Home Blog Page 431

Pendekatan Santriwati Melalui ‘Muwajah’ Keliling

0

KARANGBANYU–Jum’at (02/10/2015), seluruh guru Gontor Putri Kampus 3 beserta para siswi berdiri di tempatnya masing-masing untuk mengadakan upacara pembukaan belajar malam, yang bertujuan untuk menambah kesemangatan dan efektivitas belajar malam, baik para santriwati maupun para ustadzah yang berperan sebagai tim sukses.

Upacara pembukaan belajar malam kali ini dibagi menjadi tiga tempat, yaitu untuk tim sukses kelas 1-4 bertempat di depan al-Azhar yang dibuka oleh Al-Ustadz H. Saepul Anwar, S.Ag dan Al-Ustadz Muhammad Abdullah Bajuri, Lc., lalu untuk kelas 5 beserta tim suksesnya bertempat di belakang Gedung Madinah yang dibuka oleh Al-Ustadz Didik Hariyono S.Th.I dan Al-Ustadz Ahmad Faisal, S.Pd.I., sedangkan untuk kelas 6 beserta tim sukses bertempat di depan Auditorium yang dibuka oleh Al-Ustadz. Sukamto, S.Ag.

Dengan adanya belajar malam yang disertai pengawalan dan pengarahan para tim sukses ini, akan memberikan kedekatan antara guru dan santriwati, juga memaksimalkan proses pembelajaran yang lebih efektif. Proses belajar individual bersifat lebih santai dan nyaman dengan cara mereka masing-masing. Dengan pengawalan dan motivasi yang kuat dari para wali kelas dan asistennya semoga proses belajar malam ini akan berjalan dengan baik seterusnya. LeeA

Ujian Lisan Kampus Putri 3, Proses Penanaman Nilai Bagi Santri dan Guru

0

KARANGBANYU–Pondok Modern Gontor merupakan lapangan pendidikan dan pengajaran yang mana di dalamnya terdapat beberapa kegiatan yang bertujuan untuk membentuk generasi yang berkualitas tinggi dengan berbagai ilmu pengetahuan yang tidak hanya mempunyai ilmu, namun juga mempunyai mental yang baik. Salah satu kegiatan yang bertujuan membentuk mental santriwati yaitu dengan melalui beberapa ujian. Salah satunya yaitu ujian lisan.

Tepat pada Kamis malam, 19 November 2015/7 Shafar 1437, diadakan pengarahan kepada guru dan juga santriwati kelas 6 sebelum menjadi penguji santriwati pada ujian syafahi. Pengarahan ini diikuti oleh seluruh guru yang berjumlah 249 guru dan santriwati kelas enam yang berjumlah 373. Pengarahan untuk para guru bertempat di Aula mini Gontor Putri Kampus 3, adapun pengarahan untuk kelas 6 bertempat di Aula Perkumpulan Gontor Putri Kampus 3. Pengarahan untuk para Guru diarahkan oleh Wakil Direktur KMI Gontor Putri Kampus 3, Al-Ustadz H. Muhammad Abdullah Bajuri, Lc, dan untuk kelas 6 diarahkan oleh  Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 3, Al-Ustadz H. Saepul Anwar, S.Ag, dan dilanjutkan oleh Al-Ustadz Didik Haryono.S.Th.I. Pengarahan ini berlangsung dari pukul 20.00-22.10 WIB.

Pengarahan dan pembagian tugas ujian lisan kemudian dilanjutkan pada Sabtu pagi, 21 November 2015/9 Shafar 2015, yang diikuti oleh seluruh guru dan juga santriwati kelas 6, dan bertempat di Aula Perkumpulan Gontor Putri Kampus 3. Perkumpulan pagi itu di mulai dari pukul 07.00-11.25. Kemudian dilanjutkan dengan perkumpulan piket sektor yang diadakan di Aula Mini Gontor Putri Kampus 3 mulai pukul 11.30-12.20. Bapak Wakil Pengasuh sendiri yang memberikan arahan tentang ujian lisan dan juga pengarahan kepada piket sektor guru.

Pengarahan ini ditujukan untuk menanamkan pemahaman yang lebih mendalam kepada seluruh penguji bahwa segala kegiatan di pondok ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai, apa yang ditulis, dibicarakan, dikerjakan dan dirasakan merupakan unsur-unsur dari penanaman nilai pendidikan dan juga pengajaran di Gontor. Ujian di Gontor tidak hanya menguji santriwati itu sendiri, namun semua yang terlibat dalam pelaksanaan ujian ini juga ikut diuji. Dengan ini Gontor tidak hanya sedang mendidik, membentuk karakter dan melatih mental para santriwatinya saja, namun semua yang terlibat dalam hal ini juga ikut dalam hal pendidikan, pembentukan karakter, dan pelatihan mental. Sistem seperti inilah yang nilainya selalu ditanamkan gontor kepada seluruh santri, santriwati, bahkan guru. Agar semua terdidik dengan diadakannya kegiatan-kegiatan di pondok, dalam hal ujian khususnya. Sekrgp3

K.H. Hasan Abdullah Sahal Hadiri Pelantikan Pengurus Baru IKPM cabang Samarinda

0

Samarinda–Pada hari Ahad (29/11), Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal berkesempatan menghadiri acara pelantikan pengurus baru Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) cabang Samarinda. Dalam acara tersebut telah dilantik sebanyak 18 pengurus baru IKPM cabang Samarinda, yang diketuai oleh saudara AM. Farid Wajdi, S.H.I,. Selain bapak pimpinan PMDG, turut hadir ketua IKPM Pusat, Al-Ustadz H. Ismail Budi Prasetyo, S.Ag, sekretaris IKPM Pusat, Al-Ustadz H. Heru Wahyudi, S.Ag  dan juga Al-Ustadz H. Abdurrohim Shaleh. Acara yang juga disaksikan oleh perwakilan dari DPR dan para wali santri kota Samarinda ini dimulai pukul 09.00 s/d 12.30 WITA, bertempat di gedung Wali kota Samarinda.

K.H. Hasan Abdullah Sahal memberikan pengarahan dan motivasi kepada seluruh santri PP. Ibadurrahman Samarinda
K.H. Hasan Abdullah Sahal memberikan pengarahan dan motivasi kepada seluruh santri PP. Ibadurrahman Samarinda

Setelah menghadiri pelantikan tersebut, beliau menyambangi pondok-pondok alumni gontor yang berada di Samarinda seperti pondok Ibadurrahman dan Ar-Rahmah guna memberikan beberapa motivasi untuk para guru dan santri. Selain pondok-pondok yang berada di Samarinda, beliaupun menyempatkan diri untuk berkunjung ke pondok Asyifa di kota Balikpapan. Keesokan  harinya (30/11), beliau dan rombongan bertolak dari Balikpapan menuju Yogyakarta untuk menemui Emha Ainun Najib (Cak Nun). Dalam pertemuan tersebut beliau membahas mengenai acara peringatan 90 tahun PMDG yang akan mengundang Cak Nun didalamnya.

Sehari sebelum pelantikan, pada hari Sabtu (28/11), K.H. Hasan

K.H. Hasan Abdullah Sahal berjabat tangan dengan Menag, Drs. H. Lukman Hakim Saifudin.
K.H. Hasan Abdullah Sahal berjabat tangan dengan Menag, Drs. H. Lukman Hakim Saifudin.

Abdullah Sahal menghadiri acara peringatan ulang tahun ke-54 Pondok Modern Darunnajah di Jakarta, sekaligus penandatanganan wakaf tanah seluas 602 H. Dalam acara tersebut beliau memberikan sedikit kata sambutan mengenai keunikan dan peran pesantren. Peringatan ini pun dihadiri oleh bapak Wakil Presiden Republik Indonesia, Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, Wakil Ketua MPR, Dr. H. Muhammad Hidayat Nur Wahid, M.A., Menteri Agama RI, Drs. H. Lukman Hakim Saifudin, dan ketua MUI, Prof. Dr. H. Din Syamsuddin.Brahma84

DEMA Kampus Gontor Adakan Jalan Santai Bersama Piminan PMDG

0
foto 2
Para Guru KMI berfoto bersama di depan Gedung Saudi 6 usai jalan santai bersama Pimpinan PMDG

GONTOR–“Ar-raahatu fii tabaaduli al-a’amaal” (‘Istirahat itu dengan mengganti pekerjaan’) begitu bunyi semboyan yang sering dilantunkan di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dalam mengisi kekosongan. Guna mengembalikan semangat, memperbaharui niat dan mengistirahatkan diri sejenak dari padatnya kegiatan di PMDG, pada Jum’at (20/11) lalu staf Dewan Mahasiswa (DEMA) Kampus Gontor mengadakan jalan santai bersama Pimpinan PMDG. Acara ini diikuti oleh guru senior dan yunior yang ada di PMDG. Rute yang diambil pada kegiatan ini adalah daerah sekitar kampus PMDG. setelah acara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan foto bersama di depan Gedung Saudi 6.

“Acara ini kami adakan  selain untuk memperbaharui niat dan mengistirahatkan diri sejenak juga berguna untuk menjalin tali persaudaraan antara guru senior dan yunior yang ada di Kampus PMDG.” ujar Irfan Zidni Maulidana, salah seorang ketua DEMA Kampus Gontor tahun ini. ikami86

Ikhlaskan dalam Berjihad, Kamu akan Beruntung

0

Bapak-bapak guru, para asatidz sekalian
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Salah satu faktor keberhasilan para santri dalam proses belajarnya adalah adanya perhatian dari para ustadz. Semakin besar perhatian ustadz kepada santrinya, semakin besar pula kesempatan santri untuk berhasil.
Pondok ini selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik kepada para santri dan ustadz. Dengan sistem asrama seperti ini, sangat memungkinkan bagi ustadz untuk mengawasi para santrinya secara langsung, selama dua puluh empat jam. Sehingga perhatian ustadz terhadap anak didiknya tidak tercurah hanya saat di kelas saja, namun sehari penuh, mulai bangun tidur hingga bangun.
Memasuki masa ujian seperti ini, belajar pada malam hari tidak lagi dilaksanakan di kelas-kelas, melainkan di sekitaran komplek pondok secara bebas. Para santri dibebaskan untuk mencari tempat yang nyaman untuk belajar. Diharapkan dengan metode tersebut, para santri dapat menemukan suasana dan cara belajar yang sesuai dengan kapasitas masing-masing. Namun di sisi lain, masih ada beberapa santri yang lalai. Di antaranya ada yang mengantuk, melamun, bercanda, bercerita dengan temannya, dan lain sebagainya. Di sinilah para ustadz berperan sebagai pengawal dan pengawas.
Di masa-masa menjelang ujian seperti ini, seluruh perhatian para ustadz harus terfokus kepada santri. Para santri butuh untuk selalu diperhatikan, dibimbing, diingatkan, ditanyai, diuji, dinasihati, diarahkan, dievaluasi, dan terus ditingkatkan.
Gontor telah memulai kegiatan seperti ini sejak berdirinya pada tahun 1926. Pak Zar selalu menunggui santri kelas enam belajar di BPPM. Maka, nilai pendidikan yang seperti ini harus diberdayakan dan harus dilestarikan.
Walaupun para ustadz juga disibukkan dengan berbagai urusannya, baik pribadi maupun non-pribadi, kegiatan berkeliling mengawasi santri dalam belajar justru akan menjadi wasilah menuju ridha Allah. Karena inilah berkah pondok tercinta. Dengan niat ikhlas Lillah Ta’ala, dengan niat berjihad di jalan Allah, Allah akan membalas dengan balasan yang setimpal bahkan lebih. Farouq

Disampaikan oleh K.H. Syamsul Hadi Abdan pada Pembukaan Keliling Belajar Malam. BPPM, Sabtu, 14 November 2015

Ujian Hafalan Al-Qur’an Awali UAS di Unida Gontor

0

GONTOR–Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Ujian Akhir Semester (UAS) di Universitas Darussalam (Unida) Gontor Kampus Rabithah kali ini diawali dengan Ujian Hafalan Al-Qur’an. Ujian diadakan untuk seluruh mahasiswa aktif pada hari Jum’at (30/11). Hal ini digiatkan untuk menambah bekal para mahasiswa, khususnya dalam bidang hafalan Al-Qur’an.

Adapun kegiatan UAS pada semester ganjil ini, Unida Gontor Kampus Rabithah menyelenggarakannya selama satu minggu, Sabtu – Kamis, (31–3/11). Ujian berlangsung secara bersamaan dengan Kampus Cabang lainnya, Kampus Kediri, Kandangan, Magelang, dan Mantingan. Adapun di Kampus Pusat (Siman), UAS akan dilaksanakan pada pertengahan Desember nanti.

Ujian berlangsung dengan memanfaatkan waktu sore dan malam hari. Penentuan waktu tersebut dikarenakan, selain menjadi peserta ujian, para mahasiswa/i juga menjadi penguji bagi segenap santri Gontor pada pagi harinya.

Layaknya di Universitas lain pada umumnya, UAS di Unida Gontor juga berguna untuk mengukur tingkat kualitas akademik para mahasiswa/i. Mengukur sejauh mana tingkat pemahaman mereka akan materi ajar yang selama satu semester ini telah diajarkan oleh para dosen. B. Dasasta

Ujian Lisan Asah Mental dan Intelektual

0

DARUSSALAM – Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) akhir-akhir ini tengah disibukkan dengan pelaksanaan Ujian Pertengahan Tahun Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI), pertanda bahwa semester pertama tahun ajaran 1437/2016 akan segera selesai. Ujian di PMDG diawali dengan ujian lisan yang berlangsung selama 12 hari, yaitu Senin–Kamis, 11 Shafar 1437/23 November 2015–21 Shafar 1437/3 Desember 2015. Adapun materi pelajaran yang diujikan pada ujian lisan meliputi Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Al-Qur’an. Selain untuk mengukur kemampuan intelektual santri dan mengetahui hasil pembelajarannya selama satu semester, ujian ini juga bertujuan untuk mengasah mentalitas dan rasa percaya diri santri ketika berhadapan dengan para penguji. Apabila santri tersebut memiliki rasa percaya diri dan mental yang kuat, dia cenderung akan melalui ujian dengan baik. Dan kebalikannya, santri yang kurang percaya diri cenderung merasa gerogi di dalam ruang ujian sehingga segala yang telah dihafalnya menjadi terlupakan.

Pelaksanaan ujian lisan di PMDG melibatkan seluruh guru dan santri PMDG. Jalannya ujian lisan pertengahan tahun ini diikuti oleh 3463 peserta ujian siswa kelas 1–5 KMI dan 477 penguji dari guru-guru KMI. Adapun ruang kelas yang dipakai untuk tepat menguji sebganyak 110 ruang kelas. Kelas-kelas tersebut tersebar di 6 gedung dalam kampus PMDG Pusat. irba

Gontor Ukir Prestasi di Olympiade FRC 2015

0

Jakarta – Kembali lagi PMDG mengirimkan utusan-utusan terbaiknya, sekarang giliran utusan untuk ikut serta di Olympiade FRC (Fakhruddin Arrazi Competition) tahun 2015 di Jakarta. Tepatnya pada hari Ahad, 1 November 2015 bertempat di GOR Ciracas, Jakarta.

Sebuah kompetisi yang diselenggarakan oleh Majalah Gontor juga bekerjasama dengan KPM (Klinik Pendidikan MIPA). Kompetisi ini meliputi tingkat anak-anak Sekolah Dasar (SD/ MI/sederajat) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTs/Sederajat) di seluruh wilayah Indonesia plus mancanegara.

Fakhruddin ar-Razi Competition (FRC) adalah kompetisi yang menggabungkan antara Studi Islam dan Matematika secara bersamaan dengan visi-misi “Membentuk Generasi Ulama Intelek”, yang dapat menguasai Ilmu Pengetahuan Agama dan Matematika secara bersamaan sebagaimana Ulama terdahulu seperti; Fakhruddin ar-Razi, al-Khawarizmi, Ibnu Sina, dll.

Untuk tahun ini Gontor mengutus 48 anak-anak didik pilihan terbaiknya untuk mengikuti olympiade tersebut, yang terdiri dari Siswa KMI kelas 1 sampai kelas 3. Walhasil, prestasi pun dapat diraih oleh beberapa dari mereka, diantaranya : Juara 2, Juara Harapan 4, dan Juara Harapan 6, yang semuanya diraih oleh mereka siswa dari para finalis kelas 7. Dengan hasil ini dapat dibuktikan bahwa pondok mengajarkan keseimbangan dalam segala hal, terutama dalam bidang akademik. Maka benar dan akan selalu benar ketika bapak pimpinan berkata,” Di pondok pendidikan agama 100% dan pendidikan umum juga 100%, seimbang, setara”. biibmufassir

Hasil Ujian Fathul Mu’jam Meningkat Signifikan

0

GONTOR–Ujian ‘Fathul Mu’jam’ yang berlangsung di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mengalami peningkatan yang begitu signifikan. Hal ini terbukti dengan hasil nilai yang meningkat sebesar 18,54 persen dibanding tahun sebelumnya. Pada periode 1435-1436, nilai rata-rata yang dihasilkan adalah 4,5, dan pada periode 1436-1437, sebesar 5,34. Kendati demikian, seluruh peserta harus selalu merasa tidak puas, dan tetap berusaha untuk meningkatkan kualitas masing-masing, khususnya dalam bidang linguistik.

Kegiatan ujian membuka Kamus Bahasa Arab tersebut berlangsung selama tiga hari (Ahad-Selasa, 1–3/11) dan melibatkan segenap siswa Kelas 5 Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) dan beberapa ustadz. Ujian dimulai pada pukul 20.00 hingga 22.00 WIB, dengan sistem pengoreksian secara langsung oleh pengawas pasca-penyelesaian di Gedung Yaqzoh. Adapun jenis kamus yang digunakan adalah Kamus Bahasa Arab “Munjid” dan Kamus Al-Qur’an “Al-Mu’jam al-Mufahras Li alfadzi-l-Qur’an”.

Pada pra-ujian, seluruh peserta mengikuti pelatihan intensif oleh para pembimbing dengan memanfaatkan jam pelajaran resmi ke 3–6 di hari Ahad (1/11). Diharapkan dengan pelatihan singkat tersebut, para peserta mampu menguasai metode yang baik dalam membuka Kamus Bahasa Arab, lantas mampu menyelesaikan soal ujian dengan baik. B. Dasasta

Panitia Canangkan Puluhan Acara Guna Semarakkan Peringatan 90 Tahun

0

GONTOR – Meski pelaksanaan Peringatan 90 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor masih 9 bulan lagi, namun Panitia jauh-jauh hari telah menyusun sejumlah agenda guna menyemarakkan acara akbar tersebut. Sesuai dengan hasil musyawarah panitia, agenda dalam Peringatan 90 Tahun mendatang terbagi dalam 5 divisi, yaitu divisi santri, divisi mahasiswa, divisi masyarakat, divisi alumni, dan divisi Gontor Putri.

Untuk divisi santri, kegiatan yang akan dilaksanakan berupa Olimpiade Sains, Jambore dan Raimuna, Porseni, dan Haflah Tilawatil Qur’an. Keseluruhan kegiatan tersebut menurut rencana akan digelar secara nasional, dan diikuti oleh seluruh Gontor Cabang dan Pondok Alumni.

Adapun divisi mahasiswa, panitia yang bertanggung jawab di Unida akan menggelar beberapa kegiatan yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat sekitar Siman. Diantaranya Seminar Internasional oleh Prof. Dr. Zaghlul An-Najjar dan Dr. Abdul Majid Az-Zindani, Seminar Regional antarfakultas bekerja sama dengan IIUM, Seminar Nasional oleh Aries Mufti (Ketua OJK Jawa Timur), Workshop Dakwah oleh TV Al-Hijrah Malaysia, Olimpiade Olahraga antarkampus se-Ponorogo, dan Festival Musik Islami yang menurut rencana akan menghadirkan kelompok musik Kyai Kanjeng.

Selain itu, divisi kemasyarakatan pun tak ketinggalan dengan mencanangkan bermacam acara, diantaranya Pengobatan Masyarakat oleh BKSM, Khitanan Massal, Penyantunan kepada masyarakat, Pemberian Penghargaan kepada seluruh Anshar PMDG, Kompetisi Sepakbola, Pentas Wayang Kulit, dan Penampilan Reog Ponorogo. Untuk divisi alumni, menurut rencana Panitia akan melaksanakan Pentas Seni Pondok Alumni, Silaturahim Tokoh-tokoh Alumni, Bedah buku oleh Alumni, Silaturahim Pengusaha Alumni, dan Reuni Akbar Alumni Gontor.

Lain halnya dengan divisi Gontor Putri, acara yang akan digelar di Kampus Putri mendatang adalah berupa Reuni Akbar Alumni Gontor Putri, Jambore Ponpes Putri, Seminar tentang Peranan Wanita, dan Dialog Kesehatan.

Di luar semua kelima divisi tersebut, puncak acara akan terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama adalah Sujud Syukur memperingati usia 90 Tahun Pondok yang menurut rencana akan dihadiri oleh Wakil Presiden RI. Adapun sesi kedua, adalah Resepsi Kesyukuran yang menurut rencana akan dihadiri Presiden RI.

Hingga kini, seluruh program tersebut masih berupa rancangan kegiatan. Panitia, di semua bagiannya, tak henti-hentinya selalu berupaya dari waktu ke waktu guna mewujudkan seluruh program yang akan dilaksanakan dengan maksimal. Adapun Kantor Panitia Peringatan 90 Tahun, kini bertempat di Gedung Madani (sebelah utara Masjid Jami’) Pondok Modern Darussalam Gontor.binhadjid