Home Blog Page 222

SEMINAR BISNIS DESAIN GRAFIS; Mencari celah bisnis dengan sistem Islami.

0

MANTINGAN- Pondok Modern Darussalam Gontor selalu dinamis, bergerak dan selalu ada pergerakan. Hal ini terbukti dengan kegiatan yang juga ada pada Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 pada hari Ahad (22/12) silam. Yakni tergelarnya sebuah Seminar Bisnis Desain Grafis bersama pemilik Percetakan Namela Grafika Yogyakarta dibawah tanggungjawab Dewan Mahasiswi Guru (DEMA) Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1. Beliau adalah Al-Ustadz Saiful Mu’min yang juga selaku pembicara dalam kegiatan tersebut. Seminar ini, diadakan di Aula Kulliyatu-l-Banat (QB Meeting Hall) yang dibuka oleh Al-Ustadz Muhib Huda Muhammadi untuk menyampaikan sambutannya.

Adapun tujuan dilakukannya kegiatan ini, yaitu demi meningkatnya kualitas sumber daya manusia (SDM) bagi para mahaguru di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1. Yang juga, dapat dijadikan sebagai bekal awal sebelum para mahaguru dapat berkontribusi dengan masyarakat pada umumnya dan bersaing dalam segi kebaikan diluar. Tanpa menghilangkan nilai-nilai Islami, pembicara menyampaikan pesan-pesan bisnis dengan jelas dan detail. Sehingga mahaguru dapat memahami betul bagaimana kiat-kiat berbisnis dan mencari celah bisnis dengan tetap pada sistem Islami.

Kegiatan ini diadakan selama 2 jam, dimulai pada pukul 21.00-23.00 malam hari dan diikutsertakan oleh seluruh mahaguru Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 yang berjumlahkan + 451 orang. Meski dengan durasi waktu yang singkat, namun mahaguru sangatlah antusias untuk terus bertanya mengenai bisnis dalam segi desain grafis yang berbasiskan Islam. Tidak hanya para santriwati, namun Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 juga memperhatikan para mahaguru selaku pendidik dan yang teramanahi untuk memegang beberapa unit usaha di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1. Karena seperti kata pepatah, bahwa

“Gontor memberikan kesempatan kepadamu untuk meningkatkan diri”

Ujar Al-Ustadz Ahmad Suharto selaku bapak wakil pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1

Dengan demikian, segala kegiatan di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1, akan terus didukung dan difasilitasi selama mengandung nilai-nilai pendidikan, unsur-unsur pembelajaran dan juga pada pembekalan-pembekalan yang bermanfaat. Seperti kata pepatah dari al-Ustadz Saiful Mu’min, yaitu,

“ When we stop learning, We start dying.

Dimana saat kita berhenti untuk belajar, maka kita memulai untuk mati.

Dengan itu, Gontor terus dinamis, bergerak dan selalu ada pergerakan. Dalam hal pendidikan khususnya. Yakni, agar jiwa, ruh dan filsafatnya terus dapat tersampaikan sebagai bekal dan pegangan para mahaguru untuk berkontribusi diranahnya kelak.

-Selmeddy.

Seminar “Online Research Skills (ORS)” Tingkatkan Kualitas Mahasiswa Guru UNIDA Gontor

0

Gontor–Dewan Mahasiswa Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor Kampus Rabithah kembali mengadakan Seminar Akhir Tahun bagi mahasiswa guru UNIDA Gontor. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan keilmuan dan wawasan para mahasiswa guru di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), khususnya dalam pemikiran dan peradaban Islam. Seminar yang digelar di Aula Rabithah ini dihadiri ratusan mahasiswa guru PMDG, Ahad-Selasa malam (29-31/12).

Adapun beberapa materi yang dijadikan tema pada seminar akhir tahun ini, diantaranya ialah Online Research Skills (ORS) dengan pemateri Al-Ustadz Faizuddin Harliansyah, M.I.M., dosen Universitas Islam Negeri Malik Ibrahim, Malang. Diawal sambutannya beliau menyampaikan tujuan acara malam ini adalah silaturahim, menyambung persaudaraan dengan keluarga besar mahasiswa guru UNIDA Gontor. “Untuk menjadi sumber ilmu, apalagi menjadi satu-satunya dalam sebuah perkumpulan itu adalah predikat yang sangat tinggi, dan saya belum pantas untuk itu. Saya tidak se-spesial itu. Dan silaturahim ini kita isi dengan belajar sebuah hal baru”. Tutur Ustadz Faizuddin.

Selain itu dosen UIN Malang ini menjelaskan, Research adalah sebuah penelitian; aktivitas yang tidak lepas dari kita sebagai akademisi, maka diperlukan pendalaman skil, kecakapan, cara dan siasat. Research memiliki beberapa tahapan, secara sederhana Ustadz Faizuddin membagi menjadi lima tahapan berikut:

  1. Identify research area
  2. Design research study
  3. Carry out research
  4. Analyse research results
  5. Publish research results, lalu kembali lagi ke pertama

(siklus ini disebut “The Research Cycle”)

Di akhir sesi, Ustadz Faizuddin menjelaskan bahwa tujuan dari ORS ini ialah untuk memudahkan kita dalam mengakses sumber-sumber belajar dan sumber penelitian yang sangat bermanfaat dan bernilai, dan itu dari seluruh dunia. Selain itu, ORS juga dapat membantu pengembangan perpustakaan research kita, sehingga kita mampu mengembangkan dan memperbanyak referensi kepustakaan kita di media penyimpanan data masing-masing. Sholih

 

 

 

PELATIHAN FISIKA; Sebagai langkah Gontor untuk mencerdaskan umat.

0

MANTINGAN-Tepat pada hari Senin (30/12), Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1, kembali menggelar pelatihan umum mengenai pelajaran fisika bersama Al-Ustadz Rona Rinarwan Dini, S.Si di aula Aisyah. Beliau adalah lulusan Universitas Brawijaya Jurusan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), yang didatangkan dengan sengaja oleh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 untuk membimbing, membina, dan mendidik para guru-guru pengampu dengan mendiskusikan soal-soal fisika bagi para santriwati kelas 4 dan 5 KMI secara bersama. Adapun peserta pelatihan, merupakan para guru-guru yang mengampu pelajaran fisika kelas 4 dan kelas 5 KMI, dengan jumlah sebanyak + 20 Guru. Guru-guru tersebut merupakan guru-guru dari Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1, 2 dan 3 yang dilatih untuk lebih mengenal fisika higga pada akarnya.

Pemahaman teori fisika

Hal berikut merupakan sebuah kegiatan tahunan yang diadakan Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 sebagai wujud peningkatan wawasan demi mencerdaskan umat, yakni para generasi muda berbasis santriwati sebagai penerus bangsa. Kegiatan ini dapat juga menjadi bukti bahwa Pondok Modern Darussalam Gontor tak hanya menyelamkan dan mengunggulkan para santriwatinya dalam bidang agama, namun juga diselaraskan pada bidang keilmuan umum untuk dapat berkontribusi pada masyarakat yang tetap berbasiskan pada agama Islam.

Hal berikut juga menganut sisi faham modern menurut Pondok Modern Darussalam Gontor, yakni bukan berarti modern dalam bidang style, image dan lain sebagainya. Melainkan, dalam hal terus berkembang, berwawasan luas dan selalu up to date dalam hal-hal islamisasi ilmu pembelajaran. Dengan ini, pelatihan-pelatihan pada Pondok Modern Darussalam Gontor Putri teruslah berkembang dan bervariasi setiap tahunnya. Tidak hanya dalam hal pelatihan mengenai keputrian, skill, kepramukaan, dan berpidato. Namun, salah satu contohnya juga terletak pada pengetahuan umum seperti pembelajaran Fisika yang dilakukan sekarang.

Acara ini akan dilaksanakan selama 2 hari, hingga hari Selasa (31/12) hari ini.Dengan demikian, terbuktilah prinsip Pondok Modern Darussalam Gontor Putri dalam hal pembelajaran, yaitu tidaklah melulu mendidik hanya dalam hal teori saja, namun Pondok Modern Darussalam Gontor Putri juga melakukannya by doing!. Oleh karena itu, para santriwati tetap eksis dan terus berkembang untuk menjadi generasi penerus yang unggul. Karena inilah, pelatihan di Pondok Modern Darussalam Gontor terus didukung dan difasiitasi, karena demi melengkapi langkah Gontor untuk mencerdaskan umat.

-Selmeddy.

PENGUKUHAN SOPM DAN KOORDINATOR; Gontor titipkan segenggam amanah, kekuasaan, dan kewibawaan yang hanya sementara.

0

MANTINGAN-Segala sesuatu ada dan terbentuk, karena dikukuhkan. Segala sesuatu akan bergerak dan berjalan karena kesadaran. Dengan demikian, kata pepatah tersebut tepat dengan apa yang telah dilakukan Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 pada Jum’at malam (27/12) dan Sabtu malam (28/12). Yakni, sebuah pengukuhan untuk para kepengurusan baru Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 (SOPM) dan Koordinator Gerakan Pramuka, yakni yang berjumlahkan 195 untuk kepengurusan Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1, dan 41 untuk kepengurusan Koordinator Gerakan Pramuka. Adapun pengukuhan ini diisi langsung oleh bapak Wakil Pengasuh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 dan juga bapak Wakil Direktur Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1, yakni al-Ustadz Ahmad Suharto, M.Pd.I dan al-Ustadz Fairuz Subakir Ahmad, MA. yang juga disaksikan oleh segenap pembimbing kepengurusan tersebut. Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan agung. Karena, tak semua warga Darussalam diberikan kesempatan untuk merasakan amanah tersebut.

Pengukuhan kepengurusan baru OPPM

Pengukuhan sengaja dilakukan, agar suatu organisasi tidak mudah roboh bahkan rusak, dengan demikian suatu organisasi dapat menjadi teguh dan kuat adanya apabila dikukuhkan, ditetapkan dan disahkan. Dalam hal ini pun, para anggota organisasi dan Koordinator kembali diingatkan, kembali disadarkan dengan berbagai amanah yang dititipkan Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 sebagai bentuk pendidikan dan pembelajaran untuk mengurus sebuah organisasi. Mereka dititipkan kekuasaan yang hanya sementara, dititipkan kewibawaan untuk menjadi yang lebih baik serta kepercayaan yang tak boleh diabaikan bahkan dilalaikan. Dengan itu, hal ini menjadi agung adanya.

Pengukuhan kepengurusan baru Koordinator

Pergantian kepengurusan menjadi sebuah kegiatan tahunan yang dilakukan Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1. Dengan semua yang ada, para anggota pun dididik dan diuji, seperti dalam hal kepemimpinan, kesatuan, kejujuran, tanggungjawab, dan lain sebagainya. Yakni, yang kembali diserahkan oleh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 kepada setiap diri masing-masing anggota. Mereka dituntut untuk menjadi orang besar bukan karena apa yang dititipkan dan diamanahkan, melainkan kepengurusan tersebut akan besar dan harum namanya apabila ada mereka didalamnya.

Pengarahan Pengukuhan OPPM

Oleh karena itu, kegiatan ini bukanlah sembarang kegiatan, bukan sembarang perkumpulan. Karena apa yang akan berjalan, apa yang akan terjadi pada satu tahun kedepan bergantung pada apa yang diamanahkan dan ditetakan pada hari ini. Pada kegiatan pengukuhan para Kepengurusan Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 (SOPM) dan Kepengurusan Koordinator Gugusdepan Gerakan Pramuka.

-Selmeddy.

REGENERASI PEMBINA GUGUS DEPAN; wujud pembaharuan semangat bagi darah coklat.

0

MANTINGAN- Patah tumbuh, hilang berganti. Sebelum patah sudah tumbuh, sebelum hilang sudah berganti. Kata pepatah ini tepat dilontarkan, sebagai wujud pembaharuan untuk kembali menyemangati, kembali mempersatukan, kembali berinovasi dan kembali berkiprah dalam merapatkan barisan para anggota kesebelasan gugusdepan gerakan pramuka di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 pada hari Kamis (26/12) silam. Hal ini merupakan sebuah acara pemilihan para pembina gugusdepan gerakan pramuka atau sering dikenal dengan julukan bindep, yang diselenggarakan disetiap gugusdepan masing-masing. Acara ini, berlangsung dengan pantauan para MABIGUS yang juga disaksikan dan dipilih oleh segenap warga Darussalam secara langsung.

Penghitungan suara pembina gugusdepan

Hal ini difahami, demi adanya sebuah pengestafetan perjuangan dan pengkaderan segenap visi dan misi untuk menjadi pembina gugus depan gerakan pramuka. Dengan demikian, Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 meyakini, acara tahunan berikut dapat merevolusi semangat dan prestasi para anggota untuk menjadi yang lebik baik nan unggul. Acara berikut berlangsung secara tepat, tepat dan khidmat. Yakni, dari siang hari hingga pada sore hari. Meski dibumbui dengan suasana yang haru dari para anggota gugusdepan, akhirnya tongkat estafet dari para kesebelasan pembina gugusdepan gerakan pramuka pun dapat diserahkan kepada para kepengurusan yang baru. Adapun nama-nama dari kesebelasan pembina gugusdepan gerakan pramuka selaku kepengurusan baru, adalah sebagai berikut:

1. Aisyah Isnaeni Shoimah 5F 17-16 Purwokerto
2. Anisa Syahidah 5I 17-18 Lombok
3. Fairuz Hasna 5E 17-20 Bekasi
4. Fitria Rahma Nasir 5E 17-22 Sumalia
5. Yumna Hanifah 5F 17-32 Yogyakarta
6. Sabrina Erlita 5G 17-62 Magelang
7. Zahra Novia Wardani 5B 17-64 Kediri
8. Nida Nur Khanifah 5I 17-68 Purwokerto
9. Sukmawati Zulfa 5F 17-70 Pacitan
10. Husna Qotrun Nada 5E 17-72 Semarang
11. Adiestia Rani Adilla 5D 17-74 Surabaya
Penetapan pembina gugusdepan gerakan pramuka

Dengan ini, masa kepemimpinan yang baru diharapkan dapat mengemban amanah dengan sebaik-baiknya, merapatkan barisan para anggota, me refill kembali elemen–elemen semangat dari para anggota yang hilang, serta dapat menambahkan rasa cinta dan kepemilikan anggota gugusdepan gerakan pramuka terhadap setiap gugusdepannya masing-masing. Hal ini pun dilakukan tepat seperti kata pepatah, bahwa

“setiap santriwati akan dididik untuk menjadi pandu”

Oleh karena itu, meregenerasi pembina gugusdepan gerakan pramuka sangatlah penting di Pondok Modern Darussaam Gontor Putri Kampus 1, yakni sebagai wujud pembaharuan semangat para darah coklat.

-Selmeddy.

Pelantikan Pengurus OPPM, Terapkan Panca Jangka Kedua PMDG

0

GONTOR-“Patah tumbuh hilang berganti, sebelum patah sudah tumbuh sebelum hilang sudah berganti.” “Siap dipimpin dan siap memimpin.” Semboyan ini sering didengar dan dilihat oleh para santri di lingkungan PMDG. Hal inilah yang menjelaskan bahwa PMDG mempunyai pegangan filosofis tentang kaderisasi serta dapat melakukan langkah kaderisasinya dengan baik.

Dari Ahad malam hingga Senin pagi (29-30/12), KH. Hasan Abdullah Sahal menghadiri acara Pembacaan Laporan Pertanggungjawaban Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) kelas 6 di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM). Laporan tersebut adalah wujud hasil usaha mereka setelah 1 tahun bertugas di dalam keorganisasian. Laporan ini didengar dan disimak oleh Bapak Pimpinan PMDG, beberapa dewan guru, dan seluruh santri PMDG.

Pada Senin malam, (30/12), dengan disaksikan oleh seluruh keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor, Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, K.H. Hasan Abdullah Sahal resmi melantik Pengurus OPPM baru periode 2020-2021, yang diketuai oleh Ahmad Fadgham Khaza’inullah, kelas 5K berasal dari Bekasi dan wakilnya Muammar Kadafi, kelas 5G berasal dari Jakarta.

Acara ini dihadiri pula oleh H. Imam Sobari, S.Ag. (Ketua YPPWPM), K.H. Masyhudi Subari, M.A. (Direktur KMI), H. Farid Sulistyo, Lc., Drs. H. Sutrisno Ahmad, Dipl. A., (Wakil Direktur KMI) H. Ismail Abdullah Budi Prasetyo, S.Ag. (Ketua PP-IKPM), H. Yoyok Suyoto Arief, MSI. dan H. Rahmatullah Furqon, M.Pd.

“Keorganisasian adalah wujud kemodernan. Masyarakat yang berorganisasi adalah masyarakat modern, dalam bermasyarakat kamu harus tahu organisasi” tutur Kiai Hasan di sela-sela nasehat kepada seluruh santri PMDG.

Selain itu, beliau juga mengingatkan kepada seluruh pengurus baru OPPM, agar berfikir dan bertindak secara sistematis dan tidak asal-asalan. Hal tersebut karena bergerak secara dinamis dan sistematis adalah ciri-ciri orang modern. Menurut Kiai Hasan, yang terpenting adalah orang yang modern, bukan sistem atau disiplinnya saja yang modern. Karena sistem modern, terlahir dari orang-orang yang berjiwa modern.

Kegiatan pergantian pengurus OPPM dari kelas 6 ke kelas 5 ini diadakan karena santri kelas 6 akan mempersiapkan diri mereka untuk menghadapi rentetan ujian akhir, seperti: tarbiyah amaliyah atau praktek mengajar, ujian lisan, dan ujian tulis. Reyzin

Nasihat Syekh Hamid, Pacu Semangat Belajar Santriwati

0

RIMBO PANJANG – Dalam kunjungannya ke Riau dalam rangka mengisi seminar wakaf, Syekh Hamid bin Muhammad Waly menyempatkan diri berkunjung ke Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri 7. Beliau adalah seorang pendakwah asal Mekkah. Dengan didampingi Al-Ustadz Misran Abusmar, beliau tiba sekitar pukul 13.00.

Setibanya di PMDG Putri Kampus 7, beliau disambut hangat oleh beberapa asatidz di depan kediaman Bapak Wakil Pengasuh. Selesai menyantap sajian makan siang, beliau berkenan untuk menyampaikan beberapa nasihat kepada segenap santriwati.

Para santriwati cukup antusias menyimak tiap nasihat yang disampaikan Syaikh Hamid. Sesekali Syekh Hamid mengajukan pertanyaan kepada santriwati untuk memastikan apakah mereka benar-benar memahami perkataannya. Dalam nasihatnya, beliau menyampaikan tentang tiga tujuan utama dalam menuntut ilmu. Tiga hal tersebut adalah ibadah, tafaqquh fiddin, dan menjaga diri dari kemaksiatan.

Usai menyampaikan nasihatnya, Al-Ustadz M. Mustofa dan Al-Ustadz Adnan Asyahibi mendampingi Syekh Hamid untuk berkeliling komplek pondok. Farouq

Kenang Memori OPPM dan Koordinator 2020 dengan Perfotoan

0

Jumat, 27 Desember 2019 anggota Organisasi pelajar Pondok Modern (OPPM) dan Anggota Koordinator Gerakan Pramuka 2020 Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 mengenakan baju kehormatannya masing-masing, anggota OPPM dengan menggunakan seragam merah maroonnya dan anggota Koordinator mengenakan baju Pramuka dengan berbagai macam aksesorisnya.

Mereka mengenakan baju resminya ini guna menghadiri acara perfotoan OPPM dan Koordinator Gerakan Pramuka angkatan 2020. Yang diadakan di Lapangan Basket Baru yang terletak antara Bangunan Andalusia dan Syanggit. Acara tahunan ini selalu diadakan oleh Bagian Pengasuhan Santriwati 2 minggu terakhir di kepengurusan mereka. Jumlah anggota OPPM tahun ini adalah 99 orang, sedangkan anggota Koordinator Gerakan Pramuka berjumlah 28 orang.

Anggota Koordinator 1440-1441 H

Dalam perfotoan ini dihadiri oleh Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri 2, al-Ustad Umar Said Wijaya, M. Pd. Dan Bapak Wakil Direktur KMI Gontor Putri 2, al-Ustad Muhammad Fathan Aziz, Lc. M.A, beserta asatidz dan Ustadzat Madamat, dan tak lupa pula para pembimbing bagian OPPM dan Koordinator Gerakan Pramuka (MABIKORI).

Dalam sesi pertama dalam acara ini yaitu seluruh bagian OPPM, pada pukul 06.15 WIB, kemudian dilanjutkan dengan seluruh Bagian Koordinator Gerakan Pramuka. Adapun sesi kedua diadakan di depan Kantor KMI (Gedung Kairo) oleh anggota OPPM perbagian, dimana perfotoan tersebut berakhir pada pukul 10.00 WIB. Erwin

Tingkatkan Kecakapan Santri Dengan English Drama Contest

0

DARUSSALAM – Untuk meningkatkan kualitas bahasa dan kreatifitas santri, Pondok Modern Darussalam Gontor kembali mengadakan perlombaan drama Bahasa Inggris bertajuk “English Drama Contest” pada Jumat (27/12). Acara yang diadakan di Aula Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) dibuka oleh Al – Ustadz Hasib Amrullah, M.Ud., dan dihadiri oleh santri Pondok Modern Darussalam Gontor.

 

Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwasannya tujuan utama acara ini bukan untuk hiburan semata, melainkan sebagai pendidikan dan ajang untuk meningkatkan kecakapan para santri. Usai menyampaikan sambutannya, beliau meresmikan acara dengan memukul gong.

 

English Drama Contest yang dipanitiai oleh santri kelas 5 Kulliyyatul Mu’allimin Al-islamiyyah (KMI) melibatkan 21 rayon se-Darussalam. Tak hanya kepandaian dalam ber-akting saja yang dinilai, tetapi kecakapan mereka dalam berbahasa-pun menjadi salah satu aspek penilaian dari para dewan juri. Sehingga para santri yang ikut andil dalam mengikuti acara ini bisa mendapatkan banyak manfaat.

 

Tepat setelah seluruh rayon mendapatkan giliran untuk menampilkan performa terbaiknya, acara dilanjutkan dengan pembacaan para pemenang oleh para dewan juri yang telah menilai kualitas penampilan mereka sebelumnya.

 

Berikut adalah hasil pemenang dalam lomba English Drama Contest disertai nilainya :

 

  1. Kategori Kibar
    1. Gedung Baru Kibar
    2. Saudi 1 lantai 3
    3. Saudi 3 lantai 3

 

  1. Kategori Sigor
    1. Indonesia 4
    2. Indonesia 1 lantai 2
    3. Indonesia 3

 

Juara Umum : Gedung Baru Kibar. Mahrus

 

 

 

 

 

 

Karya Lukis Santriwati Sita Perhatian Para Guru Pesantren Ahlul Qur’an, Padang

0

RIMBO PANJANG – Guru-guru Rumah Tahfidz Ahlul Qur’an, Padang, mengadakan kunjungan ke Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 7 pada Sabtu (28/12). Anggota rombongan yang berjumlah 40 orang, terdiri dari pimpinan pesantren, kepala-kepala bagian, staf, asatidz, dan ustadzah.

Sekitar pukul 10.00 WIB, kedatangan rombongan langsung disambut hangat oleh beberapa asatidz dan ustadzah PMDG Putri Kampus 7. Al-Ustadz Abdul Amim, S.Pd.I., selaku ketua panitia penyambutan, menyilakan rombongan untuk menikmati hidangan makanan ringan di aula Yordania. Dalam suasana ramah tamah tersebut, Bapak Wakil Direktur KMI, Al-Ustadz M. Jamaluddin, M.Pd.I. berkesempatan menyampaikan sekilas tentang PMDG Putri Kampus 7.

Selepas makan siang, Bapak Wakil Direktur KMI mengajak rombongan untuk berkeliling komplek, termasuk mengunjungi Art Gallery. Beberapa anggota rombongan yang diketuai Al-Ustadz Deni Hamdani, M.Ag. tertarik dengan karya santriwati berupa seni lukis balik kaca, bahkan membelinya. Karya santriwati ini cukup rapi dan paduan warnanya harmonis, ujar salah satu rombongan. Farouq