Home Blog Page 436

PMDG Putri Kampus 3: Musyawarah Kerja Rayon Didik Santri Bermusyawarah

0

KARANGBANYU–Tepat pada hari Selasa (22/9), Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 3 mengadakan acara Musyawarah Kerja Rayon. Acara yang bertempat di Gedung Al – Azhar Lantai 1 dan 2 ini  di ikuti oleh anggota seluruh bagian di rayon, seperti ketua rayon, sekretaris, bendahara, bagian keamanan, bagian bahasa, bagian kesehatan, bagian kesenian, bagian olahraga dan utusan ketua kamar dari tiap-tiap rayon di gontor putri kampus 3.

Acara yang berlangsung pada pukul 20.00 WIB, diawali dengan pembukaan dari mc, pembacaan ayat  suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Hymne Oh Pondokku, dan sambutan dari ketua panitia muker. Selanjutnya, melaju kepada acara inti, Musyawarah Kerja dari tiap-tiap bagian. Dalam acara ini terdapat dua sidang, yaitu sidang pleno dan sidang paripurna.

Dengan diadakannya acara ini, dimaksudkan untuk melatih santriwati dan pengurus rayon dalam menjalankan sidang dan bermusyawarah tentang program kerja rayon selama satu tahun mendatang. Gp312

373 Santriwati Mengukir Sejarah di Panggung Gembira Gontor Putri 3

0

MANTINGAN–Pada Sabtu siang, 12 September 2015, sebanyak 373 orang santriwati mulai menyibukkan diri dalam mempersiapkan acara Panggung Gembira yang akan dilaksanakan pada esok harinya, Ahad 13 September 2015. Dengan semangat yang tinggi, dan juga rasa optimisme yang kuat, mereka mempersiapkan segala sesuatu dengan teliti dan matang, sehingga tak ada satupun dari mereka yang tidak sibuk dengan persiapan acara Panggung Gembira ini.

Begitu pula pada keesokan harinya, dimulai dari pagi hari hingga menjelang maghrib, segala sesuatunya telah tersusun rapi. Adapun pemasangan background Panggung Gembira dimulai sehari sebelum acara.

Acara yang dimulai dari setelah Isya’ sampai dengan pukul 23.50 WIB ini merupakan puncak acara dalam rentetan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy. Bertujuan untuk membina dan menciptakan santriwati yang aktif, kreatif, sitti-l-kull  yang kelak akan menjadi bidadari di dunia maupun di akhirat. Sesuai dengan tema Panggung Gembira tahun ini “Bidadari-Bidadari Syurga”. Adapun mottonya adalah “Dengan nilai-nilai Gontor mencetak generasi wanita sholehah dan mandiri bergerak dengan hati, siap berjuang dengan penuh keikhlasan demi tercapainya misi Gontor”.

Acara ini dibuka oleh Bapak Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 3, Ustadz.H.Saepul Anwar, S.Ag secara simbolis dengan pemukulan bedug dan juga tanda tangan di atas prasasti. Tidak hanya itu, dalam acara panggung gembira ini, banyak acara-acara baru, spektakuler dan juga menarik. Dengan mengkolaborasikan 2 acara menjadi satu, seperti: sya’ir dan juga tari sufi, tari kombinasi dan juga girl band, kolaborasi alat music tradisional dan juga modern. Adapun acara-acara baru yang fantastis lainnya yaitu: gontoriyyah (gontor lawak), parade batik, drama yang menceritakan tentang asma binti abu bakar dan banyak acara lainnya yang fantastis dan juga spektakuler.

Pemotongan Nasi Tumpeng oleh Bapak Wakil Pengasuh yang diiringi oleh beberapa ustadz.
Pemotongan Nasi Tumpeng oleh Bapak Wakil Pengasuh yang diiringi oleh beberapa ustadz.

Acara ini diakhiri dengan menyanyikan lagu “Hymne Oh Pondokku” disusul dengan dikeluarkannya 25 tumpeng kecil yang melambangkan usia Gontor Putri, Kue Tart besar bertuliskan angka “ 90” yang melambangkan 90 tahun usia gontor, satu tumpeng besar yang melambangkan persepsi Gontor yang tetap istiqomah, satu tujuan dan satu cita-cita. Dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Bapak Wakil Pengasuh dan diiringi oleh beberapa ustadz serta lagu penutupan dari Panggung Gembira 690, yang mengkolaborasikan antara lagu Drama Arena 599 dan PG 690. Dengan acara yang meriah, fantastis, spektakuler dan penuh dengan pendidikan ini, acara Panggung Gembira 690 mendapatkan nilai 10 min. sekpeng_gp3

KMD Gontor Putri Cetak Pembina Handal

0

MANTINGAN-Sabtu (12/9) Gontor Putri Kampus 1 dan 2 serentak menyelenggarakan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) yang bertempat di Bumi Perkemahan Gontor Putri Kampus 1. Kegiatan KMD ini diikuti oleh seluruh siswi kelas 5 dari Kampus 1 dan 2 yang berjumlah 839 peserta.

Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar merupakan media pengembangan pribadi santriwati dengan pembekalan ilmu pengetahuan dan ketrampilan dalam rangka pembentukan karakter pramuka shalihah dan peningkatan kemampuan Pembina Pramuka dalam mengasuh dan mengayomi anak didik.

Dalam seperempat abad usianya Pondok Modern Darussalam Gontor Putri selalu berusaha untuk membangun pribadi yang memiliki pola pikir, pola sikap, dan tingkah laku gontori sehingga terciptanya peradaban Islami. KMD tahun ini yang bertemakan “Membentuk Pribadi Pembina Pramuka Muslimah yang Ideal, Kreatif dan Inovatif yang Unggul dan Tangguh dalam Segala Hal”, diharapkan mampu membentuk karakter santriwati yang elite, unggul, bermental tinggi dan melahirkan Pembina pramuka yang muslimah yang berkualitas, sitti-l-kull, dan berjiwa pemimpin serta dapat menjadi qudwah khasanah, sebagai penerapan semboyan yang selalu digemakan di Darussalam “Kami Pramuka tapi Kami Muslimah”. Berpedoman pada syari’at Islam dan hukum dasar Pancasila dengan aplikasi Dasa Dharma, di alam pendidikan Gontor.

Adapun pelatih yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah kurang lebih 120 orang yang terdiri dari pelatih Kwarcab Ngawi, beserta Asatidz dan Ustadzat Gontor yang telah mengikuti KPD dan mendapatkan hak latih dari Kwarcab Ngawi.

Selama kurang lebih 6 hari KMD ini berlangsung, para peserta mendapatkan 67 materi pokok tentang kepramukaan dan dibubuhi dengan materi-materi pelengkap, yaitu: Kepemimpinan dan Keputrian.

Kobaran semangat yang mereka tunjukkan setiap harinya, menjadi bukti bahwa dengan Pramuka dan KMD 2015, mereka mampu mengembangkan dan memajukan kepramukaan di bumi nusantara di bawah pembinaan pembina-pembina yang handal, bermental kuat dan berkepribadian tangguh dan tidak lupa dengan tugasnya sebagai seorang muslimah yang bermasyarakat. Amin.deal

 

 

 

 

 

 

Gema Takbir Idul Adha Berkumadang di Gontor Kampus 2

0

Darussalam- “ Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar…“ Takbir dan Tahmid telah menggema diseluruh penjuru dunia, tak terkecuali di PMDG kampus 2. Demi menyambut datangnya Hari Raya Idul Adha 1436 H yang jatuh pada pada hari kamis (24/09), PMDG kampus 2 mengadakan Malam Takbiran yang bertempat di Masjid Jami’ pada rabu malam.

Malam Takbiran di Masjid Jami'
Malam Takbiran di Masjid Jami’

Bertindak selaku penceramah pada malam itu adalah Al Ustadz Muhammad Ainul Haq, S.Pd.I yang banyak menyinggung tentang nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah ini. Selanjutnya, bapak pengasuh PMDG kampus 2 H. Muhammad Hudaya Lc, M.Ag menyampaikan di hadapan seluruh santri dan guru “ ini membuktikan kita bukan hanya sekedar bergerak…”, beliau menyatakan hal tersebut dikarenakan pada tahun ini jumlah hewan yang didapat meningkat tajam dari jumlah tahun lalu, untuk jumlah sapi berjumlah 24 ekor dan kambing 22 ekor.

Keesokan harinya, tepat pukul 06.30 WIB seluruh penghuni pondok dan warga sekitar melaksanakan shalat Idul Adha yang diimami langsung oleh bapak pengasuh. Yang bertugas sebagai khotib untuk Idul Adha tahun ini adalah Al Ustadz Nurul Tsalis, M.Pd. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan dengan menyembelih hewan hari ini, kita juga berusaha menyembelih sifat hewani dalam diri kita. “tak ada kesuksesan tanpa pengorbanan, tak ada kesuksesan tanpa pendekatan kita kepada Allah” tambah beliau. Setelah shalat tepat, para asatidz dan kelas enam bersiap-siap untuk melaksanakan penyembelihan hewan qurban yang bertempat di lapangan Palestina. Sedangkan untuk seluruh santri kelas 1 – 5 mempersiapkan diri mereka guna mengikuti acara Vocal Group antar kelas, yang diadakan untuk memeriahkan Hari Raya Idul Adha.

Suasana Shalat Idul Adha
Suasana Shalat Idul Adha

 

Kelas Satu Raih Juara Umum Vocal Group Antar Kelas 2015

0

Darussalam- “ Al ma’hadu laa yanaamu abadan”, yang artinya pondok tidak pernah tidur, namun selalu ada pergerakan yang mewarnai kehidupan di dalamnya. Begitu pula yang terjadi di PMDG kampus 2. Bukan hanya satu, tapi 2 acara dalam waktu yang bersamaan, yaitu penyembelihan hewan qurban dan lomba Vocal Group antar kelas.

Penampilan dari kelas satu
Penampilan dari kelas satu

Perlombaan yang diadakan tahunan tersebut dilaksanakan setelah shalat Idul Adha, pada pukul 09.00 WIB tepat. Acara tersebut dibuka oleh wakil pengasuh PMDG kampus 2, Al Ustadz H. Muhammad Hudaya, Lc. M.Ag. Dalam acara ini bukan hanya Vocal Group saja yang dilombakan, tetapi juga katagori Nasyid.

Salah satu tujuan diselenggarakannya acara ini adalah memupuk kebersamaan antar anggota kelas. Tahun ini, banyak inovasi-inovasi yang ditampilkan oleh panitia. Salah satunya adalah penggunaan panggung yang berukuran besar yaitu 12×6 meter, atau dua kali lipat dari ukuran panggung acara tahun kemarin. “Kami berharap dengan adanya perubahan pada tahun ini, santri-santri lebih bersemangat dan lebih all out dalam acara ini” ujar salah satu staf pengasuhan santri. Acara yang berlangsung kurang lebih selama 3,5 jam tersebut berjalan sangat meriah dan menghibur. Siswa kelas satu berhasil meraih juara umum pada lomba tersebut, dan siswa kelas tiga dinobatkan sebagai juara favorit.

Penyerahan hadiah oleh H. Muhammad Hudaya, Lc.M.Ag
Penyerahan hadiah oleh H. Muhammad Hudaya, Lc.M.Ag

Daftar juara Vocal Group antar kelas tahun 2015 :

Kategori Vocal Group:

  1. Kelas 3
  2. Kelas 1
  3. Kelas 4

Kategori Nasyid:

  1. Kelas 1
  2. Kelas 3
  3. Kelas 4

Juara umum: Kelas 1

Juara Favorit: Kelas 3

Dewan juri mengumumkan pemenang lomba
Dewan juri mengumumkan pemenang lomba

 

KMD Mencetak Pembina-Pembina Yang Handal

0

2MANTINGAN-Sabtu (12/9) Gontor Putri Kampus 1 dan 2 serentak menyelenggarakan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) yang bertempat di Bumi Perkemahan Gontor Putri Kampus 1. Kegiatan KMD ini diikuti oleh seluruh siswi kelas 5 dari Kampus 1 dan 2 yang berjumlah 839 peserta.

Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar merupakan media pengembangan pribadi santriwati dengan pemberian bekal pengetahuan dan ketrampilan dalam rangka pembentukkan karakter pramuka shalihah dan peningkatan kemampuan Pembina pramuka dalam mengasuh dan mengayomi anak didik.

Dalam seperempat abad usianya Pondok Modern Darussalam Gontor Putri selalu berusaha untuk membangun pribadi yang memiliki pola pikir, pola sikap, dan tingkah laku gontori sehingga terciptanya Peradaban Islami. KMD tahun ini yang bertemakan “Membentuk Pribadi Pembina Pramuka Muslimah Yang Ideal, Kreatif Dan Inovatif Yang Unggul Dan Tangguh Dalam Segala Hal” diharapkan mampu membentuk karakter santriwati yang elite, unggul, bermental tinggi dan melahirkan Pembina pramuka yang muslimah yang berkualitas, sitti-l-kull, dan berjiwa pemimpin serta dapat menjadi qudwah khasanah, sebagai penerapan semboyan yang selalu digemakan di Darussalam “KAMI PRAMUKA TAPI KAMI MUSLIMAH”. Berpedoman pada syari’at Islam dan hukum dasar Pancasila dengan aplikasi Dasa Dharma, di alam pendidikan Gontor.

Adapun pelatih yang terlibat dalam kegiatan ini berjumlah kurang lebih 120 yang terdiri dari pelatih Kwarcab Ngawi, beserta Asatidz dan Ustadzat Gontor yang telah mengikuti KPD dan mendapatkan hak latih dari Kwarcab Ngawi.

Selama kurang lebih 6 hari KMD ini berlangsung, para peserta mendapatkan 67 materi pokok tentang kepramukaan dan dibubuhi dengan materi-materi pelengkap, yaitu: Kepemimpinan dan Keputrian.

Kobaran semangat yang mereka tunjukkan setiap harinya, menjadi bukti bahwa dengan Pramuka dan KMD 2015, mereka mampu mengembangkan dan memajukan Kepramukaan di Bumi Nusantara dibawah pembinaan pembina-pembina yang handal, bermental kuat dan berkepribadian tangguh dan tidak lupa dengan tugasnya sebagai seorang muslimah yang bermasyarakat. Amin.deal

 

 

 

 

 

 

Kegiatan Pramuka Resmi Dibuka Kembali

0
Pemimpin Upacara khidmat memimpin acara
Pemimpin Upacara khidmat memimpin upacara pembukaan Pramuka

Gontor – Setelah selesainya rentetan Khutbatul ‘Arsy, yang pada puncaknya yaitu pagelaran seni Panggung Gembira. Kegiatan Kepramukaan di PMDG kembali dibuka, Kamis (17/9) tepat pukul 14.00 WIB apel pembukaan Kepramukaan dimulai, bertempat di depan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM).

Berdiri sebagai inspektur upacara kali ini ialah Al-Ustadz Musthofa mewakili Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor. Juga dihadiri oleh Al-Ustadz Sunarto, jajaran staf Mabikori, dan Mabigus setiap POT. Dalam sambutannya, Al-Ustadz Musthofa, menyampaikan bahwa jauh sebelum Boden Powell kita sudah memiliki bapak Kepanduan, yaitu Rasulullah Saw. “Rasulullah adalah bapak Kepanduan kita,”. Jelas beliau, Bagaimana Rasulullah mengajarkan para sahabatnya cara membuat tenda-tenda ketika perang Badar dan Uhud adalah salah satu pelajaran dalam Pramuka.

Apel pembukaan kali ini memang tidak dihadiri oleh kakak Pembina dari siswa kelas 5. Karena mereka sedang ditatar dalam kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD) di PMDG Kampus 2, menjalani season-season materi pendalaman ilmu Kepramukaan, sebagai bekal untuk membina Kepramukaan selama satu tahun ini.

Walaupun masih banyak yang belum melengkapi atribut Pramuka, apel tetap berjalan lancar. Dan apel ini juga merupakan awal pengenalan untuk santri baru Gontor, kelas 1 dan 1 Intensif. Walaupun kegiatan kepramukaan sudah dimulai sejak bulan Syawwal lalu, seperti Lomba Penegak dan Penggalang, yang pada tahun ini sudah ke-28, tetapi itu tidak melibatkan santri seluruhnya, apalagi santri baru. Aa Rum

Mahadasa Show Ajang Eksplorasi Bakat Mahasiswa UNIDA

0

DARUSSALAM – Dinamika kehidupan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) tidak pernah berhenti. Sehingga, acara Mahadasa Show pada Jum’at malam (12/9) terlaksana dengan baik. Acara ini merupakan salah satu rentetan Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy PMDG. Diadakanya acara ini untuk menumbuhkan dan mengeksplorasi bakat terpendam Mahasiswa Universitas Darussalam (UNIDA).

Acara ini dihadiri oleh bapak Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal dan beberapa ketua Lembaga PMDG. Acara ini diikuti oleh Mahasiswa UNIDA yang menyajikan beberapa acara diantaranya; Silat Sunda, Acrobatic, Soneta, Campur Sari, Poetry Reading, Triple Performance. Rentetan acara pada malam itu berhasil memukau para penonton yang berada di dalam Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM).

Di balik suksesnya acara ini juga tidak lain dari perjuangan panitia yang berjumlah 47 orang. Mereka mendesain acara secara apik dan menarik. Baik dari segi Back Ground, tata ruang, dan lampu panggung. Sehingga menjadikan acara ini berbeda dengan tahun sebelumnya.fuadfahmi

Kelas 3 Intensif Tahun ini Ukir Sejarah Baru

0
2
Penampilan Nasyid Kelas 4 KMI

DARUSSALAM–Kamis (24/9) lalu, santri-santri Kelas 3 Intensif tahun 2015 berhasil mengukir sejarah baru. Dengan penampilan yang kompak dan menarik, mereka berhasil meraih Juara Umum pada perlombaan Vokal Grup dan Nasyid Antarkelas tahun ini.

“Peserta Lomba Vokal Grup dan Nasyid Antarkelas tahun ini sungguh luar biasa, semua penampilan bagus-bagus dan menarik, sehingga kami dewan juri sulit untuk menentukan siapa pemenangnya,” ujar Ustadz Hasan Muttaqien, S.Th.I., salah seorang dewan juri, saat mengumumkan pemenang lomba ini.

Acara yang diselenggarakan pada hari Raya Idul Adha ini bertujuan untuk menghibur seluruh penghuni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), agar tidak ada seorangpun dari mereka yang bersedih dan teringat kepada rumah, orangtua, saudara dan keluarga meskipun mereka berlebaran tidak di kampung halaman.

Al-Ustadz H. Muhammad Nur, Lc. ditunjuk oleh Pimpinan PMDG untuk membuka acara yang dipanitiai oleh santri PMDG kelas 3 Intensif dan 4 tahun ini. Adapun urutan pemenang dalam ajang yang bergensi ini adalah sebagai berikut; Lomba Vokal Grup; Juara 1, Kelas 3 Intensif dan kemudian disusul Kelas 1 dan 3 sebagai Juara 2 dan 3. Adapun untuk perlombaan Nasyid adalah sebagai berikut; Juara 1, kelas 4, Juara 2, Kelas 3 Intensif dan Juara 3 Kelas 1. ikami86

Selalu Bersyukur dan Terus Bersabar

0

Selalu Bersyukur dan Terus Bersabar (2)Anak-anakku sekalian,
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Hari-hari seperti ini, pada delapan puluh sembilan tahun yang lalu. Tepatnya tanggal 20 September 1926 atau 12 Rabiul Awwal 1345. Di tempat ini, di sawah-sawah sekitar kawasan ini, diteriakkan berdirinya pesantren ini. Pada saat itu, sedang bangkit-bangkitnya gerakan pemuda, sedang gencar-gencarnya gerakan kemerdekaan, gerakan anti pejajahan, gerakan-gerakan para ulama dalam usaha memerdekaan Indonesia, berdirilah pesantren ini. Pesantren ini berdiri dengan pekik “Bismillahi Allahhu Akbar!” menyingkirkan dukun-dukun, menyingkirkan berhala-berhala, dan menyingkirkan penjajahan.

Ini adalah skenario Allah. Ketika Allah merencanakan atau menginginkan sesuatu, maka Allah ciptakan sebab atau wasilah menuju apa yang diinginkan-Nya. Disini, di Gontor ini, harus berdiri tegak ajaran-ajaran Islam.
Kalau bukan karena hadirnya Trimurti, maka pesantren ini tidak akan pernah berdiri. Bukan seperti itu cara kita berfikir! Kalau seandainya tiga orang pendiri Gontor, K.H. Ahmad Sahal, K.H. Zainuddin Fannanie, K.H. Imam Zarkasyi, dirasa Allah tidak siap untuk merintis pesantren ini, maka akan Allah siapkan tiga orang lain yang lebih baik demi berdirinya Pondok Modern Darussalam Gontor.
Muhammad tidak pernah mengatakan bahwa Islam tidak akan berdiri kalau bukan karena jasa dan perjuangannya. “Karena ada saya, maka Islam berdiri” Muhammad tidak pernah mengatakan demikian.
Allah telah berjanji, bahwa Al-Qur’an akan terus terjaga hingga kiamat datang. Kita lihat saat-saat ini, Al-Qur’an mulai ditinggalkan oleh umat Islam. Tidak lantas kemudian Allah membuat manusia serta merta mampu menghafal Qur’an. Namun, Allah ciptakan sebab-sebab yang akan menjadi penjaga Qur’an. Dengan berdirinya pesantren-pesantren tahfidh di berbagai tempat di belahan bumi. Ini bentuk dari wa inna lahu lahafidzun.
Semua yang ada di dunia ini adalah drama dan Allah yang menjadi sutradaranya.
Bukan karena saya ada, maka saya menjadi Pimpinan pondok. Tapi karena Allah telah mendesain skenario, kalau seandainya saya dipandang tidak cocok untuk menjadi pimpinan pondok. Maka Allah siapkan orang lain untuk menjadi pimpinan pondok ini.

Selalu Bersyukur dan Terus Bersabar (1)Anak-anakku sekalian,
Jangan kaget dengan sesuatu yang akan, yang sedang, dan yang telah terjadi. Karena Allah-lah yang menulis skenarionya. Jangan su’udzan dengan skenario Allah. Dibalik segala sesuatu yang kita alami, ada hikmah dari Allah yang sangat luar biasa.
Allah sangat mengetahui apa yang ada di depan dan apa yang ada di belakang. Tugas kita adalah memilih sesuatu yang baik bagi kita, sesuai dengan keterangan Qur’an dan Hadits. Dan membuang jauh-jauh segala sesuatu yang tidak baik bagi kita, sesuai dengan keterangan Qur’an dan Hadits. Dari setiap apa yang kita kerjakan, ada balasannya. Allah Yang Maha Adil, sangat tahu bagaimana harus membalas perbuatan kita.

Anak-anakku sekalian,
Allah adalah Tuhan yang Maha Segalanya, Maha Agung, Maha, Besar. Tidak ada habisnya kita memuji-muji Allah. Dengan melihat ciptaan-ciptaan-Nya, kita akan menemukan banyak keajaiban. Laut yang luas terbentang, danau yang sejuk dan tenang, gunung yang megah, langit yang tinggi menjulang, dan lain sebagainya. Kita akan menemukan banyak kedamaian dari bertafakkur kepada Allah. Melihat perkembangan pondok ini. Melihat santri-santri bergerak aktif, positif, termbimbing, dan terawasi. Melihat bapak-bapak guru berdasi mengayuh sepeda untuk mengajar sambil membawa tas yang berisi buku koreksian anak didiknya, sungguh indah. Bagaimana kita tidak bersyukur bisa melihat keindahan-keindahan ini.
Bersyukurlah setiap saat. Apa yang kita alami selama hidup, syukurilah. Kita mungkin sering bersabar, namun jarang bersyukur. Mengantuk itu tanda sehat. Kalau tidak bisa mengantuk, kita butuh obat. Berapa banyak orang yang tidak bisa tidur? Menghabiskan banyak uang hanya untuk bisa tidur. Mengantuk dan tidur adalah nikmat. Nikmat yang hanya datang dari Allah. Sekali lagi bersyukurlah.

Anak-anakku sekalian,
Wingko katon kencono, kira-kira seperti itulah, gambaran orang tua seperti kami-kami ini ketika melihat anak-anakknya. Kencono berarti bongkahan emas atau mutiara dan wingko berarti pecahan genting.
Sejelek-jelek kalian, di mata kami, kalian adalah anak-anak emas, kalian adalah mutiara. Tidak pernah kami memandang kalian seperti pecahan genting yang tak berarti. Karena kalianlah yang akan meneruskan estafet perjuangan ini. Melalui tangan-tangan kalianlah, kami sematkan amanat ini. Kalianlah harapan kami.
Jadilah kalian semua, anak-anak yang shaleh. Allah telah berjanji, bahwa anak-anak yang shaleh dan beriman, akan dipertemukan dengan orang tuanya yang beriman di surga nanti. Nah, kita ingin hal itu terjadi. Semoga Allah mempertemukan kita di surga nanti. Amin. farouq

Disampaikan oleh K.H. Hasan Abdullah Sahal, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, pada acara Malam Takbiran Idul Adha, BPPM, Rabu, 23 September 2015.