Home Blog Page 209

Jelang Liburan, Santriwati Wajib Periksa Kesehatan

0

RIMBO PANJANG – Selama kurang lebih satu bulan, santriwati menghadapi ujian. Tiba saatnya bagi mereka untuk berlibur, kembali ke rumah, dan bertemu keluarga. Namun, menimbang kondisi lingkungan yang sedang tidak stabil akibat wabah corona membuat Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 7 memberlakukan beberapa kebijakan menjelang perpulangan. Diantaranya adalah pemeriksaan kesehatan dan mengubah proses penjemputan santriwati oleh para walinya.

Jum’at (10/4), sehari jelang perpulangan, bekerja sama dengan Puskesmas setempat, PMDG Putri Kampus 7 mengadakan pemeriksaan kesehatan bagi seluruh guru dan santriwati. Pemeriksaan ini bersifat wajib, sehingga bagi santriwati yang belum memeriksakan kesehatannya akan dilarang pulang.

Sabtu sore (11/4), wali santriwati sudah mulai berdatangan dari berbagai daerah. Wali santriwati yang sebelumnya diperbolehkan memasuki komplek pondok, kali ini mereka harus menunggu di luar. Setelah berkonsultasi dengan pemerintah desa setempat, PMDG Putri 7 diperkenankan menggunakan lapangan desa sebagai lahan parkir. Sebelum masuk ke lokasi parkir, panitia melakukan penyemprotan disinfektan dan mengecek suhu tubuh tiap tamu menggunakan thermo gun.

Prosesi perpulangan dimulai sekitar pukul 22.00 WIB. Satu per satu kendaraan memasuki komplek pondok. Panitia mengarahkan tiap kendaraan untuk menuju gedung-gedung tempat berkumpulnya santriwati sesuai konsulat. Sesampainya disana, wali santriwati tidak diperkenankan turun dari kendaraan. Sebagai gantinya, panitia mengerahkan santriwati kelas lima dan enam untuk membantu adik-adiknya mengangkat barang bawaan ke kendaraan masing-masing. Farouq

Ujian Untuk Belajar, Bukan Belajar Untuk Ujian (Bag.2-Selesai)

0

RIMBO PANJANG – Mengukur kapasitas dan kualitas diri dan orang lain, hanya bisa dilakukan melalui ujian. Dalam dunia pendidikan, ujian merupakan kegiatan mutlak yang harus diadakan. Tujuannya untuk mendapatkan gambaran dari capaian proses pembelajaran sekaligus evaluasinya.

Usai menghadapi ujian lisan selama sebelas hari, santriwati dihadapkan dengan ujian tulis. Selama lima belas hari (26/3-9/4), para santriwati menjalani proses ujian tulis. Seluruh ruang kelas digunakan untuk mengakomodir jalannya ujian, kecuali kelas-kelas di Gedung Palestina. Lokasinya yang terbilang jauh dari pusat pelaksanaan ujian menjadi pertimbangan panitia untuk tidak menggunakannya. Sebagai gantinya, Sahah Taasi disulap oleh panitia untuk dijadikan ruang ujian.

Kejujuran adalah materi mental yang dominan diuji. Cukup berat hukuman bagi santriwati dan pengawas yang menodai nilai kejujuran, minimal skorsing. Untuk menghindari hal tersebut, panitia membagi peserta ujian pada tiap kelas sehingga mereka tidak duduk sebangku dengan teman seangkatannya, apalagi teman sekelasnya. Tiap kelas diawasi oleh dua-tiga orang guru dan dua-tiga orang santriwati kelas 6. Laci meja dibalik membelakangi peserta ujian. Begitulah Gontor menanamkan nilai kejujuran.

Sehari menjelang pelaksanaan ujian tulis, seluruh guru dan santriwati kelas 6 berkumpul di Sahah Ta’asi guna mendengarkan arahan tentang cara mengawas yang baik dari Bapak Wakil Direktur KMI dan nasihat dari Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 7. Farouq

Renungi Penyebab dan Solusi Corona, Kiai Gontor tulis lagu “Kembalilah”

0

Pimpinan Gontor melihat fenomena COVID-19 (atau lebih sering disebut Corona) dan berbagai bencana yang ada saat ini menulis sebuah lagu yang mengajak manusia untuk kembali ke jalan yang benar.

Dengan lagu ini, Kiai Hasan ingin menyampaikan bahwa pandemi Corona dan berbagai bencana yang terjadi saat ini sejatinya bukan sekedar sebuah fenomena alam, namun itu karena ulah tangan manusia. Hal ini karena sebagian manusia dengan segala kenikmatan yang didapatnya lalu menjadi kufur, sombong dan congkak. Manusia mengira dengan hartanya bisa menguasai dunia. Karena itu Allah menurunkan berbagai bentuk bencana kepada manusia.

Dengan demikian, menurut beliau, solusi dari bencana Corona dan bencana lainnya adalah dengan kembali kepada Allah; meninggalkan apa yang dilarang Allah dan menjalankan perintah-Nya.

Dalam video klip berdurasi 5 menit tersebut, tampak dalam salah satu scene dua orang vokalis berjalan di antara hamparan piramida emas yang menjulang di sekitar mereka. Scene itu seolah berbicara, “Lihatlah Fir’aun dengan kekayaan dan kekuasaannya; piramida yang dibangunnya menjulang dengan megahnya. Apa yang kurang? Harta melimpah, emas bertumpuk menjulang, kekuasaan serasa tiada batas. Namun akhirnya Fir’aun hancur.”

Lagu tersebut pertama kali di-launching pada pesan dan nasehat sebelum perpulangan akhir tahun santri Gontor. Dalam pesan nasehatnya, Kiai Hasan mengingatkan para santri tentang kisah Nabi Yusuf. Nabi Yusuf dijebloskan ke sumur oleh saudara-saudaranya yang jumlahnya lebih banyak dari dirinya, lebih kuat dari dirinya, namun akhirnya kebenaran akan selalu menang.

Adapun lirik dari lagu tersebut adalah sebagai berikut:

Berlimpah sungguh nikmat yang kita terima
Semua terhampar indah Tak satupun cela
Langit curahkan rahmatnya lautpun mutiara
Dunia teramat lezat seakan di surga…

*
Namun sungguh malang, manusia merasa menang
Lupa akan kuasa Allah, kufuri nikmat-Nya
Semua kini penuh duri, terpasung nan perih
Itulah murkanya Allah, Sungguh keras azab-Nya…

Reff:
Kembalilah wahai manusia…
Tundukkan wajahmu pada Yang Maha Kuasa
Tengadahkan tanganmu dan mulailah berdoa
Niscaya nikmat-Nya selalu kan turun selamanya

Back to *

Brigde:
Malulah insan dengan dosa-dosa
Semua larangan yang tlah kau perbuat
Bila kita tak jua segera insaf
Bencana terbesar tiba….

Back to Reff

Video dari lagu tersebut dapat dilihat melalui link di bawah ini:

Persemar, Peristiwa Keji, Harap Tak Terjadi Lagi

0

RIMBO PANJANG – Mewakili Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), Al-Ustadz K.H. Akrim Mariyat, Dip.A.Ed. dan Al-Ustadz H. Farid Sulistyo, Lc. menghadiri Peringatan Peristiwa Sembilan Belas Maret (Persemar) yang dihelat pada hari Ahad (15/3).

Persemar yang terjadi di PMDG pada tahun 1963 silam merupakan peristiwa yang sangat memilukan dan menyisakan duka mendalam. Santri yang merupakan tamu, datang ke Gontor hendak mengusir Kiai dari pondoknya sendiri, bahkan berusaha untuk membunuhnya. Gontor tidak ingin peristiwa tersebut kembali terulang. Oleh karenanya, acara seperti ini selalu diselenggarakan tiap tahun.

Acara dimulai dengan nasihat dan penanaman kepondokmodernan yang disampaikan oleh Ustadz Akrim. Dilanjutkan dengan pembacaan dokumen tertulis tentang Persemar oleh beberapa guru senior. Di hadapan seluruh santriwati dan guru, Ustadz Akrim memberikan penjelasan mendalam di sela-sela pembacaan dokumen tersebut. Farouq

Ujian Tulis, Masa-Masa Emas Santriwati

0

DARUSSALAM-(Kamis, 26/03/2020) pagi. Bondo Bahu Piker Lek perlu Sak Nyawane Pisan. Tepat pada pukul 06.00 seluruh santriwati yang akan melaksanakan ujian tulis dari kelas 1-5 KMI beserta panitia ujian dari kelas 6 dan para asatidz dan ustadzat berkumpul di sahatu-taa-si untuk membuka ujian tulis akhir tahun yang dimulai dengan taujihat dan pengarahan dari Bapak Wakil pengasuh Al-Ustadz Umar Said Wijaya,M.Pd serta Wakil Direktur KMI Gontor Putri Kampus 2 Al-Ustadz Muhammad Fathan Aziz Lc. M.A.

            Metamorfosa pondok dengan segala pergerakan membawa jiwa santriwati untuk mempersiapkan segala persiapan ujian tulis, setelah mental yang telah diuji dengan ujian lisan, istiqamah dalam belajar dan do’a akan membawa mereka dalam kemudahan dan kesuksesan, tidak hanya pena dan doa, namun ridho dari para guru tak luput mereka tinggalkan. Untuk  itu pondok menciptakan para mundziru-l-qaum nya dengan ujian panjang tanpa kedzaliman berupa contek mencontek serta daiadakan tertib dengan 2 pengawas dari ustadzah dan 1 pengawas dari kelas 6  disetiap ruang ujian. Ujian Tulis Akhir Tahun ini diadakan mulai hari Kamis, 26 Maret 2020 sampai dengan hari Kamis, 10 April 2020.

            Ujian akhir merupakan penentuan ajang kenaikan kelas dan peningkatan derajat santriwati. Dari sini ijtihad dan ibadah santriwati meningkat beserta meningkatnya miliu keberkahan pondok. Bil-imtihani-yukramu-l-mar’u aw yu-hanu, kehidupan memang lapangan perjuangan dengan ujian Allah akan meningkatkan derajat seseorang atau menghinakan seseorang yang melewatinya, tergantung bagaimana mereka dalam menyikapinya secara bijak.

Pembukaan Ujian Tulis Akhir tahun 2020/1441 Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 3

0

Rabu, 25/03. Gontor selalu mengajarkan guru-guru dan santri-santrinya agar selalu memulai pekerjaan dengan niat yang baik. Maka seluruh kegiatannya selalu dimulai dengan niat dan doa beserta pengarahan dan nasehat dari bapak pimpinan ataupun diwakili oleh bapak wakil pengasuh masing-masing kampus. Hal itu bertujuan agar mendapatkan berkah dari doa bersama tersebut, serta untuk menyatukan persepsi dalam proses berjalannya acara. Begitu juga dengan Ujian Tulis pada Akhir Tahun ini, sebelum ujian tulis berlangsung, diadakan Pembukaan Ujian Tulis Akhir Tahun

Tepat pada jam 06.15-selesai, berlangsung Pembukaan Ujian Tulis di Gontor Putri 3. Pembukaan  Ujian Tulis ini sebagai  titik mula dimulainya ujian. Ujian yang diperuntukan bagi seluruh siswi kelas 1-5 KMI ini dibuka oleh Bapak Wakil Pengasuh Al-Ustadz Suwarno TM, S.Ag dan Bapak Wakil Direktur KMI Gontor Putri 3 Al-Ustadz Drs. Muhammad Fauzi, M.Ud, serta diikuti oleh seluruh santriwati dan guru KMI di depan aula Gontor Putri 3.

Sambutan Bapak Wakil Direktur KMI Gontor Putri 3

Acara diawali dengan sambutan dan nasehat oleh Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri 3, yang menyampaikan gambaran hiruk pikuk masyrakat diluar sebab virus corona yang menutup seluruh aktifitas termasuk belajar mengajar. Namun sebaliknya, di Gontor ini, dengan kuasa dan lindungan-Nya, seluruh santriwati tetap menjalankan ujian sebagi wujud jihad fi sabilillah. “Ketika yang lain disibukkan dengan gencarnya penyakit corona, justru di pondok digencarkan dengan kalimat qoro’na, sebagai wujud kesiapan santriwati-santriwati dalam menghadapi perang ujian ilmu” begitu ujarnya. Kemudian acara dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Wakil Direktur KMI Gontor Putri 3 akan kemudahan dan perlindungan dari Sang Kuasa. Selanjutanya, sebelum ditutup, dibacakan arti tanda-tanda bel berbunyi. Seusai Pembukaan, santriwati memasuki ruang-ruang ujian sesuai dengan bangku dan ruangan yang telah dibagikan sebelumnya, di papan pengumuman panitia ujian. Gryselda91

Ujian Untuk Belajar, Bukan Belajar Untuk Ujian (Bag.1)

0

RIMBO PANJANG – Ujian untuk belajar, bukan belajar untuk ujian. Demikian bunyi slogan yang sering digaungkan saat ujian digelar. Agar santriwati tidak salah niat, bahwa keberadaan mereka di Gontor adalah untuk ibadah menuntut ilmu bukan sekedar mendapatkan nilai dan lembar ijazah.

Proses kegiatan belajar mengajar telah usai. Untuk mendapatkan gambaran pencapaian dan evaluasi proses pembelajaran, KMI mengadakan ujian. Diawali dengan ujian lisan. Dalam proses ini, mental dan kemampuan akademis para santriwati diuji kekuatannya. Mereka harus mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh dua hingga lima orang penguji.

Ujian lisan berlangsung selama 11 hari (11-21/3). Sebanyak 163 orang guru dikerahkan untuk menjadi penguji dan bertugas di beberapa sektor. Dengan dikawal oleh guru-gurunya, Siswi Akhir KMI pun juga dilibatkan untuk ikut menguji sebagai media latihan.

Usai diberi arahan tentang tata cara menguji, seluruh penguji diminta untuk menunjukkan persiapan mengujinya di hadapan dewan guru senior. Hal itu sebagai upaya pondok untuk mengawal jalannya ujian sehingga tujuan pelaksanaan ujian dapat tercapai. Saat proses menguji berlangsung pun, Bapak Wakil Pengasuh dan Bapak Wakil Direktur sesekali berkeliling ruang-ruang ujian. Farouq

Santriwati mengantri untuk setor hafalan pelajaran di hadapan seorang ustadzah

Gali Potensi, Mabikori Adakan GSS

0

RIMBO PANJANG – Sebagai usaha mencetak santriwati yang memiliki banyak kompetensi di berbagai bidang, Mabikori (Majelis Pembimbing Koordinator Harian) Gerakan Pramuka mengadakan kegiatan Gontor Scout Smart (GSS). Kegiatan ini sejenis perlombaan kepramukaan yang melibatkan seluruh adika pramuka Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 7.

Perlombaan ini terbagi menjadi 3 gelombang. Gelombang pertama adalah ujian tulis tentang wawasan kepramukaan. Bagi adika yang mendapatkan nilai tinggi berhak untuk melanjutkan ke gelombang kedua. Pada tahap ini, para peserta diuji untuk mempraktikkan beberapa teknik pramuka. Adika yang lolos pada tahap ini, didaulat menjadi finalis gelombang ketiga.

Gelombang ketiga dihelat cukup meriah. Menggunakan panggung yang berlokasi di dua tempat berbeda. Lapangan utama untuk para penegak, sedangkan sahah taasi untuk para penggalang.

Rentetannya yang panjang membuat pelaksanaannya membutuhkan waktu yang cukup lama, yaitu 14 hari (14-27/2). Dari perlombaan tersebut, diperoleh enam orang pemenang. Farouq

Para Juara Gontor Girls Smart
Penggalang
Juara 1: Maulidina Aisyah 3B
Juara 2: Sania Rahma 3B
Juara 3: Fatimah Deswina 3B
Penegak
Juara 1: Nursita Juliana 4B
Juara 2: Mutiara Nabila 4D
Juara 3: Rintari Rastra 4C

Pembukaan Ujian Tulis Akhir Tahun Ajaran 2019-2020

0

DARUSSALAM-Pada Kamis (26/03) Pagi, bersama Al-Ustadz KH.Umar Said Wijaya, M.Pd sebagai Bapak Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 dan Al-Ustadz Muhammad Fathan Aziz, L.c M.A sebagai Bapak Wakil Direktur KMI yang dihadiri oleh para asatidz dan madamat yang berpakaian resmi dan juga seluruh santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 yang dimana siswi kelas 6 yang berjumlah 187 orang.

Acara ini diawali oleh pembukaan pesan dan nasehat yang disampaikan oleh Bapak Wakil Pengasuh PMDGP 2, Al-Ustadz Umar Said Wijaya, M.Pd yang berisikan untaian rasa syukur atas nikmat dan kesehatan yang diberikan Allah SWT kepada kami semua sehingga dapat berkumpul bersama dalam acara ini dengan sehat wal afiyat dan tetap dalam naungan pondok suci nan damai ini.Seterusnya dilanjutkan taujihad yang berisikan tentang tata cara dan peraturan tentang ujian tulis akhir tahun bahwasannya diperkenankan terhadap seluruh santriwati untuk fokus dalam belajar dan mengerjakan ujian tulis ini tanpa memikirkan suatu hal selain mata pelajaran dan tidak lupa untuk berdo’a dan menjaga kesehatan agar terhindar dari suatu hal yang tidak diinginkan dan tetap sehat wal afiyat.

Setelah pesan dan nasehat yang diberikan oleh Bapak Wakil Pengasuh, acara ini diteruskan oleh taujihad yang disampaikan oleh Bapak Wakil Direktur Kulliyatu-l Mu’allimat Al-Islamiyyah yang berisikan tentang tata cara ujian tulis dan tata cara belajar yang baik yang diharapkan pada akhir tahun ini Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 mendapatkan nilai rata-rata 6,00 yang dimana ingin mencetak idealisasi seperti 5 tahun yang lalu dalam pondok ini.

Acara ini diakhiri oleh untaian do’a yang dipimpin oleh Bapak Wakil Pengasuh dengan penuh tunduk dan khusyuk.Setelah itu diwajibkan kepada seluruh santriwati kelas 1 sampai kelas 5 untuk segera beranjak dan memasuki ruang ujian masing-masing, bagi siswi kelas 6 untuk segera pergi ke tempat bertugas masing-masing.

Maklumat Pimpinan PMDG Terkait Penyelenggaraan Resepsi Khataman dan Yudisium

0

GONTOR–Dalam rangka melindungi dan menjaga santri, guru, serta keluarga besar pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) dari risiko penyebaran Coronavirus Diseas (Covid-19) di lingkungan PMDG, Pimpinan Pondok menetapkan bahwa Penyelenggaraan Resepsi Khataman, Yudisium Siswa Akhir KMI 2020, dan Yudisium Siswa Kelas 5 KMI tidak mengundang wali santri dalam acara tersebut.

Maklumat tersebut dikeluarkan oleh Pimpinan PMDG pada hari Rabu, 25 Maret 2020, Pukul 20.00 WIB. #brada