Home Blog Page 396

Ujian Lisan Menguji Mentalitas Santri

0

GONTOR – Tepat pada hari Kamis (10/11), Ujian Pertengahan Tahun Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) sudah resmi dimulai. Pelaksanaan ujian lisan merupakan tahap awal yang pertama kali akan dilalui oleh seluruh santri se-Darussalam. Inilah salah satu potret kesibukan yang tengah terjadi di Pondok Modern Darussalam Gontor akhir-akhir ini, juga menjadi pertanda bahwa semester pertama tahun ajaran 1437-1438/2016-2017 akan segera usai.

Ujian lisan pertengahan tahun kali ini berlangsung selama 12 hari, yaitu sejak hari Kamis, 10 Shafar 1438/10 November 2016 sampai dengan hari Senin, 21 Shafar 1438/21 November 2016. Adapun materi pelajaran yang diujikan pada ujian lisan meliputi Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Al-Qur’an. Ujian lisan ini bertujuan untuk mengukur tingkat kemampuan intelektual santri dan mengetahui hasil pembelajarannya selama satu semester, selain itu ujian ini juga bertujuan untuk melatih rasa percaya diri dan mentalitas para santri ketika berhadapan dengan para penguji.

Pasa Siswa Bersiap Menunggu Panggilan Masuk ke Ruang Ujian
Pasa Siswa Bersiap Menunggu Panggilan Masuk ke Ruang Ujian

Apabila santri tersebut memiliki rasa percaya diri dan mental yang tinggi, dia cenderung akan melalui ujian dengan baik dan penuh ketenangan. Juga sebaliknya, santri yang kurang percaya diri cenderung merasa takut, gerogi, dan menjawab dengan ragu-ragu di dalam ruang ujian, sehingga segala yang telah dihafal dan dibaca menjadi terlupakan seperti hilang sekejap mata.

Pelaksanaan ujian lisan di PMDG mengikutsertakan seluruh guru dan santri. Seluruh sektor yang ada di PMDG pun ikut merasakan bagaimana suasana ujian yang sedang berlangsung. Kali ini, ujian pertengahan tahun diikuti oleh 3375 peserta ujian siswa kelas 1–5 KMI, 714 siswa akhir kelas 6 selaku pembantu panitia ujian dan 243 penguji dari guru-guru KMI. Adapun ruangan kelas yang dipakai untuk tepat menguji ujian lisan sebanyak 110 ruangan kelas yang seluruhnya tersebar di gedung Satelit, Yaqdzoh, Saudi 6, Sudan 1, Sudan 2, dan Rabithah. biibmufassir

Gemuruh Belajar Hiasi Suasana Malam Gontor Putri kampus 3

0

           “المعهد لا ينام أبدا” Kalimat tersebut adalah kalimat yang tidak asing bagi penghuni kampung nan damai. Gontor tidak pernah letih dalam mendidik santriwatinya dalam bidang akademis ataupun non akademis. Dalam bidang akademis santriwati dididik dalam cara belajar santriwati yang telah diajarkan para guru pada masa belajar aktif. Dalam bidang non- akademis santriwati dididik dalam kepemimpinanya dengan menjadi ketua panitia, rasa tanggung jawab dalam segala hal, mengerti dan memahami sesama teman, berlomba-lomba untuk meraih kejuaraan, menumbuhkan mental pada diri santriwati,dan lain sebagainya. Kegiatan non- akademis tidak diberlakukan ketika telah masuknya masa ujian sampai batas waktu yang telah ditentukan, karena seluruh santriwati harus  konsentrasi dan fokus dalam belajar.

            Suasana belajar malam santriwati  Gontor Putri Kampus 3 untuk mempersiapkan ujian awal tahun 1437-1438  sangatlah serius dan fokus. Sehingga buku pelajaran menjadi sorotan pertama santriwati untuk menemani mereka pada setiap malamnya. Setiap dari santriwati mempunyai cara dan ciri khas dalam mengekspresikan belajarnya. Terdapat santriwati yang berkonsentrasi dalam belajar dengan kesendiriannya, ada pula yang belajar bersama, ada pula yang mengeraskan suaranya dalam belajarnya untuk memahami dan menghafal pelajaran.  itulah berbagai bentuk cara santriwati untuk berjuang meraih kesuksesan masing-masing dengan selalu bermotokan “Ujian untuk belajar bukan belajar untuk ujian”. Miftahul Hamida

Bersih Lingkungan Sebagai Kegiatan Rutin Gontor

0

(قال رسول الله صلّى الله عليه وسلّم : النَّظَا فَةُ مِنَ الْإِيْمَانِ ( رواه الترمذى 

            Rasulullah SAW  bersabda bahwasanya kebersihan adalah sebagian dari iman. Sunah tersebut dijalankan oleh Pondok Modern Darussalam Gontor, Salah satunya adalah bersih-bersih lingkungan. Bersih-bersih lingkungan yang dilaksanakan setiap hari pada pagi hari dan sore hari. Pagi hari dilaksanakan oleh petugas piket rayon dan sore hari dilaksanakan oleh santriwati kelas 1-4 dengan ditemani dua santriwati kelas 5 yang mendapat jatah untuk membersihkan lingkungan sekitar pondok. Dalam pembersihan lingkungan ini santriwati mendapatkan  nilai-nilai yang bisa diterapkan oleh santriwati ,yaitu agar kegiatan tersebut dapat menjadi bekal santriwati di masyarakat kelak, karena, apa yang dilihat, didengar dan dilakukan santriwati adalah sebuah pendidikan.

Terdapat beberapa manfaat dalam Bersih-bersih lingkungan yang dilaksanakan di Gontor Putri Kampus 3, antara lain:

     1. Membuat Setiap Pekerjaan Menjadi Lebih Ringan

            Melakukan setiap pekerjaan dengan cara bersama-sama dapat meringankan dalam menyelesaikannya.  Bisa dibayangkan jika satu orang menyelesaikan satu pekerjaan  sangat besar maka akan banyak memakan tenaga dan waktu. Dengan bersama-sama, maka beban pekerjaan bisa dibagi dan berkurang lebih kecil sehingga mudah diselesaikan.

     2.  Mempercepat Penyelesaian Pekerjaan

         Mengerjakan satu pekerjaan dengan menggunakan tenaga lebih dari satu orang akan mudah dan cepat diselesaikan. Contohnya ada satu pekerjaan dimana jika dikerjakan oleh satu orang akan membutuhkan waktu 1 minggu, tetapi dengan tambahan orang dan tenaga maka pekerjaan akan selesai kurang dari 1 minggu.

     3. Mempererat Rasa Persatuan dan Kesatuan

            Dalam setiap kegiatan mampu mempererat dan memupuk rasa persatuan dan kesatuan antar santriwati. Adanya kerja sama antar santriwati menjadi cikal bakal terbentuknya rasa persatuan dan kesatuan. Nantinya jika setiap pekerjaan yang berat dilakukan dengan cara bersama-sama maka kerukunan hidup antar santriwati akan semakin terjalin kuat. Kepedulian sosial dapat menimbulkan rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri, orang lain serta lingkungan sekitar kita. Dengan rasa tanggung jawab diharapkan seorang santriwati bisa membawa pendidikan ini kepada masyarakat. Karena persatuan adalah dasar dari kesuksesan.

الإنسان مدني بالطبع

             Santriwati tidak bisa berkembang tanpa bantuan teman  sebagaimana makhluk sosial hendaknya bisa peka terhadap segala hal  yang terjadi disekitar kita. Bahkan telah tertulis dalam Al-qur’an bahwa “sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang suci. Miftahul Hamida

Menumbuhkan Mental Keguruan Pada Santri Melalui Ujian Lisan

0

               Karangbanyu- Berakhirnya belajar mengajar di Gontor Putri Kampus 3 pada hari Senin 7 November 2016 M/ 07 Shafar 1438 H, menandakan akan datangnya acara besar bagi seluruh penghuni Daarussalam yaitu Ujian. Ujian awal tahun 1437-1438 H ini berlangsung tepat pada hari Kamis, 10 November 2016. Gedung Al- Azhar dan Gedung Madinah terisi penuh sebagai lokasi ujian, baik dari ujian Qur’an, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris.

             Suara lantang para penguji melontarkan pertanyaan-pertanyaan, mereka itulah para Ustadzah-Ustadzah yang berjumlah 138 guru Mumtahinah yang dibantu oleh siswi akhir KMI yang berjumlah 113 siswi dan dibagi menjadi 63 kelompok. Maka, baik dari siswi KMI kelas 1 maupun siswi KMI kelas 5 untuk memasuki ruang ujian tulis, maka wajib sebelumnya bagi mereka memasuki ruang ujian lisan.

               Acara besar inilah dimana seluruh penghuni Pondok Modern Darussalam Gontor diuji, tidak hanya santri saja. Maka, untuk menumbuhkan, memperkuat, dan melekatkan mental-mental keguruan membutuhkan banyak proses sampai matanglah ia. Dengan penuh harap agar para santriwati dapat menjadi wanita sholihah kaffah yang bermental Gontori. Tadzkiratul Aulia

Ujian Lisan Tingkatkan Kualitas Santriwati

0

Mantingan- Pada hari sabtu (12/11) Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1 melaksanakan ujian lisan seusai kegiatan belajar mengajar santriwati awal tahun periode  1437-1438. Santriwati yang sedang belajar ketika pagi hariUjian lisan ini wajib diikuti oleh seluruh santriwati kelas 1 sampai kelas 5 sebagai peserta ujian sedangkan kelas 6 sebagai penguji bersama dengan guru lainnya. Dan para ustadz dan ustadzah sebagai penguji dengan materi yang diujikan ada 3 macam yaitu Bahasa arab, Bahasa Inggris dan Al-Qur`an.

Adapun materi yang diujikan untuk ujian Bahasa Arab ialah Muthola`ah, Mahfudzot, Tamrin Lughoh, Muhadatsah Yaumiyah, Mufrodat, Nahwu dan Shorf. Dan ujian Bahasa Inggris dengan materi English Lesson, Grammar, Conversation dan Vocabulary. Sedangkan ujian Al-Quran dengan materi Qiraatu-l-Qur`an beserta Tajwidnya, Praktik Ibadah Qowliyah dan Ibadah Amaliyah.

Adanya ujian lisan ini diharapkan untuk meningkatkan kualitas saimg_0003ntriwati Gontor Putri dan mengembangkan materi yang telah mereka dapat sebelumnya.

Para santriwati sangat antusias dalam menghadapi ujian lisan ini. Dibuktikan dengan belajar dengan sungguh-sungguh, semangat dan tak kenal lelah. Dan para santriwati pun memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Begitupun dengan para ustadz dan ustadz mengawasi dan mengayomi dengan baik para satriwatinya agar tidak lengah dalam menjalani ujian ini. Semua ini tidak akan sia-sia jika diawali dengan niat yang baik.  إنما الأعمال بالنيات وإنما لكل امرئ ما نوى. k-y

Bapak Pengasuh: Ujian ini adalah Jihad

0

Kampus 2 – Dengan berakhirnya masuk kelas bagi seluruh siswa KMI, maka berakhir juga pembelajaran sehari-hari didalam kelas. Berganti dengan kegiatan ujian, yang pelaksanaannya tidak kalah penting dengan kegiatan masuk kelas. Maka bukan berati kita dalam keadaan kosong, melainkan berganti dengan pekerjaan lain yang sama pentingnya.

Pengarahan Bapak Pengasuh pada pembagian tugas ujian lisan awal tahun
Pengarahan Bapak Pengasuh pada pembagian tugas ujian lisan awal tahun

Dan segala kegiatan yang akan dilaksanakan di Gontor diawali dengan pengarahan. Maka pada senin malam (07/11) diadakan pengarahan bagi seluruh penguji ujian lisan dari bapak guru dan siswa akhir KMI. Bagi bapak guru pengarahan bertempat di  gedung Riyadh sedangkan bagi siswa akhir KMI bertempat di Masjid Jami’. Pengarahan ini dilaksanakan untuk menjelaskan kepada seluruh penguji kewajiban-kewajiban apa yang harus dilaksankan dalam ujian lisan ini. Selain itu, pengarahan ini juga dimaksudkan untuk mendengarkan pengarahan dan nasehat dari bapak pengasuh.

“ Ujian ini dilaksanakan untuk mengetahui seberapa sukses seorang guru dalam mengajarkan materi yang diampunya dan untuk mengevaluasi pembelajaran setengah tahun kebelakang ” pesan bapak pengasuh. “ maka dengan datangnya ujian ini menjadikan kita lebih intensif lagi dalam mengawasi belajar santri dari sebelumnya, bukan malah sebaliknya ” tambah beliau.

Dalam ujian ini bukan hanya fikiran saja yang dibutuhkan, tetapi hati dan perasaan pun dalam keadaan kerja keras yang diwujudkan menjadi gerakan. Karena ujian ini adalah pekerjaan besar.bhiel

Daya Tarik Baru bernama Al Meida

0

KAMPUS 2 – Setelah dinanti keberadaannya beberapa tahun kebelakang, akhirnya pada tahun ini dapat terwujud. Yaitu pada tahun ini Gontor 2 mendapatkan alat Marching Band. Dengan adanya perlengkapan marching band ini, akan menambah kegiatan ekstrakulikuler santri Gontor 2. Alat yang dibeli di Jakarta ini akan menjadi ikon terbaru bagi kampus Gontor 2. Meskipun peralatan marching band tersebut belum sebanyak dan selengkap peralatan marching band yang berstandart professional, tetapi dengan adanya alat ini akan menjadikan santri lebih dinamis lagi dalam berinovasi.

Inspeksi marching band oleh Bapak Pengasuh pada 1 Muharram
Inspeksi marching band oleh Bapak Pengasuh pada 1 Muharram

Perkenalan perdana Marching Band ini terlaksana tepat pada (2/10) diacara Peringatan Tahun Baru Hijriyah 1438, dengan disaksikan langung oleh Bapak Pengasuh. Dalam inspeksi tersebut, bapak pengasuh berharap dalam satu tahun ini Marching Band ini dapat menciptakan lagu yang berkualitas dan inovatif. “ yang terpenting enak didengar dan tidak membosankan, saya target satu tahun sudah harus ada 4 lagu”, tambah beliau.

Tepat pada tanggal 6 November 2016 telah disahkan dengan nama Marching Band Alunan Melodi Islam Gontor 2 (AL MEIDA) oleh Bapak Pengasuh. Semoga dengan adanya ini semua menjadikan santri Gontor 2 lebih bersemangat dan berprestasi lagi dimasa yang akan datang.bhiel

Adakan Pengarahan Guna Menghadapi Ujian Lisan

0

Mantingan- Telah usai mengadakan kegiatan belajar mengajar  awal tahun. Santriwati Gontor Putri 1 mempersiapkan diri untuk menghadapi ujianGontor Putri, PMDG Putri 1, Pondok Gontor Putri, Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1, Pondok Modern Putri, Pondok Pesantren, Pondok Pesantren Putri, Universitas Darussalam Gontor, UNIDA, UNIDA Putri, Kampus Mantingan 1, Gontori lisan awal semester periode 1437-1438. Disamping itu diadakannya pengarahan umum untuk para ustadzah dan santriwati kelas 6 KMI. Yang berlangsung di Auditorium Gontor Putri 1. Pengarahan tersebut diadakan pada hari selasa tanggal 08 November 2016 dan dilanjutkan pada hari Rabu tanggal 09 November 2016. Yang dihadiri oleh Bapak Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor Al-Ustadz Hasan Abdullah Sahal.

Selaku Bapak Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1 dan Direktur Kulliyatul Muallimat Al-Islamiyah , Al- Ustadz Ahmad Suharto, MA dan Al-Ustadz Fairuz Subakir Ahmad, MA  menyampaikan teknisi pelaksaan dan disiplin ujiian lisan. Dalam pidatonya beliau berpesan bahwasanya ujian menjadi sebuah sistem yang tidak boleh ditinggalkan oleh KMI karena ujian diadakan untuk mendidik dan dengan ujian kita mampu meningkatkan kualitas santriwati. Menciptakan miliu belajar, mencintai ilmu, dan mampu Gontor Putri, PMDG Putri 1, Pondok Gontor Putri, Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1, Pondok Modern Putri, Pondok Pesantren, Pondok Pesantren Putri, Universitas Darussalam Gontor, UNIDA, UNIDA Putri, Kampus Mantingan 1, Gontorimengetahui kemampuan belajar sendiri. Al-imtihaanu li-t-ta`allum wa laisa ta`allum lillimtihaan.. بالامتحان يكرم المرء أويهان

Dalam pidatonya, K.H Hasan Abdullah Sahal juga menyampaikan hidup ini tholabu-l-ilmi. Berpendidikan, berakidah, dan berpegang teguh dengan keimanan masing-masing. Uthlubi-l-ilma minal mahdi ilaa-l-lahdi. Tuntutlah ilmu dari buaian hingga ke liang lahat. k-y

‘Ladema’ Gontor Putri Kampus 3

0

           Karangbanyu- Subhanallah, Anda Membeli Anda Beramal, La-tansa Dewan Mahasiswi di Gontor Putri Kampus 3, senantiasa menyediakan berbagai macam masakan karya mahasiswi UNIDA. Dari selesainya menunaikan ibadah shalat subuh, beberapa mahasiswi guru yang bertugas berjualan di Ladema ini mulai menebarkan bau sedap dari kantinnya yang bertempat di sebelah barat Ruang penerimaan tamu. Kantin Ladema dipegang dan ditanggungjawabkan oleh DEMA (Dewan Mahasiswi). Selain para santriwati, para tamupun ikut berdatangan dan membeli masakan-masakan yang tersedia.

              Berbagai masakan dari minuman, makanan, serta cemilan. Seperti berbagai macam gorengan, Fla Jagung, Seblak, cah jamur, lele Goreng balado, bubur ayam, mie ayam, jus buah dan lainnya. Dihari-hari biasa pendapatan ladema bersikar kurang lebihnya Rp. 1.000.000, tapi, untuk dihari-hari ujian saat ini pendapatan Ladema bisa mencapai Rp. 2.000.000 sampai Rp. 3.000.000.

             Rasa syukur terpanjatkan terus menerus dari hasil usaha penuh para mahasiswi guru, mengaharap berkah dan manfaat dari kesempatan yang Allah berikan melewati Pondok Tercinta ‘Gontor’. Tadzkiratul Aulia

Tingkatkan Kualitas Mahasiswi Guru dengan Hafalan Al-Qur’an

0

          Karangbanyu_Untuk meningkatkan kualitas Mahasiwi Guru, Gontor Putri Kampus 3 mengadakan ujian hafalan Al-Qur’an bagi mahasiswi aktif. Sebelum diadakannya ujian ini Mahasiswi diwajibkan untuk  menghafal sesuai dengan tingkat semesternya. Setelah mereka menghafal ayat-ayat suci Al-Qur’an yang sudah ditentukan sesuai dengan semesternya, dianjurkan kepada mahasiswi untuk menyetorkannya kepada muhafidzahnya masing-masing, guna memperkuat hafalan dan membenarkan apabila ada kesalahan dalam hafalannya.

         Kegiatan ini dilaksanakan pada hari jum’at, 4 November 2016 dimulai pukul 07.00 WIB sampai selesai. Mahasiswi yang melaksanakan ujian hafalan berjumlahkan 216 mahasiswi dengan muhafidzah 26 Guru Sarjana. Ujian ini dibagi perkelompok, satu kelompok berjumlahkan 8 orang hingga 9 orang dengan satu muhafidzah. Adapun tempat berlangsungnya ujian diadakan di Kantor KMI, Aula perkumpulan,dan tempat lainnya. Sebelum diadakannya ujian, Muhafidzah dari Guru Sarjana diberikan pengarahan terlebih dahulu oleh Bapak Wakil Pengasuh, guna menyamakan persepsi dalam menguji.

Dua mahasiswi sedang diuji Hafalan Qur'an
Dua mahasiswi sedang diuji Hafalan Qur’an

            Peningkatan kualitas guru sangatlah penting, apalagi untuk membimbing santri yang teramat banyak hendaknya dibutuhkan Guru yang berkualitas tinggi dalam segi mengajar, segi mental, segi ruhaniyah maupun jismiyahnya. Seperti yang kita ketahui manfaat menghafal Al-Qur’an sangatlah banyak diantaranya : menjernihkan pikiran, memperkuat memori, memberikan ketenangan dan stabilitas psikologis, meningkatkan derajat manusia, dan lain sebagainya. Semoga dengan hafalan Al-Qur’an yang sudah berjalan ini, kualitas Guru Gontor semakin meningkat dan lebih baik. Aisyah Almukaromah