Home Blog Page 196

Santriwati Bertambah, PMDG Putri Kampus 7 Bangun Dua Gedung

0

RIMBO PANJANG – Bertambahnya jumlah santriwati, mengharuskan Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 7 untuk menambah fasilitasnya demi menunjang kualitas pendidikan dan pengajaran.

Setelah mendapatkan restu dari Pimpinan Pondok, Al-Ustadz M. Ma’ruf Chumaidi, Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 7 kemudian menunjuk Al-Ustadz Ali Huddin, Al-Ustadz Abdul Amim, dan Al-Ustadz Eko Setiawan untuk mengawal jalannya pembangunan gedung kelas dan rayon.

Gedung rayon (2 lantai) berlokasi di samping dapur umum sedangkan gedung kelas berlokasi di belakang Gedung Baru 3. Kontur tanah tempat dibangunnya dua bangunan tersebut terbilang landai dan strukturnya lembek, mengharuskan tim untuk menimbunnya terlebih dahulu. Sekitar tiga mingguan (2-22/7), truk tanah keluar masuk komplek pondok membawa tanah timbunan.

Gedung rayon ini nantinya memiliki sepuluh ruangan, lima ruangan tiap lantainya, serta tangga di sisi kanan dan kiri gedung. Di belakangnya juga akan dibangun kamar mandi. Sedangkan gedung kelas memiliki lima ruangan. Walaupun hanya satu lantai, konstruksinya disiapkan untuk bangunan 2 – 3 lantai. Menurut rencana, kedua gedung tersebut akan kelar dalam kurun 4 – 5 bulan. Untuk itu, tim pembangunan mengerahkan 74 orang pekerja. Farouq

Sukacita Gebyar Idul Adha

0

RIMBO PANJANG – Hari Raya Idul Adha adalah hari bergembira bagi segenap umat Muslim. Agar suasana Idul Adha kian meriah, panitia kurban mengadakan Gebyar Idul Adha. Panitia mengisinya dengan berbagai macam lomba dan melibatkan banyak peserta. Tidak hanya santriwati, para guru pun ikut ambil bagian di beberapa lomba.

Panitia membagi perlombaan menjadi dua kategori, yaitu; lomba antarangkatan, dan antarzona. Para peserta bersaing di empat jenis lomba, yaitu; drama, menyanyi, shalawat, dan masak. Seluruh lomba tersebut berpusat di Sahah Ta’asi.

Agar terlaksana dengan tertib, panitia membuat jadwal untuk setiap lomba. Rentetan lomba tersebut dilaksanakan dalam kurun waktu empat hari (31/7-3/8). Puncak Gebyar Idul Adha adalah hari Kamis (6/8). Panitia mengukuhkan para pemenang pada malam itu. Hari Raya Idul Adha memang sudah berlalu, namun sukacitanya belumnya hilang. Farouq

Berikut daftar para pemenang:

  1. Juara umum:
    a. Zona depan : Rayon Yordania Lt 1
    b. Zona belakang : Rayon Gedung Baru 1
    c. Antarangkatan : Kelas 3
  2. Drama : Rayon Indonesia ½
  3. Shalawat : Yordania Lt 1
  4. Mamamia : Kelas 3
  5. Masak (guru) : Zona tengah (Kantin, Adm., BKSM, Kopda)

Dukung Bakat Santriwati, Gontor Putri Kampus 3 Gelar Pemilihan Minat dan Bakat

0

Gontor Putri Kampus 3 – Pemilihan Minat dan Bakat (PMB) berlangsung sukses. Acara ini digelar pada Jum’at (7/8) di seluruh kawasan Pondok. Para Santriwati saling unjuk bakat satu sama lain.

Dalam acara ini, seluruh Santriwati kelas satu sampai dengan kelas empat berusaha menunjukkan bakat pada 35 bidang bakat yang ada. Adapun upaya Pondok dalam membuat inovasi untuk merangkul para Santriwati dalam kegiatan positif. Bapak Wakil Pengasuh, Al-Ustadz Suwarno TM, S.Ag memberikan ruang untuk para Santriwati dalam menyalurkan dan melahirkan bakat-bakat yang mereka miliki. Bahkan, beberapa club seperti, Music Club, Rebana Club, dan Marawis Club menggelar pertunjukkan musik dengan tujuan untuk memberikan tadah bakat dan minat Santriwati di Gontor Putri Kampus 3.

Salah satu tujuan menggelar acara ini karena memberikan kesempatan bagi Santriwati untuk mengembangkan bakatnya ke level yang lebih tinggi. Terdapat beberapa bidang yang baru muncul seperti pencak silat, memanah, dan intifada. AmaliaSN

Mahadasa Show 2020: “Study the Past if You Would Define the Future”

0

DARUSSALAM–Mahadasa Show merupakan salah satu rentetan acara Pekan Perkenalan Khutbatu-l-‘Arsy yang diadakan setiap tahunnya sebagai ajang berkarya dan berkreasi mahasiswa guru Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG). Kali ini acara diselenggarakan pada pagi hari di Balai Pertemuan Pondok Modern (BPPM) oleh Dewan Mahasiswa (DEMA) dan mahasiswa guru tahun ketiga. Dihadiri oleh Pimpinan PMDG, K.H. Hasan Abdullah Sahal dan guru-guru KMI.

Jum‘at pagi (7/8) pukul 07.30 WIB, Al-Ustadz H. Agus Mulyana, S.Ag. yang bertugas mewakili Pimpinan Pondok membuka secara resmi acara mahadasa show ini. Sebanyak 26 acara ikut meramaikan suasana pagi hari tersebut, diantaranya: Lenong, Campursari Reborn, Drama Tanpo Waton, Mahadasa Band, Tari Campoer Adoek, ARMADA Show, Persimada Show, Tari Kombinasi dan lain-lain. Selain itu, diadakan pemberian penghargaan kepada beberapa mahasiswa yang berprestasi, diantaranya: Anggota Orientasi Studi Pengenalan Kampus 2020 (OSPEK) Teladan, dan Mahasiswa Teladan.

Dengan bermotokan Study the past if you would define the future”, diharapkan para mahasiswa guru dapat lebih mempersiapkan dirinya untuk menghadapi masa depan tanpa melupakan masa lalu. Karena pada hakikatnya segala yang terjadi di masa lalu terdapat hikmah dan pelajaran berharga yang terkadang dilupakan oleh banyak orang. Sholih

 

Keikhlasan Trimurti Dalam Mengajar

0

“Andaikata muridku tinggal satu, akan tetap kuajar, yang satu ini sama dengan seribu. Kalaupun yang satu ini pun tidak ada, aku akan mengajar dunia dengan pena. (K.H. Imam Zarkasyi)

 

Trimurti, sebagai pendiri dari pondok modern Darussalam Gontor (PMDG) adalah salah satu contoh terbaik dalam mendidik. Beliau, semasa hidupnya, tidak pernah mengenal lelah dan putus asa dalam mendidik santrinya, perjuangan yang terus dikobarkan untuk kemajuan bangsa dalam mendidik pemimpin masa depan. Semangat inilah yang terus diestafetkan sampai saat ini, yaitu keikhlasan dalam mengajar; selalu mendidik dan mengajarkan kepada semua orang walaupun di tempat yang terpencil sekalipun.

Kehebatan Trimurti dalam mendidik ini sudah dibuktikan melalui para alumninya yang sudah berjuang di dalam masyarakat untuk kemajuan bangsa ini. Mereka mengajarkan semua ilmu yang diberikan oleh beliau bahkan sampai di pelosok negeri hingga mancanegara.

Seorang pendidik sejati tidak akan melihat berapa pun jumlah murid yang ia ajar atau bagaimana keadaan murid itu. Berapapun jumlah yang diajar, akan tetap dibimbing dan diarahkan meskipun hanya 1 orang. Karena dari 1 orang ini akan menghasilkan puluhan murid yang akan ia ajarkan nantinya. Ilmu yang diajarkan dengan ikhlas dan tulus akan tetap ada sampai kapanpun, diajarkan dari 1 anak yang kemudian menghasilkan puluhan, dan dari puluhan ini menghasilkan ribuan bahkan hingga tak terkira jumlahnya.

Seperti dikutip dalam buku berjudul “Senarai Kearifan Gontory” oleh Al-Ustadz Ahmad Suharto, Pendidik sejati tidak peduli pada jumlah anak didiknya, berapapun akan diajar, bahkan kalau tidak ada yang diajar secara lisan (langsung), maka akan mengajar dunia dengan pena. Semangat dan kreatifitas seorang pendidik tidak bisa dibatasi dengan apapun, bahkan banyak mereka yang dimasukkan penjara sebagai konsekwensi perjuangannya, tetap berdakwah dan mendidik bangsanya.

Pendidik sejati, akan terus mengajarkan ilmu yang ia dapat tanpa henti. Walaupun ia tidak memiliki murid sekalipun, ia tetap akan mengajarkannya walaupun hanya dari tulisan yang ia rangkai, karena sudah merupakan tanggung jawab dari seorang yang berilmu untuk menyampaikan apa yang telah ia ketahui. Dari tulisan ini pun nantinya akan lahir tokoh-tokoh pembesar masyarakat yang kaya akan ilmu. Ilmu dalam bentuk tulisan ini akan tetap kekal dan abadi selama ia dibaca, walaupun sang penulis telah tiada. Pun begitu juga dengan ilmu yang ia diamalkan, akan terus ada sampai kapanpun selama yang mempelajari ilmu tersebut masih menerapkannya.

Seorang pendidik sejati, haruslah memiliki keikhlasan yang tiada tara, walaupun ia ditempatkan di negeri yang jauh dari penduduk atau diasingkan dari masyarakat tapi semangat ini akan terus berkibar. Semangat inilah yang diwariskan oleh Trimurti kepada generasi sekarang, agar kita sebagai para alumni tidak mengharap balasan dari apa yang kita ajarkan. Selama kita berniat membagikan ilmu kita dengan ikhlas barang sedikit saja, maka selama itu pula Allah SWT akan mencatat kebaikan kita dan menyiapkan balasan setimpal bagi kita di akhirat nanti. Maka seyogyanya bagi kita untuk menjaga prinsip mengajarkan ilmu ini selama kita masih hidup, sebagaimana yang juga disampaikan oleh Alm. K.H. Imam Zarkasyi, “Di manapun dan kapanpun kamu berada, jangan pernah berhenti mengajar”.

 

KKN di Kampung Damai Gontor Putri kampus 3

0

KKN (Kuliah Kerja Nyata) pada perguruan tinggi Indonesia merupakan kegiatan ekstrakulikuler wajib yang telah di tetapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Indonesia. Di mana kegiatan tersebut merupakan paduan tri dharma perguruan tinggi yaitu: pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Pada umumnya bentuk kegiatan KKN ialah pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa dengan pendekatan lintas keilmuan dan sektoral pada waktu dan daerah tertentu. Pelaksanaan kegiatan KKN biasanya bertempat di desa dan berlangsung antara satu sampai dua bulan, berbeda-beda tergantung pada ketetapan setiap perguruan tinggi.

KKN mahasiswi UNIDA (Universitas Darussalam Gontor) tahun ini cukup berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Dengan merebaknya wabah covid-19, maka KKN tahun ini dilaksanakan di Kampus masing-masing mahasiswi dengan berbagai aktifitas dan program-program yang dikhususkan pada sosialisasi covid-19 bagi santriwati. Adapun kegiatan KKN mahasiswi guru UNIDA yang berdomisili di Gontor Putri Kampus 3 dilaksanakan selama 2 minggu. Kegiatan dimulai pada hari Jumat (24/7) dengan kegiatan olahraga bersama siswi kelas 6 KMI dilanjutkan dengan sosialisasi penggunaan dan perawatan masker yang benar. Berbagai kegiatan lainnya ialah sosialisasi dan pemasangan poster cara cuci tangan yang benar, pembacaan protokol kesehatan, sosialisasi Hand Sanitizer, pembagian nutrisi kunyit asam kepada seluruh santriwati, memperbaharui kran air yang rusak, pemasangan wastafel air di setiap gedung, pengecekan penggunaan alat makan pribadi santriwati di setiap rayon, penyemprotan probiotok ditiap gedung, pembagian nutrisi(buah) kepada seluruh santriwati dan dewan guru, bazzar masker dan botol serta watching together tentang perkembangan covid-19 di Indonesia dan dunia.

Sosialisasi penggunaan dan perawatan masker yang benar

Santriwati sangat antusias mengikuti setiap kegiatan yang diadakan, bagi mereka sosialisasi covid-19 yang dilakukan mahasiswi guru UNIDA sangat menambah pengetahuan mereka akan pentingnya memperkuat iman serta ikhtiar dengan menjaga kesehatan. Sedangkan bagi mahasiswi guru sendiri kegiatan KKN ini menambah pengalaman mereka dalam bermasyarakat dan kerjasama dalam organisasi.

Pengecekan alat makan pribadi santriwati di setiap rayon
Bazzar Masker

Kegiatan berakhir pada Rabu (5/8). Diakhir kegiatan, para mahasiswi mengadakan bazzar masker dan botol di depan gedung Al-Azhar, santriwatipun dengan antusias memilih masker dan botol yang sesuai dengan pilihan mereka. Tidak butuh waktu lama, masker dan botol yang dijajakan pun hampir habis terjual. Selanjutnya masker dan botol yang belum habis terbeli akan dibagikan kepada para guru Gontor Putri Kampus 3. DzakiyahF

Rentetan Kegiatan Hari Raya Ibadah Qurban Berjalan dengan Lancar

0

DARUSSALAM – Peringatan hari raya Idul Adha di Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) berlangsung dengan lancar dan meriah. Hal ini dibuktikan dengan laporan umum dari panitia penyelenggara ibadah qurban 2020 sekaligus menutup semua rentetan kegiatan Idul Adha ini. Laporan umum panitia qurban diadakan pada hari Selasa (04/08) malam di aula pertemuan gedung Rabithah.

Pembukaan Acara pembacaan laporan umum penyelenggara ibadah qurban ini dimulai pada pukul 19.00 WIB oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan pembacaan laporan dari ketua panitia qurban, yaitu Al-Ustadz Hakam Ar-Rosyada, M.Pd.I. Beliau menyampaikan bahwa jumlah hewan qurban yang diterima oleh panitia pada tahun ini berjumlah 102 ekor, yang terdiri dari 32 ekor sapi dan 70 ekor kambing.

Acara selanjutnya adalah sambutan dari Al-Ustadz Drs. H. Imam Muhtar mewakili Bapak Pimpinan PMDG. Beliau menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh hadirin yang turut andil dan menyukseskan rentetan kegiatan dari awal hingga akhir. Beliau juga menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan penyembelihan hewan qurban tentu terdapat banyak kekurangan, namun hal itu dapat diambil evaluasi sebagai pendidikan dan pelajaran bagi semuanya.

“Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh panitia qurban atas terselenggarakannya rentetan kegiatan qurban kali ini. Pada tahun ini terjadi banyak peningkatan, baik itu dari hewan qurban ataupun dari peningkatan inovasi yang memang sejak dulunya sudah direncanakan, tentang bagaimana supaya pelaksanaan penyembelihan hewan qurban ini bisa berjalan efektif.” ujar beliau dalam sambutannya.

Sambutan dari beliau pun ditutup dengan memimpin doa bersama, sebelum kemudian dilanjut dengan penutupan dari pembawa acara. Selanjutnya acara diisi dengan ramah tamah sebagai bentuk syukur atas selesainya rentetan kegiatan Idul Adha tersebut, yang diikuti oleh beberapa guru senior, dewan guru, pemilik hewan qurban dan beberapa ketua organisasi santri.

Kepanitiaan penyembelihan hewan qurban terdiri dari 117 guru dan 273 santri Kulliyyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyyah (KMI) yang terdiri dari siswa kelas 5 dan kelas 6. Kepanitian ini sengaja disertakan dari beberapa santri yang bertujuan sebagai kaderisasi dan wadah pendidikan bagi mereka. Pembagian daging qurban ini diberikan kepada santri, dewan guru, lembaga pondok, sekolah dan masyarakat yang berada di sekitar pondok.Dinulcahya

Melahirkan Mahasiswi Yang Produktif Dengan Pentas Seni UNIDA Gontor

0

Pentas Seni Universitas Darussalam Gontor

Di Gontor Putri Kampus 3

            Universitas Darussalam Gontor merupakan salah satu Universitas yang bersistem asrama. Sistem ini sengaja diterapkan di UNIDA Gontor untuk membangun kepribadian, akhlaqul karimah atau karakter bukan inventarisasi. Sistem asrama yang eksklusif ini benar-benar menjamin penanaman nilai-nilai persaudaraaan (ukhuwwah), keikhlasan, kesederhanaan, toleransi, jiwa kemandirian, kepemimpinan, dan lain-lain.

Universitas Darussalam Gontor sengaja mengadakan acara Pentas Seni UNIDA Gontor sebagai salah satu cara untuk melahirkan nilai-nilai tersebut. Acara Pentas Seni UNIDA Gontor telah diadakan pada tanggal 04 Dzulhijjah 1441 H/25 Juli 2020, bertempat di Auditorium Gontor Putri Kampus 3. Acara ini dibuka oleh Al-Ustadz Suwarno TM, S. Ag selaku bapak wakil pengasuh Gontor Putri Kampus 3, lalu dilanjutkan dengan pembukaan secara symbolis dengan memukul gong.

Pentas Seni UNIDA Gontor Putri Kampus 3 mengambil tema “ Kiprah Universitas Dalam Peradaban Islam”. Seluruh mahasiswi aktif UNIDA Gontor Putri Kampus 3 ikut berpartisipasi dalam acara ini, yang mana seluruh mahasiswi semester 5 bertanggungjawab atas kepanitiaan acara ini.

Pentas Seni UNIDA Gontor tahun ini mengambil konsep Gontor Airlines untuk menyelimuti acara ini, konsep ini sengaja diambil untuk menambah kekreatifitasan mahasiswi dalam mengkolaborasikan konsep Gontor dan Airlines.

Semoga dengan diadakannya acara Pentas Seni Universitas Darussalam Gontor Putri Kampus 3 ini dapat melahirkan mahasiswi yang produktif, intelek dan multi talent serta dapat berkiprah dalam peradaban islam, sehingga dapat mewujudkan dan merealisasikan visi dan misi UNIDA Gontor. Aamiin

Carnival Fashion Show

Zaqila_92

Panitia Qurban Sembelih 14 Sapi

0

RIMBO PANJANG – Memandegani panitia Qurban, Al-Ustadz Abdul Amim, Al-Ustadz Khasbi Al-Maliki dan Al-Ustadz Ikmalul Ahya mencatat 14 ekor sapi dan 3 ekor kambing siap dikurbankan. Hewan-hewan tersebut terkumpul dari hasil iuran santriwati, donatur, dan laba unit-unit usaha pondok.

Prosesi pengurbanan dilakukan selama 3 hari, (31/7-3/8). Berlokasi di lahan kosong samping gedung art gallery. Pada hari Sabtu (1/8), panitia sengaja meniadakan proses penyembelihan karena kegiatan pondok saat itu cukup padat dengan gelaran Gebyar Idul Adha yang menyita banyak tenaga dan perhatian para guru.

Panitia dituntut untuk bisa menyelesaikan proses penyembelihan sebelum Dhuhur, sehingga daging dapat dibagikan tepat waktu. Menimbang beberapa medan lokasi pendistribusian daging terbilang sulit dan memakan cukup banyak waktu dan tenaga. Farouq

Malam Idul Adha: Pekik Takbir Penuhi Atmosfir Keberkahan

0

RIMBO PANJANG – Gegap gempita sudah mulai terasa sejak Kamis sore (30/7). Segenap warga Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri Kampus 7 bergembira dan bersiap menyambut hari raya Idul Adha. Santriwati dan guru sibuk menghias kamar masing-masing. Beberapa dari mereka pun juga ada yang berlatih drama, menari dan menyanyi untuk agenda Gebyar Idul Adha.

Dengan membawa obor, para santriwati berkeliling komplek pesantren menggemakan takbir pada Kamis malam. Semuanya bergembira, canda tawa tertumpah ruah malam itu.

Usai berkeliling, para santriwati dan guru berkumpul di mushola guna mendengarkan pidato tentang Idul Adha yang disampaikan oleh Al-Ustadzah Ira Agustiniai Basha, S.Ikom. dan nasihat dari Bapak Wakil Pengasuh PMDG Putri Kampus 7, Al-Ustadz Drs. K.H. M. Ma’ruf Chumaidi. Dengan harapan, para santriwati dan guru dapat memahami hikmah Hari Raya Idul Adha. Sehingga mereka tahu bagaimana harus bergembira dan bersyukur. Farouq