Pada Jumat pagi (30/12), para santri tampak beramai-ramai mendatangi lapangan di depan gedung Aligarh dengan antusias serta gembira. Di sana, mereka disambut dengan deretan stand yang menyediakan berbagai macam kebutuhan mereka; mulai dari pakaian, buku-buku, kebutuhan sehari-hari, hingga beraneka ragam makanan dan minuman. Mereka dilayani langsung oleh para guru KMI yang juga bertugas di sektor-sektor unit usaha tersebut.
Begitulah suasana yang tergambarkan di acara Bazar Khizanah Gontor, sebagai salah satu ajang pengenalan unit-unit usaha di PMDG kepada para santrinya. Dengan diadakannya bazar tersebut, para santri dapat mengetahui bahwa pondok tidak hanya memberikan pelajaran di kelas-kelas saja, namun juga mendidik dalam berbagai aspek kehidupan. Di antaranya adalah aspek kewirausahaan, di mana pondok mendidik kepada para santrinya semangat kemandirian ekonomi supaya tidak bergantung kepada pihak lain. Bahkan, saat ini PMDG telah mampu memproduksi beberapa barang kebutuhan para santri dengan brand-nya sendiri.

Bazar Khizanah dibuka langsung oleh Al-Ustadz Agus Mulyana, S.Ag. selaku salah satu guru senior PMDG yang juga terlibat dalam kepembimbingan pengelolaan unit-unit usaha. Dalam sambutannya, beliau mengutarakan tentang pentingnya unit usaha untuk kemandirian pondok. “Dalam Panca Jiwa ada istilah Berdikari, yang maknanya pondok harus memiliki kemandirian. Pondok harus ditopang oleh unit usaha milik sendiri, dan yang mengelolanya adalah santri sendiri ataupun guru. Sehingga semuanya tetap berlandaskan pada konsep pendidikan” ujar beliau dalam sambutannya.

Bazar kali ini diramaikan oleh sejumlah sektor-sektor unit usaha yang ada di PMDG, meliputi: La Tansa Gontor Department Store, Gambia Depatrtment Store, Khizanah Bakery, serta Kantin Satelit. Dengan diadakannya Bazar Khizanah, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan para santri dengan lebih dekat sehingga mampu menunjang proses pendidikan mereka selama menjalani kehidupan di pondok.
Selain itu, bazar ini juga diharapkan dapat menimbulkan motivasi di dalam diri para santri untuk lebih berani terjun di bidang kewirausahaan. Karena dengan berwirausaha, mereka dapat mewujudkan kemandirian ekonomi yang akan sangat bermanfaat sebagai bekal untuk menjadi pemimpin di masa yang akan datang.
(Berita: Fajri, Foto: Diaz, Editor: Husain, Review: Riza Ashari).
Artikel Terkait:
30 Provinsi Perwakilan Pimpinan Pondok Pesantren se-Indonesia Kunjungi Unit Usaha Gontor




Dalam mendidik para santriyah, Gontor selalu meningkatkan metode pendidikan yang ada termasuk dalam berolahraga khususnya senam. Kegiatan ini tidak lain untuk mengajarkan para santriyah tutorial senam baru pada tahun ini.
Demo Senam Baru kali ini sangat berbeda dengan Demo Senam sebelumnya karena untuk kali ini senam baru yang diajarkan murni ciptaan dan ijtihad dari Gontor Putri Kampus 1 dan akan disamaratakan dengan seluruh Gontor Kampus Putri dari Kampus 1-8.
Bilhamdillah, kegiatan berjalan dengan lancar ditambah lagi dengan antusiasme para santriyah dengan senam baru yang disajikan. Semoga apa yang ditujukan dari kegiatan ini dapat sampai ke dalam diri para santriyah dengan baik sehingga dari kegiatan ini bukan hanya untuk kesehatan semata, akan tetapi juga untuk mendidik santriyah berkarakter islami.








