Home Blog Page 388

Tingkatkan Kecakapan Kepramukaan Santriwati Dengan Perkemahan Kamis-Jum’at

0

          Gontor Putri Kampus 3 segera menyibukkan santriwati dengan berbagai rentetan acara, mulai dari Pembukaan Latihan Kepramukaan, Perkemahan Kamis-Jum’at, Gontor Olympiade, Public Speaking Contest, HTQ, dan masih banyak lagi. Dari 8 gugus depan yang ada, Perkemahan Kamis-Jum’at atau Perkajum tahun ini diadakan dalam 3 gelombang. Perkajum Gelombang pertama diikuti oleh Gugus Depan 08-146 dan 08-142, diselenggarakan pada hari Kamis-Jum’at tanggal 22 hingga 23 Desember 2016 dan dibuka oleh salah satu guru senior Gontor Putri Kampus 3, al-Ustadz Ahmad Faisal, S.Ag.

          Adapun kegiatan adhika peserta perkemahan ini mulai mulai dari perlombaan-perlombaan, Unggun Gembira, renungan, cross country, dan kegiatan-kegiatan lainnya. Guna meningkatkan kemandirian, peserta perkajum memakan makanan hasil masakan mereka sendiri. Sedangkan kecakapan dites dalam beberapa perlombaan di bumi perkemahan maupun perlombaan selama cross country sepeti membuat drakbar, menjawab sandi, semaphore, serta permainan-permainan lainnya yang dapat menguji serta meningkatkan kecakapan dan kreativitas pesertanya. Peserta perkajum dibagi menjadi dua, yaitu adhika penggalang dan penegak, adhika penggalang terdiri dari siswi kelas 1,2 dan 3, di ketuai oleh siswi kelas 3; sedangkan adhika penegak terdiri dari siswi kelas 1 Intensive, 3 Intensive, dan kelas 4, diketuai oleh siswi kelas 4. Adapun panitia acar ini adalah Pembina dari siswi kelas 5 dibawah lindungan coordinator siswi kelas 6 dan mabikori.  Umi Kalsum

Kreatifitas Santriwati Harus Ditingkatkan

0

            Karangbanyu – Kreatifitas adalah merupakan kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru untuk memberi ide kreatif dalam memecahkan masalah atau sebagai kemampuan untuk melihat hubungan-hubungan yang baru antara unsur-unsur yang sudah ada sebelumnya. Kreatifitas yang ada harus ditingkatkan dan dikembangkan melalui berbagai cara sehingga terus berkembang menjadi lebih baik dan inovatif. Oleh karena itu, pada hari Jum’at (28/01), diadakan Pekan Kreatifitas Santriwati Darussalam di Gontor Putri Kampus 3. PKS kali ini bertemakan “Darussalam Wiliest Centre”. Pembukaan acara ini diadakan di Auditorium Gontor Putri Kampus 3 oleh Al-Ustadz Aris Helmi Hulaimi, S.Th.I.

         Pekan Kreatifitas Santriwati ini merupakan acara tahunan yang dipanitiai oleh Siswi Akhir KMI  yang berjumlah 456 Santriwati. Yang didikuti oleh seluruh santriwati Gontor Putri Kampus 3. Di dalam acara ini terdapat bermacam-macam jenis lomba yang mengasah pengembangan kreatifitas masing-masing santriwati mulai dari individu sampai dengan kelompok.  Seluruh santriwati sangat antusias dan bersemangat dalam mengikuti seluruh perlombaan yang ada dalam acara ini sehingga secara keseluruhan acara ini berjalan lancar. Selain dari acara-acara yang diadakan, siswi akhir KMI juga membuka stand antar bagian OPPM maupun KOORDINATOR.

Lomba Menyanyi antar konsulat
Lomba Menyanyi antar konsulat

              Acara ini diadakan selama 3 hari, dimulai dari hari Jum’at – Ahad, dengan waktu yang sangat singkat namun sangat berarti dalam peningkatan kreatifitas santriwati. Dan pada Ahad malam (29/01), sebagai penutup Pekan Kreatifitas Santriwati yang bertempatkan di Auditorium dan  Ditutup oleh Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 3 Al-Ustadz Aris Helmi Hulaimi, S.Th.I. Diakhiri dengan pengumunan pemenang serta pembagian hadiah kemudian persembahan dari panitia dan Pembimbing Kelas 6. Qudwatun Hasanah

Menumbuhkan Gairah Berbahasa Inggris Dengan Drama Contest

0

DARUSSALAM-“My name is sherlock holmes!”, Ujar Fathi, santri kelas 4E dari asrama Sudan. Bukan hanya Fathi, pagi itu para santri terpilih se-Darussalam mewakili asramanya masing-masing untuk berpartisipasi dalam acara “English Drama Contest” pada hari Jum’at, 27 januari 2017.

Acara yang dilaksanakan sekali dalam  semester ini,  sengaja diadakan untuk menumbuhkan gairah berbahasa Inggris dalam diri para santri Gontor 2. Drama yang ditampilakn pun bervariatif, mulai dari Ibnu Batuta, Erdogan, Sherlock Holmes, hingga Gatotkaca. Diharapkan dengan cerita yang berbeda-beda, para santri mampu menambah perbendaharaan kosakata bahasa inggrisnya.

Bertempat di lapangan sintesa, acara ini dimulai sejak jam 8 pagi sampai jam 2 siang. Setiap asrama mendapatkan waktu 13 menit untuk menampilkan dramanya masing-masing. Sayangnya banyak rayon tidak memperhitungkan waktu penampilannya masing-masing, sehingga banyak dari mereka harus mengakhiri dramanya tanpa sempat menyelesaikan ceritanya.

English Drama Contest kali ini dimenangkan oleh asrama Al-Azhar lantai 2 sebagai juara umum, dan asrama Syria sebagai juara favorit. Selain itu, Atsir siswa kelas 4D dari Jakarta mendapat penghargaan sebagai pemeran utama terbaik untuk lakonnya sebagai Salman Al-Farisi, dalam drama berjudul, “Breaking Dawn: The Story of Salman Al-Farisy”.ihsanjj

LPJ: Bukti Tanggungjawab Para Pengemban Amanah

0

DARUSSALAM – Dalam rangka pendidikan kepemimpinan,  Pondok Modern Darussalam Gontor membentuk organisasi pelajar yang didalamnya para santri mendapatkan kesempat untuk memimpin ataupun dipimpin, yaitu Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) dan Koordinator Gerakan Pramuka. Bagi  Gontor, seorang santri yang diberi kesempatan menjadi pengurus, tidak diistilahi dengan mendapatakan jabatan untuk kemudian dia banggakan, tetapi merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Bentuk pertangungjawaban amanahnya adalah berupa laporang pertanggungjawaban (LPJ) dari masing-masing bagian dalam organisasi dihadapan pengasuh, guru-guru, dan seluruh santri kelas 1 sampai kelas  5.

Laporan pertangungjawaban yang diadakan pada hari Rabu, 1 Februari ini dibagi menjadi 2 babak. Babak pertama pada pagi hari adalah laporan untuk setiap bagian OPPM dari sekretaris sampai bagian bersih lingkungan. Sedangkan babak kedua pada malam hari adalah laporan umum, dari bendahara, dan ketua OPPM. Satu hal yang banyak disorot oleh bapak pengasuh dalam LPJ tahun ini adalah laporan keuangan, yang masih banyak kesalahan dan kurang mendetail.

Setelah laporan umum dari ketua, acara dilanjutkan dengan pelantikan pengurus OPPM baru dari kelas 5. Dipimpin oleh Hafidh Dzikri dari Bogor, dan Syamsul Munir dari Ponorogo selaku ketua yang baru, para pengurus baru mengucapkan sumpahnya di hadapan seluruh santri. Kemudian, ketua lama memberikan surat mandat kepada ketua baru, sebelum setiap bagian melakukan serah terima amanatnya masing-masing. Acara diakhiri dengan pergantian tempat antara pengurus lama dengan pengurus baru.

Bukan hanya OPPM yang melaksanakan acara ini. Esok harinya, Koordinator Gerakan Pramuka juga melakukan hal serupa. Bahkan para pembaca laporan berinisiatif untuk mengajak para santri bernyanyi sebelum pembacaan laporan tiap-tiap bagian dimulai. Hal ini menjadi ciri khas tersendiri dalam LPJ Koordinator Gerakan Pramuka.

Menarik untuk dilihat bagaimana para pengurus begitu cekatan dalam melakukan perubahan susunan meja, dan kursi diatas panggung, sesuai dengan acara  yang akan dilakukan. Masuknya para pengurus, dan pergantian tempat dilakukan dengan cepat, dan cekatan.ihsanjj

Cetak Santriwati Siap Berjuang Fi Sabilillah Dengan Kaderisasi

0

             “Gontor selalu berkiprah dalam dunia pendidikan, dengan mencetak penerus umat dan bangsa. Berdasarkan shibghoh Gontori, mulai dari system penugasan dalam mendidik mental, dan karakter para kader pemimpin umat, proses keorganisasian OPPM adalah salah satu system pendidikan gontor untuk mencetak santriwati yang berkwalitas dan siap berjuang di jalan Allah.” Tutur Reza Zulfika (6C) selaku ketua OPPM lama dalam pidato penyerahan amanah kepada OPPM baru.

       Pengurus pelajar OPPM (Organisasi Pelajar Pondok Modern) terus berganti tiap tahunnya. Tahun ini, pergantian pengurus dilaksanakan pada hari  Selasa-Kamis, 31 Januari – 2 Februari 2017 yang bertepatan dengan 3-5 Jumadal Awwal 1438 H. Acara berlangsung di Auditorium Gontor Putri Kampus 3 dengan disaksikan seluruh santriwati dan dewan guru. Hari pertama diawali dengan laporan pertanggungjawaban pengurus OPPM periode 2016-2017 dilanjutkan hingga hari Rabu pagi, kemudian pergantian pengurus dan penyerahan amanat OPPM lama ke OPPM baru dilaksanakan pada Rabu malam, sedangkan hari Kamis digunakan untuk laporan pertanggungjawaban pengurus coordinator pramuka dan malamnya pergantian pengurus.

        Setiap sebelum dimulainya acara, Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 3 Al-Ustadz Aris Helmi Hulaimy, S.Th.I. memberi pengarahan untuk mendengarkan, menyimak dan memperhatikan apa yang akan dilaporkan oleh kakak kelas 6 selaku pengurus OPPM dan coordinator pramuka, karena apa yang lihat, didengar dan dirasakan adalah pendidikan. Kemudian, seluruh utusan tiap bagian OPPM maju ke mimbar membacakan laporan yang mencakup hasil usaha, kejadian penting dan keuangan. Acara dilanjutkan dengan pelantikan OPPM baru yang sangat sacral, diawali syahadat bersumpah menjalankan tugas lillahi ta’ala. Barulah penyerahaan amanat dari pengurus OPPM lama ke OPPM baru. Dan di akhir acara, ditutup dengan do’a bapak wakil pengasuh.

penyerahan amanat dari Ketua OPPM lama ke Ketua OPPM baru
penyerahan amanat dari Ketua OPPM lama ke Ketua OPPM baru

        Awal penyerahan amanat berlangsung antara ketua OPPM lama Reza Zulfika (6C) & Nur Indah Febriani (6B) kepada ketua pengurus OPPM baru Zakiyah Setyo (5C) & Wulan Berliana (5B). Dan ketua coordinator gerakan pramuka lama Unzilatin Nadzifa (6F) & Tsamrotun Nabila (6B) kepada ketua coordinator gerakan pramuka baru Marwah Nurlaili (5C) & Dinda Syifa Firdaus.

       Pergantian pengurus OPPM dan coordinator gerakan pramuka dilakukan guna kaderisasi santri kelas 5, mengaktifkan metode pengawalan dan karena anak umur 14-18 tahun, jika hanya diberi taujihat, nasehat, pengarahan  tidak semua masuk ke dalam hati, maka dari itu diberi tugas serta kegiatan-kegiatan dan itulah yang menjadi shibghoh gontori atau ciri khas Gontor. Nabila Zatadini

Pimpinan Resmikan Markaz Sirah Nabawiyah Unida Gontor

0

SIMAN–Jumat, 21 Oktober 2016, Markaz Sirah Nabawiyah Unida Gontor diresmikan oleh Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal, K.H. Syamsul Hadi Abdan, dan Rektor UNIDA Gontor, Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. Markaz Sirah ini didanai dari Wakaf Syeikh Abdurrahman Bin Shaleh Ar-Rashid Al-Humaid.

Turut hadir dalam acara peresmian ini, utusan dari Kedutaan Arab Saudi untuk Indonesia sebagai Wakil dari Wakif Markaz Sirah pihak Syeikh Abdurrahman Bin Shaleh Ar-Rashid Al-Humaid. Selain itu, para fungsionaris Unida Gontor beserta mahasiswa juga turut menyemarakkan acara ini.

Perfotoan Bapak Pimpinan PMDG dan Fungsionaris Unida dengan Wakil Wakif Markaz Sirah Nabawiyyah
Perfotoan Bapak Pimpinan PMDG dan Fungsionaris Unida dengan Wakil Wakif Markaz Sirah Nabawiyyah

Gedung Markaz Sirah ini terdiri dari dua lantai, lantai dasar digunakan untuk Kantor Markaz Sirah, Laboratorium Bahasa (Markaz Lughah) dan Perpustakaan Markaz Sirah.

Adapun lantai atas, terdiri dari Hall Markaz Sirah (menampung 150 orang), Training Room (menampung 50 orang), dan Center for Mawarith Studies yang ditujukan untuk mengembangkan pembelajaran Sirah Nabawiyah (Talaqqi Kitab Bersanad, Al-Mawarits, Ihya At-Turats Al-Islami, dll.). Adapun Markaz Sirah difungsikan sebagai pusat kegiatan Ihya Ash-Shirah An-Nabawiyyah dalam banyak kegiatan. Reyzin.             

 

PPL Tarbiyah UNIDA Gontor Kampus Mantingan: Wadah Exercising Skill dan Personality Constraction

0

Kalau pada bulan januari lalu Fakultas Tarbiyah UNIDA Gontor kampus Mantingan telah mengadakan rihlah wuddiyah tarbawiyah untuk memperluas wawasan tentang sistem pendidikan di beberapa negara, pada bulan februari (4-9) kini mengadakan program yang disebut praktek Pengayaan Lapangan (PPL). Dalam program ini, para mahasiswa yang berjumlah 60 orang  dituntut untuk mempraktekkan ilmu yang telah didapat dalam tindakan yang lebih nyata, seperti praktek mengajar; mulai dari merencanakan, melaksanakan sampai  pada mengevaluasinya, mengatur administrasi sekolah, memberi bimbingan maupuan arahan kepada murid baik dalam pembelajaran akademik, organisasi, keagamaan maupun kebahasaan. Setelah melakukan beberapakali survei pendahuluan maka dipilihlah Pondok Pesantren Al-Ishlah  sebagai tempat berlatih dan mengimplementasikan pengetahuan dan wawasan yang dimiliki mahasiswi. Pondok ini terletak di desa Sendangagung, Kec. Paciran, Kab. Lamongan Jawa Timur. Pondok ini merupakan pondok pesantren yang berusaha mengintegrasikan kurikulum nasional dengan kurikulum Gontor, tidak heran karena pendiri pondok ini merupakan salah satu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor yaitu Al-Ustadz Drs. KH. Muhammad Dawam Sholeh sedangkan begitupun Kepala madrasahnya; Al-Ustadz Drs. H. Agus Salim Syukron, M.Pd.I juga merupakan alumni Pondok Modern Darussalam Gontor.

Demi memberikan kontribusi yang lebih terhadap Pondok Pesantren Al-Ishlah, kegiatan mahasiswi yang didampingi oleh tiga orang dosen pembimbing lapangan (Al-ustadz Mohammad Ismail bin Syuhada’, M.Pd.I, Al-Ustadzah Halimah As Sa’diyah, M.Pd.I dan  Al-Ustadzah Ifa Rodifah Nur, M.Pd.I) tidak hanya terbatas pada proses belajar mengajar di sekolah tetapi lebih dari itu, mahasiswi telah menysusun beberapa  program kegiatan untuk menunjang pendidikan di PP Al-Ishlah diluar pembelajaran dikelas, diantara kegiatan-kegiatan tersebut adalah kursus yang melatih keterampilan dan kreativitas seperti kursus Pidato 3 Bahasa, kerajinan tangan; seperti mengukir, khot araby, menjahit, menggambar, melukis, menghias kamar, tata rias, membuat hantaran. Selain kursus diadakan juga perlombaan-perlombaan yang menstimulus persatuan , ruh munafasah, mengasah pengetahuan dan tentunya menghibur para santri PP Al-Ishlah. Kemudian diadakan juga dialog antara mahasiswi dengan pengurus OPPI (Organisasi Pelajar Pondok Al-Ishlah), dialog ini diawalai dengan pengarahan dari Dosen Pembimbing kepada para mahasiswi serta para pengurus agar dialog berjalan lancar, tertib dan sesuai dengan yang diharapkan. Dalam dialog ini, mahasiswi dan pengurus dibagi perbagian kemudian kedua belah pihak membandingkan pencapaian-pencapaian yang telah dicapai serta kendala-kendala apa saja yang ditemui  oleh Organisasi Pelajar di Pondok Pesantren Al-Ishlah maupun Organisasi Pondok Modern Darussalam Gontor. Selain itu diadakan juga tau’iyah diniyah untuk seluruh sanriwati yang disampaikan oleh mahasiswi-mahasiswi  Fakultas Tarbiyah pada setiap kamar disetiap rayon. Dan masih banyak lagi kegiatan yang dilaksnakan seperti Latihan Pramuka dan juga Pentas Seni. Diharapkan PPL ini dapat memberikan manfaat baik kepada Pondok Pesantren Al-Ishlah maupun para mahasiswi Fakultas Tarbiyah Universitas Darussalam Gontor.Pearl.

Bakti Sosial Mahasiswi Di Desa Sekaralas

0

            Pada hari Rabu, (01/02) Seiring dengan acara Laporan Pertanggung jawaban yang berlangsung di Auditorium Gontor Putri Kampus 3 dan diikuti oleh para santriwati. Laporang tersebut didampingi oleh Al-Ustadz. Aris Helmi Hulaimi selaku bapak wakil pengasuh yang akan menerima laporan disetiap bagian OPPM dan Koordinator.

          Disamping itu DEMA (Dewan Mahasiswi) Gontor Putri Kampus 3 mengadakan Bakti Sosial di desa sekaralas. Peserta meliputi para mahasiswi dari setiap fakultas mulai dari semester 4 sampai dengan Pasca Sarjana, yang dibimbingi oleh al-Ustadz Anwar Fathoni S. H. I . Acara dimeriahkan dengan kegiatan belajar mengajar di MI dan SD desa sekaralas, dan juga terselenggarakan bermacam-macam perlombaan. Kurang lebih 8 jam Bakti Sosial ini berlangsung, dimulai pada jam 08.00 WIB sampai dengan kurang lebih jam 16.00 WIB.

Seorang Ustadzah Sedang Mengajar Di MI Desa Sekaralas
Seorang Ustadzah Sedang Mengajar Di MI Desa Sekaralas

Dengan senyuman dan langkah penuh harap dari Bakti Sosial pada tahun 2017 ini dapat memberikan manfaat, dibanjiri berkah, dan diselimuti keridhoan Allah SWT. Amiin. Tadzkiratul Aulia

Berbeda, Pendadaran Pengurus KGP Tahun ini Berlangsung selama 3 Hari

0

KAMPUNG DAMAI–Guna memperkuat jiwa kebersamaan segenap pengurus Koordinator Gerakan Pramuka (KGP) di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Majelis Pembimbing Koordinator Harian (Mabikori) mengadakan kegiatan Orientasi Pengurus. Berlokasikan di Gunung Beruk Ds. Balong Kec. Karangpatihan Kab. Ponorogo, kegiatan yang lebih akrab diistilahkan dengan nama “Pendadaran” ini berlangsung selama tiga hari, Senin-Rabu (6-8/2).

Ya, tiga hari. Memang pelaksanaannya pada tahun 2017 ini sedikit berbeda. Di mana pada tahun-tahun sebelumnya, pendadaran selalu diadakan selama 2 hari, Kamis-Jum’at. Dengan adanya penambahan waktu tersebut, diharapkan kepengurusan di bawah naungan 46 orang santri Kelas V ini mampu berjalan lebih baik lagi.

Acara dimulai dengan orientasi intensif terkait pembenahan administrasi kepramukaan. Lalu, pada hari berikutnya diadakan outbond, dan kemudian diakhiri dengan pembelajaran pembentukan karakter peserta didik. Sebanyak 18 orang pembimbing, yang terdiri dari pelatih dan staf Mabikori juga turut berkecimpung dalam menyukseskan acara ini. b.Dasasta

Siswa Akhir “Survival Generation”: Tumbuhkembangkan Semangat Belajar dengan Karantina

0

DARUSSALAM–“Karantina” adalah sebuah istilah dalam Bahasa Indonesia yang sering digunakan untuk pemisahan atau pengasingan. Begitu juga di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), istilah tersebut digunakan untuk pengasingan siswa. Bukan karena penyakit atau virus, melainkan pengasingan siswa dengan cara pemindahan secara masal ke dalam sebuah ruangan, untuk menumbuhkembangkan semangat belajar menjelang Ujian Akhir KMI.

Periode 2017 “Survival Generation” ini, karantina diikuti oleh 711 orang, yang dibagi ke dalam 18 kelompok, dengan masing-masing kelompok memiliki pembimbing sebanyak 2 orang. Kegiatan bersifat khusus, yakni untuk siswa akhir saja, yang kali ini berlangsung mulai Kamis s.d. Rabu (9-15/2), dengan lokasi di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM).

Di samping itu, para guru pembimbing mendirikan cafe darurat, yang semata-mata untuk mendukung belajar para siswa. Cafe berjualan selama 24 jam, dan menyediakan aneka makanan ringan, gorengan, minuman, hingga nasi bungkus.

Semoga, dengan adanya karantina ini, seluruh siswa akhir dapat belajar lebih giat lagi demi meraih impian, yakni lulus dan mendapat status “alumni Gontor”. Amiin. b.Dasasta