Home Blog Page 244

Pejabat Kementerian Agama Malaka dan Johor Kunjungi GP. Kampus 7

0

RIMBO PANJANG – Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 7 kembali mendapatkan rezeki luar biasa. Sebanyak 80 orang pejabat dari Kementerian Agama Malaka dan Johor berkunjung ke Gontor Putri (GP) Kampus 7. Selama empat hari berkunjung ke Riau, Pekanbaru adalah destinasi terakhir setelah sebelumnya mengunjungi Dumai, dan Siak.

Pada hari Senin (10\9) pagi, rombongan yang menggunakan dua armada bis ini langsung disambut dengan musik angklung. Cukup lama mereka menikmati alunan musik yang dimainkan oleh tim angklung GP. Kampus 7.

Dalam sambutannya, Al-Ustadz M. Ma’ruf Chumaidi, Wakil Pengasuh GP. Kampus 7 menyampaikan betapa gembiranya pondok ini mendapat kunjungan dari Malaysia. Dalam kesempatan ini pula, Al-Ustadz Mohd. Khairulzaki bin Hj. Misbah, ketua rombongan memberikan bantuan untuk disalurkan kepada anak yatim yang sedang menempuh pendidikan. Setelah menikmati hidangan rehat, para rombongan diajak untuk berkeliling pondok dan mengunjungi Art Gallery. Farouq

Tingkatkan Kemampuan Berbahasa, KMI Adakan Fathul Mu’jam

0

RIMBO PANJANG – Santriwati kelas lima merupakan santriwati senior yang memiliki banyak amanat dan tanggung jawab. Mereka harus mampu menjadi teladan dalam menjaga disiplin, disiplin bahasa salah satunya. Cakap berbahasa Arab maupun Inggris menjadi tuntutan para pengurus rayon. Bahasa pengantar pelajaran yang kian rumit, memaksa mereka untuk terus meningkatkan kemampuan berbahasa Arab dan Inggris. KMI mengupayakan peningkatan bahasa santriwati kelas lima sekaligus memberi mereka “kunci“ untuk membantu memahami pelajaran dengan mengadakan Fathul Mu’jam.

Fathul Mu’jam adalah salah satu kegiatan peningkatan bahasa dengan mengajarkan santriwati kelas lima trik/tata cara membuka kamus Oxford, Munjid, dan Mu’jam Mufahras Li Alfadzil Qur’an. Acara ini dilaksanakan selama empat hari, Sabtu hingga Selasa (7-10/9). Diawali dengan pengarahan oleh beberapa asatidz dilanjutkan praktik di kelas-kelas. Hari ketiga dan keempat digunakan untuk ujian, penulisan kesan, dan penutupan.

Dalam sambutannya, Al-Ustadz M. Ma’ruf Chumaidi, Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 7 berpesan kepada segenap santriwati kelas lima untuk terus meningkatkan kemampuan dan keterampilan selama masih ada kesempatan. Mereka yang lalai sehingga tidak mampu memamfaatkan kesempatan, akan menyesal. Mereka yang mampu memanfaatkaannya, akan menikmati buah manisnya, cepat atau lambat. Farouq

Kiai Syamsul Jelaskan 3 Tujuan Utama Agenda Fathul Kutub

0

Widodaren-Fathul Kutub merupakan salah satu agenda penting Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Di antara tujuan utama acara tersebut adalah: 1. Menguji serta meningkatkan kemampuan bahasa Arab santri, 2. Memperluas wawasan santri khususnya mengenai kajian-kajian Islam, 3. Mencegah santri agar tidak fanatik terhadap satu madzhab tertentu, seperti yang disampaikan oleh Pimpinan PMDG, K.H. Syamsul Hadi Abdan dalam Pembukaan Fathul Kutub Kelas 6 di PMDG Putri Kampus 3, Widodaren, Ngawi pada Sabtu (14/9) pagi.

Acara Fathul Kutub tersebut diikuti oleh 441 orang siswi KMI kelas 6 dan 75 orang guru pembimbing. Siswi kelas 6 dibagi menjadi sekian puluh kelompok yang berisi 10-15 orang. Setiap kelompok dibimbing oleh 1 atau 2 orang guru. Setiap harinya siswi kelas 6 KMI akan disuguhkan berbagai macam judul masalah untuk diselesaikan berlandaskan pada pengetahuan yang didapat dari buku-buku yang tersedia. Selain itu, mereka juga diwajibkan untuk mempresentasikan apa yang sudah ditulis dan dipahami dari penyelesaian judul masalah tersebut.

Tahun ini, acara Fathul Kutub kelas 6 di GP 3 dilaksanakan selama kurang lebih 1 Minggu, diawali dengan pengarahan setiap materi dilanjutkan dengan pembahasan dan diskusi setiap kelompok.

Selain membuka Fathul Kutub, Kiai Syamsul juga menyempatkan diri untuk berkeliling untuk melihat perkembangan beberapa proyek pembangunan yang ada di PMDG Putri Kampus 3. Sand88

Laboratory Science Expo 2019 Tampilkan Beragam Peralatan Laboratorium Gontor

0

Gontor–Dalam rangka meningkatkan skill dan kreatifitas santri, Exact Club Gontor mengadakan Laboratory Science Expo (LSE). Acara ini resmi dibuka pada tanggal 13 September 2019 bertempat di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) oleh Pimpinan PMDG K.H. Syamsul Hadi Abdan. Dalam sambutannya beliau menyampaikan, “Segala sesuatu yang kalian lihat, kalian kerjakan di Pondok ini adalah Pendidikan”. Setelah menyampaikan sambutannya, beliau langsung melakukan inspeksi ke beberapa stand, dan diakhiri dengan perfotoan bersama anggota Exact Club.

Acara ini berlangsung dari pukul 08.30 WIB sampai menjelang shalat ashar. Acara ini terbagi menjadi 5 divisi, yaitu divisi kimia, divisi biologi, divisi fisika, divisi handycraft, dan perpustakaan Exact. Dari 5 divisi ini, yang paling banyak dikunjungi oleh santri-santri adalah divisi kimia, karena mempertunjukkan beberapa experiment dengan mencampurkan bahan-bahan kimia yang mengundang rasa ingin tahu. Salah satunya adalah “api monster”, ini adalah perpaduan gula dan soda kue, ketika keduanya disatukan lalu dibakar maka gula akan menjadi caramel, dan soda kue menjadi membesar. Divisi selanjutnya yang tidak kalah menarik adalah divisi biologi, dimana santri dapat mengetahui golongan darahnya melalui tes darah.

Bermotokan “By Experiment, we get on experience” santri-santri terpacu untuk berani melakukan experiment yang menantang dengan bahan-bahan kimia. Dengan ini banyak santri yang antusias dan tertarik untuk belajar Exact. Sholih

Pentas Seni Darussalam – ” The Miracle Of Tauheed In The Dutch Sky”

0

Jum’at (13/9) – Pagi yang berkah demi mengawali sejarah yang baru pada hari ini. Acara yang sangat ditunggu-tunggu oleh segenap pasang mata penghuni Darussalam Gontor Putri Kampus 2. Acara nan bergengsi, yang eksistensinya sangat dinanti-nanti.

Acara yang menghimpun dan menyatupadukan antara kedua angkatan yakni, kelas 4 dan 3 Intensif. Acara yang menampilkan drama berbahasa kali ini, menampilkan performa terbaru yaitu, dengan adanya choir, tarian khas daerah, dan pop singer.

Dengan tema yang dibawakan berasal dari negara “kincir angin”. Rotterdam, Belanda. Dan berjudul ” The Miracle Of Tauheed In The Dutch Sky”.

Plot yang ditampilkan berjumlah 13. Tentunya dalam berbahasa Arab dan Inggris. Drama yang berlatar belakang negara Belanda ini, menceritakan ratu Belanda yang non-muslim dan anaknya yang sangat mencintai agama Islam.

Pentas Seni Darussalam kali ini, berhasil menyita perhatian segenap warga Darussalam. Dan para penonton pun terbawa dengan arus juga alur yang ditampilkan oleh para pemain dalam drama tersebut. WANDA

Patri Ruhul Munafasah Melalui Skill Delegation

0

RIMBO PANJANG – Berkompetisi untuk lebih maju adalah sebuah keniscayaan dalam kehidupan. Pondok Modern (PM) Gontor telah menyiapkan banyak instrumen untuk melahirkan santri yang siap berkompetisi jisman wa ruhan demi kebaikan dan perbaikan. Skill Delegation adalah ajang kompetisi bakat yang PM. Gontor Putri Kampus 7 laksanakan untuk mencapai tujuan tersebut.

Skill delegation yang melibatkan seluruh santriwati kelas 1 hingga kelas 4 berlangsung dalam empat tahapan. Pada tahap pertama, Senin (20/8), audisi dilaksanakan secara umum di rayon-rayon. Para santriwati terbagi menjadi dua golongan, yaitu golongan sighar (kelas 1 dan 1 int.) dan golongan kibar (kelas 2-4). Sebanyak 35 santriwati terpilih berhak melaju ke tahap berikutnya. Tahap kedua dilaksanakan selama empat hari, dimulai pada hari Ahad hingga Rabu (25-28/8). Materi yang dilombakan pada tahap kedua ini adalah melipat serbet, kaligrafi, dan hasta karya.

Pada tahap ketiga, ketiga puluh lima santriwati tersebut berkompetisi di tiga materi lomba, yaitu tata boga, tata suara, dan tata rias. Kemudian pada tahap keempat, Jum’at (30/8), mereka berkompetisi di atas panggung menunjukkan bakat yang mereka miliki di hadapan para juri. Berlanjut ke malam final, Selasa (3-9), para finalis bersaing untuk menjadi Miss Skill 2019. Dengan segenap upaya, akhirnya ananda Taurina Dyah (1 Int. B) dari golongan shigar dan ananda Nurul Wulan (3 Int. B) golongan kibar keluar sebagai pemenang. Oriza

Gontor adakan Perkajum Gelombang Pertama

0

GONTOR–Kamis (12/9) siang, Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) kembali adakan Perkemahan Kamis-Jum’at (Perkajum) untuk tahun ini. Perkajum gelombang pertama ini diadakan selama dua hari, Kamis-Jum’at, 12-13 September 2019 dan diikuti oleh 400 orang peserta dan 50 orang panitia.

Acara yang diadakan di Desa Tugu, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo ini dibuka oleh Al-Ustadz Alwi Yusron, M.A. di depan Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) pada pukul 14.00 WIB.

Al-Ustadz Alwi Yusron, M.A. membuka kegiatan Perkajum Gelombang Pertama

Acara dimeriahkan dengan berbagai perlombaan yang diadakan di sekitar Bumi Perkemahan (Buper). Sesampainya di Buper para peserta langsung diarahkan untuk mendirikan tenda dan mempersiapkan diri melaksanakan shalat Maghrib berjama’ah,  sedangkan tim panitia menyiapkan acara Malam Api Unggun yang akan diikuti oleh seluruh peserta. Di dalamnya terdapat penampilan-penampilan, di antaranya  Marching Band Gema Nada Darussalam (MBGND), Nasyid dari kelas 3 Intensif, dan juga pantomime dari ARMADA.

Keesokan harinya para peserta, panitia, dan juga Full Timer mengadakan senam pagi bersama, dilanjutkan dengan hiking, menyusuri sawah, dan lain sebagainya, dan tiba kembali di tempat sebelum shalat Jum‘at. Setelah itu, seluruh peserta membereskan buper dan pulang menuju pondok dengan berjalan kaki. Setibanya di pondok, para santri kembali mengikuti kegiatan sebagaimana mestinya.

Suasana hiking para peserta Perkajum

Banyak cerita yang dialami oleh para santri pada kesempatan ini, semoga acara Perkajum Gelombang Pertama ini bisa lebih berkesan dan memberikan banyak ilmu dan pengalaman bagi para santri. Ghazna

Guru Tahun Ke-5 Sabet Juara Umum Dema Cup 1441

0

GONTOR—Dema Cup tahun ini berhasil terlaksana dengan lancar. Guru Tahun ke-5 dinobatkan sebagai Juara Umum pada event tahunan yang diadakan pada setiap pergantian tahun Hijriyah ini. Hal ini terjadi, setelah mereka berhasil meraih beberapa juara dalam berbagai perlombaan di divisi-divisi yang ada, yakni olahraga, olah fikir, dan olah rasa. Dalam divisi olah rasa, guru tahun ke-5 (Prestigious Generation) keluar sebagai Juara Umum, setelah berhasil menyabet medali emas atau Juara 1 dalam 4 kategori, sedangkan divisi olahraga dan olah fikir dijuarai berurutan oleh guru tahun ke-4 (Identity Generation) dan tahun ke-6 (Smart Generation).

Dema Cup merupakan kegiatan bagi para guru KMI berupa perlombaan antarangkatan yang diselenggarakan oleh pengurus Dewan Mahasiswa (DEMA) pada setiap permulaan tahun Hijriyah. Tahun ini, 1 Muharram 1441 jatuh pada hari Ahad, bertepatan dengan 1 September 2019. Dibagi menjadi 3 divisi; olahraga, olah rasa, dan olah fikir, kegiatan ini menjadi ajang bagi para guru untuk bersilaturahim, mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan, disamping meningkatkan kemampuan mereka dalam berbagai bidang.

Selain untuk mengasah bakat dan minat para asatidz, kegiatan ini merupakan sarana untuk mengisi kekosongan dalam rangka peringatan tahun baru Hijriyah. Hal ini dikarenakan seluruh keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) tidak diperkenankan untuk keluar kampus selama peringatan tahun baru Hijriyah, mengingat banyaknya acara atau ritual di luar pondok untuk memperingati  1 Muharram yang tidak sesuai dengan sunnah PMDG.

Semoga dengan berjalannya kegiatan ini dengan lancar dan sportif, seluruh guru KMI dapat mengambil manfaat dari acara ini. Ukhuwwah Islamiyyah diantara para guru juga semakin erat, ditambah kemampuan mereka di berbagai bidang turut meningkat. #brada

Seminar LPDP – Reach Your Desire By LPDP

0

Rabu siang (11/9) – Seminar yang diadakan panitia DEMA kali ini, bertemakan Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan. Dan dibawakan oleh Al-Ustadz Wildi Adila, M.A – Awardee LPDP SOAS University Of United Kingdom. Bertempat di Aula Saudi.

Seminar ini memberikan efek positif pada diri dan jiwa para mahasiswi. Yang mana, walau kita masih dalam lingkup pondok, bukanlah suatu hal yang tidak mungkin jikalau ingin menimba ilmu ke luar negeri nantinya.

Dengan cara, temukan 1 selling point dalam diri kita. Maka setelah kita menemukan point tersebut. Fokuskan pada satu titik yang kita tuju, kembangkan. Dan bukanlah suatu hal yang rumit, hanya dengan berkomitmen dan konsisten pada titik tersebut.

Many person have chance to reach their destiny, as long as you’re qualify. Your track record matters. Say no to overconfidence. Consistensy. Gesture.” Kutipan yang disampaikan oleh Al-Ustadz Wildi Adila, M.A. WANDA

Sarasehan Nasional: Sinergi Pesantren dan Pramuka Dalam Membela Bangsa

0

RIMBO PANJANG – Pesantren dan Pramuka adalah lembaga pendidikan yang cukup strategis untuk membina generasi muda yang siap mengemban amanat kemerdekaan. Nasionalisme sangat urgen untuk ditumbuhkan pada anak bangsa. Salah satu penerapan nasionalisme dapat ditemukan pada pendidikan karakter yang gencar dilakukan oleh pesantren dan Pramuka.

Dalam rangka memupuk rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda, Gontor Putri (GP) Kampus 7 mengadakan sarasehan Pramuka Nasional pada hari Ahad (1/9). Dengan mengusung tema “Pesantren Bersama Gerakan Pramuka Membela Negara”, panitia menghadirkan tujuh orang narasumber yang kompeten dan prestise. Mereka adalah Prof. Dr. Ir. R. Achmad Bustomi Rosyadi, M.S., Yudi Latief, Ph.D., H. M. Azaly Djohan, S.H., Dr. Joko Mursito, Letkol. Inf. Aidil Amin SIP, Drs. H. Irhas Sobirin, dan Dr. K.H. M. Tata Taufik, M.Ag.

Kepala Biro Administrasi Kesejahteraan Rakyat Prov. Riau, Bapak Drs. Masrul Kasmy, M.Si berkenan hadir mewakili Gubernur Riau untuk membuka acara sarasehan. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa peran pesantren dan Pramuka cukup kentara dalam mengawal generasi muda dari bermacam media-media perusak. Farouq

Panitia sarasehan berpose bersama para narasumber