Home Blog Page 452

Kiai Hasan Bersilaturahim dengan Lima Pondok Alumni di Lombok dan Sumbawa

0

Nusa Tenggara Barat – Di sela-sela kesibukan, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal, Sabtu (21/3) lalu, menghadiri walimatu-l-ursy pernikahan Ustadz Mujahid Imaduddin, S.Pd.I. dengan Khoiru Muna di Taliwang, Nusa Tenggara Barat. Dalam kesempatan tersebut, beliau memberikan tausiyah singkat di depan para ratusan tamu undangan yang memadati Aula Pondok Pesantren Al-Ikhlas, Taliwang.

Dalam kunjungannya, Kiai Hasan bersama dengan Ibu dan Ustadz Heikal Yanuar Syah yang merupakan putra pertama beliau, dan dua orang staf. Selain menghadiri walimah, beliau juga menyampaikan pesan dan nasihat kepada seluruh santri pada acara silaturahim bersama keluarga pondok yang turut dihadiri oleh Dr. K.H. Zulkifli Muhadli, S.H., MM., Pimpinan Ponpes Al-Ikhlas Taliwang yang juga merupakan ayah dari Ustadz Mujahid Imaduddin, Sabtu (21/3) malam, di Aula Ponpes Al-Ikhlas.

Usai rentetan kegiatan di Taliwang, beliau melanjutkan perjalanan ke Sumbawa, Ahad (22/3), dalam rangka kunjungan ke Ponpes Al Hikmah. Dalam kunjungan singkat tersebut, Kiai Hasan memberikan banyak wejangan kepada para santri dan guru Ponpes Al Hikmah, yang jumlahnya terbilang sedikit. Kemudian perjalanan dilanjutkan ke Bandara Sultan Muhammad Kaharuddin, Sumbawa, guna penerbangan menuju Lombok. Seluruh kegiatan Kiai Hasan dan rombongan di Sumbawa, ditanggung oleh para Pengurus IKPM Cabang Sumbawa.

Di Lombok, beliau melanjutkan kunjungan ke Madrasah Nurul Iman pada Ahad malam. Di depan para alumni-alumni tahun ’80, ’90 hingga 2000 ke atas, Kiai Hasan menyampaikan pesan dan nasehat terkait perkembangan pesantren, pendidikan, keguruan, wawasan keislaman hingga isu politik nasional dewasa ini.

Keesokan harinya, Senin (23/2) pagi, Kiai Hasan melanjutkan kunjungan ke Ponpes Al Kautsar Al Gontory yang terletak di Lombok Timur. Dalam acara tersebut, Kiai Hasan diberi suguhan kasidah dari para santri dan santriwati. Dari Lombok Timur, rombongan menuju ke Lombok Tengah, yaitu di Ponpes Al Ikhlas. Di Ponpes tersebut, Kiai Hasan disambut dengan meriah oleh para Kiai setempat, pejabat kecamatan, warga dan para santri.

Pada Selasa (24/3) pagi, sebelum terbang ke Surabaya, Kiai Hasan menyempatkan diri untuk berkunjung ke kawasan wisata Gili Trawangan. Di pulau yang ditempuh 30 menit dari pulau Lombok tersebut, Kiai Hasan disambut hangat oleh wali santri yang berdomisili di pulau tersebut. Hingga siang, Kiai Hasan dan rombongan berkeliling kawasan Gili Trawangan yang cukup menawarkan pemandangan pantai dan laut yang indah.binhadjid

FEM dan Fakultas Syariah UNIDA Gontor Selenggarakan Olimpiade Ekonomi dan Hukum

0

UNIDA – Dalam rangka memfasilitasi agenda global mengenai desiminasi konsep ekonomi dan hukum islam, Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) dan Fakultas Syariah Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor bekerjasama menyelenggarakan kegiatan Olimpiade Ekonomi dan Hukum Islam 2015. Kegiatan yang diadakan di Kampus UNIDA Gontor Pusat, Demangan, Siman,  Ponorogo ini berlangsung selama dua hari, yaitu Kamis–Jum’at, 2–3 April 2015. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini berpanitiakan mahasiswa semester 2 dan 4 dari kedua fakultas yang berjumlah 35 orang. Adapun peserta Olimpiade Ekonomi dan Hukum Islam 2015  ini berjumlah 230 orang yang berasal dari Kampus-kampus Cabang UNIDA yang tersebar di Kabupaten Ponorogo, Ngawi, Kediri dan Magelang.

Kegiatan ini dibuka dengan acara seminar “Epistemologi Ekonomi Islam Dalam Konstruksi Ushul Fiqh” yang dibawakan oleh H. Nirwan Syafrin, Ph. D, M.A. Penyelenggaraan kegiatan ini dimaksudkan untuk mengukur tingkat pemahaman masiswa terhadap ekonomi dan hukum islam baik secara teoretis maupun praktis. Selain itu, adanya kegiatan semacam ini diharapkan mampu menjadi potor penyemangat segenap mahasiswa dalam biadng ekonomi dan hukum islam, guna memasyarakatkan konsep-konsep tersebut sehingga timbul kesadaran bahwa ekonomi dan hukum islam merupakan sebuah alternatif jalan keluar.

Pada kesempatan Olimpiade Ekonomi dan Hukum Islam 2015 ini, kontingen UNIDA Gontor Kampus Gontor Putri 1 keluar sebagai Juara Umum dan disusul dengan Juara Favorit yang diraih oleh kontingen UNIDA Gontor Kampus Siman. irba

Bank Indonesia Undang K.H. Hasan Abdullah Sahal dalam Acara Bincang Nasional

0

JAKARTA – Selaras dengan upaya Bank Indonesia (BI) yang tengah berusaha meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Indonesia, khususnya ekonomi syariah, pada Senin (30/3) BI menyelenggarakan acara Bincang Nasional “Sinergi Nasional Pengembangan Ekonomi Syariah melalui Pemberdayaan Pesantren”. Acara ini diikuti oleh pesantren-pesantren seluruh Indonesia, Lembaga-lembaga dan Instansi-instansi Keuangan Pemerintah. Acara dibuka langsung oleh Gubernur BI, Bapak Agus D.W. Martowardojo. Dalam acara ini, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), K.H. Hasan Abdullah Sahal berkesempatan memberikan tanggapannya terhadap pemaparan-pemaparan yang disampaikan oleh para narasumber yang terdiri dari Kementrian Agama, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional, Kementrian Sosial, Pimpinan Pondok Pesantren Buntet Cirebon dan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Khairaat Palu.

Beliau menekankan tentang pentingnya memiliki kemauan keras dalam merealisasikan wacana-wacana perbaikan, dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Beliau menjelaskan bahwa kemauan keras itu haruslah berasal dari keterpanggilan, dan keterpanggilan ini datang dari hati nurani yang diilhami oleh hidayah dari Allah SWT, dan bukanlah keterpanggilan yang dari atasan, dari institusi, ataupun pemerintah. Setelah ada kemauan keras yang berlandaskan perkara-perkara diatas, akan muncul kerja keras dalam berbuat yang dibarengi pengorbanan dan kebersamaan. Maka dalam hal ini yang terpenting adalah orangnya, bukan sistemnya; The Man behind the system. irba

PERSEMAR di Sulit Air Berlangsung Khidmat

0

SULIT AIR – Dalam rangka memperingati Peristiwa Sembilan Belas Maret (PERSEMAR) tahun 1967, pada Ahad (29/3) Pimpinan Pondok, K.H. Hasan Abdullah Sahal berkesempatan memberikan penjelasan dan nasihatnya di hadapan guru-guru dan santri-santri Pondok Moder Darussalam Gontor (PMDG) Kampus 11, Sulit Air, Solok, Sumatra Barat. Beliau menjelaskan bahwa apa yang terjadi dalam peristiwa tersebut merupakan peristiwa terkutuk, peristiwa yang tidak pantas terjadi dalam dunia pesantren. Beliau berpesan kepada segenap hadirin untuk selalu berpegang pada STIR; Sabar, Tawakal, Ikhlas, dan Ridha, dan jangan sampai kecewa dengan apa yang Allah anugerahkan, juga jangan sampai kekecewaan yang ada dipupuk dan dipelihara lantas malah menjadi mengecewakan.

Selain itu, beliau juga berpesan kepada Bapak Wakil Pengasuh, Al-Ustad Bambang Nurcholis, S.H.I. untuk tidak berkecil hati dalam berjuang mendidik  dan mengembangkan PMDG Kampus 11 tersebut. Perjuangan memang terasa pahit namun hasilnya nanti adalah hal yang termanis yang pernah dirasa. irba

Dema Unida Gontor Putri 3 Gelar Lomba Memasak Antarfakultas

0

KARANGBANYU – Pada kesempatan kali ini bagian Dewan Mahasiswi Gontor Putri Kampus 3 mengadakan lomba memasak antarfakultas yang diadakan pada hari Selasa, 24 Maret 2015  dengan berbagai macam kreativitas menu yang disajikan oleh mahasiswi. Yang berbeda dari lomba memasak tahun ini adalah seluruh menu harus menggunakan bahan dasar jagung, maka munculnya berbacam-macam menu mulai dari nasi, lauk, sayur, minuman, hingga menu pencuci mulut seluruhnya berbahan dasar jagung.

Seluruh mahasiswi begitu antusias dengan lomba memasak tahun ini, adapun menu yang disajikan oleh setiap fakultas adalah: Fakultas Syari’ah menyajikan sup jagung, nuggets ayam jagung, puding jagung, oseng ayam jagung, es sirup jagung, roll telur isi jagung, dan jus sirsak. Tak mau kalah dengan fakultas sebelumnya Fakultas Tarbiyah menyajikan es puding jagung, sayur urap jagung, perkedel jagung, nasi jagung, es buah jagung, dan pepes ikan jagung. Lebih semangat lagi, yaitu fakultas Ushuluddin menyajikan sup ayam jagung, telur gulung isi jagung, perkedel ayam jagung, mie telur jagung, es jus oreo isi jagung, dan sayur gongso jagung.

Akhirnya tampil sebagai juara pertama, diraih oleh Fakultas Ushuluddin dengan dengan juri dari Guru madamat Al-Ustadz Sabar, S.Ag, Al-Ustadzah Deni Dekawati, S.H.I, Al-Ustadzah Widya, ST dan dari guru sarjana Al-Ustadzah Hidayatul Mabruroh, S.Pd.I.sekpenggp3

Santriwati Gontor Putri 3 Antusias Ikuti Seminar Memasak

0

KARANGBANYU – Pada hari Jum’at (27/2/2015) bagian Keputrian mengadakan Seminar Masakan Padang, yang bekerja sama dengan Bapak Slamet Ahmad Suwardi, koki Rumah Makan Padang Citra Sari Madiun yang begitu akrab dengan sapaan Pak Frenky. Bersamaan dengan itu diadakan pula seminar memasak aneka ragam kue oleh Ibu Wahyuningratri, Ibu Mar’atus Sholihah, Ibu Binti Istiqomah, dan Ibu Astutik.

Peserta merupakan seluruh santriwati kelas 5 yang diikuti pula oleh ustadzah madamat, dan ustadzah yang lainnya. Adapun bahan utama yang digunakan adalah 25 kilogram daging sapi, 8 kilogram cabai hijau, daun singkong, serta berbagai macam bumbu-bumbu asli untuk membuat masakan semakin lezat dan menarik. Setiap santriwati dibuat perkelompok untuk membuat menu rumah makan padang yaitu Rendang Sapi, dengan sambal cabai hijau dan daun singkong rebus. Seluruh peserta begitu antusias, karena acara diawali dengan sesi pertama yaitu penjelasan mengenai teori dan tata cara memasak kemudian sesi dua praktek memasak.

Di akhir acara seluruh menu hidangan disajikan kepada seluruh santriwati kelas 5, dewan guru, dan tim koki Citra Sari Madiun. Diharapkan dengan adanya kegiatan seminar memasak ini mampu menumbuhkan rasa cinta memasak, menjadi ibu-ibu yang ahli dalam hal memasak serta meningkatkan skill santriwati Darussalam di bidang keputrian.humairah

Rombongan Umroh Kiai Syukri Disambut Hangat oleh IKPM Madinah

0

MADINAH – Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Dr. K.H Abdullah Syukri Zarkasyi, M.A. kembali menunaikan ibadah umroh pada tahun ini. Beliau bersama rombongan yang berjumlah 8 orang, terdiri atas Ibu, Ustadz Adib Fuadi Nuriz, M.Phil, terapis beliau Pak Ulil, dan Keluarga. Beliau tiba di Madinah, Saudi Arabia Pada hari selasa (24/3/2015). Rombongan berangkat dari Surabaya dengan Pesawat Saudi Arlines dan tiba di Bandara Pangeran Muhammad Bin Abdul Aziz, Madinah pada pukul 20.50 waktu Arab Saudi. Setelah menyelesaikan urusan imigrasi bandara, Kiai Syukri beserta rombongan dijemput oleh perwakilan IKPM Madinah yaitu Ustadz Jihad El-Banna Quthuby, Ustadz Ayyub Bin Farid At-Tamimi, Ustadz Yusuf Wibisono, Ustadz Sugeng dan Ustadz Nazeeh. Rombongan kemudian menuju Hotel Grand Mercury yang terletak di sebelah selatan Masjid Nabawi. Beliau beserta rombongan yang tiba di hotel sekitar pukul 22.30 WAS langsung disambut oleh warga IKPM Madinah yang telah menunggu dengan antusias.

Kiai Syukri beserta rombogan akan menunaikan ibadah umroh tahun ini selama 13 hari. Untuk di Madinah sendiri, beliau akan bermukim selama 4 hari dan akan berada di Makkah selama 9 hari. Pada hari Sabtu (28/3), beliau beserta rombongan akan berangkat menuju Makkah untuk memulai ibadah Umroh.

Di sela-sela ibadah, di Madinah dan Masjid Nabawi khususnya, beliau beserta rombongan mengadakan silaturahim dengan seluruh anggota IKPM Madinah di Masjid Nabawi pada hari Kamis (26/3) setelah Maghrib. Selain Kiai Syukri, acara turut dihadiri oleh Ustadz Adib Fuadi Nuriz, M.Phil, mahasiswa Universitas Islam Madinah, mahasiswa King Su’ud University (perwakilan IKPM Riyadh), dan mahasiswa Ma’had Masjid Nabawi. Para warga IKPM yang hadir terlihat sangat antusias mengikuti acara dari awal sampai akhir dan mendengarkan nasehat dan motivasi yang disampaikan oleh Ustadz Adib.

Acara silaturahim dimulai dengan sambutan ketua IKPM Madinah, Muhammad Adnan Asyahibi, yang menjelaskan tentang IKPM Madinah. Acara kemudian dilanjutkan pesan dan nasehat dari Ustadz Adib, dikarenakan kondisi Ustadz Syukri yang tidak memungkinkan untuk menyampaikan nasehat. Dengan semangat, Ustadz Adib menyampaikan banyak petuah-petuah kepada peserta yang hadir. Diantaranya, beliau menyampaikan tentang kemajuan pondok, kemajuan Universitas Darussalam, kegiatan-kegiatan KMI, dan agenda besar pondok tahun depan, yaitu acara 90 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor. Beliau berpesan juga kepada para mahasiswa agar bisa menyelesaikan kuliahnya sampai jenjang tertinggi, dan jangan kembali ke Indonesia kecuali jika sudah merasa cukup dengan apa yang telah dipelajari selama di luar negeri. Terakhir, beliau mengharapkan kepada seluruh alumni yang hadir, agar selalu mendoakan pondok, pimpinannya, asatidz dan santri-santrinya, serta siap membantu pondok dengan tenaga dan harta.rifmp

Santri Darul Hikmah Belajar Keorganisasian di Gontor 2

0

Gontor 2- Senin (17/03/2015), Gontor 2 kembali kedatangan tamu dari pondok pesantren. Kali ini berasal dari Ponpes Darul Hikmah Tangerang.  Rombongan yang berjumlah 120 santriwan dan santriwati ditambah dengan sejumlah dewan guru beserta pimpinan berada di Gontor 2 selama 2 hari.

 

Santri Darul Hikmah berebut bola dengan santri KMI kelas 5 Gontor 2
Santri Darul Hikmah berebut bola dengan santri KMI kelas 5 Gontor 2

Mengawali kegiatan rihlah tarbawiyah di Gontor 2, mereka mengikuti training keorganisasian bagi para pengurus OPPM dan rayon yang baru dilantik 3 minggu yang lalu. Keesokan harinya, para santri Darul Hikmah mengadakan pertandingan futsal dengan para siswa kelas 5 KMI. Sekitar pukul  07.30 WIB mereka berkeliling area pondok untuk  mengenal lebih dalam tentang tata letak Gontor 2 dengan dipandu oleh para guru dari bagian penerimaan tamu. Dilanjutkan dengan silaturahmi bersama wakil pengasuh Gontor 2, Ust. H. Muhammad Hudaya, Lc. M.Ag di Aula Riyadh.  Mereka mendapatkan wejangan mengenai kepondokmodernan.

Tidak berhenti di sana, mereka juga mengadakan kunjungan ke bagian-bagian OPPM seusai  pertemuan. Karena salah satu tujuan rihlah adalah untuk mengetahui lebih dalam mengenai keorganisasian yang ada di Gontor . Usai shalat Dzuhur, segenap rombongan beranjak dari Gontor 2 untuk melanjutkan perjalanan rihlah mereka.

2 Rombongan Tamu Malaysia Kunjungi Gontor 2

0

Madusari- Gontor 2 kembali kedatangan tamu dari negeri jiran. Pada hari Senin (16/03/2015), 2 rombongan tiba ke Gontor 2 secara bergantian. Rombongan yang pertama adalah para guru bahasa Arab dari sekolah Bina Insan Selangor, dan yang kedua adalah rombongan jamaah masjid Muttaqien.

Ust. H. Muhamad Hudaya,Lc. M.Ag saat menyambut tamu Malaysia
Ust. H. Muhamad Hudaya,Lc. M.Ag saat menyambut tamu Malaysia

Para guru bahasa Arab yang berjumlah 35 orang tersebut tiba di Gontor 2 pada pukul 07.30 WIB. Selepas berkeliling sejenak di area pondok, mereka juga mengadakan pertemuan bersama wakil pengasuh Gontor 2, Ust. H. Muhammad Hudaya, Lc. M.Ag. Mereka lebih banyak membahas tentang sistem pendidikan di Gontor, terutama masalah keguruan. Adapun rombongan kedua, tiba pukul 11.00 WIB. Usai melaksanakan shalat Dzuhur di masjid Jami, jamaah masjid Al-Muttaqin tersebut bersilaturahmi dengan wakil pengasuh Gontor 2. Sebagian dari mereka adalah para wali santri yang anaknya berada di Gontor 2 dan Gontor 3. Diharapkan dari kunjungan tersebut dapat menjalin tali silaturahim antara Gontor dengan lembaga-lembaga di Malaysia.

Ust. H. Muhammad Hudaya, Lc. M.Ag berpose bersama rombongan guru Bahasa Arab dari Malaysia
Ust. H. Muhammad Hudaya, Lc. M.Ag berpose bersama rombongan guru Bahasa Arab dari Malaysia
Wakil pengasuh Gontor 2 berfoto bersama Jamaah Masjid Muttaqin Malaysia
Wakil pengasuh Gontor 2 berfoto bersama Jamaah Masjid Muttaqin Malaysia

Akhir Masuk Kelas, Awal Perjuangan Siswa Prestigious

0

Gontor 2- Senin (16/03/2015) menjadi hari yang bersejarah bagi para siswa akhir KMI. Hari tersebut  merupakan hari terakhir siswa akhir KMI di Gontor 2 masuk kelas secara formal. Selanjutnya mereka akan menghadapi agenda-agenda besar seperti Tarbiyah Amaliyah dan Ujian Akhir KMI.

Para pembimbing dan staf KMI Berbagai upaya membawa para siswa akhir KMI agar bisa melewati masa-masa berat menjadi siswa akhir dengan baik dan khusnul khatimah. Salah satunya adalah dengan kegiatan karantina yang telah berjalan selama kurang lebih 3 minggu. Beberapa pembimbing juga tinggal di ruang musyrif  bersebelahan dengan para santri. Hal tersebut berguna untuk memudahkan pengawalan bagi 111 santri tersebut. Khususnya masalah ubudiyah santri.

Di samping ruang karantina juga terdapat kantin kelas 6 yang saat ini masih dikelola oleh para pembimbing. Hasil dari cafe tersebut akan digunakan untuk wakaf siswa kelas 6 2015. Tidak terasa sisa waktu mereka untuk menjadi santri tinggal 4 bulan lagi. Semoga mereka semua diberi kekuatan untuk dapat menghadapi masa-masa tersebut dengan baik. Amin Yaa Rabbal Alamin.