik lewat persantren, kita ajarkan berorganisasi agar rapat dan  rapi untuk kejayaan ummat Islam”.

Selanjutnya, pengesahan pengurus baru Koordinator Gerakan Pramuka dan OPPM periode 2017-2018, dengan formatur pengurus KGP sebanyak 42 orang diketuai oleh Anjum Pelangi (5C) dan Rafi’ah Husna (5F) dan OPPM sebanyak 180 orang, diketuai oleh Rifa Rafiyah (5B) dan Hamraa Bachtiar (5B). Fadhillah R.

 

GUGUS DEPAN 17-16 JUARAI ACARA “SCOUT PARTY”

0

perlombaan scout partyKampus Putri 1-Setelah beberapa rentetan acara kepramukaan terlaksana, Koordinator Gugus Depan Gerakan Pramuka (KGGP) Gontor Putri 1 periode 1437-1438 H  persembahkan acara terakhir mereka yaitu Scout Party, Kamis (26/1) lalu. Acara tersebut bertempat di sekitar Auditorium dan diikuti oleh seluruh anggota Gugus Depan.

Scout Party merupakan puncak terakhir acara Koordinator Gugus Depan Gerakan Pramuka yang diisi dengan penampilan-penampilan seni Kepramukaan, seperti Semaphore dance, Kolonel barisan, dan juga beberapa perlombaan lain yang bertemakan kepramukaan ( Majalah tongkat, miniatur pionerring, LKTI, dll). Meskipun diiringi dengan rintikan hujan,  acara tersebut berlangsung cukup meriah dengan kesemangatan para andika pramuka dalam mengikuti perlombaan.
Seperti yang diungkapkan Ustadz  Ahmad Suharto, M.Pdi selaku Bapak pengasuh Kampus Putri 1, bahwa “ Pramuka merupakan salah satu penyempurna kebahagiaan hidup, karena dengan pramuka semua akan dipaksa untuk trampil, dengan ketrampilan tersebut kita akan memiliki banyak talenta, banyak kecakapan, banyak wawasan, dan juga banyak pengalaman”.pembukaan scout party

Dalam acara ini, setiap Gugus Depan berlomba-lomba agar dapat menjadi yang terbaik dalam acara ini. Namun, hanya dua kelompok Gugus Depan-lah yang akan menjadi Juara Umum dan juga Juara Favorit dalam acara ini, yang pada akhirnya kejuaraan tersebut jatuh kepada Gugus Depan 17-16 dan juga Gugus Depan 17-68. Gugus Depan 17-16 selaku Juara Umum dan 17-68 selaku Juara Favorit. Semoga dengan adanya acara-acara seperti ini akan melahirkan Pramuka-Pramuka Muslimah yang terampil.
Hazn

LATIH MENTAL BERBAHASA SANTRIWATI MELALUI DRAMA CONTEST

0

IMG_8696Karangbanyu-Drama Contest merupakan ajang memeperlihatkan bakat santriwati dalam berbahasa dan berakting. Diadakan satu kali setiap semester.  Adapun Drama Contest untuk semester kedua yang diadakan pada hari Jum’at 27 Januari ini menggunakan bahasa Inggris. Sebagaimana definisinya, adanya acara ini bertujuan untuk melatih mental santriwati dalam berakting dan berbahasa.  Perlombaan yang diikuti oleh seluruh anggota rayon di Darussalam ini dipanitiai oleh Bagian Penggerak Bahasa OPPM dengan bantuan clubnya (CLIDNET) dibawah bimbingan ustadzah bagian bahasa. Diadakan  di Auditorium Gontor Putri Kampus 3, dimulai pada pukul 08.00 WIB dan berakhir pada pukul 21.30 WIB.

Kriteria penilaian perlombaan ini adalah pembaca prolog, kostum, akting, perlengkapan, bahasa, dan teks. Dipenghujung acara, juri membacakan eavaluasi dan pemenang-pemenang perlombaan ini. Adapun pemenang – pemenangnya sebagai berikut:

  1. Best Prologue : Selva Samirah
  2. Best Article : Teheran A Hostel
  3. Best Text : Andalusia A Hostel
  4. Best Language : Andalusia A Hostel
  5. Best Costume : Syanggit B Hostel
  6. Best Action : Syiria 1st floor A Hostel
  7. Best Actrist : Marsya Qolbi

Pimpinan PMDG Hadiri Walimah Kader PP. Darussalam Tasikmalaya

0
Prosesi Akad Nikah Ustadz Ripaniko
Prosesi Akad Nikah Ustadz Ripaniko

Tasikmalaya- K.H. Hasan Abdullah Sahal menghadiri undangan walimah kader PP. Darussalam Tasik, Al-Ustadz Ripaniko, S.Pd.I (alumni Gontor 2008) meminang Al-Ustadzah Emas Masruroh, S.Pd.I. (alumni Gontor 2011) bertempat di Gedung PUSDAI Yayasan Al-Ghozali, Jamanis, Tasikmalaya. hari Ahad (29/1). Beliau mendarat di Bandung sehari sebelum acara, dijemput langsung oleh Al-Ustadz H. Ahmad Deni Rustandi, M.Ag., Pimpinan PP Darussalam Tasikmalaya. Setelah menempuh perjalanan sekitar 3 jam menuju Tasik, beliau, Kiai Hasan langsung mengisi pertemuan singkat bersama anggota IKPM Tasikmalaya di Hotel Santika pada Sabtu malam (28/1).

Rombongan Gontor berangkat dari hotel pukul 07.30 WIB menuju Gedung PUSDAI. Acara walimah dimulai pukul 08.00 WIB diawali dengan penyampaian sambutan dari wakil keluarga mempelai pria, yang pada kali ini keluarga menyerahkan kepada Al-Ustadz H. Masyhudi Subari, M.A., direktur KMI Gontor. dilanjutkan dengan akad nikah dan taushiyah oleh K.H. Hasan Abdullah Sahal. Acara selesai pada pukul 11.30 WIB.

Setelah acara selesai, Kiai Hasan dan Ustadz Masyhudi menyempatkan diri mengunjungi 2 pondok alumni di Tasikmalaya. Yang pertama adalah PP. Darussalam Tasikmalaya sendiri dan dilanjutkan dengan Ponpes Riyadlul Ulum Wadda’wah Condong. Beliau memberikan apresiasi kepada kedua ponpes tersebut atas pesatnya perkembangan di sana dan eksistensinya dalam mendidik santri-santri. AaRum

SPL PMH Semester 6 : Kunjungi Lembaga-lembaga Tinggi Negara di Ibukota

0

Jakarta – Salah satu program tahunan Prodi Perbandingan Mazhab dan Hukum, Fakultas Syari’ah, adalah Studi Pengayaan Lapangan (SPL) atau dilain fakultas bisa disebut juga dengan sebutan Studi Akademik (SA). Maka pada Sabtu (21/1) seluruh mahasiswa PMH semester 6 mengadakan SPL tahunannya di kota Jakarta. Namun ada sedikit perbedaan diantara SPL untuk tahun ini dengan SPL di tahun sebelumnya, untuk SPL yang kali ini diikuti hanya dari kalangan mahasiswa saja, tidak diikutsertakan didalamnya mahasiswi yang terlihat dan terjadi di tahun sebelumnya, dan seluruh objek yang para mahasiswa singgahi adalah bertempat di ibukota Negara Indonesia, DKI Jakarta, yang menjadi pusat lembaga-lembaga tinggi negara. Maka berkat keberadaannya yang di pusat membuat para mahasiswa menjadi lebih bisa memperkaya ilmu pengetahuannya masing-masing.

Program ini memiliki dampak yang positif lagi bermanfaat bagi perkembangan ilmu para mahasiswa yang menjadi peserta dalam kegiatan ini. Mengapa demikian ? Salah satu dari banyak tujuan yang ada dan timbul dari kegiatan ini adalah para mahasiswa bisa dapat langsung melihat praktek ilmu yang biasa mereka simak dikelas menjadi seakan dekat dengan mereka, seperti halnya mereka tidak hanya tahu law in book, juga mereka akan mendapatkan pengetahuan tentang law in action.

Untuk menuju kota Jakarta, para mahasiswa seluruhnya menggunakan transportasi umum kereta api dengan tujuan Jakarta, berangkat sekitar pukul 16.00 WIB hari Sabtu (21/1) sore hari berawal dari stasiun Madiun hingga sampai di Jakarta pada pukul 03.00 WIB Ahad (22/1) pagi, dini hari. Yang kemudian disusul dengan keberangkatan para dosen pembimbing, beliau berdua adalah Al Ustadz Syaifullahil Maslul, M.H., selaku dosen pembimbing dengan didampingi oleh Al-Ustadz Sukma Pratama, S.H.I, selaku staf sekretaris fakultas pada keesokan harinya, dengan waktu keberangkatan dan tiba yang sama seperti hari sebelumnya.

Dalam kegiatan SPL kali ini seluruh mahasiswa dan dosen pembimbing dapat berkesempatan untuk tinggal sementara dan menginap di Kantor Redaksi Majalah Gontor, bertempat di Jl. Madrasah, Komp. Kementrian Agama, Gandaria Selatan, Jakarta Selatan. Dengan dan atas bimbingan Al-Ustadz Akrimul Hakim selaku tuan rumah yang menyambut mereka disana, seluruh mahasiswa mengaku sangat beruntung dan bahagia sekali atas seluruh pelayanan dan suasana kekeluargaan yang tercipta selama mereka tinggal disana.

Beberapa lembaga tinggi negara yang telah mahasiswa seluruhnya kunjungi adalah sebagai berikut : Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Kejaksaan Agung (Kejagung), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Mahkamah Konstitusi (MK), Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Mahkama Agung (MA), Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Komisi Yudisial (KY), dan yang terakhir kalinya adalah Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan berkat seluruh partisipasi dan kerjasama seluruh panitia, maka seluruh kegiatan kunjungan berjalan dengan lancar dan tertib.

Seluruh objek yang mereka tuju adalah lembaga-lembaga tinggi negara yang merupakan tempat singgasana mereka yang menjadi perwakilan suara dan aspirasi rakyat, yang juga telah kita ketahui bersama mereka pun dipilih oleh rakyat. Namun pada kenyataanya, belakangan ini, status masyarakat serasa beertimbal terbalik seakan di nomor dua kan, secara sengaja maupun tidak disengaja. Maka para mahasiswa datang sedang dalam keadaan sangat hausnya untuk mendapatkan informasi terhangat masa sekarang ini, dengan adanya dalih seperti itu, dalam hal ini beliau Dekan Fakultas Syari’ah, Al-Ustadz Imam Kamaluddin, Lc. M.Hum., memberikan pesan bahwa setiap para mahasiswa yang berkunjung pada lembaga-lembaga tersebut diatas, maka hendaknya untuk selalu menyebarkan dan menebarkan ruh-ruh islam, agar segalanya dan termasuk hukum di negara ini dapat kembali berjalan seperti yang kita cita-citakan seluruhnya. biibmufassir

K.H. Syamsul Hadi Abdan Hadiri Walimah Kader Ustadz Hasan Muttaqien

0

BONDOWOSO–Ahad (1/1), bertepatan dengan awal mulainya tahun 2017 Masehi, Ustadz Hasan Muttaqien alumni 2006 selaku kader Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menyelenggarakan Walimatu-l-‘Ursy pernikahannya di Bondowoso. Acara ini dihadiri oleh Bapak Pimpinan PMDG K.H. Syamsul Hadi Abdan, Ketua Lembaga Pondok, rekan se-angkatan, keluarga, dan warga sekitar.

Acara dimulai dengan lantunan ayat suci Al-Quran. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari wali kedua mempelai, lalu tausiyah dari K.H. Syamsul Hadi Abdan. Dalam pidatonya, beliau berkata, ”Kepada kedua mempelai, harus cepat-cepat kenal jasmani dan rohani, sampai sifat-sifat dan kepribadiannya, agar membawa kebahagian yang diharapkan. Karena, meski pernah belajar di lembaga yang sama, itu tidak menjamin bahwa keduanya telah saling kenal. Acara ditutup dengan do’a, dan perfotoan bersama. rukh

 

LPJ: Latih Santri Menjadi Pemimpin yang Amanah

0

DARUSSALAMOrganisasi yang ada di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) akan terus berjalan seiring berlangsungnya kegiatan-kegiatan yang ada. Dengan berorganisasi, para santri terdidik untuk berdisiplin dalam menjalani seluruh aktifitasnya. Terlebih para pengurus yang diberi tanggungjawab untuk mengatur organisasi. Mengingat bahwa tanggungjawab adalah bekal utama untuk melatih diri menjadi pribadi yang amanah, serta kunci kesuksesan bagi sebuah organisansi.

Menjelang Ujian Siswa Akhir KMI, Selasa-Kamis (31 Januari – 2 Februari 2017) diadakanlah Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) OPPM dan Koordinator, yang dilanjutkan dengan Serah Terima Amanat dari pengurus lama kepada pengurus baru. Acara yang diselenggarakan di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) ini dihadiri oleh Bapak Pimpinan PMDG KH. Hasan Abdullah Sahal dan KH. Syamsul Hadi Abdan. Dalam pidatonya, Kiai Hasan berkata,” Zaman ini zaman krisis kepercayaan, akan mengakibatkan teka-teki. Ada kepercayaan karena amanat Amanatu-l-‘Ilmi wal ‘Ulama menghasilkan Ikramu-l-‘Ilmi wal ‘Ulama. Itulah jiwa daripada Pesantren.” rukh

UNIDA GONTOR Gelar Wisuda Sarjana dan Pasca Sarjana di Gedung Terpadu

0

SIMAN-Guna mencetak mahasiswa/I yang unggul, Universitas Darussalam Gontor menggelar acara wisuda sarjana dan pascasarjana di Gedung Terpadu pada hari Ahad (22/1). Gedung Terpadu Unida termasuk gedung baru yang usai diresmikan saat acara peringatan 90 tahun Gontor oleh Bapak Presiden RI. Saat ini Unida Gontor mewisuda 53 Mahasiswa dan Mahasiswi dengan jumlah wisuda sarjana 41 orang serta ditambah dengan Pascasarjana 12 orang.

Perfotoan mahasiswa/i sarjana dan pascasarjana di depan Gedung Terpadu.
Perfotoan mahasiswa/i sarjana dan pascasarjana di depan Gedung Terpadu.

 

Acara wisuda saat ini dihadiri oleh Mantan Menlu RI, Bapak Hassan Wirayuda. Beliau sangat terkesan dengan acara yang ada di Unida Gontor. Lain dari pada itu, Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal juga memberikan sambutan saat menghadiri acara senat terbuka tersebut.

Mahasiswa/i yang diwisuda pada saat itu termasuk angkatan ke-27, dan pada bulan Syawwal 1438 mendatang akan digelar Wisuda Sarjana dan Pascasarjana di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) di Gontor Pusat. fuadfahmi

 

Mahasiswa Semester VI Fakultas Ekonomi UNIDA Adakan SPL di Tiga Daerah

0

DSC_0860PEKALONGAN-Mahasiswa Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Program Studi Ekonomi Islam Semester VI mengadakan SPL (Studi Praktek Lapangan) di tiga daerah berbeda. Yakni sejumlah 11 orang mahasiswa, yang selanjutnya dibagi ke tiga lokasi. Pertama, empat orang di Pekalongan, empat orang di Cirebon, dan sisa tiga orang lainnya di Jakarta.

Acara ini berlangsung selama 10 hari, (16-26/1) dengan dibuka secara resmi oleh Ustadz Royyan Ramdhani Djayusman, M.A. Dalam pdatonya, beliau menyampaikan beberapa pengarahan, salah satunya beliau menerangkan tentang singkatan kata SPL; S: Serius, P: Percaya diri, dan L: Langsung.

Salah satu objek SPL kali ini adalah daerah Pekalongan. Di mana para mahasiswa ditugaskan untuk belajar di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). KPPN ini di kepalai oleh Ibu Faradiba Arbi dengan jumlah anggota sebanyak 47 orang pegawai, yang bertugas membayarkan segala administrasi yang dibebankan atas APBN.

Diharapkan dengan adanya kegiatan SPL ini, para mahasiswa dapat melihat secara langsung suatu lembaga Negara, serta mampu berkecimpung di dalamnya. Lantas, mereka bisa mengambil beberapa nilai, baik positif maupun negatif dari lembaga tersebut. Dan pada akhirnya, mereka mampu membuat kesimpulan dari studi ini.ahsy