Home Blog Page 85

Olahraga Bersama, Wujud Pengamalan dari Motto Pondok; Berbadan Sehat

0

(Mantingan/9-12-2022) Tubuh yang sehat adalah sisi lain yang dianggap penting dalam pendidikan di Pondok ini. Dengan tubuh yang sehat para santri akan dapat melaksanakan tugas hidup dan beribadah dengan sebaik-baiknya. Pemeliharaan kesehatan dilakukan melalui berbagai kegiatan olahraga, dan bahkan ada olahraga rutin yang wajib diikuti oleh seluruh santriwati sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Bertepatan pada hari jum’at Pondok Modern Darussalam Gontor mengadakan olahraga bersama yang diadakan di depan Masjid Abbas Thalib, dengan diikuti seluruh santriwati dari kelas 1 sampai  kelas 5. Kesemangatan, kesemarakan serta keselarasan santriwati saat mengikuti olahraga ini sangatlah jarang kita temukan di luar, selain keseruan karena bertemu dengan teman yang lain.olahraga juga memiliki banyak manfaat untuk tubuh kita.

Manfaat olahraga disini memiliki 2 aspek yakni kesehatan jasmani dan kesehatan mental. Kesehatan jasmani meliputi daya tahan tubuh yang kuat, dan dalam kesehatan mental yakni memperbaiki suasana hati, mengatasi stres dan menghibur diri dikala sedih. Semua kegiatan yang ada di Pondok kita saat ini telah dipikirkan oleh pendiri Gontor dan semua itu hanya untuk kebaikan kita.

Emma

 

Bangkitkan Tekad Juang di Maydanu At-Ta’allum dengan Ulangan Umum Semester Kedua

0

MANTINGANKulliyyatu-l-Mu’allimat Al-Islamiyyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 telah menyelesaikan masa Ulangan Umum Semester Kedua untuk Tahun Ajaran Akhir 1443-1444 H / 2022-2023 M yang berlangsung sejak hari Sabtu-Rabu (10-14/12/2022).

Suasana Kelas Selama Masa Ulangan Umum Semester Kedua 1444~2022 Gontor Putri Kampus 1
Suasana Kelas Selama Masa Ulangan Umum Semester Kedua 1444/2022 Gontor Putri Kampus 1

Ulangan Umum merupakan kurikulum wajib bagi para santriyah dalam sistem KBM (Kegiatan Belajar dan Mengajar) di KMI yang berlangsung setiap pertengahan tahun ajaran. Tujuan utamanya ialah sebagai tapak pijakan santriyah untuk menghadapi Ujian Tulis Semester yang akan datang.

Peserta Ulangan Umum Semester Kedua ini merupakan seluruh santriyah kelas 1-5 KMI yang berjumlah 3039 peserta. Di sisi lain, para santriyah kelas 6 tetap dalam masa belajar efektif guna mempersipkan diri menghadapi Ujian Siswi Akhir KMI pada bulan Januari mendatang.

Potret Pengawas Ulangan Umum Semester Kedua 1444~2022 Gontor Putri Kampus 1
Potret Pengawas Ulangan Umum Semester Kedua 1444/2022 Gontor Putri Kampus 1

Di samping itu, para pengawas ujian yang seluruhnya berjumlah 293 pengawas untuk 81 ruang ujian di 12 gedung utama dengan 24 pengawas umum kian memberikan kontribusi besar dalam mengontrol ketertiban dan kedisiplinan para peserta ujian, mengingat bahwasanya ujian memiliki nilai yang amat suci dan sakral (al-imtihanu dzu qadasatuhu) dalam kurikulum pembelajaran KMI.

“نَعْتَبِرُ أَنَّ المـُـــرَاجَعَةَ عِبَادَةٌ”

“Kita ibaratkan bahwasanya muraja’ah (ulangan umum) itu adalah ibadah,”

pesan Bapak Wakil Direktur Kulliyyatu-l-Mu’allimat Al-Islamiyyah Gontor Putri Kampus 1, Al-Ustadz H. Arif Irfanuddin, Lc. ketika menyampaikan pesan dan nasehat menjelang Ulangan Umum Semester Kedua di Auditorium pada hari Jum’at (9/12/2022) malam.

Pesan dan Nasehat Bapak Wakil Direktur Gontor Putri Kampus 1 Menjelang Ulangan Umum Semester Kedua 1444/2022

Nasehat tersebut amat membangkitkan jiwa dan tekad para santriyah untuk berjuang di maydanu at-ta’allum (lapangan belajar) dengan lembaran-lembaran ilmu di buku pelajaran mereka masing-masing.

Hal tersebut berandang dari perubahan signifikan dalam segi belajar para santriyah, terkhusus di malam hari selama masa Ulangan Umum Semester Kedua ini. Para santriyah nampak sangat bersemangat dalam menghafal dan meminta penjelasan ulang dari ustadzah, guna memahami lebih dalam terkait materi Ulangan Umum yang akan mereka hadapi.

Thalibah (santriyah) sangat bersemangat dalam muwajjah layliy (belajar malam). Tapi dengan banyaknya yang sakit karena kondisi cuaca yang seperti ini, maka hilah-nya (solusinya) mereka diberi waktu belajar sampai setengah sebelas malam. Tapi mereka masih bisa belajar di siang hari dan waktu-waktu lain karena darsu al-masa’ (pelajaran sore), muhadatsah shabahiy (kosakata pagi), dan muhadlarah (latihan pidato) ditiadakan,”

jelas Al-Ustadzah Siti Fadilah, S.Pd. selaku Ketua Panitia Ulangan Umum Semester Kedua di Akhir Tahun Ajaran ini, yang menyandang nama “Hunafaa” dalam Bahasa Arab yang berarti orang pilihan yang dapat dipercaya dan membawa kabar gembira dengan keberhasilan muraja’ah di akhir tahun ini.

“Hunafaa” Panitia Ulangan Umum Semester Kedua 1444/2022 Gontor Putri Kampus 1

Keberhasilan itu terbukti dari perolehan rata-rata nilai tertinggi individu di setiap angkatan yang mencapai angka 8,0 dengan rincian sebagai berikut:

Angkatan Urutan Nama Kelas

Rata-Rata Nilai

Kelas 1

1 Nur Fauzia Arrahman 1B 8,33
2 Salsabila Nadhifa 1B

8,20

3 Annida Putri Nur 1B

7,83

Kelas 1 Intensif

1 Khalisa Laila 1 INT B

8,37

2 Sharifa Laila 1 INT B

7,67

3 Indri Nurul 1 INT B

7,30

Kelas 2

1

Nabila Amani 2B 8,23
2 Aisyah As Salim 2B

8,17

3 Najla Aulia Rahim 2B

8,17

Kelas 3

1

Nun Syifaul

3C

8,13

2

Afifah Haya

3C

8,03

3

Erlina Yourqi

3B

7,90

Kelas 4

1

Martiah

4C

7,97

2

Nabila Khasna

4C

7,83

3

Miftahul Syifa ‘Azizah 4B

7,80

Kelas 3 Intensif

1

Nadinnatin Aisyah

3 INT B

8,10

2

Mayyar

3 INT B

8,07

3

Salwa Salfiani

3 INT B

8,07

Kelas 5

1

Suhaila binti Razak

5H

8,71

2

Lilis Fitriana

5B

8,25

3

Rieka Negma

5B

8,04

 

Segala pencapaian yang diperoleh para santriyah hendaknya menjadi motivasi bagi mereka agar dapat terus meningkatkan kualitas diri masing-masing dalam menuntut ilmu. Seperti halnya Gontor mengajarkan hakikat ilmu yang harus terus dicari, karena ilmu tidak akan datang dengan sendirinya tanpa perjuangan yang berarti (al-‘ilmu yu’ta wa la ya’ti).

(Berita: Ghalia, Foto: Raya, Editor: Ghariza)

Tarbiyah ‘Amaliyyah, Persiapan Siswa Akhir KMI Menjadi Guru di Masa yang Akan Datang

0

DARUSSALAM- Pada hari Sabtu (24/12), Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) mengadakan Tarbiyah ‘Amaliyyah Perdana untuk siswa akhir KMI. Tarbiyah ‘Amaliyyah merupakan praktek mengajar yang dilakukan oleh siswa akhir KMI sebagai persiapan mereka menjadi pendidik dan pengajar yang sebenarnya di masa yang akan datang.

Suasana Tarbiyah ‘Amaliyah Perdana di Balai Pertemuan PMDG.

Tarbiyah ‘Amaliyah perdana dilaksanakan di 8 tempat berbeda dengan total 8 orang pengajar yang berbeda juga. Adapun nama-nama siswa akhir KMI yang dipilih untuk menjadi pengajar pada Tarbiyah Amaliyyah perdana adalah:

Nama

Kelas Daerah

Alfian Ramadhan

6-B

Tasikmalaya

Yusuf Elang S

6-B

Bekasi

Zarofi Hawari

6-D

Lampung

Alwan Zahid Bibra A

6-E

Pekanbaru

Andika Ikhsan P

6-C Bandung

M. Adli Rahman

6-F

Samarinda

Ardevan Pratama D 6-F

Solok

Iqbal Habibi A 6-C

Lamongan

Kedelapan siswa akhir tersebut diutus ke tempat yang berbeda untuk mengajar di kelas yang berbeda pula. Selama mengajar, mereka akan didampingi oleh guru pembimbing dari guru-guru senior sebagai supervisor. Sedangkan siswa akhir KMI belajar mengevaluasi pengajar tersebut. Hasil temuan evaluasi akan dipresentasikan dan dipertanggungjawabkan pada sesi evaluasi setelah praktek mengajar selesai.

Siswa akhir KMI lainnya yang tidak menjadi pengajar harus memperhatikan dan menemukan evaluasi dari pengajar selama masa praktek mengajar.

Tidak hanya 8 orang siswa akhir saja yang melaksanakan praktek mengajar, nantinya siswa akhir yang lain juga akan dipanggil satu persatu untuk kemudian diberitahu pelajaran apa yang harus dia ajarkan. Artinya, semua siswa akhir KMI harus menguasai seluruh materi yang ada, sehingga mereka akan siap kapanpun itu untuk mengajar pelajaran yang telah ditentukan kepada mereka.

Alfian Ramadhan/6-B, salah satu siswa akhir KMI yang dipilih untuk melaksanakan Tarbiyah ‘Amaliyah Perdana.

Dengan diadakannya praktek mengajar, secara tidak langsung para siswa akhir KMI akan lebih menguasai semua materi yang ada sebagai bekal mereka mengajar nantinya. Selain itu mereka juga akan lebih siap dan matang dari segi mental ketika menghadapi murid dan berdiri sebagai seorang pengajar. Pasalnya, setelah menyelesaikan studi mereka di KMI, mereka akan langsung diterjunkan untuk mengajar baik di Kampus-kampus PMDG, maupun di pondok-pondok alumni lainnya.

Hal tersebutlah yang membedakan sistem belajar di KMI berbeda dengan sistem belajar di sekolah lain pada umumnya. Karena sesuai dengan namanya, KMI yang merupakan singkatan dari Kulliyyatu-l- Mu’allimin Al- Islamiyyah memiliki makna persemaian guru-guru islam, yang mana hal tersebut merujuk kepada cita-cita pendiri PMDG agar nantinya santri-santri PMDG menjadi guru di masa yang akan datang. Walaupun memiliki profesi lain, mereka harus tetap mengajar. Bahkan walaupun hanya di surau-surau kecil, mereka harus tetap menjalankan tugas yang mulia tersebut.

(Berita:Mahadi, Foto: Rayza, Editor: Husain, Review: Riza Ashari).

Related Articles:

Tarbiyah Amaliyah Bekali Santri Terampil Mengajar

Kulliyatu-l-Muallimin Al-Islamiyah (KMI) Cetak Guru Gontor yang Unggul dan Berkualitas dengan Al-Tarbiyah Al-Amaliyah

Micro Teaching Persiapkan Siswa Akhir KMI Hadapi Tarbiyah ‘Amaliyyah

Siapkan Guru Berkualitas; KMI adakan Tarbiyah Amaliah Perdana

0

KARANGBANYU- Pondok Modern Darussalam Gontor merupakan Lembaga Pendidikan yang mengutamakan pada pembentukan kepribadian dan sikap mental serta penanaman ilmu pengetahuan Islam. KMI merupakan kurikulum yang digunakan pada lembaga ini. KMI sendiri berdiri dengan tujuan dapat mencetak generasi-generasi pendidik atau pengajar bukan pegawai. Salah satu upaya yang ditempuh, yaitu diadakannya kegiatan Tarbiyah Amaliah. Kegiatan tahunan ini diikuti oleh seluruh siswi akhir KMI Credible Generation yang berjumlah 422 siswi, serta seluruh asatidz, guru tahun keempat, dan kelima yang menjadi pembimbingnya.

Sabtu, 24 Desember 2022, Gontor Putri Kampus 3 serempak dengan seluruh kampus Pondok Modern Darussalam Gontor menyelenggarakan Tarbiyah Amaliah perdana. Acara yang diselenggarakan di 3 tempat (Auditorium, Masjid, dan Mini meeting hall) ini berlangsung dengan khidmat. Kemudian dilanjutkan dengan dars naqd yang berjalan selama 2 hari. Agenda tahunan ini wajib diikuti seluruh siswi akhir KMI sebagai salah satu syarat untuk menjadi khirijah.

Berikut nama-nama siswi akhir KMI Tarbiyah Amaliah perdana:

  1. Nafisah Kurnia (6B) di Auditorium
  2. Salma Rizani (6B) di Masjid
  3. Rizka Ikrima (6C) di Mini Meeting Hall.tasyhaardani
    Rizka Ikrima (6C) Mini Meeting Hall

    Salma Rizani (6B) Masjid

Cipta Miliu Belajar, KMI Adakan Kompetisi Akademik

0

KARANGBANYU – Kegiatan belajar-mengajar santriwati PMDG terasa lebih hangat dengan diadakannya lomba KMI Prima antar kelas di setiap angkatan. Materi pelajaran yang bermacam-macam menjadi materi perlombaan untuk mengasah keaktifan dan keambisiusan para santri dalam berkompetisi. Pastinya kegiatan ini tidak lepas dari rancangan kegiatan pembelajaran seperti hari biasanya.

KMI SMART KELAS 2
KMI SMART KELAS 1

 

Jum’at (23/12/2022) sekitar pukul tujuh pagi, kegiatan berlangsung sangat meriah di area-area pondok yang teduh. Setiap angkatan menunjukkan semangat yang tinggi dalam ajang kompetisi ini. Dalam penentuan peserta, seluruh santri mengikuti tiga tahapan. Tahap pertama diikuti oleh 3 orang perwakilan tiap kelas, setelah itu diambil sepuluh orang dengan nilai yang tertinggi untuk masuk ke tahap kedua. Di tahap kedua setiap peserta menjawab soal rebutan dari juri dan kemudian dipilih tiga orang untuk memasuki tahap selanjutnya. Di tahapan ketiga, yaitu tahapan terakhir adalah soal amplop dan soal rebutan. Setelah itu juri memutuskan pemenang dari setiap angkatan.

Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan seluruh santri mempunyai power yang lebih lagi dan kesemangatan yang tinggi dalam belajar. eshasalsabila

Mengukir Prestasi, Raih Juara Umum Festival Dunia Arab

0

(Mantingan/23-12-2022) – Setelah melewati 3 hari perlombaan bersama dengan pondok cabang lainnya, para santriwati darussalam kembali berkumpul pada hari jum’at (23/12) pagi guna melaksanakan penyambutan peserta Festival Dunia Arab setelah 3 hari lalu. Penyambutan ini dilaksanakan di lapangan hijau depan masjid Baitul Abbas Thalib, acara dibuka dengan pidato oleh bapak wakil pengasuh, serta pembacaan rekapitulasi kejuaraan yang diraih oleh PMDG Putri Kampus 2, lalu diikuti dengan olahraga Bersama seluruh santriwati Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2.

Perlombaan Festival Dunia Arab ini diselenggarakan oleh Universitas Darussalam Gontor dan mengundang pondok cabang lainnya untuk turut serta berpartisipasi dalam acara ini. Acara ini berlangsung selama 3 hari, selama itu para peserta di karantina ditempat mereka masing masing agar mempelajari materi materi yang telah diberikan serta mempersiapkan diri mereka untuk menghadapi perlombaan yang menanti.

 

Berikut rekapitulasi kejuaraan yang diperoleh Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 2 :  

Dalam perlombaan ini, setiap peserta telah berusaha dengan sungguh-sungguh. Namun dari semua itu pasti tetap ada yang berjuang lebih dari yang lain sehingga patut dan layak untuk diberi dan dihadiahi penghargaan berupa piala serta sertifikat. naura

Siapkan Pengurus KGP yang Matang, MABIKORI Adakan Gladi Tangguh

0

DARUSSALAM- Setelah resmi diangkat menjadi pengurus Koordinator Gerakan Pramuka (KGP), seluruh pengurus baru tersebut langsung mengadakan pelatih an intensif yang dinamai Gladi Tangguh Pengurus Koordinator Gerakan Pramuka. Seluruh pengurus baru KGP yang totalnya berjumlah 45 orang mengikuti kegiatan Gladi Tangguh yang diadakan oleh Majelis Pembimbing Koordinator Harian (MABIKORI) selama satu pekan penuh mulai dari Sabtu ( 17/12) s/d Jum’at (23/12).

Selama masa pelatihan tersebut, para pengurus baru akan disuguhkan berbagai macam materi dasar tentang kepramukaan dan keporganisasian, seperti: baris berbaris, upacara, tali menali, sejarah kepanduan, organisasi Pramuka, dan materi – materi lainnya. Selanjutnya, para pengurus baru akan mengadakan perkemahan di alam terbuka sebagai puncak sekaligus penutup dari kegiatan Gladi Tangguh tersebut.

Al-Ustadz Hasan Muttaqin selaku pemateri pada Gladi Tangguh Pengurus KGP.

Gladi tangguh untuk pengurus baru KGP amatlah penting. Pasalnya, para pengurus baru tentunya masih belum memahami banyak hal tentang kepengurusan di KGP. Maka dengan diadakannya pelatihan semacam ini, mereka akan jauh lebih siap dan lebih matang dalam menjalankan kepengurusannya di KGP. Selain itu, para pengurus juga nantinya akan terjun langsung ke adika Pramuka setiap sesi latihan kepramukaan. Jadi, mereka harus siap dengan segudang pengetahuan dan pengalaman tentang materi dasar kepramukaan.

Pengurus KGP berkumpul mengitari api unggun pada malam perkemahan Gladi Tangguh KGP.

Dengan diadakannya Gladi Tanggguh bagi pengurus baru, mereka diharapkan dapat lebih siap menjalankan kepengurusan mereka di KGP dalam waktu setahun yang akan datang. Mereka juga akan lebih banyak menguasai tentang dasar-dasar kepramukaan  yang akan berguna bagi mereka ketika terjun langsung ke adika-adika Pramuka. Selain kedua hal tersebut, kegiatan Gladi Tangguh secara tidak langsung akan memupuk kebersamaan sesama pengurus agar lebih kompak dan tidak ada perpecahan di antara mereka ketika menjalankan kepengurusan di KGP nantinya.

(Berita: Mahadi, Foto: Adyaksa, Editor: Husain, Review: Riza Ashari).

Artikel Terkait:

Ciptakan Pramuka Berkompeten Dengan Gladian Pinsa & Pinru

Orientasi dan Gladi Tangguh Pengurus Baru Koordinator Gerakan Pramuka Perkuat Jiwa Kebersamaan

Pergantian Pengurus Koordinator “Mengestafetkan Nilai-Nilai Kepramukaan”

MICRO TEACHING SEBAGAI PERSIAPAN DALAM MENCATAK GURU GONTOR YANG BERKUALITAS NAN UNGGUL

0

Mantingan. Tarbiyah Amaliyah yang merupakan praktek mengajar untuk segenap siswa/i akhir KMI PMDG, yang juga menjadi salah satu system Pendidikan yang telah menjadi sunnah PMDG stiap tahunnya ini, memiliki persiapan sebelum dilaksanakannya. Micro Teaching, merupakan ajang pelatihan ataupun sebagai tolak ukur bagi seluruh santri yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 18 Desember 2022.

Naqd Micro Teaching

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sebelum pelaksanaan Tarbiyah Amaliyah, yang mana para santriwati yang telah ditentukan melakukan praktek mengajar didalam kelas yang mana anggota yang ada didalam kelas merupakan teman berasal dari teman kelas yang seangkatan dengannya seangkatan. Dan terdapat juga bagian yang berdiri sebagai orang yang menilai terkait berjalannya praktek belajar mengajar.

Dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh Ustadz ataupun Ustadzah sebagai pembimbing dalam praktek tersebut. Sesuai dengan panca jangka pondok yaitu Pendidikan dan Pengajaran, maka seluruh pihak diharuskan berusaha secara maksimal dalam meningkatnkan dan menyempurnakan Pendidikan dan pengajaran di Pondok Modern Darussalam Gontor. Usaha ini tercatat dalam sejarah perjalanan Pondok ini yang dimulai dengan pendirian Tarbiyatul Athfal pada tahun 1926.

Tujuan dari kegiatan ini sendiri adalah untuk meningkatkan kemampuan dalam proses pembelajaran, atau kemampuan professional seorang calon guru atau meningkatkan kemampuan tenaga kependidikan didalam barbagai keterampilan yang lebih spesifik. Aya.

Vigorous Generation; Tunjukkan Kepiawaian Berpidato dalam Public Speaking Competition

0

Mantingan – Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 kembali mengadakan acara perlombaan Pidato Akbar untuk kelas lima, Vigorous Generation. Grand Final penutupan acara ini dilaksanakan tepat pada hari Minggu (13/11/2022) bertempat di Aula Kulliyatu-l- Banat Gontor Putri Kampus 1. Acara berlangsung selama 7 hari dengan empat babak penyisihan, terhitung dari seleksi pertama pada (6-13/10/2022). Tujuan diadakan kegiatan ini adalah melatih kepiawaian santriyah dalam berpidato sekaligus mempersiapkan kader mundziratul-qaum di masa depan yang siap berkiprah di masyarakat.

Suasana Perlombaan Pidato Akbar Vigorous Generation

Perlombaan Pidato Akbar merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan untuk membentuk mental dan kepribadian santriyah, khususnya dalam berdakwah dan seni berpidato. Pada awalnya, perlombaan ini hanya terfokus untuk santriyah kelas 1-4. Namun, karena dirasa perlu, maka akhirnya diadakanlah Perlombaan Pidato Akbar khusus untuk santriyah kelas lima.

Perlombaan mencakup tiga Bahasa yaitu, Bahasa Arab, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Tim Marawis dari kelas lima tampil sebagai pembuka di malam grand final. Kemudian dilanjutkan dengan pidato dari setiap peserta.

Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 1 Al-Ustadz Mujib Abdurrahman, Lc., M.Ag. dan Bapak Wakil Direktur Al-Ustadz Arif Irfanuddin, Lc. resmi membuka acara Perlombaan Pidato Akbar

Turut hadir dalam malam penutupan Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri Kampus 1 Al-Ustadz Mujib Abdurrahman, Lc., M.Ag. dan Bapak Wakil Direktur Al-Ustadz Arif Irfanuddin, Lc. Asatidz dan ustadzah serta seluruh santriyah kelas lima Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1.

Adapun rekapitulasi kejuaraan adalah sebagai berikut :

Bahasa Arab

No Nama Kelas Konsulat Keterangan
1 Afifah Salsabilla 5B Palembang Juara  1
2 Suhailah 5H Malaysia Juara 2
3 Nasywa Nailul 5C Ponorogo Juara 3
4 Mallia Nur 5J Magelang Harapan 1

Bahasa Inggris

No Nama Kelas Konsulat Keterangan
1 Maria Chantika 5B Jakarta Juara  1
2 Marsha Amani 5L Malaysia Juara 2
3 Azelia Salsabilla 5H Bekasi Juara 3
4 Aulia Fakhirah 5K Jombang Harapan 1

Bahasa Indonesia

No Nama Kelas Konsulat Keterangan
1 R. Nur Wihdah 5D Yogyakarta Juara  1
2 Siti Muthiah 5P Tangerang Juara 2
3 Neng Yeni 5C Bogor Juara 3
4 Putri Patrisia 5G Jambi Harapan 1

الَخطَابَةُ هِيَ الوَسِيْلَةُ الفَعَّالَةُ لِنَشْرِ الدَعْوَة الإِسْلاَمِيَة

Artinya : “Pidato adalah media paling efektif untuk menyebarkan dakwah Islam,” ujar Bapak Wakil Pengasuh dalam sambutan di malam penutupan acara Pidato Akbar. Beliau juga mengingatkan bahwa ada lima daya yang harus dimiliki sebagai calon pemimpin yaitu, daya dorong, daya juang, daya tahan, daya kreatif dan daya suai.

أَنْتُنَّ كاَدِرَاتِ الرَائيسَات فِي المسْتَقْبَلِ وَعَلَى الأَقَلِّ هُنَاكَ خَمْسُ قُوَّاتٍ هن قُوَّةُ الدَّفْعِ، وَقُوَّةُ الاجْتِهَاد، وقُوَّةُ الثَبَاتِ، وقُوَّةُ الإِبْداَع، وقُوَّةُ التَكَيُّف

“Kalian semua adalah calon pemimpin di masa depan. Setiap pemimpin harus memiliki sedikitnya lima daya yaitu, daya dorong, daya juang, daya tahan, daya kreatif dan daya suai,” lanjut beliau dalam sambutannya.

Pemberian hadiah oleh Juri Al-Ustadzah Maulina Dewi, Lc. kepada Azelia Salsabilla (5H)

Dengan berakhirnya acara perlombaan Pidato Akbar diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat berpidato pada setiap santriyah. Serta memunculkan calon-calon pemimpin umat yang tidak hanya intelek namun juga memguasai ilmu agama.

 

 (Berita:Miaa, foto:Nunu editor: Ghariza)

Implementasikan Pendidikan Kaderisasi, PMDG Putri 1 Kukuhkan Pengurus Baru OPPM dan KGGP

0

Mantingan – Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 mengadakan pengukuhan bagi pengurus baru OPPM dan KGGP, yang bertempat di Aula Kuliyyatu-l-Banaat pada Sabtu siang (26/11/2022) sedangkan pengukuhan pengurus baru KGGP dilaksanakan di Aula Aisyah pada malam harinya.

Segala sesuatu dapat terbentuk karena dikukuhkan, dan segala sesuatu akan bergerak karena kesadaran. Dengan demikian, Pondok Modern Darussalam Gontor Putri Kampus 1 mengadakan pengukuhan untuk meneguhkan, menguatkan dan mengesahkan kedudukan pengurus OPPM dan KGGP yang baru.

 

Pengukuhan dihadiri oleh Bapak Wakil Pengasuh Gontor Putri 1, Wakil Direktur Gontor Putri 1, Guru-guru senior, segenap pembimbing kepengurusan dan 202 pengurus baru OPPM serta 52 pengurus baru KGGP.

Dalam acara ini, Bapak Wakil Pengasuh mengingatkan kembali tentang amanah, “Jangan sampai salah niat. Ini bukan jabatan, tapi amanah. Antum bukan yang terbaik, tapi kita semuanya adalah sama. Antum dan teman-teman juga sama, saling mengingatkan. Yang terbaik adalah yang paling bertaqwa, yang paling ikhlas, yang paling banyak amalnya,” tegasnya.

Acara dilaksanakan secara internal di dua tempat dan waktu yang berbeda. Para pengurus baru dipanggil satu persatu untuk memasuki ruangan dan dikukuhkan kepengurusannya oleh Bapak Wakil Pengasuh dan Wakil Direktur dengan pembacaan syahadat, sumpah Al-Qur’an, serta tanda tangan perjanjian.

Secara umum acara berjalan dengan sangat khidmat dan sakral. Beberapa pengurus baru ada yang menangis haru setelah dikukuhkan. Di samping itu, pengukuhan diadakan agar para santriyah paham bahwa berbagai amanah yang dititipkan oleh pondok merupakan bentuk pendidikan dan pembelajaran yang wajib dipertanggung jawabkan dan hanya sementara.

Berita: Ama, Editor: Ghariza, Foto: Asa