Home Blog Page 284

Dialog 5 besar ketua OPPM : Leadership Is Not A Position or A Title, It Is Action and Example

0

DSC_8443

Patah tumbuh hilang berganti, saatnya kepemimpinan di Gontor Putri Kampus 2 bermetamorfosis. Mau tidak mau, harus mau. Berani memimpin dan siap dipimpin. Selasa (31-12-18), kala malam gemerlap bintang menemani generasi muda, generasi penerus, demi melanjutkan roda kepemimpinan. Semburat awan malam dengan hembusan angin, tak kalah memeriahkan acara ini. Untuk kali ini, bukanlah layak tidak layaknya, pun pantas atau tidaknya seseorang tersebut dalam mengemban amanat nan sakral ini. Namun ini mengenai amanat, amanat yang harus di jalani dengan ikhlas. Yang mana seluruh apa yang telah diamanatkan akan dipertanggung jawabkan di akhirat nantinya.

Dengan 5 besar calon ketua OPPM tahun ini  adalah Ichlasul Amalia/5B, Azizah Qurrota/5B, Helmaliyana Putri/5B, Fazzati Afida El-Aqwami/5B, Risma Nada Askia/5D. Apapun ketetapan akhir nanti haruslah di terima dengan lapang dada. Namun, bukan berarti pejuang laskar kelas 5 lainnya kandas begitu saja. Satu sama lain haruslah tetap menguatkan yang lainnya. Karena hakikat dari sebuah kepemimpinan adalah karakter orang dengan karakter yang hebat, berkembang secara alami seiring dengan berjalannya waktu.

DSC_8431

Komunikasi, solidaritas tetaplah harus terjalin, bak air yang mengalir tenang. Berharap dapat lebih baik dari kepengurusan sebelumnya. Juga, dapat memberikan energi positif untuk kedepannya. Dengan menjalani seluruh prinsip yang tergigit. Menjalankan amanat sebaik mungkin, dengan tidak memikirkan atas apa yang seharusnya tidak harus dipikir pun memikirkan moralitas pekerjaan orang lain. Dengan menjalankan amanat sebaik mungkin agar profesionalitas tidak terdistorsi. Karena sebaiknya-baiknya pemimpin adalah bukan tentang ataupun tinggi rendahnya suatu amanat, namun tentang seberapa besar pengaruh baik yang mampu tersebarluaskan. Dan tugas kepemimpinan adalah membuat pertanyaaan yang memberdayakan dan mendorong agar orang disekitar mencari jawabannya. Pemimpin hebat itu melejitkan kinerja institusi yang ia pimpin dengan cara mengembangkan orang-orang didalamnya. Dan jangan pernah beranggapan bahwa hanya dirinyalah yang mempunyai keistimewaan, namun yang dapat memahami juga bahwa pada  setiap diri seluruh anggotanya tersimpan sesuatu yang istimewa, yang mana mampu mensukseskan organisasi pondok tahun ini untuk kedepannya.

NuriwandaAzizahNugraheni

 

Perkuat Estafet Kepemimpinan, Gontor Adakan Seleksi Calon Ketua OPPM dan Koordinator Gerakan Pramuka

0

DARUSSALAM-Guna memperkuat estafet kepimpinan, Gontor mengadakan acara seleksi Calon Ketua Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) dan Koordinator Gerakan Pramuka. Untuk Seleksi calon ketua OPPM melibatkan santri masing-masing konsulat, sedangkan Calon Ketua Koordinator melibatkan santri masing-masing gugus depan. acara ini juga diadakan guna persiapan pergantian pengurus OPPM dan Koordinator dari santri kelas 6 kepada santri kelas 5 KMI.

Sebelum diadakan pemilihan utusan konsulat dan gugus depan, seluruh santri Pondok Modern Darussalam Gontor mengikuti pertemuan di masjid jami’ pada senin pagi (31/12). Mereka mendengarkan pesan dan nasihat dari Bapak Pimpinan. Saat itu yang hadir adalah K.H. Hasan Abdullah Sahal, K.H. Syamsul Hadi Abdan, dan Bapak Diretur dan Wakil Direktur KMI.

“Seandainya kamu ditanya, apakah di Gontor ada demokrasi? Ya, Jawabannya adalah pasti ada, tapi demokrasi pondok, demokrasi ala pesantren, Demokrasi kiai. Semua dari kita mempunyai suara, namun sekali lagi yang menentukan adalah Kiai, itulah konsep Demokrasi ala Pesantren. Maka jangan salah berucap, jangan salah menilai. ” ujar K.H. Hasan Abdullah Sahal dalam Sambutannya.

Setelah pemilihan tiap konsulat usai, selanjutnya akan masuk pada tahap akhir dan akan tersisa 10 orang. Kemudian dari jumlah 10 tersebut akan dipilih 2 orang  oleh Pimpinan Pondok untuk menjadi Ketua OPPM dan Koordinator Gerakan Pramuka.*aff

Wajah Baru Suara Gontor FM

0

GONTOR—Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) selalu berupaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan bagi para santri, segala aspek  penunjang akademik dan non akademik selalu diutamakan dalam mewujudkan hal tersebut. Dimulai dari peningkatan sistem belajar, hingga sarana dan prasarana pondok, salah satunya adalah peningkatan kualitas salah satu media dakwah PMDG, yaitu Stasiun Radio Suara Gontor (Suargo) FM, yang kini telah berpindah tempat dari Saudi 6 lantai 2 menuju Menara Masjid Jami’ lantai 3.

 

Al-Ustadz Nida Husna Abdul Malik, penyiar Suargo mengatakan, perpindahan Suargo dari Gedung Saudi 6 menuju Menara sangat jauh sekali perbedaannya, sedikitnya ada 3 perubahan yang sangat terlihat peningkatannya, dimulai dari segi teknisi, tata ruang, dan program acara di Suargo FM.

 

“Dari segi tata penataan pemancar, di Saudi memang bagus, karena kami mampu menyimpan Tower pemancar Suargo di Gd. Saudi 3 lt. 4 namun setelah dipindah ke menara, lebih strategis, karena dia mempunyai daya tarik yang langsung dari menara lantai 15 langsung menuju pemancar utama di Gajah” tutur Nida.

 

Tidak hanya itu, dekorasi dan tata ruang Suargo kini terlihat lebih indah dan lebih nyaman, ketika masuk ke menara lantai 3, para pengunjung mampu melihat tiga ruangan khusus yang dimiliki oleh semua stasiun radio; kantor, ruang produksi, dan ruang siaran. “Khusus untuk ruangan siaran, kami membeli berbagai perlengkapan baru, seperti perdam Hpl, kaca pembatas dengan diameter 8 mm, Ac ceiling, dll.” tambah Nida.

 

Selain peningkatan teknisi dan tata ruang, Suargo FM mengadakan pengoptimalan serta inovasi dalam siaran, salah satunya dalam waktu-waktu prime time, “kami biasanya berduet antara penyiar dalam acara-acara prime time diantaranya: Shabahal Khoir, Ummi, Sakinah, Memori, Coffee Break, dengan harapan acara yang disajikan mampu lebih hidup dan menarik.”

Penyiar yang disapa Akhi Malik ini mengatakan, harapan Suargo FM dalam memperluas jangkauan semoga segera direalisasikan, begitupun dalam segi acara, mudah-mudahan mampu diterima oleh masyarakat Indonesia khususnya, dan juga dunia umumnya. “Karena keinginan kami bukan hanya menyapa Indonesia tapi juga menyapa dunia, sesuai jargon yang kita milki, Suargo FM jaya di udara, abadi di hati, dari Gontor menyapa Indonesia, bahkan Dunia.” Tambah Akhi Malik. Rakafadel

Final Pidato Akbar, Haflah Tilawah & Hifdzu-l-Qur’an 2018

0

Umat Islam harus bersiap untuk menyongsong masa depan. Para pemuda muslim sekiranya mempersiapkan diri untuk mewujudkan cita-cita sebagai pembawa misi Islam dalam menyinari dunia, yakni menjadi mundziru-l-qaum. Bukan mustahil untuk melatih jiwa yang besar itu sejak dini. Gontor menanamkan nilai-nilai pembentuk kepribadian santri dengan berbagai macam kegiatan. Kali ini, hal itu terwujud dengan perlombaan Pidato Akbar, Haflah Tilawah & Hifdzu-l-Qur’an.

Setelah melewati beberapa babak penyisihan, para peserta pun tampil di final pada tanggal 18-19 Desember 2018 yang terbagi menjadi dua kategori; kelas 1, 2, 1 intensif dalam kategori sighor, dan kelas 3, 4, 3 intensif, 5, dan 6 dalam kategori kibar. Pidato Akbar juga terbagi dalam kategori Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris. Para penonton begitu antusias memberi dukungan bagi teman-teman mereka yang maju sebagai finalis dalam perlombaan tersebut.DSC_1493

Dekorasi yang begitu meriah menciptakan suasana ceria di hati para santriwati. Kalimat demi kalimat petuah disampaikan oleh para finalis pidato. Ayat-ayat suci Al-Qur’an dilantunkan dengan indah, dihafalkan dengan khidmat oleh finalis Haflah Tilawah & Hifdzu-l-Qur’an. Juri-juri perlombaan ini menilai dan memberikan skor dengan adil. Apresiasi diberikan pada seluruh pemenang dan finalis di akhir acara. Menyaksikannya membuat hati para penonton tergugah bahwa sesungguhnya kita mampu menjadikan umat muslim ini tangguh dan kuat dengan para pemuda yang saat ini sedang terdidik oleh nilai-nilai Islami. Para santriwati inilah yang akan berdiri di garda depan perjuangan Islam sebagai para pejuang, mundziru-l-qaum. NisahabibaDSC_1304

ART SHOW 2019 (GUARDIAN GENERATION)

0

Gontor (jum’at 27/12/18) Aula pertemuan gontor putri kampus 2 sudah ramai oleh santriwati yang ingin menyaksikan perhelatan terakhir dari siswi akhir KMI (guardian generation), sebelum mereka berjuang diranah yang lain, dikemas dalam acara Art Show dengan 252 anggotanya. Art Show tahun ini menyongsong tema Galaxy dengan penuh warna biru dan putih yang mengkombinasinya. Acara ini tak luput oleh orang yang menggerakkannya yaitu Annisa Nur Amatallah 6B, Athaya Alfira 6F, Aprilia Nur Alifah 6D ketua dalam acara art show tahun , dan segenap wali kelas dan asisten yang mendukung penuh dalam menuangkan ide dan kreatifitas siswi akhir KMI dalam perhelatan art show.
Dengan berbagai acara yang dipersembahkan seperti marawis, dollcontrol, tari india, tari daerah,kabaret,pantomim,fashion show casual dan gaun dan persembahan dari walikelas dan asisten menyanyikan lagu, diakhiri dengan flasmop yang berjalan sesuai rayon yang pernah mereka huni, teriakkan para santriwati tumpah ruah diacara tersebut serta sangat menikmati dan antusias dengan acara didalamnya. Acara ini juga dibarengi dengan masak antar konsulat yang menyajikan minuman dan makanan khas konsulat masing-masing dijuarai oleh konsulat sumatera.
Acara yang berdurasikan 3 jam ini bertujuan meningkatkan dan mengembangkan kreatifitas dan inovasi siswi akhir kmi dalam kesenian. Dengan motto angkatan tahun ini :
, نبذّل القوّة و نوحّد الخطوة لتحقيق الغابة في غرس القيام المعهد ية والتعاليم الاٍسلاميّة بعون الله نقوّى الهمّة
Here we are guardian generation with strong ambition and great preparation we reach the real destination. Allahu Akbar. FaniDSC_7530

Wujud Nyata Bakti Sosial dan Alam; Perkemahan Bhakti

0

Darussalam-Perkemahan Bakti (Perti) ialah kegiatan Bakti masyarakat yang dilakukan dengan berkemah, hal ini dilakukan karena obyek kegiatan cukup kompleks dan bervariasi.

Perkemahan Bakti merupakan salah satu kegiatan pramuka yang tidak hanya menunjukkan sikap Satya Dharma, namun kegiatan yang mengabdikan bakti kepada pondok dengan seluruh kemampuan dan berusaha untuk terus menjadi lebih baik memajukan Darussalam dengan inovasi serta kreasi yang berpadu-padan bersama sunnah pondok.

Kali ini, Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 mengadakan suatu kegiatan bakti masyarakat melalui kegiatan Perkemahan Bakti yang diadakan pada hari Kamis, 27 Desember 2018 s/d Jum’at, 28 Desember 2018 di lapangan hijau Gontor Putri Kampus 2.

Kegiatan ini diikuti oleh para staf Koordinator Gugus Depan Gerakan Pramuka tahun ini; Bulan Sabit Remaja, Gemar Membaca, Filateli, Dewan Kerja Koordinator, dan Tim Solid. Yang seluruh pesertanya berjumlah 50 orang.

DSC_7006

Para peserta melakukan kegiatan bakti berupa menanam bibit tanaman di depan gedung Kairo bersama kakak kakak Andalan Koordinator Gugus Depan Gerakan Pramuka.

Pada Kamis malam, para peserta, kakak kakak Koordinator, Mabikoor, dan Mabikori melakukan api unggun bersama dan menyaksikan apresiasi seni yang ditampilkan oleh para staf Koordinator, serta apresiasi film yang ditayangkan di lapangan basket baru.

Para peserta terlihat sangat menikmati kegembiraan dan kebersamaan dalam kegiatan kali ini. Dengan kegiatan ini, diharap dapat menumbuhkan kecintaan para adik adik kepada alam sekitar dan bersikap andil dalam masyarakat.

Koordinator Gerakan Pramuka 2019

Tumbuhkan Bakat Berpidato-Gontor Putri Kampus 2 Adakan Lomba Pidato Akbar Kelas 5

0

Untuk menumbuhkan motivasi dan bakat santriwati dalam berpidato, Bagian Pengajaran Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) Gontor Putri Kampus 2 megadakan lomba pidato dalam 3 bahasa (arab, inggris dan indonesia) untuk santriwati kelas 5 Kulliyatul Mu’allimat Al-Islamiyah (KMI). Kegiatan tahunan ini dikenal dengan Pidato Akbar.

Berbeda dengan Pidato Akbar untuk anggota, Pidato Akbar kelas 5 di seleksi dari setiap kelas. Mereka yang berminat untuk mengikuti harus menyiapkan teks pidato sesuai dengan kreativitas masing-masing dan mengajukannya ke pembimbing angkatan.

Kegiatan yang di adakan di pelataran Rayon Damaskus ini di mulai pada pukul 20.00 WIB. Dengan peserta sebagai berikut, Talitha Qishti/5B, Zakia Ainun/5C, Afni Zulfa Nihaya/5C, Salma Aulia/5D,  Nazra Emira/5D, Tiara Eki/5E, Hida Wahida/5E, Fina Veronica/5F dan Nabila Rahmani/5F.

Adapun Rekapitulasi kejuaraan Pidato Akbar Kelas 5 adalah sebagai berikut, Bahasa Arab di raih oleh Tiara Eki/5E, Bahasa Inggris di raih oleh Talitha Qisthi/5B, dan Bahasa Indonesia di raih oleh Fina Veronica/5F.hasnab

KML 2018: Mencetak Kader-Kader Pemimpin Pramuka

0

Darussalam-Hari itu, Sabtu (22/12) jalan menuju Bumi Perkemahan PMDG Kampus 2 penuh dengan warna coklat Pramuka. Ya, di sana terdapat 365 adika peserta KML 2018 yang berkelompok sedang berjalan menyusuri rute sembari melewati rintangan di pos-pos Pembimbing KML. Mereka terbagi dalam 6 cluster, dan setiap kluster terdiri dari 6-7 laskar, setiap laskar beranggotakan 8-10 adika.

Acara KML ini dibuka secara resmi pada hari Jum’at siang (21/12) bertempat di Gedung Olahraga (GOR). Dalam sambutannya, Pusdiklatcab Ponorogo memberikan arahan tentang tujuan dan kenapa penting mengikuti KML. Salah satunya adalah untuk menjadi pembina mahir dan pemimpin gudep Pramuka wajib memiliki kualifikasi lulusan KML.

Di Pondok Gontor diberikan kemudahan dalam mengikuti KML ini. Karena di luar Pondok, KML diperuntukkan kepada adika yang sudah lebih dari 25 tahun. Namun karena di Gontor santri-santrinya datang dari pelbagai daerah–menjadi kader untuk daerahnya dalam memajukan Pramuka–maka diperbolehkan. Acara ini berlangsung selama seminggu penuh, mulai dari Jum’at (21/12) sampai penutupan di hari Kamis (27/12).

Ditutup dengan upacara di lapangan PMDG Kampus 2, upacara tersebut terdiri dari penyematan pita mahir oleh pelatih dan dilanjutkan dengan Api Unggun serta penampilan dari peserta. AaRum

SEMINAR PERTAMANAN ( MEMPERINDAH SEKITAR DENGAN TANAMAN HIAS DALAM KACA)

0

Mantingan, (selas,25-12-2018) Bagian pertamanan OPPM mengadakan seminar pertamanan Bersama Al-Ustadzah Alfu Laila, SP,M.Sc Dosen Universitas Darussalam Gontor dan tim Argotekteknologi. Seminar dibuka oleh Al-Ustadz Umar Said Wijaya, M.Pd dilanjutkan dengan doa.

Sesi pertama oleh Al-Ustadzah Alfu Laila, SP, M.Sc menyampaikan materi dengan tema “Tanaman hias dalam kaca” menjelaskan bagaimana tanaman bisa tumbuh dan bertahan dalam sebuah toples kaca. “tanaman bernapas pada malam hari jika pada siang hari fotosintesis”tuturnya. Serta menjelaskan  sejarah, jenis jenis dan alat bahan pembuatan terrarium tentang bagaimana diadakannya tanaman dalam kaca.  Bukan hanya itu pembicara juga menjelaskan jenis tanaman yang bisa tumbuh dalam toples kaca dan perawatannya  Terrarium adalah tanaman yang ditumbuhkan dalam wadah transparan.

DSC_6188

Sesi kedua oleh Al-Ustadzah Mahmudah hamawi  menyampaikan materi dengan tema “mini garden” menjelaskan manfaat, jenis-jenis tumbuhan yang bertahan dalam toples kaca  dan apa tujuan pembuatan mini garden tersebut “dengan mini garden memperindah ruangan,mengharumkan ruangan dan menghemat tempat dan bahan” tuturnya.

Sesi ketiga oleh Al-Ustadz harris setyaningrum Mempratekkan dan menjelaskan  bagaimana cara pembuatan mini garden dan hidrogel serta  membagi peserta seminar menjadi beberapa kelompok. Para peserta sangat antusias dalam acara praktek ini karena peserta membuat sendiri tanaman hias dalam kaca dan mini garden tersebut.

Disela-sela penjelasan para pembicara, sesi tanya jawab dibuka dengan 3 orang dari santriwati diplih untuk mengajukan pertanyaan tentang apa yang sudah didapat dalam seminar pertamanan tersebut. Ditutup dengan pemberian cinderamata oleh panitia, dengan diadakan acara seminar pertamanan diharapkan potensi danm inovatif peserta lebih dalam masalah pertamanan dan bisa melestarikan tumbuhan dimuka bumi ini.FANI

 

Tunjang Non Akademis Santri Gontor Putri Adakan Workshop Majalah Lintas Darussalam

0

Gontor Putri 1– “Pondok itu berjiwa modern”. Modern di sini, di antaranya berarti berpikir integral, berpikiran maju, tidak dikotomis, adil dan menghargai efisiensi waktu. Berpikiran integral, berarti tidak parsial ataupun sekular. Tidak selalu duniawi ataupun hanya akhiratnya saja, melainkan keduanya.

Di Gontor, kurikulum dan pola hidup dibentuk secara integral. Ada pelajaran agama dan pelajaran umum. Ada pembentukan karakter (tarbiyah) dan gerakan belajar mengajar (ta’lim). Pengembangan sumber daya manusia dimaksimalkan, untuk totalitas pendidikan. Kegiatan ekstakulikuler sebagai pelengkap pendidikan terus dikembangkan, Termasuk dengan adanya acara Workshop Majalah Lintas Darussalam (MALDA)

MALDA adalah salah satu staff organisasi OPPM (Organisasi  Pelajar Pondok Modern) yang dibimbing oleh Bagian Diskusi Ilmiah dan Penerbitan yang bertanggung jawab atas aspek intelektual santriwati di Darussalam. Dengan mewadahi santriwati dalam mengembangkan keintelektualitasannya, MALDA biasanya menerbitkan beberapa Majalah Dinding setiap minggunya yang selalu dinanti anggota Darussalam.

Tidak hanya Majalah Dinding, sastra yang lain seperti; cerpen, cerbung, puisi, sajak, pantun dan hal-hal yang berkaitan dengan kekreatifitasan handmade seperti; hasta karya, Manga, Komik hingga design graphic-pun menjadi hal yang selalu digeluti MALDA.

Workshop ini diadakan guna menunjang kemampuan non-akademis santriwati dalam bidang komputerisasi, editing, dan jurnalistik. Menimbang banyaknya santriwati yang tertarik dan memiliki kemampuan dalam bidang jurnalistik, maka Pondok mewadahinya dengan mengadakan acara ini, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas santriwati khususnya dalam aspek non-akademis karena Pondok selalu memperhatikan santriwatinya dalam berbagai aspek. Di Gontor, apa yang dilihat, didengar, dan dirasakan adalah pendidikan. Alya