Home Blog Page 451

Semangat Kepramukaan Dalam Duta Gudep Gontor Putri 1

0

MANTINGAN – Koordinator Gugus Depan Gerakan Pramuka (KGGP) Gontor Putri 1 menggelar kontes Duta Gugus Depan (Gudep) dan berbagai lomba yang berkaitan dengan bidang kepramukaan untuk mendorong para adika penggalang dan penegak menjadi seorang pandu yang shalihah dan meningkatkan daya sentuh kepramukaan terhadap anggota Darussalam. Ustadz Ahmad Suharto, M.Pd. menuturkan, “pramuka adalah salah satu pendidikan karakter untuk mendidik mental dan kepribadian dengan ajang dalam berbagai bentuk di luar kelas.” Pidato tersebut disampaikan dalam acara pembukaan Duta Gudep di Lapangan Saudi 2, Kamis (2/4).

Acara ini melibatkan 40 anggota penggalang dan 40 anggota penegak. Pada Duta Gudep ini, materi meliputi kepramukaan, kepondokmodernan dan keputrian. Para finalis telah disaring melalui tiga babak selama dua minggu terakhir. Soal yang diberikan bukan hanya soal lisan tetapi juga soal praktik. Praktik kali ini, finalis penggalang diminta untuk membuat kreasi dari kain perca dan manik-manik. Lain halnya dengan penegak yang diminta untuk membersihkan dan mengolah ikan. Dari pengamatan pembimbing koordinator, dibanding tahun-tahun sebelumnya, tahun ini, praktik sangat menguji kreatifitas dan kemampuan adika berdasarkan kodrat wanita.

Salah satu anggota Mabikori Gontor Putri 1, Nafisatul Khoiriyah, mengatakan, “kami menerapkan sistem penilaian baru (Red-Training Out) dengan menilai dan memantau para finalis selama tiga hari sebelum babak final. Penilainnya seperti membaca al-Qur’an, PBB, Tali-temali, Semaphore dan Morse. Khususnya pemantauan terhadap akhlak finalis di Rayon dan di kelas.” Diharapkan setelah kegiatan Duta Gudep ini berlangsung, para Duta Gudep dapat menjadi Qudwatun Hasanatun dimanapun mereka berada sehingga dapat menumbuhkan jiwa kompetitif dan edukatif bagi anggota Darussalam lainnya.

Duta Gudep kali ini dimenangkan oleh Agnes Dwi Krisanti siswi KMI kelas 2B mewakili Gudep 17-64 penggalang. Penegak diwakili oleh Endah Noveta siswi kelas 4B dari Gudep 17-70. Disamping penyelenggaraan kontes Duta Gudep, acara ini disemarakan oleh berbagai lomba diantaranya adalah lomba membuat parsel, membuat stand Gudep, lomba karya tulis ilmiah (LKTI) dan pioneering indah.datagp1

Mengenalkan Tata Cara Berhaji Sejak Dini Melalui Manasik Haji

0

MANTINGAN – Dalam rangka pendalaman materi haji yang dipelajari dalam pelajaran Fiqh dan supaya pemahaman santriwati akan materi tersebut sampai pada praktik, tidak hanya berkutat pada teori, maka diadakanlah kegiatan praktik manasik haji pada hari Senin, 30 Maret 2015, yang bertepatan dengan 9 J. Akhir 1436. Kegiatan ini berlangsung pada jam pelajaran ke I–IV selama tiga hari lamanya hingga hari Rabu, 1 April 2015, yang bertepatan dengan 11 J. Tsani 1436.

Kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh santriwati kelas satu yang pada tahun ajaran 2014-2015 ini berjumlah 386 anak. Dengan bimbingan dan arahan dari para pengajar materi Fiqh tiap-tiap kelas yang telah diberi pelatihan terlebih dahulu, beserta beberapa ustadzat pembimbing khusus yang telah berpengalaman melaksanakan umrah dan haji sebelumnya.

Kegiatan ini dilaksanakan di dalam area pondok dengan menentukan beberapa tempat khusus sebagai area praktek tata cara thawaf, sa‘i, melempar jumrah, dan lain sebagainya.fe

Pioneer Team Raih Juara Umum Dema Cup Kembali

0

GONTOR—Dalam rangka mengisi kekosongan, Dewan Mahasiswa (Dema) Wilayah Gontor pusat gelar kompetisi olahraga antarangkatan marhalah yang bertajub Dema Cup. Acara ini digelar selama dua hari, Kamis–Jum‘at (2–3/4) sore lalu. Pertandingan yang diselenggarakan meliputi cabang olahraga sepakbola, Badminton, futsal, dan bola basket.

Para peserta kompetisi ini berasal dari Dewan Guru KMI yang mewakili angkatan masing-masing. Setiap angkatan mengirimkan tim terbaik untuk keempat cabang olahraga tersebut. Ada enam tim yang bertanding memperebutkan gelar juara pada Dema Cup kali ini. Keenam tim tersebut adalah Smart Team (angkatan guru tahun pertama), Dynamic Team (angkatan guru tahun kedua), Pioneer Team (angkatan guru tahun ketiga), Idealist Leader Team (angkatan guru tahun keempat), Prime Team (angkatan guru tahun kelima), dan The Legend Team (angkatan guru tahun keenam dan guru senior).

Diantara enam angkatan yang ada, Guru Tahun Ketiga kembali mendapatkan gelar juara umum pada perlombaan yang bergensi ini. Hal ini karena kemenangannya yang mendominasi di setiap cabang perlombaan. Adapun rekapitulasi pemenang Dema Cup 2015 adalah sebagai berikut:

Cabang Sepak Bola: Juara I: Guru Tahun ketiga, Juara II: Guru Tahun kedua

Cabang Bola Basket: Juara I: Guru Tahun ketiga, Juara kedua: Guru Tahun kelima

Cabang Futsal: Juara I: Guru Tahun keempat, Juara II: Guru Tahun ketiga

Cabang Badminton: Juara I: Guru Tahun kelima, Juara II: Guru Tahun ketiga. ikami86

PPL: Gontor Cetak Kader Penuh Kreasi

0

DARUSSALAM-Guna melatih dan meningkatkan kreativitas santri sebagai bekal hidup di masyarakat kelak, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) menyelenggarakan Praktek Pengayaan Lapangan (PPL) yang dikhususkan untuk siswa KMI Kelas 3 Intensif dan Kelas 4.

Tepat pada Kamis (26/3), di bawah bimbingan Staf Koordinator Gerakan Pramuka, kegiatan ini telah berlangsung untuk yang pertama kalinya dengan menyajikan bermacam-macam hasta karya yang elok nan menawan; aquarium, hiasan dinding, fosil dinosaurus, tempat pensil, boneka, dll.

“Inilah (Praktek Pengayaan Lapangan) salah satu cara Gontor mendidik santrinya, yang tidak akan didapatkan di dunia manapun”, ucap Fatkhurrahman Haqiqi, siswa Kelas 4B, peserta PPL Perdana usai mempromosikan hasil kreasinya.

Selain peserta yang berhasil membuat topi minuman itu, terdapat 29 orang peserta PPL Perdana lain yang disebar ke setiap POT (Ponorogo Team) pada gelombang pertama. Tersisa 345 orang peserta yang dibagi menjadi dua gelombang pasca PPL Perdana kali itu.B.Dasasta

 

 

Sebagai Bahan Evaluasi, Mahasiswa Unida Rabithah Ikuti UTS

0

DARUSSALAM–Sebagai bahan evaluasi belajar mahasiswa, Unida Kampus Rabithah menggelar Ujian Tengah Semester (UTS), Sabtu-Kamis, 14-19 Maret 2015. Ujian yang digelar sepekan tersebut diikuti oleh seluruh mahasiswa guru Gontor Pusat, Gontor 2 dan mahasiswa yang berdomisili di pondok-pondok alumni sekitar Gontor.

Sebelum ujian dilaksanakan, sudah menjadi sunnah kampus, bahwa ujian selalu dibuka dengan upacara resmi dan disampaikan di dalamnya amanat serta nasihat dari Rektor. Pada kesempatan kali ini, sambutan pada pembukaan Ujian disampaikan oleh Ustadz H. Setiawan Lahore, M.A.

Ada beberapa hal baru yang dilakukan oleh Panitia UTS tahun ini. Salah satunya adalah pemberian hukuman setimpal bagi mahasiswa yang terlambat datang ke ruang ujian, yaitu dengan mengikuti ujian tersebut di luar ruangan atau halaman depan Gedung Rabithah.binhadjid

 

Sebagian Siswa Kelas 5 KMI Mulai Mengajar Pelajaran Sore

0

GONTOR–Mengikuti rentetan kegiatan Pondok Modern Darussalam Gontor, Siswa Kelas 5 KMI, yang menerima tongkat estafet menjadi Pengurus OPPM dan Koordinator, sejak Rabu, 4 Maret 2015, resmi menjadi pengajar pelajaran sore untuk siswa kelas 1, 1 Intensif, 2 dan 3. Dan awal mereka menjadi seorang guru pelajaran sore, diarahkan langsung oleh K.H. Hasan Abdullah Sahal di Balai Pertemuan Pondok Modern.

Dalam wejangan, beliau mengingatkan bahwa Pondok ini tidak akan pernah berhenti. Dari detik, ke menit, jam dan hari, selalu bergerak dinamis. Termasuk pengajar pelajaran sore yang kini diperankan oleh Siswa Kelas 5 KMI, adalah bagian dari dinamika pergerakan tersebut.

“Dinamika kegiatan di pondok ini akan terus berjalan, dari waktu ke waktu. Tidak akan berhenti. Karena kiai, guru-guru dan santri-santrinya dinamis. Dan OPPM serta Koordinator yang kalian pegang sekarang, adalah dinamo yang menggerakkan dinamika itu agar selalu dinamis,” tutur Kiai Hasan di tengah-tengah sambutan.binhadjid

 

Peringatan Peristiwa Persemar 1967 diadakan di Seluruh Kampus Gontor luar Jawa

0

DARUSSALAM–Guna menekankan nilai-nilai dan falsafah pondok yang harus dipelajari pasca peristiwa Sembilan Belas Maret (Persemar) 1967, Pimpinan Pondok menginstruksikan beberapa guru senior yang turut mengalami langsung Peristiwa tersebut, untuk menyampaikan pesan, nasehat, dan menjelaskan kronologi terjadinya peristiwa terkutuk itu di Kampus-kampus Gontor luar Jawa.

Adapun mereka yang diintruksikan Pimpinan adalah K.H. Hasan Abdullah Sahal (Gontor Putra 11); K.H. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed. dan K.H. Masyhudi Subari (Gontor Putra 7, 13, dan Gontor Putri 6); Ustadz Abdullah Rofi’i (Gontor Putra 12); Ustadz Syarif Abadi (Gontor Putra 11); K.H. Syamsul Hadi Abdan (Gontor Putri 7); dan Prof. Dr. K.H. Amal Fathullah Zarkasyi, M.A. (Gontor Putra 8 dan 9).

“Persemar ini harus selalu diperingati agar keluarga besar PMDG mengerti dan tahu sejarah berdirinya pondok ini. Dan tujuan utama diadakannya acara ini adalah agar peristiwa yang sangat memalukan umat Islam ini tidak terjadi lagi.” ujar K.H. Syamsul Hadi Abdan, saat memberikan sambutan di Gontor Putri 7. ikami86

Kenalkan Tata Cara Berhaji Sejak Dini Melalui Manasik Haji

0

MANTINGAN–Dalam rangka pendalaman materi haji yang dipelajari dalam pelajaran Fiqh dan supaya pemahaman santriwati akan materi tersebut sampai pada praktek, tidak hanya berkisar pada teori, maka diadakanlah kegiatan praktik manasik haji pada hari Senin, 30 Maret 2015 yang bertepatan dengan 9 Jumadal Akhir 1436 H. Kegiatan ini berlangsung pada jam pelajaran ke I–IV selama tiga hari lamanya hingga hari Rabu, 1 April 2015 yang bertepatan dengan 11 Jumada-ts–Tsaniah 1436 H.

Kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh santriwati kelas satu yang pada tahun ajaran 2014-2015 ini berjumlah 386 anak. Dengan bimbingan dan arahan dari para pengajar materi Fiqh tiap-tiap kelas yang telah diberi pelatihan terlebih dahulu, beserta beberapa ustaadzaat pembimbing khusus yang telah berpengalaman melaksanakan umroh dan haji sebelumnya.

Kegiatan ini dilaksanakan di dalam area pondok dengan menentukan beberapa tempat khusus sebagai area praktek tata cara thawaf, sa’yi, melempar Jumrah, dan lain sebagainya.fe

Siapkan “Ummahatul Mukminin”, Dema Gontor Putri 3 Gelar Seminar Parenting Guide

0

KARANGBANYU – Dalam rangka menyiapkan ummahatul mukminin di masa depan, Dewan Mahasiswi Gontor Putri 3 mengadakan Seminar Parenting Guide bersama Al-Ustadz Miftakhul Jinan bekerja sama dengan Griya Parenting Indonesia dari Surabaya dengan timnya yang berjumlah 3 orang, pada hari Sabtu, 9 Jumadal Ula 1436/28 Februari 2015, acara ini diikuti oleh guru madamat  dan seluruh guru sarjana.

Para peserta diajak untuk memahami psikologi anak sejak dini hingga dewasa, belajar menjadi orangtua yang bijaksana hingga mampu mendidik anak-anak sampai dewasa. Selain belajar dari hal-hal yang disampaikan oleh Ustadz Miftahul Jinan, disediakan pula buku-buku terbitan PT Griya Parenting seperti: “Sekolah menjadi Orangtua”, “Daily Parenting Guide”, “Tip Instan mendidik anak”, “Awas anak kecanduan Game”, “Alhamdulillah anakku Nakal”, “Aku wariskan moral bagi anakku”, “Memikat siswa sejak menit pertama”, dan masih banyak lagi buku-buku yang bisa digunakan untuk berlatih menjadi orangtua.humairah

 

Pramuka Latih Kepemimpinan Santriwati Kelas 4 dan 3 Intensif

0

MANTINGAN – Pramuka sebagai salah satu kegiatan ekstrakurikuler di Gontor memiliki peran yang sangat penting dalam melatih mental santriwati. Terlebih dalam acara Latihan Pengembangan Kepemimpinan (LPK) yang dilaksanakan sejak Ahad (22/3) lalu yang bertujuan untuk melatih diri baik dari segi mental dan kepemimpinan.

Peserta tahun ini mencapai 630 santriwati, yakni gabungan dari kelas 4 dan 3 intensif. Diperuntukkan bagi kedua angkatan ini agar dapat menjadi modal dalam berorganisasi dan memimpin saat kelas 5 di tahun setelahnya. Karena mereka akan menjadi pembina pramuka dan pengurus rayon.

“Kalian adalah para pemimpin dan bertanggung jawab bagi orang-orang yang kalian pimpin,” kata Wakil Pengasuh Gontor Putri 1, Ustadz Ahmad Suharto pada pembukaan LPK di aula Kulliyatul banat.

Yang menarik dari LPK tahun ini adalah kreativitas tiap pesertanya dalam membuat atribut dengan instruksi panitia untuk membuat hiasan kepala dengan gambar bangunan yang ada di daerah masing-masing. Beberapa peserta ada yang membuat candi, pabrik teh poci di Tegal, keraton, bahkan ada yang membuat masjid Jami’ Gontor dan gedung Mesir Baru Gontor Putri 1.

Selama enam hari (22-27/3) peserta diberikan pelatihan mengenai kepemimpinan, struktur organisasi, menjadi dirijen, praktik baris-berbaris, praktek menjadi pembina di gugus depan masing-masing, malam api unggun dan cross country.dee