Home Blog Page 243

Ujian Muhadatsah – Sebagai Tolak Ukur Berbahasa Santriwati

0

Kamis (19/9) – Pagi buta, adalah kata yang tepat untuk menggambarkan kegiatan pagi ini. Hari ini, kegiatan penambahan kosakata baru setiap paginya telah sampai di penghujung cerita. Karena tepat pada detik ini pula, acara muhadatsah resmi ditutup dengan diadakannya ujian. Berakhirnya kegiatan muhadatsah, bukanlah akhir dari kegiatan disetiap paginya. Namun, dengan melihat masa ujian yang perlahan mendekat. Maka, kegitan muhadatsah pagi, diganti oleh kegiatan belajar pagi.

Diadakannya ujian muhadatsah adalah sebagai tolak ukur berbahasa santriwati. Karena dengan ujian ini, santriwati diharap mampu mengetahui kemampuan berbahasa secara personal.

Berharap pula dengan ujian muhadatsah ini, santriwati dapat mengembangkan kemampuan mereka, terutama dalam berbahasa. Al-Lugotu Taaju-l-Ma’had – karena itulah semboyan yang akan terus terpatri dalam sanubari seluruh penghuni Darussalam. WANDA

Pimpinan PMDG Hadiri Pengecoran Pertama Pondasi Pembangunan Masjid “Baitul Abbas Thalib” PMDG Putri Kampus 2, Mantingan

0

Mantingan–Pimpinan Pondok Modern Darusalam Gontor (PMDG) K.H. Hasan Abdullah Sahal dan K.H. Syamsul Hadi Abdan hadiri Pengecoran Pertama Pondasi Pembangunan Masjid “Baitul Abbas Thalib” PMDG Putri Kampus 2, Mantingan. Acara ini dilaksanakan pada hari Senin, 16 September 2019.

Turut hadir dalam acara ini, Ketua Badan Wakaf PMDG K.H. M. Akrim Mariyat, Dipl.A.Ed., Direktur Kuliyyatul Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI), K.H. Masyhudi Subari, M.A., dan Anggota Badan Wakaf K.H. Abdullah Said Baharmus, Lc. dan K.H. Hidayat Nur Wahid, M.A.

Calon masjid yang akan didirikan di Gontor Putri 2 ini adalah wakaf dari Alm. Dr. Abbas Muhammad Bin Thalib. Almarhum adalah ayah dari Istri (mertua) K.H. Hidayat Nur Wahid, Bu Diana Abbas Thalib. Almarhum Abbas mempunyai angan-angan untuk memberikan hartanya untuk ummat Islam, maka dari itu didirikan Yayasan Abbas Thalib. Adapun yang menjabat sebagai direktur yayasan tersebut adalah K.H. Abdullah Said Baharmus, Lc..

Masjid terletak di lapangan Gontor Putri 2 ini akan dibangun 2 tingkat, dengan ukuran 40 m x 40 m. Masjid ini juga akan diperuntukkan untuk UNIDA Putri Mantingan. Muis

Pembukaan Fathul Kutub Kelas 6 di PMDG Putri Kampus 5

0

Kandangan – Sebagai lembaga pendidikan berbasis modern, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mengajarkan ilmu agama dan ilmu umum sepenuhnya kepada santri-santrinya. Salah satu program penunjang pemahaman santri dalam ilmu agama, khususnya Fiqih, Tauhid, Hadits, dan Tafsir dsb, adalah Fathul Kutub untuk siswa/i kelas 6. Untuk tahun ini, Fathul Kutub kelas 6 di PMDG Putri Kampus 5 (GP5) dibuka oleh Pimpinan PMDG, Al-Ustadz K.H. Syamsul Hadi Abdan. “Fathul Kutub di Gontor itu tidak hanya sekedar membuka kitab kuning, tetapi membaca dan memahami, bahkan memahamkan isinya. Maka penting untuk dilaksanakan”, tegas Kiai Syamsul dalam pembukaan Fathul Kutub kelas 6 di Auditorium GP5, Rabu pagi (18/9).

            Fathul Kutub kelas 6 tahun ini diikuti oleh 210 orang siswi kelas 6, dan dibagi menjadi 13 kelompok—dengan pembimbing-pembimbing kelompok; guru senior, guru sarjana, dan guru tahun keempat sebagai kader-kader pembimbing. Suasana pembukaan Fathul Kutub khidmat; para siswi kelas 6 mendengarkan pidato Bapak Pimpinan PMDG dengan baik, dan hadirin turut menyimaknya. “Anak Gontor harus pintar, karena kita adalah perekat umat. Jangan fanatik dengan madzahib/golongan-golongan!” ujar Kiai Syamsul mengingatkan seluruh hadirin.

Lihat juga: Kiai Syamsul: Fathul Kutub Perluas Wawasan Keilmuan Agama Santriwati Pondok Modern

Fathul Kutub memiliki tujuan-tujuan, antara lain melihat dan menguji seberapa jauh pemahaman siswi kelas 6 dalam memahami pelajaran-pelajaran yang sudah diajarkan—khususnya Fiqih, Tauhid, Hadits dan Tafsir. Kedua, tidak fanatik dengan madzhab/golongan. Ketiga, mempersiapkan diri untuk melangkah ke jenjang perkuliahan; dengan cara belajar yang berbeda dari cara belajar di Kulliyatul Muallimin Al-Islamiyah (KMI). Keempat, melatih siswi untuk gemar membaca sehingga dapat belajar sendiri. Kelima, memperkuat dasar-dasar ilmu untuk jenjang yang lebih tinggi. Selain itu, untuk mengetahui kiprah perjuangan ulama Islam.

Lihat juga: Kiai Syamsul: Fathul Kutub adalah Wadah untuk Membangun Miniatur Ulama Intelektual

            Kembali kepada tujuan diadakannya Fathul Kutub, diharapkan siswi kelas 6 bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan, dan mengambil pelajaran sebaik-baiknya pada kesempatan berharga ini. Menjadi alumni yang sesuai dengan harapan dan cita-cita Gontor; membina bangsa dan mempertahankan peradaban. Aamiin Yaa Rab. Dyah Ayu R

Kontingen Gontor Pusat Raih Juara Umum Muharram Cup 2019

0

MAGELANG–Kontingen Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Pusat kembali raih Juara Umum dalam ajang perlombaan Muharram Cup yang diadakan di PMDG Kampus 6 Darul Qiam, Magelang. Acara ini berlangsung selama 2 hari, dimulai pada hari Kamis (12/9) dan ditutup pada hari Jum’at (13/9).

Muharram Cup merupakan ajang bergengsi yang diselenggarakan setiap tahunnya untuk memeriahkan tahun baru hijriyyah, Disini para guru dapat mengeksplorasikan potensi yang dimilikinya dalam berbagai bidang. Adapun tujuan utama dari penyelenggaraan kegitan ini adalah untuk mempererat tali ukhuwah Islamiyah antarguru Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI).

Tahun ini Muharram Cup diikuti oleh 5 kontingen, yakni PMDG Kampus Pusat Mlarak Ponorogo, Kampus 2 Siman Ponorogo, Kampus 3 Kediri, PMDG Kampus 5 Darul Muttaqin, Banyuwangi dan Kampus 6 Magelang. Perlombaan ini terbagi menjadi 4 divisi, yaitu olahraga, olah rasa, olah fikir, dan olah dzikir.

Darul Qiyam yang masyhur dengan Kolam Renangnya meyelengarakan beberapa perlombaan baru di tahun ini, yakni Lomba Renang dan Polo Air, adapun lomba Renang menjadi lomba pembuka Muharram Cup tahun ini, disaksikan oleh santri se-Darul Qiyam dan para asatidz peserta lomba.

Jum’at Sore, seluruh perlombaan dan pertandingan telah selesai diadakan. Maka, dewan juri mulai menghitung perolehan medali dan poin dari masing-masing kontingen. Hasilnya, kontingen PMDG Kampus Pusat memperoleh poin tertinggi, dan berhak membawa pulang Piala Juara Umum Muharram Cup 1440 H. Muis

Hasil Lomba Muharram Cup 1441 H

Kontingen Gontor Pusat

(Divisi Olahraga)

  1. Sepak Bola                            : Juara 1
  2. Futsal                                     : Juara 1
  3. Basket                                    : Juara 1
  4. Badminton Single               : Juara 2
  5. Badminton Double             : Juara 1
  6. Tenis Meja Double              : Juara 1
  7. Renang                                  : Juara 1
  8. Voli                                        : Juara 1
  9. Polo Air                                 : Juara 2
  10. Memanah                             : Juara 1

(Divisi Keilmuan)

  1. Debat Bhs Indo                   : Juara 1
  2. Debat Bhs Inggris               : Juara 1
  3. Debat Bhs Arab                   : Juara 2
  4. Cerpen                                  : Juara 1
  5. Estafet Sandi                        : Juara 2

(Divisi Olah Dzikir)

  1. Murottalah                           : Juara 1
  2. Mujawwadah                       : Juara 1
  3. Tahfidz                                  : Juara 2
  4. Khutbah                                : Juara 2

(Divisi Olah Rasa)

  1. Puisi                                       : Juara 2
  2. Bela Diri
    1. Kelas A                        : Juara 2
    2. Kelas B                        : Juara 2
    3. Kelas E                        : Juara 1
  3. Kaskul                                   : Juara 2
  4. Diwani                                  : Juara 1
  5. Melukis                                 : Juara 2
  6. Poster                                    : Juara 2

(Kategori Individu)

  1. Basketball                             : Bramantya Dananjaya
  2. Futsal                                     : Azzam Fatahillah
  3. Football                                 : Adnun Yeli Pele (G2)
  4. Top Score in Football          : Andris Saiful

Juara Divisi

  • Divisi Olahraga : Gontor 1
  • Divisi Keilmuan : Gontor 6
  • Divisi Olah Dzikir : Gontor 1
  • Divisi Olah Rasa : Gontor 2
  • Juara Umum : Gontor 1
  • Juara Favorit : Gontor 6

Muraja’ah: Menakar Kemampuan Belajar Santri

0

RIMBO PANJANG – Dalam menempuh proses pendidikan dan pengajaran di Pondok Modern (PM) Gontor Putri Kampus 7 Riau, serta mengawal pembinaan akademik santri di setiap mata pelajaran yang tempuh selama di kelas. Maka, untuk mengetahui pencapaian pembelajaran tersebut, PM Gontor Putri Kampus 7 menyelenggarakan Muraja’ah atau biasa disebut dengan “Ulangan Umum” bagi seluruh santri putri kelas 1 – 6 KMI.

Proses persiapan Muraja’ah ini sudah dimulai sejak bulan Agustus lalu, dari pengangkatan panitia, pengarahan penulisan soal, penulisan soal, penandatangan soal, hingga pengarahan dan pembagian tugas untuk seluruh dewan guru. Semua proses tersebut ditempuh dengan sangat hati-hati dan sungguh-sungguh, demi menjaga keutuhan kesakralan ujian sekaligus menyambut ghirah para santri putri dalam menghadapi Muraja’ah.

Walaupun dalam minggu-minggu terakhir ini Riau diselimuti dengan kabut asap yang cukup pekat, namun tidak sama sekali menurunkan semangat santri putri dalam berjihad menuntut ilmu. Sehingga dalam kurun waktu 5 hari, Sabtu (14/9) – Rabu (18/9), dari pukul 07:15-12:15 WIB Pagi, seluruh kegiatan Muraja’ah berjalan dengan lancar, khidmat, dan serius.

Muraja’ah yang sudah menjadi agenda tahunan PM. Gontor di seluruh Indonesia ini, diharapkan dapat menanamkan kecintaan santri dalam menuntut ilmu, dan menumbuhkan kegemaran dalam belajar, berusaha, berjuang, tirakat, dan berdoa keras. Sehingga, setiap diri santri putri akan mampu mengukur kemampuan dan prestasi akademiknya masing-masing. Ulfa Meida

Menyelami dunia jurnalistik: Gontor adakan Seminar dan Pelatihan Jurnalistik

0

Gontor–Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kembali menyelenggarakan seminar dan pelatihan jurnalistik, Jurnalistik adalah ilmu, teknik, dan proses yang berkenaan dengan penulisan berita, feature, dan artikel opini di media massa, baik media cetak, media elektronik, maupun media online (media siber). Pengertian jurnalistik pun terkait erat dengan kewartawanan dan media massa atau komunikasi media. Dengan demikian, tujuan dari diadakannya seminar dan pelatihan jurnalistik ialah guna meningkatkan kualitas menulis para santri dan guru yang ada di PMDG.

 

Acara ini berlangsung selama 2 hari penuh dimulai dari tanggal 15 sd 16 September 2019 dan dibuka langsung oleh Al Ustadz Taufiq Affandi, M.Sc. Selaku perwakilan dari pimpinan PMDG dan dihadiri  sejumlah 90 peserta yang terdiri dari para guru dan santri PMDG. Tidak hanya PMDG pusat, namun berbagai kampus cabang pun ikut mengirim delegasi untuk

mengikuti acara seminar dan pelatihan jurnalistik.

 

Para peserta yang hadir sangat antusias dalam mengikuti acara ini, terlihat dari banyaknya jumlah peserta yang hendak bertanya ketika sesi pertanyaan dibuka. Selain meningkatkan kemampuan tulis menulis, para peserta dapat memperluas wawasan tentang dunia jurnalistik dan menangkal berita-berita Hoax  yang tengah marak di Indonesia. (Sholih)

 

 

 

 

Rombongan Gontor Hadiri Reuni Abu Sittin di Kota Makassar

0

MAKASSAR—Rombongan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) yang berjumlah 15 orang turut menghadiri Reuni Abu Sittin yang diadakan di Kota Makassar, Selasa (10/9). Acara ini turut dihadiri oleh K.H. Hasan Abdullah Sahal dan K.H. Syamsul Hadi Abdan (Pimpinan PMDG), Direktur Kulliyyatul Mu‘allimin Al-Islamiyah (KMI), serta beberapa guru senior dari PMDG.

Para peserta reuni ini merupakan alumni PMDG tahun 60-an atau yang berusia enam puluh tahun keatas, oleh karena itu dikenal dengan sebutan Abu Sittin. Sekitar dua ratus peserta turut menghadiri reuni yang pertama kali diadakan di luar Jawa ini.

Meski para alumni telah memasuki usia senja, namun kebahagiaan nampak menyelimuti raut wajah mereka tatkala kembali bertemu dengan teman-teman seperjuangan. Pertemuan tersebut mengingatkan berbagai kenangan saat mengenyam pendidikan di PMDG. Entah dari pengalaman yang menyenangkan maupun menyedihkan.

Acara dimulai pukul 20.00 WITA. Prof. Dr. K.H. DienSyamsuddin, M.A. menjelaskan bahwa alumni Gontor yang merupakan wadah persaudaraan dan kekeluargaan memiliki kekuatan dahsyat yang hadir di tengah masyarakat untuk memberi manfaat. Selain itu, Pimpinan PMDG K.H. Hasan Abdullah Sahal berpesan bahwa harga diri dimulai dari jati diri, Gontor bisa bertahan sampai sekarang karena memiliki jati diri dan harga diri, tahu diri dan mampu menahan diri.

Pada keesokan harinya, acara dilanjutkan dengan tur ke Bantimurung. Disana, para alumni menikmati pemandangan yang indah sambil menikmati ikan bakar serta menu makanan laut lainnya khas Makassar yang telah disediakan oleh panitia. Pada kesempatan itu, juga diadakan voting tempat untuk reuni pada tahun selanjutnya. Pilihan tersebut akhirnya jatuh pada Kota Lombok. Setelah acara tersebut, rombongan Gontor bertolak pulang menuju Pondok untuk kembali melanjutkan berbagai rutinitas yang ada. Faruq

Dampak Kabut Asap: Santriwati dan Guru Kenakan Masker

0

RIMBO PANJANG – Kebakaran lahan yang melanda Prov. Riau memberikan dampak berupa kabut asap yang cukup pekat sehingga mengganggu kegiatan masyarakat. Pada 2015 silam, Riau pernah mengalami musibah serupa dengan efek kabut asap yang cukup parah. Begitu pekatnya kabut asap, membuat jarak pandang menjadi sempit (20m). Pondok Modern (PM) Gontor Putri Kampus 7 pun tak lekang oleh musibah tersebut. PM. Gontor Putri Kampus 7 telah lama bersiap jika musibah tersebut kembali terulang.

Staf pengasuhan santri, BKSM, dan dapur umum -setelah berkonsultasi dengan ahli kesehatan- bekerja sama, mengambil langkah-langkah preventif dari gangguan medis yang disebabkan oleh kabut asap. Pengasuhan mewajibkan santriwati untuk mengenakan masker dan memperbanyak minum air putih serta meningkatkan pengawalan terhadap santriwati yang sakit di rayon-rayon. BKSM menyiapkan cukup banyak masker, suplemen, dan obat-obatan untuk penanganan gangguan medis khususnya ISPA, asma, dan iritasi. Untuk meningkatkan imun/daya tahan tubuh, dapur umum memproduksi lebih banyak kangen water untuk didistribusikan ke rayon, bahkan menambah mesin produksi. Dapur umum juga memberikan konsumsi tambahan berupa minuman coklat panas, susu putih, susu coklat, teh sereh, susu jahe, buah semangka dan pisang.

Kegiatan belajar mengajar sengaja tidak diliburkan, demi stabilitas pendidikan dan kemaslahatan, sepanjang belum diperlukan penanganan darurat. Hingga berita ini diturunkan, santriwati sedang menghadapi ulangan umum meskipun harus mengenakan masker. Kami memohon doa, semoga pondok serta segenap santriwati dan guru selalu dalam lindungan dan pertolongan Allah SWT. Semoga Allah SWT segera mengangkat musibah ini. Kami pun memohon dukungan untuk kemudahan dan kesuksesan santriwati dalam belajar dan menerima pendidikan di pondok ini. Farouq

Kasyful Mu’jam Mantapkan Santri Hadapi Fathul Kutub

0

GONTORKasyful Mu’jam merupakan kegiatan tahunan yang diadakan oleh Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Kegiatan ini bertujuan mendidik santri agar mampu menggunakan Al-Munjid dan Mu’jam Al-Mufahras untuk mencari makna kata dari suatu kalimat atau ayat-ayat Al-Qur’an, khususnya santri kelas 6 KMI. Selain melatih santri kelas 6 mencari makna kata dengan Mu’jam, acara ini juga diadakan untuk mempersiapkan santri menghadapi acara Fathul Kutub yang diadakan beberapa hari setelahnya.

Dalam acara ini, para siswa diharuskan menggunakan kamus “Al-Munjid”, kamus bahasa Arab yang dijadikan pedoman segenap guru dan siswa KMI. Selain mencari arti kata bahasa Arab dari kamus “Al-Munjid”, acara ini juga disertai dengan latihan menemukan ayat tertentu di dalam Al Qur’an beserta suratnya dengan menggunakan Al-Mu’jam Al-Mufahras li Alfadzil Qur’an. Hal ini dalam rangka memudahkan para siswa untuk mencari ayat tertentu di dalam Al-Qur’an dengan cepat.

Diikuti oleh 724 orang santri kelas 6, acara ini dimulai dengan pengarahan yang dilaksanakan pada Sabtu (15/9/19) malam oleh para wali kelas dilanjutkan dengan ujian dalam mencari makna kalimat dengan Al-Munjid pada Senin (17/9/19) malam, ujian mencari nama surat dari suatu ayat dengan Mu’jam Al-Mufahros pada Selasa (18/9/19) malam, dan ujian perbaikan pada Rabu (19/9/19) malam. Sand88

PSD- Pentas Seni Darussalam Sebagai Ajang Untuk Meningkatkan Kreatifitas Santriwati Kelas 4 dan 3 Intensif

0

Gebyar Seni Darussalam merupakan ajang pertandingan persahabatan bagi kelas 4 dan 3 Intensif untuk meningkatkan kreatifitas dan sebagai tolak ukur “pemanasan” Drama Arena di tahun mendatang ini. Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini mereka tidak bersaing untuk menjadi yang terbaik namun mereka bersatu menyajikan pentas seni drama di Pentas Seni Darussalam atau yang sering kita sebut dengan PSD. Dengan mengusung tema Belanda pentas seni drama ini berjudul The Miracle of Tauheed in the Dutch Sky.

            Acara utama dalam pentas seni ini adalah drama dengan menggunakan dua bahasa yaitu bahasa arab dan bahasa inggris. Dengan Pemain utama Hanina Faihanah/ 4C sebagai Princess Aletta, Tazkia Fitri/ 3 Intensif C sebagai Zamora, Szasza Balqies/ 3 Intensif E sebagai Queen Catherine, dan Safira Putri/ 4B sebagai Balqees. Selain drama kelas 4 dan 3 Intensif juga menyuguhkan beberapa penampilan yang memukau lainnya, seperti Grand Opening, Choir, Tari Belanda, dan Pop Singer.

            Setelah selesai acara juri mengumumkan nilai dan beberapa evaluasi. Sebagai pembelajaran bagi kelas 4 dan 3 Intensif untuk menuju Drama Arena yang akan datang. Selain mengumumkan nilai dan evaluasi, dewan juri juga mengumumkan The Best Actress yang di raih oleh Szasza Balqies/ 3 Intensif E, The Favorite Actress Hanina Faihanah/ 4C dan Pemain Figuran Terbaik di raih oleh Mazidan Najwa/ 4C.hasnab